cover
Contact Name
Shitta Elvaretta
Contact Email
umlppm@gmail.com
Phone
+6287748828714
Journal Mail Official
umlppm@gmail.com
Editorial Address
Jurnal Dedikasi Untuk Negeri Universitas Muhammadiyah Lampung Jl. ZA. Pagar Alam, Labuhan, Labuhan Ratu, Kec. Kedaton, Kota Bandar Lampung, Lampung 35132
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Dedikasi untuk Negeri
ISSN : -     EISSN : 29629608     DOI : https://doi.org/10.36269/jdn.v1i2
Jurnal Dedikasi untuk Negeri adalah Jurnal yang terbit 2 kali dalam satu tahu yaitu pada bulan Juli dan bulan Desember. Dimana Focus and Scope Jurnal ini adalah Disiplin Ilmu yang mengarah kepada Pengabdian Kepada Masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 44 Documents
PELATIHAN MEMBANGUN EKONOMI KREATIF MENGGUNAKAN DIGITAL MARKETING PADA UMKM SENTRA INDUSTRI TAHU PEKON GADING REJO Waziana, Winia; Sari, Dita Novita; Saputra, Ricco Herdiyan; Hendrawan, Eko
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 2, No 2 (2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v2i2.2149

Abstract

Dunia industri di pedesaan biasanya adalah industri di sektor pertanian dan pangan. Pekon Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu adalah salah satu daerah yang memiliki industri dibidang pangan dari kedelai yaitu Tahu. Berbagai tantangan dan permasalahan kerap muncul untuk dapat mengembangkan usaha di era digital. Tantangan yang harus dihadapi adalah kurangnya pengetahuan para pelaku UMKM akan media yang dapat digunakan untuk penyebaran informasi dan promosi, serta pelaku UMKM belum mampu memanfaatkan teknologi Sistem Informasi sebagai media pemasaran produk UMKM. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan dan meningkatkan pengetahuan tentang perkembangan teknologi dan sistem informasi kepada pelaku UMKM Pabrik tahu agar dapat memanfaatkan teknologi informasi khususnya menggunakan website sebagai media untuk mempermudah promosi dan proses transaksi jual beli. Kegiatan pelatihan ini termasuk kedalam penelitian kualitatif. Langkah-langkah yang dilakukan adalah pendekatan kepada pihak-pihak terkait agar kegiatan yang dilaksanakan mencapai tujuan dan tepat sasaran. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan teknologi digital marketing pada UMKM Pabrik Tahu menjadi langkah strategis bagi pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis sebab dapat memperluas wilayah promosi dan penjualan. UMKM Pabrik Pembuatan Tahu Bu Lis dapat menyusun strategi yang tepat untuk mengatasi tantangan terkait penggunaan teknologi digital dalam konteks pemasarannya. Dengan demikian, pabrik tahu mampu meningkatkan daya saing perusahaan, menjangkau target pasar yang lebih luas, serta meningkatkan kinerja usaha.
Pelatihan Penulisan Laporan Akhir di STIKES Columbia Asia Medan Yolanda, Theresia; Elpriska, Elpriska; Yani, Asnita; Kurniawan Halawa, Fitra; Olivia Malau, Susanti; Sari, Juwita Rahmina Siva; Nababan, Theresia Yolanda; Kuanda, Reynaldi
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v3i2.3042

Abstract

Pelatihan penulisan laporan akhir merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menyusun laporan akademik yang berkualitas. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman mahasiswa terkait struktur, pengelolaan data, dan penggunaan referensi dalam penulisan laporan praktik lapangan. Pelatihan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui ceramah interaktif, praktik terarah, simulasi, dan bimbingan individual. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman mahasiswa dari 60% menjadi 85% pasca pelatihan. Peserta juga menunjukkan kepercayaan diri yang lebih tinggi dalam menyusun laporan akhir, terutama berkat pengenalan alat manajemen referensi dan latihan berbasis studi kasus. Program ini efektif dalam mengatasi hambatan penulisan akademik dan dapat dijadikan model bagi institusi pendidikan lainnya. Namun, diperlukan penyesuaian durasi dan pendalaman materi untuk hasil yang lebih optimal.
Penguatan Soft Skills Mahasiswa melalui Pelatihan Manajemen dan Pembelajaran Kolaboratif pada Mahasiswa Perguruan Tinggi Ansarika, Roy Dedi; Tarigan, Natalia Widya Pasca; Br Sembiring, Elita Modesta; Saragih, Sontina; Br Sembiring, Yenita; Yani, Asnita
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v3i2.3047

Abstract

Pengembangan soft skills merupakan elemen penting dalam meningkatkan daya saing mahasiswa di dunia kerja. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat soft skills mahasiswa, khususnya dalam aspek manajemen waktu, komunikasi, dan kerja tim, melalui pelatihan berbasis manajemen dan pembelajaran kolaboratif. Program ini melibatkan 50 mahasiswa dari berbagai program studi di perguruan tinggi, yang mengikuti workshop selama tiga hari. Metode pelatihan mencakup simulasi, diskusi kelompok, dan studi kasus, dengan evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, serta wawancara kualitatif. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan manajemen waktu, komunikasi, dan kerja tim, dengan rata-rata skor post-test meningkat sebesar 30%. Temuan ini sejalan dengan teori Goleman (1998) mengenai kecerdasan emosional dan model Tuckman (1965) tentang dinamika kerja tim. Pelatihan ini terbukti efektif dalam mendukung pengembangan soft skills mahasiswa dan dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum untuk dampak yang lebih berkelanjutan.
OPTIMALISASI PERAN MAHASISWA KKN SEBAGAI TENAGA PENGAJAR DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN DI DESA GONGSOL, KECAMATAN MEREKA, KABUPATEN KARO zulfikar, fauzan zulfikar
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v3i2.2669

Abstract

Pendidikan merupakan faktor penting bagi setiap manusia yang bertujuan untuk mengembangkan potensi dan mencerdaskan individu dengan lebih baik. Dalam pelaksanaan pendidikan tentu membutuhkan tenaga pengajar yang bertugas untuk mengajar, baik mengajar dalam pendidikan formal atau non-formal. Kuliah Kerja Nyata (KKN) kami lakukan di Desa Gongsol kecamatan Merdeka Kabupaten Karo. Tujuan kami melakukan KKN di desa tersebut adalah melakukan pengabdian kepada masyarakat dan membantu dalam meningkatkan pendidikan anak-anak desa tersebut. Antusias dan semangat belajar anak-anak desa gongsol  sangat tinggi namun tenaga pengajar yang ada di desa sangat terbatas sehingga menjadi kendala bagi anak-anak tersebut untuk meraih pendidikan. Dengan demikian pada artikel ini memiliki judul Optimalisasi Peran Mahasiswa KKN Sebagai Tenaga Pengajar dalam Menigkatkan Pendidikan di Desa Gongsol. Penelitian ini juga melakukan observasi lapangan untuk melihat potensi dan permasalahan yang ada di desa Gongsol. Hasil dari kegiatan KKN memberikan gambaran mengenai semangat dan antusias yang diberikan anak-anak serta masyarakat mengenai peran mahasiswa sebagai tenaga pengajar dalam membantu pendidikan di desa Gongsol melalui kegiatan pendidikan formal dan non-formal yang telah dilakukan oleh KKN Nonreguler.
Pendampingan GENIUS: Gerakan Nutrisi Dan Psikologi Untuk Anak Sehat Dalam Pencegahan Stunting Berbasis Komunitas Di Desa Tanjung Hilir Kecamatan Lumbis Undunsyah, Cici Ismuniar; Manurung, Nazwa; Noviyanti, Nur Indah
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v3i2.2825

Abstract

Stunting is a chronic nutritional problem that hinders both physical and cognitive growth in children. It occurs due to a lack of proper nutritional intake during the first 1,000 days of a child’s life, from pregnancy to two years of age. In Tanjung Village, located in Nunukan Regency, North Kalimantan, stunting has become a serious issue, with a prevalence rate reaching 30%. Several key factors contributing to stunting in Tanjung Village include low economic conditions, limited parental education, restricted access to healthcare, poor sanitation, and early marriage/teen pregnancy. The impacts of stunting include stunted physical growth, cognitive impairments, and long-term health risks. The Nunukan Regency Government has implemented various efforts to combat stunting, such as nutrition supplementation programs, nutrition education, improved healthcare access, and sanitation programs. These efforts continue to be pursued to this day. As a proposed solution to prevent stunting, a holistic, community-based intervention program could be implemented. This program integrates nutrition education and psychosocial support education by providing information on parenting practices and facilitating the utilization of local resources, such as processing food from pisang kapok (local bananas). The result of this program is an improvement in the community’s knowledge regarding the educational topics delivered.
PELATIHAN PENGEMBANGAN DIRI MAHASISWA BERKOMPETENSI BAHASA INGGRIS DI STIKES COLUMBIA ASIA MEDAN br sembiring, yenita; Saragih, Sontina; Ansarika, Roy Dedi; Tarigan, Natalia Widya Pasca; Tarigan, Sri Ninta; Ginting, Kristi Endah Ndilosa
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v3i2.3028

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu kompetensi esensial bagi mahasiswa di era globalisasi, khususnya di bidang kesehatan, di mana kemampuan ini mendukung akses terhadap literatur internasional dan interaksi lintas budaya. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris dan keterampilan pengembangan diri mahasiswa STIKES Columbia Asia Medan melalui pelatihan berbasis praktik dan kontekstual. Metode pelatihan meliputi pre-test, pelatihan intensif, dan post-test, yang dirancang untuk mengintegrasikan keterampilan bahasa Inggris dengan pengembangan soft skills, seperti komunikasi interpersonal, kerja tim, dan manajemen waktu. Pelatihan berlangsung selama empat hari dengan pendekatan interaktif, termasuk simulasi skenario profesional, latihan menulis akademik, dan diskusi kelompok. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan bahasa Inggris, kepercayaan diri, dan keterampilan soft skills mahasiswa, dengan rata-rata peningkatan skor post-test sebesar 30%. Program ini membuktikan efektivitas pendekatan berbasis praktik dalam menjawab kebutuhan spesifik mahasiswa kesehatan, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan kompetensi mereka untuk bersaing di dunia kerja global. Program ini diharapkan menjadi model untuk pelatihan serupa di institusi lain, sekaligus mendukung misi STIKES Columbia Asia Medan dalam menghasilkan lulusan yang kompeten secara akademik dan profesional.
Fun Realistic Mathematic Education Berbasis Local Technology dan Penggunaan Media Geoboard Dalam Pembelajaran Geometri Siswa Marian, S.Pd., M.Pd, Fungky
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 3, No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v3i2.3147

Abstract

Pembelajaran geometri di sekolah dasar sering menghadapi tantangan berupa rendahnya minat siswa dan kurangnya pemahaman konsep. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran geometri melalui penerapan Fun Realistic Mathematic Education (FRME) berbasis teknologi lokal dan penggunaan media Geoboard di SD Muhammadiyah Kleco. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif dengan pelaksanaan kegiatan terdiri dari observasi, perencanaan, pelatihan untuk guru, serta pembelajaran inovatif untuk siswa. Media Geoboard digunakan untuk memvisualisasikan konsep geometri secara konkret, sementara FRME membantu siswa memahami matematika melalui konteks dunia nyata. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam partisipasi siswa (85%), nilai rata-rata tes geometri (dari 60 menjadi 80), serta kompetensi guru dalam merancang pembelajaran inovatif. Program ini juga berhasil meningkatkan kreativitas siswa melalui aktivitas prakarya. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi FRME dan Geoboard dapat menjadi solusi praktis untuk meningkatkan pembelajaran geometri. Simpulan dari program ini adalah bahwa integrasi konteks lokal dan teknologi tepat guna dapat meningkatkan mutu pembelajaran matematika secara berkelanjutan. Model ini direkomendasikan untuk direplikasi di sekolah lain sebagai upaya transformasi pendidikan matematika
SOSIALISASI PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS MELALUI TEKNOLOGI ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) BAGI SISWA SMK Kasriyati, Destina; Andriani, Refika; Halim, Pratiwi Dinata
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v4i1.3242

Abstract

Perkembangan teknologi saat ini berkembang sangat pesat, dalam era masyarakat 5.0, Artificial Intelligence (AI) adalah salah satu perkembangan teknologi. AI adalah gagasan tentang masyarakat yang sepenuhnya terintegrasi dengan teknologi digital. Saat ini dunia pendidikan sudah sangat dimudahkan dengan adanya AI, salah satunya sebagai media belajar siswa dalam mengakses materi pelajaran. Kegiatan pelaksanaan pengabdian ini telah dilaksanakan di salah satu sekolah Kejuruan Swasta di Pekanbaru. Adapun hasil Sosialisasi kegiatan ini menunjukan bahwa terdapat peningkatan pemahaman siswa terhadap penggunaan AI dalam pembelajaran khusunya bahasa Inggris. Berdasarkan hasil pre test untuk jawaban Iya yaitu dengan rata-rata 9,6, sementara jawaban tidak adalah 8,28. Sedangkan untuk hasil Post test dengan jawaban Iya menunjukkan rata-rata 10,8 dan jawaban tidak yaitu 4,2. Ini menunjukkan peningkatan pemahaman terhadap jawaban Iya dan penurunan terhadap jawaban Tidak, yang menunjukkan bahwa semakin sedikit peserta yang meragukan atau menolak penggunaan AI. Penurunan ini menunjukkan bahwa kegiatan sosialisasi berhasil mengurangi ketidakpahaman atau ketidakpercayaan terhadap AI. Dengan pemahaman yang meningkat dan keraguan yang berkurang, kegiatan ini dapat dianggap berhasil dalam memberikan pengetahuan yang lebih baik bagi siswa.
Implementasi Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Perkembangan Sosial Peserta Didik SD (Sikap Empati dan Toleransi) untuk Menerima Keberagaman Sholehah, Nur Rahmadhani
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v4i1.3570

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan multikultural dapat membentuk perkembangan sosial peserta didik sekolah dasar, khususnya dalam hal sikap empati dan sikap toleransi terhadap keberagaman. Metode yang digunakan yaitu kualitatif dengan library research (kajian kepustakaan) teknik analisis data menggunakan penyajian data, kondensasi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan, pendidikan multikultural di sekolah dasar memiliki sifat yang sistemik dan holistik, sehingga perlu dikembangkan secara menyeluruh. Melalui pendidikan multikultural, peserta didik akan memahami keberagaman dan mampu mengembangkan rasa toleransi yang kuat. Salah satu strategi utama adalah integrasi kurikulum yang mencakup materi-materi yang beragam secara budaya. Guru dapat memasukkan cerita, sejarah, dan tradisi dari berbagai kelompok etnis dan budaya ke dalam setiap mata pelajaran. Penerapan pendidikan multikultural di sekolah dasar dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler yang melibatkan keragaman budaya, diskusi kelompok serta pelatihan dan pengembangan profesional bagi guru, serta kepedulian antar peserta didik.
PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN DENGAN ALAT PERAGA MENARA HANOI UNTUK MENUMBUHKAN KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS WARGA BELAJAR PAKET B Nasution, Muhammad Awaludin; Pertiwi, Mutiara; Fitri, Azela; Syahraini, Alfi; Kurniawan, Surya; Kusnandi, Kusnandi; Yulianti, Kartika
Jurnal Dedikasi untuk Negeri Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UML

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jdn.v4i1.3178

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan kecerdasan logis-matematis warga belajar di salah satu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi bahwa pembelajaran matematika paket B belum mengoptimalisasikan media dalam proses belajarnya termasuk alat peraga. Hal ini disebabkan karena media belum terfasilitasi dengan baik, padahal belajar matematika dengan alat peraga dapat menumbuhkan tantangan bagi pembelajar termasuk alat peraga menara hanoi. Pengabdian terdiri dari beberapa tahapan yaitu observasi, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam pelaksanaan kegiatan warga belajar dibagi menjadi tiga kelompok dan mencoba mencari langkah minimum perpindahan dan menganalisis strategi yang harus digunakan untuk mencapai tujuan. Berdasarkan hasil angket kecerdasan logis-matematis didapatkan bahwa menara hanoi dapat menumbuhkan kecerdasan logis-matematis lebih dari 70% warga belajar, sehingga dapat dikatakan bahwa alat peraga ini cocok digunakan untuk menumbuhkan kecerdasan logis matematis dalam proses pembelajaran khususnya pada materi pola bilangan. This community service activity aims to foster the logical-mathematical intelligence of learning residents at one of the Community Learning Activity Centers (PKBM) in West Bandung Regency, West Java Province. This activity was motivated by the observation that package B mathematics learning had not optimized the media in the learning process, including teaching aids. This is because the media has not been well facilitated, even though learning mathematics with visual aids can create challenges for students, including the Hanoi tower props. The service consists of several stages: observation, implementation, and evaluation. In carrying out the activity, students are divided into three groups and try to find the minimum steps of movement and analyze the strategies that must be used to achieve the goal. Based on the results of the logical-mathematical intelligence questionnaire, it was found that the hanoi tower can foster logical-mathematical intelligence of more than 70% of the learning population, so it can be said that this teaching aid is suitable for growing logical-mathematical intelligence in the learning process, especially in number pattern material.