cover
Contact Name
Arif Mudi Priyatno
Contact Email
arifmudi11@gmail.com
Phone
+6282390449323
Journal Mail Official
riggs@universitaspahlawan.ac.id
Editorial Address
Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Jl. Tuanku Tambusai No.23, Bangkinang, Kec. Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau 28412
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business
ISSN : 29639298     EISSN : 2963914X     DOI : https://doi.org/10.31004/riggs.v1i1
Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) is published by the Department of Digital Business, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai in helping academics, researchers, and practitioners to disseminate their research results. RIGGS is a blind peer-reviewed journal dedicated to publishing quality research results in the fields of business and engineering. All publications in the RIGGS Journal are open access which allows articles to be available online for free without any subscription. RIGGS is a national journal with e-ISSN: 2963-914X, and is free of charge in the submission process and review process. Journal of Artificial Intelligence and Digital Business (RIGGS) publishes articles periodically twice a year, in January and July.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 3,872 Documents
Model Mediasi Kepuasan Kerja pada Pengaruh Budaya Organisasi dan Kompetensi terhadap Kinerja Pegawai Indriani, Indriani; Yuliaty, Farida; Kosasih, Kosasih; Paramarta, Vip; Fitriana, Fitriana
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif pengaruh budaya organisasi, kompetensi pegawai, dan kepuasan kerja terhadap kinerja pegawai di UPT Puskesmas Cikijing. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dan verifikatif dengan melibatkan sampel sebanyak 80 pegawai yang dipilih untuk merepresentasikan kondisi aktual di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi, kompetensi, kepuasan kerja, dan kinerja pegawai berada pada kategori cukup hingga tinggi. Temuan tersebut menggambarkan bahwa secara umum Puskesmas Cikijing telah memiliki lingkungan kerja yang kondusif, meskipun beberapa aspek, terutama terkait kinerja teknis pegawai, masih memerlukan peningkatan lebih lanjut. Analisis kuantitatif menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 18,1%. Kompetensi pegawai menjadi faktor paling dominan dengan kontribusi sebesar 54,5% terhadap kinerja. Secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan kontribusi sebesar 72,6%, yang menegaskan pentingnya sinergi antara nilai organisasi dan kemampuan individu dalam membentuk kinerja optimal. Selain itu, kepuasan kerja terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan kontribusi sebesar 81,5%. Hubungan antarvariabel juga menunjukkan bahwa budaya organisasi memengaruhi kepuasan kerja baik secara langsung sebesar 6,4% maupun tidak langsung melalui kompetensi sebesar 11,4%, sehingga total pengaruhnya mencapai 17,8%. Kompetensi memberikan pengaruh langsung sebesar 40,6% dan tidak langsung sebesar 11,4%, dengan total pengaruh 52%. Temuan ini menegaskan bahwa kepuasan kerja berfungsi sebagai variabel intervening yang memperkuat hubungan antara budaya organisasi dan kinerja pegawai, sehingga menjadi faktor strategis dalam meningkatkan efektivitas kerja di lingkungan puskesmas.
Formulasi dan Evaluasi Bath Bomb Essential Oil Chamomile dan Susu Kambing Qibtiyah, Mariatul; Budi, Setia; Atmaja, Dewi Susanti; Noval, Noval
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3379

Abstract

Kulit rentan mengalami kerusakan akibat paparan polusi, sinar UV, dan stres oksidatif yang menyebabkan kekeringan serta penuaan dini. Penggunaan bahan kimia dalam produk perawatan kulit berpotensi menimbulkan iritasi, sehingga diperlukan alternatif alami yang aman. Chamomile (Matricaria chamomilla L.) memiliki efek antiinflamasi dan aromaterapi, sedangkan susu kambing (Capra aegagrus hircus) kaya akan vitamin dan asam lemak yang berfungsi melembapkan kulit. Penelitian ini bertujuan menentukan formulasi optimal Bath Bomb Chamomile dan Susu Kambing berdasarkan variasi rasio asam sitrat dan sodium bicarbonate melalui evaluasi fisik. Metode penelitian menggunakan desain eksperimental dengan tiga rumus, yaitu F1 (1:3), F2 (3:1), dan F3 (1:1). Evaluasi meliputi uji organoleptis, pH, waktu larut, tinggi busa, dan iritasi pada lima responden, analisis dengan Kruskal-Wallis. Hasil menunjukkan seluruh formula memenuhi kriteria fisik dengan pH 4–7 dan waktu larut <5 menit tanpa menimbulkan iritasi. Formula 3 memberikan hasil paling optimal dengan keseimbangan pH, waktu larut, dan busa tinggi terbaik. Kesimpulannya menunjukkan bath bomb berbahan kamomil dan susu kambing dapat diformulasi dengan kualitas fisik yang memenuhi standar dan aman digunakan.
Mediating Function of Sustainable Agriculture in The Impact of FinTech on AI-Based Green Marketing Aditya, Ascasaputra; Artha, Bhenu; Hadi, Antonius Satria; Bahri, Bahri; Sari, Niken Permata; Sari, Utami Tunjung; Asri, Cahya Purnama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3384

Abstract

Global sustainability agendas, especially in the agricultural sector, are being advanced by the convergence of green marketing, sustainable agriculture, and technological innovation. Green marketing orientation gauges an organization's commitment to putting strategic, tactical, and internal procedures and activities into place with the goal of developing, communicating, and delivering goods and/or services with the least amount of environmental impact. FinTech is the use of cutting-edge digital technologies, like blockchain, digital credit, mobile banking, and alternative data analytics, to provide financial services, particularly in areas where traditional systems are still insufficiently advanced or exclusive. By improving efficiency, increasing access, lowering transaction costs, and promoting financial inclusion, all of which are essential components of sustainable development, FinTech has quickly upended traditional financial infrastructures. The purpose of this study is to determine the influence of fintech on sustainable agriculture and ultimately affect artificial intelligence (AI)-based green marketing. This research uses theoretical literature review as a research method. Authors found that fintech affects sustainable agriculture, and AI-based green marketing affected by sustainable agriculture. Digital finance has emerged as a transformative force in the agricultural sector, reshaping how farmers, agribusinesses, and intermediaries access and manage financial services. The agricultural value chain, which encompasses production, processing, distribution, and retail, has historically faced challenges related to inefficiency, lack of transparency, and limited access to credit. By integrating digital technologies such as mobile banking, blockchain, and digital payment systems, financial transactions within agriculture are becoming more transparent, accessible, and efficient.
Peran Teori Kapabilitas Dinamis dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi di Era Transformasi Digital Rosalina, Desi; Hendayana, Yayan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3395

Abstract

Dinamika lingkungan bisnis global yang semakin dipengaruhi oleh percepatan digitalisasi, disrupsi teknologi, dan kompetisi berbasis inovasi menuntut perusahaan untuk memiliki kemampuan adaptasi yang kuat. Dalam konteks ini, Teori Kapabilitas Dinamis (Dynamic Capabilities Theory) memberikan landasan teoretis yang komprehensif untuk menjelaskan bagaimana organisasi mampu mendeteksi peluang dan ancaman, memobilisasi sumber daya strategis, serta mengonfigurasi ulang struktur dan proses internal guna mempertahankan keunggulan kompetitif secara berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis konsep, evolusi teoretis, serta implikasi praktis kapabilitas dinamis dalam meningkatkan kinerja organisasi, dengan fokus khusus pada perusahaan teknologi di Indonesia yang beroperasi di tengah perubahan pasar yang cepat. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur mendalam terhadap artikel ilmiah, publikasi akademik, dan studi empiris terbaru yang relevan dengan pengembangan kapabilitas dinamis dalam era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa tiga dimensi utama dalam kapabilitas dinamis sensing, seizing, dan transforming memiliki peran krusial dalam memperkuat kemampuan perusahaan teknologi untuk berinovasi, merespons disrupsi pasar, serta meningkatkan kinerja operasional dan keuangan. Selain itu, perusahaan yang mampu membangun dan mengimplementasikan kapabilitas dinamis secara konsisten dapat menciptakan ketahanan organisasi, kelincahan strategis, serta daya saing jangka panjang di tengah perubahan teknologi yang semakin pesat. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi penguatan literatur manajemen strategis sekaligus menawarkan rekomendasi praktis bagi manajemen dalam merancang strategi adaptif di era digital.
Hubungan Dukungan Sosial, Efikasi Diri, dan Sikap dengan Self Management serta Perilaku Kontrol Rutin Pasien Hipertensi Rudianto, Yanto; Yuliaty, Farida; Nugroho, Taufan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3409

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang banyak mendapat perhatian dari berbagai kalangan masyarakat karena dapat menimbulkan dampak serius, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, seperti komplikasi kardiovaskular dan penurunan kualitas hidup. Kondisi ini menuntut adanya upaya penanggulangan yang komprehensif, terarah, dan berkelanjutan, khususnya dalam konteks pelayanan kesehatan primer. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam pengaruh dukungan sosial, self-efficacy, dan sikap terhadap peningkatan self management, yang pada akhirnya berimplikasi pada perilaku kontrol rutin pasien hipertensi di UPTD Puskesmas Kertajati Kabupaten Majalengka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif verifikatif dengan melibatkan 107 pasien hipertensi yang dipilih melalui teknik simple random sampling guna memastikan representativitas data. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner, sementara analisis data menggunakan pendekatan analisis deskriptif dan analisis jalur (path analysis) untuk melihat hubungan langsung maupun tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial, self-efficacy, sikap, self management, dan perilaku kontrol rutin berada pada kategori sangat baik, menggambarkan kesiapan dan keterlibatan pasien yang cukup tinggi dalam pengelolaan penyakitnya. Secara parsial, dukungan sosial, self-efficacy, dan sikap terbukti berpengaruh signifikan terhadap self management. Selanjutnya, self management memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku kontrol rutin. Hasil analisis jalur juga mengindikasikan bahwa self management berperan sebagai mediator dalam hubungan antara dukungan sosial, self-efficacy, dan sikap terhadap perilaku kontrol rutin. Berdasarkan temuan ini, Puskesmas disarankan untuk meningkatkan edukasi komprehensif, memperkuat kegiatan kelompok, serta mengoptimalkan program Prolanis guna meningkatkan dukungan sosial, self-efficacy, dan sikap pasien dalam mengelola hipertensi.
Pengaruh Program Edukasi dan Sanksi Perpajakan Terhadap Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak UMKM Ramadhani, Rizka; Satrio, Raihan; Hasibuan, Nazwa Salsabilla; Nurkhalisah, Syifa
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3414

Abstract

UMKM merupakan sektor strategis dalam perekonomian nasional yang memiliki kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja, namun tingkat kepatuhan pajaknya masih tergolong rendah. Kondisi ini menjadi hambatan dalam optimalisasi penerimaan negara, sekaligus menegaskan pentingnya penelitian mengenai efektivitas edukasi perpajakan dan penerapan sanksi dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh edukasi perpajakan dan sanksi pajak terhadap tingkat kepatuhan wajib pajak UMKM serta menilai kontribusi keduanya terhadap peningkatan kepatuhan pajak secara simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei melalui penyebaran kuesioner kepada 30 pelaku UMKM di wilayah Jakarta. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, dan normalitas, serta diuji menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi perpajakan berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan pajak (p = 0,005), sedangkan sanksi perpajakan tidak berpengaruh signifikan secara parsial (p = 0,051). Namun, secara simultan kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM (p = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan literasi dan pemahaman perpajakan merupakan faktor utama yang mendorong kepatuhan pajak pelaku UMKM. Implikasi praktisnya, otoritas pajak perlu memperkuat strategi edukasi yang terstruktur dan berkelanjutan disertai penerapan sanksi yang tegas dan konsisten. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas jumlah sampel serta memasukkan variabel baru seperti kualitas pelayanan fiskus dan digitalisasi administrasi perpajakan.
E-Commerce And Marketing Innovation Towards Consumer Buying Interest Case Study On Pt Ramayana Lestari Sentosa Tbk Manap, Abdul; Idris, Nurhaifa; Zainuddin, Zainuddin; Buana, Lilik Swarnata Angga; Saepullah, Asep
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3470

Abstract

The study aims to determine the effect of e-commerce (virtual) and marketing innovation on consumer purchasing interest at PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk. The implementation of e-commerce is carried out by PT. Ramayana Tbk in various business lines, by creating its own buying and selling website in collaboration with fintech companies such as Go-Pay and Dana. The e-commerce variable (electronic commerce) has a calculated r greater than the r table (0.183), so it can be said that all question items are able to measure what is to be measured (valid) and the e-commerce variable is 0.822, its value is greater than 0.70, so it can be said that the instrument used to measure the variable is reliable. The marketing innovation variable has a calculated r greater than the r table (0.183) and the marketing innovation variable is 0.775, its value is greater than 0.70, so it can be said that the instrument used to measure the variable is reliable. The consumer purchasing interest variable is 0.838, the value is greater than 0.70, so it can be said that the instrument used to measure this variable is reliable. Based on these results, the Sig value for the regression is 0.000 < 0.05, thus proving that e-commerce and marketing innovation simultaneously have a significant influence on consumer purchasing interest.
Perbandingan Tingkat Kepatuhan Pajak UMKM di Indonesia Sebelum dan Sesudah Pandemi COVID-19 Silalahi, Cantika Sarma Seicilia; Simangunsong, Heny Desiana; Lubis, Andina Febriana; Sihombing , Posma Esveransa; Nasution , Nazira Maulidia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3512

Abstract

Penelitian ini mengkaji dinamika kepatuhan pajak pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia dalam kurun waktu 2019 hingga 2024, yang mencakup periode sebelum dan pasca pandemi COVID-19. Melalui analisis data sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Pajak, studi ini menemukan adanya tren peningkatan kepatuhan meskipun dihadapkan pada tantangan ekonomi yang signifikan. Proporsi pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) secara tepat waktu mengalami kenaikan dari 57% pada tahun 2019 menjadi 68% di tahun 2024. Sementara itu, tingkat ketepatan waktu dalam pembayaran pajak juga menunjukkan perbaikan, dari 60% menjadi 72% pada periode yang sama. Fenomena peningkatan ini didorong oleh dua faktor utama, yaitu percepatan digitalisasi sistem perpajakan dan implementasi berbagai kebijakan insentif, seperti tarif PPh Final UMKM sebesar 0,5%. Namun demikian, temuan ini juga mengungkap bahwa sekitar 30% UMKM masih belum dapat memenuhi kewajiban perpajakannya secara penuh hingga tahun 2024. Kendala yang dihadapi mayoritas berasal dari terbatasnya pemahaman terhadap regulasi perpajakan, kesenjangan akses teknologi digital, serta persepsi masyarakat mengenai manfaat pembayaran pajak yang dinilai belum optimal. Implikasi dari penelitian ini menekankan bahwa strategi pemerintah kedepannya perlu lebih komprehensif, tidak hanya berfokus pada pemberian insentif, tetapi juga memperkuat program edukasi yang masif dan pemerataan infrastruktur digital. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem perpajakan yang lebih inklusif dan mudah dipahami oleh seluruh pelaku UMKM.
Analisis Faktor terhadap Variabel Dikotomi dengan Metode Maximum Likelihood dan Faktor Komponen Utama Purwanti, Ramadhani Dewi; Pertiwi, Kartika Eka; Ardilla, Ulfa Nurfitria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3513

Abstract

Penelitian ini menganalisis faktor dan membandingkan kedua metode pendugaan parameter yang umum digunakan yaitu metode maximum likelihood dan foktor komponen utama terhadap data dikotomi dengan korelasi polychoric dan melihat bagaimana performa kedua metode yang menghasilkan analisis faktor yang lebih baik berdasarkan nilai standardized root mean square of residual (SRMR) yang dihasilkan. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan bagi pengguna statistik tentang analisis faktor pada data dikotomi menggunakan korelasi polychoric dan perbandingan metode maximum likelihood dan metode faktor komponen utama. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data bangkitan. Data bangkitan berupa variabel dikotomi X1, X2, X3, X4, X5 dan X6. Setiap variabel Xi diasumsikan merupakan indikator-indikator dari suatu variabel laten kontinu (yaitu faktor). Metode penelitian yang dilakukan adalah studi pustaka dan simulasi data dengan menggunakan computer. Hasil penelitian ini yaitu: 1). Berdasarkan nilai communality dapat disimpulkan semakin banyak faktor yang digunakan maka kedua metode memberikan hasil yang semakin baik,. Namun nilai communality kedua metode semakin menurun seiring dengan meningkatnya ukuran sampel n. 2). Berdasarkan nilai SRMR dapat disimpulkan bahwa semakin banyak faktor yang digunakan, kedua metode juga memberikan hasil yang semakin baik,. Dan nilai SRMR kedua metode semakin menurun sdan semakin baik seiring dengan meningkatnya ukuran sampel n. 3). Untuk sampel berukuran lebih kecil (pada n bervariasi di setiap kasus model faktor) metode faktor komponen utama menghasilkan pendugaan model faktor yang lebih baik dibandingkan dengan metode maximum likelihood. Semakin besar ukuran sampel maka kedua metode memberikan hasil yang sama baiknya.
The Peran Subsidi Pendidikan dalam Meningkatkan Akses dan Kualitas Pendidikan di Indonesia Raja, Adelia Mestwo Lumban; Nababan, Amanda Agustina; Ayudis, Diaz; Aulia, Dinda; Lubis, Lara Nauly
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3552

Abstract

Pendidikan merupakan bagian penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi di Indonesia. Pemerintah sudah menerapkan beberapa kebijakan subsidi pendidikan agar semua orang bisa mendapatkan akses pendidikan yang adil dan kualitasnya meningkat, terutama bagi keluarga yang memiliki ekonomi lemah. Penelitian ini menggunakan analisis berdasarkan literatur untuk melihat peran subsidi pendidikan dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan. Peneliti menganalisis berbagai sumber seperti buku akademik, artikel jurnal, laporan pemerintah, serta data dari situs resmi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subsidi pendidikan membantu anak-anak dan remaja untuk bisa mengikuti pendidikan formal. Meskipun begitu, untuk meningkatkan kualitas pendidikan, subsidi perlu didukung oleh kebijakan lain, seperti pelatihan guru, perbaikan sarana sekolah, dan pengembangan kurikulum yang inovatif. Penelitian ini juga menyatakan bahwa subsidi pendidikan harus diintegrasikan dalam strategi pembangunan pendidikan secara keseluruhan agar bisa memberi manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dalam ranah ekonomi publik, dukungan keuangan untuk pendidikan dapat dipandang sebagai langkah strategis pemerintah guna meminimalkan kesenjangan sosial dan meningkatkan efisiensi tenaga kerja di masa depan. Statistik resmi menunjukkan bahwa ada peningkatan tingkat partisipasi sekolah antara 5-10% di kawasan yang kurang beruntung setelah penerapan dukungan tersebut, yang menunjukkan keefektifan dalam memperluas akses pendidikan. Namun, ada berbagai tantangan seperti praktik korupsi dalam pembagian dana dan ketidakmerataan fasilitas yang masih ditangani. Penelitian ini menawarkan suatu model yang menggabungkan subsidi dengan program peningkatan kapasitas bagi pengajar dan modernisasi kurikulum agar dapat memastikan dampak yang berkelanjutan. Dengan cara ini, subsidi bukan hanya sebagai bantuan finansial, melainkan menjadi pendorong untuk perubahan pendidikan yang lebih insklusif dan berkualitas, mendukung visi pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional.