cover
Contact Name
-
Contact Email
bastrajurnal01@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
bastrajurnal01@gmail.com
Editorial Address
https://dmi-journals.org/deiktis/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : -     EISSN : 28077504     DOI : https://doi.org/10.53769/deiktis
DEIKTIS: Journal of Language and Literature Education is an academic journal published in April, August and December by the Indonesian Muslim Lecturer Association. This journal presents scientific articles on Learning, Education, Literature, Linguistics, Culture
Articles 769 Documents
Transformasi Novel The Architecture of Love karya Ika Natassa ke Film The Architecture of Love Sutradara Taddy Soeriaatmadja: Kajian Ekranisasi Nur Ridha Widya; Ikhwanuddin Nasution; Rosliana Lubis
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses ekranisasi yang terjadi pada novel The Architecture of Love karya Ika Natassa ke dalam bentuk film berjudul sama yang disutradarai oleh Teddy Soeriaatmadja. Fokus utama penelitian adalah pada transformasi peristiwa, unsur-unsur, serta alur cerita dari novel ke film. Selain itu, peneliti juga menganalisis struktur naratif dalam film guna mengungkap hasil dari proses adaptasi, termasuk penambahan tokoh dalam versi film. Pendekatan yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, dengan menggambarkan data berdasarkan perubahan yang terjadi dari teks novel ke media film. Penelitian ini mengacu pada teori ekranisasi yang dikemukakan oleh Pamusuk Eneste dalam bukunya Novel dan Film. Teknik analisis data meliputi penandaan bagian-bagian yang mengalami perubahan, reduksi data, serta verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya transformasi dalam struktur intrinsik dan naratif film, termasuk pengurangan, penambahan, serta variasi perubahan yang memengaruhi unsur dan alur cerita. Film The Architecture of Love mengalami cukup banyak modifikasi, bahkan memuat beberapa adegan yang tidak terdapat dalam novel. Meskipun demikian, film ini tetap berhasil menyampaikan esensi cerita yang ada dalam novel tanpa mengubah inti alurnya.
Using Fable In Audio Visual To Improve Listening Comprehension of The Students At The Eleventh Grade Of SMPN 3 Pitumpanua, Wajo Tsamratul’aeni Tsamratul’aeni; Abdullah Syukur
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2024

Abstract

This research aims at findings out whether or not the use of fables in audio-visual can improve listening comprehension of the students at SMPN 3 Pitumpanua. The researcher applied pre-experimental design. Population was the eleventh-grade students of SMPN 3 Pitumpanua. The number of populations is 120 students. The researcher applied cluster random sampling technique in determining 20 students as the sample of this research. The instrument of this research is listening test. The result of the research shows the students’ score in the pre-test is 43.00 and in the post-test is 72.00. It indicates that the use of fable in audio visual can improve listening comprehension of eleventh grade students of SMPN 3 Pitumpanua.
Kemampuan Menulis melalui Media Gambar Mahasiswa PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo Abd. Rahim Ruspa; Nirwana Nirwana; Marlia Muklim; Paldy Paldy
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2033

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis menggunakan media gambar mahasiswa Prodi PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI Prodi PGSD Universitas Cokroaminoto Palopo. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa kelas VI E. Teknik analisis data dilakukan dengan langkah statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil pencapaian KKM posttest setelah penggunaan media gambar yang memperoleh nilai ≥ 65 sebanyak 30 (100%) mahasiswa dan tidak terdapat mahasiwa yang memperoleh nilai <65 dari 30 sampel. Dengan demikian, keefektifan menulis puisi mahasiswa setelah menggunakan media gambar telah tuntas atau telah memadai apabila dikonfirmasikan dengan KKM. Sehingga dapat disimpulkan terjadi perubahan nilai mahasiswa yang sangat signifikan atau media gambar efektif digunakan dalam proses pembelajaran.
Ungkapan Penolakan Warganet di Facebook terhadap Rencana Pembukaan Tambang Emas di Kabupaten Sinjai: Kajian Linguistik Pragmatik Masnita Massaguni; Budi Hartono; Supryanto
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta strategi ungkapan penolakan yang digunakan oleh warganet di Facebook terhadap rencana pembukaan tambang emas di Kabupaten Sinjai. Kajian ini menggunakan pendekatan linguistik pragmatik dengan fokus pada tindak tutur penolakan berdasarkan teori Kartomihardjo (1990), yang membedakan penolakan menjadi dua jenis utama, yakni penolakan langsung dan tidak langsung. Data dalam penelitian ini diperoleh dari unggahan dan komentar pengguna Facebook pada berbagai akun atau grup yang membahas isu tambang emas tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik dokumentasi dan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warganet menggunakan beragam bentuk penolakan, mulai dari ekspresi langsung seperti “Kami menolak tambang!” hingga bentuk tidak langsung yang bersifat sindiran, pertanyaan retoris, dan penggunaan bahasa metaforis. Strategi penolakan ini tidak hanya merefleksikan ketidaksetujuan terhadap proyek tambang, tetapi juga memperlihatkan dinamika opini publik, kekhawatiran ekologis, dan solidaritas sosial masyarakat lokal. Temuan ini menunjukkan bahwa media sosial menjadi ruang penting bagi masyarakat dalam menyuarakan sikap politik dan ekologisnya melalui bentuk-bentuk kebahasaan yang khas.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa M. Zulham; Iin Dwi Aristy Putri; Rio Fabrika Pasandaran
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2044

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menulis karangan narasi sebelum dan setelah penerapan Model Problem Based Learning (PBL), (2) pengaruh penerapan model Problem Based Learning (PBL) terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menulis karangan narasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain One Group Pretest Postest. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji analisis deskriptif yang dilanjutkan dengan analisis Inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menulis karangan narasi siswa sebelum diterapkan Model Problem Based Learning (PBL) berada pada kategori kurang kreatif, dan setelah diterapkan Model Problem Based Learning (PBL) berada pada kategori kreatif, (2) Terdapat pengaruh kemampuan berpikir kreatif siswa dalam menulis karangan narasi setelah penerapan Model Problem Based Learning (PBL). Sehingga dapat disimpulkan bahwa secara deskriptif dan inferensial Model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kreatif dalam menulis karangan narasi siswa kelas V SDN 34 Bara Kota Palopo.
Kalimat Interogatif Bagi Penyandang Tunarungu Analisis Kompetensi Sintaksis Muhammad Ali Imran
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2047

Abstract

Makalah ini mengkaji kompetensi sintaksis penyandang tunarungu (PTR) dalam membentuk kalimat interogatif bahasa Indonesia melalui komunikasi tulis di media sosial Facebook. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk-bentuk kalimat interogatif yang dihasilkan oleh PTR dan menganalisis seberapa jauh kapasitas sintaksis mereka berkembang dalam konteks keterbatasan input auditori. Data berupa tuturan interogatif dikumpulkan dari berbagai grup komunitas PTR di Facebook, kemudian dianalisis dengan pendekatan tata bahasa struktural dan teori Tata Bahasa Universal serta Language Acquisition Device (LAD) dari Chomsky (1957, 1965). Hasil penelitian menunjukkan bahwa PTR memiliki kompetensi sintaksis yang aktif dan produktif. Mereka mampu membentuk kalimat interogatif dengan memanfaatkan semua kategori kata tanya utama (apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, bagaimana, dan berapa), serta menempatkannya di awal, tengah, maupun akhir kalimat. Meskipun demikian, ditemukan penyimpangan sistematis seperti kesalahurutan struktur (misordering), penghilangan elemen fungsional (misalnya preposisi di), serta tidak digunakannya partikel tanya -kah. Penyimpangan ini tidak menunjukkan kekurangan dalam penguasaan kaidah, tetapi mencerminkan keterbatasan model bahasa dan keterlambatan pemerolehan bahasa (delay language), sebagaimana dijelaskan oleh Crain dan Lillo-Martin (1999). Secara teoretis, temuan ini tidak hanya memverifikasi eksistensi LAD, tetapi juga memperluasnya melalui bukti bahwa pemerolehan sintaksis dapat berlangsung secara efektif melalui stimulus visual. PTR membangun struktur bahasa tidak melalui bunyi, melainkan melalui interaksi visual berbasis tulisan, sehingga mendukung pendekatan visual-driven syntax acquisition dalam studi linguistik non-auditori. Selain itu, hasil ini juga memperkaya studi sintaksis bahasa Indonesia, khususnya dalam konteks komunikasi digital dan populasi berkebutuhan khusus, dengan menunjukkan kecenderungan simplifikasi struktur yang tetap mempertahankan fungsi komunikatif. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis yang signifikan bagi linguistik kognitif, pendidikan inklusif, serta pengembangan teknologi literasi untuk komunitas tunarungu di era digital.
Optimalisasi Pembelajaran Teks Puisi Melalui Pendekatan TARL pada Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Semarang Sukma Ragil Putra; Leli Nisfi Setiana; Oktarina Puspita Wardani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1465

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalisasi pembelajaran teks puisi melalui pendekatan TaRL pada siswa kelas X 6 di SMA Negeri 2 Semarang. Penelitian ini berlandaskan pada kurikulum Merdeka yang memberi kebebasan dalam mengembangkan gaya belajar yang diminati oleh peserta didik, sehingga peserta didik dapat belajar dengan optimal. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Guru melakukan asesmen diagnostik pada awal kegiatan pembelajaran untuk mengklasifikasi peserta didik sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Guru membagi peserta didik ke dalam tiga kelompok, yaitu kelompok sangat mahir, mahir, dan butuh bimbingan. Berdasarkan hasil asesmen tersebut guru merancang modul ajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek berupa tugas membuat resensi antologi puisi. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa penerapan pendekatan TaRL mampu meningkatkan semangat serta keterlibatan peserta didik dalam kegiatan pembalajaran. Pendekatan TaRL juga mendorong peserta didik untuk mengoptimalkan potensi yang mereka miliki. Melalui kegiatan refleksi dan evaluasi guru dapat mengetahui hal apa saja yang perlu diperbaik dan hal yang sudah berjalan dengan baik selama proses pembelajaran berlangsung.
Makna Simbolik Dalam Lirik Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan Karya Bernadya : Analisis Semiotika Roland Barthes Akhmad Yuli Firmansyah; Sugianti Sugianti; Ilmiyatur Rosidah
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1810

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna simbolik yang terkandung dalam lirik lagu album Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan karya Bernadya dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengungkap bagaimana tanda-tanda dalam lirik lagu pada tingkat denotasi, konotasi, dan mitos membangun narasi emosional dan merefleksikan pesan-pesan ideologis yang lebih luas. Lirik dianalisis sebagai teks budaya yang tidak hanya menyampaikan ekspresi personal, tetapi juga representasi dari realitas sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lirik-lirik tersebut merepresentasikan pengalaman emosional mendalam seperti kesedihan, kehilangan, kecemasan, dan perjuangan menerima kenyataan. Pada tingkat denotatif, lirik menggambarkan situasi sehari-hari seperti bangun tidur, menghadapi pagi, atau menerima perpisahan. Namun pada tingkat konotatif, makna tersebut berkembang menjadi simbol beban psikologis dan tekanan batin. Pada lapisan mitos, lirik mengungkap ideologi budaya yang telah mengakar, seperti tuntutan untuk segera pulih dari luka, keharusan bersikap kuat, serta konstruksi cinta romantis yang ideal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lirik lagu Bernadya secara simbolik menantang narasi-narasi dominan dalam budaya populer dan memberikan ruang bagi ekspresi emosi yang jujur dan reflektif. Lagu-lagu tersebut memberi suara pada pengalaman pribadi yang penuh luka, sekaligus menjadi kritik terhadap norma-norma sosial seputar kesehatan mental, penyembuhan, dan cinta. Penelitian ini berkontribusi terhadap pengembangan kajian musik populer, semiotika, dan kritik budaya, khususnya dalam memahami bagaimana musisi perempuan independen menyuarakan realitas emosional kontemporer melalui ekspresi puitis.
The Analysis of Miracle in A Film of Noah 2014: in Mysticism Context Qesha Adrian Ashiddiq; Bahar Bahar; Ibnul Qayyim
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1977

Abstract

Mysticism is a field that deeply connected with religious beliefs or spiritual experiences, mysticism has been used in many literary works such as film to increase the appeal of the literary works. This research is aimed to; (1) Find types of mysticism that contained in the Film of Noah 2014; (2) How mysticism portrayed in the film. The data used in the study came from the film of Noah 2014. The data is in form of cut scene that contain the mysticism phenomenon. The instrument of this research contains qualitative descriptive analysis, mysticism theory by Walter T. Stace as an analysis tool, and note taking technique as data collecting instrument. The data will be collected by watching the film several times and taking notes and pictures of the scene that contains mysticism phenomenon. The result of the analysis showed that there are two types of mysticism phenomenon that occurred in the film and it was portrayed as several miracles that happen around Noah as the Main character of the film.
Kajian Semiotika dalam Konten Inspirasi Ustadz Hanan Ataki Ranti Despita Sari; Asmara Yumarni; Wenny Aulia Sari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1980

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kajian semiotika dalam konten inspirasi yang disampaikan oleh Ustadz Hanan Attaki di media sosial, khususnya Instagram, dengan menggunakan teori semiotika Roland Barthes. Kajian difokuskan pada lima unsur utama, yaitu makna denotasi, konotasi, simbol, kode, dan konteks, serta dilengkapi dengan analisis bahasa mencakup diksi, struktur kalimat, gaya bahasa, dan aspek pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui dokumentasi dan studi pustaka. Sumber data primer diperoleh dari video konten dakwah Ustadz Hanan Attaki, sedangkan sumber sekunder berasal dari literatur terkait semiotika, komunikasi dakwah, dan analisis bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran denotasi, gaya berpakaian kasual dan penggunaan bahasa sederhana menjadi ciri khas dakwah beliau. Pada makna konotasi, penggunaan bahasa gaul dan visual yang menarik menciptakan kedekatan emosional dengan audiens, khususnya generasi muda. Simbol-simbol yang digunakan bersifat kontekstual dengan kehidupan sehari-hari, sedangkan kode yang muncul mengacu pada nilai-nilai keislaman dan budaya populer. Analisis bahasa menunjukkan pemilihan diksi yang komunikatif, kalimat singkat dan padat, gaya bahasa metaforis, serta nada tutur yang bersahabat. Kesimpulannya, keberhasilan dakwah Ustadz Hanan Attaki terletak pada kemampuannya memadukan pesan keagamaan dengan tanda, simbol, dan bahasa yang relevan dengan budaya audiens, sehingga pesan dakwah dapat diterima secara efektif di era digital.