cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
Educational Sciences Development Center, Pinisi Tower UNM A.P. Pettarani Street, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Social and Educational Studies
ISSN : 27458318     EISSN : 2745830X     DOI : 10.35580/ijses
Indonesian Journal of Social and Educational Studies welcomes any research papers on education and social sciences using techniques from and applications in any technical knowledge domain: original theoretical works, research reports, social issues, psychological issues, curricula, learning environments, and review articles. The articles should be original, unpublished, and not in consideration for publication elsewhere at the time of submission to the this journal. There are some topics which can be published in this Journal: Educational Studies (Learning and Teaching Process) Educational Psychology Social Studies (Culture and Society, Economics, Civics and Government, and History)
Articles 120 Documents
Luka Tak Kasat Mata: Dampak Psikologis Diskriminasi Rasial terhadap Etnis Tionghoa di Makassar Piara, Muhrajan; Taufiq, Hanun Muthi'ah; Gusmangati, Imran; Desria, Firni Eka; J, Nabila Ath Thahirah; Alvionita, Rani; Muftihaturrahmah, Salwa
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 1 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i1.74085

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dampak psikologis dari diskriminasi rasial yang dialami oleh etnis Tionghoa di Kota Makassar. Meskipun Indonesia dikenal dengan keragamannya, diskriminasi terhadap kelompok etnis minoritas seperti Tionghoa masih terjadi, baik dalam bentuk verbal, simbolik, maupun struktural. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, penelitian ini melibatkan dua partisipan dari etnis Tionghoa yang telah mengalami diskriminasi dalam kehidupan sosial mereka. Temuan menunjukkan bahwa diskriminasi menimbulkan dampak psikologis seperti kecemasan, perasaan minder, dan kehilangan rasa percaya diri. Strategi koping yang digunakan mencakup mekanisme emotion-focused dan problem-focused, dengan dukungan keluarga sebagai faktor protektif penting. Penelitian ini mendukung relevansi teori Identitas Sosial, Stres Minoritas, dan Koping dalam memahami dinamika psikologis diskriminasi etnis, serta menekankan pentingnya intervensi sosial dan kebijakan yang lebih inklusif untuk kelompok minoritas. Kata Kunci: Diskriminasi etnis, psikologi minoritas, etnis Tionghoa, strategi koping, identitas sosial, Kota Makassar
Model Integrasi Inovasi Terbuka dan Knowledge-Based View Untuk Penguatan Kebijakan Pengembangan Koperasi dan UMKM di Provinsi Sulawesi Selatan Supatminingsih, Tuti; Handayani, Andi Asti; Hasan, Muhammad
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.77423

Abstract

Abstrak. Fenomena empiris di Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan adanya kesenjangan antara potensi ekonomi koperasi dan UMKM dengan kemampuan kelembagaan dalam mengelola pengetahuan dan berinovasi secara terbuka. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu model integratif penguatan kebijakan koperasi dan UMKM berbasis Inovasi Terbuka dan Knowledge-Based View (KBV) melalui mekanisme transfer pengetahuan ekonomi yang relevan dengan konteks sosial, ekonomi, dan kelembagaan di Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode campuran (mixed methods) dengan desain sekuensial eksploratori (sequential exploratory design), Penelitian ini dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Selatan, yang memiliki karakteristik ekonomi daerah yang kuat pada sektor koperasi dan UMKM. Pemilihan lokasi didasarkan pada keberagaman sektor ekonomi (pertanian, perikanan, perdagangan, dan industri kreatif), tingkat perkembangan digitalisasi usaha, serta inisiatif kebijakan daerah seperti program Koperasi Merah Putih dan Transformasi Digital UMKM. Beberapa kabupaten/kota yang menjadi fokus observasi adalah Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Bone, yang mewakili tiga klaster utama pengembangan UMKM di provinsi tersebut. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa kapabilitas pengetahuan internal (KBV) dan kolaborasi eksternal (Open Innovation) merupakan dua faktor kunci yang saling melengkapi dalam membangun daya saing koperasi dan UMKM. Proses transfer pengetahuan ekonomi berperan sebagai mekanisme utama yang menjembatani dua dimensi tersebut, memungkinkan pertukaran informasi, pembelajaran lintas lembaga, dan penguatan kapasitas kelembagaan secara berkelanjutan Kata Kunci: Koperasi dan UMKM, Inovasi Koperasi dan UMKM, Kebijakan Koperasi dan UKM
Pengaruh Status Sosial terhadap Kepemilikan Simbol-Simbol Ketorajaan di Kota Makassar Jayadi, Karta; Suyudi, Muhammad; Akbar, Arjun Subbanul
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78492

Abstract

Abstrak. Penelitian ini adalah sebuah studi konseptual yang menelaah pengaruh status sosial terhadap kepemilikan simbol-simbol ketorajaan pada masyarakat Toraja di Kota Makassar. Dalam konteks diaspora, simbol budaya Toraja mengalami transformasi fungsi dari ranah ritual di Tana Toraja menuju ranah representasi identitas dan instrumen prestise di lingkungan urban. Kondisi ini menunjukkan bahwa simbol budaya mengalami transformasi fungsi; dari medium sakral menuju representasi identitas dan instrumen prestise sosial. Tujuan utama kajian ini adalah menganalisis bagaimana transformasi ini memengaruhi simbol sebagai alat diferensiasi sosial di komunitas perantauan. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis konseptual dengan menelaah literatur seni, budaya, dan sosiologi yang relevan. Analisis dilakukan melalui integrasi tiga kerangka teori utama: konsep modal simbolik dan budaya Pierre Bourdieu, pendekatan simbol sebagai sistem makna Clifford Geertz, dan teori identitas sosial Tajfel dan Turner. Melalui kerangka ini, simbol ketorajaan dipahami tidak hanya sebagai penanda etnisitas, tetapi juga sebagai kapital estetis yang memperkuat kohesi komunitas sekaligus meneguhkan stratifikasi sosial di perantauan. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa status sosial berperan signifikan dalam menentukan bentuk dan intensitas kepemilikan simbol ketorajaan di Makassar. Keluarga dengan modal ekonomi dan sosial lebih tinggi cenderung mampu menampilkan simbol budaya secara lebih menonjol. Simbol berfungsi ganda; tidak hanya mempertahankan identitas Toraja di tengah masyarakat multikultural, tetapi juga menjadi instrumen legitimasi sosial yang mengukuhkan hierarki internal komunitas diaspora melalui kerangka modal simbolik. Kata Kunci: status sosial, simbol ketorajaan, Toraja, diaspora, identitas budaya
Peran Pengetahuan terhadap Pembentukan Sikap Mahasiswa dalam Penerapan Prinsip Daur Ulang Sampah Suryani, Hamidah; Nurhijrah, Nurhijrah; Qur'Ani, Besse; Purnamasari, Fitry
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78780

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa serta menguji pengaruh pengetahuan terhadap sikap mahasiswa dalam menerapkan prinsip daur ulang sampah pada mata kuliah Kerajinan. Permasalahan pengelolaan sampah di Indonesia masih menjadi isu strategis. Perguruan tinggi sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab dalam membentuk kesadaran dan perilaku ramah lingkungan di kalangan mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 100 mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar, yang diambil secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert (1–5) yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data meliputi statistik deskriptif dan uji regresi sederhana menggunakan Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa berada pada kategori sedang (50 %) dan tinggi (45 %), sedangkan 5 % tergolong rendah. Uji regresi menghasilkan nilai signifikansi 0,02 (< 0,05), koefisien regresi 0,112, dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,053. Hal ini mengindikasikan bahwa pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap mahasiswa dengan kontribusi sebesar 5,3 %. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan pengetahuan konseptual dan aplikatif mengenai prinsip daur ulang berperan penting dalam membentuk sikap positif mahasiswa terhadap pengelolaan sampah, sehingga pendidikan lingkungan berbasis praktik perlu diintegrasikan dalam proses pembelajaran kerajinan. Kata Kunci: Daur Ulang, Mahasiswa, Pengetahuan, Sampah, Sikap
Analisis Etnopedagogi pada Pembelajaran Seni Budaya di Sekolah SMU di Kota Makassar M, Rahma; P, Bau Salawati; Faisal, Faisal
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78488

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pendekatan etnopedagogi dalam pembelajaran Seni Budaya di sekolah-sekolah menengah umum (SMU) di Kota Makassar. Kajian difokuskan pada identifikasi pembelajaran guru dan bagaimana guru mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal Makassar, seperti estetika tradisional, dan bentuk-bentuk seni daerah, ke dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum dan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etnopedagogi pada pembelajaran Seni Budaya di Makassar masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara sistematis. Nilai-nilai budaya lokal lebih banyak hadir pada kegiatan praktik seni (tari, musik, rupa) tetapi belum diinternalisasi secara mendalam dalam perencanaan dan evaluasi pembelajaran. Hambatan utama terletak pada keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep etnopedagogi serta kurangnya sumber ajar berbasis budaya lokal. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas guru melalui pelatihan etnopedagogi dan pengembangan model pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal Makassar Kata Kunci: etnopedagogi, pembelajaran seni budaya, kearifan lokal, Makassar
Deskripsi Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Menggunakan Metode Determinan Nasir, Norma; Awi, Awi; Sutamrin, Sutamrin; Naufal, Muhammad Ammar
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78493

Abstract

Abstrak. Kesalahan siswa dalam memahami konsep determinan matriks berpotensi menghambat proses penyelesaian Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel (SPLTV), khususnya saat menggunakan metode Sarrus. Pemahaman konsep yang keliru tidak hanya berdampak pada ketidaktepatan prosedur, tetapi juga mencerminkan adanya miskonsepsi yang lebih dalam terhadap struktur dan sifat matriks itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis jenis-jenis kesalahan yang dilakukan siswa berdasarkan tingkat kemampuan matematika mereka, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek tiga orang siswa SMA yang dipilih berdasarkan hasil tes diagnostik awal. Instrumen penelitian terdiri dari tes tertulis yang mengukur kemampuan menyelesaikan SPLTV menggunakan metode determinan, serta pedoman wawancara yang digunakan untuk menggali lebih dalam proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemampuan tinggi masih melakukan kesalahan prosedural, seperti ketidaktepatan dalam penggunaan tanda positif dan negatif pada metode Sarrus. Siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan kesalahan konseptual dan prosedural, antara lain kesulitan memahami struktur matriks dan menentukan minor yang benar. Sementara itu, siswa dengan kemampuan rendah mengalami kesalahan pada hampir semua aspek, termasuk konsep, prosedur, dan perhitungan numerik, serta menunjukkan miskonsepsi terhadap langkah-langkah penyelesaian SPLTV dengan determinan. Temuan ini mengindikasikan perlunya strategi pembelajaran yang adaptif terhadap perbedaan tingkat kemampuan siswa, dengan penekanan pada penguatan pemahaman konsep dan pelatihan prosedural secara bertahap. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan intervensi pembelajaran yang lebih sistematis untuk meminimalisasi kesalahan siswa dalam memahami determinan dan aplikasinya dalam SPLTV Kata Kunci: Kesalahan Siswa; Determinan; Metode Sarrus; Kemampuan Matematika
Pengaruh Perundungan Terhadap Tingkat Depresi Remaja Widyastuti, Widyastuti; Cahyaningrum, Kartika; Gangka, Nur Arrad Tenri
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78489

Abstract

Abstrak. Perundungan merupakan salah satu masalah yang masih umum terjadi di seluruh dunia tak terkecuali Indonesia. Salah satu dampak paling serius pada korban perundungan adalah timbulnya gangguan depresi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perundungan terhadap tingkat depresi pada remaja. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Subyek dalam penelitian ini adalah remaja sebanyak 52 orang yang sesuai dengan kriteria. Skala yang digunakan yaitu Multidimensional Peer-Victimization Scale (MPVS) dan Beck Depression Inventory (BDI-II). Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh perundungan terhadap tingkat depresi pada remaja Kata Kunci: Perundungan, Depresi, remaja
Transformasi Metode Pendirian Rumah Tradisional Bugis di Masa Lampau dan Masa Kini di Kabupaten Wajo Jayadi, Karta; Suyudi, Muhammad; Akmal, Muhammad Syafruddin
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78494

Abstract

Abstrak. Rumah tradisional Bugis, yang dikenal sebagai "Rumah Panggung," mencerminkan identitas budaya masyarakat Bugis di Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Wajo. Rumah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai simbol status sosial dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Seiring berjalannya waktu, metode pendirian rumah tradisional Bugis mengalami transformasi yang dipengaruhi oleh perubahan sosial, ekonomi, dan teknologi. Artikel ini akan membahas transformasi tersebut dengan menyoroti perbedaan antara metode pendirian rumah tradisional Bugis di masa lalu dan masa kini di Kabupaten Wajo. Pada masa lalu, pembangunan rumah tradisional Bugis melibatkan serangkaian ritual dan tradisi yang kaya akan makna simbolis. Proses konstruksi biasanya dimulai dengan pemilihan lokasi yang dianggap baik berdasarkan petunjuk panrita bola (ahli bangunan tradisional) dan pertimbangan feng shui lokal. Setelah lokasi ditentukan, dilakukan upacara "mattolo bola" atau memasukkan pasak pada tiang utama sehari sebelum pendirian rumah. Upacara ini bertujuan untuk memohon restu dan perlindungan dari leluhur serta roh penjaga. Pendirian rumah dilakukan secara gotong-royong oleh masyarakat setempat. Proses ini melibatkan pengangkatan dan penegakan tiang utama rumah secara bersama- sama, biasanya dilaksanakan pada pagi hari setelah salat subuh dan selesai sebelum salat zuhur. Kerja sama dan semangat kebersamaan menjadi elemen penting dalam proses ini, mencerminkan nilai-nilai sosial masyarakat Bugis yang kuat. Transformasi metode pendirian rumah tradisional Bugis di Kabupaten Wajo mencerminkan dinamika perubahan sosial dan budaya yang terjadi dalam masyarakat. Perubahan material, teknik konstruksi, fungsi, dan partisipasi masyarakat menunjukkan adaptasi terhadap perkembangan zaman. Namun, upaya pelestarian melalui renovasi dan penelitian menunjukkan adanya kesadaran untuk menjaga warisan budaya tersebut. Penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk terus berkolaborasi dalam menjaga dan mempromosikan arsitektur tradisional Bugis sebagai bagian integral dari identitas budaya Sulawesi Selatan. Target dalam penelitian ini adalah berupa tulisan yang akan dipublikasikan pada Jurnal terakreditasi SINTA sebagai bentuk pertanggung jawaban publikasi penelitian Kata Kunci: Transformasi ; Pendirian ; Rumah ; Tradisional ; Bugis
Model Pembelajaran Manajemen Pertunjukan Teater Berbasis Konsep William J. Byrnes: Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Efektivitas dan Penerapannya dalam Pendidikan Seni Pertunjukan Prusdianto, Prusdianto; Alam, Andi Zulfikar; Masri, Andi Sulfana
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78485

Abstract

Abstrak. Studi ini mengeksplorasi persepsi mahasiswa terhadap model pembelajaran manajemen pertunjukan teater berdasarkan Manajemen dan Seni karya William J. Byrnes, yang bertujuan untuk mengevaluasi seberapa efektif konsep manajemen teoretis dapat diterapkan dalam pendidikan seni pertunjukan. Data dikumpulkan dari mahasiswa teater S1 di Universitas Negeri Makassar menggunakan pendekatan metode campuran yang menggabungkan survei kuantitatif dengan wawancara kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menunjukkan pemahaman konseptual yang kuat tentang kerangka kerja manajerial Byrnes, terutama dimensi organisasi dan kepemimpinannya, tetapi kesulitan mengoperasionalkan prinsip-prinsip tersebut dalam konteks produksi nyata. Studi ini mengidentifikasi kesenjangan teori-praktik yang berkepanjangan akibat terbatasnya kesempatan pembelajaran berbasis pengalaman dan kurangnya integrasi bimbingan industri. Namun, ketika diimplementasikan bersama strategi pembelajaran berbasis pengalaman seperti manajemen produksi berbasis proyek dan simulasi kolaboratif, kerangka kerja Byrnes secara efektif memupuk kepemimpinan, kerja sama tim, dan keterampilan pemecahan masalah yang adaptif. Mahasiswa menganggap integrasi ini penting untuk kesiapan profesional dan keberlanjutan institusi dalam sektor seni pertunjukan. Diskusi ini menekankan kebutuhan pedagogis untuk menyelaraskan teori manajemen dengan praktik terapan, mengadvokasi desain kurikulum berbasis persepsi yang menggabungkan keterlibatan audiens, kepemimpinan etis, dan adaptabilitas digital. Studi ini berkontribusi pada pengetahuan yang ada dengan menunjukkan secara empiris bagaimana model Byrnes dapat diadaptasi dengan kebutuhan pendidikan kontemporer, sekaligus menjaga keseimbangan antara kreativitas dan ketelitian administratif. Pada akhirnya, penelitian ini menggarisbawahi potensi transformatif dari integrasi teori manajemen dengan praktik untuk mencetak calon manajer teater yang melek budaya dan kompeten secara profesiona Kata Kunci: manajemen teater; William J. Byrnes; seni pertunjukan; pembelajaran eksperiensial; pedagogi manajemen seni
Nilai Filosofis pada Proses Tenun Tradisional di Kabupaten Wajo Suyudi, Muhammad; Lugis, Muh. Muhlis; Rasul, Rasul
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78490

Abstract

Abstrak. Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, merupakan salah satu daerah yang memiliki tradisi menenun yang kaya akan nilai budaya dan kearifan lokal. Kain tenun Wajo, seperti lipa sabbe dan tenun sutra, tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi tetapi juga mengandung makna filosofis yang mencerminkan identitas masyarakat Bugis. Nilai-nilai ini tercermin dalam setiap tahapan proses menenun, mulai dari pemintalan benang hingga pewarnaan dan motif yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menggali nilai-nilai filosofis yang terkandung dalam proses pembuatan kain tenun tradisional di Kabupaten Wajo. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan etnografi, penelitian ini akan mengeksplorasi makna di balik setiap tahapan produksi tenun serta relevansinya terhadap kehidupan sosial dan budaya masyarakat setempat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai filosofi di balik tenun Wajo, khususnya dalam konteks simbolisme, nilai kerja keras, kesabaran, dan keberlanjutan budaya. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi pelestarian warisan budaya lokal serta pengembangan industri kreatif berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya berkontribusi dalam aspek akademis tetapi juga dalam upaya mempertahankan dan memperkenalkan warisan budaya tenun Wajo kepada generasi mendatang Kata Kunci: Nilai ; Filosofis ; Tenun ; Tradisional ; Bugis

Page 10 of 12 | Total Record : 120