cover
Contact Name
Widya Yanti Sihotang
Contact Email
widyayantisihotang@unprimdn.ac.id
Phone
+62614532820
Journal Mail Official
fk@unprimdn.ac.id
Editorial Address
Jl. Belanga No.1 Simp. Jl. Ayahanda, Medan
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Buletin Kedokteran dan Kesehatan Prima
ISSN : 28289994     EISSN : 28289994     DOI : https://doi.org/10.34012/bkkp
Core Subject : Health, Science,
Media publikasi ilmiah di bidang kedokteran dan kesehatan yang terbit dua kali dalam setahun yaitu pada bulan Maret dan September. Berisi tulisan hasil penelitian lapangan atau laboratorium maupun studi pustaka dari bidang ilmu seperti kedokteran klinis, kedokteran tropis, kedokteran gigi, biomedis, farmasi klinis dan kesehatan masyarakat.
Articles 211 Documents
Hubungan perokok berat dengan penyakit paru obstruktif kronik pada pasien dewasa di Rumah Sakit Royal Prima Zalzabila, Annisa; Nasution, Chairul Radjab; Masdalena, Masdalena; Yani, Herlina; Rahimi, Armon; Sopacua, Erwin
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v2i2.4693

Abstract

Paparan asap rokok merupakan faktor risiko paling umum pada pasien PPOK di seluruh dunia.Interaksi kompleks akibat paparan kumulatif jangka panjang terhadap gas dan partikel beracun, dikombinasikan dengan berbagai faktor pejamu, termasuk genetika, hiperresponsif saluran napas, dan perkembangan paru-paru yang buruk pada bayi, dapat menyebabkan gangguan dan perubahan pada mukosa pernapasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perokok berat dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) pada pasien di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dengan pendekatan retrospektif yang dilakukan pada bulan Agustus 2023. Populasi terjangkau pada penelitian adalah pasien di Rumah Sakit Royal Prima Medan sebanyak 50 sampel dengan teknik concecutive sampling. Analisa data univariat disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan uji chi-square, pengolahan data menggunakan komputerisasi program SPSS versi IBM 25. Hasil studi menunjukkan jenis kelamin terbanyak laki-laki yaitu 45 orang (90,0%), umur terbanyak 56-65 tahun yaitu 21 orang (42,0%), keluhan terbanyak sesak nafas yaitu 41 orang (82,0%), perokok terbanyak berat yaitu 27 orang (54,0%), penyakit paru obstruktif kronik terbanyak berat yaitu 19 orang (38,0%). Ada hubungan antara perokok berat dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) (p=0,006). Dapat disimpulkan jenis kelamin terbanyak adalah laki-laki, umur terbanyak adalah 56-65 tahun, keluhan terbanyak adalah sesak nafas, perokok berat terbanyak adalah ya, penyakit paru obstruktif kronik terbanyak adalah berat dan ada hubungan antara perokok berat dengan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) pada pasien.
Efektivitas antimikroba ekstrak buah andaliman terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae Br Ginting, Lois Eprillia; Kotsasi, Fransisca; Chiuman, Linda; Nadapdap, Thomson; Liena, Liena; Pardianto, Gede
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v2i2.4701

Abstract

Klebsiella pneumoniae masih menjadi salah satu penyebab utama pneumonia di beberapa negara. Upaya pengendalian telah banyak dilakukan terbukti dengan adanya antibiotik. Namun sejauh ini antibiotik seperti antibiotik yang mengandung cincin beta-laktam di antaranya adalah meropeenem, kloramfenikol dapat menyebabkan resistensi karena penggunaan karena penggunaan tidak rasional dan efek samping penggunaan antibiotik yang paling dominan adalah reaksi alergi. Maka masyarakat melakukan upaya pengobatan secara tradisional seperti buah andaliman. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui aktivitas antimikroba konsentrasi ektrak buah andaliman terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan metode difusi cakram. Hasil uji menunjukkan rata-rata diameter zona hambat pada Klebsiella pneumoniae adalah 10,22 mm, 7,58 mm, 8,51 mm, dan 7,60 mm pada konsentrasi 100%, 75%, 50%,dan 25% secara berurutan. Dapat disimpulkan ekstrak buah andaliman berpotensi sebagai antibakteri konsentrasi keseluruhan dan konsentrasi paling optimal adalah 100% (10,22 mm).
Hubungan tingkat pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan ISPA pada anak di Puskesmas Hamparan Perak Sinurat, Suryati; Simanjuntak, Maestro B. U.; Hutagalung, Mangatas H.P.; Silaban, Elfrida Megawaty; Sagala, Daniela; Harefa, Reinaldo Famowaa; Lumban Tobing, Mawar T. Bey Bey Lumban Tobing
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v2i2.4751

Abstract

Salah satu strategi penting dalam upaya pencegahan ISPA adalah terlibatnya secara aktif anggota keluarga dalam upaya pencegahan dini khusus terhadap ISPA pada anak. Upaya ibu dalam melakukan pencegahan ISPA pada anaknya yaitu ibu harus mengetahui tentang ISPA mulai dari pengertian, penyebab, tanda dan gejala proses perjalanan penyakit, komplikasi dan cara mengobati dan merawat anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan ISPA pada anak di Puskesmas Hamparan Perak. Jenis penelitian yang digunakan untuk penelitian ini adalah descriptive analytics, dengan desain cross sectional dengan sampel sebanyak 50 orang.l : Distribusi frekuensi responden hubungan pengetahuan ibu dengan upaya pencegahan ISPA bahwa dari 25 responden dengan pengetahuan baik, sebanyak 16 (80%) responden memiliki tingkat pencegahan yang baik dan sebanyak 9 (20%) responden memiliki tingkat pencegahan yang cukup. Dari 16 responden dengan tingkat pengetahuan yang cukup, sebanyak 10 (62,5%) responden memiliki tingkat pencegahan yang baik dan sebanyak 6 (37,5%) responden memiliki tingkat pencegahan yang cukup. Dan dari 9 responden dengan tingkat pengetahuan yang kurang, sebanyak 6 (66,7%) responden memiliki tingkat pencegahan yang baik dan sebanyak 3 (33,3%) pasien memiliki tingkat pencegahan yang cukup. Berdasarkan uji Chi-Square diperoleh nilai p=0,000 (p<0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan bermakna antara dua variabel, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu terhadap pencegahan ISPA.
Skrinning fitokimia komponen bioaktif Parem Karo Sembiring, Novitaria Br.; Lubis, Asyrun Alkhairi; Karo, Reh Malem Br; Hidayat, Andri
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 2 No. 2 (2023): September
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v2i2.4798

Abstract

Param Karo atau disebut juga Kuning Bergeh, memiliki khasiat untuk menurunkan suhu tubuh ketika demam. Berdasarkan wawancara dengan pembuat param Karo, di Kelurahan Pekan Bahorok, Sumatera Utara, sediaan ini terbuat dari buah pala (Piperis Nigri Fructus), jahe (Zingiberis Officinalis Rhizoma), bangle (Zingiber purpureum), lempuyang (Zingiber cassumunar), kencur (Kaemferia galanga), temulawak (Curcuma xanthoriza), temu kunci (Boesenbergia pandurata), dan tepung beras (Oryza Sativa) yang dihaluskan, kemudian dibentuk bulat-bulat ukuran kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metabolit sekunder Param Karo yang belum pernah diteliti. Metode penelitian ini eksperimental dengan menguji metabolit sekunder param Karo menggunakan reagen-reagen skrinning fitokimia. Hasil pengujian skrinning fitokimia param Karo positive mengandung alkaloid, flavonoid, fenol, tannin, monoterpene, seskuiterpen, triterpenoid, dan saponin. Sehingga dapat disimpulkan param Karo mengandung metabolit sekunder seperti alkaloid, flavonoid, fenol, tannin, monoterpene, seskuiterpen, triterpenoid, dan saponin. Meskipun, bahan-bahan dalam pembuatan param Karo sudah melewati proses pemanasan, komponen senyawa bioaktif khususnya metabolit sekunder tidak rusak dan dapat dipertahankan.
The effect of gelagah stem extract on blood glucose levels in male white rats induced with alloxan Simatupang, Veronica Triwindari; Lubis, Asyrun Alkhairi; Nasution, Ali Napiah; Lumbantobing, Christina JRE; Fioni, Fioni; Rahimi, Armon
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v3i1.5218

Abstract

Diabetes mellitus is a metabolic disorder characterized by elevated blood glucose levels due to insulin deficiency, insulin resistance, or both. This study aimed to investigate the effects of gelagah stem extract (Saccharum spontaneum L.) on blood glucose levels in male Sprague-Dawley rats induced with alloxan. Experimental rats were divided into six groups: a normal control group, a negative control group (administered 100 mg/kg body weight alloxan), a positive control group (administered 5 mg/kg body weight glibenclamide), and three treatment groups administered gelagah stem extract at doses of 100, 200, and 400 mg/kg body weight. Results showed that all doses of gelagah stem extract significantly reduced blood glucose levels in alloxan-induced diabetic rats. Statistical analysis (Post hoc LSD) confirmed that the decrease in blood glucose levels was significantly different between the treatment groups and the negative control group (p < 0.05).
Detection of glibenclamide adulteration in herbal remedies for diabetes mellitus using TLC Budi, Andre; Razoki, Razoki; Harahap, Halimah; Amansyah, Adek; Edlin, Edlin; Tarigan, Susiani
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v3i1.5287

Abstract

The widespread use of jamu, a traditional Indonesian herbal medicine, has been accompanied by a surge in adulteration with synthetic drugs to enhance efficacy and sales. This study aimed to detect the presence of glibenclamide, a common adulterant, in antidiabetic jamu product using TLC. This study employed three herbal medicine samples marketed for lowering blood glucose levels, with glibenclamide BPFI serving as a reference standard. Thin-layer chromatography, employing a mobile phase consisting of chloroform, cyclohexane, ethanol, and glacial acetic acid (9:9:1:1), was utilized for the analysis. Thin-layer chromatography (TLC) analysis revealed a standard Rf value of 0.4 for glibenclamide, producing a distinct blue-violet spot when visualized with 10% sulfuric acid. The results indicated that the tested herbal medicine samples did not contain the pharmaceutical substance glibenclamide. This conclusion was drawn from the absence of a corresponding Rf value for glibenclamide in the herbal samples when compared to the reference standard.
Screening of polypharmacy prescriptions in hypertensive patients at Royal Prima Hospital Nasution, Nanda Rahma Dewi; Budi, Andre; Lubis, Razoki; Sari, Nila
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v3i1.5288

Abstract

Hypertension occurs when a person's blood pressure exceeds the normal limits. This results in increased morbidity and mortality. The method in this study is descriptive, with the use of retrospective research, where the study was conducted by reviewing information or retrieving data that had existed before. Data were collected through polypharmacy prescriptions for patients with high blood pressure at the Royal Prima Medan Hospital between September and November 2023, with 650 prescriptions collected. From the results of this study, the prescriptions that met the inclusion criteria were 100% in accordance with the symptoms, drug doses, mechanisms, procedures, and duration of drug use. A total of 26 prescriptions contained five drugs with 63.41% interaction out of a total of 41 prescriptions. A total of 34 prescriptions contained 6 drugs, with 65.11% of the total 49 prescriptions. A total of 19 prescriptions contained seven drugs, with 82.61% of the total 23 prescriptions. A total of 13 prescriptions containing 8 drugs with a percentage of interactions of 86.67% of the total 15 prescriptions. Most interactions occurred in six prescriptions containing nine drugs, with 100% interaction from a total of six drugs. Most interactions also occurred in four prescriptions containing 10 drugs, with 100% interaction from a total of four drugs.
Breadfruit leaf extract: A potential hypolipidemic and antioxidant agent in diabetes Tanjaya, Angela; Yunus, Muhammad; Nasution, Ali Napiah; Halim, Binarwan; Hutagalung, Mangatas HP; Sitanggang, Holan Dianju Melva Meinaria
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v3i1.5462

Abstract

Elevated total cholesterol levels are medically termed as hypercholesterolemia. Breadfruit leaves are recognized for their health benefits owing to the presence of secondary metabolites. This study aimed to investigate the effect of breadfruit leaf extract (Artocarpus altilis) on total cholesterol levels in white rats (Rattus norvegicus) and assess its antioxidant potential. Two control groups were established: negative control (1% Na-CMC) and positive control (simvastatin). The three treatment groups were administered different doses of the breadfruit leaf extract (100, 200, and 400 mg/kg body weight). Each group consisted of five rats. The results indicated that 400 mg/kg body weight of breadfruit leaf extract significantly reduced total cholesterol levels in rats by 29.27% (p<0.05). The antioxidant activity of breadfruit leaf extract was evaluated using the DPPH method at concentrations of 100, 200, 300, 400, and 500 μg/ml. The maximum wavelength used was 516 nm, and the absorbance was measured using a UV-Vis spectrophotometer. The linear regression equation obtained for breadfruit leaf extract was Y = 0.1171x + 35.76, with an IC50 value of 121.605 μg/ml, indicating moderate antioxidant activity. In contrast, the linear regression equation for vitamin C was Y = 0.6378x + 26.083, with an IC50 value of 37.499 μg/ml, indicating a very strong antioxidant activity.
Histopathological characteristics of breast tumors at Madani General Hospital Medan Yunata, Kianie Engaline; Lina, Juliana; Wardhani, Fiska Maya
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v3i1.5475

Abstract

Cytology and histopathology include examinations to diagnose breast tumors. The diagnosis of advanced stages of breast tumors can lead to reduced therapeutic options and success. This study aimed to describe the results of cytological and histopathological examinations of patients with breast tumors at the Anatomical Pathology Laboratory of Madani Medan General Hospital between the period 2018-2022. This study was descriptive and retrospective. The study population included all the medical records of patients diagnosed with breast tumors. The research sample consisted of the medical records of patients with FAM and Carcinoma Mammae obtained by consecutive sampling. The results of cytological and histopathological examinations showed that the majority of breast tumor patients were both aged 17-25 years with a percentage of 42.9% and 52.4%, respectively). The results of the cytological examination showed that the majority of patients had benign tumor diagnoses (85.7%) and histology (90.5%). Malignant tumors were diagnosed based on the results of cytological examination (14.3%) and histology (9.5%). Based on the relationship between age. Based on the relationship between age and diagnosis of benign and malignant tumors, the results of cytological examination showed that patients aged 12-16 years, 17-25 years, and 26-35 years all had benign tumors (100%), patients aged 36-45 years had benign tumors (50.0%) and malignant tumors (50.0%), and patients aged 56-65 years all had malignant tumors (100.0%). Histopathological examination results showed that patients aged 12-16 years, 17-25 years, 26-35 years, and 36-45 years all had benign tumors (100%), patients aged 46-55 years had benign tumors (50.0%) and malignant tumors (50.0%), and patients aged 56-65 years all had malignant tumors (100.0%).
Laporan kasus: Karsinoma sel skuamosa paru dengan temuan sitologi dan histopatologi Lina, Juliana; Fadillah, Qori; Nadapdap, Marshall Jeremia; Mukti, Ade Indra; Novita, Cut Elvira
Buletin Kedokteran & Kesehatan Prima Vol. 3 No. 1 (2024): March
Publisher : Fakultas Kedokteran, Kedokteran Gigi, dan Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34012/bkkp.v3i1.5564

Abstract

Kanker paru-paru sel skuamosa merupakan tantangan klinis yang signifikan dengan prognosis yang buruk. Laporan kasus ini menyajikan seorang pasien dengan gejala khas kanker paru-paru sel skuamosa. Hasil histopatologi mendukung temuan sitologi yakni tampak sebaran dan kelompokan sel epitel skuamous yang atipik dan pleomorfik, inti sel bentuk bulat dan oval, N/C ratio meningkat, kromatin kasar dengan anak inti menonjol, sitoplasma minimal dan eosinofilik. Untuk diagnosa yang lebih pasti dibutuhkan pemeriksaan imunohistokimia p40, p63, CK7, CK5/6 untuk prognosis dan terapi. Namun, sampel jaringan yang sangat sedikit dan tidak cukup untuk prosesing di laboratorium berikutnya, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk tindakan berikutnya pada pasien. Kasus ini menyoroti pentingnya deteksi dini dan penatalaksanaan yang tepat untuk meningkatkan prognosis pasien. Laporan kasus ini memberikan wawasan berharga tentang karakteristik klinis dan tantangan dalam pengelolaan kanker paru-paru sel skuamosa.

Page 3 of 22 | Total Record : 211