cover
Contact Name
M. Ikhwanul Hakim
Contact Email
paiiaihnwlotim2021@gmail.com
Phone
+6281805503485
Journal Mail Official
nahdlah@iaihnw-lotim.ac.id
Editorial Address
Jln. Utama Mataram-Lb. Lombok Anjani Kec. Suralaga Kab. Lombok Timur
Location
Kab. lombok timur,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 28076958     EISSN : 28075412     DOI : 10.51806
Core Subject : Religion, Education,
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam which focuses on issues related to the field of Islamic Education. We invite lecturers, students, researchers, practitioners, and observers in the field of Islamic Education to publish their manuscripts that have never been published in other media, which focus on: Models, Strategies, Methods, and Learning Techniques for Islamic Religious Education Development of Islamic Religious Learning Media Evaluation of Islamic Religious Education Learning Implementation and Development of Islamic Education Curriculum Management of Islamic Education Institutions and Teaching
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 175 Documents
NILAI DAN PRINSIP PENDIDIKAN ISLAM MULTIKULTURAL Lalu Muhammad Iqbal
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.666

Abstract

This study aims to examine the values and principles of multicultural Islamic education as an effort to create harmony in diverse societies. Multicultural Islamic education integrates Islamic values with respect for cultural, linguistic, and belief diversity. This study focuses on key values such as tolerance, justice, equality, and respect for differences, as well as the principles underpinning the practice of Islamic education in a multicultural context, including inclusivity, dialogue, and collaboration. The research adopts a qualitative approach using literature review methods, referencing works by Islamic scholars and multicultural education theories. The findings reveal that multicultural Islamic education is deeply rooted in the theological foundations of the Qur'an and Hadith, emphasizing the importance of ukhuwah (brotherhood), unity in diversity, and the recognition of human rights. Implementing these values and principles strengthens intergroup relations and reduces potential social conflicts. The study concludes that multicultural Islamic education is not only relevant but also an urgent necessity in addressing the challenges of globalization, which often triggers identity tensions. By applying these values and principles, educational institutions can contribute to building an inclusive, just, and harmonious society.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRADISI TEKA RA NE’E DI MASYARAKAT Samsudin
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.396

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji nilai-nilai pendidikan Islam dalam tradisi teka ra ne'e di Desa Kole; pelaksanaan tradisi tersebut; serta dampaknya bagi masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan etnografi. Information dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara terstruktur dan semi-struktur, serta dokumentasi. Analisis information mengikuti demonstrate Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam tradisi ini meliputi nilai ibadah, kepedulian, keikhlasan, gotong royong, kesopanan, dan silaturahmi. Pelaksanaannya terdiri atas berbagai tahapan, seperti musyawarah, persiapan hajatan, dan kontribusi masyarakat. Dampak tradisi ini mencakup penguatan solidaritas, pendidikan nilai Islami, dan pelestarian budaya, meskipun terdapat dampak negatif berupa sanksi sosial. Penelitian ini merekomendasikan pengintegrasian nilai-nilai lokal ini dalam pendidikan formal dan non-formal serta mendorong pelestarian tradisi teka ra ne'e sebagai bagian dari warisan budaya yang edukatif.
ANALISIS KEBUTUHAN VIDEO TUTORIAL BIMBINGAN MEMBACA AL-QUR'AN LEVEL 1 BAGI MAHASISWA IAIN PALANGKA RAYA Norhidayani; Elvira Adyaputri; Hadma Yuliani
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.398

Abstract

Bimbingan Membaca Al-Qur'an (BMQ) merupakan mata kuliah wajib di IAIN Palangka Raya yang menghadapi tantangan signifikan pada level dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan video tutorial sebagai media pendukung pembelajaran BMQ level 1. Menggunakan pendekatan mixed-method dengan desain sequential explanatory, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur (n=15), dan penyebaran angket (n=77). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 50,65% mahasiswa mengalami kesulitan dalam pelafalan huruf hijaiyah, 55,84% menyatakan kebutuhan kuat akan video tutorial, dan 51,95% memerlukan variasi metode bimbingan tambahan. Analisis tematik mengungkap kebutuhan spesifik akan video berdurasi pendek (3-5 menit) dengan fitur slow motion pengucapan dan visualisasi titik artikulasi. Temuan ini merekomendasikan pengembangan media pembelajaran digital yang terintegrasi dengan kurikulum BMQ untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran Al-Qur'an di perguruan tinggi.
PEMAHAMAN HADIS MELALUI KONTEN ANIMASI 'HAFIZ HAFIZAH': MEMBANGUN PENDIDIKAN ANAK YANG ISLAMI DI ERA DIGITAL Mas Ayu Ainun Nisa’; Mohammad Kurjum
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.403

Abstract

In the midst of rapid technological development, animation media has become one of the most effective educational tools for introducing Islamic values to children, including the study of hadith. Over time, hadiths have been presented through engaging media such as animated content. Given the importance of hadith as the second source of Islamic law after the Qur'an, accuracy and appropriateness in conveying hadiths through any medium, including animation, becomes a crucial issue. This study aims to analyze the conformity of the understanding of hadiths presented in the "Hafiz Hafizah" animation with the commentaries of hadith books (kitab syarah hadith), as well as examine the positive implications of this Islamic animated content in fostering Islamic education for children in the digital era. The study uses content analysis methods on five episodes of the "Hafiz Hafizah" animation that feature the understanding of hadiths. The findings show that the understanding of hadith conveyed through the "Hafiz Hafizah" animation aligns with explanations in hadith commentaries. Moreover, this Islamic animated content has several positive implications, including facilitating the dissemination of Islamic values through engaging media, enhancing children's understanding of the Qur'an and hadith, and strengthening the bond between parents and children in religious education.
IMPLEMENTASI SHOLAT DHUHA DALAM MENINGKATKAN KECERDASAN SPIRITUAL SISWA DI SDS APLIKATIF ALHIDAYAH AS-SHOMADDIYAH SUKOREJO Della Elya Kuswati; Rofiatul Hosna
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.438

Abstract

Dunia pendidikan sangatlah berpengaruh bagi seluruh manusia di muka bumi ini. akan tetapi tidak hanya kecerdasan intelektual, namun juga kecerdasan spiritual juga seharusnya harus kita upayakan dengan cara melakukan penerapan yang dilakukan disetiap harinya siswa disekolah, seperti dengan adannya budaya atau kebiasaan diluar kegiatan belajar mengajar yang di terapkan untuk siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi sholat Dhuha dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa di SDS Aplikatif Al-Hidayah As-Shomadiyah, Sukorejo. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan sholat Dhuha melalui pengajaran, keteladanan, dan nasihat kepala sekolah berperan signifikan dalam meningkatkan kecerdasan spiritual siswa. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa sholat Dhuha dapat menjadi strategi efektif untuk membentuk karakter religius siswa.
PENGARUH PERILAKU KEAGAMAAN TERHADAP KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SMP AN-NURMANIYAH CILEDUG TANGERANG Fikriyah, Nur; Rifqi Garibaldi Khamaini; Feliana Pramesdita Amelia; Hibrizi Adzin; Okta Rosfiani
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.447

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perilaku keagamaan terhadap karakter religius siswa di SMP An-Nurmaniyah Ciledug Tangerang dengan pendekatan kuantitatif survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstandar pada 92 responden yang diuji validitas (Cronbach's Alpha 0,82) dan dianalisis menggunakan regresi linier. Hasil menunjukkan pengaruh signifikan perilaku keagamaan (β=0,304; p=0,043) dengan kontribusi 13,8% terhadap pembentukan karakter religius, terutama pada aspek kejujuran (78%) dan toleransi (82%), sementara empati relatif rendah (65%). Temuan ini mengkonfirmasi pentingnya praktik keagamaan konsisten, namun juga mengungkap peran dominan faktor eksternal (86,2%) seperti lingkungan keluarga dan sekolah. Penelitian merekomendasikan pengembangan program pendidikan agama yang lebih holistik dengan pendekatan kontekstual, kolaborasi sekolah-orang tua, dan penekanan pada dimensi afektif. Keterbatasan dalam cakupan sampel dan metode pengukuran membuka peluang penelitian lanjutan dengan pendekatan mixed-methods dan variabel mediator yang lebih komprehensif.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BETANG EDU BERBASIS ANDROID PADA MATERI TOLERANSI DAN MENGHARGAI PERBEDAAN Rahman, Zaini; Muhammad Rifaldi; Hadma Yuliani; Ajahari
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.448

Abstract

Perkembangan teknologi mobile membuka peluang inovasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), khususnya pada materi toleransi dan menghargai perbedaan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran berbasis Android "Aplikasi Betang Edu" untuk siswa kelas IX SMPN 8 Palangka Raya. Menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D, penelitian ini melibatkan tahap Define, Design, Development, dan Dissemination. Validasi produk dilakukan oleh ahli media dan ahli materi menggunakan instrumen skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Aplikasi Betang Edu dinilai layak oleh ahli media dengan persentase 76,6% dan dinilai sangat layak oleh ahli materi dengan persentase 82,22%. Aplikasi ini menawarkan konten interaktif yang relevan dengan konteks lokal, meningkatkan pemahaman siswa tentang toleransi dan menghargai perbedaan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan media pembelajaran PAI yang inovatif, memadukan teknologi dengan nilai-nilai budaya lokal, serta mendukung penanaman sikap toleransi di era digital.
PENERAPAN PROGRAM MADRASAH DINIYAH DALAM MEMPERKUAT PEMAHAMAN KEAGAMAAN SISWA DI MTS MIFTAHUSSA'ADAH MIJEN SEMARANG Akhzam, M. Arif; Chamami, M. Rikza
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.454

Abstract

Tantangan yang dihadapi siswa dalam mempertahankan pemahaman agama di era modern saat ini dipengaruhi oleh arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang pesat. Maka dari itu, pendidikan keagamaan berperan penting untuk menghadapi tantangan modernisasi dan kemajuan teknologi yang kerap menimbulkan pengaruh negatif pada pemahaman agama siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi program Madrasah Diniyah dalam memperkuat pemahaman keagamaan siswa di MTs Miftahussa’adah Mijen Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memahami pelaksanaan program ini dan dampaknya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Madrasah Diniyah di MTs Miftahussa’adah Mijen Semarang mampu memperkuat pemahaman agama siswa, terutama dalam aspek ibadah. Siswa merasa terbantu dalam memahami dan mengamalkan ajaran agama, meskipun ada tantangan dalam hal motivasi belajar karena metode pengajaran yang dianggap monoton. Sehingga diperlukan inovasi metode pengajaran yang tepat untuk meningkatkan efektivitas program dan motivasi belajar siswa. Kesimpulannya, program Madrasah Diniyah ini berdampak positif dalam memperkuat pemahaman keagamaan siswa, namun masih perlu inovasi dalam metode pengajaran untuk mempertahankan antusiasme siswa.
MANAJEMEN KOMPETENSI BAHASA ARAB SISWA DI MTs. RIYADLUSSHIBYAN BATU LAYAR Izzatul Ummah; Isnaini, Rawdatul; Ziaurrahmah; Fajriatin, Uswatun; Nasarudin; Said, Khaeruddin
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.495

Abstract

Manajemen kompetensi Bahasa Arab siswa merupakan salah satu fokus penting dalam pembelajaran Bahasa Arab, namun hampir semua guru sering mengabaikan aspek tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen kompetensi Bahasa Arab siswa MTs Riyadlusshibyan dan tantangan yang dihadapinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk mendapatkan data yang mendalam.Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kompetensi Bahasa Arab siswa diterapkan melalui fungsi-fungsi manajemen utama: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi. Perencanaan dimulai dengan tes diagnostik untuk mengidentifikasi kemampuan awal siswa, dilanjutkan dengan penyesuaian metode pembelajaran berbasis kebutuhan. Pengorganisasian melibatkan pembagian tugas guru, penggunaan pendekatan individual, serta penyediaan materi yang relevan dengan gaya belajar siswa. Pelaksanaan pembelajaran menitikberatkan pada metode interaktif, seperti permainan edukatif dan penggunaan media teknologi, yang mampu meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa. Evaluasi dilakukan secara berkala, baik formatif maupun sumatif, untuk memantau kemajuan siswa dan memberikan umpan balik yang mendukung perbaikan berkelanjutan.Namun, penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan, seperti rendahnya motivasi siswa, minimnya pengetahuan awal siswa tentang Bahasa Arab, keterbatasan sarana prasarana, serta perbedaan latar belakang pendidikan guru yang memengaruhi efektivitas metode pengajaran. Untuk mengatasi tantangan tersebut, penelitian merekomendasikan pendekatan inovatif, seperti pelatihan rutin bagi guru, dan pengembangan kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan siswa.
UPAYA MENGHINDARI DIKOTOMI ILMU MELALUI INTEGRASI PENDIDIKAN ISLAM DALAM PENDIDIKAN NASIONAL Suswanto; Haris Riadi; Neng Sufia; Safna Febriyani; Halimatu Sa’diah; Gusti Erlina; Muhammad Suprapto
An-Nahdlah: Jurnal Pendidikan Islam Vol 4 No 3 (2025): Januari-April
Publisher : Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51806/an-nahdlah.v4i3.652

Abstract

The dichotomy of education in Indonesia is a problem that requires immediate attention. This study uses qualitative methods through literature studies and observations to investigate the influence of the dualism of the education system on Islamic education. This dualism has the potential to cause a significant split between Islamic religious education and national education. To overcome this contradiction, the integration of Islamic education into the national education system is an urgent solution. Scholars emphasize the importance of combining the two education systems to prevent further splits. One proposed approach is the development of a third system that combines the positive aspects of traditional and modern education. This integration is expected to create a more holistic and inclusive education system, in accordance with the needs of contemporary society. This study highlights the importance of resolving the dualism of education to improve the quality of education and social harmony in Indonesia.