cover
Contact Name
Alan Alfiansyah Putra Karo Karo
Contact Email
duniapendidikan9@gmail.com
Phone
+6285206640908
Journal Mail Official
duniapendidikan9@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.stokbinaguna.ac.id/index.php/JURDIP/about/editorialTeam
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Dunia Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27468674     DOI : https://doi.org/10.55081/jurdip.v1i1.605
Core Subject : Education,
Jurnal Dunia Pendidikan adalah jurnal penelitian peer review akses terbuka yang diterbitkan oleh LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna. Jurnal Dunia Pendidikan menyediakan platform yang menyambut dan mengakui makalah penelitian empiris asli tentang pendidikan yang ditulis oleh peneliti, akademisi, profesional, dan praktisi dari seluruh dunia.
Articles 480 Documents
Pengaruh Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Pelajaran Ipas Kelas IV SD Negeri 101778 Medan Ritonga, Rohyana Salmi; Yusra Nasution; Wildansyah Lubis; Faisal; Waliyul Maulana Siregar
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media puzzle terhadap hasil belajar siswa pada Pelajaran IPAS kelas IV SD Negeri 101778 Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen Quasi Eksperimental Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV dengan sampel penelitian menggunakan total sampling (26 siswa kelas eksperimen dan 23 siswa kelas kontrol). Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berupa pretest dan posttest, lalu dilakukan uji prasyarat berupa uji normalitas (Shapiro-Wilk), uji homogenitas (Levene), dan uji hipotesis (paired sample t-test). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen yang menggunakan media puzzle mengalami peningkatan rata-rata hasil belajar dari 62,80 pada pretest menjadi 77,40 pada posttest. Sementara itu, kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional hanya mengalami peningkatan dari 55,45 pada pretest menjadi 66,36 pada posttest. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05, sehingga hipotesis alternatif diterima. Temuan penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan media puzzle dalam pembelajaran IPAS berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa kelas IV. Media puzzle terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang menarik, interaktif, dan menyenangkan sehingga dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar siswa.
Pengaruh Permainan Lempar Tangkap Bola Terhadap Hasil Belajar Materi Permainan Bola Kecil Siswa Kelas V di SD Negeri 060794 Medan Purba, Ruth Sani Friscilla; Khairul Usman; Winara; Lidia Simanihuruk; Fajar Sidik Siregar
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4710

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh permainan lempar tangkap bola terhadap hasil belajar siswa pada materi permainan bola kecil di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian adalah 40 siswa kelas V yang dipilih secra keseluruh (total sampling). instrument penelitian berupa tes hasil belajar yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan. Teknik analisis data mencakup uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan paired sample t-test. Hasil uji menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest, dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) = 0,001 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan lempar tangkap bola berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar siswa pada materi permainan bola kecil.
Pengaruh Pengetahuan Dan Pengalaman Kerja Terhadap Kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pada Baznas Padang Pariaman Dengan Efikasi Diri Sebagai Variabel Mediasi Julita Mila Susanti; Gus Andri; Dedet Deperiky
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4724

Abstract

Keberhasilan suatu organisasi dalam menjalankan tugas dan fungsinya sangat bergantung pada kinerja yang diberikan. Kinerja pegawai dapat dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti pengetahuan, pengalaman kerja serta efikasi diri. Apabila faktor-faktor tersebut tidak diperhatikan maka dapat berdampak buruk pada kinerja yang dihasilkan pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan dan pengalaman kerja terhadap kinerja unit pengumpul zakat (UPZ) pada Baznas Padang Pariaman dengan efikasi diri sebagai variabel mediasi. Metode yang terdapat pada penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis desktriptif. Penelitian ini menggunakan populasi 103 UPZ Baznas di Nagari se Padang Pariaman pada tahun 2024 dengan jumlah 974 orang. Sampel yang terdapat pada penelitian ini adalah 284 orang yang dihitung menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan kuesioner dan teknik analisa yang digunakan adalah SEM-PLS dengan menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian secara langsung 1) Pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UPZ. 2) Pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri UPZ. 3) Pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UPZ. 4) Pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap efikasi diri UPZ. 5) Efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UPZ. Hasil pengaruh tidak langsung 6) Efikasi diri mampu memberikan mediasi secara positif dan signifikan pada pengetahuan terhadap kinerja UPZ. 7) Efikasi diri mampu memberikan mediasi secara positif dan signifikan pada pengalaman kerja terhadap kinerja UPZ. Hasil penelitian ini memberikan arti bahwa efikasi diri yang baik pada UPZ dapat membantu dalam meningkatkan pengetahuan dan pengalaman kerja yang dapat memberikan dampak pada kinerja UPZ ke arah yang lebih baik
Model Latihan Shooting Langsung Dan Bergiliran Terhadap Akurasi Shooting Permainan Bola Basket Hafidz Maulana; Ira Purnamasari; Bambang Erawan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4726

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana yang signifikan antara model latihan shooting langsung dan bergiliran terhadap akurasi shooting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen. Populasi pada penelitian ini adalah 14 siswa ekstrakurikuler di SMK Negeri 2 Kota Bandung. Dalam teknik pengambilan sampel penelitian menggunakan Total Sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 14 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler Bola Basket. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument tes Shooting Free Throw. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa metode latihan Shooting langsung rata-rata sebesar 1,71 dan meningkat pada saat posttest sebesar 4,86. Hasil peningkatan pretest dan postest sebesar 3,15 dan metode latihan shooting bergiliran rata-rata sebesar 1,57 dan meningkat pada saat postest sebesar 4,71. Hasil peningkatan pretest dan postest sebesar 3,14. Perbedaan berdasarakan hasil uji independent t-test menyatakan nilai Sig sebesar 0.00 < 0.05 maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang s ignifikan antara metode latihan shooting langsung dan metode latihan shooting bergiliran terhadap akurasi shooting Siswa Ekstrakurikuler Basket Putra SMKN 2 Bandung.
Pengaruh Brainstorming Pada Model Discovery Learning Dalam Kurikulum Merdeka Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas VIII Di SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan Nababan, Cindy; Yakobus Ndona; Halking; Sri Yunita; Sampitmo Habeahan
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4751

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brainstorming pada model discovery learning dalam Kurikulum Merdeka terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan. Latar belakang penelitian berawal dari rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa yang terlihat dari hasil tes awal sebelum pembelajaran. Metode penelitian menggunakan pre-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest pada satu kelompok. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-5. Instrumen yang digunakan berupa angket dan tes kemampuan berpikir kritis yang diberikan pada dua tahap, yaitu sebelum pembelajaran (pretest) dan sesudah pembelajaran (posttest). Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata pretest sebesar 56,72 yang tergolong kategori cukup. Setelah penerapan brainstorming dalam discovery learning, nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 79,78, sehingga terjadi kenaikan 23,06 poin. Hal ini membuktikan bahwa brainstorming berpengaruh positif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Selain aspek akademis, teknik ini juga memberi dampak non-akademis, seperti meningkatkan rasa percaya diri, melatih keterampilan komunikasi, serta memperkuat kerja sama antar siswa. Dengan demikian, penerapan brainstorming melalui discovery learning dalam Kurikulum Merdeka terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Percut Sei Tuan. Kata Kunci: Berpikir Kritis, Brainstorming, Kurikulum Merdeka, Pre-test Post-test, Pre-eksperimen.
Pengaruh Komunikasi Orang Tua Terhadap Kenakalan Remaja Di Kelurahan Pasir Bidang Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengah Marbun, Risda; Anifah
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi orang tua terhadap kenakalan remaja di Kelurahan Pasir Bidang, Kecamatan Sarudik, Kabupaten Tapanuli Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel yang digunakan berjumlah 35 orang remaja di Kelurahan Pasir Bidang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan berdasarkan kriteria tertentu. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran angket, kemudian dianalisis dengan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis data diketahui bahwa terdapat pengaruh komunikasi orang tua terhadap kenakalan remaja di Kelurahan Pasir Bidang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi orang tua berpengaruh signifikan terhadap kenakalan remaja, dengan thitung (5,829) > ttabel (1,692), serta Fhitung 33,975 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Karena thitung > ttabel, maka dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Dengan Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,507 yang berarti 50,7% variasi kenakalan remaja dapat dijelaskan oleh faktor komunikasi orang tua, sedangkan sisanya 49,3% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian.
Peran Relasi Guru dan Siswa dalam Penguatan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab di Sekolah Menengah Atas Samsuddin, Nurhayati; Abdul Azis Khoiri
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4803

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran relasi guru dan siswa dalam pembentukan karakter disiplin dan tanggung jawab di SMA. Hubungan harmonis diyakini menciptakan iklim kelas kondusif, meningkatkan motivasi belajar, dan menanamkan nilai positif. Penelitian bertujuan mendeskripsikan kualitas relasi guru dan siswa, strategi guru, serta tantangan penanaman disiplin dan tanggung jawab. Metode kualitatif deskriptif digunakan melalui angket terbuka 15 siswa, wawancara guru, dan observasi kelas. Hasil menunjukkan relasi guru–siswa umumnya positif, tercermin dari saling menghormati, komunikasi terbuka, dan keterlibatan kegiatan keagamaan. Guru menanamkan disiplin melalui keteladanan, konsekuensi edukatif, dan pendekatan persuasif. Tanggung jawab dibiasakan melalui peran kepengurusan kelas, jadwal piket, dan penyelesaian tugas tepat waktu. Tantangan muncul berupa inkonsistensi guru dan resistensi siswa. Kesimpulannya, relasi guru–siswa yang positif berkontribusi signifikan terhadap pembentukan disiplin dan tanggung jawab siswa. Implikasi menekankan konsistensi guru, komunikasi persuasif, dan penghindaran hukuman fisik untuk mendukung perkembangan remaja secara optimal.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik pada Materi Perubahan Lingkungan di Kelas X MAN 1 Medan Lubis, Aisyah Fania; Mufti Sudibyo
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4822

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kelayakan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis problem based learning (PBL) sebagai sumber belajar yang efisien dalam meningkatkan keterampilan memecahkan masalah peserta didik pada pembelajaran biologi, khususnya materi perubahan lingkungan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui respon guru dan peserta didik terhadap penggunaan LKPD tersebut. Penelitian dilaksanakan di MAN 1 Medan pada bulan April 2025 dan menggunakan metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model 4-D, yang terdiri dari tahap define, design, develop, dan disseminate. Instrumen yang digunakan mencakup lembar angket penilaian dari ahli asesmen, ahli materi, dan ahli desain, serta angket respon guru dan peserta didik. LKPD yang telah dikembangkan divalidasi oleh para ahli dan diuji coba di kelas X-1. Hasil validasi menunjukkan bahwa LKPD tersebut sangat layak digunakan, dengan skor kelayakan dari ahli asesmen sebesar 89,5%, ahli materi 100%, dan ahli desain 90,6%. Respon guru terhadap LKPD juga sangat positif, dengan persentase 95,8%, sementara respon peserta didik mencapai rata-rata 91,44%. Berdasarkan data tersebut, dapat disimpulkan bahwa LKPD berbasis PBL pada materi perubahan lingkungan ini sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran biologi di sekolah.
Peranan Pendidikan dalam Mencegah Perilaku Intoleransi pada Remaja (The Role of Education in Preventing Intolerant Behavior in Adolescents) Siagian, Theresia; Febria Pasaribu; Mehran Ranieri Pasaribu; Ruth Febiola Sihotang; Intan Aprilia Sitorus; Sri Yunita
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4832

Abstract

Meningkatnya gejala intoleransi di kalangan remaja menjadi salah satu persoalan sosial yang patut diwaspadai karena dapat mengganggu keharmonisan hidup bersama dan mengancam persatuan bangsa. Pendidikan memegang peranan penting dalam mencegah tumbuhnya sikap intoleran, baik melalui jalur formal di sekolah maupun melalui pendidikan nonformal dan informal dikeluarga sertamasyarakat. Prosespendidikanyang menekankan pada internalisasi nilai toleransi, penghargaan terhadap keragaman, serta kemampuan berpikir kritis mampu membentuk remaja yang terbuka, menghormati perbedaan, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Tulisan ini berupaya mengkaji peran pendidikan sebagai sarana pencegahan intoleransi di kalangan remaja. Metode yang digunakan berupa kajian pustaka dengan menelaah teori dan hasil penelitian yang relevan mengenai hubungan pendidikan dan pembentukan sikap toleran. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan berkontribusi besar dalam menumbuhkan kesadaran multikultural, menanamkan nilai-nilai demokratis, serta mengembangkan keterampilan sosial untuk mendukung terciptanya kehidupan yang rukun. Oleh karena itu, penguatan kurikulum yang berlandaskan nilai toleransi, keteladanan guru, serta dukungan keluarga dan lingkungan sosial merupakan faktor utama dalam menekan perilaku intoleransi di kalangan remaja.
Analisis Kondisi Bullying Pada Anak Sekolah Sebagai Upaya Promotif Dan Preventif Siburian, Dina Octavia; Yohana Fransiska Sirait; Josua Parma Hasibuan; Novaria Butar Butar; Maysaroh Daulay; Sri Yunita
Jurnal Dunia Pendidikan Vol 6 No 5 (2026): Jurnal Dunia Pendidikan
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jurdip.v6i5.4833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi bullying pada anak usia sekolah dasar sebagai upaya promotif dan preventif. Bullying merupakan masalah yang cukup kompleks karena melibatkan interaksi sosial antara anak, teman sebaya, guru, dan lingkungan sekolah. Anak yang menjadi korban bullying dapat mengalami dampak psikologis, sosial, dan akademik, sehingga diperlukan pemahaman yang menyeluruh mengenai faktor penyebab dan bentuk-bentuk bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan observasi langsung, wawancara mendalam dengan siswa, guru, dan orang tua, serta studi literatur dari sumber-sumber terpercaya. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan pola perilaku bullying, faktor-faktor yang mempengaruhinya, serta strategi promotif dan preventif yang diterapkan di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bullying di sekolah dasar terjadi dalam berbagai bentuk, baik verbal, fisik, maupun sosial. Faktor yang memengaruhi antara lain karakter anak, pengaruh teman sebaya, pola asuh orang tua, serta lingkungan dan kebijakan sekolah. Upaya promotif dilakukan melalui pendidikan karakter, pembiasaan sikap peduli dan empati, sedangkan upaya preventif meliputi pengawasan guru, intervensi dini, dan pelibatan orang tua. Penelitian ini memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi bullying pada anak usia sekolah dan menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, guru, orang tua, dan anak itu sendiri untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan positif anak.