cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 603 Documents
PELATIHAN MEMBUAT DONGENG FABEL DENGAN MENGGUNAKAN ARTIFICIAL INTELLIGENT Cholifah, Maria
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5511

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan menulis dan kreativitas siswa sekolah dasar dalam menciptakan karya sastra, khususnya dongeng. Selama ini siswa di SDN 2 Gondowangi lebih sering menjadi pendengar atau pembaca cerita tanpa diberi kesempatan untuk menghasilkan karya sendiri. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pembuatan dongeng fabel berbasis Artificial Intelligent (AI) sebagai upaya menumbuhkan kreativitas, meningkatkan keterampilan berbahasa, dan membekali siswa dengan literasi digital. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan partisipatif yang diawali dengan identifikasi kebutuhan siswa, penyusunan rencana kegiatan, pelaksanaan pelatihan, hingga pendampingan dan evaluasi. Pelatihan menggunakan platform berbasis AI yang mampu mengubah teks menjadi visualisasi cerita digital sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan menarik. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa lebih termotivasi dalam menulis, mampu mengembangkan alur cerita, tokoh, dan pesan moral, serta menunjukkan peningkatan rasa percaya diri dalam mengekspresikan ide. Simpulan dari kegiatan ini adalah bahwa integrasi antara dongeng fabel sebagai media tradisional dengan teknologi AI mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan, interaktif, dan bermakna, sekaligus menyiapkan siswa menjadi generasi kreatif, kritis, dan melek digital.
PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT UNTUK OPTIMALISASI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF MELALUI PENYULUHAN DAN INOVASI OLAHAN DAUN KATUK Deniati, Kiki; Intarti, Wiwit Desi; Warti, Lia; Mentalina Simanjuntak, Farida; Putri Khayla, Rahmalia; Damayanti Abdulah, Ratih
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5527

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan asupan utama dan esensial bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap untuk mendukung pertumbuhan, perkembangan, serta daya tahan tubuh. Namun, cakupan pemberian ASI eksklusif di Indonesia masih rendah, yaitu hanya mencapai 41,9%, jauh dari target nasional 90%. Kondisi ini dipengaruhi oleh rendahnya pengetahuan ibu, persepsi produksi ASI yang tidak mencukupi, serta kurang optimalnya dukungan edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil serta ibu menyusui di RT 05 RW 04 Kelurahan Sepanjang Jaya mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif dan pengolahan jus daun katuk kombinasi buah melon sebagai upaya mendukung keberhasilan laktasi. Kegiatan meliputi penyampaian materi tentang pentingnya pemberian ASI eksklusif serta praktik pembuatan jus kombinasi daun katuk dan buah melon sebagai salah satu upaya mendukung kelancaran produksi ASI. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta mengenai manfaat ASI eksklusif, serta kemampuan mengolah daun katuk menjadi produk bernilai guna. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam peningkatan kesehatan ibu dan anak serta mendorong kemandirian masyarakat dalam menerapkan perilaku hidup sehat.
EDUKASI PEMANFAATAN BUNGA TELANG (CLITORIA TERNATEA) DALAM PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN DIABETES MELLITUS PADA MASYARAKAT RW 05 KELURAHAN SEPANJANG JAYA KOTA BEKASI Aritonang, Tetty Rina; Maslan; Roulita; Silitonga, Riris Ocktryna; Aluwi Nirwana Sani; Amelia, Aurel Aprida
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5528

Abstract

Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang terus meningkat setiap tahunnya. Penyakit metabolik kronis ini ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi maupun resistensi insulin. Berdasarkan data International Diabetes Federation, jumlah penderita diabetes di dunia mencapai 537 juta orang dan diproyeksikan meningkat menjadi 643 juta pada tahun 2030. Di Indonesia, prevalensi diabetes juga terus bertambah dengan estimasi 19,5 juta penderita, sehingga menempatkan Indonesia pada urutan ke-5 jumlah penderita diabetes terbanyak di dunia. Kondisi ini menegaskan bahwa diabetes masih menjadi beban kesehatan masyarakat yang membutuhkan upaya promotif dan preventif yang efektif. Salah satu strategi yang dapat dilakukan adalah edukasi kesehatan berbasis masyarakat dengan pemanfaatan tanaman herbal lokal yang mudah diperoleh. Bunga telang (Clitoria ternatea) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, antosianin, dan polifenol yang memiliki efek antihiperglikemik dan antioksidan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan di RW 05 Kelurahan Sepanjang Jaya, Kota Bekasi dengan tujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan diabetes sekaligus memperkenalkan konsumsi teh bunga telang sebagai alternatif minuman herbal sehat. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan teh bunga telang, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat, dengan rata-rata skor meningkat dari 60 menjadi 85. Selain itu, terjadi pula penurunan rata-rata kadar gula darah sewaktu pada peserta dengan kategori tinggi. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan yang dikombinasikan dengan pemanfaatan herbal lokal mampu meningkatkan literasi kesehatan dan mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat berbasis kearifan lokal.
PSIKOEDUKASI MENGENAL DEPRESI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF GANGGUAN KESEHATAN MENTAL PADA REMAJA DI SMA BATIK 1 SURAKARTA Sidney Tsany
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5541

Abstract

Masa remaja merupakan periode perkembangan yang penuh dinamika, ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan sosial yang cepat. Perubahan ini sering kali membuat remaja rentan terhadap gangguan kesehatan mental, salah satunya adalah depresi. Depresi pada remaja bukan sekadar rasa sedih sesaat, melainkan kondisi psikologis serius yang dapat mengganggu fungsi sehari-hari dan dalam kasus tertentu menimbulkan pikiran menyakiti diri sendiri bahkan bunuh diri. Sayangnya, gejala depresi sering kali tidak dikenali karena dianggap sebagai bagian dari fase normal remaja. Kondisi ini menegaskan perlunya upaya preventif sejak dini melalui peningkatan kesadaran dan pemahaman tentang kesehatan mental. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang depresi melalui psikoedukasi sebagai upaya preventif gangguan kesehatan mental. Kegiatan dilaksanakan di SMA Batik 1 Surakarta dengan melibatkan 31 siswa kelas X. Program dibagi menjadi dua sesi utama, yaitu sesi psikoedukasi berupa penyampaian materi tentang definisi, gejala, penyebab, dan dampak depresi, serta sesi sharing interaktif yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengemukakan pendapat, bertanya, dan berbagi pengalaman pribadi terkait tekanan emosional. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi dari para peserta. Siswa aktif mendengarkan, mengajukan pertanyaan, dan beberapa berani membagikan pengalaman pribadi terkait tekanan akademik, konflik keluarga, maupun perasaan kesepian. Hal ini menunjukkan bahwa psikoedukasi mampu menciptakan ruang psikologis yang aman di mana siswa merasa didukung dan dipahami. Selain itu, kegiatan ini membantu mengurangi stigma, meningkatkan kesadaran, serta mendorong keterbukaan siswa terhadap isu kesehatan mental. Berdasarkan refleksi tertulis di akhir sesi, mayoritas siswa menyatakan memperoleh pemahaman baru mengenai depresi, menyadari pentingnya mencari bantuan, serta merasa lebih lega setelah mengekspresikan perasaan. Dengan demikian, kegiatan ini membuktikan bahwa psikoedukasi efektif sebagai strategi preventif dalam menjaga kesehatan mental remaja. Psikoedukasi tidak hanya meningkatkan pemahaman kognitif, tetapi juga berkontribusi terhadap pelepasan emosional dan penguatan dukungan sosial teman sebaya. Sekolah dapat mengadopsi pendekatan serupa untuk membangun lingkungan yang ramah kesehatan mental, yang mendukung keterbukaan dan ketangguhan siswa. Keberhasilan program ini menegaskan perlunya kolaborasi berkelanjutan antara sekolah, guru BK, dan profesional kesehatan mental untuk mendukung kesejahteraan remaja.
EDUKASI HIGIENE SANITASI PADA PENGELOLA WARUNG MAKAN DI PANTAI PUDAK, DESA NGADIPURO, KABUPATEN BLITAR Ruhana, Amalia; Kisyani; Suryaningsih, Sri Abidah; Anistyasari, Yeni
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5567

Abstract

Penerapan standar kebersihan pada tempat makan di kawasan wisata penting untuk memberikan rasa aman kepada wisatawan serta menjaga daya saing destinasi wisata. Pantai Pudak merupakan salah satu tempat tujuan wisata yang baru dikembangkan di wilayah pesisir selatan Kabupaten Blitar. Salah satu upaya meningkatkan higiene sanitasi jasa boga di daerah pariwisata adalah dengan melakukan pelatihan rutin mengenai higiene dan sanitasi makanan bagi pengelola warung atau rumah makan untuk memastikan bahwa standar kebersihan tetap terjaga. Kegiatan PKM ini bertujuan secara umum untuk meningkatkan pengetahuan higiene sanitasi pada pengelola warung yang berada di sekitar Pantai Pudak, desa Ngadipuro Blitar. Metode pelaksanaan kegiatan adalah edukasi hygiene sanitasi dengan menggunakan media PPT dan poster dilanjutkan dengan diskusi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan hasil bahwa 90% peserta kegiatan PKM mengalami peningkatan pada pengetahuan dengan peningkatan skor pre test dan post test dari 92,5 menjadi 97,5 poin. Kesimpulan dari kegiatan ini bahwa edukasi mengenai higiene sanitasi dapat meningkatkan pengetahuan peserta pelatihan.
EDUKASI GIZI SEIMBANG UNTUK KELUARGA DI DESA WISATA DOUDO GRESIK Ruhana, Amalia; Kisyani; Raisya; Rulyartiningsih, Yusnia Eka
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5572

Abstract

Gizi seimbang merupakan susunan pangan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman pangan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan ideal. Pemahaman tentang gizi seimbang ini menjadi penting karena dapat mencegah berbagai masalah kesehatan, termasuk stunting, obesitas, dan penyakit tidak menular lainnya seperti diabetes melitus dan hipertensi. Kegiatan PKM ini bertujuan secara umum untuk meningkatkan pengetahuan Gizi Seimbang pada tim penggerak PKK desa Doudo Gresik. Metode pelaksanaan kegiatan adalah edukasi gizi seimbang dengan menggunakan media power point, setelah itu dilakukan diskusi dan tanya jawab. Untuk melihat ketercapaian tujuan pelatihan dilakukan penilaian test. Di akhir kegiatan, peserta diberikan kuesioner untuk evaluasi kegiatan dengan memberikan ulasan mengenai kegiatan yang telah dilakukan. Berdasarkan hasil pretest dan post tes yang diberikan kepada peserta PKM sebelum dan setelah kegiatan, menunjukkan hasil bahwa seluruh peserta kegiatan PKM (100%) mengalami peningkatan pengetahuan mengenai gizi seimbang, dengan rata-rata nilai pre test 68,52 dan rata - rata nilai post test sebesar 95,93 poin. Kegiatan edukasi gizi ini dapat meningkatkan pengetahuan gizi Ibu-ibu tim penggerak PKK desa Doudo Gresik
PELATIHAN JOYFULL LEARNING DAN INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA BAGI GURU-GURU SMA/SMK/MA MUHAMMADIYAH DI KABUPATEN SRAGEN Nurcahyo, Adi; Nuqthy Faiziyah; Ryan Rizki Adhisa; Elis Setyowati; Umi Salamah; Fayza Putri Chalistha
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5577

Abstract

Metode pembelajaran konvensional yang cenderung tidak bervariasi dan kurang interaktif sering kali memperkuat pandangan bahwa pelajaran matematika merupakan pelajaran yang sulit dan kurang menarik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengenalkan joyfull learning dan pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran matematika pada guru-guru SMA/SMK/MA Muhammadiyah di Kabupaten Sragen. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu sesi pertama penyampaian materi dan pendampingan penyusunan pembejaran dengan pendekatan joyfull learning dan dilanjutkan pada sesi kedua yaitu penyampaian materi tentang pemanfaatan dan pengintegrasian teknologi dalam pembelajaran, khususnya pada pembelajaran matematika. Pendampingan dan pelatihan penyusunan pembelajaran dengan pendekatan joyfull learning dan pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran dengan menggunakan media Nearpod dan CapCut memberikan dampak positif kepada guru dengan persentase 92%.
PENGUATAN KAPASITAS EKONOMI PEREMPUAN DESA MELALUI PROGRAM LIFE SKILL BERBASIS KOMUNITAS Sjafiatul Mardliyah; Yeni Anistyasari; Putri Aisyiyah Rachma Dewi; Ali Yusuf; Muhammad Turhan Yani; Oce Wiriawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5578

Abstract

Kesenjangan ekonomi di wilayah perdesaan Indonesia menempatkan perempuan desa pada posisi yang rentan. Artikel ini menjelaskan upaya untuk meningkatkan kapasitas ekonomi perempuan melalui pelatihan pembuatan kue kering berbasis komunitas di Desa Kemodo Utara Dukuhmojo, Kabupaten Jombang melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan berkelanjutan. Peserta terdiri atas sepuluh perempuan berusia 40–55 tahun yang sebagian besar berperan sebagai ibu rumah tangga dan kepala keluarga. Kegiatan dilakukan dalam tiga pertemuan pada bulan Maret 2025 dengan fokus pada produk pastel kering, nastar, dan kue cokelat. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis peserta dalam produksi kue kering, pengemasan, dan simulasi pemasaran. Peserta memperoleh kesadaran ekonomi baru mengenai potensi usaha kuliner sebagai sumber pendapatan keluarga. Solidaritas sosial tumbuh melalui kerja kelompok, refleksi bersama, dan inisiatif pembentukan usaha mikro berbasis komunitas. Inisiatif berkelanjutan muncul berupa rencana partisipasi bazar Ramadan dan pendirian koperasi perempuan. Perubahan terlihat pada peningkatan kepercayaan diri, motivasi berwirausaha, dan kemampuan mengambil keputusan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelatihan kue kering berfungsi sebagai strategi efektif pemberdayaan perempuan desa karena mampu mengintegrasikan aspek keterampilan, kesadaran kritis, solidaritas sosial, dan inisiatif mandiri. Model ini memberikan kontribusi teoritis pada literatur pemberdayaan berbasis komunitas serta menawarkan praktik nyata untuk mengatasi keterbatasan ekonomi perempuan desa di Indonesia.
EDUKASI PEMANFAATAN BUBUR DAUN KELOR (MORINGA OLEIFERA) UNTUK STUNTING DAN NUGGET LELE UNTUK MP-ASI: Indonesia Dewi Rostianingsih; Feri Setiadi; Lenny Irmawati Sirait; Lina Indrawati; Arabta M. Peraten Pelawi; Evi Sri Maulidi Risalah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5584

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan serta perkembangan anak. Rendahnya pengetahuan ibu balita mengenai pemenuhan gizi menjadi faktor penting yang perlu ditangani, khususnya dalam pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu balita terkait pencegahan stunting melalui edukasi pemanfaatan bubur daun kelor (Moringa oleifera) dan nugget lele sebagai MP-ASI bergizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, demonstrasi pembuatan makanan, pembagian media edukasi, serta evaluasi dengan pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 50 ibu dengan balita di RW 004 Kelurahan Sepanjang Jaya. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu yang cukup signifikan, di mana sebelum penyuluhan sebagian besar peserta belum memahami pentingnya gizi seimbang, namun setelah kegiatan mayoritas ibu mampu menjelaskan kembali materi yang diberikan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan termotivasi untuk mengaplikasikan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis praktik mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan stunting, meskipun masih terdapat keterbatasan waktu dalam pelaksanaan.
PEMANFAATAN PUBLISH OR PERISH DAN CHAT GPT UNTUK GURU SMK KETINTANG DALAM PENINGKATAN PENULISAN REFERENSI JURNAL Baskoro, Farid; I Gusti Putu Asto; Ismet Basuki; Unit Three Kartini; Ibrohim; Rifqi Firmansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5586

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan penulisan referensi jurnal bagi guru SMK Ketintang Surabaya dengan memanfaatkan teknologi Publish or Perish dan Chat GPT. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan meliputi survei awal untuk mengidentifikasi kebutuhan peserta, pelatihan penggunaan teknologi untuk pencarian dan penyusunan referensi, serta sesi tanya jawab dan diskusi untuk memperdalam pemahaman. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam berbagai aspek keterampilan. Sebelum pelatihan, pemahaman peserta tentang cara mencari referensi jurnal hanya mencapai 40%, namun setelah pelatihan meningkat menjadi 85%. Kemampuan menggunakan Publish or Perish dan menyusun referensi sesuai format sitasi juga meningkat dari 25% menjadi 80% dan dari 35% menjadi 90%, berturut-turut. Kepercayaan diri peserta dalam menulis referensi jurnal meningkat dari 30% menjadi 85%, serta keterampilan menggunakan Chat GPT untuk mengedit referensi meningkat dari 20% menjadi 75%. Hasil ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil mencapai tujuannya dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas penulisan referensi jurnal bagi guru. Penggunaan teknologi dalam pendidikan terbukti efektif untuk mendukung pengembangan profesional guru dan meningkatkan kualitas pengajaran serta penelitian di lingkungan pendidikan.