cover
Contact Name
Ahmad Kholiqul Amin
Contact Email
choliqamin@gmail.com
Phone
+6285648732677
Journal Mail Official
lppm@ikippgribojonegoro.ac.id
Editorial Address
Jalan Panglima Polim No.46 Bojonegoro
Location
Kab. bojonegoro,
Jawa timur
INDONESIA
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat)
Published by IKIP PGRI BOJONEGORO
ISSN : 25811320     EISSN : 25812572     DOI : http://dx.doi.org/10.30734
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas that have been achieved in the area of community services. J-ABDIPAMAS, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Community Services Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Education for Sustainable Development.
Articles 430 Documents
Pelayanan Administrasi Digital untuk Meningkatkan Kinerja Pelayanan Administrasi di Desa Kalisidi Rini Muzayanah; Muhammad Syauqi Al-Haqqi; Subhan Subhan; Apri Dwi Lestari; Muhammad Daffa Izzuddin; Yuliana Putri Setyowati; Fidya Nur Styaningsih; Nur Afan Syarifudin; Ahmad Raihan; Wiyan Herra Herviana; Adam Satrio Kanza; Muhammad Iqhbal Abdillah; Istiqomah Istiqomah; Rafael Vito Adrian; Gading Nur Salmi; Cecep Bagus Surya Karta Atmaja; Budi Prasetio
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2826

Abstract

ABSTRACTVillage is the smallest element in the goverment administration which has an obligation to realize the welfare of the village community. To create the welfare of the community, administrative services must be carried out effectively by implementing digitalization. This activity will identify training activities on digitizing administrative services carried out in Kalisidi Village and analyze the extent of the influence of digitalization on improving village government performance. The methods that the researcher uses in writing this article include Forum Group Discussion (FGD), demonstration, and evaluation. The surveys carried out included an analysis of service needs in Kalisidi village, demonstration of the use of services, and observation of satisfaction with the service system of Kalisidi Village that had been developed. The results of the training activities carried out can be seen from the understanding of the skateholder of Kalisidi village in using the Kalisidi village information management service system. The existence of training on digitizing administrative services should maximize the use of digital service information systems so that the performance of the Kalisidi village government increases.. Kata Kunci: Digitalization; Administration; Village;Training.   ABSTRAKDesa merupakan unsur terkecil dalam tata kelola pemerintahan yang memiliki kewajiban untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat desa. Untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat, tata kelola pelayanan administrasi harus dilakukan secara efektif dengan mengimplementasikan Digitalisasi. Kegiatan ini akan mengidentifikasi kegiatan pelatihan digitalisasi pelayanan administrasi yang dilaksanakan di Desa Kalisidi untuk mengetahui sejauh mana pengaruh digitalisasi terhadap peningkatan kinerja pemerintahan desa dalam kegiatan pelayanan administrasi. Metode yang peneliti gunakan dalam penulisan artikel ini antara lain Forum Group Discussion (FGD), demonstrasi, dan evaluasi. Survei yang dilakukan meliputi analisis kebutuhan layanan di desa Kalisidi, demonstrasi penggunaan layanan, dan observasi kepuasan terhadap sistem pelayanan Desa Kalisidi yang telah dikembangkan. Hasil dari kegiatan pelatihan yang dilakukan dapat dilihat dari pemahaman perangkat desa Kalisidi dalam menggunakan sistem layanan manajemen informasi desa kalisidi. Adanya pelatihan digitalisasi pelayanan administrasi hendaknya memaksimalkan penggunaan sistem informasi pelayanan digital agar kinerja pemerintah desa Kalisidi meningkat. Kata Kunci: Digitalisasi; Administration; Desa; Pelatihan.
Pelatihan Penyusunan Bahan Ajar berbasis Digital sebagai Pemberdayaan Guru Yayasan Sunan Ampel Poncokusumo Rizki Amelia; Agus Mukti Wibowo; Fajar Rohman Hariri
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2804

Abstract

ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has led to the emergence of various complex problems for educational institutions. The learning process which originally ran face-to-face directly in the classroom, had to be shifted to online or distance learning. Madrasah in the Poncokusumo District are included in schools that implement online learning during the Covid-19 pandemic. Teachers of the Sunan Ampel Foundation, Poncokusumo District, have difficulty implementing online learning, especially in making digital teaching materials. So far, teachers only use the WhatsApp platform in carrying out learning. The implementation of this service aims to provide empowerment to Sunan Ampel Foundation teachers in developing digital teaching materials. This service is carried out using the Participatory Action Research (PAR) method. This methods consists of planning, implementation and evaluation analysis as well as activity barriers. This activity was carried out for one month involving 55 teachers from the Sunan Ampel Pomcokusumo Foundation. In general, the training on the preparation of digital teaching materials went well. Training participants gain knowledge about the concept of teaching materials and how to compose digital teaching materials using the Canva application. In general, participants were also highly motivated to compose digital teaching materials. Some of them have succeeded in producing a digital teaching material product. Training participants gain knowledge about the concept of teaching materials and how to compose digital teaching materials using the Canva application.  Keywords: online learning, madrasah teacher, digital teaching materials training ABSTRAKPandemi Covid-19 menyebabkan munculnya berbagai permasalahan yang kompleks bagi lembaga pendidikan. Proses pembelajaran yang semula berjalan secara tatap muka langsung di ruang kelas, terpaksa dialihkan menjadi tatap muka dalam jaringan atau yang disebut dengan Pembelajaran Jarak Jauh. Madrasah di wilayah Kecamatan Poncokusumo termasuk ke dalam sekolah yang menerapkan PJJ selama masa pandemi Covid-19. Guru Yayasan Sunan Ampel Kecamatan Poncokusumo mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran online, khususnya dalam membuat bahan ajar digital. Selama ini, guru hanya menggunakan platform WhatsApp dalam melaksanakan pembelajaran. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan memberikan pemberdayaan pada guru yayasan sunan ampel dalam mengembangkan bahan ajar digital. Pengabdian ini dilaksanakan dengan metode Participatory Action Research (PAR), terdiri dari perencanaan kegiatan, pelaksanaan dan analisis evaluasi serta hambatan kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu bulan dengan melibatkan 55 guru yayasan sunan ampel pomcokusumo Secara umum, pelatihan penyusunan bahan ajar digital berjalan dengan baik. Peserta pelatihan mendapatkan ilmu mengenai konsep bahan ajar dan cara menyusun bahan ajar digital dengan menggunakan aplikasi canva.  Kata Kunci: Pembelajaran online, Guru Madrasah, Pelatihan Bahan Ajar Digital
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik dari Limbah Kotoran Sapi dengan Mesin Kombinasi Pencacah dan Pengaduk di Desa Sengon Sari Sapitri Januariyansah; Safri Gunawan; Ayu Putri Ningsih
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2805

Abstract

ABSTRACTCattle farmers in Sengon Sari Village are one of the farmers who have problems in managing cow dung waste. They still have been able yet to manage cow dung waste so that it has an impact on environmental safety and health of community. Utilization of cow dung waste as the main ingredient of organic fertilizer by utilizing a combination chopper and stirrer machine is an alternative solution that can be chosen. The purpose of this community service activity is to solve partner problems. The implementation method is carried out by observation, discussion, lecturing, and working practice which is carried out in three stages, namely the preparation, implementation, and evaluation. The results of the activities run effectively with the resolution of partner problems. Partners earn additional income with organic fertilizer products from cow dung waste. The knowledge and skills of partners increased for making organic fertilizers with a combination chopper and stirrer machine. Cow dung processing into organic fertilizer is one form of good business management. The result show that with a combination chopper and mixer machine, fertilizer manufacturing activities can run well, effective, and efficient. Keywords: machine; effective; environment ABSTRAKPeternak sapi di Desa Sengon Sari merupakan satu di antara peternak yang mengalami permasalahan pengelolaan limbah kotoran sapi. Peternak belum mampu mengelola limbah kotoran sapi sehingga berdampak pada keamanan lingkungan dan Kesehatan masyarakat sekitar. Pemanfaatan limbah kotoran sapi menjadi bahan utama pupuk organik dengan memanfaatkan mesin kombinasi pencacah dan pengaduk menjadi solusi alternatif yang dapat dipilih. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menyelesaikan permasalahan mitra. Metode pelaksanaan dilakukan dengan observasi, diskusi, ceramah, dan praktik kerja yang dilakukan dalam tiga tahapan yaitu tahapan persiapan, tahapan pelaksanaan, dan tahapan evaluasi. Hasil kegiatan berjalan secara efektif dengan terselesaikannya permasalahan mitra. Mitra memperoleh pendapatan tambahan dengan produk pupuk organik dari limbah kotoran sapi. Pengetahuan dan keterampilan mitra tentang pembuatan pupuk organik dengan mesin kombinasi pencacah dan pengaduk meningkat. Pengolahan kotoran sapi menjadi pupuk organik merupakan salah satu bentuk manajemen usaha yang baik. Hasil yang diperoleh dengan mesin kombinasi pencacah dan pengaduk, kegiatan pembuatan pupuk dapat berjalan dengan baik, efektif, dan efisien. Kata Kunci: mesin; efektif; lingkungan
Diversifikasi Produk Sebagai Upaya Peningkatan Profit Pengrajin Kayu di Desa Kemenuh Gianyar Bali Pasca Pandemi Covid-19 Wiwin Hartanto; Luh Putu Indah Budyawati; Kristian Suhartadi Widi Nugraha; Akhmad Ryan Pratama
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2831

Abstract

ABSTRACTThe Covid-19 pandemic has hit Bali's economic sector, which depends on tourism and Small and Medium Scale Handicrafts. One of the most affected areas is Kemenuh Village in Gianyar Regency. This village was a center for wood artisans but then experienced sluggishness due to reduced sales of woodcraft products. The decline in sales of wood products was caused by the decline in people's purchasing power due to tourist restrictions due to the Covid-19 Pandemic. The latter had only displayed their products in art shop windows, resulting in a decrease in profit of up to 80% based on interviews with several art shop owners. The production of APE is adjusted to the demand for a relatively high market share, and this is because it must meet the needs of APE in 2,457 early childhood education program institutions in Bali Province. As an illustration, the number of early childhood education program institutions in Bali Province is 2,457, while in Gianyar Regency, there are 241 institutions.Keywords: art shop, ape, bali, diversification, education  ABSTRAKPandemi Covid-19 telah memukul sektor ekonomi Bali yang bergantung pada pariwisata dan Kerajinan Skala Kecil dan Menengah. Salah satu daerah yang paling terdampak adalah Desa Kemenuh di Kabupaten Gianyar. Desa ini merupakan sentra perajin kayu namun kemudian mengalami kelesuan akibat berkurangnya penjualan produk kerajinan kayu. Penurunan penjualan produk kayu disebabkan oleh turunnya daya beli masyarakat akibat pembatasan wisatawan akibat Pandemi Covid-19. Yang terakhir hanya memajang produknya di etalase art shop, sehingga terjadi penurunan keuntungan hingga 80% berdasarkan wawancara dengan beberapa pemilik art shop. Produksi APE disesuaikan dengan permintaan pangsa pasar yang relatif tinggi, karena harus memenuhi kebutuhan APE di 2.457 lembaga program PAUD di Provinsi Bali. Sebagai gambaran, jumlah lembaga program PAUD di Provinsi Bali sebanyak 2.457, sedangkan di Kabupaten Gianyar terdapat 241 lembaga.Kata Kunci: artshop, ape, bali, diversifikasi, pendidikan  
Pelatihan Pembuatan Paper Soap Berbahan Daun Kelor dan Promosi kesehatan Kepada PKK Perumahan Indah Yunitasari; Dwi Swastanti Ridianingsih; Nurul Hidayah; Krisno Punto
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.3260

Abstract

ABSTRACTMultiliteracy-based training, which combines the scientific dimensions of science and health. The purpose of this community service is to make paper soap from moringa leaves and promote health. This activity is important to carry out in order to broaden residents' insights in responding to the challenges of the post-pandemic coronavirus, optimize opportunities for utilizing Moringa leaves, and simultaneously package it as a health promotion effort. There were 20 participants from the Sukomaju Asri Residential PKK who took part in the activity and participated actively. The implementation of this community service goes through several stages, namely: designing activity schemes, licensing, outreach, making paper soap, and giving feedback to training participants. The result is that 90% of the trainees know the importance of washing soap using running water, and 50% of the trainees understand the steps to wash their hands properly before conducting the training. 85% of the trainees have never heard of paper soap; 75% of the trainees already know the benefits of Moringa leaves, which can kill bacteria; and after training, 90% of participants can apply paper soap making techniques. Participants understand the post-pandemic health paradigm change, which shows a figure of 85%. 70% of participants understood how to carry out early detection and self-protection in cases of COVID-19. ABSTRAKPelatihan berbasis multiliterasi, yang menggabungkan dimensi keilmuan sains dan kesehatan. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membuat paper soap berbahan dasar daun kelor dan promosi kesehatan. Kegiatan ini penting dilakukan dalam rangka membuka wawasan warga dalam menjawab tantangan pasca pandemic virus korona, mengoptimalkan peluang-peluang pemanfaatan daun kelor, lalu secara simultan dikemas sebagai upaya promosi kesehatan. Terdapat 20 peserta dari PKK Perumahan Sukomaju Asri yang mengikuti kegiatan dan berpartisipasi secara aktif. Penyelenggaraan pengabdian kepada masyarakat ini melalui beberapa tahapan, yaitu: perancangan skema kegiatan, perizinan, sosialisasi, pembuatan paper soap, serta yang terakhir adalah pemberian umpan balik kepada peserta pelatihan. Hasilnya 90% peserta pelatihan mengetahui pentingnya mencuci sabun dengan menggunakan air mengalir, 50% peserta pelatihan memahami langkah-langkah mencuci tangan dengan benar, sebelum melakukan pelatihan 85% peserta pelatihan belum pernah mendengar paper soap, 75% peserta pelatihan sudah mengetahui manfaat dari daun kelor yang dapat membunuh bakteri, dan setelah pelatihan 90% peserta dapat menerapkan pembuatan paper soap atau sabun kertas. Peserta memahami perubahan paradigma kesehatan pasca pandemic yang menunjukkan angka 85%. Sebesar 70% peserta memahami bagaimana cara melakukan deteksi dini dan proteksi diri pada kasus Covid-19.
Pelatihan Bisnis Startup Digital dan Perhitungan Break Event Point bagi Siswa Siswi SMK Hutama Kota Bekasi Febrisi Dwita; Supardi Supardi; Nurul Kamila; Muhammad Junaid Kamaruddin
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2897

Abstract

This training activity aims to provide knowledge and understanding both theoretically and practically about digital startup business and break event point calculations for students of SMK Hutama Bekasi City. Through this training, it is hoped that it can provide provisions and prepare SMK graduates to enter the digital business world as a startup and be able to calculate break even points to minimize the risk of loss from the business to be run. The method of implementing this service begins with the preparation stage, providing training materials, implementation (practicum business plan, digital marketing, and BEP calculation), then evaluating and reviewing. The results of this community service activity show that Hutama Vocational School students are able to make a business plan, understand and run a digital marketing work system for a new business, and perform break event point calculations properly. Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman baik secara teori maupun praktik tentang bisnis startup digital dan perhitungan break event point pada siswa-siswi SMK Hutama Kota Bekasi. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan bekal dan menyiapkan lulusan SMK untuk terjun ke dunia bisnis secara digital sebagai seorang startup dan mampu melakukan perhitungan break even point untuk memperkecil resiko kerugian dari bisnis yang akan dijalankan. Metode pelaksanaan pengabdian ini diawali dengan tahap persiapan, pemberian materi pelatihan, pelaksanaan (praktikum bisnis plan, digital marketing, dan perhitungan BEP), selanjutnya dilakukan evaluasi dan review. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa-siswi SMK Hutama mampu membuat bisnis plan, memahami dan menjalankan  sistem kerja digital marketing untuk sebuah usaha baru, dan melakukan perhitungan break event point dengan baik.
Mengembangkan Literasi Numerasi Anak Usia Dini melalui Media Pembelajaran Puzzel Edukatif-Interaktif Ramlah Ramlah; Nancy Riana; Agung Prasetyo Abadi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2171

Abstract

ABSTRACTIn the era of the industrial revolution 4.0,  literacy movement is still a very important concern in education sector. One of the literacy skills must be developed in early childhood is numeracy literacy in aspect of counting. Numeracy ability of early childhood has’nt been optimally developed. The application of educational-interactive puzzle learning media can be done by teachers and parents is an alternative to solve this problem. The purpose this activity to help teachers and parents in the Az-Zariyat environment of Pasirjengkol Village, Majalaya District, Karawang Regency in developing numeracy literacy skills in numeracy aspect of early childhood, through mentoring and training in making educational-interactive puzzle media. This service activity received very positive responses, this can be seen from the enthusiasm and active participation of the participants during activity. The level of satisfaction given by the participants was 87.5%. Participants gave the response “strongly agree” when educational-interactive puzzle media are applied to early childhood, to develop their numeracy literacy skills. In general, this service activity provides excellent feedback, and improves skills in using and making educational-interactive puzzle media for the participants. So, media can be implemented by teachers and parents to develop numeracy literacy skills arithmetic aspect of early childhood. ABSTRAKPada era revolusi industri 4.0, gerakan literasi masih menjadi perhatian yang sangat penting dalam sektor pendidikan. Salah satu kemampuan literasi yang harus dikembangkan pada anak usia dini adalah literasi numerasi pada aspek berhitung. Kemampuan berhitung anak usia dini belum berkembang secara optimal. Penerapan media pembelajaran puzzle edukatif-interaktif yang dapat dilakukan oleh guru dan orang tua, menjadi salah satu alternatif untuk mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan kegiatan pengabdian ini untuk membantu para guru dan orang tua di lingkungan PAUD Az-Zariyat Desa Pasirjengkol Kecamatan Majalaya, Kabupaten Karawang dalam mengembangkan kemampuan literasi numerasi pada aspek berhitung anak usia dini, melalui kegiatan pendampingan dan pelatihan pembuatan media puzzle edukatif-interaktif. Kegiatan pengabdian ini memperoleh tanggapan yang sangat positif, hal ini terlihat dari antusias dan partisipasi yang aktif dari para peserta selama kegiatan berlangsung. Tingkat kepuasan yang diberikan oleh para peserta, yaitu sebesar 87,5%. Peserta memberikan tanggapan ‘sangat setuju’ bila media puzzle edukatif-interaktif diterapkan pada anak usia dini, untuk mengembangkan kemampuan literasi numerasinya. Secara umum kegiatan pengabdian ini memberikan feed back yang sangat baik, dan meningkatkan keterampilan menggunakan dan  membuat media puzzle edukatif-interaktif bagi para peserta. Sehingga media tersebut dapat diimplementasikan oleh guru dan orang tua untuk mengembangkan kemampuan literasi numerasi pada aspek berhitung anak usia dini. 
Optimalisasi Digital Marketing Berbantuan E-Commerce Shopee untuk Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Petani Bangunharjo Sragen Dhany Efita Sari; Seli Fatmahwati; Vinna Idamatus Silmi; Kurniawan Ari Saputro
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.3048

Abstract

In the era of disruption 4.0, so as not to be eroded by ongoing technological developments, it is necessary to apply and understand technology in promotional activities so that it can help increase turnover and business expansion, especially among economic actors. The mushroom farmer group in Dukuh Bangunharjo, Jirapan Village, Sragen is one of the economic actors that has potential and needs to be developed. The method used is to provide direct assistance in creating and managing Shopee e-commerce accounts. Assistance is carried out for five times mentoring. The results of this activity show that the Bangunharjo farmer group still lacks knowledge about digital marketing, especially the use of Shopee sellers. From the results of the assistance it is evident that the Bangunharjo farmer group already understands the use and management of Shopee e-commerce as a media for promotion and sales. In addition, the Bangunharjo farmer group felt an increase in their skills on how to use various features at Shopee. After this mentoring activity, it is hoped that follow-up activities will be needed with ongoing coaching in using digital marketing effectively and optimally so that it can support marketing activities and increase sales of the Bangunharjo farmer group business.Di era disrupsi 4.0 agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi yang sedang terjadi maka diperlukan penerapan dan pemahaman teknologi dalam kegiatan promosi agar mampu membantu untuk meningkatkan omset dan perluasan usaha terutama dikalangan pelaku ekonomi. Kelompok tani jamur Dukuh Bangunharjo, Desa Jirapan, Sragen adalah salah satu pelaku ekonomi yang memiiki potensi dan perlu dikembangkan. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan pendampingan langsung pembuatan dan pengelolaan akun e-commerce  Shopee. Pendampingan dilakukan selama lima kali pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kelompok tani Bangunharjo masih minim pengethuan mengenai digital marketing terutama penggunaan Shopee seller. Dari hasil pendampingan terbukti bahwa kelompok tani Bangunharjo sudah memahami penggunaan dan pengelolaan e-commerce Shopee sebagai media promosi dan penjualan. Selain itu, kelompok tani Bangunharjo merasakan adanya peningkatan keterampilan tentang cara penggunaan berbagai fitur di Shopee. Setelah kegiatan pendampingan ini diharapkan perlunya kegiatan tindak lanjut dengan pembinaan berkelanjutan di dalam menggunakan pemasaran digital secara efektif dan optimal sehingga dapat mendukung kegiatan pemasaran dan meningkatkan penjualan usaha kelompok tani Bangunharjo.
Pemanfaatan Media Animasi dalam Literasi Keuangan Tingkat Sekolah Dasar Attin Warmi; Alpha GAlih Adirakasiwi; Ahmad Nawawi
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2796

Abstract

The inability of primary school kids to comprehend the significance of knowing financial literacy is the driving force behind this activity. The Ministry of Education and Culture of the Republic of Indonesia stated that financial literacy education should be given to children as early as possible, especially those who are preschool and elementary school age, which served as the inspiration for this activity due to the lack of understanding among elementary school students regarding the significance of understanding financial literacy. This activity's goal is to inform elementary school pupils about the value of financial literacy and how it directly relates to daily life. Students get interested and comprehend the value of financial literacy when engaging animation is used. The outcomes of this activity show that students have a better understanding of how to manage their money in daily life, and schools are assisted by having their kids learn about financial literacy. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman siswa-siswa sekolah Dasar mengenai  pentingnya memahami literasi keuangan, yang mana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengatakan bahwa Pendidikan literasi keuangan harus diberikan sedini mungkin kepada anak terutama pada anak usia pra sekolah dan sekolah dasar. Tujuan dari kegiatan ini yaitu ingin memberikan  pengetahuan kepada siswa-siswi sekolah dasar mengenai pentingnya literasi keuangan yang erat kaitannya dengan dikehidupan sehari hari. Penggunaan media animasi yang menarik membuat siswa tertariik dan paham akan pentingnya literasi keuangan.. Hasil yang didapat dari kegiatan ini yaitu siswa lebih paham mengenai pengelolaan keuangan dalam kehidupan sehari hari dan sekolah merasa terbantu dengan adanmya pembelajaran mengenai literasi keuangan untuk siswa-siswinya dengan adanya media animasi yang menarik.
Pelatihan Perancangan Pembelajaran Abad- 21 Melalui Pembelajaran Terintegrasi STEM Bagi Guru Sekolah Dasar Muhsinah Annisa; Asrani Asrani; Siti Radiati Salima; Mutia Handayani; Laila Norhayati
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.2711

Abstract

ABSTRACTThe discussion on STEM has been trending internationally since 2014 with 144 publications in IJ-STEM alone. For schools trying to use STEM education, it is important for teachers to first understand the major influences on developing students' talents using STEM. Sometimes, translating findings from STEM research into a workable form remains a challenge and a gap emerges. This gap between teachers and the education system, forces the need to hold a service workshop from lecturers to develop teachers' hands-on STEM skills to be applied in schools. The target of this activity is all teachers in the school, representing 28 teachers from SDN Handil Bakti, Barito Kuala Regency. This program is in the form of training conducted in the form of classical and group and mentoring which is carried out continuously for 3 months. The community service training went smoothly, this was marked by the attention and interactive questions and answers during the activity.  The result of this training is that it can add insight to teachers as much as 97.2%. The delivery of material is considered interactive, can improve skills in making STEM-integrated learning designs and making innovative learning models has been fulfilled with a minimum satisfaction index value of 82% far above the expected average.ABSTRAKPembahasan mengenai STEM telah menjadi tren secara internasional sejak 2014 yang telah mencapai 144 publikasi hanya di IJ-STEM. Bagi sekolah yang mencoba untuk menggunakan pendidikan STEM, maka penting bagi gurunya untuk memahami terlebih dahulu pengaruh besar terhadap pengembangan bakat siswa menggunakan STEM. Terkadang, menerjemahkan temuan dari penelitian STEM menjadi bentuk yang dapat diterapkan tetap menjadi tantangan tersendiri dan akhirnya muncul kesenjangan. Kesenjangan antara guru dengan sistem pendidikan ini, memaksa perlu diadakanya lokakarya pengabdian dari dosen untuk mengembangkan keterampilan langsung STEM guru untuk dapat diberlakukan di sekolah. Sasaran kegiatan ini adalah seluruh guru di sekolah perwakilan guru-guru SDN Handil Bakti Kab. Barito Kuala yang berjumlah 28 orang. Program ini berupa pelatihan yang dilakukan dalam bentuk klasikal dan kelompok serta pendampingan yang dilakukan secara berkesinambung selama 3 bulan. Pelatihan pengabdian masuarakat berjalan lancer, hal ini ditandai dengan adanya perhatian dan tanya jawab berlangsung interaktif pada saat kegiatan berlangsung.  Hasil dari pelatihan ini adalah dapat menambah wawasan guru sebanyak 97,2%. Penyampaian materi dianggap interaktif, dapat meningkatkan keterampilan dalam membuat rancangan pembelajaran terintegrasi STEM dan membuat model pembelajaran yang inovatif telah terpenuhi dengan nilai indeks kepuasan minimal sebesar 82% jauh di atas rata-rata yang diharapkan.