cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
Jl. Bandara Haluoleo, Ambaipua, Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : -     EISSN : 29638933     DOI : 10.57250
Core Subject : Education, Social,
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan atau di singkat dengan (AJPP) adalah jurnal ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil-hasil penelitian terbaru, kajian literatur, review buku pada bidang ilmu Psikologi, konseling, pendidikan secara umum. Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan (Ajpp) terbit 3 (tiga) kali dalam setahun yaitu bulan Ferbruari, Juni, dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 454 Documents
Komunikasi Interpersonal Untuk Pengelolaan Konflik di Ruang Redaksi Biro Televisi Muh. Asri Rasma; Royhan Sulthan Luthfi; Figo Andriano Mandala; Ike Junita Triwardhani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2671

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik interpersonal dan strategi komunikasi interpersonal dalam pengelolaan konflik di ruang redaksi biro televisi, khususnya pada Biro Jawa Barat CNN Indonesia TV. Lingkungan kerja media televisi memiliki ritme cepat, berbasis tenggat waktu (deadline), dan dinamis, yang seringkali memicu munculnya konflik interpersonal antar kru produksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling , yang melibatkan tiga informan yaitu Reporter, Kameramen, dan Assignment editor . Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi , serta keabsahan data dijaga menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik umumnya dipicu oleh perbedaan angle liputan, perbedaan ekspektasi visual, keterbatasan teknis, pembagian tugas, serta tekanan dari redaksi pusat. Strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan meliputi komunikasi terbuka, diskusi, kompromi, klarifikasi, empati, humor, dan regulasi diri (self-regulation). Selain itu, pemilihan media komunikasi secara verbal atau telepon lebih dipilih dibandingkan pesan teks saat situasi mendesak untuk meminimalisasi salah tafsir. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal merupakan instrumen strategis dalam pengelolaan konflik untuk menjaga kelancaran produksi berita dan memelihara hubungan profesional.
Analisis Desain Program Pelatihan sebagai Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Lia Awalia; Cece Sudrajat; Haikal; Machdum Bachtiar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2675

Abstract

Desain program pelatihan merupakan upaya strategis dalam pengembangan sumber daya manusia yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kinerja karyawan agar selaras dengan tuntutan pekerjaan dan perkembangan organisasi yang terus berubah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji komponen utama dalam perancangan program pelatihan, yang meliputi analisis kebutuhan pelatihan, perumusan tujuan dan sasaran, penyusunan materi dan kurikulum, pemilihan metode dan strategi pembelajaran, pemanfaatan media dan sumber daya, serta pelaksanaan evaluasi dan tindak lanjut. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi literatur melalui penelaahan berbagai jurnal ilmiah dan sumber referensi yang relevan dengan manajemen pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan yang disusun secara terstruktur dan didasarkan pada kebutuhan organisasi dapat meningkatkan produktivitas, efektivitas kerja, serta profesionalisme karyawan. Ketepatan dalam menentukan metode pelatihan, pemanfaatan media pembelajaran tersedianya sumberdaya serta yang memadai merupakan unsur penting dalam metode pelatihan. Selain itu, evaluasi dan tindak lanjut pelatihan penting untuk memastikan bahwa hasil pelatihan dapat diterapkan secara optimal di lingkungan kerja organisasi.
Hubungan Antara Fatherless Dengan Regulasi Emosi Pada Remaja SMP Negri 1 Limboto Salsa Veronika Koem; Anik Indarwati; Muhammad Mursyid
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2676

Abstract

Permasalahan regulasi emosi pada remaja menjadi perhatian karena masa remaja ditandai perubahan emosional, sosial, dan psikologis yang kompleks. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya dukungan keluarga, khususnya keterlibatan ayah, dalam membantu remaja mengelola emosi secara adaptif. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan regulasi emosi adalah kondisi fatherless, yaitu kurangnya keterlibatan figur ayah dalam kehidupan anak, baik secara fisik maupun emosional. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara fatherless dengan regulasi emosi di SMP Negeri 1 Limboto. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Responden penelitian berjumlah 57 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan Father Presence Questionnaire (FPQ) dan Emotion Regulation Questionnaire (ERQ). Hasil uji reliabilitas menunjukkan variabel fatherless memiliki nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0.964 dan regulasi emosi sebesar 0.813 sehingga instrumen dinyatakan reliabel. Analisis data menggunakan uji deskriptif, normalitas, linearitas, dan Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 24 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif dan signifikan antara fatherless dengan regulasi emosi remaja. Nilai korelasi sebesar r = -0,623 dengan signifikansi p = 0,000. Temuan penelitian menunjukkan remaja dengan keterlibatan ayah yang rendah cenderung mengalami kesulitan memahami, mengendalikan, dan mengekspresikan emosi ketika menghadapi masalah sehari hari, sehingga diperlukan perhatian lingkungan sekolah untuk mendukung perkembangan emosional remaja secara optimal.
Pengaruh Body image terhadap Kepercayaan Diri pada Mahasiswa Psikologi di Universitas Muhammadiyah Gorontalo Friska Oktaviana Banyamin; Anik Indarwati; Muhammad Mursyid
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2683

Abstract

Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek psikologis yang penting dalam perkembangan mahasiswa dan dapat dipengaruhi oleh cara individu memandang serta menilai kondisi tubuhnya. Body image yang positif cenderung meningkatkan kepercayaan diri, sedangkan body image yang negatif dapat menurunkan tingkat kepercayaan diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh body image terhadap kepercayaan diri pada mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif non-eksperimental dengan desain ex post facto. Sampel penelitian berjumlah 75 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling dari populasi sebanyak 297 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala body image dan skala kepercayaan diri yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linear sederhana untuk mengetahui pengaruh body image terhadap kepercayaan diri mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memiliki tingkat body image pada kategori sedang (70,7%) dan tingkat kepercayaan diri yang juga berada pada kategori sedang. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa body image berpengaruh signifikan terhadap kepercayaan diri mahasiswa (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) menunjukkan bahwa body image memberikan kontribusi sebesar sekitar 30–40% terhadap variasi kepercayaan diri mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin positif persepsi mahasiswa terhadap tubuhnya, semakin tinggi pula tingkat kepercayaan dirinya. Dengan demikian, body image merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam pembentukan kepercayaan diri mahasiswa serta mendukung perkembangan pribadi dan sosial yang lebih optimal di lingkungan perguruan tinggi.
Pengembangan Book Planner Self Management sebagai Media Pengelolaan Prokrastinasi Akademik Siswa SMA Nadya Dita Margareth Hutagalung; Khairiyah Khadijah; Fadhila Rahman
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2684

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya kecenderungan prokrastinasi akademik pada siswa SMA yang berdampak pada menurunnya prestasi belajar serta munculnya emosi negatif seperti stres dan kecemasan. Meskipun layanan bimbingan dan konseling (BK) berpotensi menjadi solusi, pelaksanaannya terkendala oleh keterbatasan media yang menarik dan praktis. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media book planner self management sebagai sarana pengelolaan prokrastinasi akademik siswa SMA yang valid dan praktis. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, mencakup tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk dikembangkan berdasarkan indikator prokrastinasi akademik dan mengintegrasikan teknik self management meliputi self monitoring, self reward, self contracting, dan stimulus control. Hasil validasi ahli media memperoleh rata-rata kevalidan 99,33% (Sangat Valid), sedangkan validasi ahli materi menghasilkan rata-rata 88,63% (Sangat Valid). Uji praktikalitas yang melibatkan 10 siswa SMAN 19 Pekanbaru menunjukkan rata-rata tingkat kepraktisan 90,63% (Sangat Praktis). Dengan demikian, media book planner self management yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid dan praktis, sehingga layak digunakan sebagai media pendukung layanan BK dalam membantu siswa mengurangi perilaku prokrastinasi akademik.
Pengembangan E-Modul Untuk Mengelola Kecemasan Akademik Siswa SMA Riris Kumala Putri; Tri Umari; Kiki Mariah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis kelayakan e-modul panduan layanan bimbingan dan konseling untuk membantu guru BK dalam mengelola kecemasan akademik siswa SMA di SMA Negeri 5 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, dan implementation. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kecemasan akademik kepada siswa, wawancara dengan guru BK, lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta angket uji praktikalitas guru BK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memenuhi kriteria layak digunakan. Validasi media memperoleh persentase sebesar 98,75% dengan kategori sangat valid, validasi bahasa sebesar 85% dengan kategori valid, dan validasi materi sebesar 85,45% dengan kategori valid. Selain itu, hasil uji praktikalitas memperoleh persentase sebesar 87,54% dengan kategori sangat praktis. E-modul yang dikembangkan dinilai mudah digunakan, sistematis, dan membantu guru BK dalam melaksanakan layanan terkait kecemasan akademik siswa. Dengan demikian, e-modul layak digunakan sebagai media pendukung layanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Analisis Kebutuhan Pelatihan dalam Optimalisasi Pengembangan Karyawan Elya Mufhlihah; Mutamimah; Sri Yulianti; Machdum Bchtiar
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2689

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji analisis kebutuhan pelatihan dalam upaya mengoptimalkan pengembangan karyawan sebagai strategi peningkatan kinerja organisasi. Permasalahan yang sering muncul dalam pengelolaan sumber daya manusia adalah ketidaksesuaian antara program pelatihan dengan kebutuhan nyata karyawan, sehingga berdampak pada kurang optimalnya produktivitas kerja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber literatur akademik seperti buku dan jurnal ilmiah, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi untuk mengidentifikasi keterkaitan antara tujuan organisasi, analisis kinerja, analisis tugas dan kompetensi, analisis individu, serta penentuan prioritas dan rencana pelatihan. Hasil kajian menunjukkan bahwa analisis kebutuhan pelatihan yang dilakukan secara sistematis mampu membantu organisasi mengidentifikasi kesenjangan kompetensi, menetapkan prioritas pelatihan, serta menyusun program pengembangan yang lebih terarah. Dengan demikian, pelatihan tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan kompetensi dan produktivitas karyawan secara berkelanjutan.
The Effect of Scouting Activities and Environmental Support on Students' Academic Achievement with Self-Regulated Learning as a Mediating Variable in the PLS-SEM Approach Sulaiman Abdul Rasid; Lailatul; Madyan; Radia Aflani
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2690

Abstract

This study investigates the effect of Scouting Activities and Environmental Support on Students’ Academic Achievement with Self-Regulated Learning (SRL) as a mediating variable using the Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) approach. The research employed a quantitative survey design involving students participating in scouting and academic activities. Data were collected using a structured questionnaire distributed through Google Forms and analyzed using SmartPLS. The measurement model evaluation confirmed that all constructs met the criteria for convergent validity, discriminant validity, and reliability, with factor loadings above 0.70, AVE values above 0.50, and composite reliability values exceeding 0.70. The structural model results revealed that Scouting Activities had a positive and significant effect on Self-Regulated Learning (β = 0.419; p < 0.05) and Academic Achievement (β = 0.587; p < 0.05). Environmental Support also showed a positive and significant influence on Self-Regulated Learning (β = 0.575; p < 0.05), but its direct effect on Academic Achievement was not statistically significant (β = 0.383; p > 0.05). Furthermore, Self-Regulated Learning did not significantly affect Academic Achievement (β = -0.059; p > 0.05), indicating that the mediating role of SRL was not supported in this model. The findings suggest that scouting participation and supportive environments contribute substantially to students’ self-regulation abilities, while academic achievement is more directly influenced by students’ active engagement in scouting activities. This study contributes to the literature on extracurricular education, environmental support, and student academic development by highlighting the importance of non-cognitive factors in educational achievement.
Emotional Experience in Contemporary R&B Lyrics: A Transitivity Analysis Of Sza’s Sos Album Muhammad Hamzah; Aqshal Alifa Mahmud; Kevindo Silalahi; Cut Fitrah Ashyfa; Aditiya Mulya Syarif; Nurlela Majrul
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2695

Abstract

Lirik lagu dapat dianalisis melalui dinamika wacana, namun hubungan antara pengalaman emosional dan agensi dalam album lirik R&B kontemporer masih belum banyak dibahas dalam penelitian Linguistik Fungsional Sistemik (Systemic Functional Linguistics/SFL). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menerapkan sistem transitivitas sebagaimana dikemukakan oleh Halliday (1994) dalam menganalisis emosi dan agensi yang direpresentasikan oleh SZA dalam enam lagu dari album SOS, yaitu Kill Bill, Snooze, Good Days, Nobody Gets Me, I Hate U, dan Shirt. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didasarkan pada prinsip-prinsip tata bahasa fungsional yang dikemukakan oleh Halliday (1994) serta Gerot dan Wignell (1994). Korpus penelitian berupa lirik lagu yang diambil dari Genius dengan total 164 klausa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses mental mendominasi data dengan persentase 31,7%, diikuti oleh proses material (29,9%), relasional (22,0%), verbal (7,9%), perilaku (4,9%), dan eksistensial (3,7%). Tingginya frekuensi proses mental dan material menjadikan album SOS berbeda dari korpus lirik lagu lainnya serta mencerminkan adanya konflik antara pengalaman emosional dan agensi yang diperdebatkan. Selain itu, konstruksi identitas yang diwujudkan melalui penggunaan proses relasional menunjukkan bahwa penutur memiliki karakter yang berorientasi pada hubungan interpersonal.
Gratitude Sebagai Mediator Hardiness terhadap Kesejahteraan Psikologis Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Se-Kabupaten Cilacap Metri Rismawati; Nur'aeni; Ugung Dwi Ario Wibowo; Fatin Rohmah Nur Wahidah
Arus Jurnal Psikologi dan Pendidikan Vol 5 No 2: Juni (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajpp.v5i2.2703

Abstract

Ibu dengan anak berkebutuhan khusus menghadapi berbagai tantangan dalam pengasuhan yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologisnya. Kemampuan untuk bertahan dalam situasi penuh tekanan serta rasa syukur yang membantu ibu mencapai kesejahteraan psikologis yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh hardiness terhadap kesejahteraan psikologis yang dimediasi oleh gratitude pada ibu dengan anak berkebutuhan khusus di SLB Cilacap. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain mediasi terhadap 281 ibu yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala kesejahteraan psikologis, hardiness, dan gratitude. Sedangkan pada analisis data menggunakan, mediasi Hayes dengan bantuan jamovi 2.6.44. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hardiness berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis (p< 0,001), hardiness berpengaruh terhadap gratitude (p < 0,001), serta gratitude berpengaruh terhadap kesejahteraan psikologis (p < 0,001). Selain itu, gratitude terbukti memediasi pengaruh hardiness terhadap kesejahteraan psikologis dengan nilai indirect effect sebesar 0,129 dan persentase mediasi sebesar 81,1%, sehingga menunjukkan bentuk full mediation. Temuan penelitian menunjukkan bahwa hardiness tidak berpengaruh secara langsung terhadap kesejahteraan psikologis sebelum gratitude dimasukkan sebagai mediator. Dengan demikian, gratitude berperan sebagai mediator penuh dalam hubungan antara hardiness dan kesejahteraan psikologis.