cover
Contact Name
Nurul Zahriani Jf
Contact Email
abdicendekiazia@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
abdicendekiazia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Pasar XII Gang Sayang, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29638968     EISSN : 29627923     DOI : -
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a regular scientific journal published by by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, published four times a year in March, July, and November. Use Mendeley as a citation manager and use Plagiarism Checker & Turnitin as a filter for plagiarism. The focus and scope of Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat are on various problems in the field of education and Islamic studies, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers in various scientific fields (multidisciplinary) to publish the results of their service written in the format of their research (according to the template) in our journal, which focuses on articles including: 1. Real Job Lecture 2. Community Service 3. Practice Field Experience
Articles 449 Documents
Pendampingan Pembiasaan Salat Duha sebagai Upaya Penguatan Karakter Religius Peserta Didik di SDN 1 Mirigambar Anissa Rachma Fauziah; Faruuq Trifauzi; Dwi Wulan Sari; Iffana Zahra Ramadhani
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1247

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi peserta didik SDN 1 Mirigambar dalam membiasakan pelaksanaan salat duha sebagai upaya penguatan karakter religius. Pendampingan dilatarbelakangi oleh kondisi awal sekolah yang belum memiliki program salat duha serta sebagian peserta didik kelas rendah yang belum memahami tata cara wudu dan salat secara tepat. Kegiatan dilaksanakan selama dua pekan pada bulan Agustus 2026 dengan melibatkan seluruh peserta didik kelas I sampai VI, menggunakan strategi pembiasaan yang memadukan pemberian pengetahuan, keteladanan, dan praktik terbimbing melalui tahapan observasi, koordinasi dengan pihak sekolah, penyampaian materi, demonstrasi, praktik terbimbing, pelaksanaan berjamaah, serta refleksi. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta didik mengenai salat duha, meningkatnya ketertiban dan kedisiplinan dalam berwudu dan berjamaah, menguatnya kesadaran religius, tumbuhnya keberanian dan kemandirian peserta didik kelas tinggi melalui kesempatan menjadi imam, bertambahnya hafalan bacaan salat pada kelas rendah, serta meningkatnya antusiasme peserta didik secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa pembiasaan ibadah yang disertai keteladanan dan praktik terbimbing efektif dalam menguatkan karakter religius peserta didik sekolah dasar, sekaligus menjadi fondasi awal bagi sekolah untuk mempertimbangkan salat duha sebagai program keagamaan yang berkelanjutan.
Pendampingan Pengembangan Kompetensi Keagamaan Anak melalui Pembelajaran Al-Qur’an, Keterampilan Menulis Arab, dan Aktivitas Kreatif di TPQ Baiturrahman Desa Mirigambar Kecamatan Sumbergempol Kabupaten Tulungagung Taufiq Hanif Sholehudin; Faruuq Trifauzi; Dewi Tri Mayasari; Suhana Khoirunisa’
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1249

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kondisi pembelajaran di TPQ Baiturrahman Desa Mirigambar yang sebelumnya lebih banyak berpusat pada kegiatan membaca Iqra’/Al-Qur’an secara bergiliran, sementara latihan menulis huruf hijaiyah dan aktivitas kreatif belum banyak dihadirkan. Padahal, penguasaan huruf Arab dan stimulasi motorik halus anak turut berperan dalam mendukung kesiapan belajar keagamaan pada usia dini. Pengabdian ini bertujuan mendampingi santri dalam membaca Al-Qur’an, melatih penulisan huruf hijaiyah, serta memperkenalkan kegiatan mewarnai sebagai variasi pembelajaran. Pendekatan yang digunakan bersifat deskriptif kualitatif dengan model pendampingan partisipatif, melibatkan observasi lapangan, pengelompokan santri berdasarkan kemampuan, pelaksanaan kegiatan, dan pengamatan reflektif sepanjang proses. Subjek pengabdian adalah 33 santri TPQ Baiturrahman berusia TK kelompok kecil hingga SD kelas VI yang terbagi ke dalam tiga tingkat kemampuan membaca. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengelompokan santri membuat bimbingan membaca lebih terarah, latihan menulis huruf hijaiyah memberikan pengalaman baru yang mendorong keberanian santri mencoba menulis, dan kegiatan mewarnai efektif mengisi waktu tunggu sekaligus melatih motorik halus. Keterlibatan santri secara umum tampak lebih aktif dibandingkan sebelum pendampingan, meskipun perubahan ini belum diukur melalui instrumen baku. Pengabdian ini merekomendasikan keberlanjutan kegiatan serupa disertai penambahan tenaga pembina dan instrumen evaluasi yang lebih terstruktur.
Penerapan Form Penilaian 5R sebagai Media Monitoring di Workshop PT Trasindo Murni Perkasa Nabila Hidayanti; Sabila Firdha Nafisa; Lia Kurniasari
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1255

Abstract

Penerapan budaya 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin) adalah suatu usaha untuk menciptakan lingkungan kerja yang tertata, aman, bersih, serta mendukung kesehatan dan keselamatan kerja. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman karyawan serta melakukan Pengawasan terhadap implementasi budaya 5R di Workshop PT Trasindo Murni Perkasa dengan menggunakan Form Penilaian 5R. Metode yang diterapkan mencakup edukasi melalui Safety talk, pre-test dan post-test, serta evaluasi berkala penerapan 5R menggunakan Formulir Penilaian 5R. Kegiatan dilakukan pada bulan Mei 2026 dengan target 10 orang pekerja bengkel mekanik. Hasil pre-test menunjukkan bahwa masih ada pekerja yang mendapatkan nilai 60 dan 70, yang menandakan bahwa pemahaman tentang penerapan 5R masih belum optimal. Setelah mendapat pendidikan, hasil post-test menunjukkan bahwa semua pekerja mendapatkan nilai antara 90–100, yang menunjukkan peningkatan pemahaman tentang budaya 5R. Penilaian penerapan 5R di area workshop mendapatkan predikat hijau, yang menandakan bahwa penerapan 5R telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai standar perusahaan. Pemantauan dilakukan secara rutin setiap dua bulan dan didukung dengan pemberian penghargaan kepada tim kerja terbagus. Penerapan pendidikan, Form Penilaian 5R, pemantauan rutin, serta penghargaan dapat membantu meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan pekerja dalam menjaga kondisi workshop yang bersih, teratur, aman, dan tertata secara berkesinambungan.
Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun Melalui Video Visual dan Praktik Tutik Lestari; Rahmi Ibrahim; Ikbal R Husain; Julaiha Abdullah; Erfina La R; Sakila Sumage
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1256

Abstract

Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) merupakan salah satu perilaku dasar dalam menjaga kebersihan dan mencegah penularan penyakit infeksi. Edukasi CTPS pada anak memerlukan metode yang konkret dan memberikan kesempatan untuk melakukan praktik secara langsung, terutama pada peserta didik dengan kebutuhan belajar yang beragam. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi dan melatih keterampilan CTPS pada siswa Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB) melalui video visual, demonstrasi, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada 10 September 2026 di SDLB Negeri Kota Ternate dengan sasaran siswa kelas III–V dan didampingi oleh 10 guru. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif dan partisipatif melalui video visual, demonstrasi, simulasi, dan praktik individual menggunakan sabun dan air mengalir. Evaluasi dilakukan menggunakan lembar observasi dan dianalisis secara deskriptif. Sebanyak 14 siswa mengikuti penilaian praktik. Kemandirian tertinggi ditemukan pada tahapan membasahi tangan dengan air mengalir dan menggunakan sabun, masing-masing sebanyak 6 siswa (42,9%). Sebanyak 4 siswa (28,6%) mampu menggosok kedua telapak tangan dan mengeringkan tangan secara mandiri, sedangkan 3 siswa (21,4%) mampu membilas tangan secara mandiri. Tahapan menggosok punggung tangan dan sela-sela jari, membersihkan jari dan ujung jari/kuku, serta menggosok kedua ibu jari masih memerlukan bantuan pada seluruh siswa. Edukasi melalui video visual, demonstrasi, dan praktik langsung dapat digunakan sebagai pendekatan edukasi CTPS pada siswa SDLB, namun praktik berulang dan pendampingan guru tetap diperlukan untuk mendukung penguasaan keterampilan CTPS secara lebih mandiri.
Pengabdian Masyarakat Melalui Program Batam Bersih pada Hari Buruh Internasional Ary Prasetyo; Saiful Badri Sofyan; Marga Suryasastra; Dony Kurniawan; Dedi Iswandi; Heri Kiswanto; Suratman Suratman; Merline Julianti; Rina Rina; Afrinanda Afrinanda
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1265

Abstract

Program Batam Bersih dilaksanakan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day). Kegiatan ini bertujuan membangun kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan melalui edukasi dan aksi sosial yang melibatkan pekerja, pemerintah, aparat, perguruan tinggi, dan masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Persiapan mencakup koordinasi lintas pihak, penentuan lokasi, pembagian tugas, serta penyediaan sarana kebersihan dan pengangkutan. Pelaksanaan diawali sosialisasi singkat mengenai kebersihan dan pengelolaan sampah, kemudian dilanjutkan dengan aksi gotong royong dan pengumpulan sampah pada sejumlah lokasi di Kota Batam. Evaluasi dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan tanggapan peserta terhadap kondisi sebelum dan sesudah kegiatan. Kegiatan berhasil mengumpulkan kurang lebih 60 ton sampah dan memperoleh partisipasi yang sangat tinggi. Kolaborasi lintas sektor berlangsung baik dan masyarakat memberikan respons positif. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan lingkungan berbasis partisipasi dapat menjadi sarana penguatan kepedulian sosial sekaligus memperluas kontribusi organisasi pekerja terhadap persoalan lingkungan. Keberlanjutan program melalui kegiatan rutin, edukasi, komunitas peduli lingkungan, dan penguatan fasilitas pengelolaan sampah diperlukan agar dampaknya tidak berhenti pada satu momentum kegiatan.
Penguatan Peran Perguruan Tinggi melalui KKN Berbasis Penelitian Tindakan Partisipatif di Desa Karang Bangun Fathi Athallah Z; M. Fadly Rizky Pratama; Endang Ekowati; Tasya Nabila; Amanda Zahra; Sakya Salsabila; Riska Annisah Ritonga; Alfin Alfarizi; Abdullah Harits Harahap; Rizky Zaidan Ketaren
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1270

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan KKN UIN Sumatera Utara Tahun 2026 di Desa Karang Bangun, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang dipadukan dengan Community Based Research (CBR), Asset Based Community Development (ABCD), dan Service Learning (SL). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara, dan dokumentasi selama periode 30 Juli hingga 30 Agustus 2026. Program unggulan yang dilaksanakan adalah upaya pencegahan stunting melalui pendampingan posyandu dan pembagian Makanan Bergizi Gratis (MBG), sedangkan program pendukung meliputi gotong royong kebersihan desa dan kantor desa, penyuluhan anti-bullying, edukasi bermedia sosial, pengenalan cita-cita, serta partisipasi dalam perayaan HUT RI ke-81. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh program tercapai dengan tingkat partisipasi masyarakat yang tinggi, rata-rata 25 orang per kegiatan. Pendekatan PAR terbukti efektif dalam menumbuhkan kesadaran dan kemandirian masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak, pendidikan karakter, serta kebersihan lingkungan. Kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dan jarak antar huta. Kegiatan KKN ini memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Karang Bangun serta menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa.
Optimalisasi Peran Kader Posyandu Melalui Demonstrasi Alat Peraga Pencegahan ISPA Balita di Puskesmas Tanjung Redeb Nabila Khairunisa Achmad; Athirah Zahrah; Ferry Fadzlul Rahman
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1271

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang banyak terjadi pada kelompok balita di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Redeb, Kabupaten Berau. Berdasarkan data yang digunakan dalam kegiatan, terdapat 1.666 kasus ISPA pada tahun 2025. Permasalahan yang dihadapi antara lain masih terbatasnya edukasi kesehatan yang bersifat interaktif, rendahnya partisipasi sasaran, serta adanya faktor perilaku dan lingkungan seperti paparan asap rokok. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran kader Posyandu dalam memberikan edukasi pencegahan ISPA kepada ibu balita melalui metode demonstrasi dan penggunaan media alat peraga. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Redeb dengan melibatkan kader Posyandu dan ibu balita sebagai sasaran. Metode kegiatan meliputi identifikasi masalah, koordinasi, edukasi kesehatan, demonstrasi menggunakan alat peraga, konseling individu, serta publikasi media poster dan video edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta, dimana rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 66,57 menjadi 90,00 berdasarkan evaluasi pre-test dan post-test (peningkatan relatif sebesar 35,20%, p<0,001). Media alat peraga dan metode demonstrasi membantu penyampaian informasi menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Luaran kegiatan berupa edukasi interaktif, demonstrasi pencegahan ISPA, poster edukatif dengan akses video melalui kode pemindaian, serta video edukasi yang dipublikasikan melalui media komunikasi Puskesmas. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pencegahan ISPA serta mendukung penguatan peran kader Posyandu sebagai penghubung antara tenaga kesehatan dan masyarakat.
Transformasi Pencegahan Bullying Berbasis Teknologi: Implementasi SMART Anti-Bullying di SMK Revany Indra Putra Jambi Yudo Handoko; Erisa Kurniati; Ferdiaz Saudagar; Rinita Istiqomah; Ajuzar Fiqhi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1272

Abstract

Bullying di lingkungan sekolah dapat mengganggu keamanan, kenyamanan, dan proses pembelajaran peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi dan efektivitas SMART Anti-Bullying Program berbasis teknologi pendidikan dalam meningkatkan kompetensi guru dan kesadaran siswa mengenai pencegahan bullying di SMK Revany Indra Putra Jambi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest yang diperkuat data observasi, angket kepuasan, dan dokumentasi implementasi program, dengan partisipan 25 guru dan 60 siswa. Intervensi meliputi pelatihan guru, pengembangan media digital anti-bullying, implementasi sistem pelaporan berbasis Google Form dan QR Code, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil menunjukkan rata-rata kompetensi guru meningkat dari 58,84 menjadi 77,24 (t(24)=24,96; p<0,001; N-Gain=0,443, kategori sedang), dan kesadaran siswa meningkat dari 58,6% menjadi 89,5% (t(59)=29,32; p<0,001; N-Gain=0,738, kategori tinggi). Program juga menghasilkan lima media digital, satu sistem pelaporan digital, empat titik akses QR Code, dan SOP sekolah aman, dengan skor observasi implementasi 3,46/4 dan kepuasan guru 4,38/5. Temuan menunjukkan bahwa integrasi penguatan kapasitas guru, pendidikan karakter digital, sistem pelaporan, dan monitoring dapat menjadi pendekatan komprehensif dalam membangun ekosistem sekolah yang lebih aman dan responsif terhadap bullying.
Kontribusi Mahasiswa UIN-SU pada Nagori Marubun Jaya Melalui Pengabdian KKN Salamuddin Salamuddin; Nabila Zahra; Najwa Sakinah Lubis
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1273

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung dalam kehidupan masyarakat melalui penerapan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimiliki. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kontribusi mahasiswa Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN-SU) melalui pelaksanaan program KKN di Nagori Marubun Jaya, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun. Kegiatan KKN dilaksanakan selama 30 hari, mulai tanggal 28 Juli hingga 27 Agustus 2026, dengan fokus pelaksanaan kegiatan di Huta Marubun I, Huta Marubun II, dan Huta Marubun III. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, dan evaluasi. Program pengabdian yang dilaksanakan mencakup bidang keagamaan, pendidikan, sosial, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan kemasyarakatan. Kegiatan yang dilakukan meliputi Festival Anak Saleh dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, pengajian anak-anak, kegiatan perwiritan, mengajar di MTs Muhammadiyah 25 dan MDTA Al-Anshor, sosialisasi anti-bullying, partisipasi dalam kegiatan Posyandu, pemberdayaan UMKM, serta keterlibatan dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya keterlibatan mahasiswa secara langsung dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat melalui kerja sama dengan masyarakat, lembaga pendidikan, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, serta pihak terkait lainnya. Secara keseluruhan, pelaksanaan KKN menjadi sarana bagi mahasiswa untuk melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sekaligus membangun hubungan dan kerja sama dengan masyarakat Nagori Marubun Jaya.
Pengembangan UMKM Melalui Workshop Penguatan Kapasitas Pemasaran Digital, Orientasi Pasar Global, dan Akses Pembiayaan sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing Usaha di Desa Wates Kecamatan Sumbergempol Dava Syugar Amanda; Suprihno Suprihno; Syofatun Nadifah; Moh. Ali Akbar Karim Amrullah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1274

Abstract

Program pendampingan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan penguatan kapasitas UMKM di Desa Wates, Kecamatan Sumbergempol, yang masih menghadapi keterbatasan literasi pemasaran digital, orientasi pasar, dan akses pembiayaan. Kegiatan diwujudkan dalam bentuk workshop bertema penguatan pemasaran digital, orientasi pasar global, dan akses pembiayaan, dengan tujuan mendorong pelaku UMKM mengelola usahanya secara lebih adaptif dan berdaya saing. Pendekatan yang digunakan adalah pemberdayaan masyarakat berbasis partisipasi dan penguatan kapasitas (capacity building), meliputi observasi awal, identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan workshop, serta pendampingan lanjutan. Subjek kegiatan adalah pelaku UMKM aktif di Desa Wates yang dipilih berdasarkan kebutuhan penguatan pemasaran, orientasi pasar, dan pembiayaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pemanfaatan media sosial dan marketplace, pentingnya branding dan identitas produk, serta kebutuhan memperhatikan karakteristik dan segmentasi konsumen. Peserta juga memperoleh wawasan awal mengenai kesiapan memasuki pasar yang lebih luas, mencakup kualitas produk, kemasan, dan standar layanan, serta pemahaman dasar mengenai literasi keuangan dan alternatif pembiayaan usaha. Perubahan yang teramati bersifat peningkatan pengetahuan dan kesiapan awal, bukan bukti langsung peningkatan penjualan atau keberhasilan memasuki pasar global. Program ini merekomendasikan pendampingan lanjutan yang lebih terstruktur agar hasil workshop dapat diterapkan secara berkelanjutan.