cover
Contact Name
Yusri
Contact Email
yusri@unm.ac.id
Phone
+6285255602827
Journal Mail Official
yusri@unm.ac.id
Editorial Address
Educational Sciences Development Center, Pinisi Tower UNM A.P. Pettarani Street, Makassar, Indonesia
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Indonesian Journal of Social and Educational Studies
ISSN : 27458318     EISSN : 2745830X     DOI : 10.35580/ijses
Indonesian Journal of Social and Educational Studies welcomes any research papers on education and social sciences using techniques from and applications in any technical knowledge domain: original theoretical works, research reports, social issues, psychological issues, curricula, learning environments, and review articles. The articles should be original, unpublished, and not in consideration for publication elsewhere at the time of submission to the this journal. There are some topics which can be published in this Journal: Educational Studies (Learning and Teaching Process) Educational Psychology Social Studies (Culture and Society, Economics, Civics and Government, and History)
Articles 120 Documents
Tinjauan Kinerja Arus Lalu-Lintas Jalan di Kota Makassar Sebagai Kota Wisata Di Indonesia Bagian Timur Cahayani, Erna; Yunus, Andi Ibrahim; Rohman, Dede; Syafaruddin, Syafaruddin
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 1 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i1.65307

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja arus lalu lintas pada ruas Jalan Dr. Sam Ratulangi dan kinerja simpang tak bersinyal pada persimpangan Toddopuli, Batua Raya, dan Borong Raya berdasarkan tingkat pelayanan jalan. Penelitian ini menggunakan metode pengambilan data kualitatif berupa observasi dan studi dokumentasi. Data dalam penelitian ini berupa data berdasarkan segi perolehan pengambilan data, yaitu: data utama dan penunjang dan data ditinjau dari segi bentuknya, yaitu: data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan pada persimpangan Ruas Jalan Toddopuli Raya, Batua raya, dan Borong Raya bahwa tingkat pelayanan C dengan kinerja arus lalu lintas jalan, yaitu arus stabil tapi kecepatan gerak kendaraan dikendalikan dan pada Ruas Jalan Dr. Sam Ratulangi bahwa tingkat pelayanan D dengan kinerja arus lalu lintas jalan, yaitu arus mulai tidak stabil mulai di rasakan gangguan dalam aliran aliran mulai tidak baik) kecepatan operasi menurun relatif cepat akibat hambatan yang timbul.                            Kata Kunci: Kinerja, Volume, Kapasitas Kecepatan, dan Wisata.
Psikoedukasi Mengenai Toxic Relationship pada Mahasiswa Cahyaningrum, Kartika
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68619

Abstract

Abstrak: Penelitian ini membahas fenomena toxic relationship dalam komunikasi interpersonal di kalangan remaja. Toxic relationship dijelaskan sebagai hubungan yang tidak sehat dan tidak memberikan dampak positif bagi kedua belah pihak yang terlibat. Faktor-faktor penyebab toxic relationship melibatkan rendahnya harga diri, kurangnya komunikasi efektif, trauma masa lalu, ketidakmampuan mengelola emosi, kecanduan terhadap pasangan atau sumber pendapatan, serta pengaruh dari lingkungan sosial. Dampak dari toxic relationship mencakup stres, depresi, ansietas, insomnia, penurunan berat badan, dan bahkan bunuh diri. Untuk mengatasi toxic relationship, diperlukan kesadaran dari pihak terlibat untuk mengenali tanda-tanda dan dampak dari hubungan tersebut. Dukungan dari pihak ketiga, seperti keluarga, teman, organisasi, atau konselor, juga diperlukan untuk memberikan bantuan secara objektif dan profesional. Langkah-langkah pengakhiran hubungan toxic melibatkan pengurangan kontak, penetapan batasan, pengungkapan perasaan, atau bahkan pemutusan hubungan secara tegas. Pemulihan diri dapat dicapai dengan meningkatkan harga diri, menjaga kesehatan, mengembangkan hobi, bergabung dengan komunitas, atau mencari bantuan profesional. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dengan tiga subjek remaja yang pernah mengalami toxic relationship. Hasil wawancara menggambarkan bahwa subjek mengalami kekerasan verbal dan non-verbal, kesulitan memutuskan hubungan, serta harapan untuk mendapatkan pasangan yang lebih baik. Analisis data melibatkan kondensasi data, display data, dan pembuatan kesimpulan. Jadwal kegiatan penelitian mencakup diskusi kelompok, wawancara, penyebaran pamflet, dan penyusunan laporan. Kata Kunci: Toxic Relationship; Remaja; Dampak Kesehatan; Strategi Penangan; Komunikasi Interpersonal
Deskripsi Perilaku Self Injury pada Mahasiswi di Kota Makassar Ismail, Ismalandari; Istiqamah, St. Hadjar Nurul
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68699

Abstract

Abstrak. Perilaku self-injury telah menjadi fenomena kesehatan mental yang semakin mengkhawatirkan di kalangan remaja dan dewasa muda. Beberapa penelitian mengemukakan bahwa mahasiswi pernah melakukan self-injury setidaknya satu kali dalam hidupnya, dengan prevalensi dua kali lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, usia onset, dan frekuensi perilaku self-injury pada mahasiswi di Kota Makassar. Studi deskriptif kuantitatif ini melibatkan 11 mahasiswi berusia 17-23 tahun yang pernah melakukan self-injury. Metode pengumpulan data menggunakan survei dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk self-injury paling umum adalah cutting dan memukul, dengan rata-rata usia onset 14 tahun, 16 tahun, dan 20 tahun. Frekuensi perilaku bervariasi dari sekali dalam tiga bulan hingga hampir setiap hari, namun mayoritas berada pada kategori rendah hingga sedang. Studi ini memberikan wawasan penting tentang dinamika self-injury pada mahasiswi di wilayah Indonesia Timur dan menekankan perlunya pendekatan komprehensif dalam memahami dan mendukung kesehatan mental perempuan muda. Kata kunci: Mahasiswi, Self Injury, Makassar
Kajian Risiko Kecelakaan Kerja pada Bangunan Gedung Bertingkat Ayuddin, Ayuddin; Ahmad, Irma Aswani; Lullulangi, Mithen
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68215

Abstract

Abstrak. Kecelakaan kerja merupakan salah satu tantangan utama dalam industri konstruksi, khususnya pada proyek bangunan bertingkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mengendalikan risiko kecelakaan kerja menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), guna meningkatkan kinerja keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan diskusi dengan 30 responden yang terdiri dari pekerja konstruksi, mandor, dan tenaga teknis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahaya tertinggi ditemukan pada kegiatan pemasangan bekisting (RPN = 45), pengangkatan beton pracetak (RPN = 45), dan penggunaan alat berat seperti crane (RPN = 40). Bahaya tersebut melibatkan risiko tertimpa material berat, alat kerja gagal fungsi, dan jatuh dari ketinggian. Upaya pengendalian yang direkomendasikan meliputi penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti helm dan safety harness, inspeksi rutin alat berat, pelatihan kerja aman, serta penetapan zona aman di area kerja. Penerapan metode FMEA dalam penelitian ini efektif untuk menentukan prioritas pengendalian risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Dengan pengendalian yang tepat, risiko kecelakaan kerja dapat diminimalkan, sehingga kinerja keselamatan dan kesehatan kerja pada proyek bangunan bertingkat dapat ditingkatkan. Kata Kunci: Kecelakaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Failure Mode and Effect  Analysis (FMEA) , Risk Priority Number (RPN)
Analisis Perbedaan Kecenderungan Pemaafan dan Dendam pada Remaja di Makassar Firdaus, Faradillah
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68620

Abstract

Abstract. This study aims to determine the tendency differences between forgiveness and revenge among adolescents in Makassar. This research method is quantitative and the data analysis technique is regression analysis tested using SPSS 26. The number of participants in the study was 200 adolescents who were taken using simple random sampling technique. The measuring instrument used is the Likert scale for forgiveness and revenge. The results showed that there was a weak positive correlation (r = 0.1153) between forgiveness and revenge tendencies, with only 1.33% variance explained by the model. The weak positive relationship between resentment and forgiveness suggests that these two constructs may be more independent than previously assumed. These results support Worthington's (2006) view that the forgiveness process involves a variety of complex factors, not only related to a person's level of resentment. Keywords: forgiveness, revenge, adolescent, correlation
Pengaruh Kontrak Psikologis Terhadap Kepuasan Kerja Pegawai di Organisasi X Syam, Rahmawati; Gaffar, Syamsul Bakhri
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68700

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh antara variabel kontrak psikologi dengan kepuasan kerja pada pegawai di Organisasi X. Kepuasan kerja merupakan faktor kunci dalam menentukan produktivitas, retensi, dan kesejahteraan pegawai, sedangkan kontrak psikologis mengacu pada persepsi bersama antara pegawai dan organisasi mengenai hak, kewajiban, dan ekspektasi yang tidak tertulis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 176 pegawai di Organisasi X, yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan antara pemenuhan kontrak psikologis dan kepuasan kerja, dengan pemenuhan kontrak psikologis berkontribusi sebesar 59,8% terhadap variasi kepuasan kerja. Temuan ini menunjukkan pentingnya upaya organisasi untuk menjaga pemenuhan ekspektasi pegawai guna meningkatkan kepuasan kerja. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi organisasi untuk merancang kebijakan yang mendukung transparansi, komunikasi efektif, dan kejelasan dalam pengelolaan kontrak psikologis. Kata Kunci:, Kepuasan kerja, Kontrak psikologis, dan Pegawai. 
Pengaruh Model Latihan Praktek Padat dan Metode Praktek Distribusi Ditinjau dari Kepercayaan Diri terhadap Keterampilan Smash Bulutangkis PB. Mandar Tanda, Muhammad Rafly; Adil, Ahmad; Kamaruddin, Ilham; Hasmyati, Hasmyati; Hudain, Muh Adnan; Sudiadharma, Sudiadharma
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68217

Abstract

Abstrak. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen. dengan rancangan factorial 2x2 untuk membandingkan hasilnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner validasi untuk melihat Tingkat kepercayaan diri, serta melakukan test keterampilan pukulan smash bulutangkis untuk mengukur Tingkat kemampuan dengan total 40 sampel. Dari hasil yang di dapatkan 40 sampel tersebut dibagi menjadi dua kelompok, 1). Metode Latihan praktek padat sebanyak 20 sampel dan, 2) metode Latihan praktek distribusi sebanyak 20 sampel. Kemudian disetiap kelompok dibagi menjadi dua kelompok masing-masing 10 sampel kepercayaan diri tinggi dan rendah. Kemudian kedua kelompok tersebut dibagi menjadi dua untuk dibandingkan. Dari hasil penelitian ini didapatkan Kesimpulan metode Latihan yang efektif dalam meningkatkan keterampilan pukulan smash bulutangkis, yaitu dengan metode Latihan praktek padat pada Tingkat kepercayaan diri tinggi dengan nilai tObservesi 30.3, dengan Tingkat probabiltas 0,000 lebih kecil dari 0,05 (0,000< 0,05). Dengan H0  ditolak dan H1 diterima.  Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Latihan praktek padat lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan smash. Kata Kunci: Smash, Kepercayaan diri, Metode latihan
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah di SMP Negeri 33 Makassar Hastuti, Sri; Syam, Sriwidayani; Irawanda, Gita
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68621

Abstract

Abstrak. Penelitian ini mengkaji tentang Implementasi manajemen berbasis sekolah di SMP Negeri 33 Makassar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelaksanaan manajemen berbasis sekolah di SMP Negeri 33 Makassar. Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa Implementasi manajemen berbasis sekolah di SMP Negeri 33 makassar yang di fokuskan pada ruang lingkup yaitu: a) rencana strategis dan operasional dimana kegiatan perumusan visi dan misi serta penetuan tujuan sekolah dan rancangan rencana sekolah tentunya melibatkan guru-guru, staf dan semua komponen yang ada pada unit agar tercapai tujuan yang jelas, terukur dan difokuskan pada kemajuan sekolah, perumusan tersebut dilakukan dalam sebuah rapat bersama di sekolah, b) struktur organisasi dan tata kerja sekolah merupakan sistem penyelenggaraan dan administrasi yang diuraikan secara jelas dan transparan. Semua pimpinan, pendidik, dan tenaga kependidikan mempunyai uraian tugas, wewenang, dan tanggung jawab yang jelas. c) Sistem audit dan pengawasan internal secara internal, pihak sekolah harus memiliki system audit dan pengawasan internal untuk menjamin keterlaksanaan proses pendidikan, seperti: program pengawasan, evaluasi diri, pengembangan kurikulum, evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga pendidik, d) Sistem penjaminan mutu internal merupakan standar pelayanan minimal merupakan batas minimal pemenuhan standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan penilaian pendidikan yang harus dipenuhi oleh setiap satuan pendidikan dasar dan menengah, serta pencapaian target pembangunan pendidikan nasional. Adapun efektifitas keberhasilan manajemen berbasis sekolah dicirikan dengan sejumlah faktor yaitu: a) menguatnya kepemimpinan sekolah yang demokratis dan profesional; b) meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan oleh sekolah, c) munculnya team work yang tinggi di dalam manajemen sekolah, d) meningkatnya kemandirian sekolah dalam menghadapi berbagai tantangan dalam dunia pendidikan. Keywords: Manajemen berbasis sekolah
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik di SMP Negeri 1 Wayer Nasib, Nasib; Jasruddin, Jasruddin; Arsyad, Muhammad
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68218

Abstract

Abstract. This research is pre-experimental research that aims to analyze whether there is an influence of critical thinking skills on students who are taught using a project-based learning model at SMP Negeri 1 Wayer. The independent variable in this research is project-based learning, while the dependent variable is critical thinking skills. The number of samples in this research was 14 students in class VII at SMP Negeri 1 Wayer. The research data was obtained by giving a critical thinking skills test on temperature and heat material as a pretest and posttest. The data analysis technique for testing hypotheses uses Normalized Gain (N Gain). Based on the Normalized Gain (N Gain) calculation carried out, the N Gain value was 63.54, so the N Gain value is in the medium category, meaning that there is a significant increase in critical thinking skills in students who are taught using project-based learning at SMP Negeri 1 Wayer. Keywords: Critical Thinking, Project Based Learning, Pre-experiment
Proses Berpikir Kreatif Siswa dalam Memecahkan Masalah Geometri Upu, Hamzah; Minggi, Ilham; Juhari, Agusalim; Basri, Muhammad Yusran; Supardi, Herman
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 5, No 2 (2024): Indonesian Journal of Social and Educational Studies
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v5i2.68667

Abstract

Abstract. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan mengungkap bagaimana kreativitas pada siswa kreatif, cukup kreatif, dan kurang kreatif dalam memecahkan masalah geometri. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri sebagai perencana penelitian, pengumpul, penganalisis data, dan penafsir data serta pelapor hasil penelitian. Instrumen pendukung dalam penelitian ini berupa tes pemecahan masalah matematika dan pedoman wawancara. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang, yaitu 1 siswa kreatif, 1 siswa cukup kreatif dan 1 siswa kurang kreatif. Pemilihan subjek berdasarkan pengkategorian dari hasil tes pemecahan masalah matematika. Data yang terkumpul divalidasi menggunakan triangulasi teknik dan waktu. Hasil penelitian menunjukan perbedaan kreativitas siswa dalam memecahkan masalah geometri ditinjau dari tingkat berpikir kreatif dan cukup kreatif. Subjek kreatif cenderung mengaitkan masalah yang dihadapi dengan konsep matematika yang relevan dalam menyelesaikan masalah dan selalu menguji kebenaran jawaban yang diperoleh untuk dapat memberikan kesimpulan yang valid, sementara subjek cukup kreatif tidak selalu menguji kebenaran jawaban yang diperoleh untuk dapat memberikan kesimpulan yang valid. Berbeda dengan kedua subjek tersebut, siswa yang kurang kreatif tidak mengaitkan dengan konsep yang relevan dan tidak melakukan pengujian terhadap kebenaran jawaban yang diperoleh dari penyelesaian masalah geometri yang dilakukan. Keywords: Kreativitas, Pemecahan Masalah, dan Geometri.

Page 8 of 12 | Total Record : 120