cover
Contact Name
Riki Rahmad
Contact Email
biochephy@moripublishing.com
Phone
+6285364961236
Journal Mail Official
biochephy@moripublishing.com
Editorial Address
MO.RI Publishing Jl. Hasyim Tahir Griya Shafa Marwa Blok G6-7 Batang Kuis Kab. Deli Serdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
BIOCHEPHY: Journal of Science Education
Published by MO.RI Publishing
ISSN : 27981126     EISSN : 27980472     DOI : https://doi.org/10.52562/biochephy
Core Subject : Education,
BIOCHEPHY: Journal of Science Education is an open-access journal published by the MO.RI Publishing. This journal aims to provide a forum for researchers, educators, teachers, trainer, and other practitioners to present their latest research papers on the results of the study and review of the literature in the sphere of Natural Science Education, Biology Education, Chemistry Education, and Physics Education in primary, secondary, and higher education.
Articles 352 Documents
KAJIAN ANALISIS TERHADAP POTENSI KEARIFAN LOKAL “WAYANG KULIT” DALAM PEMBELAJARAN FISIKA MATERI HUKUM NEWTON Atmaja, Irsalina Izazi Nabila Putri; Suliyanah, Suliyanah; Handayani, Laili
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi Wayang Kulit sebagai kearifan lokal yang dapat diintegrasikan ke dalam pembelajaran fisika, khususnya pada materi hukum-hukum Newton tentang gerak. Melalui pendekatan etnosains dan etnofisika, Wayang Kulit dipandang tidak hanya sebagai media budaya, tetapi juga sebagai media edukatif yang mengandung unsur-unsur gaya, massa, dan gerak yang selaras dengan prinsip-prinsip fisika klasik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi dan analisis konten visual pertunjukan Wayang Kulit. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap hukum Newton dapat dijelaskan secara konkret melalui aktivitas dalang dan gerakan wayang. Pengintegrasian Wayang Kulit dalam pembelajaran fisika memberikan alternatif pendekatan kontekstual yang bermakna, memperkuat pemahaman konsep ilmiah, sekaligus melestarikan budaya lokal. Oleh karena itu, Wayang Kulit berpotensi besar sebagai bahan ajar inovatif dalam pendidikan sains berbasis nilai-nilai lokal.
ANALISIS VALIDITAS E-LKPD FISIKA TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL EGRANG UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMA Villayah, Syarofatil; Suliyanah, Suliyanah
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan berpikir kritis merupakan kompetensi penting abad 21 yang perlu dilatihkan dalam pembelajaran fisika. Namun, pembelajaran yang bersifat konvensional dan kurang kontekstual masih menjadi kendala dalam pengembangan keterampilan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas E-LKPD terintegrasi kearifan lokal permainan egrang sebagai perangkat pembelajaran fisika pada materi usaha dan energi. Pengembangan E-LKPD dilakukan dengan menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate) dengan divalidasi oleh tiga validator yang mencakup aspek kelayakan bahasa, kelayakan penyajian, dan kelayakan isi. Data hasil validasi dianalisis menggunakan skala Likert. Hasil menunjukkan bahwa E-LKPD memperoleh skor rata-rata validitas sebesar 95,60%, dengan rincian kelayakan bahasa 95,00%, penyajian 96,43%, dan isi 95,37%. Temuan ini menunjukkan bahwa E-LKPD yang dikembangkan sangat valid digunakan sebagai perangkat pembelajaran kontekstual yang mendukung penguatan keterampilan berpikir kritis peserta didik
PENGEMBANGAN MODUL ELEKTRONIK BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA DI SMP NEGERI 1 TOMPASO Moray, Ribka Nisa; Rungkat, Jovialine Albertine; Suriani, Ni Wayan; Tumewu, Widya Anjelia
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) validitas modul elektronik berbasis model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia di SMP N 1 Tompaso; dan (2) kepraktisan modul elektronik berbasis model problem based learning pada materi sistem ekskresi manusia di SMP N 1 Tompaso. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan menggunakan model ADDIE. Teknik pengumpulan data dalam penelitian menggunakan observasi, angket, dan wawancara. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket validasi ahli dan angket kepraktisan. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase kevalidan produk dari ahli materi yang dilakukan pada tahap pertama mendapatkan 88% termasuk kategori sangat valid, kemudian tahap kedua 100% termasuk kategori sangat valid, sedangkan rata-rata dari kedua tahap tersebut dengan peresentase 94% termasuk kategori sangat valid. Disisi lain, ahli media memberikan 98,75% dengan kategori sangat valid. Hasil uji respon guru mendapatkan 81% dengan persentase sangat praktis, sedangkan respon siswa 81% termasuk kategori sangat praktis. Dengan demikian, modul elektronik berbasis problem based learning dinyatakan sangat valid dan praktis untuk digunakan dalam pembelajaran materi sistem ekskresi manusia di SMP Negeri 1 Tompaso.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN PENDEKATAN TPACK UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA Proboningtyas, Endah; Rosdiana, Laily
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar siswa SMP dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD yang dipadukan dengan pendekatan TPACK. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Data diperoleh melalui tes (pretest-posttest) berupa 25 butir soal pilihan ganda yang disusun berdasarkan taksonomi Bloom tingkat C1 hingga C4. Peningkatan hasil belajar siswa dianalisis menggunakan uji-t berpasangan (paired sample t-test) dan analisis N-Gain. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar yang signifikan setelah penerapan model pembelajaran. Hal ini dibuktikan melalui skor N-Gain sebesar 0,58 yang termasuk dalam kategori sedang, serta hasil uji-t yang menunjukkan nilai signifikansi kurang dari 0,05. Secara rinci, 69% siswa berada dalam kategori sedang, 28% dalam kategori tinggi, dan 3% berada pada kategori rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dengan pendekatan TPACK efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi klasifikasi makhluk hidup.
ANALISIS KEBUTUHAN LKPD BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TENTANG MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN DI MAN 1 PASAMAN BARAT Zulyusri, Zulyusri; Amanda, Bella
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan merupakan faktor penentu utama kualitas sumber daya manusia. Pendidikan di Indonesia saat ini tengah mengalami perubahan Kurikulum 2013 (K13) menjadi Kurikulum Merdeka. Materi perubahan lingkungan dalam biologi dikenal sebagai materi yang sulit dipahami oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) tentang materi perubahan lingkungan di MAN 1 Pasaman Barat. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (define, design, dan develop), sedangkan tahap disseminate tidak dilakukan dalam penelitian ini dikarenakan keterbatasan waktu dan dana yang dimiliki peneliti. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan angket. Hasil menunjukkan bahwa 75,86% peserta didik mengalami kesulitan memahami materi perubahan lingkungan dan menginginkan media pembelajaran yang materi nya lengkap, bergambar, dan bahasa yang mudah dipahami. Sebagian besar peserta didik menyatakan preferensi terhadap media pembelajaran seperti LKPD. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan LKPD berbasis Problem Based Learning (PBL) diperlukan untuk meningkatkan pemahaman konsep sekaligus meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik.
PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN TERINTEGRASI KEARIFAN LOKAL PERMAINAN TRADISIONAL KAPAL OTOK Syafira, Riska; Zainuddin, Abu
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keterampilan literasi sains merupakan aspek penting dalam pembelajaran abad ke-21 karena mendorong peserta didik untuk bersikap reflektif dan terlibat dalam penyelesaian masalah berbasis sains dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan mendeskripsikan kelayakan instrumen penilaian literasi sains yang terintegrasi dengan kearifan lokal permainan tradisional kapal otok-otok. Proses pengembangan menggunakan model ADDIE yang mencakup tahapan analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen divalidasi oleh ahli dan diuji pada 37 peserta didik kelas XI di SMA Negeri 12 Surabaya. Hasil validasi menunjukkan kategori sangat valid untuk isi, konstruksi, dan bahasa, dengan persentase di atas 87%. Sebanyak 80% butir soal dinyatakan valid secara empiris dan reliabilitas instrumen berada pada kategori tinggi (0,7885). Profil literasi sains peserta didik didominasi oleh kategori rendah dan sangat rendah. Instrumen ini dinyatakan layak digunakan dalam konteks pembelajaran berbasis budaya lokal.
PENERAPAN MODEL CLASSROOM DISCUSSION BERBASIS SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES TERHADAP LITERASI SAINS SISWA SMP Bik, Chamdani; Susiyawati, Enny
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya literasi sains di Indonesia, mendorong perlunya inovasi dalam model pembelajaran. Pembelajaran dengan model clasroom discussion berbasis socio-scientific issues memiliki potensi dalam meningkatkan keterampilan literasi siswa. Namun penerapannya pada materi pemanasan global di tingkat SMP masih jarang. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan literasi sains siswa setelah diterapkan model pembelajaran classroom discussion berbasis socio-scientific issues. Jenis penelitian adalah pre-experimental dengan one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII SMP. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu soal pretest dan posttest literasi sains, lembar pengamatan keterlaksanaan pembelajaran, dan angket respon siswa. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji N-Gain, uji normalitas, dan uji wilcoxon. Hasil uji N-Gain sebesar 3,7% siswa mendapat kategori rendah, 92,6% mendapat kategori sedang, dan 3,7% siswa mendapat kategori tinggi. Hal ini juga didukung dengan hasil keterlaksanaan pembelajaran dengan nilai modus yang didapatkan sebesar 4 yang termasuk dalam kategori sangat baik. Proses pembelajaran juga mendapatkan respon posistif dari siswa dengan persentase rata-rata tiap indikator sebesar 86%. Sehingga dapat disimpulkan pembelajaran classroom discussion berbasis socio-scientific issues dapat meningkatkan literasi sains siswa. Saran untuk penelitian selanjutnya bisa menambah penilaian dengan menggunakan aspek sikap, aspek pengetahuan, dan aspek konteks dalam melatihkan literasi sains siswa SMP.
LITERATURE REVIEW: STUDY OF LEARNING INDEPENDENCE IN REACTION RATE MATERIAL Khanipah, Anggun; Hidayati, Shil
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine and analyze the influence of learning autonomy on students' academic achievement in the topic of reaction rate through a literature review approach. Learning autonomy refers to students' ability to manage their own learning processes independently, without relying on others- particularly in understanding abstract and complex chemistry topics such as reaction rates. The review is based on ten peer-reviewed scientific articles published between 2019 and 2024, analyzed using a narrative synthesis method to interpret previous research findings. The results indicate that learning autonomy has a positive and significant relationship with students' academic achievement. Students with a high level of autonomy tend to be more active, show greater initiative, manage their time and learning strategies effectively, and achieve better academic outcomes. Therefore, fostering autonomous learning should be a central focus in instructional practices to enhance students' understanding and academic performance, especially in learning chemistry concepts like reaction rates.
PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS MODEPEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN PHET DAN FENOMENA PERMAINAN ENGKLEK PADA MATERI GERAK PARABOLA Nuraida, Siti; Dwikoranto, Dwikoranto
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran fisika dikelas peserta didik dituntut untuk memiliki keterampilan abad 21 yaitu berpikir kritis khususnya pada materi gerak parabola. Namun kenyataannya keterampilan berpikir kritis yang dimiliki oleh peserta didik masih tergolong rendah. Hal ini disebabkan karena pembelajaran fisika di dalam kelas cenderung menggunakan metode konvensional yaitu metode ceramah. Selain itu media yang digunakan berupa buku paket, buku LKS, dan papan tulis. Oleh karena itu dibutuhkan model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis peserta didik yaitu menggunakan model Problem Based Learning (PBL), model pembelajaran PBL dapat diintegrasikan kedalam LKPD yang menggunakan phet dan fenomena engklek sebagai sumber permasalahan dalam proses pembelajaran. Namun media yang disusun juga perlu divalidasi oleh 3 validator yaitu 2 dosen ahli dan guru mata pelajaran. Selain itu, instrumen untuk mengukur kepraktisan media diperoleh dari angket respon peserta didik, sedangkan keefektifan diukur melalui instrument tes keteram, dimana peningkatan nilai pretestdan posttest yang dianalisis dengan uji N-Gain. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD memiliki presentase antara 81-100% dan dinyatakan sangat valid, kemudian keterlaksanaan pembelajaran guru adalah 91,28%, dan menunjukkan persentase skor aktivitas peserta didik adalah 89,7%, hasil angket respon juga menunjukkan bahwa peserta didik sangat setuju jika PBL diintegrasikan dengan phet dan engklek.
IMPLEMENTASI DIAGRAM BERPIKIR MULTIDIMENSI DENGAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING PADA PBL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS Zakkiya, Yoda Hilan; Sunarti, Titin
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan implementasi diagram berpikir multidimensi dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) pada model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan literasi sains peserta didik kelas XI SMA. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas XI di SMAN 7 Surabaya tahun ajaran 2024/2025. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes pretest dan posttest, serta angket respon peserta didik. Analisis data dilakukan, perhitungan N-gain dan uji Mann-Whitney U. Hasil menunjukkan bahwa pembelajaran dengan diagram berpikir multidimensi dan CRT berjalan sangat baik, menghasilkan peningkatan signifikan dalam kemampuan literasi sains peserta didik, serta mendapat respon yang sangat positif. Dengan demikian, implementasi diagram berpikir multidimensi dengan pendekatan CRT pada pembelajaran PBL efektif dalam meningkatkan literasi sains peserta didik SMA.