cover
Contact Name
Imam Setyo Nugroho
Contact Email
imamsetyonugroho@lecture.utp.ac.id
Phone
+6282333848318
Journal Mail Official
proficio@utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27753506     EISSN : 27753492     DOI : https://doi.org/10.36728/jpf.v2i2
Jurnal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat dipublikasikan 2 kali dalam satu volume (tahun) yaitu pada bulan Januari dan Juli. Junal PROFICIO: Jurnal Pengabdian Masyarakat berisi hasil pengabdian masyarakat sebagai implementasi pengembangan keilmuan kepada masyarakat dalam bidang: Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Dasar, Keolahragaan (prestasi, pendidikan, rekreasi),Teknologi Pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 781 Documents
SURVEI TINGKAT KEBUGARAN JASMANI MELALUI TES TKPN PADA SISWA KELAS IV, V DAN VI SD NEGERI BANDUNGAN 02 KECAMATAN BANDUNGAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2024 Istiqomah; Teguh Andibowo; Kuncoro, Bagus; Satrio Sakti Rumpoko; Ninda Beny Asfuri; Sunjoyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7138

Abstract

Tujuan dari Pengabdian Masyarakat ini yaitu untuk mengetahui Tingkat Kebugaran Jasmani Melalui Tes TKPN Siswa Kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang Tahun 2024. Tes TKPN ini dikemukakan oleh Kemenpora pada tahun 2022 dengan instrumen tes seperti V Sit Reach 30 Detik, Pacer Test, Test Sit Up 60 Detik, Squat Thurst 30 detik dan Indeks Masa Tubuh (IMT). Metode Pengabdian Masyarakat yang digunakan yaitu metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes TKPN ada 5 instrumen tes yang diantaranya: V Sit Reach 30 Detik, Pacer Test, Test Sit Up 60 Detik, Squat Thurst 30 detik dan Indeks Masa Tubuh (IMT). Populasi Pengabdian Masyarakat: siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02. Sampel Pengabdian Masyarakat: siswa kelas IV, VI dan VI SD Negeri Bandungan 02. Teknik pengambilan sampel: Total Sampling. Jumlah siswa yang mengikuti tes: 82 siswa. Dalam pengolahan data menggunakan analisis statistika deskriptif dan persentase. Tingkat kebugaran jasmani siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang terdapat 4 kategori yaitu dalam kategori “Baik sekali” sebesar 4% (3 siswa ), “ Baik” 19% (16 siswa), “Cukup” 72% (59 siswa), “Kurang” 5% (4 siswa), “Kurang sekali” 0%. Berdasarkan hasil Pengabdian Masyarakat Tingkat Kebugaran Pelajar Nusantara pada siswa kelas IV, V dan VI SD Negeri Bandungan 02 Kecamatan Bandungan Kabupaten Semarang frekuensi terbanyak pada kategori “Cukup” dengan presentase 59 siswa (72%). Kemudian hasil IMT pada siswa kelas IV, V dan VI SD Negri Bandungan 02 masuk dalam kriteria gizi baik (normal) memiliki besar persentase sebesar 48% sebanyak 39 siswa.
PENERAPAN LATIHAN PASSING DENGAN POSISI TETAP DAN BERUBAH TERHADAP KETEPATAN PASSING SEPAKBOLA PADA ATLET PUTRA USIA 13-14 TAHUN KLUB KKO WONOGIRI Danar Yudho Yasmoko; Arnanda Bio Endarsun; Muhammad Rizal Al Fauzi; Winandit Raditya; Rustam Yulianto; Eriek Satya Haprabu
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7139

Abstract

Latihan passing merupakan salah satu keterampilan teknis dasar yang sangat penting dalam sepakbola, terutama bagi atlet usia 13-14 tahun yang sedang dalam fase pengembangan koordinasi motorik dan kemampuan pengambilan keputusan. Observasi awal di Klub KKO Wonogiri menunjukkan bahwa sebagian besar atlet mengalami kesulitan dalam melakukan passing yang tepat, terutama pada situasi permainan yang dinamis. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ketepatan passing atlet melalui penerapan latihan passing dengan posisi tetap dan posisi berubah, sehingga atlet mampu menguasai teknik dasar sekaligus meningkatkan kemampuan adaptasi terhadap kondisi permainan nyata. Metode yang digunakan Adalah pendekatan partisipatif dan aplikatif, dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, perancangan modul latihan, implementasi latihan, monitoring dan evaluasi, serta refleksi dan tindak lanjut. Program latihan dilakukan selama 4 minggu, dengan frekuensi 3 kali per minggu. Latihan posisi tetap fokus pada pengulangan teknik passing dari posisi yang telah ditentukan, sedangkan latihan posisi berubah menekankan adaptasi gerakan, pengambilan keputusan cepat, dan konsistensi passing dalam situasi bergerak. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur ketepatan passing serta observasi terhadap konsistensi teknik dan motivasi atlet. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan ketepatan passing yang signifikan. Rata-rata ketepatan passing posisi tetap meningkat dari 62% menjadi 78%, sedangkan posisi berubah meningkat dari 55% menjadi 72%. Selain itu, latihan kombinasi posisi tetap dan berubah meningkatkan motivasi, fokus, dan antusiasme atlet, serta membekali pelatih dengan panduan latihan yang dapat diterapkan secara berkelanjutan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan latihan passing dengan posisi tetap dan berubah efektif dalam meningkatkan ketepatan passing atlet putra usia 13-14 tahun. Disarankan agar latihan ini diterapkan secara rutin, dengan monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan peningkatan keterampilan teknis atlet secara berkelanjutan.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN VAK (VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK) DALAM MENINGKATKAN KUALITAS LATIHAN ATLET USIA DINI DI KLUB BULUTANGKIS ERHA JAYA TEMANGGUNG Muhammad Rayhan; Baskara Nusa Bhakti; Pipit Fitria Yulianto; Dwi Gunadi; Muh Ikhwan Iskandar; Ronny Suryo Narbito
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7140

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas latihan atlet usia dini di Klub Bulutangkis Erha Jaya Temanggung melalui penerapan model pembelajaran VAK (Visual, Auditori, Kinestetik). Tujuan kegiatan meliputi peningkatan pemahaman teknik dasar bulutangkis, efektivitas latihan, koordinasi gerakan, serta motivasi dan keterlibatan aktif atlet sesuai dengan gaya belajar masing-masing individu. Metode yang digunakan adalah pembelajaran berbasis model VAK, yang mengintegrasikan tiga pendekatan: visual, auditori, dan kinestetik. Pendekatan visual dilakukan melalui demonstrasi gerakan, video, dan ilustrasi; pendekatan auditori melalui instruksi lisan dari pelatih; dan pendekatan kinestetik melalui praktik langsung gerakan, footwork, dan simulasi pukulan. Program latihan dilaksanakan selama 4 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu, dan dievaluasi melalui observasi teknik, kuesioner motivasi, serta keterlibatan aktif atlet dalam latihan (Fleming & Mills, 1992; Sukadiyanto, 2011).Hasil pengabdian menunjukkan bahwa penerapan model VAK mampu meningkatkan kualitas latihan atlet usia dini secara signifikan. Observasi teknik pukulan forehand, backhand, footwork, dan koordinasi gerakan menunjukkan peningkatan rata-rata 25–30% dibandingkan sebelum latihan. Selain itu, motivasi dan partisipasi aktif atlet meningkat, terlihat dari disiplin, antusiasme, dan kecepatan memahami instruksi selama latihan. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan VAK efektif diterapkan dalam pembinaan atlet usia dini di cabang bulutangkis.Kesimpulannya, penerapan model pembelajaran VAK terbukti meningkatkan kualitas latihan, pemahaman teknik, dan motivasi atlet usia dini. Disarankan bagi pelatih bulutangkis untuk mengintegrasikan model VAK secara rutin dalam program latihan agar pembinaan atlet lebih optimal, sesuai karakteristik belajar individu, dan berkelanjutan.
IMPLEMENTASI METODE LATIHAN INTERVAL DALAM MENINGKATKAN KECEPATAN RENANG GAYA BEBAS CLUB TIRTA BHAKTI USIA 12-15 Th Di PURWODADI Sastri Maulina Meisya Dewi; Muhammad Khatami; Ahmad Alfin Taufiqi; Pandei Firgiawan; Kodrad budiyono; Eriek Satya Haprabu
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7141

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kecepatan renang gaya bebas atlet Club Tirta Bhakti Purwodadi usia 12–15 tahun melalui implementasi metode latihan interval. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belum optimalnya kecepatan renang atlet akibat penerapan metode latihan yang kurang terprogram dan bervariasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan pelatihan langsung dengan desain pre-test dan post-test. Subjek kegiatan berjumlah 15 atlet yang mengikuti program latihan interval selama 6 minggu dengan frekuensi latihan 3 kali per minggu. Program latihan interval diberikan dengan intensitas 80–90% kemampuan maksimal pada jarak 50 meter dengan waktu istirahat antar repetisi 30–60 detik. Pengukuran kecepatan renang dilakukan melalui tes renang gaya bebas jarak 50 meter sebelum dan sesudah pelaksanaan program. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kecepatan renang gaya bebas yang ditandai dengan penurunan rata-rata waktu tempuh renang atlet pada tes akhir dibandingkan dengan tes awal. Dengan demikian, implementasi metode latihan interval terbukti efektif dalam meningkatkan kecepatan renang gaya bebas atlet Club Tirta Bhakti Purwodadi usia 12–15 tahun di Purwodadi.
IMPLEMENTASI OLAHRAGA PETANQUE DALAM MENINGKATKAN KEBUGARAN JASMANI DAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN SUGIHWARAS DARUL MUTA'ALLIMIN NGANJUK Hafidz, Abdul; Dermawan, Dodik Arwin; Kusuma, Fajar Indra; Mashuri, M Adamu Islam; Rahmadian, Reza
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7142

Abstract

Kebugaran jasmani dan pembentukan karakter merupakan aspek penting dalam mendukung proses pendidikan di lingkungan pondok pesantren. Namun, keterbatasan variasi aktivitas olahraga menyebabkan perlunya alternatif kegiatan yang mampu meningkatkan aktivitas fisik sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan olahraga Petanque sebagai upaya meningkatkan kebugaran jasmani dan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Sugihwaras Darul Muta'allimin Kabupaten Nganjuk. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan mitra, sosialisasi, demonstrasi teknik dasar, praktik langsung, simulasi pertandingan, dan evaluasi melalui observasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami sejarah, manfaat, dan aturan permainan Petanque serta mempraktikkan teknik dasar pointing dan shooting. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan partisipasi, kerja sama, kedisiplinan, dan sportivitas peserta selama proses pelatihan berlangsung. Tersedianya peralatan Petanque di lingkungan pesantren mendukung keberlanjutan program sebagai salah satu aktivitas pembinaan fisik dan karakter santri. Dengan demikian, olahraga Petanque dapat menjadi alternatif kegiatan olahraga yang efektif untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan membentuk karakter peserta didik di lingkungan pondok pesantren.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING BAGI GURU SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI KABUPATEN MALANG Mustaji; Fajar Arianto; Syaiputra Wahyuda Meisa Diningrat; Fahlulia Rahma Shofiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7143

Abstract

The dynamics of development and the integration of information technology in education demand the implementation of innovative learning strategies, methods, and models, one of which is the Project-Based Learning (PjBL) model. This model is effective in developing students' 21st-century skills, such as critical thinking, creativity, and collaboration. However, field facts indicate that most teachers in Vocational High Schools (SMK) in Malang Regency do not yet understand the concepts or implementation of PjBL. This study aims to improve teachers' understanding and skills in applying PjBL through training designed based on the ADDIE model, namely: (1) training needs analysis, (2) design, (3) development, (4) implementation, and (5) evaluation. This training was attended by 14 SMK teachers in Malang Regency with teaching backgrounds in Animation, Visual Communication Design, Computer and Network Engineering, and Broadcasting, using a blended training method (face-to-face and online) on May 22, 2024, May 24, 2024, May 30, 2024, and June 6, 2024. The evaluation results showed a significant increase in teachers' understanding and skills in designing PjBL-based learning tools, with a final average score of 87.8. This training made a positive contribution to supporting teachers in adapting and developing project-based learning in vocational schools, aligning with the demands of international education quality standards applied at SMKN 1 Singosari Malang. The outputs of this activity produced training materials in PowerPoint format, video documentation, and online mass media publications.
IMPLEMENTASI METODE LATIHAN RENANG PADA ANAK USIA DINI DI ALVI SWIMMING COURSE KABUPATEN KARANGANYAR Mahendra Sanjaya; Kuncoro, Bagus; Rendra Agung Prabowo; Hartini
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7145

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dasar renang, keberanian, kepercayaan diri, dan pemahaman keselamatan di air pada anak usia dini melalui pelatihan renang di Alvi Swimming Course. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing) yang disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak usia dini. Tahapan kegiatan meliputi observasi kemampuan awal peserta, pengenalan dan adaptasi terhadap air, latihan mengapung dan meluncur, latihan gerakan kaki dan tangan, pengaturan pernapasan, koordinasi gerakan, serta evaluasi perkembangan peserta. Metode bermain digunakan untuk menciptakan suasana latihan yang menyenangkan dan membantu mengurangi rasa takut anak terhadap air. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perkembangan positif pada kemampuan peserta dalam beradaptasi dengan lingkungan air, melakukan gerakan dasar renang, mengikuti instruksi pelatih, serta meningkatkan keberanian dan kepercayaan diri. Selain aspek keterampilan, kegiatan juga memberikan dampak positif terhadap kedisiplinan, interaksi sosial, kemampuan bekerja sama, dan pemahaman peserta mengenai aturan keselamatan di lingkungan kolam renang. Keberhasilan kegiatan didukung oleh peran aktif pelatih, pengelola Alvi Swimming Course, serta dukungan orang tua dalam menjaga konsistensi latihan. Berdasarkan hasil kegiatan, pelatihan renang usia dini dengan pendekatan bertahap, menyenangkan, aman, dan sesuai kemampuan individu dapat menjadi salah satu bentuk pembinaan olahraga yang efektif dalam mendukung perkembangan fisik, motorik, psikologis, dan sosial anak usia dini.
PELATIHAN TENUN LURIK SEBAGAI SARANA KREATIVITAS DAN APRESIASI BUDAYA ANAK SDN SAWAHAN BOYOLALI Ninda Beny Asfuri; Dyah Nur Hidayati; Whilan Sulistyawati; Noviana Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7159

Abstract

Tenun lurik merupakan salah satu warisan budaya tekstil Nusantara yang memiliki nilai historis, filosofis, estetis, dan edukatif. Namun, pengenalan tenun lurik kepada anak sekolah dasar masih belum optimal. Pembelajaran seni budaya di sekolah mitra cenderung didominasi kegiatan menggambar dan mewarnai, sementara kegiatan seni kriya tekstil berbasis kearifan lokal masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengenalkan tenun lurik sebagai warisan budaya lokal, mengembangkan kreativitas dan keterampilan motorik halus siswa melalui praktik menenun sederhana, serta menyediakan alternatif pembelajaran seni budaya yang kontekstual dan ramah anak. Kegiatan dilaksanakan di SD Sawah pada 13–20 April 2026 dan diikuti 25 siswa. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pengenalan budaya tenun lurik, demonstrasi alat dan teknik menenun, praktik langsung, pendampingan, evaluasi, dan penguatan keberlanjutan program. Pendekatan learning by doing digunakan agar siswa memperoleh pengalaman langsung. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 20 dari 25 siswa (80%) mampu melakukan praktik menenun dengan baik dan menghasilkan tenunan yang dinilai bagus, sedangkan 5 siswa (20%) masih membutuhkan pendampingan. Capaian 80% menunjukkan bahwa target keterampilan praktik yang dirancang dalam program telah tercapai. Kegiatan juga memberikan pengalaman belajar yang mengintegrasikan pelestarian budaya, kreativitas, keterampilan motorik halus, dan pembelajaran seni berbasis kearifan lokal.
PENGABDIAN MAHASISWA MAGANG MELALUI OPTIMALISASI PSIKOTES: UPAYA MENDUKUNG LAYANAN DI BIRO PSIKOLOGI TALENTA ADITAMA Anggreini Wulan Bestari; Shanty Komalasari; Taufik Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7161

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan peran mahasiswa magang dalam mendukung pelaksanaan psikotes di Biro Psikologi Talenta Aditama Banjarmasin. Latar belakang penelitian berangkat dari adanya kesenjangan antara teori yang diperoleh di kampus dengan tuntutan praktik di dunia kerja. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan observasi partisipatif selama empat minggu, dilengkapi wawancara dengan karyawan biro serta dokumentasi kegiatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa magang berperan aktif sebagai pendamping teknis dalam setiap tahapan psikotes, mulai dari penerimaan layanan, persiapan ruangan dan alat, pelaksanaan tes, scoring, hingga pendampingan wawancara. Kelebihan yang menonjol adalah sikap proaktif, ramah, disiplin, serta kepatuhan terhadap SOP dan kode etik, yang mendukung efisiensi kerja biro sekaligus memperkuat citra profesional. Namun, keterbatasan masih terlihat pada penguasaan beberapa alat tes, perbedaan metode scoring, serta dalam pengambilan data penelitian wawancara cross check yang belum dapat maksimal.
PELATIHAN PANAHAN MUHAMMADIYAH BERBASIS INTEGRASI AL-ISLAM KEMUHAMMADIYAHAN Indarto, Pungki; Adi Nur Cahyo; Gatot Jariono; Nurhidayat; Vera Septi Sistiasih
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7171

Abstract

Archery has developed not only as a competitive sport but also as an educational and community-based physical activity. However, archery training in the community is often focused primarily on technical skills and achievement, while the development of religious values, character, discipline, and social responsibility has received less systematic attention. This community service program aimed to implement Muhammadiyah Archery Training by integrating Al-Islam and Kemuhammadiyahan values into educational, community, and achievement-oriented archery activities. The program was conducted through several stages, including needs identification, introductory material, basic archery technique training, safety training, AIK integration, guided practice, and evaluation. The target participants consisted of 20 participants. Evaluation was conducted through observation, technical performance assessment, participation, discipline, understanding of safety procedures, and reflection on AIK values. The implementation showed that the training provided participants with a structured understanding of basic archery techniques while strengthening discipline, responsibility, concentration, sportsmanship, cooperation, and religious character. The program demonstrates that archery can serve as a medium for integrating physical education, community empowerment, and Muhammadiyah values.