cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
biro3@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. Pb. Sudirman No.7, Karangasem, Patokan, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Education and Counseling Journal
ISSN : 27761223     EISSN : 27759466     DOI : 10.36841
Core Subject : Education, Social,
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PRODUK BERDASARKAN GAYA BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK Siregar, Widia Friliska; Kesuma, Sapta; Nasution, Ahmad Gofar
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4445

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di kelas XII MIA-2 SMA Negeri 13 Medan dengan jumlah 34 orang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana implementasi pembelajaran berdiferensiasi produk berdasarkan gaya belajar dapat meningkatkan kreativitas pada siswa kelas XII MIA-2. Prosedur penelitian tindakan kelas terdiri dari beberapa siklus dan setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu mulai dari tahap perencanaan tindakan perbaikan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Hasil analisis kondisi awal dan penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kreativitas siswa. Awalnya, metode ceramah dan tugas tertulis yang digunakan guru tidak efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa. Analisis awal menunjukkan bahwa tes kreativitas siswa belum tuntas dengan hasil sebagai berikut: fleksibilitas 23%, kefasihan 17%, dan kebaruan 29%, dengan rata-rata hanya sebesar 23%. Setelah penerapan PjBL, terdapat peningkatan dalam hasil tes kreativitas siswa pada siklus pertama, di mana fleksibilitas mencapai 61% (cukup), kefasihan 55% (belum tuntas) dan kebaruan 67% (cukup), dengan rata-rata keseluruhan 61%. Walaupun belum mencapai KKM (75%), peningkatan ini menunjukkan arah yang positif. Pada siklus kedua, semua indikator kreativitas siswa telah mencapai atau melebihi KKM, dengan rata-rata keseluruhan 91%, yang berarti tuntas. Hasil ini menunjukkan bahwa PjBL merupakan model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan kreativitas siswa
PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP KESEHATAN MENTAL REMAJA KELAS XI DI SMAN 5 KOTA JAMBI Kusaini, Utami Niki; Putri, Azzahara Ramadhania; Nurleni, Nurleni; Aziz, Cinta Aulia; Tusa’ada, Rahma; Febyya.I, Bunga Ezila; Puryanti, Leny; Elvrando, Vigo
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4473

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak media sosial terhadap kesehatan mental remaja. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam terhadap sejumlah besar remaja pengguna aktif media sosial. Penelitian menunjukkan bahwa media sosial memiliki dampak yang kompleks terhadap kesehatan mental remaja. Mayoritas responden mengalami gangguan pola tidur karena keasyikan bermain media sosial hingga larut malam. Hampir separuh responden pernah merasa kesepian atau terisolasi setelah menggunakan media sosial. Setengah responden merasa ada tekanan untuk selalu terhubung dan aktif di media sosial. Di sisi lain, media sosial juga dapat menjadi sumber dukungan sosial, memperkuat hubungan sosial, dan menyediakan platform untuk ekspresi diri. Untuk mengembangkan intervensi yang efektif, penting untuk memahami lebih baik bagaimana penggunaan media sosial mempengaruhi kesehatan mental remaja. Hal ini mencakup pendekatan pendidikan yang memperkuat literasi media, pengembangan keterampilan digital yang baik, dan dukungan sosial yang kuat dari keluarga dan komunitas. Remaja dapat menghabiskan waktu yang berlebihan di media sosial, baik untuk berinteraksi, mengakses konten, atau bahkan hanya untuk mengecek pemberitahuan. Hal ini dapat mengganggu pola tidur, konsentrasi belajar, dan aktivitas produktif lainnya. Paparan konten di media sosial yang menampilkan gambaran tubuh yang tidak realistis dapat menyebabkan remaja mengembangkan gambaran negatif tentang tubuh mereka sendiri, yang dapat memicu masalah seperti gangguan makan atau depresi. Media sosial dapat mendorong remaja untuk membandingkan kehidupan mereka dengan orang lain, yang dapat menimbulkan perasaan tidak puas atau rendah diri. Meskipun terhubung secara virtual, remaja dapat mengalami isolasi sosial jika terlalu banyak menghabiskan waktu di media sosial dan kurang berinteraksi secara langsung dengan orang lain
EFEKTIVITAS TEKNIK BEHAVIOR CONTRACT SEBAGAI PEREDUKSI PERILAKU KECANDUAN MEDIA SOSIAL Al Huda, Moh. Farid; Isriyah, Mudafiatun; Mawaddati, Ika Romika
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4170

Abstract

Media sosial telahemenjadi bagianeintegral dari kehidupan sehari-hari banyak individu, dengan penggunaan yang semakin meluas dan intensitas yang meningkat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi efektivitas dari metode kontrak perilaku, dengan potensi untuk mengurangi kecenderungan perilaku adiksi terhadap media sosial pada kalangan siswa. X SMA Negeri Glenmore. Penelitian SMA Negeri Glenmore Jln. RS. Bhakti Husada Krikilan, Glenmore, Banyuwangi. Adanya pengaruh Penurunan daya serap siswa terhadap materi pelajaran karna perilaku kecanduan media sosial dengan gejala : Tingkat kepuasan, Ketergantungan waktu, Kehilangan kontrol, Ganguan emosional.,Pengambilan sampeltyangrdigunakan adalah purposive sampling berdasarkan area. Rancanganapenelitiantyang diterapkanradalah pre-eksperimentalWdenganWdesain One group pre-test-post-test. Metode analisis data mengunakan uji wilcoxon sesuai hasil perhitungan uji wilcoxon, diperoleh hasil wilcoxon dengan nilai Z sebesar -2,524 dengan simpatik signifikansi adapun untuk uji duatarah sebesar 0,012. Dari hasil pengujian tersebut, dapat disimpulkan bahwa nilaiiAsymp. Sig (2-tailed) sebesart0,012<0,05. Oleh karena itu,rhipotesis dari ralternatif rditerima yang artinya hipotesis dalam penelitian ini diterima sebab terdapat penurunan tingkat kecanduan media sosial siswa SMA Negeri Glenmore setelah dilakukan konseling kelompok menggunakan tekniktBehavioruContract.
URGENSI ASESMEN DALAM PENYUSUNAN PROGRAM BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH MENENGAH Mustika, Erika Winda; Zahro, Putri Awalia; Habsy, Bakhrudin All
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4191

Abstract

Guidance and counseling are aspects that cannot be separated from education. Education is not just a teaching and learning process, but will also influence the problems experienced by students. In its implementation, guidance and counseling teachers are professional figures who will help serve students in achieving development. Students need guidance and counseling because they still lack knowledge regarding themselves and their environment. Guidance and counseling teachers need valid data to describe students' needs. For this reason, it is hoped that the existence of assessments can be a tool in knowing the needs of each student. Where the results of the assessment will help guidance and counseling teachers in implementing guidance and counseling programs. A guidance and counseling program will not run efficiently if its implementation is not systematic and not aligned with a quality management system. In this research, the author used a qualitative method in the nature of a literature study. This method requires books or other literature as the main material. So it is found that assessment has an important role in implementing guidance and counseling programs. The assessment will later be able to help guidance and counseling teachers in making accurate diagnoses, developing effective action plans, increasing students' self-related knowledge, and so on. The stages in preparing a guidance and counseling program so that it runs effectively are as follows: a). preparation stage, which includes assessment b). Design stages, which include preparing annual and semester guidance and counseling programs. Keywords: Assessment, guidance and counseling program, urgency of assessment
KESIAPAN PROFESIONALISME GURU MATA PELAJARAN PRODUKTIF: KAJIAN RELEVAN DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SMK Hardison, Hardison; Karnando, Karnando; Janani, Janani; Jalinus, Nizwardi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4060

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan profesional guru mata pelajaran produktif ketika melaksanakan kurikulum merdeka di sekolah kejuruan. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan. Penggunaan metode ini disesuaikan dengan tujuan utama penelitian. Mata pelajaran produktif merupakan mata pelajaran yang berkaitan dengan kemampuan siswa di sekolah kejuruan. Siswa pada umumnya harus menguasai pelajaran ini dengan baik karena menentukan bidang keahliannya ketika memasuki lapangan, untuk melaksanakan magang kerja industri, atau untuk dunia kerja. Oleh karena itu pembelajaran mata pelajaran produktif ini harus dilakukan secara efektif dan efisien. Akan tetapi, berdasarkan observasi awal pada siswa kelas XI menunjukkan bahwa hasil belajar siswa rendah karena hanya 10% yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yang ditetapkan di sekolah yaitu 75. Model, metode dan strategi pembelajaran yang digunakan siswa tidak sesuai dengan karakter siswa, sehingga mereka tidak dapat memahami materi dengan baik sehingga berdampak pada hasil belajar yang diperolehnya.
ANALISIS KENDALA GURU DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA PADA KURIKULUM MERDEKA KELAS IV SD NEGERI 43 SUNGAI SAPIH Tiarani, Nuri; Efrina, Gusnita
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4242

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kendala guru dalam pembelajaran matematika pada kurikulum merdeka dikarenakan guru mampu memahami karakteristik siswa karna setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda-beda. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Kendala Guru Dalam Pembelajaran Matematika Pada Kurikulum Merdeka Kelas IV SD Negeri 43 Sungai Sapih. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif.Kemudian data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dokumentasi, kuesioner dan selanjutnya dilakukan analisis data melalui tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Subjek penelitian ini yaitu Seluruh Guru Kelas IV. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa Kendala Guru Dalam Pembelajaran Matematika Pada Kurikulum Merdeka Kelas IV SD Negeri 43 Sungai Sapih. Pada Kesiapan Rencana Implementasi Pembelajaran Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Matematika Kelas IV SD Negeri 43 Sungai Sapih yang terdiri dari faktor perencanaan pembelajaran, faktor penyusunan modul atau bahan ajar dan faktor evaluasi pembelajaran untuk mencapai keberhasilan guru dalam mengajar pada kurikulum merdeka di kelas IV Sekolah Dasar.
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA DIGITAL INOVATIF TERHADAP PENINGKATAN SEMANGAT BELAJAR PESERTA DIDIK Annisa Syukrina Lestari; Encep Andriana; Siti Rokmanah
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 3 No 2 (2023): EDISI AGUSTUS
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v3i2.3834

Abstract

Pengembangan teknologi dalam dunia Pendidikan terus berkembang semakin pesat. Saat ini, media digital inovatif menjadi salah satu bentuk dari hasil berkembangnya teknologi. Kehadiran pengembangan perangkat aja ini seperti video interaktif, simulasi 3D, dan konten digital lainnya, saat ini menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif bagi peserta didik. Dengan tampilan dan pembawaan yang menarik menjadi pembangkit semangat peserta didik dalam menangkap materi pelajaran, sehingga peserta didik akan terbawa oleh alur pembelajaran yang berlangsung yang akan memberikan pengalaman belajar yang berbeda serta gaya belajar yang bervariasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan kesimpulan yang bermakna dengan pengumpulan data dan menghasilkan data deskriptif. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan di SDN Secang, penggunaan media digital inovatif ini menjadi salah satu pembangkit semangat belajar peserta didik dalam proses pembelajaran, sehingga meningkatkan hasil belajar berdasarkan tujuan pembelajaran. Dalam hal ini, guru perlu mempertimbangkan penyusunan perangkat ajar yang digunakan di dalam kelas.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MODEL PROBLEM-BASED LEARNING PADA MATERI PAHAM KEBANGSAAN, NASIONALISME, DAN MENJAGA NKRI DI KELAS X-3SMA NEGERI 11 MEDAN Bangun, Adelina Br; Susilawati, Evi; Fauziah, Juwita
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4398

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menengahnya hasil belajar siswa kelas X-3 SMAN 11 Medan pada muatan pelajaran PPKn materi Paham Kebangsaan, Nasionalisme, dan Menjaga NKRI. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar pada materi tersebut dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Subjek penelitian adalah siswa kelas X-3 dengan jumlah 36 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, tes dan dokumentasi. Penelitian ini terdiri dari 2 (dua) siklus dimana terdapat satu kali pertemuan kegiatan pembelajaran pada tiap siklusnya. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Kriteria keberhasilan penelitian yang ditetapkan untuk hasil belajar siswa adalah 80 untuk skala penilaian 1-100 sesuai dengan kriteria ketuntasan minimal muatan PPKn. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada muatan pelajaran PPKn materi Paham Kebangsaan, Nasionalisme, dan Menjaga NKRI. Rata-rata hasil belajar siswa pada pra siklus hanya mencapai 71 Setelah diterapkan model pembelajaran PBL pada siklus I rata-rata nilai hasil belajar siswa meningkat menjadi 78,8 dan pada siklus II meningkat menjadi 85,87. Berdasarkan hasil di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PBL berpengaruh terhadap hasil belajar PPKn pada siswa kelas X-3 Semester 2 di SMA Negeri 11 Medan tahun pelajaran 2023/2024
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF LEARNING TYPE JIGSAW SISWA KELAS X MA NURUL ICHSAN Anam, Khoiril; Hasanah, Wardhatul; Wapa, Andi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar SKI yang sebelumnya memiliki hasil yang tidak mencapai KKM berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Tindakan kelas, objek penelitiannya di MA Nurul Ichsan Yosowilangun Lumajang tepatnya dikelas X yang berjumlah 25 siswa. Adapun model koopertatif type jigsaw sebagai variable bebas sedangkan hasil belajar SKI sebagai variable terikat dengan perlakuan dua kali siklus, dimasing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan refleksi. Adapun hasil dari penelitian ini Ketika menggunakan model Kooperatif Learning Type Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar SKI Siswa kelas X MA Nurul Ichsan. Pada siklus II, dan tujuan penelitian dicapai, dan siklus kedua berhenti karena nilai tes siswa rata-rata siswa dari 72,1 menjadi 78,7 dan ketuntasan belajar juga meningkat dari 47% menjadi 82%. Artinya penelitian ini dapat dikategorikan berhasil dalam meningkatkan hasil belajar SKI dikelas X MA Nurul Ichsan.
HUBUNGAN PENDEKATAN KOGNITIF TEORI KONSTRUK KEPRIBADIAN KELLY TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS DALAM KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Pebriana, Putri Hana; Atmoko, Adi; Indra Dewi, Radeni Sukma
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2024): Edisi Agustus
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i2.4484

Abstract

Berdasarkan pengamatan awal yang penulis lakukan bahwa guru seperti bersikap adil sesama murid, berlaku sabar, bersikap kasih dan penyayang namun penulis menemukan ada beberapa gejala yang mendukung kepribadian yang tidak sesuai dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat hubungan pendekatan kognitif teori konstruk kepribadian kelly terhadap hasil belajar IPAS dalam kurikulim merdeka di Sekolah Dasar. Penelitian ini tergolong penelitian deskriptif korelasional, sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di salah satu sekolah dasar di Bangkinang Kota. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan pendekatan kognitif teori konstruk kepribadian kelly terhadap hasil belajar IPAS dalam kurikulim merdeka di Sekolah Dasar dikarenakan ada banyak aspek-aspek dari kepribadian yang memang sangat mempengaruhi sikap siswa dalam menghadapi suatu hal, seperti sifat-sifatnya, pikiran-pikirannya, motifnya, perasaan, kepercayaan dirinya, dan lain-lain. Bila seorang siswa memiliki kepribadian yang kuat maka dia akan memiliki pikiran yang positif terhadap hasil belajar