cover
Contact Name
Jhon Hardy Purba
Contact Email
daiwiwidya1@gmail.com
Phone
+6287762695157
Journal Mail Official
daiwiwidya1@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.unipas.ac.id/index.php/DW/about/editorialTeam
Location
Kab. buleleng,
Bali
INDONESIA
Daiwi Widya : Jurnal Pendidikan FKIP Unipas
ISSN : 2406730X     EISSN : 26227169     DOI : https://doi.org/10.37637
Core Subject : Education,
"Daiwi Widya" is a journal of education that is managed by the Faculty of Teacher Training and Education, University of Panji Sakti. It aims at accomodating the results of studies or researches or reviews in the field of education. Daiwi Widya publishes research results that review educational processes in terms of educational methods, educational models, case studies particularly educational studies and classroom action research. The incoming articles are reviewed by Expert Editors who are accordance with the field of educational scholarship totaling five people. Daiwi Widya is published twice each volume that is June, December and special edition. The purpose of this educational journal is to publish conceptual thoughts or ideas and research results obtained in the field of education. The major focus of this journal is in the development of science particularly in the field of education.
Articles 442 Documents
Resiliensi Anak Broken Home dan Dampaknya dalam Memotivasi Belajar Siswa di SD Muhammadiyah Gilipanda Kota Bima Tahun 2026 Faridah Faridah; Agus Salam; Fuaddudin Fuaddudin
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2891

Abstract

Penelitian mengenai resiliensi siswa umumnya berfokus pada konteks keluarga utuh, sehingga masih terbatas kajian mendalam tentang bagaimana resiliensi dan motivasi belajar terbentuk pada siswa dengan latar belakang broken home, khususnya dalam situasi pengasuhan oleh figur pengganti. Studi ini bertujuan mendeskripsikan dinamika resiliensi dan motivasi belajar pada siswa dengan kondisi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus terhadap satu siswa yang tinggal bersama nenek setelah perceraian orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan siswa, guru kelas, guru BK, dan wali, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan empat temuan utama: (1) nenek berperan sebagai sistem pendukung tunggal yang menggantikan fungsi orang tua; (2) resiliensi siswa bersifat reaktif dan sangat bergantung pada dukungan eksternal; (3) motivasi belajar kuat namun dominan ekstrinsik sehingga konsistensi belajar masih fluktuatif; dan (4) perceraian orang tua memunculkan dampak ganda, yakni kerentanan emosional sekaligus peningkatan kemandirian. Disimpulkan bahwa kelekatan dengan figur pengganti menjadi faktor protektif utama. Rekomendasi ditujukan pada penguatan layanan BK berbasis self-esteem dan goal setting serta komunikasi terbuka dalam keluarga.
PENGARUH MODEL PBL BERBANTUAN GOOGLE SITES TERHADAP KEMAMPUAN KOLABORASI DAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA Nurhidayati Nurhidayati; Syafruddin Syafruddin; Lalu Sumardi
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2896

Abstract

Rendahnya kemampuan kolaborasi dan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa sekolah dasar menjadi permasalahan mendesak di era pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Google Sites terhadap kemampuan kolaborasi dan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SDIT Anak Sholeh 2 Mataram. Desain penelitian menggunakan quasi-experiment dengan pola pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 58 siswa yang terbagi atas kelas eksperimen (n=29) dan kelas kontrol (n=29). Data kemampuan kolaborasi dikumpulkan melalui lembar observasi berbasis indikator Johnson & Johnson (2009), sedangkan hasil belajar diukur menggunakan tes pilihan ganda berorientasi Higher Order Thinking Skills (HOTS) level C4–C6. Analisis data menggunakan ANCOVA dan MANCOVA berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Model Problem Based Learning berbantuan Google Sites berpengaruh secara signifikan terhadap kemampuan kolaborasi, dengan selisih rerata posttest kelas eksperimen (86,63) dan kontrol (64,64) sebesar 22,00 poin; (2) Model Problem Based Learning berbantuan Google Sites berpengaruh secara signifikan terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila, dengan selisih rerata posttest kelas eksperimen (82,03) dan kontrol (71,72) sebesar 10,31 poin; dan (3) terdapat pengaruh yang sangat signifikan secara simultan terhadap kedua variabel tersebut. Integrasi PBL dengan media berbasis web terbukti efektif meningkatkan kompetensi afektif dan kognitif siswa sekolah dasar secara holistik.
EVALUASI PROGRAM PENDIDIKAN GURU PENGGERAK DI PROVINSI BALI Putu Laksmita Ari Dewi; I Made Candiasa; Ni Ketut Widiartini
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2887

Abstract

Program Pendidikan Guru Penggerak merupakan kebijakan strategis Kemendikbudristek untuk meningkatkan kompetensi guru dan kepemimpinan pembelajaran, namun pelaksanaannya perlu dievaluasi guna mengetahui kesesuaian antara perencanaan, proses, dan hasil program. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program Pendidikan Guru Penggerak di Provinsi Bali menggunakan model evaluasi CIPP (context, input, process, product). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif evaluatif yang didukung data kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas 356 guru penggerak, 148 fasilitator, dan 243 pengajar praktik. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan pertanyaan terbuka dengan instrumen yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data kuantitatif dianalisis menggunakan Penilaian Acuan Ideal Teoretik (PAIT), sedangkan data kualitatif dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program berada pada kategori sangat baik pada seluruh aspek evaluasi dan seluruh kelompok responden. Program ini terbukti meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, serta kepemimpinan pembelajaran guru, sekaligus memberikan dampak positif terhadap budaya belajar di sekolah. Kendala yang masih ditemukan meliputi beban kerja, manajemen waktu, dan dukungan lingkungan kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa program telah berjalan efektif dan perlu diperkuat melalui koordinasi antar pemangku kepentingan, dukungan institusional, serta strategi keberlanjutan program.
IMPLEMENTASI MODEL PROJECT-BASED LEARNING DALAM MEMBENTUK KREATIVITAS SISWA DI SEKOLAH DASAR ISLAM TERPADU DI DARUL HIKAM RIMBO BUJANG Alfi Syafaah; Muhammad Solihin; Ulfa Adilla
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2892

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan pendidikan abad ke-21 yang menempatkan kreativitas sebagai kompetensi penting yang perlu dikembangkan sejak sekolah dasar melalui pembelajaran aktif, kontekstual, dan bermakna. Pada konteks sekolah dasar Islam terpadu, pengembangan kreativitas perlu berjalan seiring dengan pembentukan tanggung jawab, kerja sama, dan nilai pendidikan Islam, sehingga Project-Based Learning relevan diterapkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Project-Based Learning dalam pembentukan kreativitas siswa di SDIT Darul Hikam Rimbo Bujang melalui aspek perencanaan, pelaksanaan, dan hasil pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus deskriptif, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran disusun sistematis, pelaksanaan berlangsung partisipatif dan kolaboratif, serta hasil implementasi menampakkan perkembangan kelancaran ide, keluwesan berpikir, keaslian gagasan, kerincian produk, dan kemampuan evaluatif siswa. Disimpulkan bahwa Project-Based Learning efektif sebagai pendekatan pedagogis kontekstual untuk membentuk kreativitas siswa pada sekolah dasar Islam terpadu. Temuan ini menegaskan pentingnya desain proyek autentik dan pendampingan guru yang konsisten. Secara praktis, model ini dapat direplikasi di sekolah serupa dengan menyesuaikan tema proyek pada konteks lokal, menyiapkan perangkat ajar yang terstruktur, melatih guru sebagai fasilitator, serta menerapkan penilaian proses dan produk secara berkelanjutan agar kreativitas siswa berkembang optimal.
MODEL REFLEKTIF MICRO-TEACHING BERBASIS C-NAR UNTUK MENUMBUHKAN BUDAYA PENINGKATAN MUTU BERKELANJUTAN PADA MAHASISWA PPG PRAJABATAN Destrinelli Destrinelli; Rosinta Norawati; Suci Hayati; Resyarusyda Parandrengi; Novferma Novferma
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2897

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model micro-teaching reflektif berbasis Collaborative Nested Action Research (C-NAR) untuk menumbuhkan budaya Continuous Quality Improvement (CQI) pada mahasiswa PPG Prajabatan, khususnya dalam praktik pengalaman lapangan. Model C-NAR dirancang untuk membantu mahasiswa mengevaluasi praktik mengajar secara sistematis, reflektif, kolaboratif, dan berkelanjutan, sekaligus mendorong dosen pembimbing lapangan dan guru pamong meningkatkan kualitas pembimbingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Data dikumpulkan melalui angket, observasi, dan wawancara. Subjek penelitian adalah mahasiswa PPG Prajabatan Universitas Jambi, dosen pembimbing lapangan, dan guru pamong. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model micro-teaching reflektif berbasis C-NAR memperoleh kategori sangat valid dari ahli desain pembelajaran sebesar 93,8% dan ahli pembelajaran micro-teaching sebesar 91,2%. Model ini mengintegrasikan Penelitian Tindakan Bimbingan (PTB) dan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) melalui siklus Design, Implementation, Observation, and Reflection (DIOR). Model yang dikembangkan membantu mahasiswa melakukan refleksi mendalam, menyusun rencana tindak lanjut, dan membangun budaya peningkatan mutu pembelajaran secara berkelanjutan.
EVALUASI BERBASIS MODEL DISKREPANSI TENTANG KUALITAS PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHAN DI LPK ALFA PRIMA Ni Kadek Putri Ariani; Nyoman Dantes; Desak Putu Parmiti
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2888

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelaksanaan program pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja Alfa Prima secara umum dengan menggunakan pendekatan model diskrepansi (discrepancy model) berdasarkan tiga persepsi responden (peserta, alumni dan pengelola). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi di lembaga bahwa terjadinya penurunan jumlah peserta latih yang signifikan serta temuan tracer study tahun 2024 yang menunjukkan rendahnya relevansi pekerjaan alumni (69,33%). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif dengan melibatkan pengelola, peserta latih, dan alumni sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan uji t brunning untuk mengetahui besarnya kesenjangan (gap) pada dimensi design, installation, process, dan product. Hasil penelitian menunjukkan pada dimensi Design, installation dan process berada pada kategori kecil sedangkan dimensi product berada pada sangat kecil. secara keseluruhan, hasil uji statistik menunjukkan bahwa semua dimensi diskrepansi dari semua kelompok responden memiliki nilai t hitung < t tabel, yang berarti terdapat kesenjangan antara harapan dan kenyataan di seluruh lini responden. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata pemenuhan standar dari masing-masing dimensi dari evaluasi model diskrepansi berada pada kategori baik. Sehingga, peningkatan pemenuhan standar ideal pengelolaan LPK perlu ditingkatkan menjadi sangat baik dan diskrepansi sangat kecil.
PROBLEMATIKA GURU KELAS DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SD NEGERI 142/II BUNGO PROBLEMS OF CLASSROOM TEACHERS IN THE IMPLEMENTATION OF INDONESIAN LANGUAGE LEARNING AT SD NEGERI 142/II BUNGO Parino Parino; Yanfaunnas Yanfaunnas; Halimatus Sa&#039;diah
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2893

Abstract

Penelitian ini mengkaji problematika guru kelas dalam pelaksanaan pembelajaran Bahasa Indonesia di SD Negeri 142/II Bungo, Kabupaten Bungo. Latar belakang masalah berpijak pada rendahnya kompetensi literasi siswa Indonesia sebagaimana tercermin dari hasil PISA 2022, ditambah kompleksitas tugas guru kelas yang mengampu lintas mata pelajaran di tengah dominasi penggunaan bahasa daerah dan keterbatasan sarana. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran, mengidentifikasi hambatan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi, serta menganalisis upaya adaptif guru dalam mengatasinya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru kelas dan kepala sekolah, serta analisis dokumen pembelajaran di SD Negeri 142/II Bungo. Analisis data mengikuti model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin validitas. Hasil menunjukkan pembelajaran masih teacher-centered dengan dominasi metode ceramah, ketergantungan buku teks, dan interaksi satu arah. Hambatan utama meliputi perencanaan yang kurang diferensiatif, minimnya variasi media, pengelolaan kelas heterogen, evaluasi yang terfokus pada tes tertulis, serta interferensi bahasa daerah. Guru melakukan diversifikasi metode secara bertahap, optimalisasi media sederhana, pembiasaan Bahasa Indonesia, serta penguatan melalui KKG. Penelitian merekomendasikan pengembangan media lokal, pelatihan diferensiasi, dan penguatan literasi berbasis komunitas
PENGARUH GAME-BASED LEARNING BERBANTUAN PUZZLE POHON TUBEL TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN SISWA SEKOLAH DASAR Hosnaini Hosnaini; Framz Hardiansyah; Iwan Kuswandi
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Game-Based Learning berbantuan media Puzzle Pohon Tubel terhadap kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis quasi experiment melalui desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri atas 39 siswa kelas II SDN Pinggir Papas II yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok eksperimen memperoleh pembelajaran menggunakan model Game-Based Learning berbantuan media Puzzle Pohon Tubel, sedangkan kelompok kontrol menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca permulaan, observasi, angket, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, paired sample t-test, independent sample t-test, dan effect size dengan bantuan IBM SPSS Statistics 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan penerapan model Game-Based Learning berbantuan media Puzzle Pohon Tubel terhadap kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Rata-rata kemampuan membaca permulaan siswa pada kelompok eksperimen meningkat lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Nilai effect size sebesar 1,42 menunjukkan pengaruh dalam kategori besar. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi Game-Based Learning dan media Puzzle Pohon Tubel mampu menciptakan pembelajaran membaca yang lebih aktif, interaktif, dan menyenangkan sehingga efektif meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sekolah dasar.
DISCOVERY LEARNING DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH DASAR: PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DAN KREATIF SISWA Agustin Maria Ningsih; Yantoro Yantoro; Eka Sastrawati
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2889

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar yang masih didominasi oleh pendekatan prosedural dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa secara simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 13 siswa kelas V SD Negeri 218/IV Kota Jambi yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis meningkat dari 58,46 menjadi 78,23, sedangkan kemampuan berpikir kreatif meningkat dari 55,38 menjadi 74,62. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa secara terintegrasi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran berbasis penemuan dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
EFEKTIVITAS INTERVENSI SIMULASI KOMUNIKASI BAHASA INGGRIS BERBASIS SOCIAL COGNITIVE CAREER THEORY (SCCT) TERHADAP SELF-EFFICACY DAN KESIAPAN KERJA SISWA Kadek Yati Fitria Dewi; Putu Abda Ursula
Daiwi Widya Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Panji Sakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37637/dw.v13i1.2894

Abstract

Penelitian terapan ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi simulasi komunikasi Bahasa Inggris berbasis Social Cognitive Career Theory (SCCT) terhadap Self-Efficacy dan kesiapan kerja siswa SMA Karya Wisata Singaraja. Masalah utama dalam penelitian ini adalah adanya kesenjangan kompetensi berupa tinggiya kecemasan berbicara (speaking anxiety) dan rendahnya keterampilan lisan profesional yang menghambat kesiapan kerja siswa di sektor industri pariwisata. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Group Design yang melibatkan kelas eksperimen (N = 26) dan kelas kontrol (N = 24). Data dikumpulkan menggunakan angket kesiapan karir dan rubrik penilaian simulasi komunikasi. Hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,794. Karena nilai signifikansi > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada peningkatan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol . Hasil analisis kualitatif lapangan memperlihatkan faktor hambatan psikologis berupa kebiasaan belajar pasif siswa yang perlu diintervensi dengan pendekatan personal dan durasi treatment yang lebih panjang.