cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 555 Documents
Pemanfaatan Kain Perca Sebagai Eco Culture Learning Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia di TKN Cimenyan: Utilization of Patchwork Fabric as an Eco Culture Learning Tool for 2D Relief Dolls of Indonesian Traditional Clothing at TKN Cimenyan Albahi, Haidarsyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2336

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menginternalisasi nilai-nilai Eco Culture Learning pada peserta didik melalui pemanfaatan limbah tekstil. Landasan kegiatan adalah kurangnya tersediaan inovasi dalam media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. TKN Cimenyan dipilih sebagai mitra kegiatan karena memiliki potensi sumber daya dan komitmen terhadap pengembangan media pembelajaran inovatif di lingkungan pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA). Pendekatan PRA sangat ditekankan, melibatkan para pengajar TKN Cimenyan secara aktif dalam setiap tahapan kegiatan, mulai dari perencanaan, persiapan, pelatihan, tahap pembuatan Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia, hingga tahapan evaluasi hasil dan pelaksanaan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan berhasil meningkatkan keterampilan guru dalam berinovasi serta mengolah kain perca menjadi media pembelajaran visual yang efektif. Boneka Relief 2D Pakaian Adat Indonesia yang dihasilkan terbukti menjadi media yang menarik dan berbasis lingkungan, berhasil memadukan konsep pelestarian budaya dan kesadaran ekologis pada anak usia dini. Implementasi media ini diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kreatif, partisipatif, dan berwawasan lingkungan di TKN Cimenyan.
penyuluhan dan pelatihangym Ball PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN GYM BALL DALAM MENGURANGI KELUHAN IBU SELAMA MASA KEHAMILAN DI DESA PURBATUA PK KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2025: PENYULUHAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN GYM BALL DALAM MENGURANGI KELUHAN IBU SELAMA MASA KEHAMILAN DI DESA PURBATUA PK KECAMATAN PADANGSIDIMPUAN TENGGARA KOTA PADANGSIDIMPUAN TAHUN 2025 Hasibuan, Nurhayati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2337

Abstract

ABSTRAK Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman ibu-ibu hamil tentang tehnik untuk mengurangi rasa nyeri pada saat kehamilan dengan tehnik penggunaan gym ball. Dengan menggunakan gym ball diharapkan masa kehamilan yang namyak mengalami kesulitan hari demi hari seiring bertambahnya usia kehamilan dapat dikurangi, sehingga masa kehamilan dapat dilalui dengan nyaman tanpa resiko dan kelainan-kelainan. Melalui pendekatan edukatif, peserta diberikan informasi tentang penggunaan gym ball serta bagaimana menggunakannya. Penyuluhan dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kesadaran dan pengetahuan ibu-ibu mengenai pentingnya melalui masa kehamilan dengan nyaman dengan mnenggunakan metode komplementer seperti gym ball. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Purbatua PK kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan. Adapun target penyuluhan dan pelatihannya adalah masyarakat Purbatua PK terutama ibu-ibu hamil yang ada diwilayah tersebut. Masyarakat dikumpulkan dengan metode pendekatan yang humanis sehingga pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan dapat dilakukan dengan baik tanpa kendala sedikitpun.
Pemberdayaan Kelompok Tani Hutan Adian Nasonang dalam Budidaya Ternak Lebah Trigona untuk Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Sri Hartini; Marzuki Ahmad; Perima Simbolon; Sri Rahmi Tanjung; Muhammad Syahril Harahap
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2344

Abstract

This community service initiative aims to enhance the production and management of Trigona honey bee culture as an alternative economic resource within the Adian Nasonang Forest Farmers Group (KTH). This initiative aims to enhance KTH Adian Nasonang by augmenting the technical and managerial capabilities of Trigona bee cultivation. This issue was addressed through a Participatory Action Research (PAR) approach, which positions the partner community as an active participant in every phase of the activity. The activity involved members of KTH Adian Nasonang. The conducted activities demonstrated an enhancement in partners' comprehension of Trigona honey bee cultivation, as evidenced by the rise in the baseline questionnaire score from 53.35 to the final score of 82.94. In other terms, there was a 61.02% increase in the moderate group. The activity's outcomes indicated an enhancement in partners' comprehension of Trigona bee culture, maintenance methodologies, and safe, efficient harvesting practices. Furthermore, there was an enhancement in the group's motivation and preparedness to pursue apiculture as an alternative revenue stream. This community service initiative has effectively enhanced the knowledge, abilities, and preparedness of KTH Adian Nasonang in the cultivation of Trigona bees, hence potentially bolstering the community's income sources.
Pelatihan Olahan Lele dan Penerapan Teknologi Tepat Guna sebagai Strategi Peningkatan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Rizqi Utami, Amalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2351

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemanfaatan potensi budidaya ikan lele sebagai sumber ekonomi warga Kampung Banyumas, Jl. Giri Rejo II, Kecamatan Karang Joang, Balikpapan Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengolahan produk lele dan penerapan teknologi tepat guna. Bahan dan metode pelaksanaan meliputi sosialisasi kepada warga, pelatihan pengolahan produk berbahan dasar lele, penerapan alat pakan otomatis dan kolam terpal, serta pendampingan intensif selama proses budidaya dan produksi. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterampilan, efektivitas alat, dan keterlibatan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan warga dalam memproduksi olahan bernilai tambah seperti abon, nugget, dan lele beku, serta meningkatnya efisiensi budidaya melalui penggunaan alat pakan otomatis. Selain itu, warga menunjukkan antusiasme lebih tinggi dalam mengembangkan usaha rumahan dan memanfaatkan teknologi sederhana dalam kegiatan produksi. Secara sosial, kegiatan ini mendorong kolaborasi dan semangat gotong royong antarwarga. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan, efisiensi budidaya, dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Edukasi RJP Awam kepada Santri untuk Penanganan Awal Serangan Jantung di Lingkungan Pesantren An Nur Panyanggar Padangsidimpuan Ritonga, Sukhri Herianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2358

Abstract

Serangan jantung merupakan salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia dan sering berujung pada henti jantung mendadak yang membutuhkan pertolongan awal secara cepat. RJP Awam (Hands-Only CPR) menjadi metode yang efektif dan mudah dipelajari oleh masyarakat umum, termasuk santri di lingkungan pesantren. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri dalam melakukan RJP Awam sebagai upaya penanganan awal pada kasus serangan jantung. Metode yang digunakan adalah edukasi dengan desain pre-test–intervensi–post-test yang diikuti oleh 38 santri di Pondok Pesantren An Nur Panyanggar Padangsidimpuan. Kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik RJP menggunakan manekin, simulasi skenario kolaps, serta evaluasi pengetahuan dan keterampilan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan dari rata-rata 44,00 pada pre-test menjadi 90,00 pada post-test. Penilaian keterampilan juga menunjukkan bahwa sebagian besar peserta mampu melakukan kompresi dada dengan teknik yang tepat. Edukasi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan santri sebagai penolong awam pada kegawatdaruratan jantung di lingkungan pesantren. Kegiatan serupa direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala dan diperluas ke komunitas lain guna memperkuat respons masyarakat terhadap kegawatdaruratan medis.
Pendampingan Literasi Ekologi Berbasis Media Kartu Kuartet pada Siswa Sekolah Dasar Maulana, Farid Rizqi; Susilawati, Susilawati; Sundari, Nenden; Arisetyawan, Andika; Septiani, Devi; Asika, Asika; Saputri, Dhea Sylvia Ekha Tom
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2362

Abstract

ABSTRAK Pulau Sebesi sebagai wilayah pesisir yang berada dekat Gunung Anak Krakatau memiliki dinamika ekologis tinggi, namun pembelajaran ekologi di sekolah dasar belum memanfaatkan potensi lokal sehingga pemahaman siswa masih rendah. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi ekologi siswa SDN Tejang 1 melalui media kartu kuartet literasi ekologi. Metode pelaksanaan meliputi pendampingan awal bersama guru, demonstrasi penggunaan kartu yang memuat sembilan kategori ekologi, implementasi permainan kuartet secara berkelompok, serta evaluasi melalui observasi dan tes pengetahuan ekologi kepada 40 siswa kelas V dan VI . Pembelajaran dilakukan dengan pendekatan multibahasa dan aktivitas interaktif untuk membantu siswa menafsirkan ilustrasi dan konsep pada kartu. Hasil menunjukkan bahwa siswa sangat antusias, lebih aktif berdiskusi, dan mampu menjelaskan kembali konsep ekologi sederhana yang terkait dengan pengalaman mereka. Tes literasi menunjukkan skor rata-rata 86,4 dengan 80% siswa berada pada kategori baik dan sangat baik, sementara aspek literasi ekologi pada kuesioner juga menunjukkan skor “Sangat Baik” di seluruh komponen, terutama pada paradigma keberlanjutan dan kolaborasi. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penggunaan kartu kuartet efektif meningkatkan pemahaman dan sikap ekologi siswa melalui pembelajaran yang visual, kolaboratif, dan kontekstual. Kata kunci: literasi ekologi, kartu kuartet, media pembelajaran, sekolah dasar, Pulau Sebesi. ABSTRACT Sebesi Island, a coastal area near Mount Anak Krakatau, boasts high ecological dynamics. However, ecology instruction in elementary schools has not yet utilized local potential, resulting in low student understanding. This community service activity aimed to improve the ecological literacy of students at SDN Tejang 1 through ecological literacy quartet cards. The implementation method included initial mentoring with teachers, demonstrations on the use of cards containing nine ecological categories, group implementation of quartet games, and evaluation through observation and an ecological knowledge test with 40 fifth and sixth grade students. The learning was conducted using a multilingual approach and interactive activities to help students interpret the illustrations and concepts on the cards. Results showed that students were highly enthusiastic, engaged in discussions, and were able to re-explain simple ecological concepts related to their experiences. The literacy test showed an average score of 86.4, with 80% of students in the good and very good categories. The ecological literacy questionnaire also scored "Very Good" across all components, particularly the sustainability and collaboration paradigms. This activity concluded that the use of quartet cards effectively improved students' ecological understanding and attitudes through visual, collaborative, and contextual learning. Keywords: ecological literacy, quartet cards, learning media, elementary school, Sebesi Island.
Edukasi Manajemen Laktasi Pada Ibu Hamil Untuk Meningkatkan Pengetahuan Tentang Asi Eksklusif di Posyandu Bhayangkari PC. Tapanuli Selatan Siregar, Miftahul Khoiriyah; Batubara, Rini Amalia; Edy Sujoko; Hasibuan, Khoirunnisah; Napitupulu, Natar Fitri; Napitupulu, Mastiur; Simamora, Asnil Adli; Sagala, Nanda Suryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2363

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan nutrisi terbaik bagi bayi karena mengandung zat gizi lengkap serta memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit. Namun, masih banyak ibu hamil yang menghadapi kendala dalam praktik menyusui akibat kurangnya pengetahuan mengenai manajemen laktasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang ASI eksklusif melalui edukasi manajemen laktasi di Posyandu Bhayangkari PC. Tapanuli Selatan. Kegiatan dilakukan dengan metode penyuluhan menggunakan media presentasi dan demonstrasi teknik menyusui serta memerah ASI, diikuti sesi tanya jawab. Materi meliputi pengertian manajemen laktasi, manfaat ASI bagi bayi dan ibu, faktor yang memengaruhi produksi ASI, serta teknik pijat payudara untuk mendukung kelancaran laktasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep manajemen laktasi, mengenali manfaat ASI, serta mempraktikkan teknik menyusui dan memerah ASI dengan benar. Selain itu, peserta juga lebih percaya diri dalam mengelola pemberian ASI secara mandiri. Kesimpulannya, edukasi manajemen laktasi efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai ASI eksklusif sehingga diharapkan dapat mendukung keberhasilan pemberian ASI pada periode pasca persalinan.
Pemberdayaan Perempuan Pemberdayaan Perempuan Usia Subur dalam Pengambilan Keputusan tentang Keluarga Berencana melalui Konseling Berbasis Hak Reproduksi di Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas: Pemberdayaan perempuan usia subur di Desa Huristak Rika Apripan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2370

Abstract

Partisipasi Perempuan Usia Subur (PUS) dalam program Keluarga Berencana (KB) sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait metode kontrasepsi. Namun, di berbagai daerah termasuk Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas, masih terdapat miskonsepsi dan rendahnya pemahaman mengenai hak reproduksi perempuan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kemampuan analisis, dan kesadaran perempuan PUS mengenai KB melalui konseling berbasis hak reproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Huristak Kabupaten Padang Lawas diawali dengan observasi awal untuk memetakan tingkat pengetahuan Perempuan Usia Subur (PUS), persepsi terhadap hak reproduksi, dan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan terkait keluarga berencana (KB). Observasi awal ini sangat penting mengingat berbagai studi di Indonesia menunjukkan masih rendahnya informed choice. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan PUS, kemampuan menentukan metode KB sesuai kondisi kesehatan, serta pemahaman bahwa mereka berhak memilih metode kontrasepsi tanpa tekanan. Kegiatan ini membuktikan bahwa konseling berbasis hak reproduksi dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan dan partisipasi perempuan PUS dalam program KB.
IMPLEMENTASI HIDROPONIK UNTUK MENINGKATKAN KETAHANAN PANGAN MASYARAKAT URBAN Mufidah, Ilma
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2377

Abstract

Ketersediaan pangan sehat, bergizi, dan terjangkau merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat. Namun, keterbatasan lahan, meningkatnya harga bahan pangan, serta tantangan lingkungan menyebabkan masyarakat semakin sulit untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari secara mandiri, khususnya bagi masyarakat di kawasan perkotaan dan perumahan. Kondisi ini juga dialami oleh ibu-ibu PKK di Perumahan Star Safira RT 7, Sukodono, Sidoarjo, yang sehari-hari berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan keluarga, namun masih menghadapi keterbatasan keterampilan dan fasilitas untuk memproduksi pangan sendiri. Situasi ini menuntut adanya inovasi dan solusi praktis agar masyarakat mampu meningkatkan kemandirian pangan, menjaga ketahanan keluarga, sekaligus membuka peluang ekonomi baru. Salah satu teknologi tepat guna yang relevan dan dapat diterapkan dalam konteks masyarakat perkotaan adalah sistem pertanian hidroponik. Sistem ini memiliki berbagai keunggulan, antara lain efisiensi penggunaan air, kualitas hasil panen yang lebih sehat dan higienis, serta perawatan yang relatif mudah dipelajari. Dengan mengadopsi sistem hidroponik, masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga dengan menanam sayuran sehat sendiri, tanpa harus bergantung sepenuhnya pada pasar. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan instalasi hidroponik berbasis teknologi tepat guna di lingkungan Perumahan Star Safira, dengan melibatkan ibu-ibu PKK sebagai mitra utama. Program tidak hanya menyediakan fasilitas instalasi hidroponik, tetapi juga memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai teknik budidaya, perawatan tanaman, hingga pengelolaan input dan proses produksi sederhana. Program pengabdian masyarakat ini memiliki potensi ganda: meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui pemenuhan gizi yang lebih baik, sekaligus memberdayakan ibu-ibu PKK sebagai motor penggerak dalam menjaga ketahanan pangan komunitas. Implementasi teknologi tepat guna berupa hidroponik dapat menjadi model pengabdian masyarakat yang aplikatif, berkelanjutan, dan dapat direplikasi di wilayah lain. Melalui program ini, diharapkan lahir masyarakat yang lebih mandiri, tangguh, dan adaptif dalam menghadapi tantangan pangan dan lingkungan di masa depan
Pelatihan Pengembangan Media Augmented Reality berbasis Semiotik Pada Guru Sekolah Luar Biasa Mubaroq, Syahrul; Suryaningrum, Christine Wulandari; Kurniawati, Lintang Setyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2396

Abstract

sebuah lembaga pendidikan yang melayani siswa berkebutuhan khusus seperti gangguan pendengaran, penglihatan, intelektual, fisik, dan autisme. Berdasarkan analisis situasi, guru menghadapi tantangan dalam mengembangkan media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa penyandang disabilitas, khususnya karena keterbatasan media berbasis teknologi dan kurangnya keterampilan dalam menciptakan alat pembelajaran digital. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan Augmented Reality (AR) berbasis semiotik sebagai inovasi pembelajaran inklusif dan adaptif. Metode implementasinya meliputi pelatihan, lokakarya, dan pendampingan berbasis studi pembelajaran yang dilakukan dalam tiga tahap: penguatan pemahaman dan desain media, validasi ahli, dan uji coba di kelas dengan implementasi terbatas. Sebanyak 28 guru SLB berpartisipasi dalam program ini. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman guru tentang konsep dan aplikasi AR, dengan 64,3% dikategorikan sebagai “Sangat Kompeten” dan 35,7% sebagai “Kompeten.” Penerapan media AR meningkatkan motivasi belajar dan pemahaman konseptual siswa, meningkatkan nilai rata-rata mereka dari 60 menjadi 70. Program ini berhasil menghasilkan produk media pembelajaran AR berbasis semiotika yang layak dan efektif yang mendukung pendidikan inklusif dan kontekstual yang selaras dengan prinsip-prinsip Desain Universal untuk Pembelajaran (UDL).