cover
Contact Name
AFDHAL ILAHI
Contact Email
afdhalilahi08@gmail.com
Phone
+6281277708480
Journal Mail Official
afdhalilahi08@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sutan Mhd. Arif Kel. Batang Ayumi Jae, Kec. Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan
Location
Kab. tapanuli selatan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 2829744x     DOI : https://doi.org/10.37081/adam
Jurnal ADAM adalah Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat yang ditertbitkan dan dikelola oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Pendidikan Tapanuli Selatan. Jurnal ini diharapakan dapat menjadi alat informasi dan sosialisasi mengenai hasil-hasil pengabdian dari seluruh civitas akademika IPTS tentang berbagai macam inovasi dan ssolusi dalam berbagai persoalan dalam masyarakat yang ada. Artikel yang dimuat dalam Jurnal ADAM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat berbasis penelitian seperti Participatory Action Research, Pengembangan Masyarakat Berbasis Aset, Riset Berbasis Masyarakat, Pembelajaran Layanan di Masyarakat, Pengembangan Kreatifitas Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 189 Documents
SOSIALISASI NILAI-NILAI MULTIKULTURALISME PADA PEMUDA DI TANJUNG DAPURA KOTA MAKASSAR Omedetho Jermias, Emanuel; Rahman, Abdul; Nurlela, Nurlela; Jumadi, Jumadi
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1597

Abstract

Sebagai konsekuensi dari negara yang multikultur, maka pada tahun 2022 pemerintah telah menetapkan sebagai tahun toleransi. Penetapna tersebut tentu telah melalui kajian dan berbagai macam pertimbangan. Selain untuk memperkuat ikatan dan rajutan kebangsaan, juga menjaga harmoni sosial kemasyarakatan pada tahun 2023 sebagai tahun politik, satu tahun menjelang pemilihan umum dan pemilihan kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten. Kita tidak menginginkan adanya segregasi di antara warga negara yang didasarkan atas perbedaan suku, agama, ras, dan antar golongan. Untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut, maka dosen sebagai warga negara memiliki tugas untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar mereka memahami nilai-nilai multikutural. Tindak lanjut dari keiginan tersebut diwujudkan dalam bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari tri dharma perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Juni 2023 di rumah salah satu peserta kegiatan. Kegiatan pengabdian ini menjadikan pemuda di Jalan Tanjug Dapura yang tergabung dalam Gerakan Pemuda GPIB Bukit Zaitun sebagai mitra. Kegiatan ini dilakukan dengan cara memberikan materi yang terkait dengan multikulturalisme, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan diskusi. Para pemuda sebagai mitra menyambut antusias kegiatan ini, sehingga dapat terlaksana dengan baik sesuai dengan perencanaan yang telah dipersiapkan.
MELAKSANAKAN BIMBINGAN BELAJAR (BIMBEL) DI BIDANG PENDIDIKAN UMUM DAN AGAMA DI DESA KARANG GADING Zuhri, Zuhri; Wibawa, Surya; Tartiyoso, Seget; Irwan, Irwan; Hidayat, Hidayat
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1598

Abstract

Kegiatan Pengabdian Masyarakat (PPM) Merupakan salah satu bagian dari kegiatan Tri Dharma PerguruanTinggi, selain pengajaran dan penelitian yang merupakan tugas dan tanggung jawab dosen dan mahasiswa di Perguruan Ttinggi.Pengabdian masyarakat yaitu Pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat yang terintregasi dan relavan, dengan melibatkan sejumlah mahasiswa dan tenaga pengajar yang banyak ditambah teramsuk komponen social yaitu unsure masyarakat. Kegiatan Pengabdian Masyarakatini di tujukan untuk mengembangkan kepekaan rasa dan kondisi social mahasiswa serta membantu proses pembangunan Desa. Oleh karena itu, dalam program ini kami tim pengabdian masyarakat bekerja sama dengan pihak desa untuk menuntaskan program yang akan dilaksanakan nantinya di berbagai desa, salah satunya adalah Desa Karang Gading khusunya Dusun VI Karang Gading. Dalam Program ini Pengabdian Masyarakat memfokuskan pada Pendidikan sehingga kami mengambil tema “MELAKSANAKAN BIMBINGAN BELAJAR (BIMBEL) DIBIDANG PENDIDIKAN UMUM DAN AGAMA DI DESA KARANG GADING ”. Dengan adanya program ini diharapkan dapat meningkatkan keinginan dan semangat belajar siswa-siswi Dusun VIKarangGading.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT APEL MENJADI MAKANAN BERNILAI EKONOMIS Putra, Edysyah; Vebrina, Dinda; Pohan, Rizka Akhirani; Siregar, Nurul Wasilah; Napitupulu, Chindy
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1604

Abstract

Apel adalah salah satu buah yang digemari oleh masyarakat Indonesia. Apel digemari karena rasanya yang manis dan kandungan gizinya yang tinggi. Buah apel mempunyai kandungan air dan vitamin yang tinggi, serta kalori yang cukup kecil. Selain buahnya, kulit apel juga kaya akan serat yang bermanfaat bagi kesehatan. Ketersediaan kulit apel yang melimpah dapat diolah menjadi tepung kulit apel untuk memanfaatkan potensi dan memperluas penggunaannya. Pada pengabdian masyarakat ini, kami akan mengajak kaum remaja Muara Padang, Kec Padang Bolak, Kab Paluta, untuk memanfaatkan kulit buah apel menjadi keripik. Keripik kulit apel cocok untuk jadi cemilan sehat, rasanya juga lezat dengan tekstur renyah dan citarasa manis sedikit asam. Pembuatan kulit keripik buah apel ini dapat menciptakan peluang kerja bagi remaja dan juga ibu-ibu rumah tangga di desa Muara Padang, Kec Padang Bolak, Kab Paluta. Dalam kegiatan pengabdian, akan dijelaskan bahan baku, prosedur kerja dan penghitungan biaya produksi pembuatan keripik berbahan kulit buah apel. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini diskusi, paparan dan praktik pembuatan keripik kulit buah apel.
IMPLEMENTASI ICE BREAKING UNTUK MENINGKATKAN KONSENTRASI DAN MINAT BELAJAR SISWA Sucahyo, Eko; Ningtyas, Rani Kusuma
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1607

Abstract

Pendidikan merupakan salah satu sarana dalam mencerdaskan kehidupan suatu bangsa. Melalui pendidikan, seseorang khususnya siswa berkesempatan untuk memperoleh pengalaman belajar yang berguna bagi kehidupannya. persiapan yang maksimal belum tentu menghasilkan pembelajaranyang maksimal pula karena dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah konsentrasi siswa yang hanya bertahan beberapa menit. Konsentrasi yaitu menyampingkan hal-hal yang tidak berkaitan untuk memusatkan pikiran terhadap suatu objek tertentu. Konsentrasi dalam proses pembelajaran sangat berperan penting sebab menunjang keberhasilan siswa dalam proses belajar. Minat adalah tendensi seseorang dalam menyukai sesuatu. Untuk memunculkan minat siswa, maka guru dapat menerapkan ice breaking baik diawal pembelajaran, di sela-sela, maupun di akhir proses pembelajaran supaya peserta didik kembali fokus dan mampu menerima pelajaran dengan baik. Ice breaking ini sendiri adalah kegiatan yang diterapkan oleh setiap orang untuk menarik fokus perhatian serta mencairkan suasana di dalam ruangan menjadi keadaan yang semula yaitu keadaan yang bersemangat (kembali kondusif). Tujuan PKM antara lain: a) Untuk membantu guru dalam memusatkan perhatian siswa agar konsentrasi dalam menerima pembelajaran. b) Untuk mengedukasi guru mengenai pentingnya menggunakan ice breaking dalam pembelajaran c) Memberikan semangat baru pada saat siswa mencapai titik jenuh menjalankan tugas belajar. d) Untuk meningkatkan minat belajar pada siswa. e) Untuk memberikan solialisasi dan edukasi tentang pentingga menggunakan ice breaking dalam proses pembelajaran. Ada beberapa manfaat melakukan aktifitas ice breaking, diantaranya adalah menghilangkan kebosanan, kejenuhan, kecemasan, dan keletihan karena bisa keluar sementara dari rutinitas pelajaran dengan melakukan aktivitas gerak bebas dan ceria.
PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL DENGAN MATERI PENINGGALAN KERAJAAN HINDU DAN BUDHA DI INDONESIA KELAS V SEMESTER 2 DI SD NEGERI 200102/2 PADANGSIDIMPUAN Kusuma Ningtyas, Rani; Sucahyo, Eko
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1608

Abstract

Pembelajaran sejarah membutuhkan media pembelajaran untuk memudahkan pemahaman terhadap peristiwa maupun peninggalan sejarah. Media pembelajaran audio visual merupakan media yang dapat memaparkan gambar serta video untuk memudahkan dalam memahami materi sejarah. Situs hindu-buddha banyuwangi dipilih sebagai materi pengembangan yang menjelaskan tiga situs peninggalan yang perlu diketahui oleh. Pendidik membutuhkan inedia pernbelajaran yang dapat membantu menyalurkan informasi. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini yaitu: a) untuk menjelaskan tentang peninggalan kerajaan hindu dan budha di Indonesia; b) untuk memberi pendidikan tambahan serta pemahaman tentang pentingnya mengetahui kerajaan-kerajaan hindu dan budha. Adapun manfaatnya antara lain: a) mengembangkan teori keilmuan di bidang pendidikan, khususnya tentang pentingnya pembelajaran peninggalan kerajaan hindu dan budha; b) dapat membuat masyarakat serta sadar akan pentingnya penggunaan media audio visual sangatlah penting bagi , agar lebih mudah memahami materi pembelajaran. Hasil Yang Di Capai Dari beberapa anak yang mengikuti kegiatan, sebagian besar menunjukkan pertanyaan, tentang peninggalan kerajaan hindu dan budha tidak adapun satu yang bisa menjawab pertanyaan dari kami, Namun tim pelaksanaan acara membantu untuk rnenjawab pertanyaan dengan menunjukkan media audio visual atau media animasi, tim pelaksana menunjukkan handphonenya satu persatu ke. Dari antusias sasaran peserta didik di SD Negeri 200102/2 Padangsidimpuan, kegiatan ini sangat berpotensi dan berlanjut dan terus berkembang lebih baik dengan tema Pengabdian Masyarakat yang sama maupun berbeda. Hal ini di karenakan banyaknya kegiatan kegiatan di sekolah tersebut.
USAHA PEMBUATAN SEMBUR DAN PARAM KARO BERBAHAN REMPAH REMPAH NUSANTARA ALTERNATIF OBAT PENYEMBUH DEMAM DAN PERUT KEMBUNG Ginting, Sri Ulina Beru; Nofasari, Erlinda; Hamidah D, Hamidah D; Panjaiatan , Efrini; Sitepu, Eka Rahmadanta
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1624

Abstract

Indonesia kaya akan rempah rempah nusantara dimana rempah rempah tersebut sering digunakan sebagai alternative pengobatan tradisional yang memiliki manfaat dan kasiat yang sangat banyak. Sumatra Utara salah satu penghasil rempah terbesar di Indonesia dan terdapat salah satu suku yaitu Suku Karo yang terkenal dengan pengobatan Alernatif yang berbahan dasar rempah rempah nusantara sperti Sembur dan Param Karo. Sembur dan param Karo sangat banyak kasiatnya sebagai alternative pengobatan khususnya Demam dan perut kembung, Kwalitas sembur dan param Karo sangat manjur dan praktis untuk dibawa kemana mana . sembur dan param Karo dapat digunakan oleh anak anak dan orang dewasa, jika kita demam atau masuk angin dan tidak inggin memakan obat yang berbahan dasar kimiawi kita dapat mengkonsumsi sembur yang berbahan dasar rempah rempah nusantara , dan ketika demam kita dapat membalur param Karo disekujur tubuh kita secara berulang-ulang agar suhu tubuh kita normal kembali. Param Karo juga berbahan dasar rempah rempah nusantara yang ada di sekitar kita dan sangat gampang untuk memproleh bahan bahannya.
DIGITALISASI DAN PENINGKATAN KAPASITAS MITRA UMKM KOMUNITAS PASAR RAKYAT INDONESIA Yusro, Muhammad Rizki; Minardi, Anton; Mulkillah, Ridho Dawam; Amal, Ikhlasul Putra
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1625

Abstract

Setelah pandemi Covid-19 berlalu, sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tetap menjadi bagian yang sangat penting dalam perekonomian suatu negara. Oleh karena itu, perhatian khusus tetap perlu diberikan kepada pelaku UMKM agar mereka dapat berkembang melalui pendampingan dan pembinaan. Komunitas Pasar Rakyat Indonesia, sebagai komunitas yang fokus pada pengembangan, pemasaran, dan branding produk dan jasa buatan dalam negeri, tetap melakukan berbagai kegiatan untuk mendukung pariwisata nasional. Namun, pasca pandemi Covid-19, pelaku UMKM dan Komunitas Pasar Rakyat Indonesia menghadapi tantangan baru dalam mengadaptasi kebiasaan baru (new normal) dan memanfaatkan teknologi secara efektif dalam memasarkan produk dan jasa. Oleh karena itu, pendampingan dan pembinaan yang dilakukan oleh Komunitas Pasar Rakyat Indonesia perlu disesuaikan dengan kondisi pasca pandemi. Dalam upaya membantu pelaku UMKM dan Komunitas Pasar Rakyat Indonesia mengatasi tantangan pasca pandemi, perlu dilakukan terobosan-terobosan seperti memberikan pelatihan mengenai teknologi dan strategi pemasaran yang efektif di era pasca pandemi serta membangun jejaring bisnis dan kerja yang dapat
PENDIDIKAN KESEHATAN DALAM PELAYANAN HOMECARE TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU GAYA HIDUP PENDERITA HIPERTENSI Alkhusari, Alkhusari; Pratamansyah, M. Rio; Satrio, Agum
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1626

Abstract

Prevalensi hipertensi berdasarkan hasil pengukuran pada penduduk usia >18 tahun sebesar 34,1% tertinggi di kalimantan selatan (44,1%), sedangkan terendah di papua sebesar (22,2%), estimasi jumlah kasus hipertensi di indonesia sebesar 63.309.620 orang, sedangkan angka kematian di indonesia akibat hipertensi sebesar 427.218 kematian (Riskesdas, 2018). Tujuan: Untuk melakukan pendidikan kesehatan tentang hipertensi terhadap perubahan perilaku gaya hidup penderita hipertensi. Metode: penyluhan dan pendidikan kesehatan tentang home care pada pasien hipertensi dmana dihadiri sebanyak 50 orang. PKM ini dilakukan di Puskesmas Plaju. Metode Pendidikan kesehatan. Hasil pengabdian masyarakat menunjukan bahwa adanya perubahan pengetahuan dan keaktifan masyarakat dalam pelaksanaan home care dimana untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Diharapkan pada petugas kesehatan dapat tetap memberikan upaya promotif, preventif dan meningkatkan intensitas penyuluhan kepada semua masyarakat baik yang menderita maupun yang tidak menderita hipertensi
PEMANFAATAN TEKNOLOGI UNTUK MENINGKATKAN PELUANG USAHA BAGI GENERASI MUDA DI DESA SIALAGUNDI Nasution, Hanifah Nur; Siregar, Lukman Hakim; Fauzi, Rahmad; Ermawita, Ermawita; Zainy, Ahmad; Harahap, Arsyad; Siregar, Hotmaida Lestari; Nasution, Sari Wahyuni Rozi; Sari, Lia Purnama; Rambey, Mara Judan; Lubis, Ilham Sahdi; Harahap, Kasmuddin
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1632

Abstract

Sosisalisasi di Desa ini telah dilaksanakan pada bulan Mei 2023, yang berlokasi di desa Sialagundi, Kecamatan Sipirok. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini dilaksanakan karena kami melihat terdapat ketertinggalan yang cukup signifikan dalam pengetahuan akan perkembangan teknologi khususnya di Desa Sialagundi yang mengakibatkan para warga di desa tersebut belum sepenuhnya dapat menikmati layanan maupun kemudahan yang sudah di nikmati oleh khalayak ramai di luar desa tersebut. Yang dimana kami menggunakan media pembelajaran interaktif sebagai alat bantu pemaparan pengabdian ini. Metode pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk melihat dan menilai sejauh mana masyarakat memahami teknologi yang digunakan setiap hari terutama gadget. Menurut masyarakat setempat dengan dilakukan pemaparan dan sosialisasi hari ini itu sangat membantu untuk pemahaman dan pengetahuan teknologi guna pakai untuk kehidupan sehari hari baik membantu dari segi ekonomis dan membantu anak anak dalam pembelajaran. Dengan adanya kegiatan ini sedikit membantu untuk mempermudah masyarakat dalam memahami materi yang dipelajari dengan adanya model pembelajaran yang menarik sehingga menarik minat masyarakat dalam belajar baik kalangan dewasa maupun anak-anak. Selama berlangsungnya kegiatan, pengabdian dilakukan dalam bentuk sosialisasi cara pembelajaran menyenangkan di desa agar hasil evaluasi nilai masyarakat baik oleh karena itu adapun metode teknologi ini ini agar mempermudah masyarakat dalam mengerti dan memahami pembelajaran yang telah di pelajari. Setelah pengabdian selesai, masyarakat jadi tahu bahwa belajar bukan hanya memperhatikan, menulis dan mendengarkan saja, tetapi dengan adanya teknologi handphone yang sering digunakan belajar menjadi lebih menyenangkan dan lebih mudah di pahami dan diingat. Hal ini dapat dilihat dari peningkatan peran aktif dan antusiasme mereka dalam melaksanakan kegiatan. Tujuan yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian di desa ini di antara nya untuk mengajarkan dan mengajak masyarakat belajar agar lebih santai dengan menggunakan teknologi yang mereka miliki saat ini.
SOSIALIASI BAHAN KIMIA BERBAHAYA DALAM MAKANAN DI SD NEGERI 200402 PADANGSIDIMPUAN Faridah Lubis, Nenni; Lubis, Roslian; Meliza, Meliza; Fithriyah Nasution, Nurhidayah
Jurnal ADAM : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2023): Vol. 2 No. 2 Edisi Agustus 2023
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/adam.v2i2.1642

Abstract

Makanan yang beredar di masyarakat saat ini, khususnya di Sekolah Dasar lebih banyak berupa makanan instan yang sarat dengan bahan kimia dan aditif seperti bahan pengawet, penyedap rasa, pewarna, serta pemanis (5P), serta kadar nutrisi yang kurang untuk memenuhi kebutuhan harian anak. Hal ini jika dibiarkan tentunya akan mengganggu kesehatan siswa dalam jangka pendek dan dapat mengganggu proses tumbuh kembang siswa dalam skala jangka panjang. Sehingga diberikan sosialisasi bahan kimia berbahaya dalam makanan. Tujuan dari sosialisasi ini adalah agar siswa lebih memahami bahaya zat kimia didalam makanan. Kegiatan sosialisasi ini menggunakan metode interaktif dua arah, dilakukan dengan pemberian informasi dari dosen dan mahasiswa/i Pendidikan Kimia melalui penjabaran materi menggunakan power point, pemberian contoh zat-zat berbahaya, dan proses tanya jawab interaktif. Kegiatan pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan meliputi kegiatan penyampaian materi dan dialog tanya jawab dengan peserta. Kegiatan sosialisasi ini berlangsung dengan sukses dan memunculkan kesan baik dari para siswa/i SD Negeri 200402, hal ini dapat dilihat dari keinteraktifan para siswa ketika pelaksana menyampaikan presentasi. Banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang diberikan menjadi adanya ketertarikan mereka atas presentasi yang diberikan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan meningkatkan literasi siswa SD tentang bahaya bahan kimia didalam makanan sehingga mereka dapat lebih berhati-hati pada saat memilih jajanan makanan di sekolah