cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 848 Documents
Persepsi Pelaku Ukm terhadap Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Tanpa Akuntabilitas Publik (Sak-Etap) (Studi pada Toko Aulia Kecamatan Tanggetada Kabupaten Kolaka) Aulani, Melda; Ilham, Surianto; Chairunnas, Arnadi
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1742

Abstract

Penelitian ini menganalisis persepsi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) terhadap laporan keuangan berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP). Latar belakang masalah menunjukkan bahwa banyak UKM di Indonesia, termasuk Toko Aulia di Kecamatan Tanggetada, Kabupaten Kolaka, masih menghadapi kendala mendasar dalam praktik pencatatan keuangan mereka. Mereka sering menggunakan metode sederhana dan manual, yang berakibat pada kesulitan serius dalam pemantauan kemajuan usaha bulanan, rentan terhadap kesalahan perhitungan, dan secara signifikan menghambat potensi pengembangan bisnis mereka. Kurangnya pemahaman mengenai pentingnya informasi akuntansi yang akurat dan relevan, serta implementasi SAK-ETAP sebagai kerangka kerja akuntansi yang disederhanakan untuk entitas non-publik, menjadi faktor krusial dalam situasi ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami secara komprehensif bagaimana persepsi pelaku UKM di Toko Aulia terhadap penyusunan dan manfaat laporan keuangan yang disusun sesuai SAK-ETAP. Dengan menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif, penelitian ini berupaya menggali secara mendalam pandangan dan pengalaman pelaku usaha. Diharapkan hasil penelitian ini dapat memberikan kontribusi teoritis yang berarti bagi pengembangan ilmu akuntansi, khususnya terkait peningkatan kualitas pelaporan keuangan bagi entitas berskala daerah. Secara praktis, studi ini bertujuan membantu dalam memahami permasalahan akuntansi spesifik yang dihadapi UKM serta merumuskan rekomendasi kebijakan yang relevan, menyoroti tantangan dan potensi adopsi SAK-ETAP untuk keberlanjutan dan pertumbuhan UKM di era kompetitif ini.
Optimalisasi Penerapan Aplikasi SRIKANDI dalam Meningkatkan Kinerja Kementerian Agama RI Iswandari, Hanifah; Kurniawan; Mawar
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1743

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola administrasi pemerintahan menuntut optimalisasi teknologi informasi, termasuk dalam pengelolaan kearsipan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan aplikasi SRIKANDI (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dapat meningkatkan kinerja Kementerian Agama Republik Indonesia. Fokus utama penelitian adalah menganalisis intensitas dan frekuensi penggunaan aplikasi SRIKANDI serta efektivitasnya berdasarkan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi dokumen dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan SRIKANDI sangat tinggi, ditandai oleh jumlah pengguna aktif, cakupan unit kerja, serta kebijakan institusional yang mewajibkan penggunaan aplikasi tersebut. Melalui indikator TAM, aplikasi ini terbukti mempercepat proses kerja, meningkatkan produktivitas dan efektivitas, serta mempermudah pelaksanaan tugas administratif. Selain itu, kemudahan antarmuka dan pelatihan teknis menjadikan aplikasi SRIKANDI mudah dipelajari dan diadopsi secara luas oleh ASN. Aplikasi ini juga terbukti bermanfaat dalam mendukung prinsip good governance seperti efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Kontribusi penelitian ini terletak pada fokusnya yang spesifik terhadap Kementerian Agama RI, yang belum banyak diteliti sebelumnya, serta rekomendasi strategis untuk optimalisasi layanan kearsipan berbasis digital. Penelitian ini memberikan dasar penting bagi pengambilan kebijakan, pengelolaan kearsipan, dan studi lebih lanjut mengenai penerapan teknologi informasi di sektor publik.
Implikasi Rada’ah Terhadap Hukum Kekerabatan Modern: Telaah Donor ASI dan Bank ASI dalam Perspektif Hukum Islam dan Hukum Positif Indonesia Izzati, Novia Nurul; Sayehu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1744

Abstract

Penelitian ini mengkaji dampak hukum dari rada’ah (persusuan) dalam era kontemporer melalui praktik donor ASI dan Bank ASI yang berkembang di Indonesia. Dalam pandangan hukum Islam, rada’ah menciptakan akibat berupa konsekuensi kemahraman dan larangan pernikahan. Sistem Bank ASI yang bersifat anonim serta pencampuran ASI dari berbagai pendonor menghadirkan masalah dalam identifikasi nasab dan berpotensi menimbulkan pelanggaran hukum terkait kekerabatan. Di sisi lain, hukum positif di Indonesia belum secara rinci mengatur status hukum anak-anak hasil dari donor ASI, sehingga menciptakan kekosongan norma yang dapat memicu pertentangan antara hukum agama dengan hukum negara. Untuk itu, dibutuhkan regulasi nasional serta sistem pencatatan donor ASI yang terpadu antara lembaga agama dan kesehatan demi menjaga kejelasan nasab, manfaat sosial, dan perlindungan hukum bagi keluarga Muslim di zaman modern.
Analisis Komparatif Hak Asuh Anak dalam Kompilasi Hukum Islam dan Undang-Undang di Indonesia Atul Asyuro, Farohah; Sayehu, Ahmad
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1747

Abstract

Hak asuh anak merupakan isu penting dalam hukum keluarga Indonesia, terutama saat terjadi perceraian. Artikel ini membahas perbandingan pengaturan hak asuh anak antara Kompilasi Hukum Islam (KHI) dan peraturan perundang-undangan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif dengan metode analisis komparatif terhadap berbagai peraturan perundang-undangan, KHI, serta putusan pengadilan yang relevan. Dalam KHI, hak asuh anak yang belum mumayyiz diberikan kepada ibu, sedangkan anak mumayyiz dapat memilih pengasuhnya. Hukum nasional menekankan prinsip the best interests of the child atau kepentingan terbaik bagi anak, dengan mempertimbangkan kesejahteraan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Meskipun memiliki perbedaan pendekatan, keduanya bertujuan sama, yakni melindungi dan menjamin kesejahteraan anak. Harmonisasi diperlukan untuk menghindari konflik hukum, memperkuat kepastian hukum, dan memastikan keputusan hak asuh berorientasi pada kepentingan anak.
The Relevance of Marriage Agreements from the Perspective of Law Number 1 of 1974 Inayah, Bidayatul; Sayehu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1748

Abstract

Perjanjian perkawinan (prenuptial agreement) menjadi instrumen hukum yang penting dalam mengatur kedudukan harta dan kewajiban para pihak dalam perkawinan. Dalam kerangka Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan (UU Perkawinan), perjanjian perkawinan diatur dalam Pasal 29, meskipun pengaturannya bersifat terbatas. Kajian ini bertujuan untuk menelaah relevansi perjanjian perkawinan dalam perspektif UU 1/1974, khususnya bagaimana instrumen tersebut memberikan kepastian hukum, perlindungan pihak termasuk pihak ketiga, dan batasan-batasannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis-normatif dengan analisis perangkat perundang-undangan, putusan Mahkamah Konstitusi, literatur akademik terkini, dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun UU 1/1974 memberikan landasan formal bagi perjanjian perkawinan, terdapat ruang interpretasi besar terhadap isi dan waktu pembuatan perjanjian tersebut, serta perlunya pembaharuan regulasi agar lebih responsif terhadap perkembangan sosial dan kompleksitas aset modern. Perjanjian perkawinan terbukti relevan sebagai alat mitigasi konflik harta dalam perceraian dan relasi keluarga, namun efektivitasnya dibatasi oleh kepastian terhadap kepentingan pihak ketiga dan batas norma hukum, agama, serta kesusilaan.
Nikah Misyar dalam Analisis Perbandingan Undang-Undang Indonesia dengan Kompilasi Hukum Islam Permana, Ahmad Andika; Sayehu
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1754

Abstract

Artikel ini menjelaskan mengenai fenomena nikah misyar, yaitu jenis pernikahan yang secara syar’i diakui sah karena memenuhi rukun dan syarat nikah, tetapi dilaksanakan dengan kesepakatan di mana sang istri melepaskan sebagian hak-haknya, seperti nafkah atau tempat tinggal. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah posisi nikah misyar dalam sudut pandang hukum Islam serta hukum positif Indonesia, dan juga untuk menilai relevansinya terhadap prinsip keadilan dan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak.Dengan menggunakan pendekatan perbandingan hukum, penelitian ini menemukan bahwa dalam fiqh Islam, nikah misyar dianggap sah apabila dilakukan dengan persetujuan dan tidak bertentangan dengan maqashid syariah. Namun, dalam konteks hukum Indonesia, jenis pernikahan ini tidak memiliki kekuatan hukum karena tidak terdaftar sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019, serta Kompilasi Hukum Islam (KHI). Hasil analisis menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara norma agama dan norma hukum negara, yang memengaruhi lemahnya perlindungan hukum untuk perempuan dan anak. Penelitian ini menyarankan perlunya pembaruan regulasi yang lebih responsif terhadap praktik pernikahan non-konvensional agar nilai-nilai keadilan dan kepastian hukum tetap terjaga dalam sistem hukum keluarga Islam di Indonesia.
Perbandingan Sanksi Pidana dalam Kasus Penipuan: Perspektif Hukum Pidana Islam dan KUHP di Indonesia Arabiyah, Syarifah; Muyassar, Ya’ Rakha; Pratiwilayan, Prisilia Rieska; Muhayan
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1765

Abstract

Penelitian ini membahas perbandingan sanksi pidana dalam kasus penipuan berdasarkan perspektif Hukum Pidana Islam dan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) di Indonesia. Penipuan merupakan tindak pidana yang sering terjadi dalam masyarakat, baik dalam konteks transaksi bisnis, keuangan, maupun hubungan sosial lainnya. Dalam Hukum Pidana Islam, penipuan dikategorikan sebagai jarimah ta’zir, yang hukumannya diserahkan kepada kebijakan hakim dengan mempertimbangkan maslahat dan keadilan. Hukuman dalam Islam dapat berupa denda (gharamah), penjara, atau hukuman lain yang bertujuan untuk memberikan efek jera kepada pelaku. Sementara itu, dalam KUHP Indonesia, penipuan diatur dalam Pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun. Dalam hukum positif, pembuktian unsur-unsur penipuan harus memenuhi elemen perbuatan curang, tipu muslihat, dan niat menguntungkan diri sendiri secara melawan hukum. Perbedaan mendasar antara kedua sistem hukum ini terletak pada sumber hukumnya, mekanisme penegakan hukum, dan prinsip keadilan yang diterapkan.Penelitian ini menggunakan metode pendekatan normatif dengan menganalisis peraturan perundang-undangan yang berlaku serta kajian literatur terkait konsep hukum pidana dalam Islam dan KUHP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hukum Islam lebih fleksibel dalam menentukan sanksi berdasarkan kondisi sosial dan dampak yang ditimbulkan, sementara KUHP memberikan batasan yang lebih rigid dengan hukuman yang telah ditentukan secara eksplisit. Oleh karena itu, dalam konteks penerapan di Indonesia, diperlukan sinkronisasi antara prinsip keadilan Islam dan regulasi hukum positif agar sistem hukum yang diterapkan dapat lebih efektif dan berkeadilan.
Analisis Penyusunan Laporan Keuangan Berbasis Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil dan Menengah (SAK EMKM), Studi UMKM Rumah Makan Union Kecamatan Kolaka Kabupaten Kolaka Hokley, Giselle Angela; Kartomo; Sabarudin
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1779

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini Untuk mengetahui proses pencatatan laporan keuangan pada rumah majan union kabupaten kolaka dan mengetahui apa saja kendala dalam penerapan laporan keuangan pada rumah makan union kabupaten kolaka. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik kualitatif melalui penelitian lapangan,satuproses kegiatan pengungkapan fakta melalui observasi/pengamatan dan wawancara dalam proses memperoleh keterangan atau data dengan cara langsung terjun ke lapangan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara penerapan pelaku UMKM terhadap SAK EMKM masih tidak sesuai dengan standar SAK EMKM, pelaku UMKM hanya mencatatkan pendapatan, kas dan persediaannya saja. Kendala pelaku UMKM dalam menerapkan SAK EMKM memiliki dua kendala, yaitu kurangnya ilmu akuntansi tentang SAK EMKM dari pemilik UMKM dan juga kurangnya SDM yang mumpuni.
Kualitas Pelayanan Penerbitan Kartu Kuning (Kartu Pencari Kerja) Berbasis Online pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kolaka Krisna, Bayu; Nursamsir; Mardiana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1780

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan tentang Kualitas Pelayanan Penerbitan Kartu Kuning (kartu pencari kerja) Berbasis Online Pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kolaka. Metode penelitian yakni kualitatif, data yang dikumpulkan dari data primer dan data sekunder. Data primer bersumber dari wawancara dengan para informan yang berjumlah 8 orang dan hasil pengamatan lapangan. Sedangkan untuk data sekunder dengan melakukan pengumpulan data melalui studi kepustakaan, dan literatur pendukung. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data kualitatif dengan menggunakan reduksi data, display data penyajian dan penarikan kesimpulan yang dikemukakan oleh Miles dan Hubberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang paling penghambat dalam pelayanan kepengurusan kartu pencari kerja yaitu yang pertama banyaknya masyarakat yang tidak melengkapi persyaratan misalnya dipersyaratan diminta pasfoto 3x4 tapi yang dibawa 4x6, selanjutnya itu masih banyak masyarakat yang belum paham cara mendaftar online bahkan ada masyarakat yang tidak mempunyai ponsel yang menjadi alat untuk mendaftar secara online. Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Kolaka Dari dinas Ketenagakerjaan sendiri yang menjadi penghambat yaitu pertama kurangnya info persyaratan yang dapat mempermudah masyarakat untuk mengaksesnya seperti di buatnya di internet sesuai dengan web resminya, selanjutnya itu tidak ada fasilitas komputer yang dapat membantu mendaftarkan secara online bagi masyarakat yang ketinggalan ponsel ataupun masyarakat yang tidak punya ponsel sama sekali, terus minimnya kedisiplinan para aparatur terhadap waktu.
Perancangan Unggahan Carousel Sebagai Media Edukasi dan Promosi dalam Instagram Petshop Azria Vet Care Irnanda, Danu Zulfan; Daniar, Aninditya; Sutejo, Aris
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang unggahan carousel pada platform Instagram sebagai media edukasi dan promosi bagi Azria Vet Care. Latar belakang penelitian ini berangkat dari rendahnya kualitas visual dan konsistensi identitas pada konten promosi sebelumnya, sehingga diperlukan perancangan media yang lebih komunikatif, informatif, dan menarik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap pemilik Azria Vet Care untuk menggali kebutuhan informasi serta karakteristik audiens. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan unggahan carousel dengan konsep visual modern dan ceria mampu meningkatkan daya tarik serta memperkuat citra profesional dan kekeluargaan petshop. Penerapan kombinasi warna biru dan merah muda, tipografi handwriting dan sans-serif, serta elemen grafis berbentuk benang yang menyerupai hewan berhasil merepresentasikan nilai kepedulian dan kehangatan. Selain berfungsi sebagai media promosi, konten edukatif mengenai pentingnya vaksinasi dan perawatan hewan peliharaan terbukti dapat meningkatkan kesadaran pemilik hewan terhadap kesehatan hewan peliharaannya. Dengan demikian, Instagram carousel terbukti efektif sebagai media komunikasi visual yang tidak hanya memperluas jangkauan promosi, tetapi juga mengedukasi audiens secara interaktif