cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 258 Documents
Search results for , issue "Vol 5" : 258 Documents clear
Implementasi Pendidikan Agama Islam Berbasis Kearifan Lokal Dalam Menghadapi Dinamika Sosial Di Kecamatan Ibun Wahyuni, Neneng Sri; Nasrullah, Fathonah; Fauziyah, Nita; Sobariah, Sobariah; Hidayatuloh, Abdul Aziz; Saepulah, Saepulah; Bahri, Asep Saeful
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1349

Abstract

Islamic Religious Education (IRE) plays a crucial role in shaping students' character, especially in addressing evolving social dynamics. This study aims to explore the implementation of Islamic religious education based on local wisdom and its impact on students' character development. Using a qualitative approach and a case study method in Ibun District, data were collected through in-depth interviews and observations. The findings indicate that integrating local wisdom into IRE strengthens students' understanding of Islamic teachings and instills values of tolerance and togetherness. However, implementation faces challenges such as limited resources, lack of teacher understanding, and differing community perspectives on integrating culture into religious education. Therefore, developing a curriculum based on local values and providing intensive training for educators are essential to ensure the effective application of this approach.ABSTRAKPendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran krusial dalam membentuk karakter siswa, terutama dalam menghadapi dinamika sosial yang terus berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan agama berbasis kearifan lokal serta dampaknya terhadap pembentukan karakter siswa. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus di Kecamatan Ibun, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal dalam pembelajaran PAI dapat memperkuat pemahaman siswa terhadap ajaran Islam serta menanamkan nilai-nilai toleransi dan kebersamaan. Namun, implementasi ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan sumber daya, kurangnya pemahaman guru, dan perbedaan sudut pandang masyarakat terkait integrasi budaya dalam pendidikan agama. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan kurikulum berbasis nilai lokal serta pelatihan intensif bagi pendidik agar pendekatan ini dapat diterapkan secara lebih efektif.
Hubungan Self-Efficacy Dengan Kesiapan Kerja Siswa Kelas XL TJKT SMK Negeri 6 Kupang Kian, Yosefina Sara; Lio, Stefanus; Bulor, Rosa Mustika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1391

Abstract

Vocational High Schools (SMK) play a crucial role in equipping youth to enter the job market. According to Article 15 of the National Education System Law (UUSPN) No. 20 of 2003, vocational education is a secondary-level program designed to provide students with specific skills to prepare them for employment. This mandate is further reinforced by the Ministry of National Education Regulation No. 22 of 2006, Article 3, which outlines the standards and structure of the vocational curriculum. The regulation states that vocational education is intended to enhance students’ intellectual abilities, knowledge, character, moral values, and practical skills, empowering them to be self-reliant and pursue higher education in their chosen fields. This research investigates the link between self-efficacy and job readiness among 11th-grade students at the Computer Science Vocational High School in Kupang. Using a quantitative approach with Pearson correlation analysis, the study found a significant correlation between self-efficacy and job readiness (r = 0.672, p 0.01), highlighting that self-efficacy is a key contributor to the job readiness of vocational students.ABSTRAKSekolah Menengah Kejuruan (SMK) memainkan peran penting dalam membekali generasi muda untuk memasuki pasar kerja. Menurut Pasal 15 Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (UUSPN) No. 20 Tahun 2003, pendidikan kejuruan adalah program pendidikan menengah yang dirancang untuk memberikan keterampilan khusus kepada siswa untuk mempersiapkan mereka memasuki lapangan kerja. Mandat ini lebih lanjut diperkuat oleh Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 22 Tahun 2006, Pasal 3, yang menguraikan standar dan struktur kurikulum SMK. Peraturan tersebut menyatakan bahwa pendidikan kejuruan dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan intelektual, pengetahuan, karakter, nilai-nilai moral, dan keterampilan praktis siswa, memberdayakan mereka untuk mandiri dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di bidang yang mereka pilih. Penelitian ini menyelidiki hubungan antara Self-efficacy dan kesiapan kerja di antara siswa kelas 11 di Sekolah Menengah Kejuruan Ilmu Komputer di Kupang. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis korelasi Pearson, penelitian ini menemukan korelasi yang signifikan antara Self-efficacy dan kesiapan kerja (r = 0,672, p 0,01), yang menyoroti bahwa Self-efficacy merupakan kontributor utama terhadap kesiapan kerja siswa SMK.
Nilai-Nilai Tradisi Perkawinan “Bere Tere Oka Pale” dalam konseling keluarga di Aimere, Ngada NTT Deto, Alexandra Moi; Margaretha, Dhiu; Lio, Stefanus
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1338

Abstract

The aim of this research is to determine the values contained in the Aimere culture's bere tere oka pale marriage traditions and their implications for family guidance and counseling education. The method used is descriptive qualitative. The research subjects were traditional leaders, community leaders, married couples, and couples who were about to get married who had an understanding of the bere tere oka pale marriage tradition in the Pali village. The techniques used for data collection are interviews, observation and documentation studies. Data analysis was carried out through the stages of data reduction, data display and data verification. The results of the research show that the bere tere oka pale marriage tradition contains six life values, namely religion, responsibility, unity, loyalty, morals and kinship. Based on the results of this research, the researcher provided suggestions to several parties, namely a) traditional leaders to inherit the bere tere oka pale marriage tradition to the next generation. b) the Pali village community to understand, live and inherit the life values of the bere tere oka pale marriage tradition. c) counselor, researchers suggest that in the process of family guidance and counseling carried out, the values of the bere tere oka pale marriage tradition can help families prevent and resolve problemsABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi perkawinan bere tere oka pale budaya Aimere dan implikasinya bagi pendidikan bimbingan dan konseling keluarga. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah para tokoh adat, tokoh masyarakat, pasangan yang sudah menikah, dan pasangan yang akan menikah yang mempunyai pemahaman akan tradisi perkawinan bere tere oka pale di kampung Pali. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, display data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi perkawinan bere tere oka pale mengandung enam nilai kehidupan yakni religius, tanggung jawab, persatuan, kesetiaan, moral, dan kekeluargaan. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti memberikan saran kepada beberapa pihak, yakni a) tokoh-tokoh adat untuk mewarisi tradisi perkawinan bere tere oka pale kepada generasi penerus. b) masyarakat kampung Pali untuk memahami, menghidupi dan mewarisi nilai- nilai kehidupan tradisi perkawinan bere tere oka pale. c) konselor, peneliti menyarankan agar dalam proses bimbingan dan konseling keluarga yang dilaksanakan, nilai-nilai tradisi perkawinan bere tere oka pale dapat membantu keluarga mencegah dan menyelesaikan masalah.
Analisis Pengaruh Penguasaan Kosakata dan Struktur Kalimat terhadap Kemampuan Menulis Esai Mahasiswa Widya Gama Fauziah, Anisatul
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1563

Abstract

Essay writing is one of the most important competencies in the academic world, but many students still face difficulties in composing essays that are coherent, logical, and in accordance with language rules. This problem is often related to weak vocabulary and sentence structure. The purpose of this study is to analyze the influence of vocabulary proficiency and sentence structure on the essay writing ability of Widya Gama students. A quantitative approach was used, with multiple linear regression analysis to explore the relationship between vocabulary proficiency, sentence structure, and essay writing ability. The results of the study indicate that both vocabulary proficiency and sentence structure significantly and positively influence students' essay writing ability. A strong vocabulary enables students to express their ideas more accurately, while effective sentence structure helps in organizing ideas logically and coherently.ABSTRAKKemampuan menulis esai merupakan salah satu kompetensi penting dalam dunia akademik, namun masih banyak mahasiswa yang menghadapi kesulitan dalam menyusun esai yang runtut, logis, dan sesuai kaidah Bahasa. Permasalahan ini sering kali berkaitan dengan lemahnya penguasaan kosakata dan struktur kalimat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kemahiran kosakata dan struktur kalimat terhadap kemampuan menulis esai mahasiswa Widya Gama. Pendekatan kuantitatif digunakan, dengan analisis regresi linier berganda untuk mengeksplorasi hubungan antara kemahiran kosakata, struktur kalimat, dan kemampuan menulis esai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kemahiran kosakata maupun struktur kalimat secara signifikan positif mempengaruhi kemampuan menulis esai siswa. Kosa kata yang kuat memungkinkan mahasiswa untuk mengekspresikan ide-ide mereka dengan lebih tepat, sementara struktur kalimat yang efektif membantu dalam mengorganisir ide-ide secara logis dan koheren.
Analisis Hubungan Kepribadian Siswa dengan Karakteristik Kognitif dan Afektif dalam Pembelajaran: Kajian Studi Literatur Febrianto, Andre; Chan, Rahul; Karoma, Karoma
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1639

Abstract

This study aims to analyze the relationship between students' personality, cognitive, and affective characteristics in learning. Using a literature study method from recent peer-reviewed sources, it was found that the synergy between thinking ability (cognitive) and attitude (affective) determines academic achievement. This finding emphasizes the importance of learning strategies that consider personality factors holistically. The results show that students with good cognitive characteristics and positive affective characteristics tend to have higher learning motivation, which in turn contributes to better academic achievement. The findings emphasize the importance of paying attention to individual factors in curriculum design and teaching strategies.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kepribadian siswa, karakteristik kognitif, dan afektif dalam pembelajaran. Menggunakan metode studi literatur dari sumber-sumber peer-review terkini, ditemukan bahwa sinergi antara kemampuan berpikir (kognitif) dan sikap (afektif) sangat menentukan prestasi akademik. Temuan ini menekankan pentingnya strategi pembelajaran yang memperhatikan faktor kepribadian secara holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan karakteristik kognitif yang baik dan karakteristik afektif yang positif cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi, yang pada gilirannya berkontribusi pada prestasi akademik yang lebih baik. Temuan ini menekankan pentingnya memperhatikan faktor-faktor individual dalam desain kurikulum dan strategi pengajaran.
Integrasi Nilai Lokal Dalam Pendidikan Islam: Tinjauan Perspektif Al-Qur’an dan Hadis Wahyuni, Neneng Sri; Alijaya, Adudin; Komarudin, Edi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1547

Abstract

Education plays a strategic role in shaping national character. In Indonesia’s culturally rich context, an educational approach based on local wisdom is essential to preserve traditional values. This article aims to explain the concept of local wisdom-based education, examine its relevance from the perspective of the Qur’an and Hadith, and explore its application in Islamic education. Employing a qualitative content analysis of relevant literature, this study reveals that integrating local values—when not in conflict with Islamic principles—can strengthen cultural identity and foster noble character in students. The theoretical contribution of this study lies in reinforcing a contextual Islamic education paradigm through the synergy between local culture and Islamic values. Key implementation aspects include curriculum integration, contextual learning methods, and the role of religious institutions.ABSTRAKPendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter bangsa. Dalam konteks Indonesia yang kaya akan budaya, pendekatan pendidikan berbasis kearifan lokal menjadi penting sebagai bentuk pelestarian nilai-nilai tradisional. Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan konsep pendidikan berbasis kearifan lokal, menelaah relevansinya dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadis, serta mengeksplorasi implementasinya dalam pendidikan Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi (qualitative content analysis) terhadap literatur yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai lokal yang tidak bertentangan dengan syariat Islam dapat memperkuat identitas budaya sekaligus membentuk akhlak mulia peserta didik. Kontribusi teoritis kajian ini terletak pada penguatan paradigma pendidikan Islam yang kontekstual melalui sinergi budaya lokal dan nilai-nilai keislaman. Integrasi nilai lokal dalam kurikulum, metode pembelajaran, serta peran lembaga keagamaan menjadi kunci dalam implementasinya.
Integrasi Pendidikan Keagamaan Untuk Pembentukan Karakter di Sekolah Dasar Multikultural Wahyuni, Neneng Sri; Hidayatuloh, Abdul Aziz; Hasan, Muhammad; Nugraha, Lukman; Rahman, Haedar
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1350

Abstract

This study aims to explore the role of integrating religious education into the elementary school curriculum in shaping students' moral, social, and spiritual values. Using a qualitative approach and a case study design at SDN Cigumelor, data were collected through interviews, observations, and curriculum document analysis. The findings indicate that the integration of religious values fosters students' character development—such as empathy, tolerance, discipline, and responsibility—while also creating an inclusive and harmonious classroom environment. This study provides practical contributions to the development of character-based curricula and offers theoretical insights into the importance of religious education in multicultural school settings.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran integrasi pendidikan keagamaan dalam kurikulum sekolah dasar terhadap pembentukan nilai moral, sosial, dan spiritual siswa. Dengan pendekatan kualitatif dan desain studi kasus di SDN Cigumelor, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai keagamaan mendorong perkembangan karakter siswa, seperti empati, toleransi, disiplin, dan tanggung jawab, sekaligus menciptakan suasana kelas yang inklusif dan harmonis. Studi ini berkontribusi secara praktis dalam pengembangan kurikulum berbasis karakter serta menawarkan perspektif teoretis tentang pentingnya pendidikan keagamaan dalam lingkungan sekolah multikultural.
Efektifitas Kompetensi Keterampilan Dasar Mengajar Guru Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik di MAN 1 Pasaman Yanti, Herina; Novi Yanti, Silvia; Azima, Fauzan
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1601

Abstract

One of the key factors determining students’ learning success lies in the teacher’s proficiency in delivering the subject matter. Therefore, teachers must possess strong competence in basic teaching skills so that learning objectives can be effectively achieved. This study aims to analyze the effect of teachers' basic teaching competencies on students' learning outcomes. A quantitative correlational method was used, with data collected from 40 respondents out of a total population of 260 using a questionnaire on two examined variables. The respondents were selected through a simple random sampling technique from a senior high school. The data were analyzed using correlation analysis techniques. The statistical results show a strong relationship between teachers’ basic teaching competencies and students’ learning outcomes in Islamic Religious Education classes. This finding underscores the importance for teachers to continually improve their teaching skills, as it significantly impacts students’ academic achievement. The practical implication of this study highlights the need for ongoing teacher training programs to enhance basic instructional skills within adaptive and student-centered learning environments.ABSTRAKSalah satu aspek yang menentukan keberhasilan belajar peserta didik dipengaruhi kemahiran guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Oleh karena itu, guru mesti memiliki kemahiran yang tinggi terkait keterampilan dasar mengajar, sehingga hasil pembelajaran dapat dicapai dengan baik sesuai tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana efek kompetensi keterampilan dasar mengajar guru terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis korelasional. Sumber data diambil dari empat puluh orang responden dari total dua ratus enam puluh populasi dengan menggunakan kuesioner terhadap dua variabel yang diteliti. Seluruh responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari sebuah sekolah menengah atas. Data dianalisis dengan teknik analisis korelasi. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara kompetensi keterampilan dasar mengajar guru terhadap hasil belajar peserta didik dalam proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Hasil ini perlu menjadi perhatian khusus bagi seluruh guru untuk selalu meningkatkan kompetensinya, karena terbukti berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar peserta didik. Implikasi praktis dari temuan ini menunjukkan pentingnya pelatihan berkelanjutan bagi guru guna memperkuat keterampilan dasar mengajar dalam konteks pembelajaran yang adaptif dan berpusat pada peserta didik.
Evaluasi Implementasi Kurikulum Merdeka Dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kemandirian Siswa Ferdi, Ferdi; Thomas, Thomas; Falando, Nelson
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1583

Abstract

The Independent Curriculum is here as a response to the need for contextual and flexible education with the main goal of developing students' potential holistically. This article aims to evaluate the implementation of the Independent Curriculum in increasing students' creativity and independence through a literature review from various trusted sources. The approach used is qualitative with the library research method and PRISMA analysis. The results of the analysis show that the Independent Curriculum is able to encourage students to think creatively, take initiative, and be more responsible in the learning process. Project-based learning, collaboration, and problem solving are key approaches in fostering these two aspects. This evaluation underlines the importance of support from teachers, schools, and education policies in ensuring the effectiveness of the curriculum.ABSTRAKKurikulum Merdeka hadir sebagai respons terhadap kebutuhan pendidikan yang kontekstual dan fleksibel dengan tujuan utama mengembangkan potensi siswa secara holistik. Artikel ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi Kurikulum Merdeka dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian peserta didik melalui kajian literatur dari berbagai sumber terpercaya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode library research dan analisis PRISMA. Hasil analisis menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka mampu mendorong siswa untuk berpikir kreatif, mengambil inisiatif, serta lebih bertanggung jawab dalam proses belajar. Pembelajaran berbasis proyek, kolaborasi, dan pemecahan masalah menjadi pendekatan kunci dalam menumbuhkan kedua aspek tersebut. Evaluasi ini menggarisbawahi pentingnya dukungan dari guru, sekolah, dan kebijakan pendidikan dalam memastikan efektivitas kurikulum. 
Integrasi Islamic Critical Thinking dalam Pendidikan Kontemporer: Upaya Meningkatkan Kecerdasan Berpikir Kritis Pelajar Falaah, Muhammad Fajrul; Suryadin, Adin; Makmur, Makmur; Safira, Ayu; Purnamasari, Novia
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1677

Abstract

This study explores the implementation of Islamic Critical Thinking within inquiry-based learning models in pesantren (Islamic boarding schools). Amid the modernization of Islamic education, fostering critical reasoning rooted in Islamic values has become essential in shaping intellectual, reflective, and ethical students. Employing a qualitative field research approach including observation, in-depth interviews, and document analysis this study reveals that the integration of Islamic Critical Thinking values, such as open-mindedness, the pursuit of truth, and ethical dialogue, enhances students’ intellectual engagement and meaningful participation in classroom discussions. Teachers and pesantren leaders play a vital role in guiding students through a critical thinking process grounded in revelation and the Islamic scholarly tradition. The findings suggest that this approach not only strengthens cognitive skills but also nurtures the character of students who think wisely and critically. This conceptual study provides an epistemological framework for developing contemporary Islamic education models that remain responsive to modern challenges while rooted in core Islamic principles. It also calls for further empirical validation across diverse educational settings to assess the broader applicability and impact of integrating Islamic Critical Thinking in instructional practices.ABSTRAKPenelitian ini mengkaji penerapan Islamic Critical Thinking dalam model pembelajaran inkuiri di lingkungan pesantren. Dalam arus modernisasi pendidikan Islam, penguatan daya nalar kritis berbasis nilai-nilai Islam menjadi urgensi untuk membentuk generasi santri yang intelektual, reflektif, dan etis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi lapangan yang mencakup observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Islamic Critical Thinking seperti keterbukaan berpikir, semangat mencari kebenaran, dan penghargaan terhadap etika dialog mampu mendorong respons intelektual yang lebih mendalam dan partisipasi santri yang bermakna dalam pembelajaran. Peran pengasuh dan guru pesantren sangat sentral dalam membimbing proses berpikir kritis yang berbasis pada wahyu dan tradisi ilmiah Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan pendekatan ini bukan hanya mengembangkan aspek kognitif, tetapi juga membentuk karakter santri yang bijak dan berpikir tajam. Studi ini memberikan kontribusi konseptual dalam merumuskan kerangka epistemologis pendidikan Islam kontemporer, serta merekomendasikan riset lanjutan secara empiris di berbagai konteks pendidikan untuk menguji efektivitas pendekatan ini secara lebih luas.

Page 10 of 26 | Total Record : 258


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue