cover
Contact Name
Khairuddin Tampubolon
Contact Email
khoir.tb@gmail.com
Phone
+6283185551001
Journal Mail Official
lemkomindo.jlas@gmail.com
Editorial Address
Jl. Seser, Perumahan Citra Mulia Sejahtera Blok D, no. 11 Medan Amplas, Sumatera Utara
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Journal Liaison Academia and Society
ISSN : 27981061     EISSN : 27980871     DOI : https://doi.org/10.58939/j-las
Jurnal Liasion of Academia and Sosiety (J-LAS) menerima naskah ilmiah dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk bidang ilmu : - Administrasi dan rumun ilmunya - Hukum dan rumpun ilmu lainnya - Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Akuntansi dan rumpun ilmu lainnya - Pendidikan, Olahraga dan rumpun ilmu lainnya - Teknik dan ilmu keteknisan lainnya - Agama dan Kebudayaan - Kesehatan dan Farmasi - Bahasa, Ilmu Komunikasi dan rumpun ilmu lainnya - Komputer dan rumpun ilmu komputer - Pertanian, Agroteknologi dan rumpun ilmu pertanian lainnya - Dan disiplin keilmuan lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 164 Documents
Digitalisasi Sistem Monitoring Kesehatan dan Infrastruktur Komunitas Berbasis IoT dan Big Data: Pelatihan Daring untuk Masyarakat Tanggap Teknologi Lumban Batu, Fider; Hani, Sheila; Rini, Rini; Herlina, Herlina; Efrizah, Doni; Misdawati, Misdawati; Ardi, Ardi; Supriono, Supriono
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1019

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat di era Revolusi Industri 4.0 telah membawa transformasi mendasar dalam berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam bidang kesehatan masyarakat dan pengelolaan infrastruktur lingkungan. Salah satu pendekatan yang dapat menjembatani pemanfaatan teknologi dalam konteks komunitas adalah penerapan sistem monitoring berbasis Internet of Things (IoT) dan Big Data. Namun demikian, rendahnya literasi digital di tingkat masyarakat, terutama pada kelompok masyarakat non-teknis dan kawasan semi-perkotaan, menjadi tantangan utama dalam proses adopsi dan implementasi teknologi tersebut. Menyikapi tantangan tersebut, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk memberikan pelatihan daring yang bersifat aplikatif, partisipatif, dan mudah diakses, guna meningkatkan pemahaman dan keterampilan dasar masyarakat dalam merancang dan mengoperasikan sistem monitoring kesehatan dan infrastruktur berbasis teknologi. Pelatihan dilaksanakan secara daring melalui platform video konferensi selama tiga sesi utama, meliputi pengenalan konsep IoT dan Big Data, praktik simulasi penggunaan perangkat sensor sederhana, serta integrasi data ke dalam dashboard pemantauan real-time. Metodologi yang digunakan menggabungkan pendekatan andragogi digital, microlearning, dan project-based learning untuk memastikan efektivitas pembelajaran bagi peserta dewasa. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi praktik, serta kuesioner kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan signifikan dalam tingkat pemahaman peserta terhadap konsep teknologi digital, serta keterampilan teknis dasar dalam penggunaan sensor dan platform analitik daring. Sekitar 85% peserta berhasil memahami dan mempraktikkan simulasi monitoring suhu dan kelembaban, serta menyusun rencana penerapan sistem monitoring sederhana di lingkungan masing-masing. Pelatihan ini tidak hanya memperluas literasi digital masyarakat, tetapi juga menumbuhkan semangat kolaborasi dan inisiatif berbasis data dalam menghadapi isu kesehatan dan infrastruktur lingkungan secara mandiri. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan daring berbasis teknologi dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dan agenda transformasi digital nasional. Pelibatan masyarakat dalam sistem monitoring berbasis IoT dan Big Data dapat menjadi langkah strategis dalam membentuk komunitas tanggap teknologi yang adaptif, inklusif, dan berdaya.
Penggunaan Media E-Book dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa kelas VIII SMP MADANI Tanjung, Yulia Tiara; Priono, Joko; Rahman, Arief; Lestari, Dewi Ayu
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1038

Abstract

Kegiatan  ini  bertujuan   untuk   meningkatkan   hasil  belajar  siswa   melalui penerapan media e-book berbasis digital pada mata pelajaran Matematika di kelas VIII  di  SMP  Madani.  Kegiatan  ini  menggunakan  pendekatan Kegiatan  Tindakan  Kelas  (PTK). Subjek Kegiatan terdiri atas 30 siswa kelas VIII-3. Data dikumpulkan melalui   pre-test   dan   post-test,   observasi,   angket,   dan   wawancara.   Hasil Kegiatan  menunjukkan  peningkatan  nilai  rata-rata  dari  68,5  (pra-siklus) menjadi  79,8  (siklus  I)  dan  89,8  (siklus  II).  Analisis  N-Gain  menunjukkan peningkatan  dari  kategori  sedang  (0,50)  ke  tinggi  (0,75).  Selain  itu,  siswa memberikan respons positif terhadap e-book yang digunakan, terutama karena tampilannya yang menarik, kontennya yang mudah dipahami, dan keberadaan evaluasi formatif di dalamnya. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa penggunaan e-book  yang  dikembangkan  berdasarkan  prinsip  teori  pembelajaran  kognitif dan  multimedia  learning  efektif  dalam  meningkatkan  pemahaman  konsep, keterlibatan  aktif,  dan  pembelajaran  mandiri.  Kebaruan  dari  Kegiatan  ini terletak pada pengembangan e-book yang didasarkan pada refleksi dan umpan balik  siswa.
Pelatihan Tata Kelola Administrasi dan Strategi Manajemen Operasional bagi Koperasi Digital Berbasis Komunitas Tampubolon, Khairuddin; Elazhari, Elazhari; Budijaya, M. Ikrar; Sibuea, Nur Halimah; Manullang, Marihot; Arifin, Syamsul Bahri; Sriyanto, Darmawan
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1015

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah memberikan peluang dan tantangan baru bagi pengelolaan koperasi, khususnya koperasi berbasis komunitas yang berorientasi pada ekonomi kerakyatan. Di tengah transformasi menuju era Society 5.0, koperasi dituntut untuk mampu beradaptasi dengan sistem administrasi dan manajemen operasional berbasis digital guna meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan transparansi kelembagaan. Namun demikian, masih banyak koperasi komunitas yang mengalami keterbatasan dalam penguasaan teknologi, rendahnya literasi digital pengurus, serta lemahnya sistem manajerial yang sistematis. Untuk menjawab permasalahan tersebut, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dirancang dalam bentuk pelatihan daring yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pengurus koperasi dalam mengelola administrasi digital dan menerapkan strategi manajemen operasional yang adaptif. Metode pelaksanaan kegiatan mencakup identifikasi kebutuhan mitra koperasi, penyusunan modul pelatihan kontekstual, pelaksanaan pelatihan daring melalui Zoom Meeting, serta evaluasi dan tindak lanjut. Materi pelatihan mencakup digitalisasi pencatatan keuangan, manajemen dokumen kelembagaan, penyusunan SOP, dan penggunaan aplikasi manajemen koperasi seperti Google Workspace dan BukuKas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap administrasi digital sebesar 35%, serta meningkatnya kemampuan manajerial dalam menyusun rencana kerja, SOP, dan indikator kinerja koperasi. Selain itu, metode pelatihan daring dinilai efektif oleh 92% peserta karena fleksibel dan mampu menjangkau koperasi di wilayah terpencil. Hal ini mendukung temuan Knowles et al. yang menekankan efektivitas pembelajaran orang dewasa melalui pendekatan berbasis pengalaman dan praktik langsung. Namun demikian, tantangan seperti keterbatasan perangkat digital dan infrastruktur internet masih menjadi kendala bagi sebagian koperasi peserta. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa pelatihan daring dapat menjadi solusi strategis dalam mendukung transformasi koperasi berbasis komunitas menuju tata kelola yang modern dan profesional. Diperlukan upaya kolaboratif antara perguruan tinggi, pemerintah, dan koperasi itu sendiri untuk menciptakan ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan koperasi akar rumput di era digital.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Ekonomi Keluarga, Tata Kelola Administrasi, dan Spiritualitas Islam untuk Meningkatkan Kesejahteraan Sosial Parinduri, Ramadha Yanti; Asry, Wina; Hidayat, M. Hariadi; Yusri, Yusri; Hiya, Nirmadarningsih; Razali, Muhammad; Sibuea, Nunti
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1020

Abstract

Kesejahteraan sosial masyarakat tidak hanya ditentukan oleh faktor ekonomi semata, melainkan juga oleh kemampuan keluarga dalam mengelola keuangan, menata administrasi rumah tangga secara tertib, serta menginternalisasi nilai-nilai spiritual sebagai landasan etika kehidupan. Dalam konteks inilah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini diselenggarakan secara daring sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan kapasitas keluarga dalam tiga aspek fundamental: literasi ekonomi keluarga, tata kelola administrasi rumah tangga, dan spiritualitas Islam. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk keluarga yang tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga teratur dalam administrasi serta memiliki fondasi moral yang kokoh dalam pengambilan keputusan. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan daring selama enam pekan yang mencakup sesi sinkron (Zoom/Google Meet) dan asinkron (modul digital, diskusi WhatsApp, dan tugas praktik). Metode pengajaran berbasis andragogi dan experiential learning diaplikasikan untuk mendorong keterlibatan aktif peserta dewasa. Materi yang diberikan meliputi manajemen keuangan keluarga (perencanaan anggaran, pencatatan pengeluaran, dan investasi syariah), manajemen administrasi rumah tangga (pengarsipan dokumen, pencatatan digital), serta penguatan nilai-nilai spiritual (qana’ah, syura, amanah, dan barakah) dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan praktik peserta di ketiga bidang tersebut. Sebanyak 84% peserta mulai mengelola keuangan rumah tangga secara lebih terencana, 67% mengadopsi sistem dokumentasi administratif, dan 79% mengalami peningkatan kesadaran spiritual dalam pengambilan keputusan keluarga. Selain itu, terbentuk komunitas digital yang berfungsi sebagai ruang pendampingan dan kolaborasi antar peserta. Kegiatan ini membuktikan bahwa integrasi antara literasi ekonomi, administrasi, dan nilai spiritual mampu menciptakan model pemberdayaan keluarga yang berkelanjutan dan adaptif terhadap dinamika zaman. Dengan pendekatan daring yang inklusif dan materi yang kontekstual, program ini dapat direplikasi oleh institusi pendidikan, pemerintah daerah, maupun lembaga sosial sebagai bentuk intervensi nyata dalam meningkatkan ketahanan dan kesejahteraan sosial berbasis keluarga. Penggabungan antara aspek rasional dan transendental dalam program ini menjadi kunci terciptanya keluarga sejahtera yang tidak hanya sukses secara ekonomi, tetapi juga beretika dan berkualitas secara spiritual.
Optimalisasi Koperasi Digital Berbasis Komunitas: Pendekatan Integratif Administrasi Publik, Hukum Bisnis, Akuntansi Keuangan, dan Manajemen Agroteknopreneur Chairina, Chairina; Situmeang, Mahyudin; Riyanti, Riyanti; Nadhira, Ahmad; Dewi, Dian Kemala; Sairun, Aryani; Subaktiar, Subaktiar
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1016

Abstract

Transformasi digital dalam tata kelola koperasi merupakan keniscayaan di era revolusi industri 4.0 dan Society 5.0. Koperasi sebagai entitas ekonomi berbasis komunitas menghadapi tantangan struktural dan kultural untuk dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi, tuntutan transparansi, serta kebutuhan akan inovasi manajerial yang responsif terhadap perubahan pasar. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mengoptimalkan kinerja dan peran strategis koperasi digital berbasis komunitas melalui pendekatan integratif lintas keilmuan, yaitu administrasi publik, hukum bisnis, akuntansi keuangan, dan manajemen agroteknopreneur. Metode kegiatan dilakukan secara daring dengan menggunakan strategi partisipatif berbasis kebutuhan mitra koperasi, yang terdiri dari lima koperasi komunitas di sektor pertanian dan agroindustri. Pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan modul interdisipliner, pelatihan berbasis webinar, forum diskusi kelompok (FGD), dan pendampingan daring intensif. Materi pelatihan mencakup topik-topik seperti tata kelola koperasi yang partisipatif dan akuntabel, aspek hukum koperasi digital, penyusunan laporan keuangan berbasis aplikasi daring, serta strategi pemasaran digital produk pertanian lokal. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kapasitas pengurus koperasi di empat aspek utama: (1) penguatan tata kelola berbasis prinsip good governance; (2) pemahaman hukum digital koperasi dan penyusunan dokumen legal; (3) kemampuan menyusun laporan keuangan koperasi secara digital dan terstandar; serta (4) penerapan strategi agroteknopreneur dalam pengelolaan usaha dan pemasaran digital. Evaluasi terhadap peserta menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan hingga 30% pasca intervensi, serta terbentuknya dua koperasi digital yang aktif melakukan pemasaran daring secara mandiri. Kesimpulannya, pendekatan integratif lintas disiplin ilmu dalam kegiatan PkM ini terbukti efektif dalam mendorong koperasi komunitas untuk bertransformasi secara digital dan berdaya saing dalam ekosistem ekonomi modern. Kegiatan ini juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara dunia akademik dan komunitas akar rumput sebagai strategi pembangunan sosial-ekonomi yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Kulit Salak Menjadi Teh Herbal pada Desa Binjai Bakung Kecamatan Pantai Labu Irama, Ova Novi; Handayani, Leni; Tiara, Shita; Hasanah, Siti Nurul
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1021

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan warga Desa Binjai Bakung, Kecamatan Pantai Labu, dalam mengolah limbah kulit salak menjadi produk teh herbal yang memiliki nilai ekonomis dan manfaat kesehatan. Pelaksanaan kegiatan terbagi dalam tiga tahap utama, yakni sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, yang melibatkan peran aktif dosen dan mahasiswa. Pemilihan teh herbal dari kulit salak didasarkan pada potensinya sebagai antidiabetik alami serta kandungan senyawa antioksidan yang bermanfaat. Hasil dari program ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat, peningkatan pengetahuan, serta dorongan untuk berwirausaha dengan memanfaatkan potensi lokal. Inisiatif ini diharapkan dapat mendukung pengembangan ekonomi kreatif desa melalui pemanfaatan limbah organik.
Pemberdayaan Petani Milenial melalui Edukasi Hukum Agraria, Inovasi Teknologi Pertanian, dan Manajemen Agribisnis Berbasis Platform Digital Sugito, Sugito; Zulfida, Ida; Dewi, Dora Silvia; Harahap, Emirza Henderlan; Mahuli, Jenda Ingan; Pangeran, Pangeran; Lubis, Reza Hanafi
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1017

Abstract

Pemberdayaan petani milenial merupakan strategi penting dalam menjawab tantangan krisis regenerasi petani dan keterbelakangan teknologi di sektor pertanian Indonesia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani milenial melalui pendekatan interdisipliner yang meliputi edukasi hukum agraria, pemanfaatan inovasi teknologi pertanian, dan penguatan manajemen agribisnis berbasis platform digital. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara daring guna menjangkau peserta dari berbagai wilayah dan memaksimalkan efisiensi pelatihan. Metode yang digunakan mencakup survei kebutuhan peserta, pelatihan interaktif melalui Zoom dan WhatsApp Group, serta pendampingan pasca pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa intervensi edukatif ini berdampak positif pada tiga aspek utama. Pertama, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap konsep hukum agraria, hak atas tanah, serta pentingnya sertifikasi lahan sebagai dasar legalitas usaha tani. Kedua, para peserta mulai mengadopsi teknologi pertanian digital seperti aplikasi pemantau cuaca, pencatatan pertanian berbasis Android, serta pengenalan terhadap Internet of Things (IoT) dalam pertanian presisi. Ketiga, pelatihan manajemen agribisnis digital mendorong petani milenial untuk memanfaatkan e-commerce, media sosial, dan aplikasi keuangan dalam menjalankan usaha tani secara lebih modern dan kompetitif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa transformasi digital dalam pertanian dapat dimulai dari peningkatan literasi hukum, teknologi, dan bisnis secara simultan. Pendekatan daring terbukti mampu memfasilitasi pembelajaran lintas wilayah dan menjangkau lebih banyak peserta, meskipun tetap diperlukan penguatan infrastruktur digital dan dukungan kebijakan untuk keberlanjutan program. Oleh karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor swasta menjadi sangat penting dalam menciptakan ekosistem agribisnis digital yang inklusif bagi generasi petani muda.
Penyuluhan Tentang Perawatan Alat-Alat Listrik Rumah Tangga di Perumahan Taman Bunga Nabontar Desa Marindal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara Simamora, Antonius Managam; Simanullang, Subur; Siburian, Jhonson Monang; Sinaga, Joslen; Jumari, Jumari
Journal Liaison Academia and Society Vol 5, No 2: Juni 2025
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v5i2.1125

Abstract

Salah satu masalah dibidang kelistrikan yang sering dialami oleh konsumen adalah sering terputusnya aliran listrik atau adanya gangguan listrik balk dengan pemberitahuan sebelumnya maupun tanpa pemberitahuan. Selain pemutusan aliran listrik terjadi juga fluktuasi tegangan listrik yang tidak stabil sehingga mengakibatkan banyak rusak alat listrik balk di industri maupun di rumah konsumen. Kerugian yang dialami oleh pelanggan atau konsumen terutama dalam hal kerusakan alat listrik seperti televisi, magic jar, kulkas, lampu Iistrik, setrika dan alat elektronika lainnya. Memperhatikan permasalahan-permasalahan tersebut diatas maka penulis sehagai bagian dan anggota masyarakat tertarik sekali untuk mengadakan penyuluhan tentang dasar-dasar listrik, perawatan dan keselamatan penggunaan alat-alat listrik bagi masyarakat awam.Penyuluhan ini dlaksanakan pada tanggal 10 s/d 11 November 2024 di lokasi Perumahan Taman Bunga Nabontar Desa marindal 1 Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara. Hasil penyuluhan ini menunjukkan bahwat tingkat pengetahuan peserta dari belum tahu menjadi tahu dasar-dasar listrik dan sistim perawatan alat listrik dengan baik, serta tingkat pengetahuan peserta untuk mencegah penyebab terjadinya bahaya listrik menjadi lebih tahu. Penulis juga menyarankan agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan pada derah-daerah lain dan bekerja sama dengan pihak instalasi PLN sehingga hasil yang di peroleh dapat Iebih optimal.
Sosialisasi Pembuatan Manisan Jambu Untuk Meningkatkan Pendapatan Keluarga di Desa Sunggal Kanan Kota Medan Tarigan, M.Sidik; Wasito, M; Sulardi, Sulardi
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 1 (2023): Maret 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i1.1151

Abstract

Buah jambu memiliki keanekaragaman jenis, seperti jambu biji, jambu air, dan jambu bol, yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri. Keanekaragaman ini memberikan peluang bagi pelaku usaha maupun masyarakat untuk mengolah jambu menjadi produk olahan dengan variasi yang menarik. Selain menjadi solusi untuk mengatasi kelebihan hasil panen, manisan jambu juga dianggap sebagai cara yang efektif untuk memperpanjang umur simpan buah. Hal ini penting, terutama dalam mencegah kerugian akibat buah yang tidak segera terjual atau dikonsumsi.Perumusan masalah adalah bagaimana Cara pembuatan manisan Jambu sehingga dapat meningkatkan perekonomian Keluarga di desa Sunggal Kanan, Sunggal. Hasil program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan tentang Sosialisasi Cara pembuatan manisan jambu : Setelah pelaksanaan pengabdian, kelompok masyarakat mahir dalam pembuatan manisan jambu, Setelah pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam peningkatan perekonomian keluarga.
Sosialisasi Pembuatan dan Pemasaran Emping sebagai Makanan Ringan dari Singkong (Manihot esculenta) Tarigan, M.Sidik; Wasito, M; Sulardi, Sulardi
Journal Liaison Academia and Society Vol 3, No 3: September 2023
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v3i3.1152

Abstract

Opak emping merupakan camilan tradisional khas pedesaan di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Empleng awalnya dibuat sebagai cara untuk mengawetkan bahan makanan seperti singkong dan jagung. Di masa lalu, masyarakat desa mengiris tipis singkong atau jagung, lalu menjemurnya untuk dijadikan persediaan makanan yang tahan lama dan bisa digoreng sewaktu-waktu. Cara ini sangat berguna saat musim paceklik atau ketika hasil panen melimpah. Metode Pelaksanaan Kegiatan yaitu Sosialisasi di desa terkait cara pembuatan emping dan pemasaran emping, Waktu dan Tempat Pembuatan.. Nama pemilik: Ibu Mardiyah. Tempat: Desa Sidodadi, Kec Sibiru-biru, Kab Deli Serdang. Waktu pelaksanaan sosialisasi. Pelaksanaan kegiatan pada Agustus 2023. Bahan dan Alatyang digunakan:Singkong segar, parut kelapa, Garam, kompor gas, kuali, Bawang putih, ketumbar (untuk perasa), Air bersih dan tepung, Minyak goreng, Plastik kemasan dan label. Hasil program pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan tentang Sosialisasi Cara pembuatan dan pemasaran emping: Setelah pelaksanaan pengabdian, kelompok masyarakat mahir dalam pembuatan emping dan juga pemasarannya, Setelah pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam peningkatan ekonomi dan dalam memperhitungan analisis finansial usaha emping yang terbuat dari singkong.