cover
Contact Name
Ahmad Yani
Contact Email
ahmadyani.publichealth@gmail.com
Phone
+6281245936241
Journal Mail Official
contact@unismuhpalu.ac.id
Editorial Address
Jalan Jabal Nur No.1, Talise, Mantikulore, Talise, Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah 94118
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Jurnal Kolaboratif Sains
ISSN : -     EISSN : 26232022     DOI : https://doi.org/10.31934/jom
Jurnal Kolaboratif Sains merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Universitas Muhammadiyah Palu. Jurnal ini menerima artikel ilmiah dalam bentuk Hasil Penelitian, Laporan Penelitian, Literatur Review. Semua manuskrip yang dikirimkan adalah peer review oleh para ahli di bidang yang relevan. Tujuan dan Lingkup Jurnal Kolaboratif Sains untuk mendukung para akademisi/peneliti pada penelitian multidisiplin untuk mempublikasikan karya ilmiahnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,794 Documents
Hubungan Dukungan Sosial Dengan Self Acceptance Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Terapi Hemodialisa Di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe: The Relationship Between Social Support and Self-Acceptance in Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital Dian Novianti; Nurdiana Djamaluddin; Siti Hajar Salawali; Erwin Purwanto
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10623

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan suatu sindrom klinis sekunder akibat perubahan definitive fungsi atau struktur ginjal dan ditandai dengan iversibilitas serta evolusinya yang lambat dan progresif. Penyakit ginjal kronik semakin berkembang sampai sekarang, pedoman internasional mendefinisikan kondisi ini merupakan penurunan kerja ginjal yang digambarkan oleh kecepatan filtrasi glomerulus dibawah mL/menit per 1,73 m2. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 61 dengan teknik pengambilan sampel adalah accidental sampling, didapatkan sampel sebanyak 53 responden. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner dukungan sosial dan self acceptance. Analisis data yang digunakan adalah uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0.005 (p-value < 0.05) yang artinya ada hubungan antara dukungan sosial dengan self acceptance pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Dengan adanya dukungan sosial yang optimal, pasien diharapkan mampu menerima kondisi dirinya sendiri sehingga dapat mencapai self acceptance yang baik
Implementasi Diet Dash Dengan Diagnosa Keperawatan Defisit Pengatahuan Pada Pasien Hipertensi Di UPT RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of the DASH Diet with a Nursing Diagnosis of Knowledge Deficit in Hypertension Patients at the Undata Regional General Hospital, Central Sulawesi Province Ignes Monika; Nur Febrianti; Muhammad Asrum
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10624

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi penyebab utama komplikasi serius seperti stroke dan penyakit jantung. Salah satu upaya non-farmakologis dalam menurunkan tekanan darah adalah penerapan Diet DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Diet DASH dalam asuhan keperawatan pada pasien hipertensi dengan diagnosa defisit pengetahuan di RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah.Medote penelitian yang digunakan adalalah studi deskriptif dengan subjek seorang pasien hipertensi yang belum memahami konsep dan pelaksanaan Diet DASH. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, serta dokumentasi. Intervensi keperawatan dilakukan selama tiga hari berupa edukasi mengenai Diet DASH melalui media leaflet. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien tentang pola makan yang dianjurkan, serta komitmen pasien dalam menerapkan Diet DASH sebagai bagian dari pengendalian tekanan darah. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa edukasi mengenai Diet DASH dapat meningkatkan pengetahuan pasien hipertensi dan mendukung pengelolaan tekanan darah secara efektif. Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pasien tentang diet DASH, serta penurunan tekanan darah pasien dari 175/90 mmHg menjadi nilai yang lebih stabil. Edukasi diet DASH terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien dan dapat dijadikan intervensi non-farmakologis untuk mengontrol tekanan darah.
Asuhan Keperawatan Pada Pasien Resiko Perilaku Kekerasan Dengan Diagnosa Medis Skizofrenia Di Ruangan Srikaya UPT RSUD Madani Palu Provinsi Sulteng: Nursing Care for Patients at Risk of Violent Behavior with a Medical Diagnosis of Schizophrenia in the Srikaya Ward, UPT Madani Hospital, Palu, Central Sulawesi Sartika Irwan; Indri Iriani; Maryam
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10625

Abstract

Resiko perilaku kekerasan salah satu tanda dan gejala gangguan jiwa yang sering ditemukan pada klien zkizofrenia. Resiko perilaku kekerasan jika tidak segara ditangani akan menimbulkan dampak yang dapat merugikan baik secara fisik maupun psikologis. Tujuan penulisan studi kasus ini adalah untuk menerapkan senam aerobic low impact pada pasien dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan di Ruangan Srikaya Rumah Sakit Umum Daerah Madani Palu. Metode penerapan yang digunakan adalah studi kasus dilakukan pada klien skizofrenia paranoid dengan masalah keperawatan resiko perilaku kekerasan. Penelitian ini dilakukan di Ruangan Srikaya Rumah Sakit Jiwa Daerah Madani Palu bulan agustus 2024. Metodi pengumpulan data menggunakan lembar pengkajian keperawatan jiwa dengan melakukan wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan data rekam medis. Data yang terkumpul kemudian dianalisa dan disajikan dalam bentuk naratif. Hasil penelitian setelah dilakukan penerapan senam aerobic low impact pada klien dengan resiko perilaku kekerasan antara perawat dengan klien selama 3 kali dalam 1 minggu pada klien resiko perilaku kekerasan di Ruangan Srikaya Rumah Sakit Jiwa Daerah Madani Palu menujukan bahwa pemeberian senam aerobict low impact dapat mengontrol resiko perilaku kekerasan serta mampu mengontrol emosinya dan mampu bersikap social dengan baik. Simpulan dari penerapan terapi ini didapatkan hasil bahwa klien mampu mengontrol resiko perilaku kekerasan. Disarankan untuk tenaga kesehatan dapat menambah jadwal kegiatan harian seperti senam aerobic low impact di Ruangan Srikaya untuk mempermudah proses penyembuhan klien.
Gambaran Efektivitas Pelaksanaan Program Pelayanan Kesehatan Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Moutong Kabupaten Parigi Moutong: Overview of the Effectiveness of the Implementation of the Toddler Health Service Program in the Working Area of the Moutong Community Health Center, Parigi Moutong Regency Riri Devita Desi Ratna Sari; Laksmyn Kadir; Yasir Mokodompis
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10629

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan salah satu bentuk pelayanan publik yang dikelola oleh pemerintah dengan baik. Upaya Kesehatan ibu dan anak merupakan upaya di bidang Kesehatan masyarakat menyangkut pelayanan dan pemeliharaan ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi, dan balita serta anak prasekolah, yang bertujuan untuk mencapai kemampuan hidup sehat melalui peningkatan derajat kesehatan yang optimal, baik bagi ibu maupun keluarganya. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan dan memberikan kepuasan kepada pasien, penyelenggaraan pelayanan kesehatan perlu efektiv. Program pelayanan kesehatan balita merupakan upaya pemerintah untuk menurunkan Angka Kematian Balita (AKABA). Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui efektivitas pelaksanaan program pelayanan kesehatan balita di wilayah kerja Puskesmas Moutong. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu balita yang ada di wilayah kerja Puskesmas Moutong. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan teknik acidental sampling dengan penentuan sampel menggunakan rumus slovin dengan sampel berjumlah 205 orang ibu balita. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian bahwa efektivitas pelayanan berdasarkan kualitas pelayanan (91%), efektivitas pelayanan berdasarkan kuantitas pelayanan (90%) dan efektivitas pelayanan berdasarkan waktu pelayanan (90%). Kesimpulan dari 3 variabel pengukuran efektivitas pelaksanaan pelayanan program kesehatan balita berada pada kategori sangat efektif. Disarankan bagi Puskesmas agar bisa mempertahankan ataupun meningkatkan pelayanan yang di berikan petugas Kesehatan di Kesehatan balita.
Karakteristik Organisasi Pelayanan Kesehatan Dan Pengaruhnya Terhadap Mutu Pelayanan Di PKBI Multatuli: Characteristics of Health Service Organizations and Their Influence on Service Quality at PKBI Multatuli Sumaya Ananda Siagian; Syalwa Madani; Nayla Najwa; Meikesya Munthe; Faisal Azmi; Zahwa Aqila maulida; Wasiyem
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10630

Abstract

Mutu pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh karakteristik organisasi pelayanan kesehatan, seperti struktur organisasi, kepemimpinan, komunikasi, dan koordinasi antarunit kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik organisasi pelayanan kesehatan dan pengaruhnya terhadap mutu pelayanan di PKBI Multatuli. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2025 dengan melibatkan admin klinik, tenaga pada bidang klinik, serta manajer klinik sebagai informan penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitik dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen internal klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang jelas, pembagian tugas yang terdefinisi dengan baik, serta komunikasi yang efektif antara admin klinik, bidang klinik, dan manajer klinik berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Selain itu, peran manajer klinik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan pelayanan terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan kenyamanan pasien. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan koordinasi pada situasi pelayanan tertentu. Disimpulkan bahwa karakteristik organisasi pelayanan kesehatan di PKBI Multatuli secara umum telah mendukung mutu pelayanan, namun diperlukan penguatan sistem komunikasi dan koordinasi lintas bidang untuk mencapai mutu pelayanan yang optimal.
Hubungan Risiko Jatuh dengan Fear of Falling (FOF) pada Lansia dengan Stroke Diruangan Poli Saraf Di RSUD. Prof. Dr. H. Aloei Saboe. Kota Gorontalo: The Relationship Between Fall Risk and Fear of Falling (FOF) in Elderly Patients with Stroke in the Neurology Clinic at Prof. Dr. H. Aloei Saboe Regional Hospital, Gorontalo City Widya Badu; Mohammad Isman Jusuf; Nur Ayun R. Yusuf
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10631

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama penurunan fungsi fisik pada lansia yang dapat meningkatkan risiko jatuh dan memicu fear of falling. Fear of falling tidak selalu sejalan dengan tingkat risiko jatuh secara objektif, karena dipengaruhi oleh faktor psikologis dan pengalaman individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan resiko jatuh dengan fear of falling, jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, yang terdiri dari variable independen risiko jatuh dan variabel dependen fear of falling (fof). Populasi dalam penelitian ini berjumlah 644 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, didapatkan sampel sebanyak 86 responden. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan kuesioner risiko jatuh dan Falls Efficacy Scale (FES-I) Indonesia version. Analisis data yang digunakan adalah uji Spearman rank. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p-value<0,05) yang artinya ada hubungan antara risiko jatuh dengan fear of falling (fof) pada lansia dengan stroke di ruangan poli saraf di RSUD. Prof. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi acuan bagi tenaga kesehatan di poli saraf dalam meningkatkan edukasi, pendampingan, dan rehabilitasi untuk menurunkan ketakutan jatuh, serta memeberikan informasi bagi pengembangan layanan kesehatan, khususnya perawatan pasien lansia pascastroke
Implementasi Terapi Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Ruangan Flamboyan RSUD Undata Provinsi Sulawesi Tengah: Implementation of Warm Water Foot Soak Therapy to Reduce Blood Pressure in Hypertension Patients in the Flamboyan Room, Undata Regional Hospital, Central Sulawesi Province Kesya; Rahma Edy Pakaya; Sri Yulianti
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10632

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang dikenal sebagai silent killer karena sering muncul tanpa gejala hingga menimbulkan komplikasi serius. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah terapi rendam kaki air hangat. Efektivitas terapi rendam kaki air hangat dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui mekanisme vasodilatasi perifer yang membantu melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan tahanan pembuluh darah. Tujuan: Terapi ini bertujuan melancarkan sirkulasi, memberi efek relaksasi, serta menurunkan aktivitas saraf simpatis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi kasus deskriptif pada pasien hipertensi melalui tiga kali kunjungan dengan implementasi terapi rendam kaki air hangat selama 15–20 menit sekali sehari. Pengumpulan data dilakukan melalui buku status, wawancara, observasi, dan proses keperawatan dengan bahan sederhana berupa air hangat, termometer, baskom, dan handuk. Hasil: Penelitian ini menunjukkan penurunan tekanan darah bertahap, dari 162/87 mmHg (nyeri 6) pada hari pertama, menjadi 147/83 mmHg (nyeri 4) pada hari kedua, hingga 130/70 mmHg (nyeri 0) pada hari ketiga. Pasien melaporkan merasa lebih rileks, nyaman, dan nyeri kepala berkurang. Efek relaksasi yang muncul selama terapi juga dapat membantu menurunkan stress dan ketegangan otot, yang merupakan faktor pemicu peningkatan tekanan darah. Kesimpulan: Terapi rendam kaki air hangat terbukti efektif menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi melalui mekanisme vasodilatasi yang melancarkan sirkulasi darah dan menurunkan aktivitas saraf simpatis. Saran: Terapi rendam kaki air hangat dapat dijadikan sebagai intervensi mandiri perawat untuk meningkatkan kenyamanan pada pasien hipertensi.
Asuhan Keperawatan Keluarga Dengan Terapi Kompres Buli-Buli Hangat Pada Leher Untuk Mengurangi Nyeri Kepala Pada Ny. N Yang Menderita Hipertensi Di Wilayah Kerja Puskesmas Gonenggati Donggala: Family Nursing Care with Warm Bladder Compress Therapy on the Neck to Reduce Headaches in Mrs. N Who Suffers from Hypertension in the Work Area of the Gonenggati Donggala Health Center Grachelin Nurul Ivanka; Rabiah; Rahma Edy Pakaya
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10633

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang memiliki prevalensi tinggi di masyarakat dan sering kali tidak disadari oleh penderitanya karena minimnya gejala yang dirasakan. Salah satu gejala yang umum dialami oleh pasien hipertensi adalah nyeri kepala, terutama di bagian leher atau tengkuk. Kondisi ini terjadi akibat peningkatan tekanan darah yang menyebabkan gangguan pada sirkulasi darah ke otak, serta menimbulkan penumpukan asam laktat yang merangsang reseptor nyeri. Terapi nonfarmakologis, seperti pemberian kompres hangat menggunakan buli-buli, dapat menjadi intervensi yang efektif dan aman dalam membantu mengurangi nyeri kepala pada penderita hipertensi. Metode pada penelitian ini menggunakan metode studi kasus deskriptif pada Ny. N, seorang pasien hipertensi yang mengalami keluhan nyeri kepala, dan dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Gonenggati Donggala. Asuhan keperawatan diberikan secara menyeluruh melalui tahapan pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Terapi kompres buli-buli hangat dilakukan sebanyak tiga kali kunjungan rumah, masing-masing selama lima jam. Hasil evaluasi menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari skala 5 menjadi skala 2 setelah pemberian terapi. Hasil menunjukkan bahwa pemberian kompres hangat terbukti efektif dalam menurunkan intensitas nyeri kepala pada pasien hipertensi. Terapi ini sangat direkomendasikan karena mudah dilakukan, tidak menimbulkan efek samping, dan dapat diaplikasikan secara mandiri oleh keluarga di rumah. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi tenaga kesehatan dan masyarakat dalam menerapkan pendekatan keperawatan keluarga untuk penatalaksanaan nyeri secara nonfarmakologis, khususnya pada penderita hipertensi.
Deteksi Dini (PTM) Pada Lansia Melalui Aplikasi Satu Sehat Di Wilayah Puskesmas Dungaliyo Kabupaten Gorontalo : Early Detection (NCD) in the Elderly Through the One Healthy Application in the Dungaliyo Community Health Center Area, Gorontalo Regency1 Nova Rolina N. Laraga; Rosmin Ilham; Hamna Vonny Lasanuddin
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10635

Abstract

Lansia merupakan seseorang yang telah mencapai usia 60 tahun ke atas. Kelompok lansia merupakan kelompok umur yang rentan. Dalam rentang usia tersebut, berbagai resiko munculnya penyakit tidak menular (PTM) yang disebabkan oleh faktor degeneratif seperti hipertensi, diabetes mellitus, osteoporosis, dan kanker. Umumnya, peningkatan beberapa kejadian penyakit ini cenderung meningkat seiring bertambahnya usia sehingga lebih banyak dialami oleh lansia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deteksi dini (PTM) pada lansia melalui Aplikasi Satu Sehat di Wilayah Puskesmas Dungaliyo Kabupaten Gorontalo. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh lansia yang berusia 60 tahun yang ada di wilayah Puskesmas Dungaliyo yang berjumlah 2634 Orang. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode non probability sampling dengan teknik puposive sampling, pengambilan sampel penelitian ini menggunakan rumus slovin 10% jumlah sampel 96 responden. Metode Penelitian ini menggunakan penelitian Deskriptif kuantitatif dengan model penelitian deskriptif Analitik dengan pendekatan Observasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 82 responden (85,4%) terdeteksi memiliki faktor risiko PTM, sedangkan 14 responden (14,6%) tidak terdeteksi memiliki risiko PTM. Jenis PTM yang paling banyak ditemukan adalah hipertensi, diikuti diabetes melitus, serta riwayat penyakit jantung dan stroke. Kesimpulan dalam penelitian ini sebagian besar lansia di wilayah Puskesmas Dungaliyo Kabupaten Gorontalo terdeteksi memiliki faktor risiko PTM, sehingga dapat meningkatkan kesadaran lansia akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara dini serta mendorong mereka untuk memanfaatkan Aplikasi Satu Sehat.
Pengaruh Due Professional Care Dan Komitmen Organisasi Terhadap Kinerja Auditor(Pada Kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah): The Influence of Due Professional Care and Organizational Commitment on Auditor Performance (at the Central Sulawesi Provincial Inspectorate Office) Arnia Priatna Mutia; Abdul Rahman Taher; Dini Rosyada
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 2: Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i2.10636

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Pengaruh Due Professional Care dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Auditor Provinsi Sulawesi Tengah) baik secara simultan maupun secara persial. Melibatkan 30 auditor sebagai sampel. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif verifikatif. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, kuesioner, awancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa secara simultan due professional care dan komitmen organisasi berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja auditor pada Kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Tengah. Secara persial, variabel due professional care diperoleh nilai thitung 5,576 > ttabel 2,036. Sementara, variabel komitmen organisasi diperoleh nilai thitung 7,028 > ttabel 2,036. Dengan demikian, secara persial variabel due professional care dan komitmen organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja auditor.

Filter by Year

2015 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 9 No. 3: Maret 2026 Vol. 9 No. 2: Februari 2026 Vol. 9 No. 1: Januari 2026 Vol. 8 No. 12: Desember 2025 Vol. 8 No. 11: November 2025 Vol. 8 No. 10: Oktober 2025 Vol. 8 No. 9: September 2025 Vol. 8 No. 8: Agustus 2025 Vol. 8 No. 7: Juli 2025 Vol. 8 No. 6: Juni 2025 Vol. 8 No. 5: Mei 2025 Vol. 8 No. 4: April 2025 Vol. 8 No. 3: Maret 2025 Vol. 8 No. 2: Februari 2025 Vol. 8 No. 1: Januari 2025 Vol. 7 No. 12: Desember 2024 Vol. 7 No. 11: November 2024 Vol. 7 No. 10: Oktober 2024 Vol. 7 No. 9: September 2024 Vol. 7 No. 8: Agustus 2024 Vol. 7 No. 7: July 2024 Vol. 7 No. 6: Juni 2024 Vol. 7 No. 5: MEI 2024 Vol. 7 No. 4: APRIL 2024 Vol. 7 No. 3: MARET 2024 Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 Vol. 7 No. 1: JANUARI 2024 Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023 Vol. 6 No. 11: NOVEMBER 2023 Vol. 6 No. 10: OKTOBER 2023 Vol. 6 No. 9: SEPTEMBER 2023 Vol. 6 No. 8: AGUSTUS 2023 Vol. 6 No. 7: JULI 2023 Vol. 6 No. 6: JUNI 2023 Vol. 6 No. 5: MEI 2023 Vol. 6 No. 4: APRIL 2023 Vol. 6 No. 3: MARET 2023 Vol. 6 No. 2: FEBRUARI 2023 Vol. 6 No. 1: JANUARI 2023 Vol. 5 No. 12: DESEMBER 2022 Vol. 5 No. 11: NOVEMBER 2022 Vol. 5 No. 10: OKTOBER 2022 Vol. 5 No. 9: SEPTEMBER 2022 Vol. 5 No. 8: AGUSTUS 2022 Vol. 5 No. 7: JULI 2022 Vol. 5 No. 6: JUNI 2022 Vol. 5 No. 5: MEI 2022 Vol. 5 No. 4: APRIL 2022 Vol. 5 No. 3: MARET 2022 Vol. 5 No. 2: FEBRUARI 2022 Vol. 5 No. 1: JANUARI 2022 Vol. 4 No. 12: DESEMBER 2021 Vol. 4 No. 11: NOVEMBER 2021 Vol. 4 No. 10: OKTOBER 2021 Vol. 4 No. 9: SEPTEMBER 2021 Vol. 4 No. 8: AGUSTUS 2021 Vol. 4 No. 7: JULI 2021 Vol. 4 No. 6: JUNI 2021 Vol. 4 No. 5: MEI 2021 Vol. 4 No. 4: APRIL 2021 Vol. 4 No. 3: MARET 2021 Vol. 4 No. 2: FEBRUARI 2021 Vol. 4 No. 1: JANUARI 2021 Vol. 3 No. 9: DESEMBER 2020 Vol. 3 No. 8: NOVEMBER 2020 Vol. 3 No. 7: OKTOBER 2020 Vol. 3 No. 6: SEPTEMBER 2020 Vol. 3 No. 5: AGUSTUS 2020 Vol. 3 No. 4: JULI 2020 Vol. 3 No. 3: JUNI 2020 Vol. 3 No. 2: MEI 2020 Vol. 3 No. 1: APRIL 2020 Vol. 2 No. 1: Oktober 2019 Vol. 1 No. 1: Oktober 2018 More Issue