JURNAL PENGABDIAN PENDIDIKAN MASYARAKAT (JPPM)
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) merupakan jurnal yang diterbitkan oleh LP3M Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) bertujuan untuk mempublikasikan artikel hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan di masyarakat yang menerapkan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Artikel yang diterbitkan harus memenuhi kaidah penulisn jurnal dan telah melalui proses review. Jurnal Pengabdian Masyarakat terbit dua kali dalam satu tahun yaitu bulan maret dan oktober
Articles
526 Documents
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA KEMANISAN MELALUI SOSIALISASI PEMANFAATAN BARANG BEKAS UNTUK BUDIDAYA TANAMAN HIDROPONIK
Hardiansyah, Muhammad Agus;
Kurniasih, Septi;
Naim, Mochammad;
Nulhakim, Lukman
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1083
Pengelolaan sampah anorganik dan kemandirian pangan merupakan masalah yang dihadapi masyarakat di Desa Kemanisan, Kec. Tirtayasa, Banten. Sampah anorganik yang tertimbun, tidak dapat diolah ataupun dihancurkan secara alami dan mengakibatkan pencemaran tanah dan air di wilayah desa tersebut. Upaya yang umum dilakukan warga desa adalah dengan membakar sampah. Kegiatan ini berbahaya karena mengakibatkan pencemaran dari tanah berpindah ke udara. Di sisi lain, masyarakat sedang berusaha meningkatkan kemandirian pangan dengan melakukan budidaya di lahan pekarangan, namun masih terkendala dengan keterbatasan lahan dan kualitas tanah yang kurang baik untuk pertanian. Untuk menanggulangi masalah tersebut, dilakukan sosialisasi pemanfaatan barang bekas untuk budidaya tanaman hidroponik bagi perangkat desa, kelompok tani, ibu PKK dan pemuda Karang Taruna. Pemanfaatan barang bekas dapat membantu penanggulangan sampah anorganik berupa barang bekas dengan cara digunakan kembali sebagai instalasi hidroponik berbiaya rendah. Untuk melaksanakan kegiatan ini, dilakukan koordinasi dengan mitra yang merupakan praktisi budidaya hidroponik yang berpengalaman dalam melakukan budidaya sayuran dengan sistem hidroponik sederhana. Kegiatan tersebut dilakukan dengan (1) memberikan informasi mengenai hidroponik dan komponennya; (2) komoditas yang dapat dikembangkan dengan metode hidroponik; dan (3) demonstrasi dan lokakarya pembuatan instalasi hidroponik model rakit apung dan DFT dengan memanfaatkan barang bekas. Hasil dari kegiatan tersebut adalah masyarakat desa yang memiliki pengetahuan dan keterampilan baru mengenai hidroponik dan dapat dimanfaatkan untuk memecahkan masalah yang hadir di desa mereka.
PSIKOEDUKASI MENGENAL GAYA BELAJAR SEBAGAI UPAYA MENGOPTIMALKAN KECERDASAN ANAK
Fitria, Yuli;
Mawarni, Elita Endah
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1085
Mengembangkan kecerdasan pada anak usia sekolah dasar merupakan upaya yang harus dilakukan guna menyiapkan kesuksesan anak menghadapi masa depan. Adapun upaya yang dapat dilakukan diantaranya membantu anak dalam mengenali kecenderungan gaya belajar yang dimilikinya. Tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini yakni memberikan psikoedukasi tentang gaya belajar yang di miliki oleh setiap individu dan menemukan kecenderungan gaya belajar pada siswa. Metode yang digunakan meliputi: edukasi dalam bentuk penyuluhan dan pengukuran gaya belajar kepada siswa peserta kegiatan yang diperoleh dari alat ukur Visual Auditory Kinesthetic Scale (VAK). Hasil kegiatan yang telah dilaksanakan menunjukkan peningkatan pengetahuan, pemahaman anak terhadap gaya belajar yang dimiliki. Berikutnya hasil pengukuran gaya belajar pada siswa diperoleh gaya belajar visual sejumlah 41 siswa, tipe gaya belajar kinestetik sejumlah 28 siswa dan gaya belajar auditori 17 siswa. Berdasarkan hasil pengukuran disimpulkan gaya belajar visual lebih dominan di miliki siswa hal tersebut mengindikasikan siswa lebih cenderung menyukai dengan cara mengobservasi langsung terhadap objek belajar. Lebih dari pada itu hasil kegiatan ini dapat memberikan rujukan dalam menentukan kelas binaan sesuai dengan ketertarikan siswa sesuai dengan bidang yang diminati.
PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU MIN KUPANG DI PULAU KERA
Adwiah, Rabiatun;
Guhir, Asliat Hingi;
Ridwan, Samsudin;
Arkiang, Fajeri;
Ola, Maruf Ishak;
Hijrat, Kasim;
Jufri, Jufri;
Yanti, Siti Ida
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1095
Proses pembelajaran yang dilakukan pada jenjang pendidikan dasar atau madrasah ibtidaiyah memiliki tujuan untuk mengembangkan kemampuan dan kreatifitas siswa dengan baik. Hal ini dapat terwujud apabila guru mampu menyiapkan materi, model, metode dan media dengan tepat sehingga siswa menjadi lebih termotivasi dan semangat dalam pembelajaran. Salah satu yang bisa dilakukan guru yaitu menggunakan media pembelajaran yang menarik dalam kegiatan belajar mengajar. Mengingat bahwa media pembelajaran tidak hanya berfungsi untuk mempermudah guru dalam menyampaikan materi ajar akan tetapi juga memudahkan siswa dalam memahami materi yang disampaikan oleh guru, oleh karena itu guru harus mampu memilih dan memilah media yang sesuai dengan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran yang diinginkan, pemilihan mediapun harus didasarkan pada kareteristik dan kebutuhan siswa itu sendiri, serta keamanan dari media yang digunakan. Media pembelajaran yang dibuat tidak harus mahal dan susah, guru dapat memanfaatkna benda-benda yang ada disekitar maupun barang-barang bekas yang masih bisa diolah untuk membuat media yang bervariasi, misalnya menggunakan botol bekas, kertas, koran, kayu dll. Prosedur Pengabdian kepada masyarakat (PkM) dibagi menjadi 3 bagian yaitu perencanaan, pelaksanaan, Diskusi dan Evaluasi. Kegiatan pelatihan berlangsung dengan baik dan menyenangkan. Guru sangat antusias dan termotivasi dalam membuat media pembelajaran. dengan adanya PkM ini dapat memberikan informasi kepada guru dalam memilih media yang nantinya akan mereka gunakan dalam kegiatan belajar mengajar.
MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN UNTUK BERSAING DI ERA INDUSTRI 5.0 DI KELURAHAN PRINGREJO PEKALONGAN
Meliza, Meliza
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1096
The younger generation plays an important role in increasing the quantity and quality of entrepreneurs in Indonesia. However, the majority of young generation do not have a formidable entrepreneurial spirit to be able to face business challenges in the future. As a result, many young entrepreneurs in Indonesia experience failure in entrepreneurship. They are unable to sustain their businesses in the long term. Therefore, socialization activities about the importance of fostering an entrepreneurial spirit in the younger generation are very much needed. Community Service Activities (PkM) in the form of socialization are carried out in Pringrejo Village, Pekalongan District. This activity was attended by Karang Taruna of Pringrejo village. The activity phase includes identification, socialization, and evaluation. The identification results at the initial stage showed that the majority of participants did not own a business. While the majority of participants who already have a business to pursue business in the culinary field. At the evaluation stage, there was an increase in the number of participants who understood the importance of an entrepreneurial spirit from 24% of the total participants at the time before the socialization was carried out to 84% after the socialization was carried out.
LEARNINGAPPS UNTUK PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA: PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN BAGI GURU SMA DAN SMP
Ernawati, Yeni;
Muchti, Andina;
Mayrita, Hastari;
Indah Sari, Ayu Puspita;
Yolanda, Yolanda
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1105
Kegiatan pengabdian ini merupakan upaya untuk meningkatkan mutu dan kompetensi guru mata pelajaran Bahasa Indonesia sebagai wujud profesionalitas guru. Selain itu, situasi pembelajaran saat ini masih dalam proses adaptasi dari daring ke luring, sehingga guru membutuhkan media pembelajaran yang beragam, serta dapat digunakan dalam proses pembelajaran bauran dan diakses menggunakan smartphone. Kegiatan ini diikuti oleh guru mata pelajaran Bahasa Indonesia tingkat SMA dan SMP di Kabupaten Ogan Ilir. Adapun bentuk kegiatan ini adalah sosialisasi dan pelatihan. Pada kegiatan sosialiasi, guru diberikan informasi dan bentuk pengaplikasian learningapps sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia. Pada kegiatan pelatihan, guru dilatih dan dibimbing secara bertahap untuk membuat media pembelajaran menggunakan learningapps sesuai dengan materi pembelajaran Bahasa Indonesia yang diajarkan. Dari kegiatan ini, ada 24 guru SMP dan SMA yang telah mempublikasi media pembelajaran tentang materi Bahasa Indonesia di https://learningapps.org/. Setelah mengikuti kegiatan ini, guru dapat membuat media pembelajaran yang sesuai dengan materi pembelajaran Bahasa Indonesia dan karakteristik peserta didiknya sehingga tujuan pembelajaran tercapai, serta pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, meningkatkan minat dan motivasi peserta didik terhadap mata pelajaran Bahasa Indonesia.
MAKSIMALISASI UMKM KELOLAAN MAHASISWA MELALUI FINTECH LENDING DAN DIVERSIFIKASI PASAR
Nisa, Chaerani;
Andamari, Basis G.
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1107
Generasi muda didorong untuk menjadi wirausaha mengingat UMKM adalah salah satu tombak perekonomian Indonesia. Berbagai program pembinaan yang ada memotivasi mahasiswa untuk praktek langsung menjadi pengusaha. Program tersebut diantaranya melalui hibah bantuan ataupun pelatihan. Untuk itu, kegiatan Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pancasila mendukung hal tersebut dengan melakukan pembimbingan langsung kepada mahasiswa. Pembimbingan secara langsung tersebut mempermudah evaluasi dan diskusi pada waktu yang dibutuhkan. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat tersebut diantaranya adalah pengenalan pada aplikasi fintech dan diversifikasi produk. Melalui kedua program tersebut mahasiswa memahami dengan lebih mendalam bagaimana memilih fintech lending yang tepat dan juga mengimplementasikan diversifikasi produk.
PENGEMBANGAN PROGRAM GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI SD NEGERI 02 BATU MANGAUM KEC. SUNGAI GERINGGING KABUPATEN PADANG PARIAMAN
Sabir, Arisman;
Triza, Retno;
Fitria, Desi
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1109
The objectives of this service include: 1) Growing student awareness through increasing teacher creativity about the importance of literacy skills in increasing knowledge to become active, creative, innovative, and independent students. 2) Reading corners, bulletin boards, and visits to the library can increase students' interest in reading if they are designed in an attractive way. The method used is lecture and discussion. This training was attended by 20 teachers from various subject areas in the school. The development of the School Literacy Movement Program was carried out based on several stages including; consists of three stages, namely planning, implementing and evaluating. The resource person plans the learning to be carried out, such as preparing learning tools and media in the form of power points, pictures and videos about GLS which are applied to increase the literacy of teachers and students. Then another teacher as an observer (observer). In the implementation stage, the teacher and observers evaluate the implementation of activities in class. This activity adds to the knowledge of teachers and students about the School Literacy Movement and gains new experiences for teachers, so as to increase the creativity of educators and students.
PELATIHAN MEMBUAT KUE TRADISIONAL TALAM JAGUNG DI SEKOLAH PEREMPUAN DUSUN KARAK APUNG
Astuti, Marlinda;
Sabir, Arisman;
Prahagia, Yelvia;
Novalia, Ratih Juwita;
Indarsih, Fitria Retno;
Azlin, Oryza Wisanggeni
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1113
Tujuan kegiatan PKM ini adalah: meningkatkan pemahaman dan keterampilan warga dalam Pelatihan Membuat Kue Tradisional “Talam Jagung di Desa Karak Apung. Tujuan ini dapat dicapai menggunakan model Model (Pendampingan) dan metode pelaksanaa kegiatan ini metode (Pendampingan), secara khusus metode yaitu : (1). Pelatihan dalam bentuk penyajian praktek tentang pelatihan pembuatan kue tradisioanl Talam Jagung. Kegiatan ini didampingi oleh seluruh tim pelaksana (2). Penugasan membuat kue tradisional talam jagung didampingi oleh pemateri yang ahli dibidangnya. Berdasarkan hasil observasi selama kegiatan, terlihat bahwa aktivitas peserta sangat baik, ini dapat dilihat dari banyaknya indikator-indikator aktivitas pelatihan yang muncul. Begitu juga dengan hasil angket yang diberikan ke peserta diakhir kegiatan, 91 % peserta puas dengan kegiatan ini. Pelaksanaan kegiatan pelatihan ini telah mencapai tujuan yang diharapkan, terlihat dari pertanyaan yang diberikan kepada ketua dalam bertanya tentang bahan olahan kue tradisional Talam Jagung. Harapan kegian PKM ini peserta diharapkan dapat berkarya dalam mengolah kue tradisional Talam Jagung di desa Karak Apung.
SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS SEKOLAH DENGAN PENDEKATAN TAKAKURA
Pasongli, Hernita;
Sinaga, Rizky;
Nasution, Lely;
Aryuni, Vrita Tri;
Marthinu, Eva
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1124
Sampah merupakan masalah yang sejak dulu hingga kini sulit untuk diatasi dalam lingkungan masyarakat, karena sampah telah menjadi barang keseharian masyarakat. Oleh karena itu perlunya adanya agen sebagai penghubung atau pelantara dalam mengimplementasikan pengetahuan dalam pengelolaan sampah. Agen tersebut adalah peserta didik. Peserta didik dapat menjadi agent of change di sekolah yang dapat membawa perubahan di masyarakat. Hal ini disebabkan karena sekolah merupakan miniature masyarakat yang dapat dijadikan sebagai media pendidikan dalam pengelolaan sampah sejak dini. Oleh karena itu diperlukan pemahaman sejak dini terkait dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar. Pengenalan pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan mengenalkan salah satu metode yang sangat sederhana, murah dan cepat yang dapat dilakukan oleh peserta didik yaitu metode Takakura. Kegiatan ini dilaksanakan kurang lebih satu bulan dengan klayak sasaran yakni siswa kelas VII di SMP Negeri 5 Kota Ternate. Teknik Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan pertimbangan berdasarkan tujuan tertentu. Metode Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan demonstrasi. Hasil yang diperoleh yakni peserta didik dapat mengikuti kegiatan sosialisasi dan demontrasi dengan baik. Pemahaman siswa meningkat dalam hal mengenal sampah dan dampak dari sampah sedangkan tahapan demonstrasi dan implementasi dari metode Takakura yakni siswa sangat memahami dengan benar langkah-langkah dalam mengolah sampah rumah tangga sehingga produk yang dihasilkan dari sampah, yang berasal dari dedauan, sisa makanan dari kantin dan sampah rumah tangga dapat diubah menjadi kompos.
PENINGKATAN MUTU LITERASI PENDIDIKAN DAN PONDOK BACA DESA OMBUL KECAMATAN AROSBAYA- BANGKALAN
Wahyudi, Mohammad Arief;
Firmansyah, Ihwan
Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM) Vol 4 No 1 (2023): Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52060/jppm.v4i1.1138
Ombul is the name of village which is located in the Arosbaya- Bangkalan Madura sub-district. The people in the village of Ombul have a livelihood by farming, traders, porters and overseas migrants (TKI). Community awareness about children's education is very lacking, this is due to the lack of information on technology from outside which is very minimal. The lack of motivation that exists in every family is very influential, especially the family environment and the surrounding community. Therefore, we, as PKM proponents, are planning a work program, namely Tutoring and Reading Cottages which synergize with the village administration and nearby schools to help people who have children to become students to participate in the program. With this work program, it is hoped that the village community will be able to better understand and increase self-awareness of the importance of education. The results achieved are: 1) increasing the ability to learn a material according to the level of education; 2) have the ability to read a sentence and 3) assistance is still needed so that it can develop and be followed up by partners with the closest school