cover
Contact Name
Abdimas Langkanae
Contact Email
junallangkanae11@gmail.com
Phone
+6285261455244
Journal Mail Official
junallangkanae11@gmail.com
Editorial Address
Komp. Perumahan Griya Lumandi Permai
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Abdimas Langkanae
ISSN : -     EISSN : 28087682     DOI : https://doi.org/9.jpm/006
Abdimas Langkanae adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Pustaka Digital Indonesia. Jurnal Abdimas Indonesia adalah jurnal yang bertaraf Nasional yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025" : 19 Documents clear
PKM Pelatihan Optimalisasi Tracer Study di SMK Negeri 10 Makassar Labusab, Labusab; Darmawan, Fitrah Asma; Mantasia, Mantasia; Lu'mu, Lu'mu
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.566

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian di SMK Negeri 10 Makassar ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai urgensi dan implementasi Tracer Study yang terintegrasi dan berkelanjutan, melatih peserta dalam mengadopsi strategi optimalisasi Tracer Study, termasuk penggunaan teknologi digital dan pembangunan jejaring alumni yang kuat, serta memastikan bahwa seluruh komponen kunci di SMK Negeri 10 Makassar (guru, penanggung jawab Tracer Study, dan Ketua Program Keahlian) memiliki pengetahuan dan keterampilan untuk menjalankan Tracer Study secara mandiri, akurat, dan efektif. Pelatihan ini menargetkan pemangku kepentingan utama yang secara langsung bertanggung jawab atas kualitas pembelajaran dan pengelolaan data alumni di SMK Negeri 10 Makassar. Total peserta aktif yang terlibat adalah 17 orang yang terdiri dari penanggung jawab tracer study dan semua Ketua Program Keahlian yang ada di SMKN 10 Makassar. Kegiatan PKM dilaksanakan dalam tiga tahapan utama: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi/pelaporan. Hasil dari kegiatan pelatihan ini yaitu Seluruh peserta telah memahami secara mendalam strategi dan teknis optimalisasi Tracer Study bagi lulusan SMK Negeri 10 Makassar, dibuktikan dengan peningkatan skor Post-Test rata-rata sebesar 88%.
Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Deep Learning dan NLP dalam Penguatan Nilai dan Karakter Anak melalui Buku Cerita Bergambar yang Interaktif di Komunitas Anak Pelangi Kelurahan Parangtambung Makassar Ridwan, Ridwan; Bungatang, Bungatang; Ita Rosvita
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.570

Abstract

Kemajuan teknologi di bidang Artificial Intelligence (AI) telah memberikan kontribusi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada relawan-relawan pada komunitas Anak Pelangi terkait Pengenalan dasar tentang Natural Language Processing (NLP) dan Deep Learning dalam pengembangan konten interaktif. Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kompetensi dan keterampilan para pengajar dalam memanfaatkan teknologi AI yang berfungsi sebagai alat bantu pembelajaran dan pembuatan buku cerita bergambar yang interaktif dan efektif serta penerapan pembelajaran deep learning secara mendalam dalam kegiatan pembelajaran yang berbasis budaya lokal. Metode yang digunakan meliputi pengenalan konsep dasar AI, aplikasi AI seperti aplikasi Canva, Adobe Premier, Text-to-Speech (TTS), animasi ringan, dan alat pembuat buku digital interaktif (misalnya Book Creator atau dan penggunaan tools dan aplikasi pendukung seperti: Text-to-Speech (TTS), animasi ringan, dan alat pembuat buku digital interaktif (misalnya Book Creator atau Story Jumper).peserta diberikan praktik langsung dalam penggunaan platform dan perangkat lunak berbasis AI. Hasil dari program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dan di komunitas Anak Pelangi. Selain itu, relawan komunitas diberikan pemahaman mengenai penerapan pembeleajran Deep Learning yang bertujuan membantu siswa dalam memahami materi secara mendalam, dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan di era digital. Tahap sosialisasi dilakukan kepada 22 relawan atau pengajar di komunitas Anak Pelangi selama satu hari yang mencakup Pengenalan dasar tentang Natural Language Processing (NLP) dan Deep Learning . Evaluasi menunjukkan bahwa pelatihan ini memberikan pemahaman baru serta keterampilan praktis bagi relawan dalam mengembangkan buku cerita bergambar yang interaktif berbasis budaya lokal. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi implementasi Ai dan pembelajaran deep learning di komunitas Anak Pelangi dalam membentuk nilai dan karakter anak menuju pendidikan bermutu.
Peran Mahasiswa dalam Manajemen Produksi Film Dokudrama “Daeng Mangalle: Pangeran Makassar” sebagai Upaya Pelestarian Budaya Lokal M Faidil; Muh Alun Anugrah Pratama; Suriadi, Suriadi; Elivia Tandiolah; Nisa, Nisa; Aditya Nugroho
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.572

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan melestarikan budaya lokal Makassar melalui produksi film dokudrama “Daeng Mangalle” sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa dalam manajemen produksi film berbasis proyek. Metode yang digunakan bersifat aplikatif dan kolaboratif dengan pendekatan Project-Based Learning yang mencakup tahap pra-produksi, produksi, dan pascaproduksi. Pada tahap pra-produksi, mahasiswa melakukan riset historis, penyusunan naskah, perencanaan logistik, serta pembentukan kru; tahap produksi dilaksanakan melalui syuting intensif selama sembilan hari di lokasi historis seperti Maros, Benteng Somba Opu, dan Benteng Rotterdam; dan tahap pascaproduksi mencakup penyuntingan film, evaluasi peran mahasiswa, serta penyusunan dokumentasi kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa dokudrama efektif sebagai media pelestarian budaya karena mampu merekontekstualisasi nilai sejarah menjadi narasi visual yang mudah dipahami generasi muda. Keterlibatan mahasiswa dalam berbagai departemen, seperti Talent Coordinator, Clapper, Aktor, dan Wardrobe, menghasilkan koordinasi produksi yang teratur sekaligus memastikan representasi budaya Bugis-Makassar tetap autentik. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan karya audiovisual yang menghidupkan kembali figur Daeng Mangalle, tetapi juga memberikan kontribusi edukatif melalui peningkatan keterampilan manajerial, kerja kolaboratif, literasi budaya, dan profesionalisme mahasiswa dalam industri kreatif. Dengan demikian, produksi film dokudrama terbukti menjadi strategi pengabdian yang efektif untuk menjaga warisan budaya lokal melalui pendekatan kreatif dan berbasis teknologi.
Pengenalan Budaya Tradisional Jepang Kaligrafi (Shodou) Kepada Mahasiswa Politeknik Jurusan Pariwisata Manado Kojong, Maxi; Moniung, Ilke Janemralina; Claudia, Tatiana Stary
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.576

Abstract

Jepang tidak hanya dikenal melalui budaya populernya, tetapi juga lewat berbagai tradisi yang sarat nilai sejarah dan filosofi. Salah satu warisan budaya tersebut adalah kaligrafi Jepang (Shodou), yakni seni menulis menggunakan kuas, tinta, dan kertas hanshi yang menekankan keindahan bentuk huruf. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dirancang untuk memperkenalkan Shodou kepada mahasiswa Politeknik Pariwisata Manado sehingga mereka dapat merasakan pengalaman langsung dalam mempelajari budaya tradisional Jepang sekaligus meningkatkan kemampuan mengenali, mengingat, dan menuliskan huruf kanji melalui latihan yang sistematis dan berulang. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya pemahaman mahasiswa mengenai budaya Jepang serta bertambahnya antusiasme mereka dalam mempelajari kanji melalui pendekatan seni. Selain memperluas wawasan budaya, Shodou juga memberikan manfaat edukatif seperti penguatan fokus, ketelitian, kreativitas, serta kemampuan mengontrol gerakan tangan. Dengan menggunakan metode deskriptif, artikel ini membahas tahapan pelaksanaan kegiatan, tanggapan peserta, serta pengaruhnya terhadap pemahaman budaya Jepang dan keterampilan dasar menulis kanji. Secara keseluruhan, PKM ini menghadirkan bentuk pembelajaran yang inovatif, aplikatif, dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan di bidang pariwisata..
Peningkatan Kemampuan Berpikir Logis dan Problem Solving Siswa SMAN 1 Soppeng melalui Pembelajaran Koding Terstruktur Figur Muhammad; Rahmaniar, Rahmaniar
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.578

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemrograman terstruktur menggunakan bahasa Python telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Soppeng pada tanggal 8, 9, 15, 16, 22, dan 23 November 2025 dengan melibatkan 31 siswa sebagai peserta aktif. Pelatihan yang berlangsung selama enam pertemuan di laboratorium komputer ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir logis dan problem solving siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis praktik dan proyek. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman konsep logika dan algoritma, penguasaan sintaks Python dasar (variabel, operator, percabangan, perulangan), serta kemampuan mengintegrasikan input–proses–output dalam aplikasi fungsional. Pada akhir kegiatan, seluruh peserta berhasil menyelesaikan proyek akhir berupa aplikasi sederhana berbasis CLI atau GUI, seperti sistem kasir mini, konverter nilai, dan pengelola data stok, dengan sebagian siswa menambahkan fitur tambahan secara mandiri.
Focus Group Discussion (FGD) Analisis Pasar dan Strategi Pemasaran UMKM Radja Nanas Bantaeng, Dampang, Kel. Gantarangkeke, Kec. Gantarangkeke, Kab. Bantaeng Julyaningsih, A.Hermina; Windarsari, Wiwin Reski; Hamdani, Ibnu Mansyur; Rahman, Andi Nur Faidah
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.579

Abstract

UMKM Radja Nanas Bantaeng merupakan salah satu KUB (Kelompok Usaha Bersama) yang bergerak di sektor pertanian utamanya komunitas buah nanas madu. UMKM ini mampu membudidayakan buah nanas secara kontinu sepanjang tahun sehingga dapat menjaga stock buah nanas tetap tersedia. Namun, sebagian besar profit yang diperoleh UMKM Radja Nanas Bantaeng ini berasal dari penjualan buah nanas segar semata, padahal dengan menjual produk olahan buah nanas dapat meningkatkan harga jual dan mendapatkan keutungan yang lebih besar. Walaupun UMKM Radja Nanas Bantaeng telah mulai mengolah buah nanasnya menjadi sari buah dan selai, tetapi metode pemasaran yang kurang tepat mengakibatkan angka penjualan produk-produk tersebut belum maksimal. Berdasarkan hal tersebut, UMKM Radja Nanas Bantaeng perlu melakukan analisis pasar terlebih dahulu sehingga dapat merumuskan strategi pemasaran yang tepat dan sesuai bagi kondisi UMKM Radja Nanas Bantaeng. Hasil FGD (Focus Group Discussion) yang dilakukan merumuskan beberapa strategi pemasaran yang sesuai untuk mitra yaitu: (1) menetapkan segmentasi dan target pasar berdasarkan preferensi konsumen terhadap produk berbasis buah lokal; (2) menguatkan brand positioning UMKM Radja Nanas melalui perbaikan kemasan dan narasi produk; (3) mengoptimalkan strategi harga berdasarkan struktur biaya dan harga pesaing (4) meningkatkan promosi digital melalui media sosial dan e-commerce; serta (5) melakukan diversifikasi saluran distribusi salah satunya membangun kemitraan dengan toko oleh-oleh dan pasar modern. Hasil FGD ini menjadi dasar penyusunan business plan UMKM Radja Nanas dan menjadi landasan penting dalam merancang intervensi tahap berikutnya.
Penerapan Teknologi Tepat Guna Mesin Perajang Pisang Untuk Meningkatkan Produktivitas Olahan Pisang UMKM di Kabupaten Bantaeng Muhammad Aqdar Fitrah; Syaiful, Syaiful; Arminas, Arminas; Mahlina Ekawati
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.581

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan nilai tambah, kualitas, daya saing produk UMKM, keberlanjutan usaha dan  memperluas jangkuan pasarnya. Produktivitas UMKM olahan pisang melalui suatu penerapan teknologi tepat guna berupa mesin perajang pisang. Permasalahan utama pada UMKM mitra adalah rendahnya kapasitas produksi dan ketidakkonsistenan ukuran irisan pisang akibat proses perajangan yang masih dilakukan secara manual. Melalui program ini dilakukan suatu perancangan, pembuatan, pelatihan penggunaan, serta pendampingan operasional mesin perajang pisang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas produksi, efisiensi waktu, dan kualitas produk. Selain itu, UMKM mitra memperoleh pengetahuan dalam membangun fondasi keterampilan dan wawasan terhadap usahanya, agar mampu bertransformasi menjadi usaha yang lebih profesional, inovatif, dan kompetitif.
Penguatan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Bumdesa: Studi Kasus Pengembangan Wisata Bahari Pantai Punagaan, Kabupaten Kepulauan Selayar Latif, Aqilah Nurul Khaerani; Aidin, Nur; Kuswarini, Prasuri; Asmayanti, Asmayanti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.582

Abstract

Pantai Punagaan di Desa Patilereng, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, merupakan salah satu destinasi pesisir yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai wisata bahari berkelanjutan. Namun, pengelolaannya yang berada di bawah BUMDesa Baloka Mandiri masih menghadapi sejumlah kendala, antara lain rendahnya kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, minimnya strategi pemasaran, serta belum adanya pengemasan produk wisata tematik yang menarik. Kondisi ini berdampak pada rendahnya jumlah kunjungan wisatawan dan terbatasnya kontribusi ekonomi bagi masyarakat sekitar. Artikel ini membahas program penguatan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui BUMDesa Baloka Mandiri dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif. Intervensi dilakukan melalui pelatihan manajemen usaha wisata, pengenalan bahasa asing dasar, pengembangan produk ekonomi kreatif, serta transformasi pemasaran digital berbasis media sosial dan website reservasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas kelembagaan, memperluas jangkauan promosi, serta mengintegrasikan konsep slow and mindful coastal tourism dalam pengelolaan destinasi. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah peningkatan keterampilan pengelola, terbentuknya paket wisata tematik yang sesuai dengan potensi lokal, serta tersedianya sarana promosi digital yang mendukung keberlanjutan pengelolaan destinasi. Selain memberi dampak ekonomi bagi masyarakat, program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi serta poin 14 tentang pelestarian ekosistem laut. Dengan demikian, penguatan BUMDesa Baloka Mandiri dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat pesisir dalam pengembangan wisata bahari berbasis komunitas dan teknologi digital.
Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL Bagi Guru di Kabupaten Gowa Arnidah, Arnidah; Asmar, Asmar; Fajrin Baids; Dariyono, Dariyono
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.583

Abstract

Perubahan kebijakan pendidikan nasional melalui implementasi Kurikulum Merdeka menuntut guru untuk mampu mengembangkan perangkat ajar yang inovatif, kontekstual, dan berorientasi pada penguatan kompetensi abad ke-21. Salah satu pendekatan yang relevan untuk menjawab tantangan tersebut adalah Project Based Learning (PjBL), yang menekankan keterlibatan aktif peserta didik melalui pengalaman belajar berbasis proyek guna menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, dan kemampuan berpikir. Dalam rangka mendukung implementasi pendekatan tersebut, dilaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berupa Bimbingan Teknis Pengembangan Micro Modul Berbasis PjBL bagi Guru di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam merancang micro modul yang kontekstual, menarik, serta mampu menumbuhkan kreativitas dan kemandirian belajar siswa. Metode pelaksanaan meliputi analisis kebutuhan, perancangan kurikulum pelatihan, pelatihan berbasis praktik, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman guru terhadap konsep PjBL, keterampilan dalam menyusun micro modul berbasis proyek, serta motivasi untuk mengimplementasikannya di kelas. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme guru dan penguatan praktik pembelajaran inovatif di Kabupaten Gowa.
Edukasi Gaya Hidup Berkelanjutan melalui Pembuatan Sabun Ramah Lingkungan berbasis Eko-enzyme Aditya, I Kadek; Eka Pratiwi Tenriawaru; Putra, Adrian Tri; Hidayana, Nur; Rahmadani, Nurfadillah; Sari, Puspita; Winayanti; Ina; Nurfadila; Tandiea, Nirmala Sari; Febrianti S., Anisa Putri; Yulpiana; Triwulan; Usman, Ahera Ashari; Padang, Chusnul Maqfirah Andi; Rianti; Liviana, Theresia; Yusya; Faisal, Atikha Fakhraini; Surianti
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.584

Abstract

Sabun yang umumnya dapat diperoleh di pasaran adalah sabun yang sulit terurai secara alami di alam sehingga berpotensi sebagai sumber mencemari lingkungan perairan dan tanah. Sabun yang lebih ramah lingkungan dapat dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan proses saponifikasi minyak dalam alkali ataupun menggunakan metil ester sulfonat (MES). Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi civitas akademika dan masyarakat umum untuk menggunakan sabun ramah lingkungan dan memberikan keterampilan praktis dalam memanfaatkan bahan-bahan alami untuk pembuatan sabun. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 26 Juli 2025 di Laboratorium Sel dan Jaringan Fakultas Sains Universitas Cokroaminoto Palopo. Kegiatan dilaksanakan dalam metode diskusi, demonstrasi dan praktikum. Sabun yang dihasilkan adalah sabun padat hasil saponifikasi minyak sawit dan NaOH dan diberi penambahan ekoenzim. Sabun cair dibuat dengan menggunakan metil ester sulfonat dan ditambahkan ekoenzim. Peserta tertarik untuk membuat sabun cair sendiri, namun sabun padat lebih disukai oleh peserta karena busanya yang lebih banyak dibandingkan dengan sabun cair. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa sabun padat dan cair ramah lingkungan memenuhi kriteria mutu sabun Badan Standar Nasional Indonesia pada parameter pH.

Page 1 of 2 | Total Record : 19