cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
PKM Inovasi Batik Cap Berbasis Limbah Spate Part Komputer bagi Kelompok Ekonomi Kreatif OKAI (Olah Kain Semai) Jepara DS Drajad Wibowo; Teguh Tamrin; Yushinta Eka Farida; Santi Andriani
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2684

Abstract

ABSTRACTThe creative economy is one of the solutions to increase the economy in the current era. Preserving and developing Indonesian cultural heritage products such as batik is a challenge in the business. Partner in the service program is OKAI (Olah Kain Semai). It is one of creative economy Groups. The location of PKM is in Senenan village, Tahunan Jepara. Based on the interview and observation, there was main problem, namely the lack of innovation of contemporary batik motifs. The solution of this problem is assisting partners in training on innovation of stamped batik motifs using computer spare part waste. The results of this program are; 1) making batik stamp from computer spare part waste; 2) their skills improved; 3) their products especially for computer spare part waste motif increased.  Keywords: stamped batik, computer spare parts waste, creative economy  ABSTRAKEkonomi kreatif merupakan salah satu solusi peningkatan perekonomian di era sekarang. Melestarikan dan mengembangkan produk-produk warisan budaya Indonesia seperti batik merupakan tuntutan dan tantangan dalam dunia usaha. Mitra pada program pengabdian adalah salah satu kelompok  ekonomi  kreatif yaitu Kelompok Ekonomi Kreatif OKAI (Olah  Kain  Semai)  Jepara. Lokasi mitra terletak di desa Senenan, Tahunan Jepara. Berdasarkan hasil  wawancara dan observasi mitra, terdapat satu permasalahan utama yang menonjol pada mitra; 1) pada aspek produksi, yaitu kurangnya inovasi motif batik kekinian; Adapun solusi dari kedua permasalahan tersebut adalah: 1) mendampingi mitra  dalam pelatihan inovasi motif batik cap menggunakan limbah spare part computer. Hasil dari PKM ini adalah; 1) pembuatan batik cap dari limbah spare part computer;2) Meningkatnya keterampilan mitra membatik menggunakan limbah spare part computer; 3) Meningkatnya produk batik dari motif spare part komputer bekas. Kata Kunci: batik cap, limbah sparepart komputer, digital marketing
Cegah Stunting: Peran OPD Kebupaten OKU dan Perguruan Tinggi Yentri Anggeraini; Nur Alam Fajar; Fenny Etrawati; Widya Lionita; Annisa Rahmawaty; Rahmatillah Razak; Anggun Budiastuti; Yeni Yeni
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2979

Abstract

ABSTRACTStunting is often discussed, many people think that only the health sector has a role related to stunting. Therefore, this article discusses the role of cross-sectors in accelerating the prevention of stunting as stipulated in PP No. 72 year 2021, especially the role of the government of Ogan Komering Ulu Regency and Higher Education. This method of implementing community service is through presentations by the district PIC Team, Dinas Kesehatan,  DPPKB and BAPELITBANGDA with the aim of exploring the opinions of policy holders on the issue of stunting and the contribution of each agency to prevent  stunting; equalize perceptions and also garner support from the local government and across sectors in the implementation of the stunting prevention program in OKU district. It can be concluded that efforts to prevent stunting in Ogan Komering Ulu Regency in 2022 have been carried out by the relevant OPD and at the tertiary level, namely University of Baturaja  by involving 20 students in Mahasiswa Penting Program (mahasiswa peduli stunting) which is a reflection of the activities carried out by Sriwijaya University.  Keywords: Stunting, OKU, cross-sectors, South Sumatera, higher education ABSTRAKStunting sering diperbincangkan, banyak yang menganggap hanya sektor kesehatan saja yang memiliki peran terkait stunting. Maka dari itu, artikel ini membahas peran lintas sector dalam percepatan pencegahan stunting yang tertuang pada PP no 72 tahun 2021 khususnya penran pemerintah Kabupatem Ogan Komering Ulu dan Perguruan Tinggi.  Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini melalui pemaparan oleh narasumber yaitu Tim PIC kabupaten, Perwakilan Dinas Kesehatan DPPKB, dan BAPELITBANGDA dengan bertujuan untuk menggali pendapat para pemegang kebijakan tentang isu stunting dan kontribusi dari tiap instansi terhadap penanggulangan stunting; menyamakan persepsi dan juga menggalang dukungan dari pemerintah daerah serta lintas sektor dalam pelaksanaan program pencecahan stunting di kabupaten OKU.  Dapat disimpulkan bahwa upaya pencegahan stunting di Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2022 telah dilaksanakan oleh OPD terkait dan pada tingkat perguruan tinggi yaitu Universitas Baturaja dengan melibatkan 20 mahasiswa dalam Program Mahasiswa Penting (mahasiswa peduli stunting) yang merupakan reflikasi dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Universitas sriwijaya   Kata Kunci: Stunting, OKU, lintas sector, Sumatera Selatan, perguruan tinggi
Pemberdayaan Usaha Baru Masyarakat Desa Melalui Kearifan Lokal Berbasis Seni, Teknologi, Ekonomi, Agrobisnis & Mode Ima Isnaini Taufiqur Rohmah; Dwi Erna Novianti; Ifa Khoiria Ningrum; Boedy Irhadtanto; Day Ramadhani Amir
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3480

Abstract

perkebunan yang sangat potensial untuk dikembangkan. Selain itu, struktur masyarakat yang didominasi 80% penduduk asli menjaga bertahannya ke khasan lokal Desa Pacul. Berdasarkan studi pendahuluan, permasalahan yang ada antara lain: 1) terdapat 53% dari 52 sektor home industry yang mengalami pengelolaan yang stagnan; 2) masyarakat memiliki sikap skeptis dan apatis terhadap pembangunan desa;; 3) lambannya pengenalan teknologi dan ditunjang lemahnya sumberdaya individu dalam membaca pengembangan peningkatan kompetensi diri, produktivitas, dan literasi pada akhirnya menjadikan rantai pembangunan perekonomian pada khususnya tidak maksimal. Diperlukan upaya penanganan secara kolektif pengembangan kompetensi individu masyarakat agar terbentuk pola pikir dan sikap proaktif dalam menggali potensi diri melalui aktivitas pojok- pojok literasi sesuai kebutuhan, potensi & peminatan masyarakat. Tujuan dari program ini adalah untuk mereduksi sikap skeptis dan apatis masyarakat Desa Pacul serta mengembangkan potensi individu penduduk desa untuk meningkatkan kompetensi sebagai modal berkarya disektor peminatan masing-masing dalam kerangka RPJM partisipatif desa. Program ini dikemas dalam beberapa aktivitas pokok antara lain: 1) identifikasi potensi masyarakat desa; 2) penelusuran peminatan masyarakat desa; 2) pendataan potensi usaha desa; 4) pembentukan pojok-pojok literasi berbasis Etno- STEAM; 5) pelatihan kompetensi; 6) pendampingan pengembangan usaha individu/ kelompok.
Pelatihan dan Pengembangan E-Guide Module dalam Meningkatkan English for Tourism dan Hospitality pada Remaja Pedagang Kaki Lima di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Lombok Ahmad Syukron Sidik
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3605

Abstract

ABSTRACTBased on the results of situation analysis, the main problems faced by partners are not being able to communicate in English (English for Tourism) and the quality of services provided is still low (Hospitality) as well as a lack of technology-based guidance. Based on this data, the aim of this community service is to improve English language skills for Tourism improve the quality of services provided to Hospitality visitors and develop the E-Guide Module. Meanwhile, other objectives to be achieved in this service include, 1) providing skills to partners in developing their own regions; 2)  providing  skills in developing/managing various kinds of rides that can attract, both local and foreign. Based on problem, the solution offered in this community service is to carry out a series of community participation activities based on CBT (community-based tourism) attended by 20 participants. Community participation prioritizes lecture, discussion, practicum, and demonstration methods. The outcome is that partners have knowledge and skills in English and have good character and level of service. Partners are able to become local tour guides. Target partners have competences in developing  areas so able to attract visitor interest. Keywords: Tourism, Hospitality,  E-Guide Module.  ABSTRAKBerdasarkan hasil analisis situasi, permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah belum mampunya berkomunikasi dalam bahasa Inggris (English for Tourism) dan kualitas pelayanan yang diberikan masih rendah (Hospitality) serta kurangnya bimbingan berbasis teknologi. Berdasarkan data tersebut, tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris untuk Pariwisata, meningkatkan kualitas pelayanan yang diberikan kepada pengunjung Perhotelan dan mengembangkan Modul E-Guide. Sedangkan tujuan lain yang ingin dicapai dalam pengabdian ini antara lain, 1) memberikan keterampilan kepada mitra dalam membangun daerahnya sendiri; 2) memberikan keterampilan dalam mengembangkan/mengelola berbagai macam wahana yang dapat menarik minat baik lokal maupun asing. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka solusi yang ditawarkan dalam pengabdian masyarakat ini adalah dengan melaksanakan serangkaian kegiatan partisipasi masyarakat berbasis CBT (community basedtourism) yang diikuti oleh 20 peserta. Partisipasi masyarakat mengutamakan metode ceramah, diskusi, praktikum, dan demonstrasi. Hasilnya mitra mempunyai pengetahuan dan keterampilan berbahasa Inggris serta mempunyai karakter dan tingkat pelayanan yang baik. Mitra mampu menjadi pemandu wisata lokal. Mitra binaan mempunyai kompetensi dalam mengembangkan kawasan sehingga mampu menarik minat pengunjung. Kata Kunci: Wisatawan, Rumah sakit, Modul E-Guide
Pendampingan Pengolahan Nugget Tempe dalam Upaya Meningkatkan Perekonomian Desa Bareng di Masa pandemi Covid-19 Akhmad Al-Bari; Fahru Rozi; Ahmad Manshur; Astrid Chandra Sari; Fahrul Isna Arsyada
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.1787

Abstract

ABSTRACTThe Covid-19 pandemic until 2021 has a major impact on the Indonesian economic, that due to the implementation of health protocols in social distancing and the imposition of a curfew. Economic activities in the community are not come free, which is not only experienced in urban areas but also in villages. Bareng is one of the villages in Sugihwaras District, Bojonegoro, with a distinctive in the agricultural sector and several creative home industries. The prolonged pandemic has burdened the Bareng village business, including the tempe industry. Although the government has issued a number of policies to mitigate the impact of the pandemic, businessman also need to make independent efforts to mitigate the impact. The purpose of this community dedication is to help the economic of business community in Covid-19 can be overcome through an asset-owned approach. The results of Assisted Based Community Assisted Community Development (ABCD) in community service gave rise to an idea in an effort to increase sales results, namely processing tempe into nuggets. Through mentoring in a community of PKK women and businessman in idea was then realized. To maintain product sustainability, business branding and market place training are carried out. The results of the assistance in processing tempe nuggets are expected so that the economy of the Bareng village can improve in especially during the Covid-19 pandemic.Keywords: tempe nuggets, Bareng village economy, Covid-19 pandemic ABSTRAKPandemi Covid-19 hingga tahun 2021 berdampak besar dalam sektor perekonomian Indonesia akibat diterapkan protokol kesehatan pembatasan sosial dan pemberlakuan jam malam. Kegiatan ekonomi di masyarakat menjadi tidak bebas yang tidak hanya dialami di perkotaan namun sampai juga ke pelosok desa. Desa Bareng merupakan salah satu desa di Kecamatan Sugihwaras Bojonegoro, dengan kekayaan khas di sektor pertanian dan beberapa home industri kreatif. Pandemi berkepanjangan memperberat usaha desa Bareng diantaranya dalam industri tempe. Walaupun pemerintah telah menerbitkan sejumlah kebijakan dalam meringankan dampak pandemi, namun pelaku usaha juga perlu melakukan usaha mandiri untuk meringankan dampaknya. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah memberi pendampingan kepada pelaku usaha mikro agar beban ekonomi akibat Covid-19 mampu diatasi melalui pendekatan aset yang dimiliki masyarakat. Hasil penerapan Asissted based comunity Assisted Based Community Development (ABCD) dalam pengabdian memunculkan sebuah gagasan dalam upaya meningkatkan hasil penjualan yakni mengolahan tempe menjadi bentuk nugget. Melalui pendampingan dalam sebuah komunitas ibu – ibu PKK beserta para pelaku usaha, gagasan ini kemudian direalisasikan. Untuk menjaga keberlangsungan produk, branding usaha dan pelatihan market place dilakukan. Hasil pendampingan pengolahan nugget tempe diharapkan agar perekonomian masyarakat desa Bareng dapat meningkat terlebih di masa pandemi Covid-19Kata Kunci: nugget tempe, ekonomi desa Bareng, pandemi Covid-19
Internalisasi Nilai Profil Pelajar Pancasila Melalui E-Book Edukasi Animasi pada Sekolah Penggerak Diah Puji Nali Brata; Edy Setiyo Utomo; Ahmad Farhan
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3407

Abstract

ABSTRACTSekolah Penggerak is one of the Kemdikbud programs that focus on strengthening the values of the Pancasila Student Profile. However, not a few teachers and even students still find it difficult to understand and implement each dimension, element and sub-element. The purpose of this service is to assist teachers in internalizing the values of the Pancasila Student Profile through mobile apps-based animated educational ebooks. This service activity was given to teachers of the SMPN Satu Atap Jipurapah (SMPN 3 Plandaan). The method of implementing devotional activities consists of preparation, implementation and evaluation. The results of the service activities show that this service activity can be said to be successful and successful, because as many as 72.73% of teachers stated that the socialization activity of internalizing the values of the Pancasila Student Profile through an animated educational ebook based on mobile apps was very good. In  addition, more than 50% of teachers stated that they had understood the substance of the dimensions, elements and sub-elements of the Pancasila Student Profile values and 100% stated that animated educational ebooks could help internalize the Pancasila Student Profile values for students at SMPN Satu Atap Jipurapah (SMPN 3 Plandaan). It is hoped that this activity can provide motivation and assist teachers in implementing the Pancasila Student Profile values, especially sekolah penggerak. Keywords: internalize, Pancasila Student Profile, animated educational ebook  ABSTRAKSekolah Penggerak merupakan salah satu program Kemdikbud yang fokus pada penguatan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila. Namun, tidak sedikit guru bahkan peserta didik masih sulit untuk memahami serta mengimplementasi dari setiap dimensi, elemen dan sub elemen. Tujuan pengabdian ini untuk membantu guru dalam internalisasi nilai Profil Pelajar Pancasila melalui ebook edukasi animasi berbasis mobile apps. Kegiatan pengabdian ini diberikan kepada guru SMP Negeri Satu Atap Jipurapah (SMPN 3 Plandaan). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdaian terdiri dari persiapan, pelasksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini dapat dikatakan berhasil dan sukses, karena sebanyak 72,73% guru menyatakan kegiatan sosialisasi internalisasi nilai Profil Pelajar Pancasila melalui ebook edukasi animasi berbasis mobile apps sangat baik. Di samping itu, lebih dari 50% guru menyatakan telah memahami substansi dimensi, elemen dan sub elemen dari nilai Profil Pelajar Pancasila dan 100% menyatakan bahwa ebook edukasi animasi dapat membantu internalisasi nilai Profil Pelajar Pancasila bagi peserta didik di SMPN Satu Atap Jipurapah (SMPN 3 Plandaan). Di harapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan motivasi dan membantu guru dalam mengimplementasikan nilai Profil Pelajar Pancasila khususnya sekolah penggerak.Kata Kunci: Internalisasi, Profil Pelajar Pancasila, ebook edukasi animasi
Peningkatan Profesionalisme Guru Melalui Pelatihan Perangkat Pembelajaran berbasis Pendekatan Kontekstual Lahan Basah Muhsinah Annisa; Fathul Jannah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3062

Abstract

ABSTRACTThe increase of teacher professionalism through the development of wetland-based learning tools were aim of this training community service activity. The activity participants were consisted of 21 teachers of SD Tandipah, Regional of Banjar and other teachers with high interest in self-development activities. Zoom media, and lectures, discussions, questioning and answering forum and practice in making contextual wetland-based learning tools were used in this activity. The community service activities were carried out on 2-3 October 2021. The results generated from this activity was very good, indicated by the excess of total participants from the target, participants’ enthusiasm and very active session of questioning and answering during the activity also indicated how well this activity was. Internet network problems were found during the activity were in progress, many activity participants came from remote regency area with a lot of internet network interruptions.Keywords: contextual approach, learning tools, teacher professionalism, wetlands  ABSTRAKKegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalime guru melalui pelatihan pengembangan perangkat pembelajaran berbasis lahan basah. peerta kegiatan terdiri dari 21 guru SD Tandipah Kab. Banjar dan guru-guru yang terarik dalam kegiatan pengembangan diri tersebut. Kegiatan  dilakuan menggunakan media zoom, dan metode yang dilakukan dalam kegiatan ini yaitu ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktek pembuatan perangkat permbelajaran berbasis kontektual lahan basah. kegiatan pengabdian pada masyarakat dilakukan pada 2-3 Oktober 2021. Kegiatan dapat terlaksana dengan baik, hal ini ditandai dengan jumlah peserta yang melebihi targe, antusiasnya peserta dan aktifnya tanya awab selama kegiatan berlangsung. Kendala yang terjadi saat kgiatan berlangsung yaiu adanya kendala jaringan internet, peserta kegiatan banyk yang berasala dari daerah Kabupaten yang mana sering mengalami gangguan jaringan internet.Kata Kunci: profesionalisme guru, perangkat pembelajaran, pendekatan kontekstual, lahan basah
Pembuatan Pompa Air Tenaga Surya bagi Masyarakat desa Tanjung Pakis Aji Jepara Miswan Ansori; Eka Setya Budi; Dias Prihatmoko; Subaidi subaidi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3119

Abstract

ABSTRACTTanjung Village is one of the villages located in the Pakis Aji sub-district, Jepara Regency. The contours of the Tanjung village area which is dominated by hilly areas make Tanjung village one of the villages that has hilly areas and good views in Jepara Regency. But every time entering the dry season Tanjung Village always experiences drought. This is because the existing springs are limited and are located on hillsides which do not have electricity to extract water from existing springs. The initiation of the manufacture of a solar water pump was carried out because at the location of the spring there was still no electricity available, so power was needed to pump water from the depths of the spring to a reservoir, which would then be channeled through existing pipes to irrigation canals on agricultural/plantation lands. The service method used is to use the Asset Based Community Development (ABCD) method, namely by doing community service in making solar water pumps by utilizing and maximizing water sources and agricultural/plantation lands owned by the community. The result of this service is the creation of solar water pumps to help drain water from springs that do not yet have electricity to irrigation canals and waterways to agricultural land and residential areas. Keywords : Solar water pump, Irrigation, solar electricity                                                                                          ABSTRAK                                                                                          Desa Tanjung adalah salah satu desa yang terletak di kecamatan Pakis Aji Kabupaten Jepara. Kontur wilayah desa Tanjung yang didominasi wilayah perbukitan menjadikan desa Tanjung sebagai salah satu desa yang memiliki wilayah perbukitan dan pemandangan yang bagus di Kabupaten Jepara. Namun setiap memasuki musim kemarau Desa Tanjung selalu mengalami kekeringan. Hal ini disebabkan karena sumber mata air yang ada terbatas dan terletak di lereng bukit yang tidak memiliki aliran listrik untuk mengambil air dari mata air yang ada. Inisiasi pembuatan pompa air tenaga surya ini dilakukan karena dilokasi mata air masih belum tersedia aliran listrik sehingga diperlukan tenaga untuk  memompa air dari kedalaman mata air ke penampungan yang kemudian air ini akan disalurkan melalui pipa yang telah ada ke saluran irigasi pada lahan pertanian/perkebunan. Metode pengabdian yang dilakukan adalah menggunakan metode Asset Based Community Development (ABCD) yaitu dengan melakukan pengabdian pembuatan pompa air tenaga surya dengan memanfaatkan dan memaksimalkan sumber air dan lahan pertanian/perkebunan yang dimiliki masyarakat.Hasil pengabdian ini adalah terciptanya pompa air tenaga surya untuk membantu mengalirkan air dari sumber mata air yang belum memiliki daya listrik ke saluran irigasi maupun saluran air ke lahan pertanian dan pemukiman warga. Keywords : Pompa air tenaga surya, Irigasi, listrik tenaga surya
Inovasi Media Storytelling berbasis Pop Up Frame bagi Guru Anak Usia Dini Di KB Isykarima Banjaragung Jepara Hayu Dian Yulistianti; Drajat Wibowo; Ulya Himawati; Eva Fatimah; Santi Andriyani; Hamidatur Rohmah
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.2726

Abstract

ABSTRACTStimulation of children's growth and development with innovative media during the golden age is very important. This service is carried out with the aim of helping partner problems related to the lack of teacher creativity in designing fun teaching and learning activities so that they can lead children to the proper stages of cognitive, language, and social emotional development. The method consists of several stages including socialization, assistance in writing and compiling stories, training and assistance in designing story telling media based on pop up frames, mentoring learning techniques and PBM practices, as well as monitoring and evaluation. The results of the implementation show that partners play an active role in participating in training and mentoring activities. At the stage of socialization, the teacher asked questions and shared learning at KB Isykarima. At the training stage, partners also play an active role in discussions with group friends in compiling stories that contain elements of character. Next, the teacher mentoring stage was carried out to practice making story telling media based on pop up frames and continued with the practice of story telling learning activities using pop up frames. The evaluation stage was carried out through distributing questionnaires using google forms. Keywords: Learning Media, Pop up frame, Storytelling, Early Childhood  ABSTRAK Stimulasi tumbuh kembang anak dengan media inovatif pada masa golden age sangat penting dilakukan agar dapat meminimalisasi disfungsi tumbuh kembang. Untuk itu, pengabdian ini dilakukan dengan tujuan membantu permasalahan mitra terkait kurangnya kreatifitas guru dalam merancang aktifitas belajar mengajar yang menyenangkan sehingga dapat mengantarkan anak pada tahapan perkembangan kognitif, bahasa, dan sosial emosional yang seharusnya. Adapun metode pelaksanakan program ini terdiri dari beberapa tahap meliputi sosialisasi, pendampingan menulis dan menyusun cerita, training dan pendampingan mendesain media story telling berbasis pop up frame, pendampingan teknik pembelajaran dan praktik PBM, serta monitoring dan evaluasi. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa mitra berperan aktif dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan pendampingan. Pada tahap sosialisasi guru aktif bertanya dan sharing pembelajaran di KB Isykarima. Pada tahap pelatihan, mitra juga berperan aktif dalam diskusi dengan teman kelompok menyusun cerita yang memuat unsur karakter. Selanjutnya dilakukan tahap pendampingan guru melakukan praktik membuat media story telling berbasis pop up frame dan dilanjutkan praktik kegiatan pembelajaran story telling menggunakan pop up frame. Tahap evaluasi dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan google form tentang pemahaman mitra dan keberhasilan mitra dalam praktik membuat media story telling berbasis pop up frame. Kata Kunci: Media Pembelajaran, Pop up frame, Storytelling, Anak Usia Dini
Pendampingan Pemasaran Digital untuk Meningkatkan Promosi Penjualan IKan Air Tawar di BUMDes Karya Muda Pandanajeng Tumpang Malang Afi Rachmat Slamet; Eka Farida; Fahrurrozi Rahman
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i2.3534

Abstract

ABSTRACTBUMDes Karya Muda Pandanajeng is a village business unit that focuses on the cultivation and marketing of freshwater fish. The purpose of establishing BUMDes is to increase village potential, increase village income, and make it easier for the community to be able to consume fresh water fish to meet the nutritional needs of the community with the nutritional content present in fish. This service activity aims to add insight into Karya Muda Pandanajeng BUMDes regarding the importance of developing digital marketing to increase the promotion of fresh water fish sales. The method of implementing this community service is participatory, namely a method that is oriented towards efforts to increase the role of the community directly in the process and its implementation. This assistance is carried out through sharing digital marketing knowledge, preparing the formation of media used for digital marketing, as well as the realization of digital marketing, and monitoring implementation. The results of this service activity show that developing digital marketing at Karya Muda Pandanajeng BUMDes has a problem, namely, there is no workforce that can be given responsibility for implementing digital marketing. Therefore, the servant provides advice and understanding to the Karya Muda Pandanajeng BUMDes director to appoint members who have knowledge of social media and digital marketing, who can then develop online marketing through social media marketing.Keywords: Digital Marketing, Freshwater Fish, BUMDes ABSTRAKBUMDes Karya Muda Pandanajeng merupakan unit usaha desa yang berfokus terhadap budidaya dan pemasaran ikan air tawar. Tujuan pendirian BUMDes ini untuk meningkatkan potensi desa, menambah pemasukan desa, serta mempermudah masyarakat untuk dapat mengonsumsi ikan air tawar guna mencukupi kebutuhan gizi masyarakat dengan kandungan gizi yang ada dalam ikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menambah wawasan terhadap BUMDes Karya Muda Pandanajeng mengenai pentingnya melakukan pengembangan pemasaran secara digital demi meningkatkan promosi penjualan ikan air tawar. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah partisipatif, yaitu metode yang berorientasi kepada upaya peningkatan peran masyarakat secara langsung dalam proses dan pelaksanaannya. Pendampingan ini dilakukan melalui sharing keilmuan pemasaran digital, persiapan pembentukan media yang digunakan untuk pemasaran secara digital, serta realisasi pemasaran secara digital, dan pemantauan pelaksanaan. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa melakukan pengembangan pemasaran secara digital di BUMDes Karya Muda Pandanajeng memiliki kendala yakni, belum adanya tenaga kerja yang dapat diberi tanggung jawab dalam pelaksanaan pemasaran digital. Oleh karena itu, pengabdi memberikan saran serta pengertian terhadap direktur BUMDes Karya Muda Pandanajeng untuk menunjuk anggota yang memiliki pengetahuan mengenai media sosial dan pemasaran digital, yang selanjutnya dapat mengembangkan pemasaran secara online melalui sosial media marketing.Kata Kunci: Pemasaran Digital;,  Ikan Air Tawar, BUMDes