cover
Contact Name
Nurul Zahriani Jf
Contact Email
abdicendekiazia@gmail.com
Phone
+6282363776686
Journal Mail Official
abdicendekiazia@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pendidikan Pasar XII Gang Sayang, Dusun II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara 20371
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Published by Yayasan Zia Salsabila
ISSN : 29638968     EISSN : 29627923     DOI : -
Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat is a regular scientific journal published by by the Zia Salsabila Foundation, Education and Research Sector since 2022. Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat, published four times a year in March, July, and November. Use Mendeley as a citation manager and use Plagiarism Checker & Turnitin as a filter for plagiarism. The focus and scope of Abdi Cendekia: Jurnal Pengabdian Masyarakat are on various problems in the field of education and Islamic studies, both as material objects and as formal objects. We invite scientists, academics, researchers, practitioners, and observers in various scientific fields (multidisciplinary) to publish the results of their service written in the format of their research (according to the template) in our journal, which focuses on articles including: 1. Real Job Lecture 2. Community Service 3. Practice Field Experience
Articles 449 Documents
Edukasi Pengelolaan Diabetes Melitus dan Praktik Pembuatan Snack UMBISA sebagai Camilan Sehat Lansia Berbasis Komunitas Nur Fauziyah; Az Zahra Rajwa Taufiqah; Vania Ardianingrum; Salsya Bela Nadiya Putri; Ardhana Yusfranda; Henky Atorik Gimnastiar; Agus Sudaryanto
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1305

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit tidak menular yang memerlukan pengelolaan berkelanjutan, tidak hanya terapi farmakologis tetapi juga perubahan perilaku, pengaturan pola makan, aktivitas fisik, pemantauan glukosa darah, dan perawatan diri. Edukasi diabetes dan pemilihan camilan yang tepat menjadi komponen penting dalam pengelolaan DM. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam pengelolaan DM melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan glukosa darah sewaktu (GDS), serta praktik pembuatan Snack UMBISA sebagai alternatif camilan sehat. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2026 di Desa Purbayan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Rangkaian kegiatan meliputi pretest, pemeriksaan GDS, edukasi kesehatan interaktif, praktik pembuatan Snack UMBISA, dan posttest. Data skor pengetahuan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test (p < 0,05), sedangkan data GDS dianalisis secara deskriptif. Sebanyak 45 peserta mengikuti pemeriksaan GDS dengan rata-rata 173,36 ± 62,17 mg/dL. Skor pengetahuan meningkat dari 5,21 menjadi 7,38 dengan selisih 2,18 poin. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan t = 16,75 dan p < 0,001, yang berarti terdapat perbedaan bermakna sebelum dan sesudah edukasi. Edukasi pengelolaan DM yang dipadukan dengan pemeriksaan GDS dan praktik pembuatan Snack UMBISA efektif meningkatkan pengetahuan peserta. Snack UMBISA diposisikan sebagai media inovasi edukasi dan keterampilan, bukan terapi pengganti obat.
Pelatihan Fardhu Kifayah Bagi Siswa MTsS Al-Ikhlas Sait Buntu dalam Penyelenggaraan Jenazah Hadi Dharma; Eni Misna; Rahmayani Rahmayani; Ade Nayla Nasution; Muhammad Ali Azmi Nasution
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1307

Abstract

Pelatihan fardhu kifayah merupakan salah satu bentuk pembekalan keagamaan bagi generasi muda agar memiliki pemahaman dan pengalaman praktis mengenai penyelenggaraan jenazah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pembekalan kepada siswa MTsS Al-Ikhlas Sait Buntu mengenai tata cara penyelenggaraan jenazah melalui integrasi penyampaian materi, demonstrasi, praktik, dan tanya jawab. Kegiatan penelitian ini dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, dokumentasi, dan tanya jawab selama proses pelatihan. Materi yang disampaikan meliputi pengertian dan hukum fardhu kifayah serta tahapan penyelenggaraan jenazah yang mencakup memandikan, mengafani, menyalatkan, dan menguburkan jenazah. Setelah penyampaian materi, siswa mengikuti demonstrasi dan praktik secara langsung dengan bimbingan mahasiswa KKN. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa dapat mengikuti tahapan praktik dengan pendampingan, memperlihatkan antusiasme selama kegiatan, serta terlibat aktif dalam praktik dan sesi tanya jawab. Pelatihan ini memberikan pengalaman belajar yang lebih konkret serta menjadi bentuk pembekalan awal bagi siswa untuk memahami tanggung jawab sosial-keagamaan dalam pelaksanaan fardhu kifayah di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Mewujudkan Masyarakat Mandiri, Sehat, dan Harmonis Melalui Program KKN di Marihat Butar Bayu Azi Ramadan; Dyan Nopiantina Hasibuan; Neyna Diva Shaleyha; Hamza Dwi Aullia Warhana; Rahmi Syahriza
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1308

Abstract

Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat desa. Kegiatan KKN di Desa Marihat Butar, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, bertujuan mendukung terwujudnya masyarakat yang mandiri, sehat, dan harmonis melalui program pada bidang ekonomi, kesehatan, dan sosial. Kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan partisipatif yang dilaksanakan melalui tahapan observasi, identifikasi kebutuhan dan potensi desa, perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi. Data kegiatan diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pada bidang ekonomi, program dilaksanakan melalui pendampingan digitalisasi UMKM berupa pembuatan QRIS dan media promosi. Pada bidang kesehatan, kegiatan mencakup edukasi pencegahan stunting, pemenuhan gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta keterlibatan mahasiswa dalam pelayanan posyandu. Pada bidang sosial, kegiatan dilakukan melalui edukasi toleransi beragama kepada peserta didik dengan menekankan penghargaan terhadap perbedaan dan keharmonisan sosial. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan masyarakat dan mitra dalam seluruh rangkaian program serta memberikan tambahan informasi dan pengalaman mengenai pemanfaatan teknologi untuk usaha, pencegahan stunting, dan pentingnya toleransi. Secara keseluruhan, ketiga program tersebut menjadi kontribusi awal dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat Desa Marihat Butar.
Pemberdayaan UMKM Desa Timbang Lawan melalui Digitalisasi Usaha Berbasis QRIS, Google Maps, dan Penyusunan Menu Usni Majida Hasibuan; Noor Azizah; Salwa Pito Siregar; Elida Sari Hasibuan; Mutia Dea; Ilham Siregar
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): Desember (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i4.1316

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan sebagai upaya pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Timbang Lawan, Pulo Pisang, melalui pemanfaatan teknologi digital yang sederhana dan mudah diterapkan. Permasalahan yang ditemukan di lapangan meliputi keterbatasan pemanfaatan media digital untuk memperkenalkan lokasi usaha, belum optimalnya penggunaan pembayaran non-tunai, serta belum tersedianya menu usaha yang disajikan secara lebih informatif dan menarik. Kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui observasi awal, identifikasi kebutuhan, edukasi, praktik langsung, pendampingan, dan evaluasi sederhana. Intervensi utama meliputi pendampingan pembuatan dan pemanfaatan QRIS, pendaftaran atau penataan lokasi usaha pada Google Maps/Profil Bisnis, serta penyusunan menu yang memuat nama produk, pilihan produk, dan informasi harga secara lebih terstruktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa digitalisasi sederhana dapat meningkatkan kesiapan pelaku UMKM dalam memberikan informasi usaha kepada konsumen, menyediakan alternatif pembayaran non-tunai, dan menampilkan produk secara lebih profesional. Pendampingan secara langsung juga membantu pelaku usaha memahami bahwa digitalisasi tidak selalu memerlukan teknologi yang kompleks, tetapi dapat dimulai dari alat yang dekat dengan aktivitas usaha sehari-hari. Kegiatan ini memberikan kontribusi praktis bagi penguatan kapasitas UMKM desa sekaligus menjadi model pemberdayaan berbasis KKN yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan Limbah Dapur Menjadi Eco-Enzyme untuk Mendukung Pengelolaan Lingkungan dan Pertanian di Desa Samura Rafiqhi Wijaya; Siti Hafizah; Zulkhairiah Azahra L; Achiriah Achiriah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): Desember (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i4.1317

Abstract

Pengelolaan sampah organik masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian, termasuk dalam pemanfaatan sisa buah dan sayuran di lingkungan masyarakat. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Samura, Kecamatan Kabanjahe, Kabupaten Karo, dilaksanakan melalui program pemanfaatan sampah organik menjadi eco-enzyme untuk mendukung pengelolaan lingkungan dan pertanian. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan serta mengetahui perubahan pengetahuan dan keterampilan kelompok tani dalam pengolahan sampah organik melalui pembuatan eco-enzyme. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui dokumentasi dan catatan pelaksanaan kegiatan, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Kegiatan dilaksanakan pada 22 Agustus 2026 melalui sosialisasi dan praktik pembuatan eco-enzyme yang melibatkan kelompok tani dan mahasiswa KKN. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai jenis sampah organik yang dapat dimanfaatkan, manfaat eco-enzyme, serta tahapan pembuatannya. Praktik menghasilkan campuran bahan organik yang selanjutnya menjalani proses fermentasi selama kurang lebih tiga bulan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan sampah organik secara berkelanjutan dan mendukung pengelolaan lingkungan di Desa Samura. Hasil akhir fermentasi dan pemanfaatannya dalam pertanian masih memerlukan pengamatan lebih lanjut.
Digitalpreneur Kids: Pemberdayaan Anak-anak Panti Asuhan As-Salam Melalui Pelatihan Bisnis dan Pemasaran Digital Dorothy Rouly Haratua Pandjaitan; Tazkiyah Sakinah; Tiara Prisca Sabilla; M. Ramadhani Sanjaya; Risda Marvinita
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): Desember (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i4.1318

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan mempersiapkan menghadapi perubahan lingkungan ekonomi yang dinamis. Namun, pemanfaatan teknologi oleh anak-anak dan remaja di panti asuhan masih cenderung bersifat konsumtif dan belum diarahkan secara optimal untuk kegiatan yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dasar kewirausahaan digital serta kemampuan pemasaran digital anak-anak dan remaja Panti Asuhan As-Salam Hajimena, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang terdiri atas empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Pelatihan dilaksanakan melalui penyuluhan interaktif, diskusi, dan praktik langsung mengenai peluang kewirausahaan digital, pemanfaatan media sosial sebagai sarana pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pemanfaatan teknologi digital untuk kegiatan kewirausahaan dan mampu mempraktikkan pembuatan konten promosi sederhana untuk media sosial. Peserta juga menunjukkan antusiasme dalam mengembangkan ide usaha, desain promosi, dan komunikasi pemasaran digital. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan kewirausahaan digital dapat menjadi salah satu pendekatan pemberdayaan generasi muda dalam mengembangkan literasi digital, kreativitas, keterampilan pemasaran. Keberlanjutan program memerlukan pendampingan secara berkala agar keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam menuju kemandirian ekonomi.
Aktualitas Pemahaman Kehendak Bebas (Free Will) pada Perilaku Ibu-Ibu Majelis Taklim Nurul Iman Pangkalan Masyhur Medan Johor Siti Amina Putri; Mhd Syahminan; Wahyu Wiji Utomo
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): Desember (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i4.1319

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan dan menganalisis konstruksi serta aktualisasi pemahaman kehendak bebas (free will) pada perilaku ibu-ibu jamaah Majelis Taklim Nurul Iman di Pangkalan Masyhur, Medan Johor. Fokus utama kajian difokuskan pada perdebatan klasik teologi Islam mengenai perbuatan manusia (af'al al-'ibad) antara doktrin Kasb (Asy'ariyah) dan 'Adl (Mu'tazilah).Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis pendekatan partisipatif (participatory research) melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam terhadap 15 orang informan. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya dualisme dan inkonsistensi teologis-psikologis dalam aktualisasi free will. Pada ranah keberhasilan anak, informan memberikan pengakuan atas ikhtiar (daya aktif/kasb), bahkan sebagian menampilkan penekanan kausalitas mandiri mendekati prinsip 'adl. Sebaliknya, pada ranah musibah ekonomi dan kesehatan, sikap jamaah bergeser secara signifikan menuju fatalistik (bercorak Jabariyah). Ketidakseimbangan ini dibentuk oleh pola pembinaan tauhid non-formal yang tersaring secara fungsional-eksperiensial serta keterbatasan strata sosial-ekonomi masyarakat urban-pinggiran.
“GADGETKU, AKU YANG ATUR!”: Edukasi Literasi Digital untuk Membentuk Perilaku Bijak dalam Penggunaan Gadget pada Siswa Kelas V dan VI MIS Rantau Panjang, Langkat, Sumatera Utara Tuti Rezeki Awaliyah Siregar; Nazwa Nurul Shahira; Mutia Sabrina; Rizky Ramadhan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1327

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuat gadget semakin dekat dengan kehidupan anak-anak. Gadget dapat membantu kegiatan belajar, komunikasi, pencarian informasi, dan hiburan. Penggunaan gadget tanpa pengaturan yang baik juga dapat menimbulkan masalah, seperti penggunaan waktu yang berlebihan, keamanan data pribadi, informasi yang tidak benar, serta perilaku yang kurang baik saat berkomunikasi di ruang digital. Oleh karena itu, siswa perlu mendapatkan edukasi sejak dini agar mampu menggunakan gadget secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan melalui seminar edukasi dengan tema “Gadgetku, Aku yang Atur!” Tips Keren Menggunakan Gadget dengan Bijak”. Kegiatan dilaksanakan pada 19 September 2026 di MIS Rantau Panjang dengan peserta 56 siswa kelas V dan VI. Kegiatan dilakukan oleh tiga mahasiswa, yaitu Nazwa Nurul Shahira, Mutia Sabrina, dan Rizky Ramadhan. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, tanya jawab, dan evaluasi bersama siswa. Materi membahas pengertian dan fungsi gadget, manfaat dan dampak penggunaannya, serta cara menggunakan gadget dengan bijak melalui konsep G.A.D.G.E.T. Konsep tersebut terdiri atas Gunakan Seperlunya, Atur Waktu, Data Pribadi Dijaga, Gunakan untuk Hal Positif, Evaluasi Sebelum Percaya, serta Tetap Sopan dan Bertanggung Jawab. Evaluasi dilakukan melalui permainan “Bijak atau Tidak Bijak” untuk membantu siswa mengenali perilaku yang tepat saat menggunakan gadget. Kegiatan berlangsung secara edukatif dan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman tentang penggunaan gadget secara aman, positif, sopan, dan bertanggung jawab. Kegiatan ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan siswa dalam menggunakan gadget secara lebih terarah dan bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.  
Pengasuhan Santri sebagai Pilar Utama dalam Dinamika Lingkungan Pesantren: Studi Kasus di Pondok Pesantren Al-Farabi, Pesawaran, Lampung Nurul Maghfiroh; Aguswan Khotibul Umam; Abdul Mujib; Akla Akla; Dedi Wahyudi
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 4 (2026): Desember (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i4.1329

Abstract

Dinamika kehidupan di lingkungan pesantren menghadirkan berbagai tantangan dalam menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif bagi proses pendidikan. Interaksi yang intensif antara santri, pengasuh, ustadz, serta pengelola pesantren dapat memunculkan persoalan seperti perbedaan karakter, kedisiplinan, konflik antarsantri, maupun potensi gangguan terhadap keamanan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dinamika kehidupan dan kondisi keamanan lingkungan di Pondok Pesantren Al-Farabi serta mengidentifikasi upaya yang dilakukan pihak pesantren dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung pembentukan karakter santri. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk memperoleh gambaran secara mendalam mengenai situasi yang terjadi di lingkungan pesantren. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap aktivitas dan kondisi lingkungan pesantren, wawancara dengan pengasuh, ustadz, pengelola, dan santri, serta dokumentasi yang berkaitan dengan tata tertib, kegiatan, dan sistem keamanan pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika di Pondok Pesantren Al-Farabi dipengaruhi oleh pola interaksi, tingkat kedisiplinan, serta keberagaman karakter santri. Keamanan lingkungan dijaga melalui penerapan tata tertib, pengawasan dan pendampingan santri, pembinaan kedisiplinan, serta koordinasi antara pengasuh dan pengelola. Secara umum, upaya tersebut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan pesantren yang relatif aman, tertib, dan mendukung kegiatan pendidikan serta pembentukan karakter santri.