cover
Contact Name
Demita
Contact Email
hengki_tamando@yahoo.com
Phone
+6281360000791
Journal Mail Official
lebahpkm@isha.or.id
Editorial Address
Romeby Lestari Housing Complex Blok C Number C14, North Sumatra, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Articles 19 Documents
Search results for , issue "Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian" : 19 Documents clear
PKM Penggunaan Teknologi Pemupukan Organik Cair (POC) Limbah Pertanian Untuk Meningkatkan Produktivitas Sayuran dan Pendapatan Petani di Desa Jati Bali Kabupaten Konawe Selatan Rakian, Tresjia Corina; Harjoni Kilowasid, Laode Muhammad; Madiki, Abdul; Bahari, Bahari; Arif, Norma; Arma, Makmur Jaya; Nuraida, Waode
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i2.434

Abstract

Masyarakat Desa Jati Bali  Kabupaten Konawe Selatan, baik yang produktif maupun non produktif dalam bidang pertanian, akan terlibat dalam proyek PKM ini yang akan menerapkan teknologi pemupukan organik (POC) yang ramah lingkungan. Penanaman sayuran setiap tahun dengan pupuk kimia di desa Jati Bali menurunkan unsur hara tanah dan kesehatan masyarakat. Di era modern ini, asupan nutrisi yang sehat dan bergizi sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya tahan tubuh atau imunitas masyarakat setempat. Oleh karena itu, teknologi POC diperlukan untuk meningkatkan kualitas unsur hara tanah, meningkatkan produksi, dan mendapatkan tanaman sayuran organik. Di desa Jati Bali juga banyak limbah pertanian dan kotoran ternak yang tidak diolah dengan baik, sehingga tidak memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Oleh karena itu, penggunaan pupuk organik harus dilakukan untuk memperbaiki lingkungan yang tercemar oleh pupuk kimia dan juga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat dengan memanfaatkan limbah di sekitar untuk menjadi pupuk organik. Pupuk organikmemiliki harga lebih mahal daripada limbah kotoran ternak yang belum diolah. Oleh karena itu, solusi yang ditawarkan pada kegiatan PKM ini adalah penggunaan teknologi POC agar tidak ketergantungan dengan penggunaan pupuk kimia. Ini akan membuat lahan usahatani lebih produktif. Dalam pengabdian ini, tiga teknologi akan diterapkan: (1) pembuatan pupuk organik cair; (2) pengemasan; dan (3) pemasaran tanaman sayuran melalui media online seperti Watshap dan Facebook. Kegiatan pengabdian ini telah berhasil dilaksanakan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pupuk organik cair limbah pertanianjuga dapat menjadi alternatif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk menggantikan pupuk kimia sinteti
Bimbingan Teknis Pembuatan POC Berbasis Sampah Organik Rumah Tangga untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Sayuran Di Desa Jati Bali Sulawesi Tenggara Safuan, La Ode; Bahrun, Andi; Wijayanto, Teguh; Hasid, Rachmawati; Hijria, Hijria; Ansi, Azhar
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i2.443

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memberdayakan ibu-ibu Dasawisma di Desa Jati Bali melalui bimbingan teknis pembuatan pupuk organik berbasis sampah organik rumah tangga berkualitas tinggi yang bermanfaat untuk meningkatkan produksi sayuran, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman tentang manfaat POC dan keterampilan dalam pembuatan POC. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini meliputi sosialisasi, demonstrasi, dan proyek percontohan. Sasaran kegiatan ini adalah para ibu rumah tangga anggota Dasawisma di Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan. Materi yang disampaikan merupakan teknologi tepat guna pembuatan POC sebagai salah satu cara mengatasi permasalahan sampah dan limbah rumah tangga yang dapat mencemari lingkungan. Melalui kegiatan ini, pemahaman dan keterampilan ibu-ibu Desa Dasawisma Jati Bali sangat dibutuhkan untuk meningkat. Sumber daya lokal berupa sampah organik dapat dibuat menjadi POC berkualitas yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan kesuburan tanah di pekarangan, kebun sayur dan meminimalisir penggunaan pupuk anorganik. Pengenalan, bimbingan teknis dan pendampingan pembuatan POC dilakukan di pekarangan rumah ketua Dasawisma. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif peserta dalam mengikuti Sosialisasi dan bimbingan teknis pembuatan POC yang dilakukan secara berkelompok dan pendampingan selama 14 hari hingga POC selesai dan siap pakai. Peningkatan pemahaman peserta terhadap pengertian, cara pembuatan, dan pemanfaatan POC meningkat dari 20% menjadi 65%. Luaran dari kegiatan ini berupa laporan pengabdian masyarakat, video kegiatan berdurasi lima menit, dan artikel Sinta 5.
Pembuatan Pupuk Bokashi Berbasis Vegetasi Sekunder Untuk Meningkatkan Produksi Tanaman Budidaya Di Desa Jatibali Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara Muhidin, Muhidin; Karimuna, La; Sabaruddin, Laode; Afa, La Ode; Adawiyah, Robiatul; Basoka, Sri Wahyuni; Erawan, Dedi
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i2.444

Abstract

Pertanian modern menghadapi tantangan serius akibat ketergantungan tinggi pada pupuk anorganik yang berdampak negatif terhadap lingkungan, meningkatkan biaya produksi, dan menurunkan kesuburan tanah. Padahal, sumber daya lokal berupa vegetasi sekunder seperti gulma, limbah pertanian, dan tumbuhan liar di pedesaan masih jarang dimanfaatkan sebagai bahan baku pupuk organik. Melalui kegiatan pengabdian ini dikembangkan teknologi tepat guna untuk mengolah vegetasi sekunder menjadi pupuk bokashi yang ramah lingkungan, murah, serta mudah diterapkan oleh petani. Program dilaksanakan dengan tiga tahapan, yaitu pra-implementasi berupa sosialisasi dan pelatihan teknis, implementasi melalui praktek langsung pembuatan serta aplikasi bokashi, dan pasca-implementasi berupa monitoring serta pembentukan kelompok tani pengolah bokashi. Metode ini disusun adaptif sesuai kondisi sosial ekonomi dan biofisik lokal, dengan menekankan efisiensi input, keberlanjutan ekosistem, dan partisipasi aktif masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kapasitas petani dalam memproduksi serta menggunakan bokashi, berkurangnya ketergantungan pada pupuk kimia, dan meningkatnya kesadaran ekologis terhadap pengelolaan tanah berkelanjutan. Selain itu, terbentuk kelompok tani mandiri yang mampu mereplikasi inovasi ke wilayah lain. Program ini sekaligus menjadi media diseminasi penelitian pengelolaan limbah hijau, menjawab lambatnya adopsi teknologi organik, serta memperkuat jaringan kelembagaan lokal. Dengan demikian, pupuk bokashi berbasis vegetasi sekunder merupakan strategi penting dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan ketahanan ekonomi rumah tangga petani
Bimbingan Teknis Pembuatan Pupuk Organik Cair sebagai Alternatif Nutrisi Hidroponik bagi Kelompok Wanita Tani Janang Indah Kabupaten Merauke Resubun, Mariana Lusia; Sembiring, Jefri; Susanti, Diana Sri; Mendes, Johana Anike; Anwar, Anwar; Yusuf, Mani; Sarijan, Abdullah; Rupang, Maya Sari; Ekowati, Nurhening Yuni; Kusumah, Rangga; Limbongan, Amelia Agustina; Kurniawan, Ade
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Wanita Tani Janang Indah adalah organisasi atau kelompok yang beranggotakan perempuan, khususnya ibu-ibu rumah tangga yang memiliki kegiatan utama di bidang pertanian khusunya budidaya tanaman hortikultura dengan sistem hidroponik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan masyarakat dalam membuat pupuk organik cair sebagai nutrisi untuk budidaya hidroponik. Metode kegiatan  yang  dilakukan terdiri dari metode  ceramah,  diskusi  dan demonstrasi  praktik  langsung  di  lapangan berupa pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) untuk mengurangi pengunaan AB Mix pada budidaya secara hidroponik,  yang  didasari  oleh evaluasi  awal  sebagai  landasan untuk menentukan posisi pengetahuan kelompok sasaran mengenai pembuatan pupuk organic cair.  Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Janang Indah dalam pembuatan dan aplikasi pupuk organik cair sebagai nutrisi dalam tanaman sayuran dengan sistem hidroponik. Tingkat pemahaman pemanfaatan pupuk organik cair meningkat dari 50% menjadi 85 %. Selain itu masyarakat juga dapat melaksanakan budidaya pertanian dengan menanam tanaman sayuran disekitar pekarangan mereka.
Penguatan Peran Rumah Literasi Ranggi dalam Mendorong Literasi Anak melalui Sistem Inventarisasi dan Kemitraan Eksternal di Desa Sampali Prawira Tanjung, Mahardika Abdi; Haris, Muhammad; Basit, Lutfi
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Literasi Ranggi merupakan komunitas berbasis masyarakat di Kabupaten Deli Serdang yang berfokus pada peningkatan budaya literasi dan kreativitas anak-anak serta remaja. Namun, pengelolaan koleksi bacaan masih menghadapi kendala akibat ketiadaan sistem inventarisasi yang terstruktur dan keterbatasan kerja sama eksternal, terutama dalam hal sponsorship dan pelatihan literasi. Program pengabdian ini bertujuan memberikan solusi melalui pengembangan website terintegrasi yang berfungsi sebagai katalog digital buku, wadah donasi, serta portal kemitraan dan pelatihan. Metode pelaksanaan meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan pengelolaan digital, implementasi teknologi, pendampingan, evaluasi, hingga strategi keberlanjutan. Partisipasi aktif mitra didorong pada setiap tahap, mulai dari perancangan fitur hingga pengelolaan konten. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan jumlah donasi buku, terbangunnya sistem pencatatan koleksi yang transparan, serta perluasan jejaring sponsorship dan relawan. Selain memperkuat manajemen internal, inovasi ini diharapkan memberikan dampak sosial-ekonomi yang signifikan, antara lain peningkatan akses bacaan, perluasan pelatihan literasi, serta penguatan kapasitas masyarakat lokal dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung pendidikan dan pemberdayaan
Optimalisasi Produk Unggulan Desa Berbasis Digital Didesa Suka Jaya Kabupaten Bungo Istianingsih, Nanik; M, Ariyanto; Susriyant, Susriyant; Poiran, Poiran; Rianto, Rianto
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i2.449

Abstract

Pemberdayaan masyarakat ialah sebuah pilar untuk penguatan otonomi daerah secara efektif. Hal ini dapat dimulai sejak dini mulai lingkungan terkecil dari komunitas masyarakat yakni desa. Salah satu Klaster UMKM telah terbentuk di tahun 2022 berada di desa ini yaiu Klaster Kerupuk Bawang. Potensi kedua yang dimiliki oleh desa Suka Jaya adalah adanya kelompok penjahit. Adanya beberapa hal yang menjadi permasalahan prioritas mitra, telah memotivasi Tim untuk menemukan solusi. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk meningkatkan kemandirian masyarakat secara ekonomi atau sosial, membantu mengasah ketrampilan yang dibutuhkan (softskill dan hardskill) sehingga dapat meningkatkan produksi dan pendapatan. Teknologi dan Inovasi  yang diimplementasikan pada mitra pengrajin kerupuk adalah memberikan bantuan berupa peralatan teknologi tepat guna yaitu alat pengiris, merk dan kemasan kerupuk agar lebih tahan dan estetik. Sementara itu Teknologi dan Inovasi  yang diimplementasikan pada mitra penjahit adalah memberikan bantuan tempat display produk dan boneka mannequin untuk mitra, bantuan mesin neci dan dinamo mesin jahit. Tim telah membuat Web Toko Online bagi kedua mitra, sehingga dengan web ini mitra dapat memperluas jangkauan penjualan. 
Edukasi Pembuatan Pupuk Organik Cair Untuk Budidaya Tanaman Sayuran dengan Sistem Hidroponik Pada Kelompok Perempuan Papua Kreatif Barus, Rizki Alkhairi; Musdalifah, Nurul; Sembiring, Jefri; Limbongan, Amelia Agustina; Sarijan, Abdullah; Djaja, Ling Irba; Rupang, Maya Sari; Mendes, Johana Anike; Susanti, Diana Sri
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok Perempuan Papua Kreatif merupakan kelompok tani di Kelurahan Kuda Mati yang beranggotakan perempuan-perempuan asal Papua, khususnya ibu rumah tangga, dengan fokus kegiatan pada bidang pertanian. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok dalam pembuatan pupuk organik cair (POC) sebagai alternatif pengganti larutan AB Mix pada budidaya tanaman hidroponik. Permasalahan utama yang dihadapi oleh kelompok sasaran adalah tingginya biaya produksi akibat ketergantungan terhadap penggunaan larutan AB Mix yang relatif mahal. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi ceramah, diskusi interaktif, serta demonstrasi praktik langsung di lapangan. Berdasarkan hasil evaluasi menggunakan instrumen pre-test dan post-test terhadap 30 peserta, diperoleh peningkatan tingkat pengetahuan sebesar 86,7%, dengan persentase peserta yang memahami konsep dan manfaat pupuk organik meningkat dari 40% sebelum kegiatan menjadi 93,3% setelah kegiatan. Selain itu, keterampilan peserta dalam pembuatan POC meningkat hingga 90%, yang ditunjukkan melalui kemampuan seluruh peserta dalam menghasilkan produk pupuk organik cair secara mandiri. Luaran kegiatan mencakup: (1) produk pupuk organik cair berbasis bahan lokal seperti daun gamal, daun pepaya, dan limbah dapur; (2) penyusunan modul pelatihan pembuatan POC untuk budidaya hidroponik; serta (3) perubahan perilaku anggota kelompok dalam pemanfaatan limbah organik rumah tangga sebagai bahan baku pupuk dan pengurangan ketergantungan terhadap pupuk anorganik. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kapasitas, kemandirian, dan kesadaran lingkungan peserta, sehingga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan pangan dan penerapan prinsip pertanian berkelanjutan di tingkat rumah tangga.
Pelatihan Desain Grafis dengan Canva AI untuk Siswa SMA Bodhicita Jimmy, Jimmy; Sugianto, Sugianto; Simanihuruk, Tiarma; Johan, Johan; Putra, Jati
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i2.451

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat menuntut generasi muda memiliki kemampuan literasi digital dan keterampilan desain visual yang memadai(Bawden, 2008; Rahmawati & Suryana, 2021). Namun, di SMA Bodhicita, masih banyak siswa yang kesulitan memanfaatkan teknologi digital secara kreatif dan produktif, khususnya dalam pembuatan konten visual untuk kegiatan sekolah maupun pengembangan diri. Kondisi tersebut menjadi dasar perlunya kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan desain grafis menggunakan Canva berbasis kecerdasan buatan (AI)(Canva, 2024; Kurniawan, 2022). Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep desain grafis digital, melatih kemampuan teknis dalam menggunakan fitur-fitur AI pada Canva, serta menumbuhkan kreativitas siswa agar mampu menghasilkan karya visual yang menarik dan relevan dengan kebutuhan zaman. Pelatihan dilakukan melalui metode partisipatif dan praktik langsung di laboratorium komputer SMA Bodhicita(Lee & Chen, 2021; Thomas, 2000). Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan desain, kepercayaan diri, dan kesadaran siswa terhadap pentingnya literasi digital. Program ini memberikan kontribusi positif terhadap kesiapan siswa menghadapi tantangan era teknologi kreatif sekaligus mendorong penerapan teknologi AI secara etis dan edukatif dalam lingkungan sekolah
Pengenalan Kecerdasan Emosional Untuk Mencegah Konflik Dan Perundungan Di SMK N 1 Ciruas Triana, Harry; Kamaludin, Kamaludin; Hidayat, Arif
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/lebah.v19i2.453

Abstract

Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu dalam memahami, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi secara tepat, baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Dalam konteks pendidikan, kecerdasan emosional memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa agar mampu berinteraksi secara positif di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Ciruas dengan tujuan untuk memperkenalkan konsep kecerdasan emosional kepada siswa serta memberikan pemahaman tentang cara mengelola emosi dalam menghadapi potensi konflik dan perilaku perundungan (bullying). Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif berupa penyuluhan interaktif, diskusi kelompok, dan simulasi kasus agar peserta lebih mudah memahami penerapan kecerdasan emosional dalam situasi nyata. Hasil kegiatan memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai pentingnya pengendalian emosi dan empati dalam membangun hubungan sosial yang sehat di sekolah. Selain itu, peserta juga mampu mengidentifikasi langkah-langkah praktis dalam mencegah konflik dan menolak tindakan perundungan di lingkungan sekitarnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal bagi sekolah dalam menanamkan budaya empati dan komunikasi positif di kalangan siswa
Pemberdayaan Masyarakat Perkotaan melalui Urban Farming Berbasis Pupuk Organik Ramah Lingkungan di Kelurahan Kambu Kecamatan Kambu Kota Kendari Rahni , Nini Mila; Bafadal, Azhar; Hisein , Waode Siti Anima; Salahuddin, Salahuddin; Asyik, Nur; Alwi , La Ode; Nuraida, Waode
Lebah Vol. 19 No. 2 (2025): November: Pengabdian
Publisher : IHSA Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Halu Oleo dilaksanakan di Kelurahan Kambu, Kota Kendari, dengan tema pemberdayaan masyarakat melalui penerapan pertanian ramah lingkungan berbasis rumah tangga. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola limbah organik menjadi produk bermanfaat serta mendorong praktik urban farming yang berkelanjutan. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan bimbingan teknis pembuatan pupuk organik cair (POC), pembuatan media tanam, budidaya tanaman pekarangan, pembuatan pestisida nabati, serta pembuatan pupuk organik padat (POP). Kegiatan yang dilakukann ini berhasil meningkatkan kemampuan 27 peserta dalam budidaya tanaman sayuran. Dengan menggunakan 100 polybag, ibu-ibu dasawisma berhasil memanen 50 kg sayuran segar, terdiri dari 20 kg sawi dan 30 kg selada, dengan rata-rata hasil panen 1,5 kg per polybag. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam pembuatan dan pemanfaatan pupuk serta pestisida alami, pengelolaan limbah organik rumah tangga, serta budidaya tanaman pekarangan. Selain memberikan manfaat ekonomi dan lingkungan, kegiatan ini juga memperkuat kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan hijau dan berkelanjutan. Secara keseluruhan, pelaksanaan KKN Tematik di Kelurahan Kambu berjalan dengan baik dan berhasil mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam memberdayakan masyarakat agar lebih mandiri dalam memanfaatkan limbah organik, mendukung ketahanan pangan rumah tangga serta menciptakan lingkungan yang bersih, produktif dan berkelanjutan.

Page 1 of 2 | Total Record : 19