cover
Contact Name
Fadhlan Muchlas Abrori
Contact Email
fadhlan1991@gmail.com
Phone
+6281944925268
Journal Mail Official
fadhlan1991@gmail.com
Editorial Address
Jl. Amal Lama no. 1 Pantai Amal Jurusan Pendidikan Biologi, Universitas Borneo Tarakan
Location
Kota tarakan,
Kalimantan utara
INDONESIA
Borneo Journal of Biology Education (BJBE)
ISSN : 27156826     EISSN : 27146073     DOI : 10.52222/bjbe
Borneo Journal Of Biology Education (BJBE), Jurnal Pendidikan Biologi merupakan jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Borneo Tarakan. BJBE merupakan media publikasi ilmiah seperti gagasan, Kajian, dan hasil penelitian yang berkualitas terkait Biologi dan Pendidikan Biologi yang mempunyai tujuan pendidikan nasional. Cakupan kajian perkembangan ilmu Biologi dan pembelajaran biologi dari penelitian serta aplikasinya dalam dimasa yang akan datang. Borneo Journal Of Biology Education (BJBE) Terbit 2 kali setahun pada bulan April dan Oktober.
Articles 95 Documents
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SIMULASI PHET TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS XI SMAK SYURADIKARA Lepu, Maria Kaspriani; Daud, Maimunah Haji; Lidi, Maria Waldetrudis
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 6, No 1 (2024): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v6i1.5175

Abstract

This research aims to determine the impact of using PhET simulation media on the interest and learning outcomes of Grade XI SMAK Syuradikara students. This type of research is a quantitative experimental study with a non-equivalent control group design. The subjects of this study are 291 students of class XI and the research sample of 66 students was taken using probability sampling technique with simple random sampling. Data analysis was performed by t-test using the SPSS 20.0 program for Windows. The research results show that the value of the question about students' learning interest is 88.02 and the results of testing the hypothesis about students' learning interest show that the t-test value is 23.477 1.696. Meanwhile, cognitive learning outcomes after treatment increased by 86.71. The student's emotional learning outcome after treatment was 97.72. The psychomotor learning result after treatment was 96.22. Testing the hypothesis about student learning outcomes shows that the t-test value is 35.670 1.696, so H1 = accepted. Based on the results of the study, it can be concluded that the use of PhET simulation media affects the interest and learning outcomes of Grade XI SMAK Syuradikara students.
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS LARUTAN KUMUR KAYU MANIS DAN MADU DENGAN OBAT KUMUR KOMERSIAL DALAM MENGHAMBAT PERTUMBUHAN Streptococcus mutans Govanni, Patricia; Budiarso, Tri Yahya; Ariestanti, Catarina Aprilia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i2.4883

Abstract

Streptococcus mutans merupakan salah satu bakteri penyebab terbentuknya plak gigi. Pencegahan terbentuknya plak gigi dapat dilakukan dengan cara berkumur menggunakan obat kumur (povidone iodine, chlorexidine, propolis). Chlorexidine memiliki efek samping jika digunakan dalam jangka panjang dan povidone iodine memiliki rasa serta bau yang kurang enak. Obat kumur komersial tersebut dapat digantikan dengan larutan kumur yang berbahan alami. Kayu manis dan madu merupakan bahan alami yang memiliki sifat antibakteri dan dapat menghambat pertumbuhan S.mutans. Penelitian ini dilakukan untuk melihat perbandingan efektivitas larutan kumur kayu manis dan madu dengan produk komersial melalui uji zona hambat dan uji waktu kontak. Metode yang digunakan yaitu uji antibakteri dengan metode hole diffusion dan uji waktu kontak dengan metode total plate count (TPC) dengan variasi waktu 0, 15, 30, 45 dan 60 detik. Perbandingan komposisi larutan kumur yang digunakan yaitu 90% kayu manis dan 10% madu. Hasil uji antibakteri menunjukkan sampel memiliki diameter zona hambat (2.03 cm) yang mendekati diameter zona hambat chlorhexidine (2.43 cm). Hasil uji waktu kontak menunjukkan jumlah koloni S.mutans yang berkontak dengan larutan kumur mengalami penurunan yang efektif pada detik ke-30. Kesimpulan penelitian ini yaitu larutan kumur kayu manis dan madu memiliki efektivitas lebih kecil dari obat komersial, kecuali propolis.
UJI KANDUNGAN BERAS ADAN UNTUK MELIHAT POTENSINYA SEBAGAI PENGGANTI KARBOHIDRAT PADA PENDERITA DIBETES MELITUS Nirmala, Adelya Setia; Amelia, Fitria Rizki; Rahmat, Muhammad; Nugroho, Bimo Aji
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 6, No 1 (2024): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v6i1.5165

Abstract

Diabetes Melitus menjadi salah satu masalah kesehatan dunia yang menempati peringkat ke-9 sebagai penyebab kematian utama di dunia, termasuk negara Indonesia. Sebanyak 19,47 juta masyarakat Indonesia mengidap Diabetes Melitus dan memprediksi bahwa di tahun 2045 angka penderita Diabetes meningkat hingga 28,6 juta. Hal ini dipicu oleh berat badan dan gaya hidup tidak sehat. Diabetes dapat dicegah dengan menghindari makanan dan minuman manis, serta mengkonsumsi roti putih atau mengganti nasi dengan jenis beras rendah gula. Terdapat beberapa jenis beras Adan diantaranya beras Adan putih dan beras Adan merah yang berbeda kandungan karbohidratnya dengan beras yang kita konsumsi sehari-hari serta beras merah yang biasa dikosumsi oleh para penderita Diabetes Melitus. Kandungan karbohidrat pada beras tersebut akan berpengaruh terhadap sumber energi utama pada manusia dan pengontrol kenaikan indeks glikemik (IG). Maka perlu diketahui kadar kandungan karbohidrat dan analisis perbandingan pada beras Adan putih, beras Adan merah, beras putih biasa, dan beras merah biasa dengan menggunakan metode Antrone sulfat. Dimana, metode ini yang paling umum digunakan dalam analisis karbohidrat dengan menggunakan instrument spektofotometer UV-Visible. Hasil dari hasil pengujian kadar karbohidrat dari 4 jenis beras yang berbeda, didapatkan kadar karbohidrat pada beras Adan putih sebanyak 76,32% , kadar karbohidrat beras Adan merah sebanyak 77,89% , kadar karbohidrat beras putih biasa 78,16% , dan kadar karbohidrat beras merah biasa sebanyak 74,58%. Yang menjadikan beras Adan putih dan beras Adan merah kurang efektif sebagai pengganti karbohidrat bagi penderita Diabetes Melitus.  
ANALISIS MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XI C SMAN 1 TANA TIDUNG DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI MATERI SISTEM GERAK Ibitanija, Via; Warni, Warni; Retnaningati, Dewi
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i2.4898

Abstract

Motivasi belajar menjadi salah satu faktor yang berpengaruh terhadap prestasi belajar selain lingkungan sekolah dan disiplin belajar siswa. Jenis penelitian ini menggunakan metode Observasi, yang menggunakan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif.. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, Persentase motivasi belajar siswa kelas XI C dalam pembelajaran biologi terbagi beberapa katogori yaitu ; Motivasi siswa sangat tinggi 20%, Motivasi siswa Tinggi 60%, Motivasi siswa cukup 17% dan Motivasi siswa kurang 3% . Hal ini menunjukan sebagian besar motivasi belajar siswa dalam pembelajaran sistem gerak kelas XI C masuk dalam tingkat motivasi tinggi, dimana hasil ujian siswa terhadap materi sistem gerak juga menunjukan hasil yang baik, nilai rata-rata siswa sesuai dengan ketuntasan KKM. Dimana siswa sangat menyenangi pembelajaran sistem gerak dengan mengunakan metode Game Based Learning yang mana dapat membuat siswa fokus belajar dan dapat menumbuhkan motivasi belajar siswa. Ketika motivasi belajar siswa tinggi maka dapat mendorong siswa untuk dapat mencapai hasil belajar yang baik.
KEANEKARAGAMAN DIPTERA DI HUTAN PANTAI RESORT PANCUR TAMAN NASIONAL ALAS PURWO Rohman, Abdu; Nuri, Siti Anisa; Subchan, Wachju; Hariyanto, Hariyanto
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 6, No 1 (2024): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v6i1.5455

Abstract

Diptera memiliki keanekaragaman yang cukup tinggi. Resort Pancur Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) merupakan salah satu area konservasi yang menjadi preferensinya. Diptera memiliki peran sebagai scavengers, predator, parasitoid, makanan bagi predator, dan penyerbuk dan jasa ekosistem yang berharga. Keberadaan Diptera sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan biotik dan abiotic. Tujuan penelitian untuk mengetahui keanekaragaman Diptera di Resort Pancur TNAP. Metode pengambilan sampel menggunakan metode road sampling. Hasil penelitian ditemukan 8 spesies yang terbagi dalam 6 famili meliputi Musca domestica, Drosophila sp., Chrysomya megacephala, Rhingia sp., Culex erraticus, Aedes aegypti, Aedes triseriatus, Sarcophaga sp. Spesies Culex erracticus memiliki jumlah paling banyak dan banyak dijumpai pada semak- semak dan genangan air. Nilai indeks keanekaragaman menunjukkan keanekaragaman sedang mengarah lingkungan yang baik didukung hasil pengukuran abiotik dalam rentan toleransi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION BERBANTUAN DIGITAL MIND MAP (GI-DMM) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA RANAH AFEKTIF KELAS XI MIA SMAN 3 SOLOK Aguspa, Afifah; Maizeli, Annika; Nerita, Siska
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v5i2.4880

Abstract

Dalam proses pembelajaran belum terlaksananya pendekatan saintifik secara optimal, yang mengakibatkan kurangnya aktifitas siswa dan kurangnya pemahaman siswa terhadap materi dalam proses pembelajaran. Sehingga hasil belajar siswa masih tergolong di bawah KKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas XI MIA pada ranah afektif dengan menerapkan model pembelajaran Group Investigation berbantuan Digital Mind Map (GI-DMM) di SMAN 3 Solok. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Randomized Control Group Posttest Only Design. Populasi dalam penelitian ini semua siswa kelas XI MIA SMAN 3 Solok pada Semester Genap yang terdaftar pada Tahun Pelajaran 2022/2023 yang terdiri atas 5 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga terpilih kelas eksperimen XI MIA 5 dan kelas kontrol XI MIA 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen mendapatkan nilai rata-rata 86,28 sedangkan kelas kontrol mendapatkan nilai rata-rata 79,68. Hasil uji hipotesis menggunakan uji t dimana thitung 2,16 ttabel 1,67 maka H1 = diterima, artinya terdapat pengaruh terhadap ranah afektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Group Investigation berbantuan Digital Mind Map (GI-DMM) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada ranah afektif kelas XI MIA SMAN 3 Solok.
PENGARUH HORMON SITOKININ JENIS BENZIL AMINOPURINE (BAP) TERHADAP TUNAS KUNYIT (Curcuma longa) Sulistyowati, Euis Trisni; Isnaturrokhmi, Iftirasy; Ihsani, Dini Naila; Putra, Alfito Rizki Jeremia Syah; Fernanda, Jeannifer Deni; Rahman, Taufik; Suwandi, Tri
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 6, No 1 (2024): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v6i1.5176

Abstract

Kunyit (Curcuma longa) adalah tanaman obat dan rempah yang digunakan luas di Indonesia. Produksi kunyit mengalami peningkatan, mencapai 203.457,53 ton pada 2018. Tanaman ini memiliki peran penting dalam pengobatan tradisional, terutama sebagai komponen jamu. Pertumbuhan dan reproduksi kunyit dihadapi tantangan, terutama dalam perbanyakan konvensional yang memakan waktu lama dan memerlukan lahan luas. Oleh karena itu, teknik kultur jaringan menggunakan fitohormon benzil aminopurin (BAP) menjadi alternatif untuk menghasilkan bibit kunyit secara efisien dan cepat. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh hormon sitokinin benzil aminopurin (BAP) terhadap pertumbuhan tunas kunyit dengan variasi konsentrasi. Metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan (kontrol, 1 ppm BAP, 3 ppm BAP, 5 ppm BAP) diulang lima kali dan diukur selama empat minggu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi BAP 3 ppm dan 5 ppm memberikan hasil yang serupa pada jumlah tunas yang muncul, panjang tunas tertinggi dihasilkan oleh perlakuan BAP 5 ppm. Meskipun demikian, panjang akar terpanjang terjadi pada konsentrasi BAP 5 ppm. Kesimpulan penelitian menyatakan bahwa konsentrasi BAP 3 ppm dan 5 ppm memberikan hasil optimal pada pertumbuhan tunas kunyit. Panjang akar terpanjang terjadi pada konsentrasi BAP 5 ppm, menunjukkan kompleksitas regulasi hormonal dalam pertumbuhan tanaman.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team Achievement Division (STAD) Berbasis Lesson Study untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Anggraini, Atika
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v6i2.5368

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa melalui pembelajaran STAD (Student Team Achievement Division). Pemahaman konsep sangat penting dalam pembelajaran. Pemahaman konsep membuat mahasiswa lebih mudah dalam menyelesaikan permasalahan. Metode pembelajaran yang mampu meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang konsep yang diajarkan adalah pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) berbasis Lesson Study (LS). Metode pada penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan Lesson Study yang terdiri dari tahapan Plan, Do, See. Subjek dalam pembelajaran yaitu dosen, observer dan 18 mahasiswa. Hasil dari penelitian ini setelah dilakukan uji statistik hasil pre-test dan post-test menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman konsep dari pre-test ke post-test.
Analisis Aktivitas Antioksidan pada Ekstrak Jagung Muda (Zea mays L.) dengan menggunakan Metode DPPH Ma’rifah, Shofia Jannatul; Wahidah, Shinta Nuriyah; Azizah, Nur; Jamilah, Zahrotul; Wati, Dwi Kartika; Arianti, Leny Ardini; Maulidya, Sabrina Dita; Mudzakaroh, Luluk; Safitri, Dewi Astriana; Rafsanjani, Ramizard; Januarista, Terra; Faisal, Faisal; Ramadhan, Majida
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v6i2.5585

Abstract

Pada penelitian ini kami menggunakan jagung muda sebagai pembaharu dari penelitian sebelumnya. Jagung muda merupakan jagung yang masih tergolong mudah (belum berbiji) biasa disebut dengan jagung semi, janggel. Jagung memiliki kandungan fenolik, flavonoid dan tannin yang berguna sebagai antioksidan, yang mampu menghambat dan melindungi radikal bebas. Penelitian ini dilakukan untuk menguji aktivitas ektrak jagung muda menggunakan metode DPPH dengan pelarut etanol. Untuk mengetahui aktivitas antioksidan suatu tanaman, salah satu pengukuran yang paling umum dengan menggunakan metode DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil). Hasil antioksidan pada ekstrak jagung muda (Zea mays L.) menggunakan metode DPPH dengan spektrofotometri UV-Vis menunjukkan bahwa nilai IC50 pada jagung muda (Zea mays L.) sebesar 257,92. Sehingga dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan ekstrak jagung muda (Zea mays L.) termasuk kategori sangat lemah.
Analisis Materi Metabolisme SMA Berbasis TPACK (Technological, Pedagogical, and Content Knowledge) Gusti, Utari Akhir; Rahmi, Annisa Salsyabila
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 6, No 2 (2024): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35334/bjbe.v6i2.5668

Abstract

Perkembangan teknologi di dunia pendidikan mendorong guru untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dengan mengangkat pendekatan TPACK untuk menghasilkan kehidupan pendidikan yang lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis TPACK pada materi metabolisme tingkat SMA. Penelitian ini mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif dengan tujuan menggambarkan dan memahami integrasi TPACK dalam pembelajaran metabolisme. Penelitian ini melibatkan analisis materi, kurikulum, pendekatan, metode, model, dan media pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran metabolisme. Pengumpulan data dilakukan melalui studi literatur, wawancara guru, dan analisis rencana pembelajaran. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya penemuan beragam metode, model, dan media yang digunakan untuk mengajarkan materi metabolisme. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi peserta didik, sarana dan prasarana. Pengembangan kompetensi guru dalam TPACK menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang efektif dan menyenangkan bagi peserta didik, sehingga menstimulus perubahan hasil belajar ke arah positif. 

Page 9 of 10 | Total Record : 95