cover
Contact Name
Safaruddin
Contact Email
sarthi339@gmail.com
Phone
+628113212014
Journal Mail Official
sarthi339@gmail.com
Editorial Address
Desa Wage Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Tumur Indonesia 61257
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : 27982661     EISSN : 2798267X     DOI : https://doi.org/10.53621/jippmas
Core Subject : Education,
JIPPMas merupakan Singkatan dari Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan media publikasi dalam bentuk artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Artikel yang diterima untuk dipublikasikan di JIPPMas meliputi bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang diterbitkan oleh Indonesia Emerging Literacy Education, setelah dinyatakan memenuhi syarat melalui peer-reviewed oleh para sejawat di bidangnya. Untuk menjamin kualitas artikel, maka tim editor melakukan seleksi dengan menggunakan sistem double-blind peer review dengan melibatkan minimal 2 orang reviewer dalam satu artikel dari berbagai perguruan tinggi Negeri maupun Swasta sesuai dengan bidangnya masing-masing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 108 Documents
Penguatan Nasionalisme melalui Kebhinekaan Global, Literasi Numerasi dan Motivasi Berwirausaha Pada Anak-Anak Pekerja Migran Indonesia Hidayah, Khusnul; Ratih, Rina
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.290

Abstract

Anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebar di berbagai wilayah Malaysia. Permasalahan yang dihadapi oleh anak-anak PMI ini adalah ketiadaan dokumen resmi sehingga terbatas dalam mengakses pendidikan di Malaysia yang berakibat pada rendahnya kesadaran dimensi berkebinekaan global, minimnya literasi numerasi dan kurangnya motivasi berwirausaha. Dalam rangka mendukung kesadaran nasionalisme perlu ada upaya bagi anak-anak PMI yang tinggal di Malaysia. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan penguatan dimensi berkebhinekaan global dan penguatan literasi numerasi serta motivasi berwirausahaa bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Sanggar Bimbingan Segambut, Kuala Lumpur, Malaysia. Solusi kegiatan untuk menyelesaikan masalah adalah (1) pendampingan penguatan dimensi berkebhinekaan global dengan model pembelajaran berbasis Joyful Learning, (2) pendampingan penguatan literasi numerasi dan pendampingan berwirausaha bagi siswa. Metode pelaksanaannya adalah ceramah, pelatihan, praktik, dan pendampingan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November 2023 di Sanggar Bimbingan Segambut, Kuala Lumpur, Malaysia. Kegiatan diikuti oleh anak-anak peserta Tingkat Sekolah Dasar sebanyak 29 siswa. Hasil dan Dampak kegiatan berdasarkan pretes dan postest, (1) peserta siswa kelas 1,2,3 mengalami peningkatan pengetahuannya tentang dimensi berkebinekaan global dan (2) peserta siswa kelas 4,5,6 mengalami peningkatan dalam keterampilan literasi numerasi dan mempunyai motivasi berwirausaha.
Penanaman Karakter Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiyah Nurul Falah Kimak Satrio, Ndaru; Anwar, Muhammad Syaiful; Suntara, Reza Adriantika
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.291

Abstract

Kegiatan dengan tajuk Penanaman Karakter Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak sejatinya merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak. Pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter bela negara bagi generasi penerus bangsa yang dapat mengemban tanggung jawab sebagai pemimpin di masa yang akan datang. Adapun alasan mengambil topik terkait Penanaman Karakter Bela Negara Siswa Madrasah Tsanawiah Nurul Falah Kimak ini adalah sebagai bentuk kepedulian warga negara dalam menanamkan karakter bela Negara kepada siswa agar siap menghadapi tantangan. Tim pengabdi menilai bahwa eksistensi siswa tidak hanya berperan sebagai generasi penerus bangsa saja namun lebih daripada itu, siswa harus dapat berperan aktif dalam mencegah ancaman, gangguan, hambatan serta menjawab tantangan perkembangan zaman. Pengabdian ini dilaksanakan dengan menggunakan metode sosialisasi secara langsung dengan diakhiri kegiatan diskusi. Hasil dari kegiatan pengabdian ini diukur melalui beberapa pertanyaan dalam bentuk kuisioner, yang pada akhirnya menunjukkan peningkatan pemahaman siswa siswi mengenai konsep dan nilai-nilai karakter bela negara.
Pelatihan Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk Peningkatan Keterampilan Guru Geografi SMA Sodikin, Sodikin; Hidayat, Rahmat; Wulandari, Florentina Ratih; Munawir, Abdillah; Muna, Siti Umamah Naili
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.292

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan yang semakin pesat menuntut guru untuk melakukan perubahan pada bahan ajar lembaga pendidikan atau sekolah. Salah satu mata pelajaran yang berkembang sangat pesat dengan teknologi informasi adalah geografi. Salah satu bidang geografi yang saat ini pesat perkembangannya adalah materi Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG). Saat ini guru geografi tidak jarang mengalami kendala dalam pembelajaran praktek materi penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis, sehingga dalam proses pembelajaran hanya mengedepankan teori saja tanpa mengajarkan praktek kepada peserta didik, alhasil ketercapaian pada materi ini kurang sempurna. Melihat masalah tersebut maka kami tergerak untuk menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan menyelenggarakan pelatihan/pendampingan terkait praktek penginderaan jauh dan Sistem Informasi Geografis kepada Guru Geografi SMA negeri maupun swasta di Kota Tangerang Selatan yang berjumlah 30 Guru Geografi yang bekerjasama dengan MGMP Geografi Kota Tangerang Selatan. Tujuan kegiatan ini adalah membekali guru geografi dalam praktek penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG) baik manual maupun digital serta memberikan alternatif proses pembelajaran Geografi dalam hal konsep penginderaan jauh dan sistem informasi geografis (SIG). Metode dalam kegiatan ini berupa pelatihan dilakukan secara langsung (offline) yang dilakukan dalam 2 tahap, pada tahap pertama yaitu berupa penguatan teori dan praktek terkait materi penginderaan jauh dan pada kegiatan kedua adalah penguatan materi Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil kegiatan menunjukan bahwa guru-guru geografi antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan, beberapa guru telah menerapkan hasil pelatihan dalam mengajarkan materi SIG dan penginderaan jauh kepada siswanya di sekolah.
Pembuatan Pupuk Cair dari Air Cucian Beras dan Sisa Sampah Dapur Yahya, Husnawati; Rohendi, Aulia; Ashari, Teuku Muhammad; Harahap, Juliansyah; Nur, Suardi; Fathma, Syarifah Seicha; Ginayatri, Lisa
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.294

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari Tri Dharma perguruan tinggi bagi masyarakat. Air cucian beras dan juga limbah dapur merupakan sampah organik yang jarang dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif pupuk yang ramah lingkungan. Sebagian besar sampah dapur dapat dijadikan pupuk kompos maupun pupuk cair. Tujuan dilakukan pengabdian ini adalah untuk memberikan edukasi bagi masyarakat tentang pemanfaatan limbah dapur dan juga air cucian beras sebagai salah satu unsur hara alami bagi tanaman. Dengan cara ini diharapkan dapat mengurangi sampah organik rumah tangga. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini berupa pemberian penyuluhan dan praktek pembuatan pupuk. Bahan yang digunakan berupa air cucian beras, gula merah dan juga sisa sampah dapur. Campuran tersebut difermentasi selama 7-10 hari. Selama proses ini berlangsung, tutup wadah dibuka sesaat untuk mengurangi kebocoran wadah akibat gas-gas hasil fermentasi yang dihasilkan oleh bakteri. Hasil fermentasi air cucian beras dan juga limbah dapur setelah 7-10 hari berwarna kecoklatan dan berbau sedikit asam. Hasil pengabdian ini berupa pupuk organik cair yang siap diaplikasikan bagi tanaman. Pengaruh pemberian pupuk terhadap tanaman belum dilakukan karena keterbatasan waktu dan akan dilakukan survei pada agenda kegiatan pengabdian berikutnya di Desa Lamreh.
Pengolahan lahan, Penanaman Hijauan Pakan dan Aplikasi Pakan Komplit Pada Kelompok Tani Anifu Bira, Gerson Frans; Tahuk, Paulus Klau; Sipayung, Boanerges Putra; Kolo, Maria Magdalena; Tefa, Azor Y; Thaal, Elisa M.
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.296

Abstract

Kekurangan pakan menjadi permasalahan yang sangat besar terhadap produktivitas ternak ruminansia di lahan kering akibat minimnya pasokan air dan kurangnya kualitas lahan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di Kelompok Tani Anifu Desa Fatuneno Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara-NTT, dengan 21 orang anggota. Masalah yang ditemui oleh kelompok dalam usahanya adalah masalah ketersediaan pakan yang minim dan berfluktuatif. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan kelompok tani Anifu agar mampu menciptakan kemandirian pakan yang berkesinambungan dalam upaya peningkatan produktivitas ternak. Metode yang diterapkan adalah pelatihan dalam bentuk penyuluhan serta praktek bersama. Kegiatan pengabdian masyarakat telah terlaksana dengan baik tanpa halangan berarti. Adapun kegiatan yang terlaksana adalah pelatihan tentang hijauan pakan dan penanaman, pelatihan dan pembuatan pupuk bokashi yang cukup berkualitas ditandai dengan warna coklat kehitaman, tekstur halus dan beraroma tanah. Dilakukan pula pengolahan lahan dan penanaman rumput odot (Pennisetum purpureum cv. Mott) pada lahan milik mitra, dan pelatihan pakan komplit dan aplikasinya pada ternak sapi milik mitra. Dari sejumlah kegiatan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kelompok mitra dari 43% (sebelum kegiatan) menjadi 92% (setelah kegiatan). Mitra juga aktif dalam kegiatan yang terlihat dari 90,5% kehadiran.
Edukasi dan Deteksi Astenopia (Mata Lelah) pada Peserta Lembaga Pelatihan Informal Nuraini, Nuraini; Hadi, Kuncoro; Apriliana, Dian; Khumairoh, Anik; Salsabila, Meisya Loventina
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.299

Abstract

Di era modern ini, astenopia (mata lelah) semakin umum terjadi, terutama pada individu yang melakukan aktivitas yang memerlukan fokus dalam jarak dekat, seperti membaca, menjahit, atau menggunakan komputer. Faktor lain seperti kelainan refraksi yang tidak dikoreksi juga meningkatkan risiko astenopia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang astenopia, serta melakukan deteksi dan pemeriksaan mata untuk mengidentifikasi keberadaan astenopia pada peserta. Pengabdian masyarakat dilakukan bekerja sama dengan Rumah Gemilang Indonesia (RGI) pada tanggal 23 Maret 2024. Metodologi kegiatan terdiri dari penyuluhan tentang astenopia, pemberian kuesioner ASQ-17, dan pemeriksaan mata (tajam penglihatan dan buta warna). Kegiatan diikuti 34 peserta, dengan kisaran usia antara 17-24 tahun (rerata usia 19.05 tahun), 66.7% perempuan dan 52.9% mengalami astenopia. Keluhan astenopia yang dialami berupa mata lebih sensitif terhadap cahaya (70.6%); mata tidak nyaman saat memakai handphone dan komputer (70.6) dan sakit kepala (53%). Terdapat 35.2% peserta dengan penurunan tajam penglihatan, dan tidak didapati satu pun peserta yang mengalami buta warna. Kesimpulan kegiatan ini adalah selain peserta dapat mengetahui lebih mendalam tentang astenopia, namun juga dapat dideteksi kondisi mata dan keberadaan astenopia.
Sosialisasi Pendidikan Seksual Guna Mencegah Kekerasan Seksual pada Anak Sekolah Dasar Hirasti, Anindya Ayu; Prameswari, Yuditia; Chairunnisa, Arsila; Fitri, Nur Hafidza; Nabilla, Shintya
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.301

Abstract

Fenomena kekerasan seksual semakin meningkat dari tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil temuan, pemahaman anak mengenai pendidikan seksual dinilai masih kurang. Kondisi tersebut terjadi karena lingkungan sekitar menganggap bahwa membahas terkait pendidikan seksual merupakan sesuatu yang tabu. Padahal memahami pendidikan seksual sangatlah penting maka pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mensosialisasikan pendidikan seksual supaya anak-anak usia sekolah dasar lebih mengenali tubuhnya sendiri dan mewaspadai orang yang ingin melakukan kejahatan kepada mereka. Pendidikan seksual dilaksanakan di salah satu sekolah dasar negeri di Kota Batam. Metode yang dilakukan adalah psikoedukasi berupa pemaparan yang dikemas melalui lagu, gambar atau poster, serta permainan sehingga membuat siswa tidak canggung untuk membahasnya. Materi berisi tentang memperkenalkan bagian tubuh pribadi, mana yang boleh dan tak boleh disentuh orang lain, siapa yang boleh dan tak boleh menyentuh serta cara menjaganya akan bisa menjadi pengenalan Pendidikan seksual yang baik untuk anak usia dini. Hasil program pengabdian masyarakat ini, anak-anak dapat menyebutkan nama kelamin sesuai dengan kaidah Pendidikan seksual sehingga tidak memiliki persepsi negatif mengenai bagian tubuhnya sendiri. Anak-anak juga lebih memahami bagian-bagian tubuh yang boleh dan tak boleh disentuh orang lain, serta langkah supaya terhindar dari kekerasan seksual. Hal tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan.
Pelatihan Pencatatan Keuangan Pada Warung Makan Di Kawasan Celosia Bandungan Prabasari, Bonita; Amaliyah, Erlina Dewi Endah; Rohmawati, Lilik; Sari, Rahma Prafinta
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i1.302

Abstract

Masih banyaknya pelaku UMKM yang tidak mencatat keuangan usahanya disebabkan oleh kesibukan dalam menjalankan bisnis dan kurangnya pemahaman tentang pentingnya melakukan pencatatan keuangan. Para pelaku UMKM menganggap bahwa pembukuan keuangan itu sulit, hal yang sama dialami oleh pemilik warung makan Celosia. Permasalahan yang ada membuat tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Ekonomi Universitas Semarang mengusulkan penggunaan aplikasi Buku Warung. Aplikasi Buku Warung ini merupakan salah satu aplikasi pembuat laporan keuangan sederhana yang aman, gratis, dan sangat mudah untuk dioperasikan serta dilengkapi berbagai fitur. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan pelaku usaha warung makan tentang pentingnya laporan keuangan bagi UMKM dan memberikan kemudahan bagi pelaku usaha dalam membuat laporan keuangan dengan bantuan aplikasi buku warung. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian dilakukan melalui 3 (tiga) tahapan yaitu, tahap persiapan dan observasi mitra, tahap pelaksanaan dan sosialisasi, dan tahap evaluasi. Kegiatan pengabdian dilakukan secara tatap muka di warung makan dengan mempraktekkan dan membimbing para peserta tentang penggunaan aplikasi Buku Warung hingga strategi mengelola keuangan secara baik dan benar. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa para pelaku usaha memahami pentingnya mengelola dan membuat laporan keuangan atas usahanya. Hal tersebut terlihat dari hasil pre test dan post test yang menunjukkan peningkatan pengetahuan dan wawasan pelaku usaha dalam mengelola keuangan. Selain itu, penggunaan aplikasi buku warung telah terinstal dan digunakan oleh pelaku usaha dalam mencatat dan membuat laporan keuangan atas usahanya. Sehingga dapat memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam mengakses keuangan usahanya.
Petani Cerdas Finansial: Pelatihan Literasi Keuangan bagi Keluarga Tani Watu, Engelbertus G. Ch.; Amaral, Maria Augustin Lopes; Adrianus, Jou Sewa
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i2.361

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan petani di Desa Nunkurus, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, dengan memberikan pelatihan tentang pengelolaan keuangan, perencanaan anggaran, dan strategi investasi untuk usaha tani. Metode pelatihan meliputi pemaparan materi oleh narasumber ahli, diskusi interaktif, serta studi kasus dan simulasi perencanaan keuangan yang memungkinkan peserta untuk langsung menerapkan konsep yang dipelajari. Hasil dari pelatihan ini mencakup peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola pendapatan dan membuat keputusan investasi yang lebih bijak, yang diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan hasil usaha tani mereka, serta kesejahteraan ekonomi secara keseluruhan.
Pelatihan Manajemen Konflik Dalam Pemecahan Masalah Secara Konstruktif Melalui Pengembangan Organisasi Siswa Intra Sekolah Septian, Esa; Wulandari, Septi; Islamiyah, Dian Tita; Nurizzakiya, Ervina Laily
Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Indonesia Emerging Literacy Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53621/jippmas.v4i2.362

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan manajemen konflik pada siswa SMA 2 Bojonegoro, khususnya anggota OSIS, melalui teknik mediasi, resolusi, dan transformasi konflik. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, sebanyak 38 pengurus OSIS terlibat dalam sesi diskusi, simulasi, dan pendampingan yang berfokus pada penerapan strategi manajemen konflik dalam organisasi. Evaluasi dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dan post-test untuk mengukur pemahaman siswa terkait konsep-konsep dasar manajemen konflik, kemampuan mengidentifikasi sumber konflik, serta merumuskan solusi yang konstruktif dan damai. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam keterampilan mediasi dan komunikasi siswa, yang tercermin dalam kemampuan mereka mengelola konflik dengan lebih profesional dan efektif. Selain itu, siswa menjadi lebih memahami pentingnya peran mediator dan mampu melihat konflik sebagai peluang untuk perbaikan. Indikator keberhasilan mencakup pemahaman dasar manajemen konflik, peningkatan keterampilan komunikasi, dan kemampuan menyusun rencana aksi penyelesaian konflik. Program ini diharapkan mampu membekali siswa dengan keterampilan yang relevan untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan dalam organisasi, sehingga tercipta lingkungan yang produktif dan harmonis di sekolah.

Page 6 of 11 | Total Record : 108