cover
Contact Name
Elida Soviana
Contact Email
jurnalidcom@gmail.com
Phone
+6285157550006
Journal Mail Official
jurnalidcom@gmail.com
Editorial Address
Jalan Serma Mukhlas, Karangtengah, RT 02 RW 03, Kecamatan Banjarnegara, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Kode pos 53416
Location
Kab. banjarnegara,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Published by CV Firmos
ISSN : 28076605     EISSN : 28076567     DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.IDPaper
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) terdaftar di LIPI dengan P-ISSN : 2807-6605 dan E-ISSN : 2807-6567. Selain itu, JAMSI terdaftar di Crossref dengan DOI : https://doi.org/10.54082/jamsi.idpaper Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) dipublikasikan dua bulan sekali, yaitu pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, dan November. Semua penerimaan naskah akan diproses secara double blind review oleh mitra bestari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,063 Documents
Program Edukasi dan Keterampilan: Konversi Susu Menjadi Yogurt Skala Rumah Tangga dan Teknik Pijat Bayi sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Kecamatan Sukorambi Fitrianingtyas, Rizki; Badrudin, Ali; Anggitasari, Wima; Vitaliati, Trisna; Mauludiyah, Zaida
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2459

Abstract

Malnutrisi pada anak masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang krusial secara global. Di Indonesia, stunting masih menjadi permasalahan kesehatan utama, di mana Kabupaten Jember tahun 2022 memiliki angka stunting tertinggi di Jawa Timur. Kejadian stunting di Desa Sukorambi menduduki peringkat 1 Kabupaten Jember yaitu 19,10%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dan masyarakat Desa Sukorambi tentang pijat bayi, serta meningkatkan pengetahuan tentang pemanfaatan pangan fungsional berbasis protein pada balita menjadi yogurt melalui pemberdayaan perempuan masyarakat. Metode yang digunakan adalah presentasi/ceramah dan demonstrasi yang ditujukan kepada kader Posyandu. Tahap tahap yang digunakan dalam metode yang pertama yaitu pendekatan lahan, pelaksanaan Pelatihan Pijat Bayi dan Pembuatan yogurt skala rumah tangga, evaluasi pelatihan dan penerapan program yogurt dan pijat bayi di posyandu dan yang terakhir adalah evaluasi program dengan masyarakat dan kader.  Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu memberikan dampak yang baik terhadap pengetahuan dan penerapan pijat bayi pada balita untuk menstimulasi perkembangan. Selain itu, pelatihan pengolahan susu menjadi Yogurt berhasil diterapkan sebagai makanan tambahan pada balita di Posyandu Desa Sukorambi. Pengolahan susu menjadi Yogurt juga memberikan pengetahuan dan perubahan perilaku balita dalam mengonsumsi pangan berprotein tinggi. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya kepercayaan diri kader dalam mempraktikkan pijat bayi, sehingga diberikan tutorial video dan konsultasi.
Pemberdayaan UMKM Makanan dan Minuman melalui Penguatan Kapabilitas Digital di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang Julita, Julita; Brian, Reagan; Kusumo, Elang
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2461

Abstract

Pelaku UMKM makanan dan minuman di Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang, masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi informasi, terutama dalam pemasaran digital, penguatan identitas merek, serta pemahaman mengenai Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya daya saing dan terbatasnya jangkauan pemasaran produk. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dirancang sebagai program pemberdayaan melalui pelatihan berbasis praktik, pendekatan partisipatif, dan pendampingan teknis yang menekankan peningkatan kapabilitas digital UMKM. Program mencakup tiga topik utama, yaitu penguatan literasi teknologi, pengembangan branding dan identitas visual, serta pemahaman HKI sebagai perlindungan dan legitimasi merek. Pendekatan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi, praktik langsung, diskusi terarah, dan coaching klinis yang memungkinkan peserta mengembangkan keterampilan sesuai kebutuhan nyata. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam membuat konten digital, mengelola media sosial bisnis, serta merancang identitas visual usaha. Selain itu, pelatihan ini mendorong perubahan perilaku, antara lain meningkatnya kepercayaan diri peserta dalam menggunakan platform digital dan tumbuhnya kesadaran akan pentingnya perlindungan merek melalui HKI. Dampak sosial terlihat dari meningkatnya kemandirian UMKM dalam mempromosikan produk, terbentuknya jejaring kolaboratif antar pelaku usaha, serta terbukanya peluang ekonomi baru melalui pemasaran berbasis digital. Keberlanjutan program ditunjukkan oleh tingginya minat peserta untuk melanjutkan pendampingan lanjutan, terutama terkait pendaftaran HKI dan pengembangan strategi pemasaran digital yang lebih terarah.
Pendampingan Hukum Penyelesaian Sengketa Kepemilikan Tanah di Tambak Sarioso Surabaya Amalia, Rizky; Agustin, Erni; Yunita, Hilda
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2462

Abstract

Tanah adalah permukaan bumi baik berupa daratan maupun yang tertutup air termasuk ruang di atas dan di dalam tubuh bumi, dalam batas tertentu yang penggunaan dan pemanfaatannya terkait langsung maupun tidak langsung dengan penggunaan dan pemanfaatan permukaan bumi. Salah satu hal yang menjadi kebutuhan manusia adalah memiliki sebidang atau beberapa bidang tanah yang digunakan untuk melangsungkan kehidupan berupa tempat tinggal. Pemerintah juga memerlukan tanah untuk melaksanakan pemerintahan. Kerangka hukum mengenai tanah telah diatur dengan peraturan perundang-undangan yang kompleks, mulai dari pengaturan hak atas tanah, pendaftaran tanah, dan sebagainya. Meskipun demikian, permasalahan-permasalahan kerap muncul di masyarakat terlebih mengenai sengketa kepemilikan tanah. Beberapa permsalahan tersebut antar lain mengenai sengketa kepemilikan tanah yang diawali dengan ketidakjelasan status hak atas tanah. Hak atas tanah adalah hak yang diperoleh dari hubungan hukum antara pemegang hak dengan tanah, termasuk ruang di atas tanah dan/atau ruang di bawah tanah untuk menguasai, memiliki, menggunakan, dan memanfaatkan, serta memelihara tanah, ruang di atas tanah, dan/atau ruang di bawah tanah. Salah satu hak atas tanah yang bersifat primer yaitu hak milik. Hak milik adalah hak turun temurun, terkuat dan terpenuh yang dapat dipunyai orang atas tanah. Bukti kepemilikan tanah di Indonesia berupa sertifikat hak atas tanah. Fungsi sertifikat yaitu sebagai alat bukti yang kuat sehingga hal ini perlu untuk menjadi perhatian khusus bagi masyarakat untuk melakukan pendaftaran tanah, khususnya di wilayah Tambak Sarioso Surabaya.
Pengabdian Masyarakat melalui Penyuluhan dan Pemberian Modul Tuberkulosis (TB) Paru sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan dan Kinerja Kader TB di Pondok Pesantren Annuqoyah, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur Bakhtiar, Arief; Kusmiati, Tutik; Syafa'ah, Irmi; Tanoto, Julius; Aulia Rahman, Nuha; Rahmawati Hariputri, Wulan; Najich Riza Firmansyah, Achmad; Maulaningtyas, Hamidia; Firdausi Rafidah, Salsabila
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2464

Abstract

Eliminasi tuberkulosis (TB) masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kabupaten Sumenep, yang pada tahun 2021 belum mencapai target penemuan dan pengobatan kasus TB. Tingginya jumlah pondok pesantren di wilayah ini menjadikan pesantren sebagai sasaran strategis dalam upaya eliminasi TB. Pondok pesantren dengan kepadatan hunian dan intensitas kontak antar santri yang tinggi berpotensi meningkatkan risiko penularan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan peran kader TB pesantren yang telah ditunjuk dalam mendukung upaya eliminasi TB. Kegiatan dilaksanakan di Pondok Pesantren Annuqayah, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, yang sebelumnya belum memiliki kader TB pesantren. Pengabdian masyarakat dilakukan melalui penyuluhan dengan metode ceramah, diskusi, dan simulasi, disertai pemberian modul TB paru dan lembar balik sebagai media edukasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pretest dan posttest, kemudian dianalisis dengan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan kader yang signifikan, dengan nilai rata-rata pretest sebesar 36,87 meningkat menjadi 71,96 pada posttest (p=0,000). Selain itu, kader menunjukkan peningkatan peran aktif melalui penemuan santri terduga TB dalam tiga bulan setelah kegiatan. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas kader TB pesantren dan diharapkan dapat memperkuat peran kader dalam mendukung eliminasi TB di lingkungan pesantren.
Pelatihan Service Excellence dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis 3R di Desa Wisata Bahuluang, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan Aini, Windra; Apriani, Hilda; Laori, Sabran
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2467

Abstract

Permasalahan utama mitra di Desa Wisata Bahuluang, Kabupaten Kepulauan Selayar, adalah ketiadaan sistem pengelolaan sampah plastik yang memicu pencemaran pesisir, serta rendahnya kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam standar pelayanan wisata. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi integratif melalui pelatihan pelayanan prima (service excellence) dan pendampingan pengelolaan limbah berbasis circular economy. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Participatory Action Learning (PAL) yang melibatkan 30 peserta aktif (pemuda, pelaku homestay, dan PKK) melalui tahapan sosialisasi, pelatihan teknis, dan praktik langsung pembuatan produk daur ulang. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kapasitas kognitif mitra, dibuktikan dengan kenaikan skor rata-rata dari 55 (pre-test) menjadi 72 (post-test). Secara psikomotorik, mitra berhasil mengolah limbah residu plastik menjadi produk ecobrick fungsional (kursi taman) serta menyusun draf Standard Operating Procedure (SOP) pelayanan homestay. Dampak keberlanjutan program ditandai dengan terbentuknya embrio kelompok kerja pengelola sampah desa yang diproyeksikan bersinergi dengan BUMDes untuk mewujudkan tata kelola destinasi wisata bahari yang bersih, mandiri, dan berdaya saing.
Penguatan Minat Baca Siswa melalui Program Pemberdayaan Literasi Berbasis Reading Corner di SD IT Qatrunnada, Jakarta Pusat Samtani, Heri; Kurnianingsih, Indah; Yasmin, Anisa Putri; Putri, Kayza Namira; Triandsa, Bagas; Assofyan, Muhammad Ilham; Hasyim, Muhammad Faishal
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2468

Abstract

Rendahnya minat baca pelajar menjadi tantangan terbesar dalam penguatan literasi di Indonesia yang berdampak pada budaya membaca di lingkungan sekolah dasar, salah satunya di SD IT Qatrunnada, Jakarta. Kondisi ini menunjukkan perlunya kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada peningkatan kemampuan kognitif dan pemberdayaan siswa dengan menciptakan lingkungan belajar yang literasi. Pengabdian Masyarakat ini bertema “Fun Reading Day” melalui kolaborasi bersama sekolah sebagai mitra serta melibatkan siswa kelas 4-6 serta guru sebagai partisipatif. Metode yang digunakan mencakup seminar motivasi untuk mendorong kegiatan membaca, diskusi interaktif dan pembuatan reading corner sebagai ruang literasi yang ramah dan berkelanjutan. Pendekatan apresiatif digunakan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam kegiatan membaca. Hasil kegiatan menunjukkan terdapat peningkatan serta antusiasme terhadap kebiasaan membaca siswa serta pengoptimalisasi reading corner yang menjadi sarana pendukung kegiatan literasi di sekolah. Program ini menekankan bahwa menciptakan lingkungan literasi yang ramah serta menggunakan pendekatan partisipatif sangat penting untuk mengembangkan budaya membaca yang berkelanjutan di sekolah dasar.
Penguatan English for Dakwah melalui Storytelling bagi Santri Pesantren I’tidalussunny di Desa Bathin Sobanga Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Riau Silvia, Deny; Mamla Saidah, Elbina; Kiswanto, Hery; Reski, Bekri; Aritonang, Sartono
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2469

Abstract

Penguasaan Bahasa Inggris merupakan salah satu keterampilan penting di era abad ke-21, termasuk bagi kalangan santri yang memiliki potensi besar sebagai agen dakwah. Namun, penggunaan Bahasa Inggris dalam konteks dakwah masih belum banyak dikembangkan di lingkungan pesantren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menguatkan kemampuan santri dalam berdakwah menggunakan Bahasa Inggris melalui metode storytelling. Kegiatan ini perlu dilaksanakan di Pesantren I’tidalussunny karena rendahnya kemampuan santri dalam aktivitas dakwah berbasis Bahasa Inggris, khususnya storytelling. Jegiatan ini juga dilakukan selama empat minggu dengan pendekatan ceramah, workshop, dan aktualisasi yang diikuti oleh santri kelas X (sepuluh). Materi disampaikan dalam bentuk modul English for Dakwah, yang berisi panduan teknik storytelling Islami. Evaluasi dilakukan melalui lomba storytelling antar santri sebagai bentuk pengukuran pemahaman dan keterampilan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan santri dalam menyusun dan menyampaikan cerita dakwah dalam Bahasa Inggris dengan baik dan kreatif. Kegiatan ini juga menghasilkan modul ajar dan membentuk cikal bakal komunitas “Young English Da’i” sebagai wadah pengembangan berkelanjutan. Setelah mengikuti kegiatan ini setiap santri bisa mempersiapkan diri secara maksimal dengan menonjolkan keunikan dan nilai tambah (added value) yang tidak hanya fokus pada pembelajaran agama dan sosial semata, namun kemampuan yang berguna dalam persaingan global.
Pelatihan Homemade Sabun Kulit Kopi untuk Meningkatkan Potensi Ekonomi Petani Kopi Produktif Nagari Paninjauan Solok Novariza, Rika; Pradana, Samuel Martin; Yuniarti, Elsa; Selaras, Ganda Hijrah; Dewi, Muharika
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2470

Abstract

Pelatihan Homemade Sabun Kulit Kopi untuk Meningkatkan Potensi Ekonomi Petani Kopi Produktif Nagari Paninjauan Solok bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada petani kopi dalam mengolah limbah kulit kopi menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua metode utama, yaitu penyampaian materi oleh narasumber mengenai manfaat dan cara mengolah limbah buah kopi menjadi sabun, serta workshop/praktek mengenai penerapan proses saponifikasi untuk mengubah limbah kopi menjadi sabun. Dalam sesi materi, peserta diajarkan tentang dampak negatif limbah kopi terhadap lingkungan dan potensi kulit kopi yang mengandung senyawa antibakteri dan antioksidan. Sementara itu, dalam sesi workshop, peserta memperoleh keterampilan praktis dalam proses pembuatan sabun dengan bahan baku kulit kopi. Hasil dari pelatihan diamati secara kualitatif berdasarkan wawancara, observasi dan dokumentasi, menunjukkan bahwa para petani berhasil memahami pentingnya pengelolaan limbah kopi dan menguasai teknik pembuatan sabun alami. Produk sabun yang dihasilkan tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan kulit, tetapi juga berpotensi menjadi produk unggulan yang dapat meningkatkan ekonomi petani kopi dan mengurangi dampak lingkungan dari limbah kopi.
Peningkatan Kualitas Air Bersih melalui Penerapan Metode Aerasi-Filtrasi pada Sumber Air Masyarakat Kelurahan Wundumbatu Kota Kendari Aba, La; Muliddin, Muliddin; Yuniar, Nani; Sahiddin, La Ode; Andimbara, La Ode; Irfan, Irfan
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2473

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan untuk menjawab permasalahan kualitas air bersih di Kelurahan Wundumbatu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, di mana sebagian besar sumber air masyarakat seperti sumur gali, sumur bor, dan air PAM masih mengandung besi (Fe) dan kapur yang melebihi ambang batas aman kesehatan. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan serta menurunkan kualitas hidup masyarakat. Untuk mengatasi masalah tersebut, dilakukan program pembuatan dan pemasangan sistem aerasi–filtrasi air yang bertujuan meningkatkan kualitas air agar aman digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, survei lapangan, pemeriksaan kualitas air, penyuluhan kesehatan, bimbingan teknis, pembuatan alat, pemasangan, dan evaluasi kinerja alat. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya air bersih, yang ditunjukkan oleh tingginya tingkat pemahaman peserta penyuluhan. Implementasi alat aerasi–filtrasi menghasilkan perubahan nyata pada kualitas air, di mana air yang sebelumnya keruh dan berwarna kekuningan menjadi lebih jernih, tidak berbau, dan lebih layak digunakan. Berdasarkan evaluasi visual dan pengujian sederhana, kejernihan air meningkat hingga 90% setelah proses filtrasi. Masyarakat juga mampu merawat dan mengoperasikan alat secara mandiri setelah mengikuti bimbingan teknis. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi aerasi–filtrasi merupakan solusi efektif, murah, dan mudah diterapkan di lingkungan masyarakat. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kualitas air bersih dan kesadaran masyarakat tentang sanitasi, sehingga berkontribusi pada kesehatan lingkungan dan keberlanjutan pengelolaan air di Kelurahan Wundumbatu.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Produk Olahan Tepung Pisang Janten untuk Penguatan Ekonomi Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo Ivan's, Eny; Novita, Novita; Mandala, Wintari; Indaryati, Sri; Ambarsari, Novia
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2026): JAMSI - Januari 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.2474

Abstract

Desa Tegal Yoso sebagai desa penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menghadapi masalah rendahnya nilai tambah produk pertanian local, khususnya pisang janten, serta lemahnya kapasitas manajerial BUMDES dalam mengelola unit usaha secara berkelanjutan. Kondisi ini menghambat peningkatan ekonomi masyarakat yang selaras dengan tujuan konservasi kawasan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi dan kelembagaan melalui pengolahan tepung pisang janten serta peningkatan kompetensi BUMDES. Metode yang digunakan berupa pelatihan partisipatif  yang meliputi sosialisasi kebutuhan mitra, pelatihan teknis pengolahan produk, pendampingan manajemen usaha dan fasilitasi penyusunan rencana bisnis berbasis kelompok. Kegiatan dilaksanakan di Desa Tegal Yoso, Kecamatan Purbolinggo, pada 5 November 2025 yang dihadiri oleh 15 peserta anggota KUBE. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kompetensi peserta, ditandai dengan rata-rata nilai N-gain untuk aspek kognitif pada kategori sedang-tinggi, aspek afektif pada kategori rendah-sedang dan aspek psikomotorik pada kategori sedang-tinggi. Peserta juga mampu menghasilkan produk olahan baru berupa cookies berbahan tepung pisang. Dari sisi kelembagaan, terbentuk struktur kerja BUMDES-KUBE yang mendukung kolaborasi usaha. Program ini meningkatkan kesiapan mitra dalam mengelola usaha berbasis potensi lokal dan memberikan fondasi bagi pengembangan rantai nilai yang berkelanjutan di kawasan penyangga TNWK.

Page 100 of 107 | Total Record : 1063