cover
Contact Name
Aenor Rofek
Contact Email
biro3@unars.ac.id
Phone
+6281331725275
Journal Mail Official
aenor_rofek@unars.ac.id
Editorial Address
Universitas Abdurachman Saleh Situbondo Jl. Pb. Sudirman No.7, Karangasem, Patokan, Kec. Situbondo, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur 68312
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
Education and Counseling Journal
ISSN : 27761223     EISSN : 27759466     DOI : 10.36841
Core Subject : Education, Social,
Jurnal consilium adalah jurnal bidang pendidikan dan konseling untuk semua jenjang pendidikan yakni Sekolah Dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga perguruan tinggi (PT). jurnal consilium merupakan cerminan aspirasi guru-guru di SD – SMA yang membutuhkan jurnal pendidikan dan juga konseling, jurnal ini mewadahi segala bentuk penelitian yang diharapkan mampu memberikan publikasi kepada masyarakat luas.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 378 Documents
INTEGRASI TEKNOLOGI DALAM DIFUSI INOVASI PENDIDIKAN: PENDEKATAN KEPEMIMPINAN KOLABORATIF DI ERA DIGITAL Ratnawati, Rinta; Lestari, Gunarti Dwi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.5980

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi teknologi dalam difusi inovasi pendidikan melalui pendekatan kepemimpinan kolaboratif di era digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model kepemimpinan kolaboratif berbasis teknologi yang dapat meningkatkan adopsi teknologi dalam pendidikan. Metode yang digunakan adalah penelitian pustaka untuk menganalisis literatur terkait. Temuan dari penelitian menunjukkan bahwa saluran komunikasi, waktu, dan sistem sosial memiliki peran penting dalam proses difusi inovasi. Selain itu, karakteristik kepemimpinan kolaboratif sangat mendukung inovasi dan pembelajaran berkelanjutan. Kepemimpinan kolaboratif dalam pendidikan dianggap sangat penting untuk mendukung inovasi teknologi. Pendekatan ini melibatkan semua pemangku kepentingan dalam perencanaan dan implementasi, yang menciptakan rasa memiliki yang kuat dan meningkatkan peluang keberhasilan adopsi teknologi. Pemimpin kolaboratif berfungsi sebagai fasilitator yang mendorong komunikasi terbuka, membentuk tim lintas fungsi, dan menyediakan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi. Sementara itu, kolaborasi yang terjalin mempercepat penerimaan inovasi dan menciptakan sinergi yang meningkatkan efektivitas implementasi. Model kepemimpinan kolaboratif berbasis teknologi menggabungkan inovasi, kolaborasi, dan dinamika organisasi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang adaptif. Keberhasilan model ini diukur melalui tingkat adopsi teknologi, partisipasi pemangku kepentingan, dan dampaknya terhadap hasil pendidikan.
IMPACT OF INDEPENDENT LEARNING POLICY AND COMPENSATION ON TEACHER PERFORMANCE THROUGH JOB SATISFACTION AS A MEDIATING VARIABLE Sumardiyanto, Sumardiyanto; Dassucik, Dassucik; Rasyidi, Ahmad Hafas
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6053

Abstract

This study explores the influence of the Independent Learning Policy and compensation on teacher performance, with job satisfaction as a mediating variable. Using a quantitative research design and Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4, data were collected from 107 teachers across three junior high schools in Situbondo Regency. The results indicate that the Independent Learning Policy significantly impacts teacher performance both directly and indirectly through job satisfaction, with a path coefficient of 0.347 (p = 0.005). Compensation also plays a key role, directly influencing job satisfaction (path coefficient = 0.270, p < 0.001) and indirectly affecting teacher performance through job satisfaction (path coefficient = 0.130, p = 0.008). The adjusted R² values reveal that 89.8% of the variance in job satisfaction and 86.4% of the variance in teacher performance are explained by the model. These findings highlight the interconnected roles of educational policies, compensation, and job satisfaction in enhancing teacher performance, providing actionable insights for policymakers and school administrators to foster supportive environments that promote educational excellence.
PENGGUNAAN MODEL PEMBELAJARAN THINK PAIR AND SHARE (TPS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL SOSIOLOGI Wijaksono, Agus; Sriartah, Putu; Mudana, Wayan; Pageh, I Made
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.5777

Abstract

Masalah yang dibahas dalam penelitian ini adalah bagaimana cara meningkatkan hasil belajar siswa melalui penggunaan model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) Pada pembelajaran sosiologi bagi Siswa Kelas X. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektifitas penggunaan model pembelajaran Think Pair and Share (TPS) Pada Pembelajaran Sosiologi X di MA Gembolo. Sumber data penelitian adalah siswa kelas X MA Gembolo Banyuwangi sebanyak 16 siswa. Waktu penelitian dari tanggal 23 September sampai dengan 17 Oktober 2024. Penelitian dilakukan selama 2 (dua) siklus. Data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif adalah data yang diperoleh dari hasil tes formatif pada setiap siklus. Sedangkan data kualitatif berupa data observasi pada tiap siklus pembelajaran. Data yang diperoleh kemudian dikonsultasikan untuk mengetahui hasil belajar siswa. Hasil belajar siswa pada prasiklus hanya 3 siswa (19%) yang mencapai ketuntasan yaitu 70. Pada siklus I meningkat menjadi 7 orang (44%) dan pada siklus II meningkat menjadi 16 orang (100%). Kesimpulan dari penelitian perbaikan menggunakan metode Think Pair and Share (TPS) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X pada mata pelajaran Sosiologi.
THE EFFECT OF THE INDEPENDENT LEARNING POLICY ON STUDENT ACHIEVEMENT THROUGH TEACHER PERFORMANCE AS A MEDIATING VARIABLE Sumardiyanto, Sumardiyanto; Dassucik, Dassucik; Endang Sri D., Lusi
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6054

Abstract

This study examines the impact of the Independent Learning Policy on student achievement, focusing on the mediating role of teacher performance. Utilizing a quantitative research approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis through SmartPLS 4, the study analyzed data collected from a sample of 196 grade 9 students from three junior high schools in Situbondo Regency. The results indicate that the Independent Learning Policy significantly influences both teacher performance (path coefficient = 0.668, T-statistic = 19.174, p < 0.000) and student achievement (path coefficient = 0.414, T-statistic = 7.741, p < 0.000). Teacher performance was also found to have a substantial direct impact on student achievement (path coefficient = 0.558, T-statistic = 9.900, p < 0.000) and acted as a critical mediator, amplifying the policy's effect on student outcomes (indirect path coefficient = 0.373, T-statistic = 8.273, p < 0.000). The adjusted R² values further reinforce the model's robustness, with 44.3% of teacher performance variance and 78.9% of student achievement variance explained by the Independent Learning Policy and teacher performance. These findings emphasize the necessity of empowering teachers through professional development and resource allocation to maximize the effectiveness of educational policies. This study contributes to the theoretical understanding of policy implementation in education and offers practical recommendations for enhancing educational outcomes in junior high schools.
UPAYA GURU DALAM MENINGKATKAN PRILAKU MANDIRI MELALUI GERAKAN SENAM IRAMA PADA ANAK USIA DINI KELOMPOK B DI SPS APEL 56 DESA KEMUINGSARI KIDUL Pertiwa, Eky Prasetya; Muntiah, Siti
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku mandiri anak usia dini melalui kegiatan Senam Irama di Kelompok B di SPS APEL 56 Kemuningsari Kidul, Jenggawah. Kemandirian merupakan kemampuan anak untuk melakukan berbagai aktivitas tanpa bantuan dari orang lain, yang meliputi kemandirian emosi dan kemandirian bertindak. Berdasarkan pengamatan awal, ditemukan bahwa anak-anak di kelompok ini belum menunjukkan perilaku mandiri yang optimal. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan 10 anak sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perilaku mandiri yang signifikan, dari 30% pada prasiklus menjadi 80% pada Siklus II. Intervensi melalui Senam Irama terbukti efektif dalam meningkatkan perilaku mandiri anak, terutama dalam aspek kemandirian emosi dan bertindak.
PENGARUH TEKNIK DISKUSI KELOMPOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SANTRI PONDOK PESANTREN IBNU KATSIR 4 MOJOKERTO Arifin, Syamsul; Fatimah, Fita; Romika, Ika
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6029

Abstract

Motivasi belajar sangat pendting dalam mendukung prestasi belajar siswa. Namun ada indikasi rendahnya motivasi belajar yang dimiliki oleh santri pondok pesantren IbnuKatsir 4 Mojokerto yang ditunjukkan dengan mudah berkeluh kesah dan pesimis ketika menghadapi kesulitan, sulit berjalan sendiri ketika di berikan tugas, memiliki ketergantungan terhadap orang lain, daya konsentrasi berkurang, dan semangat juang belajarnya rendah. Oleh karena itu perlu upaya-upaya untuk memperbaiki motovasi belajar tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik diskusi kelompok terhadap motivasi belajar santri PP IbnuKatsir 4Mojokerto. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif eksperimen dengan desain one group pretest posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh santri kelas VIII yang berjumlah 23 orang, sedangkan sampelnya berjumlah 8 orang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari 2 orang santri yang memiliki motivasi rendah dan 6 santri yang memiliki motivasi belajar sedang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket motivasi belajar yang terdiri dari 45 item pertaanyaan. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, Uji hipotesis menggunakan Wilcoxon menunjukkan nilai Asymsig (2-tailed) 0,012 < 0,05 yang berarti Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pengaruh teknik diskusi kelompok dapat membantu meningkatkan motivasi belajar santri di Pondok Pesantren Ibnu Katsir 4 Mojokerto
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE (THINK-PAIR-SHARE) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMK NEGERI 2 MANDREHE Gulo, Reforman; Telaumbanua, Wahyutra Adilman; Harefa, Yearning; Lahagu, Arianto
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6090

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dari pengamatan peneliti pada pelaksanaan pembelajaran di SMK Negeri 2 Mandrehe yang selama ini mengalami hambatan dalam proses pembelajaran sehingga hasil belajar siswa masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Think Pair Share di kelas XI SMK Negeri 2 Mandrehe Tahun Pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa hasil observasi untuk guru pada siklus I mencapai rata-rata 47,5%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 88,75%. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I mencapai rata-rata 47% dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 89,5%. Hasil evaluasi pembelajaran pada siklus I diperoleh rata-rata yaitu 67,24 dan pada siklus II meningkat menjadi 82,15. Persentase ketuntasan yang dicapai pada siklus I adalah sebesar 28% dan siklus II mencapai sebesar 84%. Kesimpulannya bahwa ada peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Otomatisasi Tata Kelola Kepegawaian dengan penerapan model pembelajaran Think Pair Share di kelas XI SMK Negeri 2 Mandrehe Tahun Pelajaran 2022/2023.
GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU Resdianto, Andreas; Dwikurnaningsih, Yari; Sugiarto, Agus
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6109

Abstract

Penelitian ini mengkaji masalah terkait kinerja guru di salah satu SMP Negeri Kabupaten Jayapura yang belum mencapai tingkat optimal. Hal ini disebabkan oleh kepemimpinan kepala sekolah yang belum efektif, sehingga kinerja guru tidak sesuai dengan target yang diharapkan. Variabel-variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan transformasional seorang kepala sekolah (X) dan kinerja guru (Y). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keberadaan gaya kepemimpinan transformasional yang diterapkan oleh kepala sekolah, mengevaluasi seberapa baik kinerja guru, serta menilai sejauh mana pengaruh gaya kepemimpinan tersebut terhadap kinerja para guru. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori, dengan pengumpulan data melalui angket skala Likert dan analisis regresi sederhana. Populasi penelitian ini terdiri dari 12 guru di SMP Negeri Kabupaten Jayapura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah masuk dalam kategori efektif, sedangkan kinerja guru dalam kategori sedang. Analisis data menunjukkan pola linier, dan hipotesis yang diuji mengindikasikan adanya pengaruh positif dari gaya kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kinerja guru.
ANALISIS PROBLEMATIKA PENERAPAN PEMBELAJARAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI SD GMIH LOC KABUPATEN PULAU MOROTAI Lessy, ledy yanti; Papingka, Gullyt Karlos
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6073

Abstract

Pentingnya kearifan lokal dalam pendidikan disorot sebagai sarana untuk melestarikan keragaman budaya dan nilai-nilai di kalangan generasi muda. Namun, penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal di sekolah dasar, seperti di SD GMIH Loc di Kabupaten Pulau Morotai, menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan melibatkan 9 responden dari kalangan kepala sekolah, guru kelas dan guru bidang studi penelitian ini telah mengekplorasi problematika penerapan pembelajaran kearifan lokal di SD. Hasil penelitian menunjukan bahwa problematika dari penerapan pembelajaran berbasis kearifan lokal yaitu sumber daya dan pelatihan yang terbatas untuk guru-guru di SD GMIH LOC, yang mengakibatkan kurangnya ilmu budaya setempat untuk diintegrasikan tradisi lokal ke dalam proses pembelajaran. Sementara beberapa siswa menunjukkan minat pada budaya lokal, pengetahuan mereka tetap dangkal karena penerapan pendidikan kearifan lokal yang tidak konsisten. Penggunaan teknologi, seperti media digital, diakui sebagai alat untuk meningkatkan minat dan pemahaman siswa tentang budaya lokal. Kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah sangat penting untuk menyediakan pelatihan, sumber daya, dan materi yang memadai. Tanpa dukungan dan kerja sama yang kuat, ada risiko bahwa kearifan lokal akan terkikis oleh modernisasi, yang mengarah pada terputusnya generasi muda dari identitas budaya mereka.
INTEGRASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH: STUDI PADA MATA KULIAH SEJARAH KEBUDAYAAN INDONESIA Wibowo, Satrio; Fitriany, Aulia
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 5 No 1 (2025): EDISI : MARET
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v5i1.6172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pembelajaran Sejarah Kebudayaan Indonesia dengan integrasi pendekatan kontekstual. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan analisis dokumen untuk mengidentifikasi pelaksanaan pembelajaran, evaluasi serta tantangan dalam penerapan pendekatan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa, kendala seperti keterbatasan akses terhadap sumber sejarah, dominasi metode ceramah, serta kurangnya keterampilan analisis dokumen masih menjadi hambatan utama. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan aksesibilitas sumber sejarah, pelatihan keterampilan berpikir kontekstual, serta penerapan metode pembelajaran interaktif berbasis eksplorasi agar pendekatan ini dapat lebih efektif.