cover
Contact Name
Husni Hanafi
Contact Email
jpbpp.journal@um.ac.id
Phone
+6281336643664
Journal Mail Official
publisher@um.ac.id
Editorial Address
Semarang St. No 5, Malang, East Java, 65145, Indonesia
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27973174     DOI : https://doi.org/10.17977/um065
Core Subject : Education,
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan literally means “Journal of Learning, Guidance, and Educational Management”. The use of the Indonesian language in the title reflects the journal’s strong contextual grounding in Indonesian education while also emphasizing its broader commitment to addressing educational issues across diverse cultural, institutional, and system-level settings. The title represents three interconnected domains: learning as the core process of education, guidance as the support system for learner development and well-being, and educational management as the foundation for effective leadership, governance, and sustainable institutional improvement. Although rooted in the Indonesian educational context, the journal has a multidisciplinary and internationally relevant scope, welcoming empirical, theoretical, and practice-oriented studies in education, guidance and counseling, educational psychology, curriculum and instruction, assessment, educational leadership, policy, educational technology, inclusive education, and human development.
Articles 729 Documents
Hubungan Efikasi Diri dan Academic Burnout dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas XI SMAK St. Albertus Malang Anastasia Sherly Privana; Yuliati Hotifah; Anastasia Sherly Privana; Yuliati Hotifah; Diniy Hidayatur Rahman
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p19-23

Abstract

Abstract: In the new normal era like today, learning in several schools uses a blended learning system. The existence of a new learning system causes changes, for example in student achievement. Several studies have shown that student achievement is influenced by various aspects, such as self-efficacy and academic burnout. This research was conducted with the aim of knowing the correlation between efficacy and academic burnout with the achievement of student learning outcomes in class XI in Senior High School St. Albertus Malang. The instrument was tested on 97 people with validity 0.329 and reliability 0.912 and 0.830. Based on the results found, there is a correlation between self-efficacy and academic burnout with learning achievement but not simultaneously or together. The correlation value that occurs is 0.045 or 4.5 percent and 95.5 percent is related to other variables outside the variables research. Abstrak: Pada era new normal seperti saat ini, pembelajaran di beberapa sekolah menggunakan sistem blended learning. Adanya sistem pembelajaran baru berdampak pada berbagai aspek salah satunya pada pencapaian hasil belajar peserta didik. Ditemukan bahwa hasil pembelajaran yang diraih individu dipengaruhi oleh berbagai aspek, misalnya efikasi diri dan academic burnout. Penelitian ini dilakukan dengan maksud mengetahui korelasi efikasi dan academic burnout dengan pencapaian hasil belajar siswa kelas XI di SMAK St. Albertus. Instrumen diujikan pada 97 orang dengan validitas 0,329 dan reliabilitas 0,912 serta 0,830. Berdasarkan hasil yang ditemukan, terdapat korelasi antara efikasi diri dan academic burnout dengan prestasi belajar namun tidak simultan atau bersama-sama. Nilai korelasi yang terjadi sebesar 0,045 atau 4,5 persen dan 95,5 persen berhubungan dengan variabel yang tidak diteliti.
Pengembangan Panduan Teknik Sosiodrama Daring untuk Meningkatkan Kecerdasan Emosi Siswa Kelas X SMA Abda’u Bagas Tino; Diniy Hidayatur Rahman; Abda’u Bagas Tino; Diniy Hidayatur Rahman; Yuliati Hotifah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p24-29

Abstract

Abstract: This research and development aims to produce an online sociodrama guidebook product to improve emotional inteliigence. This research and development method uses research and development from Borg and Gall using six procedures. The results of this study show : (1) material expert test obtained an average score of 3,71 and 3,57 with an inter-rater reliability score of 0,64 (2) media expert test obtained an average score of 3,82 and 3,91 with an inter-rater reliability score of 0,73 (3) the test of prospective users of the product obtained an average score of 3,92. This shows that the online sociodrama guidebook to improve the emotional intelligence of high school students has high acceptance and is very feasible to use. This guidebook is expected to be an attractive alternative media for guidance services and is easy to apply by counselors, especially in improving emotional intelligence. Abstrak: Penelitian pengembangan ini bertujuan menghasilkan produk buku panduan sosiodrama daring untuk meningkatkan kecerdasan emosi. Metode penelitian dan pengembangan ini menggunakan Research and Development dari Borg dan Gall dengan memakai enam prosedur. Hasil dari penelitian ini bahwa : (1) uji materi memperoleh skor rerata 3,71 dan 3,57 dan skor reliabilitas antar rater 0,64 (2) uji ahli media diperoleh rata-rata 3,82 dan 3,91 dengan skor reliabilitas antar rater 0,73 (3) uji calon pengguna produk diperoleh rata-rata 3,92. Hal ini menunjukkan buku panduan sosiodrama daring untuk meningkatkan kecerdasan emosi siswa SMA memiliki keberterimaan yang tinggi dan sangat layak digunakan. Buku panduan ini diharapkan menjadi alternatif media layanan bimbingan yang menarik dan mudah diterapkan oleh konselor khususnya dalam meningkatkan kecerdasan emosi.
Pengembangan Booklet Smart Learning (BSL) Berbasis QR Code Pada Kelas III Tema Cuaca SDN Madyopuro 3 Kota Malang Aulia Rahman; Muh. Arafik; Aulia Rahman; Muh. Arafik; Muchtar Muchtar
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p30-37

Abstract

Abstract: Field conditions show that learning in class III requires the latest and innovative learning resources. This study aims to test the validity, practicality and attractiveness of the developed Smart Learning (BSL) Booklet. The ADDIE model is used in this development. Material validation got a percentage result of 90 percent which was declared very valid. The validation of learning resources got a percentage result of 96.87 percent which was declared very valid. The practicality test from users (teachers) got a percentage result of 94.44 percent which was declared practical and the attractiveness test of students got a score of 100 percent which was declared interesting. Abstrak: Kondisi lapangan menunjukan pembelajaran yang ada di kelas III membutuhkan sumber belajar yang terbaru dan inovatif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menguji kevalidan, kepraktisan dan kemenarikan Booklet Smart Learning (BSL) yang dikembangkan. Model ADDIE digunakan pada pengembangan ini. Validasi materi mendapat hasil persentase sebesar 90 persen dinyatakan sangat valid. Validasi sumber belajar mendapat hasil persentase sebesar 96,87 persen dinyatakan sangat valid. Uji kepraktisan dari pengguna (guru) mendapat hasil persentase sebesar 94,44 persen dinyatakan praktis dan uji kemenarikan peserta didik mendapatkan nilai sebesar 100 persen dinyatakan menarik.
Analisis Higher Order Thinking Skills pada Soal Penilaian Akhir Semester Gasal Muatan Pendidikan Kewarganegaraan Kelas V Tahun Ajaran 2020/2021 Di SD Negeri Gugus V Kecamatan Gedangan Kota Malang Bella Nahdhatul Putri; Sutarno Sutarno; Bella Nahdhatul Putri; Sutarno Sutarno; Syaiful Imam
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p38-44

Abstract

Abstract: Final Semester Assessment is an assessment carried out at the end of the semester to determine student learning outcomes. Making final of semester assessment questions requires questions that contain higher order thinking skills. This study aims to describe the description of the questions and percentages which include questions with the ability to analyze, evaluate, and create at the end of the odd semester final assessment of class V content of Citizenship Education in SD Negeri cluster V, Gedangan District, Malang Regency. This study uses a descriptive qualitative approach. Data collection using documentation and interview techniques. Based on the results of the study, it was found that the Final Assessment Question for the Odd Semester Class V content of Citizenship Education at SD Negeri Gugus V, Gedangan District, Malang City for the 2020/2021 academic year had questions with high-level thinking skills or often called HOTS as many as 11 questions out of 25 questions. These 11 questions include 6 questions with the ability to analyze, 4 questions from the ability to evaluate, and 1 question from the ability to create. The percentage of questions includes 44 percent for HOTS-loaded questions, 24 percent for questions with analytical skills, 16 percent for questions with the ability to evaluate, and 4 percent for questions with the ability to create. Abstrak: Penilaian Akhir Semester adalah penilaian yang dilaksanakan pada akhir semester guna mengetahui hasil belajar peserta didik. Pembuatan soal penilaian akhir semester membutuhkan soal yang bermuatan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau disebut higher order thinking skills. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran soal dan persentase yang meliputi soal dengan kemampuan menganalisis, mengevaluasi, dan menciptakan pada penilaian akhir semester gasal kelas V muatan Pendidikan Kewarganegaraan di SD Negeri gugus V Kecamatan Gedangan Kabupaten Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa Soal Penilaian Akhir Semester Gasal Kelas V muatan Pendidikan Kewarganegaraan di SD Negeri Gugus V Kecamatan Gedangan Kota Malang tahun ajaran 2020/2021 memiliki soal dengan kemampuan berpikir tingkat tinggi atau sering disebut HOTS sebanyak 11 soal dari 25 soal. 11 soal ini meliputi dari 6 soal dengan kemampuan menganalisis, 4 soal dari kemampuan mengevaluasi, dan 1 soal dari kemampuan menciptakan. Gambaran persentase soal meliputi 44 persen untuk soal bermuatan HOTS, 24 persen untuk soal dengan kemampuan menganalisis, 16 persen untuk soal dengan kemampuan mengevaluasi, dan 4 persen untuk soal dengan kemampuan menciptakan.
Analisis Kesulitan Guru dalam Menyusun Soal Evaluasi Berbasis Hots Pada Pembelajaran Matematika di SDN Torongrejo 2 Ulanda Afika Sinta; Goenawan Roebyanto; Ulanda Afika Sinta; Goenawan Roebyanto; Ni Luh Sakinah Nuraini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p45-53

Abstract

Soal berbasis HOTS sangat penting bagi pola berpikir siswa. Soal evaluasi berbasis HOTS perlu dikenalkan kepada siswa sedini mungkin agar siswa dapat melatih kemampuannya dalam memecahkan masalah yang cukup rumit. Guru memiliki peran penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir siswa, salah satunya dengan pemberian evaluasi yang berbasis HOTS. Namun pada kenyataannya guru mengalami kesulitan untuk menerepakannya dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mencari informasi terkait kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS pada pembelajaran matematika yang meliputi (1) pemahaman guru terkait karakteristik soal evaluasi berbasis HOTS; (2) kesulitan yang dihadapi guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS; (3) faktor yang menyebabkan kesulitan guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS; (4) upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi kesulitan dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Peneliti sebagai instrumen kunci dalam pengumpulan data. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Keabsahan data menggunakan teknik triangulasi data. Peneliti menjelaskan terkait kesulitan yang dihadapi guru dalam menyusun soal evaluasi berbasis HOTS yang meliputi guru kesulitan dalam mengatasi kemampuan siswa yang berbeda-beda, guru kurang bisa membagi waktu, guru kesulitan dalam menyesuaikan indikator, dan guru kesulitan dalam menyampaikan stimulus.
Perbedaan Persepsi Guru dan Orang Tua Terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia 4-5 Tahun Selama Pembelajaran Daring Melalui Video Conference Dwi Tanti Nugraheni; I Wayan Sutama; Dwi Tanti Nugraheni; I Wayan Sutama; Nur Anisa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p54-63

Abstract

Abstract: The implementation of online learning is considered ineffective because learning tends to be in a visual and written style, and is not interactive because most schools use the assignment method. One that can be implemented in early childhood education is video conferencing. In this way, teachers and children who are accompanied by parents seem to be able to meet face-to-face as usual. It has interaction and communication with children so that children’s expressive language skills can develop. Teachers and parents have an opinion about the abilities of children. The purpose of this research was to find out the differences in perceptions between teachers and parents on children’s expressive language skills with online learning via video conference. This research uses a quantitative approach with the type of comparative research. The variables used in this study is the children’s expressive language skills from the perception of teachers and parents. The sampling technique is purposive sampling with a total sample consisting of 16 teachers and 62 parents. This study used a Likert scale and then for hypothesis testing is using an independent sample t-test with the help of SPSS 25. The result from independent sample t-test showed that sig-2 tailed value was 0,022 (sig less than 0,05). So it can be concluded that Ho is rejected and Ha is accepted, the meaning is there are differences in perceptions between teachers and parents of children’s expressive language skills during online learning via video conferencing. Abstrak: Pelaksanaan pembelajaran daring dinilai kurang efektif karena cenderung bergaya visual dan tulisan, serta kurang interaktif sebab mayoritas menggunakan metode pemberian tugas. Salah satu cara yang dapat diimplementasikan di PAUD adalah denggan video conference. Dengan cara tersebut guru dan anak yang didampingi orang tua seolah-olah dapat bertatap muka secara langsung. Terdapat interaksi dan komunikasi dengan anak sehingga kemampuan bahasa ekspresif anak bisa berkembang. Guru dan orang tua memiliki pendapat tentang kemampuan yang dimiliki anak khususnya kemampuan bahasa ekspresif selama pembelajaran daring berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan apakah terdapat perbedaan persepsi antara guru dan orang tua terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak selama pembelajaran daring dilaksanakan melalui video conference. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian komparatif. Variabel yang digunakan adalah kemampuan bahasa ekspresif anak dari persepsi dari guru serta orang tua. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan total sampel terdiri dari 16 guru dan 62 orang tua. Penelitian ini menggunakan skala likert dan untuk menguji hipotesis menggunakan independent sampel t-test dengan bantuan spss 25. Hasil dari uji independent sampel t-test diperoleh nilai sig-2 tailed sebesar 0,022 (sig kurang dari 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, artinya terdapat perbedaan persepsi antara guru dan orang tua terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak selama pembelajaran daring melalui video conference.
Perbedaan Sikap Kemandirian Anak Usia Dini pada Masa Pandemi ditinjau dari Ibu Bekerja dan Ibu Tidak Bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud Elis Indah Setyowati; Tomas Iriyanto; Elis Indah Setyowati; Tomas Iriyanto; Nur Anisa
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p64-73

Abstract

Abstract: The attitude of independence of early childhood during the pandemic is influenced by two factors, namely the mother's employment status and the mother's level of education. This is due to the lack of support and motivation for children to learn because of the mother's limited time in accompanying children's learning at home. The purpose of this research is to find out the difference in the attitude of independence of children who are cared for by working and non-working mothers during the pandemic at Kartika X-5 Kindergarten of Pusdik Arhanud. Researchers used comparative quantitative research methods. This study has 2 variables, namely the attitude of independence of early childhood and the work status of the mother. The research sample was taken using a proposive sampling technique, meaning that all samples came from a population of 56 respondents consisting of 12 working mothers and 44 non-working mothers at Kartika X-5 Pusdik Arhanud Kindergarten. The data collection technique used a Likert scale which was then analyzed using an independent sample t-test through SPSS 25. The results showed the acquisition of a significance value (α) of 0.05 and obtained p equal to 0.000 and obtained a t-table of 8.068 and P value (0.00 less than 0.05). So Ho is rejected and Ha is accepted, with a mean value of independence of children aged 4-5 years who are cared for by working mothers as much as 71,500 and mothers not working as much as 86.43. This shows that there are differences in the attitude of independence of early childhood during the pandemic in terms of working mothers and mothers not working at Kartika X-5 Kindergarten of Pusdik Arhanud. Abstrak: Sikap kemandirian anak usia dini pada masa pandemi dipengaruhi oleh dua faktor yakni status pekerjaan dan tingkat pendidikan ibu. Hal ini disebabkan anak kurang memperoleh dukungan dan motivasi belajar sebab keterbatasan waktu ibu dalam mendampingi belajar anak di rumah. Tujuan pelaksanaan penelitian guna mengetahui perbedaan sikap kemandirian anak yang diasuh oleh ibu bekerja dan tidak bekerja pada masa pandemi di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud. Peneliti menggunakan metode penelitian kuantitatif komparatif. Penelitian ini memiliki 2 variabel yaitu sikap kemandirian anak usia dini dan status pekerjaan ibu. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik proposive sampling, artinya seluruh sampel berasal dari populasi dengan jumlah 56 responden yang terdiri dari 12 ibu bekerja dan 44 ibu tidak bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud. Teknik pengumpulan data mengunakan skala likert yang kemudian di analisis menggunakan uji independent sampel t-test melalui SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan nilai Sig. 2-tailed sebesar 0,000 dan t-tabel sebesar 8,068 sehingga P value (0,00 kurang dari 0,05), maka dapat dinyatakan Ho ditolak dan Ha diterima. Kemudian didukung dengan perolehan nilai mean kemandirian anak usia 4-5 tahun dari ibu bekerja sebanyak 71,500 dan ibu tidak bekerja sebanyak 86,43. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan sikap kemandirian anak usia dini pada masa pandemi ditinjau dari ibu bekerja dan ibu tidak bekerja di TK Kartika X-5 Pusdik Arhanud.
Pengembangan Media Papan Catur Digital untuk Materi Bangun Ruang Kelas VI Sekolah Dasar Farhan Aditya Hasbi; Goenawan Roebyanto; Farhan Aditya Hasbi; Goenawan Roebyanto; Erif Ahdhianto
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i12022p74-80

Abstract

Abstract: This research and development aims to produce digital chessboard media products for building materials that can help children learn about the characteristics and formulas of building spaces anywhere and anytime. This research and development model uses ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) steps. The data collection instrument in this study was a validation questionnaire of material experts, media experts, and users. The results of research and development of digital chessboard media are said to be very feasible, practical and interesting. Abstrak: Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan produk media papan catur digital untuk materi bangun ruang yang dapat membantu anak belajar mengenai ciri-ciri dan rumus-rumus bangun ruang di mana saja dan kapan saja. Model penelitian dan pengembangan ini menggunakan langkah-langkah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini berupa angket validasi ahli materi, ahli media, dan pengguna. Hasil penelitian dan pengembangan media papan catur digital dikatakan sangat layak, praktis dan menarik.
Analisis Penguasaan Sintaksis Siswa Kelas IV pada Karangan Deskriptif Realistis di SD Gugus VI Kecamatan Kepanjen Amilatus Nurul Dzikria; Titis Angga Rini; Amilatus Nurul Dzikria; Titis Angga Rini; Puri Selfi Cholifah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i22022p81-88

Abstract

Abstract: Students' mastery of syntax is very diverse. This causes the teacher not to know clearly about the ownership of these assets in terms of phrase syntax and sentence syntax. This study aims to describe the syntactic description of the syntax of phrases and syntax of sentences. The approach used in this research is descriptive quantitative. The population in this study were all elementary school students in cluster 6 in Kepanjen District as many as 339 students, while the research sample was 54 students. Data collection techniques used are tests and documentation. The results showed that the students' syntax in terms of sentences and sentences was good. Suggestions given by researchers are school and teacher learning to carry out optimally, especially regarding syntax. Abstrak: Penguasaan siswa mengenai sintaksis sangat beragam. Hal ini menyebabkan guru tidak mengetahui secara jelas mengenai penguasaan sintaksis siswa dalam segi sintaksis frasa maupun sintaksis kalimat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penguasaan sintaksis siswa dari segi sintaksis frasa dan sintaksis kalimat. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswa SD gugus 6 di Kecamatan Kepanjen sebanyak 339 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 54 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguasaan sintaksis siswa dari segi frasa dan kalimat sudah baik. Saran yang diberikan oleh peneliti yaitu hendaknya sekolah dan guru bekerjasama untuk melaksanakan pembelajaran secara optimal khususnya mengenai sintaksis.
Analisis Kemampuan Siswa dalam Penggunaan Huruf Kapital dan Tanda Baca pada Teks Narasi Bahasa Indonesia Kelas V SD Gugus 7 Kecamatan Sukun Kota Malang Mauryn Renata Roselin; Muh Arafik; Mauryn Renata Roselin; Muh Arafik; Titis Angga Rini
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065v2i22022p89-95

Abstract

Abstract: This study aims to analyze the ability to use capital letters and punctuation in Indonesian narrative texts for fifth grade elementary schools in cluster 7, Sukun District. The type of research used is descriptive quantitative. Collecting data in this study using a writing test, namely students are given narrative texts that have not used capital letters and some punctuation marks are omitted, then rewritten according to the rules without looking at learning resource books or others, without asking others. Based on the results of the study . The lack of students' ability to write capital letters in the medium category, ie 1,825 capital letters were not present from the 4,484 capital letters that should have been present, or 40.70 percent. The lack of students' ability in writing 3 punctuation marks in the medium category, namely 314 punctuation marks that were not present from 1,064 punctuation marks that should have been present, or 29.51 percent. The factors that cause these problems are due to the limitations of students and lack of practice, besides the low motivation to learn. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penggunaan huruf kapital dan tanda baca pada teks narasi Bahasa Indonesia kelas V SD se-gugus 7 Kecamatan Sukun Jenis penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes menulis yaitu siswa diberikan teks narasi yang belum menggunakan huruf kapital dan beberapa tanda baca dihilangkan, kemudian ditulis kembali sesuai kaidahnya tanpa melihat buku sumber belajar atau yang lainya, tanpa bertanya kepada orang lain. Berdasarkan hasil penelitian . Kurangnya kemampuan siswa dalam penulisan huruf kapital dalam kategori sedang, yaitu 1.825 huruf kapital tidak hadir dari 4.484 huruf kapital yang seharusnya hadir, atau 40,70 persen. Kurangnya kemampuan siswa dalam penulisan 3 tanda baca dalam kategori sedang, yaitu 314 tanda baca tidak hadir dari 1.064 tanda baca yang seharusnya hadir, atau 29,51 persen. Faktor penyebab permasalahan tersebut karena keterbatasan siswa dan kurang berlatih, selain itu rendahnya motivasi belajar.