cover
Contact Name
Nefonavratilova Ritonga
Contact Email
lppm.unar@gmail.com
Phone
+6285373542125
Journal Mail Official
lppm.unar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raja Inal Siregar, Kec Batunadua, Kota Padangsidimpuan.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA)
ISSN : -     EISSN : 27150178     DOI : https://doi.org/10.51933/jpma.v6i1
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) menyediakan media bagi mereka yang ingin mempublikasikan artikel ilmiahnya dari hasil pengabdian masyarakat atau inovasi di bidang Kesehatan, Pendidikan, Humaniora.
Articles 555 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI KEWIRAUSAHAAN DALAM PENGELOLAN PUPUK ORGANIK UNTUK MENDUKUNG EKONOMI HIJAU DI KOTA PADANG SIDIMPUAN Siregar, muhammad rifai
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2221

Abstract

Permasalahan sampah organik di Kota Padangsidimpuan cukup tinggi, terutama yang bersumber dari aktivitas rumah tangga dan sektor pertanian. Sampah organik yang tidak terkelola berpotensi mencemari lingkungan, menimbulkan bau tidak sedap, serta berdampak negatif terhadap kesehatan masyarakat. Di sisi lain, kebutuhan pupuk organik terus meningkat seiring dengan berkembangnya praktik pertanian berkelanjutan dan semakin terbatasnya pasokan pupuk kimia. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah organik menjadi pupuk sekaligus menumbuhkan kewirausahaan lokal berbasis lingkungan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan pupuk organic. workshop kewirausahaan, serta pendampingan berkelanjutan bagi kelompok usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya mampu memproduksi pupuk organik secara mandiri, tetapi juga terbentuk tiga kelompok usaha kecil yang mulai memasarkan produk mereka di pasar lokal. Dampak kegiatan ini terlihat pada berkurangnya volume sampah organik, peningkatan pendapatan rumah tangga peserta, serta tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya ekonomi hijau. Kesimpulannya, pengelolaan pupuk organik berbasis kewirausahaan dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengatasi persoalan lingkungan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru di tingkat lokal.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DIABETES MELLITUS GESTASIONAL (DMG) DI POSYANDU POKAT PANYANGGAR KOTA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Nur Arfah; Mutia, Fatma; Ritonga, Sukhri Herianto; Almadany, ulfah Hidayah; Batubara, Nur Halimah; Siregar, Yuli Arisyah; Harahap, Nur Hamima
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2222

Abstract

Diabetes Mellitus Gestasional merupakan suatu gangguan toleransi glukosa yang pertama kali ditemukan pada saat kehamilan, keadaan ini terjadi pada seorang wanita yang belum pernah didiagnosis diabetes kemudian menunjukkan kadar glukosa yang tinggi selama kehamilan. Berdasarkan riset International Diabetes Federation, 90% kasus diabetes pada wanita hamil merupakan kasus diabetes gestasional. Pada ibu yang mengalami Diabetes mellitus Gestasional (DMG) akan timbul beberapa masalah kesehatan yaitu masalah yang terjadi saat periode kehamilan dan persalinan yaang berdampak pada peningkatan risiko preeklamsia dan eklamsia Pemberian penyuluhan kesehatan tentang penyakit diabetes mellitus gestasional (DMG) diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pada ibu hamil sejak masuk usia kehamilan awal tentang bahaya diabetes mellitus gestasional dan dapat segera memeriksakan ketika mengalami tanda dan gejala diabetes mellitus gestasional. Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan adalah Penyuluhan Kesehatan untuk menjelaskan secara mendalam tentang diabetes mellitus gestasional, termasuk penyebab, gejala, diagnosis, pengobatan, dan dampaknya pada kehidupan sehari-hari. Penyuluhan dilakukan kepada pada ibu hamil di Posyandu Pokat Panyanggar Kota Padangsidimpuan Sebanyak 25 ibu hamil menjadi peserta penyuluhan kesehatan. Penyuluhan dilakukan dengan metode ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Dengan Adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dapat disimpulkan bahwa penyuluhan kesehatan tentang diabetes mellitus gestasional (DMG) ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan peserta penyuluhan tentang diabetes mellitus gestasional (DMG).
Pemberian Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Nugget Lele-Tempe untuk Kader Posyandu Curug, Serang: Upaya Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Yusransyah, Yusransyah; Stiani, Sofi Nurmay; Hasanah, Indah Ayu Nur; Fauzy, Adrian Maulana; Ofsah, Olin Najilah; Udin, Baha; Adini, Syilvi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2232

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang masih tinggi di Indonesia dan berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan kognitif anak. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui pemberdayaan kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu Curug dalam pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pembuatan nugget lele-tempe (Nulte) sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bergizi. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan dengan pendekatan CBIA (Cara Belajar Insan Aktif), pelatihan serta demonstrasi pembuatan Nulte, dan evaluasi menggunakan kuesioner pre-test serta post-test yang terdiri dari aspek manajemen (3 pernyataan) dan aspek sosial kemasyarakatan (11 pernyataan). Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan diuji secara statistik. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dimana aspek manajemen meningkat dari 23% menjadi 83% jawaban benar dan aspek sosial kemasyarakatan naik dari 34% menjadi 89%. Uji Wilcoxon memperlihatkan perbedaan bermakna antara pre-test dan post-test (p < 0,001), sementara latar belakang pendidikan dan jumlah anak tidak memengaruhi peningkatan skor. Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam pencegahan stunting melalui pengolahan pangan lokal sebagai PMT bergizi.
PEMILIHAN SAMPAH PADA SISWA DI SD MUHAMMADIYAH 3 KOTA PADANGSIDIMPUAN Nasution, Nurul Hidayah; Siregar, Yuli Arisyah; Jufri, Soleman; Harahap, Dewani; Habibah, Nursalmah; Batubara, Adli Zil Ikrom; Mapilinda, Via Nesa; Harahap, Rosmawarni
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2237

Abstract

Schools are one of the sources of waste, both organic and inorganic. As a place where many people gather, schools can produce large amounts of waste, in addition to markets, households, industries, and offices. This community service aims to improve students' skills in sorting waste at school as part of environmental conservation efforts. This community service aims to improve students' skills in sorting waste at school as part of environmental conservation efforts. This activity uses a participatory model that involves school components such as teachers and elementary school students. The activity is carried out with elementary school students as the main target. There were 30 participants. This community service was carried out at SD Muhammadiyah 3 Kota Padangsidimpuan. This type of community service was health promotion by providing information on waste sorting. The methods used in this activity were lectures using PowerPoint and banners. The community service techniques used in this activity were health promotion, discussion, and question and answer sessions. The final result of this community service activity was that most students were able to understand the material presented on waste sorting. The community appeared to be orderly and followed the instructions given by the team during this activity. All participants stated that this community service activity was very useful because it increased students' knowledge on waste sorting. This community service activity was successfully implemented.
PENYULUHAN IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA IBU BADUTA DI DESA ATEUK LAMPHANG Safrizal; Ulfa, Mutia; Suhariati, Nadia; Margfirah; Depari, Desli Lonika Br; Aulia, Tazkiyatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2241

Abstract

A reduction in vulnerability to contagious diseases among babies and toddlers had resulted from undergoing the full program of core vaccinations. However, in Ateuk Lamphang Village, the coverage of complete basic immunization remains very low, partly due to mothers’ limited knowledge and concerns about Adverse Events Following Immunization (AEFI). Improvement in maternal understanding regarding immunization for children under two had been evaluated in this community program to see how effective the counseling was. The counseling activity was carried out interactively using posters and PowerPoint slides, involving 11 mothers as participants through total sampling. Initial and concluding tests had provided the basis for evaluation, and the data were further interpreted using the McNemar statistical technique. The results showed an increase in knowledge, where prior to counseling most mothers had low knowledge (63,6%) and only 36,4% had good knowledge. After the counseling, the proportion of mothers with good knowledge increased to 90,9%, while those with low knowledge decreased to 9,1%. The McNemar test indicated a p-value of 0,031 (p < 0,05), meaning there was a certain significance differences in mothers’ knowledge before and after counseling. It can be concluded that counseling on complete basic immunization is effective in improving the knowledge of mothers with children under two years old in Ateuk Lamphang Village.
The Gold Investment Strategy Education as a Low-Risk Investment Opportunit : Edukasi Strategi Investasi Emas sebagai Peluang Investasi Minim Risiko Indriani, Agustina; Saminem; Hasibuan, Ahmad Basid Hasibuan; Modjaningrat, Radina; Isniawati, Atik; Jombrik TPR
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2268

Abstract

The educational seminar "Gold Investment Strategy as a Low-Risk Investment Opportunity" was held to contribute to improving financial literacy for students and the general public amidst the uncertain economic situation. This seminar aimed to provide a fundamental understanding of gold investment, both physical and digital, as a hedge against inflation. Through an educational-participatory approach, participants gained not only theoretical knowledge but also hands-on practice using official and secure investment platforms such as Pegadaian Digital, BSI Mobile, and logammulia.com. The seminar was held offline in Room 209, Faculty of Economics, Darma Persada University, in July 2025, and was attended by 48 participants. Evaluation results indicated an increase in participants' understanding, interest, and readiness to manage their personal finances through wise and planned gold investment.
Edukasi Pencegahan Diabetes Melalui Pola Makan Sehat 3J Dan Aktivitas Fisik Di Wilayah Puskesmas Sepatan Imas; Aprianto Guntur Irawan; Muhammad Zaki Abdullah; Ahmad Farid Ramadhan
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2272

Abstract

Latar Belakang: Diabetes merupakan suatu penyakit yang menyebabkan gangguan Kesehatan global yang menimpa jutaan orang di seluruh dunia dengan kasus yang terus meningkat setiap tahunnya. Data di Provinsi Banten pada tahun 2019 sebesar 115.424 (0,6%) penderita, pada tahun 2020 mengalami peningkatan menjadi 252.881 penderita (46%). Rendahnya pengetahuan tentang pencegahan diabetes militus dapat meningkatkan terjadinya diabetes melitus. Edukasi tentang pencegahan diabetes melitus melalui pola makan sehat 3j dan aktifitas fisik merupakan salah satu edukasi yang dapat meningkatkan pengetahuan pasien. Metode: Metode kegiatan ini adalah edukasi pencegahan melalui pola makan sehat 3J dan aktivitas fisik. Hasil: Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh sekitar 30 orang peserta. Secara umum, pelaksanan kegiatan pengabdian masyarakat ini tidak mengalami kendala, terdapat peningkatan rata-rata skor pretest 4.7 dan rata-rata skor posttest yaitu 8.2. Peningkatan rata-rata skor pretest dan posttest yang signifikan dapat diartikan bahwa peserta mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan baik dan mampu memahami materi yang diberikan dengan baik. Kesimpulan: Edukasi melalui kegiatan penyuluhan efektif dalam meningkatkan pemahaman responden di wilayah Puskesmas Sepatan tentang pencegahan diabetes melitus melalui pola makan sehat 3J dan aktivitas fisik.
Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja Berbasis Sekolah Untuk Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Di SMP Kecamatan Depok Yogyakarta Ana Setiyorini; Agnes Mahayanti; Riski Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2280

Abstract

Abstrak Remaja di Indonesia bersifat dinamis dan selalu ingin tahu sehingga sangat rentan terhadap perilaku yang kurang sehat termasuk perilaku seksual dan reproduksi. Dampak perilaku kesehatan seksual dan reproduksi yang kurang terkontrol dapat menyebabkan masalah kesehatan, sosial, ekonomi, dan tantangan medis. Tujuan dari program pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja tentang kesehatan reproduksi sehingga mampu meningkatkan kemampuan berperilaku sehat dalam menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan edukasi dilakukan pada 116 siswa sekolah menengah pertama. Metode kegiatan dilakukan dengan memberikan edukasi tentang lima topik kesehatan reproduksi remaja di kelas selama empat hari menggunakan media leaflet. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan (p-value = 0,0008 (p < 0,05), z = 3,340) dan peningkatan sikap (p-value = 0,0012 (p < 0,05), z = 3,236). yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara skor pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi. Dengan demikian, edukasi kesehatan reproduksi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap pada remaja. Edukasi dengan media leaflet ini dapat digunakan untuk kegiatan peningkatan pengetahuan dan sikap untuk remaja baik di sekolah maupun di masyarakat. Kata Kunci: Edukasi, Kesehatan Reproduksi, Remaja Abstract Adolescents in Indonesia are dynamic and curious, making them vulnerable to unhealthy behaviors, including sexual and reproductive behaviors. The impact of uncontrolled sexual and reproductive health behaviors can lead to health, social, economic, and medical challenges. The aim of this community service program is to increase adolescents' knowledge and attitudes about reproductive health so that they can improve their ability to behave in ways that promote reproductive health. Educational activities were conducted with 116 junior high school students. The activities were carried out by providing education on five topics related to adolescent reproductive health in the classroom over four days using leaflets as teaching aids. The results of the activity showed an increase in knowledge (p-value = 0.0008 (p < 0.05), z = 3.340) and an increase in attitudes (p-value = 0.0012 (p < 0.05), z = 3.236). The result means that there was a statistically significant difference between the knowledge and attitude scores before and after the intervention. Thus, reproductive health education is effective in improving knowledge and attitudes among adolescents. Education using leaflets can be used to improve knowledge and attitudes among adolescents both in schools and in the community. Keywords: Education, Reproductive Health, adolescent
Pemberdayaan Ibu Hamil Dalam Optimalisasi Posisi Janin Untuk Persiapan Persalinan Normal Pada Ibu Hamil Trimester III di Puskesmas Hutabaginda Kecamatan Tarutung Tahun 2025 Simbolon, Ganda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2281

Abstract

Melahirkan adalah pengalaman yang sangat dalam dan tidak akan pernah terlupakan bagi seorang wanita. Cara melahirkan, baik secara normal atau melalui operasi caesaria, bisa berdampak besar terhadap kejiwaan seorang ibu. Salah satu bentuk latihan yang sangat baik adalah prenatal gentle yoga, yang dirancang khusus untuk ibu hamil. Latihan ini fokus pada gerakan lembut, pernapasan yang terkontrol, dan relaksasi. Gerakan peregangan dalam yoga ini dapat membantu mengurangi nyeri saat melahirkan, mempercepat proses persalinan, dan membantu persalinan berjalan normal tanpa komplikasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Puskesmas Hutabaginda dengan melibatkan 30 orang ibu hamil. Tujuannya adalah untuk membantu ibu hamil mempersiapkan posisi janin secara optimal agar bisa melakukan persalinan normal. Metode yang digunakan adalah metode edukasi, demonstrasi, dan simulasi. Hasilnya, terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang cara optimalkan posisi janin melalui prenatal yoga. Nilai rata-rata pengetahuan ibu meningkat, dan setelah dilakukan demonstrasi, 28 dari 30 peserta mampu melakukan pose yoga dengan baik untuk mengoptimalkan posisi janin. Diharapkan program prenatal yoga ini menjadi agenda rutin dalam setiap kegiatan kelas ibu hamil di Puskesmas Hutabaginda. Selain itu, diharapkan program ini menjadi kebiasaan sehari-hari bagi para ibu hamil sebagai persiapan yang baik untuk melahirkan dengan lancar, normal, dan alami.
PELATIHAN PENULISAN KONTEN EDUKASI KESEHATAN BERBAHASA INDONESIA UNTUK MEDIA SOSIAL di PUSKESMAS juliana; Harahap, Olivia; Zebua, Sherli Rahmadani; Retno Desti Dwi Meilasari; Elfi Husnita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Aufa (JPMA) Vol. 7 No. 3 (2025): Vol. 7 No 3 Desember 2025
Publisher : Universitas Aufa Royhan Di Kota Padangsidipuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/jpma.v7i3.2282

Abstract

The development of digital technology has encouraged health professionals to effectively deliver health information through social media. However, many health education contents are still presented in rigid, technical, and less communicative language, making them difficult for the general public to understand. This community service activity aims to improve the skills of community health center (Puskesmas) personnel in writing health education content using simple, clear, and engaging Indonesian language. The implementation methods included practice-based training, mentoring in content creation, and publication on the official social media platforms of the Puskesmas. The results of the activity show an increase in participants’ ability to compose more communicative, reader-friendly, and linguistically appropriate health messages. Through this training, it is expected that Puskesmas can optimize the dissemination of accurate and easily understood health information, thereby raising public awareness of the importance of healthy living behavior. Keywords: training, health education content, Indonesian language, social media, Puskesmas