cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8,292 Documents
Analisis Model Bisnis Syariah Pada Usaha Kemplang Tunu di Desa Pipa Putih Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir (Studi Kasus pada Usaha Bik As Kemplang) Haji Rizki; Rina Dwi Wulandari; Yuniar Handayani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model bisnis syariah pada usaha Bik As Kemplang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam penerapan model bisnis tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pemilik usaha, pekerja, dan konsumen. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi untuk menguji keabsahan data. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan model bisnis yang sesuai dengan prinsip ekonomi syariah pada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya pada industri makanan tradisional seperti kemplang tunu. Usaha kemplang tunu di Desa Pipa Putih memiliki potensi ekonomi yang cukup besar sebagai produk kuliner khas daerah, namun pengelolaannya masih bersifat tradisional sehingga perlu dianalisis kesesuaiannya dengan prinsip bisnis syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha Kemplang Tunu Bik As telah menerapkan model bisnis syariah melalui kepatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah, seperti menghindari riba, gharar, dan maisir, serta menerapkan nilai kejujuran, keadilan, dan transparansi dalam transaksi dan pelayanan. Aspek kehalalan produk juga terpenuhi melalui penggunaan bahan baku yang halal dan proses produksi yang bersih, meskipun belum memiliki sertifikasi halal formal. Selain itu, usaha ini menunjukkan tanggung jawab sosial melalui keterlibatan masyarakat sekitar. Kualitas produk dijaga melalui bahan baku yang baik, proses produksi yang terstruktur, serta konsistensi rasa dan kesegaran. Faktor pendukung meliputi komitmen terhadap kehalalan dan kejujuran, tidak adanya pinjaman berbunga, serta dukungan keluarga, sedangkan faktor penghambatnya adalah keterbatasan tenaga kerja, persaingan usaha, dan faktor cuaca yang memengaruhi produksi.
Transformasi Gaya Manajemen Kelas Guru Pendidikan Pancasila dalam Menghadapi Phubbing di Era Digital Novi Dwi Fitria; Rianda Usmi; Siti Maizul Habibah; Walib Abdullah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12509

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi gaya manajemen kelas guru Pendidikan Pancasila sebagai classroom manager dalam membentuk kedisiplinan akademik siswa di SMKN 2 Ngawi pada era digital. Fokus penelitian diarahkan pada perubahan pendekatan guru dalam mengelola kelas yang pada awalnya cenderung permissive, yaitu memberikan kelonggaran penggunaan smartphone dalam pembelajaran, menuju pendekatan yang lebih terarah, tegas, komunikatif, dan edukatif sebagai respons terhadap gangguan penggunaan smartphone di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas dua guru Pendidikan Pancasila dan tujuh peserta didik, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi teknik, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dalam artikel ini, data hasil penelitian ditafsirkan ulang menggunakan teori Diana Baumrind dengan fokus pada gaya permissive dan authoritative. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap awal, guru Pendidikan Pancasila memberikan ruang kelonggaran penggunaan smartphone untuk mendukung pembelajaran, namun kelonggaran tersebut kemudian mulai dibatasi karena berdampak pada menurunnya perhatian, keterlibatan, dan kedisiplinan akademik siswa. Selanjutnya, guru mengembangkan pendekatan yang lebih authoritative melalui penetapan aturan penggunaan smartphone secara jelas, pengawasan aktif, teguran yang tegas namun tetap menghargai siswa, serta dialog agar siswa memahami pentingnya disiplin akademik. Transformasi tersebut berkontribusi pada meningkatnya keteraturan kelas, keterlibatan siswa, dan pembiasaan tanggung jawab akademik.
Akibat Hukum Wanprestasi dalam Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah terhadap Penerbitan Akta Jual Beli Lailatus Syoleha; Widodo Widodo; Subekti Subekti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12510

Abstract

Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) merupakan instrumen hukum yang banyak digunakan dalam transaksi jual beli tanah sebelum seluruh persyaratan untuk pembuatan Akta Jual Beli (AJB) terpenuhi. Dalam praktiknya, wanprestasi yang terjadi setelah PPJB dapat menimbulkan persoalan hukum yang semakin kompleks apabila AJB telah diterbitkan dan hak atas tanah telah beralih kepada pembeli. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akibat hukum wanprestasi dalam PPJB terhadap penerbitan AJB, mengkaji kedudukan hukum para pihak, menganalisis pertimbangan hakim mengenai tuntutan ganti rugi, serta menilai batas tanggung jawab Notaris/Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Sidoarjo Nomor 227/Pdt.G/2021/PN.Sda. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan, sedangkan bahan hukum sekunder diperoleh dari literatur ilmiah yang relevan. Analisis dilakukan secara deskriptif kualitatif menggunakan penalaran deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanprestasi pembeli tidak secara otomatis mengakibatkan pembatalan AJB maupun Hak Tanggungan yang telah diterbitkan secara sah, sehingga hubungan hukum dengan pihak ketiga tetap memperoleh perlindungan berdasarkan sistem pendaftaran tanah. Penelitian juga menemukan bahwa tuntutan ganti rugi tidak dipertimbangkan oleh majelis hakim karena tidak dicantumkan dalam petitum gugatan meskipun telah diuraikan dalam posita. Selain itu, tanggung jawab Notaris/PPAT terbatas pada aspek formal pembuatan akta autentik dan tidak mencakup pelaksanaan kewajiban para pihak setelah akta ditandatangani. Temuan ini menegaskan pentingnya ketelitian dalam penyusunan gugatan serta perlunya penguatan klausul PPJB guna memberikan perlindungan hukum yang lebih optimal bagi para pihak dalam transaksi jual beli tanah.
Perlindungan Hukum Masyarakat Hukum Adat Suku Awyu di Kabupaten Boven Digoel dalam Sengketa Keputusan Kelayakan Izin Lingkungan (Studi Putusan MA No. 458) Kornelis Mario Alvarado Anu; Ernu Widodo; Sri Sukmana Damayanti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keabsahan prosedural dan substansial Keputusan Kelayakan Izin Lingkungan yang diterbitkan bagi PT Indo Asiana Lestari di Kabupaten Boven Digoel berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, serta menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap hak-hak Masyarakat Hukum Adat (MHA) Suku Awyu dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 458 K/TUN/LH/2024. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerbitan Keputusan Kelayakan Izin Lingkungan bagi PT Indo Asiana Lestari mengandung cacat prosedural karena tidak memenuhi prinsip partisipasi masyarakat adat secara bermakna (meaningful participation) dan asas keterbukaan informasi publik. Selain itu, keputusan tersebut juga bertentangan dengan asas kecermatan dan prinsip kehati-hatian (precautionary principle) karena tidak mempertimbangkan secara memadai dampak ekologis dan sosial terhadap wilayah hutan adat. Dari aspek perlindungan hukum, putusan mayoritas Majelis Hakim Agung dalam Putusan Nomor 458 K/TUN/LH/2024 lebih menitikberatkan pada keadilan formal melalui penolakan permohonan kasasi atas dasar daluwarsa tenggang waktu pengajuan gugatan tanpa memeriksa pokok sengketa. Sebaliknya, dissenting opinion Hakim Agung menekankan pentingnya keadilan substantif dengan menyatakan adanya pelanggaran terhadap kewajiban perlindungan masyarakat adat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Otonomi Khusus Papua, termasuk tidak terpenuhinya prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC). Temuan ini menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap Masyarakat Hukum Adat masih menghadapi tantangan dalam mewujudkan keseimbangan antara kepastian hukum, perlindungan lingkungan, dan penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat.
Pengangkatan Wali bagi Anak Luar Kawin sebagai Ahli Waris (Studi Putusan Pengadilan Negeri Dobo Nomor 2/Pdt.P/2023 PN Dobo) Lidya Barends; Fitri Ayuningtyas; Subekti Subekti; Ernu Widodo
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12512

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengangkatan wali bagi anak luar kawin yang masih di bawah umur untuk menjamin terlindunginya hak-hak keperdataan anak, khususnya dalam pengurusan hak yang timbul akibat meninggalnya ibu kandung, sebagaimana tercermin dalam Penetapan Pengadilan Negeri Dobo Nomor 2/Pdt.P/2023/PN Dobo. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini berfokus pada analisis pertimbangan hukum hakim dalam menetapkan pengangkatan wali bagi anak luar kawin sebagai ahli waris serta kesesuaian penetapan tersebut dengan ketentuan hukum positif di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach), menggunakan bahan hukum primer berupa peraturan perundang-undangan dan putusan pengadilan serta bahan hukum sekunder berupa doktrin dan literatur hukum yang dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hukum hakim telah didasarkan pada terpenuhinya syarat-syarat perwalian sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan dan Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2019 tentang Syarat dan Tata Cara Penunjukan Wali. Penetapan tersebut memberikan kewenangan kepada Pemohon sebagai wali secara terbatas untuk mengurus uang kematian, manfaat BPJS Ketenagakerjaan, dan uang pensiun yang menjadi hak anak. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penetapan tersebut pada prinsipnya telah sesuai dengan hukum positif dan mencerminkan perlindungan terhadap kepentingan terbaik bagi anak, meskipun pembuktian mengenai tidak diketahuinya keberadaan ayah biologis masih dapat diperkuat dengan alat bukti tertulis yang lebih memadai guna memberikan kepastian hukum yang lebih optimal.
Pengaruh Capital Structure, Firm Size dan Green Accounting terhadap Financial Performance dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi (Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020-2024) Nanda Aqila Zahra; Zuliyati Zuliyati; Ulva Rizky Mulyani
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12513

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh capital structure, firm size, dan green accounting terhadap financial performance dengan good corporate governance (GCG) sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan. Populasi penelitian mencakup seluruh perusahaan sektor energi yang terdaftar di BEI selama periode pengamatan, sedangkan penentuan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh 60 data penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi moderasi (Moderated Regression Analysis/MRA) dengan bantuan program EViews 12. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah financial performance, sedangkan variabel independennya meliputi capital structure, firm size, dan green accounting, dengan GCG sebagai variabel pemoderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa firm size berpengaruh positif dan signifikan terhadap financial performance, yang mengindikasikan bahwa perusahaan dengan ukuran yang lebih besar memiliki kemampuan yang lebih baik dalam menghasilkan kinerja keuangan. Sebaliknya, capital structure dan green accounting tidak berpengaruh signifikan terhadap financial performance. Selain itu, GCG tidak mampu memoderasi atau memperkuat hubungan antara capital structure maupun green accounting terhadap financial performance. Di sisi lain, GCG terbukti memperlemah pengaruh firm size terhadap financial performance. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas penerapan tata kelola perusahaan belum sepenuhnya mampu mengoptimalkan pengaruh struktur modal dan praktik akuntansi hijau terhadap kinerja keuangan perusahaan sektor energi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi manajemen perusahaan, investor, dan peneliti selanjutnya dalam memahami faktor-faktor yang memengaruhi financial performance pada sektor energi.
Pengaruh Likuiditas, Profitabilitas, Leverage, dan Cash Flow terhadap Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur Subsektor Makanan dan Minuman yang Terdaftar di Bei Periode 2022-2025 Inengah Aditya; Badrus Zaman; Linawati Linawati
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12514

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya financial distress sebagai indikator awal penurunan kondisi keuangan perusahaan yang dapat mengarah pada kesulitan keuangan hingga kebangkrutan. Kondisi ini mencerminkan ketidakmampuan perusahaan memenuhi kewajiban keuangannya akibat menurunnya kinerja operasional maupun kondisi keuangan, sehingga menjadi perhatian manajemen, investor, dan kreditur karena memengaruhi keberlangsungan usaha. Perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi harga bahan baku, perubahan daya beli masyarakat, inflasi, dan ketidakpastian ekonomi yang dapat memengaruhi stabilitas keuangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh likuiditas, profitabilitas, leverage, dan cash flow terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2025. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang telah diaudit, dengan sampel 77 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan IBM SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap financial distress, sedangkan leverage dan cash flow tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel independen berpengaruh terhadap financial distress. Temuan ini menegaskan pentingnya likuiditas dan profitabilitas dalam menentukan tingkat financial distress perusahaan.
Kajian Literatur: Implementasi Etika Profesi Dalam Meminimalisir Kecurangan Akuntansi Andini Rahmah Dani; Dara Novita Fitrianingsih; Nazwa Nabila Putri; Shely Pebiyyanti; Diah Ayu Sekar Astuti
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12515

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran penerapan standar etika profesional dalam menurunkan insiden kecurangan akuntansi pada organisasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kajian literatur terhadap berbagai publikasi yang relevan. Data penelitian diperoleh dari sepuluh artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2018–2025 dan diakses melalui Google Scholar menggunakan kata kunci “etika profesional”, “kecurangan akuntansi”, “penipuan”, “etika bisnis”, dan “pencegahan penipuan”. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi kesamaan temuan, pola hubungan, serta faktor-faktor yang mendukung efektivitas etika profesional dalam mencegah terjadinya kecurangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan prinsip integritas, objektivitas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, kerahasiaan, serta perilaku profesional berperan penting dalam membentuk sikap kerja yang bertanggung jawab dan menekan peluang terjadinya manipulasi informasi keuangan. Efektivitas standar etika menjadi lebih kuat apabila didukung oleh sistem pengendalian internal yang memadai, budaya organisasi yang berorientasi pada kejujuran, mekanisme pelaporan pelanggaran, serta penerapan tata kelola perusahaan yang baik. Dengan demikian, etika profesional tidak hanya berfungsi sebagai pedoman moral individu, tetapi juga sebagai instrumen pencegahan kecurangan yang perlu diintegrasikan ke dalam kebijakan, pengawasan, dan proses pengambilan keputusan organisasi. Temuan ini menegaskan pentingnya pendidikan etika berkelanjutan dan keteladanan pimpinan dalam mendeteksi serta melaporkan kecurangan akuntansi.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Lingkungan Kerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan PT Total Development Solution Arbyanto Saputro; Irwan Raharja
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12519

Abstract

Perkembangan industri jasa alih daya saat ini menuntut optimalisasi tata kelola sumber daya manusia demi tercapainya efisiensi dan kualitas layanan prima. PT Total Development Solution menghadapi tantangan operasional harian yang berkaitan erat dengan dorongan internal serta kenyamanan fisik maupun nonfisik tenaga kerjanya di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan membuktikan pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja, baik secara parsial maupun simultan, terhadap tingkat kepuasan kerja karyawan di PT Total Development Solution. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif statistik dengan metode survei kuesioner tertutup berskala Likert. Pengambilan sampel dilakukan melalui teknik non-probability sampling jenis sampling jenuh (saturated sampling) dengan melibatkan seluruh anggota populasi karyawan sebanyak 52 responden. Data primer yang terkumpul dianalisis menggunakan pengujian asumsi klasik dan analisis regresi linear berganda dibantu oleh perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil uji t menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan secara parsial (t-hitung = 7,776 > t-tabel = 2,01; p = 0,000). Demikian pula dengan lingkungan kerja yang terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan secara parsial (t-hitung = 6,248 > t-tabel = 2,01; p = 0,000). Secara simultan (uji F), kedua variabel independen tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan (f-hitung = 68,238 > f-tabel = 3,19; p = 0,000) , dengan kontribusi pengaruh (Adjusted R Square) sebesar 72,5%. Motivasi kerja yang dikelola dengan baik serta dukungan lingkungan kerja yang kondusif terbukti mampu mendongkrak kepuasan kerja karyawan secara optimal.
The Influence of Cost Perception and Financial Capability on the Intention to Register for Hajj: Evidence from South Jakarta, Indonesia Nur Rahma Zakiyah; Ahmad Maulidizen; Abdurrahman Faqih
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12520

Abstract

The increasing cost of Hajj in Indonesia has become an important issue that may influence Muslims' intention to register for the pilgrimage. In recent years, adjustments to Hajj costs have been implemented by the Government of Indonesia and the Indonesian Hajj Financial Management Agency (BPKH) to ensure the long-term sustainability of Hajj financing. While these policies are essential for maintaining financial stability, they may also alter public perceptions regarding Hajj affordability and affect individuals' willingness to register. In addition, financial capability is considered an important factor influencing prospective pilgrims' readiness to fulfill the financial requirements for Hajj. This study aims to examine the influence of cost perception and financial capability on the intention to register for Hajj among Muslim communities in South Jakarta, Indonesia. A quantitative research design with a cross-sectional survey was employed. Data were collected from 100 Muslim respondents residing in South Jakarta who had not previously performed Hajj through a structured questionnaire. The collected data were analyzed using descriptive statistics, validity and reliability tests, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis. The findings reveal that cost perception has a positive and statistically significant effect on Hajj registration intention. Financial capability also demonstrates a positive and significant influence on individuals' intention to register for Hajj. Furthermore, both variables jointly exert a significant effect on Hajj registration intention, explaining 29.0% of the variance in the dependent variable (R² = 0.290). These findings suggest that financial considerations remain important determinants of Hajj registration decisions, although other psychological, social, and institutional factors also contribute to individuals' intentions.