cover
Contact Name
Purwono
Contact Email
purwono@uhb.ac.id
Phone
+6285327779177
Journal Mail Official
pimas@uhb.ac.id
Editorial Address
Jl. Raden Patah No.100, Kedunglongsir, Ledug, Kec. Kembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : 28280814     EISSN : 28280814     DOI : https://doi.org/10.35960/pimas.v1i1
Ruang lingkup Jurnal Pengabdian Masyarakat (PIMAS) adalah Kesehatan, Bisnis, Sains Teknologi, Sosial, Pendidikan, Ekonomi dan semua kegiatan pengabdian masyarakat. Jurnal ini memuat hasil-hasil pengabdian masyarakat berbasis penelitian seperti PAR (Participatory Action Research), ABCD (Asset Based Community Development), CBR (Community-Based Research), Service Learning, Community Development, dan metodologi lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 175 Documents
Penyuluhan dan Sosialisasi Peran Pemuda dalam Membangun Desa di Desa Bakalerek Fahik, Agustino Demelo Julians; Mbawo, Ronaldo Valentino; Welin, Elisabeth Date Masan; Peten, Yasinta Yunrianto Palan; Molan, Kristianus Simon H.
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i2.1888

Abstract

Pengabdian ini bertujuan agar pemuda lebih produktif dan proaktif dalam keterlibatannya di organisasi dan masyarakat. Hasil dari pengabdian bagi karang taruna menuai hasil yang positif dengan semakin menyadari bahwa keberadaan mereka sangat mempengaruhi tingkat kemajuan desa dan adanya langkah untuk berani berbaur dan terlibat proaktif dalam kegiatan desa, baik itu forum-forum resmi maupun non resmi. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan keterlibatan pemuda Desa Bakalerek dalam membangun desa. Dalam sosialisasi ini juga diberikan pelatihan kepemimpinan praktis dengan meminta pemuda untuk berbicara di depan umum untuk melatih mental dan kepercayaan diri. Pemuda memiliki potensi besar sebagai tonggak perubahan di masa depan dan inovator sebagai penggerak harus memiliki kemampuan dan kreatifitas, aspek-aspek seperti pengembangan potensi lokal, pelatihan keterampilan, peningkatan kualitas pendidikan, dan penguatan jaringan atau relasi dengan masyarakat, pemerintah dan organisasi luar, serta memanfaatkan teknologi dengan baik dan mampu meningkatkan kreatifitas pemuda.
Sosialisasi Strategi Menentukan Jenis Usaha untuk Mendukung Kemajuan Bumdes di Desa Paubokol, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata Niron, Fransiskus Xaverius Doni; Meo, Mancerius; Sius, Karolus Tatu; Welin, Elisabeth Date Masan; Lamawuran, Yosep Dionisius; Ethelbert, Yohanes Kornelius
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i2.1889

Abstract

Salah satu alat kunci untuk pengembangan ekonomi desa adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), yang dirancang untuk meningkatkan kemandirian serta kesejahteraan masyarakat. Namun, tidak sedikit BUMDes yang tidak berjalan efektif karena kurangnya strategi yang tepat dalam menentukan jenis usaha yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan lokal. Pengabdian ini bertujuan untuk merumuskan strategi penentuan jenis usaha yang tepat bagi BUMDes Desa Paubokol guna mendorong pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode partisipatif dan sosialisasi interaktif yang melibatkan pemerintah desa, pengurus BPD, pengelola BUMDes, dan masyarakat setempat. Hasil menunjukkan bahwa strategi efektif dalam menentukan usaha BUMDes meliputi pemetaan menyeluruh terhadap potensi desa seperti sumber daya alam, manusia, dan kebutuhan masyarakat; identifikasi peluang pasar lokal; serta partisipasi aktif masyarakat dalam perencanaan usaha. Jenis usaha yang direkomendasikan meliputi jasa simpan pinjam, perdagangan hasil pertanian, penyediaan air bersih, hingga pengembangan pariwisata lokal. Oleh karena itu, pelatihan dan peningkatan kapasitas sangat diperlukan agar BUMDes mampu berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika ekonomi. Strategi yang dirumuskan diharapkan mampu memperkuat posisi BUMDes sebagai motor penggerak perekonomian desa yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Penyuluhan Pemilahan Sampah Kepada Ibu – Ibu PKK di Dusun Rejosari, Desa Soronalan, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah Fadillah, Muhamad Ryan; Sevia, Kadek Dwi; Hida, Husna Sabila Asya; Rini, Diah Setyo; Afriliani, Tezi; Kasjono, Heru Subaris; Amalia, Rizki
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1846

Abstract

Peningkatan pemahaman mengenai pemilahan sampah perlu dimulai dari tingkat rumah tangga karena setiap rumah tangga berperan penting dalam pengelolaan sampah dengan melakukan pemilahan yang benar. Kegiatan pengabdian ini mengenai penyuluhan pemilahan sampah dengan sasaran kepada kumpulan PKK ibu-ibu Dusun Rejosari. Kegiatan diikuti oleh 24 peserta yang diawali dengan pembagian kuesioner sebagai pre-test untuk mengetahui pengetahuan awal peserta sebelum pemaparan materi. Pada pemaparan materi pemilahan sampah, dijelaskan mengenai pengertian sampah, tujuan pemilahan sampah, dan jenis-jenis sampah yang harus dipilah dengan bantuan media percontohan sampah organik, non organik, dan B3. Analisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon dengan hasil positive rank sebesar 78% atau mengalami peningkatan pada hasil pre-post. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pre-post mengalami peningkatan signifikan dalam pemilahan sampah dibandingkan kelompok kontrol dengan hasil sig < 0,05 sehingga H0 diterima dimana mengalami peningkatan yang signifikan.
Edukasi Pemilahan Sampah dan Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Siswa SDN Soronalan 1, Sawangan, Magelang Nurhanifah, Adelia; Fadilah, Zacky; Ramadhan, Sutan Aulia; Sari, Devi Ayu Prima; Auliana, Auliana; Zulfany, Farsya Auliya; Ganefati, Sri Puji; Haryono, Haryono
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1847

Abstract

Penerapan edukasi kesehatan dan lingkungan sejak usia dini merupakan strategi preventif yang esensial dalam membentuk karakter dan perilaku hidup bersih serta ramah lingkungan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi edukatif mengenai pemilahan sampah dan praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS) kepada siswa kelas tiga di SDN Soronalan 1. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang menekankan pada pembelajaran interaktif berbasis teori dan praktik langsung. Materi pemilahan sampah mencakup pengenalan tiga kategori utama, yaitu sampah organik, anorganik, dan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3), yang disampaikan melalui media visual dan simulasi klasifikasi sampah. Sementara itu, sesi CTPS difokuskan pada pentingnya menjaga kebersihan tangan dalam upaya pencegahan penyakit infeksi, dengan memperkenalkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta didik menunjukkan tingkat partisipasi dan pemahaman yang tinggi, yang ditunjukkan melalui respons aktif dalam diskusi, keberhasilan dalam praktik, serta kemampuan dalam mengulang kembali langkah-langkah yang telah dipelajari. Temuan ini menunjukkan bahwa metode sosialisasi yang berbasis interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan dasar siswa dalam hal kebersihan diri dan pengelolaan sampah. Intervensi semacam ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara berkelanjutan pada anak usia sekolah dasar.
Peningkatan Kualitas Pengajaran Gambar Teknik Melalui Pelatihan Solidworks Bagi Guru Sekolah Menengah Kejuruan Muhammadiyah Kabupaten Banyumas Muhammad Muryanto; Trio Nur wibowo; Syaukaty Yasinta; Muhammad Ramadhani S. L; Irfauji Firman Hidayat
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 2 (2025): Mei
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i2.1852

Abstract

Technical drawing training based on ISO standards using SolidWorks is a strategic step to enhance the competencies of vocational high school (SMK) teachers, particularly in aligning the learning process with industrial needs. This community service activity aimed to provide practical knowledge and skills to SMK Muhammadiyah teachers in Banyumas Regency regarding internationally standardized technical drawing (ISO 128, ISO 5456, ISO 7200) and its implementation through parametric Computer-Aided Design (CAD) software, namely SolidWorks. The training methods included lectures, hands-on practice, group discussions, pre-tests, and post-tests. The pre-test results showed that the participants' average score was only 47.5, indicating a low level of understanding of technical drawing standards and the use of SolidWorks. However, after the training, the average score increased significantly to 79.6, reflecting a 67.5% improvement. These findings demonstrate that training based on hands-on practice and case studies can effectively enhance teachers' technical competencies. This program also strengthens the role of teachers as agents of change in vocational education based on Industry 4.0 technology. It is hoped that this activity will be followed by advanced training sessions, such as motion simulation and stress analysis using CAD.
Implementasi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Sectio Caesarea Alifiani, Azizah Putri; Sukmaningtyas, Wilis; Utami, Tin
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1860

Abstract

Sectio caesarea semakin banyak dilakukan di negara berkembang, berdasarkan data Kemenkes RI 2019, persentase persalinan dengan SC di Provinsi Jawa Tengah mencapai 17,1%.Tingginya tingkat kecemasan adalah salah satu tantangan utama yang dihadapi pasien selama menjalani operasi, karena dapat memengaruhi proses persalinan serta kondisi fisik dan mental baik ibu maupun janin. Terapi relaksasi otot progresif terbukti berhasil mengurangi kecemasan pasien sebelum operasi dengan cara merilekskan ketegangan otot dan meningkatkan produksi hormon endorfin. Tujuan dari PkM ini adalah mengimplementasikan relaksasi otot progresif pada pasien pre sectio caesarea dengan anestesi spinal untuk menurunkan tingkat kecemasan. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dengan mengimplementasikan relaksasi otot progresif selama 10 menit pada 30 peserta dengan menggunakan instrument kecemasan APAIS. Hasil kegiatan ini menunjukkan sebelum pelaksanaan relaksasi otot progresif terdeteksi adanya kecemasan ringan pada 8 peserta (26,7%) dan kecemasan sedang pada 22 peserta (73,3%). Setelah dilakukannya implementasi, mayoritas peserta mengalami tingkat kecemasan ringan dengan jumlah 25 peserta (83,3%) dan kecemasan sedang sebanyak 5 peserta (16,7%). Pengurangan kecemasan peserta melalui relaksasi otot progresif tercatat sebesar 49,1%, dan setelah implementasi, hasilnya mencapai 32%, dengan selisih sebesar 17,1%.   Kata kunci : kecemasan pre operasi, relaksasi otot progresif, sectio caesarea  
Meninjau Peranan Text Mining sebagai Alat Strategis dalam Industri Kreatif melalui Sajian Webinar Hakim, Lukmanul; Peryanto, Ari; Susanto, Dwi; Fitri Widodo, Yuwono
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1868

Abstract

The growth of unstructured data has been triggering a big data explosion. About 90 percent of the current unstructured data has not been fully analyzed so that cannot be used for valuable new information. Text mining can process text data to be extracted into new knowledge, identify significant patterns, and find hidden correlations. The use of text mining can be applied to various themes such as encouraging creativity in industry, society, and researchers by focusing on exploration versus exploitation strategies in crowdsourcing contests by utilizing data from proposals to make close and distance classifications between proposals, analyze sentiment tone on product launch announcements or creative economy programs and make correlations with sales data or public interest in a post-launch program, performing software lifecycle management by leveraging new ideas from users/customers such as Google reviews to create clusters of topics discussed in the comment section, and combining a topic-search approach and language style that can make a successful Kickstarter campaign. In this article, the author discusses the definition, process, application, and integration of text mining in the context of encouraging the creative industry to innovate further.
Edukasi Anemia Pada Remaja Putri Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda: Edukasi Anemia pada Remaja Putri Husna, Miftahul; K, Iriyani; Wisnuwardani, Ratih Wirapuspita
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1869

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah gizi mikro yang banyak dialami oleh remaja putri dan berkontribusi terhadap risiko terjadinya stunting pada generasi berikutnya. Edukasi gizi sejak dini menjadi strategi penting dalam upaya pencegahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas edukasi anemia dalam meningkatkan pengetahuan remaja putri di SMA Istiqamah Muhammadiyah Samarinda. Jenis penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan desain pretest-posttest. Total subjek penelitian adalah 30 remaja putri usia 16–17 tahun dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling. secara. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan tentang anemia, yang disebarkan sebelum dan sesudah edukasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan perubahan pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan pada pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, dengan persentase kategori “baik” meningkat dari 50% menjadi 87,5%. Edukasi yang dilakukan secara langsung dan interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman tentang anemia. Kesimpulan: Edukasi gizi berbasis sekolah dapat menjadi upaya strategis dalam meningkatkan kesadaran remaja putri terhadap anemia dan pencegahannya. Disarankan adanya kegiatan edukasi berkelanjutan dengan pendekatan yang lebih partisipatif dan berbasis perilaku
Implementasi Pemberian Hot Pack Untuk Menurunkan Derajat Shivering Pada Pasien Pasca Anestesi Nurul Ayuni; Roro Lintang Suryani; Arni Nur Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1873

Abstract

Anestesi adalah penghilang rasa sakit yang dibagi menjadi anestesi general, regional, dan lokal berdasarkan seberapa efektifnya. Salah satu komplikasi pada pasca anestesi adalah shivering. Untuk mengatasi hal ini, hot pack diberikan sebagai tindakan non-farmakologis . Tujuan dari pemberian hot pack adalah untuk mengeluarkan panas dari tubuh pasien dan membuatnya merasa lebih hangat, sehingga pasien tidak mengalami shivering pasca anestesi. Metode pada Pengabdian Kepada Masyarakat ini menggunakan metode pemberian implementasi hot pack untuk menurunkan shivering pada pasien pasca anestesi diruang recovery room di RSUD dr. Soedirman Kebumen sebanyak 30 peserta dengan melakukan pengukuran derajat shivering sebelum diberikan hot pack dan sesudah diberikan hot pack. Hasil dari Kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan mayoritas derajat shivering pada pre pemberian hot pack adalah derajat shivering 1 dengan jumlah 18 peserta (60%) dan pada post pemberian hot pack adalah derajat shivering 1 dengan jumlah 21 peserta (70%). Nilai minimal derajat shivering sebelum implementasi sebesar 1 dan setelah implementasi menjadi 0 serta nilai maksimal sebelum implementasi sebesar 3 dan setelah implementasi menjadi 2. Kesimpulan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini yaitu hot pack dapat digunakan untuk menuunkan derajat shivering pada pasien pasca anestesi.
Edukasi Video Operating Room Tour Guna Mengurangi Kecemasan Pada Pasien Pre Anestesi Di RSUD dr. Soedirman Kebumen Pintasari, Putri; Roro Lintang Suryani; Arni Nur Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1879

Abstract

Anestesi dan operasi sering memicu kecemasan pada 80% pasien akibat kekhawatiran akan nyeri, komplikasi, atau kematian. Kecemasan ini berdampak fisiologis seperti peningkatan detak jantung dan tekanan darah, serta memperburuk pemulihan Oleh karena itu, pendekatan nonfarmakologis seperti edukasi melalui video operating room tour dapat menjadi solusi efektif. Video lebih efektif dalam menyampaikan informasi, memudahkan pasien memahami dan menyerap penjelasan. Tujuan dari edukasi video operating room tour ini memperkenalkan lingkungan dan alur prosedur operasi, sehingga meningkatkan pemahaman pasien dan mengurangi kecemasan sebelum anestesi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melibatkan pemberian kuesioner Amsterdam Preoperative Anxiety and Information Scale (APAIS) kepada pasien pra anestesi, yang dilakukan sebelum dan setelah menerima edukasi. Hasil dari pengabdian masyarakat ini kriteria usia mayoritas berada pada rentang usia 48–65 sejumlah 12 peserta (40.0%), karakteristik riwayat pembedahan peserta yang belum pernah melakukan pembedahan sejumlah 20 peserta (66.7%). Sebelum intervensi mayoritas pasien mengalami kecemasan sedang sebanyak 19 orang (63,3%). Setelah edukasi mayoritas tingkat kecemasan berubah menjadi kecemasan ringan 25 orang (83,3%).

Page 11 of 18 | Total Record : 175