cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
Hubungan Empati dan Daya Tanggap Dengan Kepuasan Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Baubau: The Relationship Between Empathy and Responsiveness with Inpatient Satisfaction at the Baubau City Regional General Hospital A Yaumil Bay R. Thaifur; Fitriani; Muhamad Subhan; Filza Nur Alfiah Tamim
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 11: November 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i11.6747

Abstract

Menurut Institute of Medicine (IOM), kualitas layanan adalah sejauh mana kualitas layanan kesehatan kepada individu dan populasi memungkinkan peningkatan hasil kesehatan yang diinginkan dan konsisten dengan tenaga pelayanan kesehatan dan perkembangan teknologi. Kepuasan pasien adalah tingkat perasaan yang timbul dari hasil pelayanan medis yang diterima pasien pada saat menerima pengobatan atau pelayanan, kemudian menentukan apa yang diterima pasien selama dirawat, apa yang diinginkan pasien dan apa yang diterimanya. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan kualitas pelayanan medis seperti empati dan daya tanggap dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD Baubau. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang menggunakan desain Cross Sectional untuk memahami subjek penelitian dengan mencoba menjelaskan hubungan antar variabel penelitian. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap bulan Januari sampai dengan Desember 2023 sebanyak 8.601 orang dengan sampel 382 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling. Penelitian ini dilakukan pada awal bulan Februari hingga Maret 2024 di RSUD Baubau. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan mutu pelayanan kesehatan pada dimensi empati p-value < 0,00 ? 0,05, dimensi responsiveness p-value 0,000 < ? 0,05 dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD Kota Baubau. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan empati dan daya tanggap dengan kepuasan pasien rawat inap di RSUD Kota Baubau. Hal ini diharapkan dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan medis prima yang sudah ada
Peran Otonomi Daerah dalam Pelestarian dan Pengembangan Kebudayaan Lokal di Kabupaten Sumedang: The Role of Regional Autonomy in the Preservation and Development of Local Culture in Sumedang Regency Vicky Hidayat; Ryan Irliawan; Muhammad Azka Rozan; Iyep Saefulrahman
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6749

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran otonomi daerah dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan lokal di Kabupaten Sumedang, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Sumedang, melibatkan wawancara mendalam dengan para pemangku kepentingan, seperti kepala dinas dan staf terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Peraturan Daerah Kabupaten Sumedang Nomor 1 Tahun 2020 menjadi landasan penting dalam upaya pemajuan kebudayaan lokal. Peraturan ini mencakup berbagai aspek, seperti inventarisasi warisan budaya, penguatan identitas budaya, peningkatan peran aktor budaya, dan pendanaan kebudayaan. Kabupaten Sumedang juga telah berhasil mensinergikan kebijakan lokal dengan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2017 tentang Hak Kebudayaan dalam Pembangunan Nasional, termasuk integrasi budaya dengan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, program unggulan seperti Desa Budaya dan Festival Seni Sunda berhasil mempromosikan kebudayaan lokal, sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dan generasi muda dalam pelestarian seni tradisional. Namun, penelitian ini juga menemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan dana dan infrastruktur budaya yang memerlukan perhatian lebih. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa otonomi daerah memberikan fleksibilitas kepada Kabupaten Sumedang untuk mengembangkan kebijakan yang adaptif terhadap kebutuhan lokal, namun implementasinya membutuhkan sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, komunitas budaya, dan masyarakat umum.
Pelaksanaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Dalam Mengelola Destinasi Wisata di Kota Bandung: Implementation of the Bandung City Culture and Tourism Office in Managing Tourist Destinations in Bandung City Nabil Khairul Akmal; Saskia Ayu Andini; Ananda Salsabila Putri Hermawan; Dian Fitriani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6750

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung dalam mengelola suburusan destinasi wisata sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Dengan pendekatan kualitatif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, studi pustaka, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Kebudayaan dan Pariwisata memiliki peran penting dalam pengelolaan sektor pariwisata, terutama dalam promosi destinasi, pemberdayaan ekonomi kreatif, dan pelestarian budaya lokal. Namun, terdapat tantangan dalam implementasi kebijakan, seperti keterbatasan kewenangan, ketidaksesuaian regulasi, dan hambatan infrastruktur.
Sosialisasi Peluang Usaha Desa Wosu Sebagai Desa Penyangga Industri Kecamatan Bungku Barat Kabupaten Morowali: Socialisation of Business Opportunities For Wosu Village as an Industrial Buffer Village In West Bungku Sub-District, Morowali Regency Moh. Zeylo Auriza; Agung Winoto; Sri Wanti; Cintra Antasari; Nurnadila; Samita Kasim; Maudy Juny Lestari
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6754

Abstract

Desa-desa seringkali dihadapkan pada tantangan ekonomi seperti minimnya lapangan pekerjaan dan infrastruktur terbatas. Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat potensi besar dalam bentuk sumber daya alam, kearifan lokal, serta keterampilan tradisional masyarakat. Oleh karena itu, sosialisasi tentang peluang usaha di desa menjadi penting untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai jenis-jenis usaha yang dapat dijalankan, cara memulai dan mengelola usaha tersebut, serta manfaat ekonomi dan sosial yang dapat diperoleh. Desa Wosu, sebagai desa penyangga industri, memiliki peluang besar untuk mengembangkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Peluang usaha di desa meliputi sektor pertanian, kerajinan tangan, dan pariwisata. Untuk sukses, masyarakat desa membutuhkan dukungan dalam pelatihan kewirausahaan, akses terhadap modal usaha, jaringan kerjasama, serta bimbingan dalam manajemen usaha dan pemasaran. Dukungan dari pemerintah, lembaga keuangan, dan lembaga pengembangan usaha sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.
Studi Implementasi Otonomi Dan Desentralisasi Pemerintah Kota Bandung Dalam Konvergensi Pencegahan Stunting: Study of the Implementation of Autonomy and Decentralization of the Bandung City Government in the Convergence of Stunting Prevention Devano Naufall Akbar; Muhammad Ghifari Arfananda; Subhan Saladin; Rudiana
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6764

Abstract

Otonomi daerah dan desentralisasi telah menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi otonomi dan desentralisasi oleh Pemerintah Kota Bandung dalam mengintegrasikan program pencegahan stunting melalui pendekatan konvergensi. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data sekunder dari laporan pemerintah, regulasi, dan wawancara dengan pemangku kepentingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bandung berhasil mengoptimalkan desentralisasi melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, dan organisasi masyarakat. Implementasi program konvergensi, seperti penyediaan layanan gizi, edukasi kesehatan, dan perbaikan sanitasi, telah menunjukkan dampak signifikan terhadap penurunan prevalensi stunting dari 26,4% pada 2021 menjadi 12,4% pada 2024. Namun, penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan, seperti keterbatasan sumber daya manusia dan kesenjangan koordinasi antar-tingkat pemerintahan. Kesimpulannya, otonomi dan desentralisasi yang terarah dapat memperkuat upaya pencegahan stunting, tetapi diperlukan peningkatan kapasitas kelembagaan dan perencanaan yang lebih integratif untuk mencapai keberlanjutan.
Kedudukan Pancasila Sebagai Norma Dasar Dalam Kasus Pernikahan Beda Agama di IndonesiaTinjauan Teori Hans Kelsen (Stufenbau Theory): The Position of Pancasila as the Fundamental Norm in Interfaith Marriage Cases in Indonesia: A Review of Hans Kelsen's Stufenbau Theory Muhammad Husin Ali; Akhmad Saripudin; Andi Bahri Saputra; Syamsudin; Akmal
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6766

Abstract

Indonesia memiliki Pancasila sebagai sebuah norma dasar dalam menjalani berbagai bidang kehidupan, termasuk perkawinan. Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman baik dari suku, adat, budaya, hingga agama, yang membawa konsekuensi logis seperti praktek pernikahan beda agama. Regulasi yang ada dianggap masih belum membawa kepastian hukum terhadap persoalan ini sehingga masih banyak terjadi pernikahan beda agama yang disahkan oleh negara itu sendiri. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini yakni Bagaimana posisi pancasila sebagai sumber hukum tertinggi menurut teori Hans Kelsen (Stufentheorie)? Dan Bagaimana implementasi pancasila sebagai norma dasar dalam kasus pernikahan beda agama di Indonesia?. Metode penelitian yang digunakan yakni penelitian teoretis (theoretical research), dengan tetap menggunakan pendekatan perundangan-undangan. Kesimpulan yang didapat dalam penelitian ini adalah Pancasila dalam tingkatan jenjang hukum di Indonesia berdasarkan teori jenjang norma hukum Hans Kelsen berstatus sebagai norma dasar atau sumber dari segala sumber hukum. Implementasi pancasila sebagai sumber hukum tertinggi di Indonesia masih dijalankan setengah hati, termasuk dalam menyikapi perihal pernikahan beda agama di Indonesia yang hingga saat ini masih tidak jelas dan abu-abu.
Sistem Pengawasan Dana Desa dalam Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Desa di Kabupaten Deli Serdang: Village Fund Monitoring System in Improving the Economy of Village Communities in Deli Serdang Regency Kholilul Kholik
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6769

Abstract

Pengelolaan dana desa merupakan salah satu strategi penting dalam pembangunan ekonomi masyarakat pedesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengawasan dana desa dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat desa di Kabupaten Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan wawancara, observasi, dan studi dokumen sebagai teknik pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan dana desa yang efektif membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat desa itu sendiri. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana desa terbukti menjadi faktor kunci dalam mencegah penyalahgunaan anggaran dan memastikan penggunaan dana sesuai dengan kebutuhan prioritas masyarakat. Lebih lanjut, pengawasan yang baik mampu mendorong peningkatan kegiatan ekonomi lokal, seperti pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM), infrastruktur desa, dan program pelatihan kerja. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas pengelola desa, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penggunaan teknologi informasi untuk mendukung sistem pengawasan yang lebih efisien. Dengan demikian, pengelolaan dana desa yang diawasi secara optimal dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Deli Serdang.
Strategi Kepemimpinan Situasional dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan: Studi Teori Hersey dan Blanchard: Situational Leadership Strategy in Improving the Quality of Health Services: A Study of Hersey and Blanchard's Theory Feby Ayu Putri; Munanda Andin; Nur Ashilah Syafa Rangkuti; Septiani Rizka Fadilla; Sultan Faqih Muhammad Lubis; Wasiyem
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6771

Abstract

Dalam banyak kasus, ditemukan bahwa peran aktif seorang pemimpin sangat penting dalam meningkatkan kualitas layanan di rumah sakit. Pemimpin yang proaktif mampu tidak hanya mengkoordinasikan antara departemen dan staf medis, tetapi juga memberikan arahan yang jelas dan mendukung inovasi dalam proses pelayanan. Hal ini sesuai dengan teori-teori kepemimpinan yang telah dikembangkan, yang menekankan pentingnya adaptasi gaya kepemimpinan dengan situasi yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif untuk mendalami konsep dan aplikasi teori kepemimpinan situasional dalam konteks pelayanan kesehatan. Teori kepemimpinan situasional yang diperkenalkan oleh Hersey dan Blanchard mengutamakan penyesuaian gaya kepemimpinan terhadap tingkat kesiapan atau kematangan pengikutnya. Pendekatan ini bertujuan untuk mencapai efektivitas kepemimpinan melalui pengelolaan perilaku pemimpin sesuai dengan kemampuan, kemauan, dan kepercayaan diri bawahan. Keberhasilan pendekatan ini bergantung pada kemampuan pemimpin dalam memahami tingkat kematangan setiap individu di dalam organisasi. Semakin tinggi tingkat kematangan bawahan, semakin sedikit arahan langsung yang diberikan oleh pemimpin, dengan fokus yang lebih besar pada pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa teori kepemimpinan situasional Hersey dan Blanchard sangat relevan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Dengan menyesuaikan gaya kepemimpinan terhadap tingkat kematangan dan kompetensi tenaga kesehatan, pemimpin dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih kondusif dan efektif. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas individu, tetapi juga memperkuat koordinasi tim, yang berdampak langsung pada kualitas layanan kepada pasien.
Studi Literatur: Implementasi Gaya Kepemimpinan dalam Meningkatkan Kinerja Tim: Literature Study: Implementation of Leadership Styles Improves Team Performance Widya Puspita Hati; Anita Adelia Rahmah Harahap; Annisa Salsabila Simanjuntak; Wasiyem
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 12: Desember 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i12.6772

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi tidak dapat dipungkiri banyak ditentukan oleh faktor kepemimpinan. Oleh karena itu hal ini menjadi ketertarikan untuk melakukan penelitian dan menganalisa tentang implementasi gaya kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja tim. Tujuan dari studi literatur ini adalah untuk mengetahui berbagai macam implementasi gaya kepemimpinan apa saja yang digunakan oleh seorang pemimpin dalam menjalankan perannya. Penelitian ini menggunakan Metode penelitian Kualitatif Deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gambaran implementasi gaya kepemimpinan yang berbeda-beda tetapi memiliki maksud dan tujuan yang baik untuk organisasi yang dipimpinnya. Dari 9 artikel tersebut terdapat 2 artikel yang menggunakan gaya kepemimpinan situasional, 3 artikel menggunakan gaya kepemimpinan demokratis, 1 artikel menggunakan gaya kepemimpinan transformatif, 1 artikel menggunakan gaya kepemimpinan tipe paternalistik, dan 2 artikel lainnya lebih membahas tentang cara pengorganisasiannya. Gaya kepemimpinan dari seorang pemimpin dalam menjalankan pemerintahannya sangat mempengaruhi kinerja tim dari suatu organisasi, jika gaya kepemimpinan yang digunakan tidak sesuai dengan karakteristik organisasi yang dipimpin maka hasilnya tidak akan baik. Seorang pemimpin harus mengetahui gaya kepemimpinan yang seperti apa yang harus dipilihnya demi terealisasinya sistem kegiatan organisasi tim yang baik pula.
Peningkatan Keterampilan Manajemen UMKM Melalui Pelatihan Manajemen Keuangan dan Pemasaran Digital: Improving MSME Management Skills Through Financial Management and Digital Marketing Training Andi Ummul Khair; M. Iqbal Suhaeb; Un Dini Imran; Haeranah; Murtiadi Awaluddin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 1: Januari 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i1.6774

Abstract

Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan usaha, termasuk kurangnya keterampilan manajerial di bidang keuangan dan pemasaran digital. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan tersebut melalui pelatihan yang dirancang secara komprehensif, meliputi manajemen keuangan dan strategi pemasaran digital berbasis teknologi. Pelatihan dilakukan dalam beberapa tahapan, yakni sosialisasi, pelaksanaan pelatihan klasikal dan praktik langsung, serta pendampingan pascapelatihan. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman peserta terkait pencatatan keuangan, pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta kemampuan memanfaatkan media sosial dan platform e-commerce untuk promosi. Tingkat kepercayaan diri peserta dalam mengelola usaha mereka juga meningkat, dengan laporan peningkatan omzet dan cakupan pasar dari beberapa peserta. Rata-rata kenaikan keterampilan manajerial mencapai 123,17%, yang mencerminkan efektivitas program ini. Program ini juga memberikan solusi terhadap tantangan yang dihadapi peserta, seperti rendahnya literasi teknologi dan keterbatasan infrastruktur digital, melalui pendekatan praktis dan pendampingan intensif. Keberlanjutan program dijamin melalui pembentukan komunitas belajar UMKM dan rencana pelatihan lanjutan. Dampak jangka panjang yang diharapkan adalah peningkatan daya saing UMKM, penguatan ekonomi desa, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Program ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis kebutuhan lokal mampu memberdayakan pelaku UMKM secara efektif.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue