cover
Contact Name
Sulistiyanto
Contact Email
sulistiyanto@polsri.ac.id
Phone
+6287735639708
Journal Mail Official
editorial@mail.onlinelibrary.id
Editorial Address
jl.ratudibalau tanjung seneng bandar lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia
Published by Alesha Media Digital
ISSN : -     EISSN : 28296702     DOI : https://doi.org/10.59025
Jurnal ini berfokus pada penelitian dan program keterlibatan akademisi-komunitas untuk memajukan teori, penelitian, dan praktik yang berguna bagi masyarakat. Selain mengenal semua istilah filosofis di lapangan, yaitu community engagement, development, empowerment, dan service, kami juga menyambut baik semua pendekatan metodologis, sebut saja ABCD (asset-based community development), PAR (participatory action research), CBR (community-based community development), penelitian berbasis), pembelajaran layanan, dan sebagainya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik, termasuk, namun tidak terbatas pada: Penelitian dan pemberdayaan masyarakat (baik di pedesaan maupun perkotaan) secara sosial, ekonomi, budaya, keagamaan, olahraga, pertanian dan lain sebagainya; Pelayanan kesehatan dan lingkungan masyarakat; Mengembangkan dan melatih teknologi tepat guna di kalangan masyarakat; Pemberdayaan masyarakat di daerah terpencil dan tertinggal yang membangun akses sosial; Pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 766 Documents
Pelatihan Pembuatan Running Text Untuk Menumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa Di SMK Swadhipa 2 Natar F.X. Arinto Setyawan; Tiya Muthia; Syaiful Alam; Muhammad Fikri; Bagas Dwi Saputra
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 3 (2026): Agustus (In Progress)
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/adzgpf50

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa SMK Swadhipa 2 Natar melalui pelatihan pembuatan running text berbasis modul LED P10 dan kontroler HD-W2. Pelatihan dilaksanakan melalui empat tahapan utama, yaitu sosialisasi, penyampaian materi, praktik perakitan, dan evaluasi hasil pelatihan. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya dibekali keterampilan teknis di bidang elektronika dan pemrograman perangkat, tetapi juga pemahaman mengenai pemanfaatan produk running text dalam konteks kewirausahaan digital, seperti media promosi usaha, toko, dan penyampaian informasi publik. Tahap sosialisasi dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan untuk mengidentifikasi potensi dan kesiapan sekolah dalam bidang teknologi elektronika. Penyampaian materi mencakup pengenalan running text, komponen yang digunakan, serta langkah-langkah perakitannya. Tahap selanjutnya adalah praktik perakitan secara langsung oleh siswa. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata pre-test dari 60 menjadi nilai post-test sebesar 80–90. Selain itu, siswa mampu bekerja sama secara efektif dalam tim serta menunjukkan antusiasme dan tanggung jawab yang tinggi selama proses pelatihan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan potensi technopreneur di lingkungan sekolah kejuruan.
Penguatan Ketahanan Pertanian Pascabencana Banjir Bandang Melalui Program Mahasiswa Berdampak Berbasis Pemberdayaan Kelompok Tani Terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang Boy Riza Juanda; Kiagus M. Zain Basriwijaya; Darwin Darwin; Risky Ridha; Danar Hadisugelar; Saiful Mahdi; Iwan Saputra; Zulhilmi Zulhilmi
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/d635tj71

Abstract

Program Mahasiswa Berdampak merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana banjir bandang melalui pendekatan pemberdayaan dan penerapan teknologi tepat guna. Kegiatan ini dilaksanakan di Kampung Johar Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan wilayah rawan banjir dengan mayoritas masyarakat bergantung pada sektor pertanian. Tujuan program ini adalah memperkuat ketahanan pertanian, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta mendorong kemandirian dalam menghadapi risiko bencana di masa mendatang. Pelaksanaan Program Mahasiswa Berdampak di Kampung Johar dilakukan dengan penerapan teknologi dan inovasi yang diarahkan pada optimalisasi tanaman pekarangan, pemulihan serta peningkatan kapasitas produksi peternakan rakyat pascabencana, peningkatan akses air bersih dan sanitasi sederhana, serta perbaikan akses jalan usaha tani telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan kualitas hidup kelompok tani dan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan dengan survei dan sosialisasi, tahap pelaksanaan dengan pendekatan partisipatif dan penerapan teknologi, serta tahap pendampingan dan evaluasi . Program difokuskan pada optimalisasi tanaman pekarangan, penguatan peternakan rakyat skala rumah tangga, penyediaan akses air bersih dan sanitasi sederhana, serta perbaikan jalan usaha tani. Teknologi yang diterapkan antara lain pekarangan produktif adaptif bencana, kandang ternak skala keluarga yang tahan terhadap bencana, serta sistem penyediaan air bersih berbasis filtrasi sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan Program Mahasiswa Berdampak berhasil mencapai tujuan yang ditetapkan dan berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat berbasis inovasi yang dapat direplikasi di wilayah terdampak lainnya dengan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan partisipasi mitra yaitu Datok Penghulu beserta seluruh aparatur desa, kelompok Berkah Jaya Tani sebanyak 29 orang, Kelompok Remaja Tani sebanyak 20 orang dan masyarakat lainnya. Pemanfaatan pekarangan mampu mendukung ketahanan pangan dan menambah pendapatan rumah tangga, peningkatan kapasitas produksi dan pengelolaan yang lebih baik, penyediaan air bersih dan perbaikan akses jalan usaha tani turut meningkatkan kualitas lingkungan dan kelancaran distribusi hasil pertanian
Pengenalan Sirup Jahe dan Permen Kunyit kepada Siswa Pondok Pesantren Al Amalul Khoir-Palembang Astri Febrianni; Stenia Ruski Yusticia; Hegar Nurjannah; Agustina elizabeth Sihotang; Hildayanti Hildayanti; Repa Gusti Ayu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/0cnrez56

Abstract

Jahe dan Kunyit merupakan tanaman herbal yang banyak di tanam di Indonesia. Namun penggunaannya masih sebatas sebagai bumbu dapur dan jamu-jamuan yang terkesan kurang modern serta kurang diminati anak muda . Untuk itu kami memperkenalkan sirup jahe dan permen kunyit sebagai salah satu alternatif diverisifikasi pangan, yang lebih praktis. Peserta kegiatan ini adalah siswa dan siswi Pondok Pesantren Al Amalul Khoir, Palembang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah demonstrasi cara pembuatan sirup jahe dan permen kunyit, secara praktis dan mudah dipahami oleh siswa. Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan olahan jahe dan kunyit yang mudah dilakukan di rumah, serta bisa jadi ide bisnis nantinya. Hasil kegiatan ini peserta dapat membuat sendiri sirup jahe dan permen kunyit, dengan bahan yang mudah didapatkan, dan dengan peralatan yang ada.
Worksop Memahami Gen Z Lebih Dekat Serta Pengoptimalan Sosial Media Dengan Cerdas di Yayasan Pondok Pesantren Arroudhotul WahidaJatimulyo Lampung Selatan Guna Yanti Kumala Siregar; Ika Arthalia Wulandari; Pujianto Pujianto; Hera Fransiska; Harum Puspa
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/bcg1qy98

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada era digital telah memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kehidupan generasi muda, khususnya Generasi Z. Generasi ini dikenal sebagai generasi yang lahir dan tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial. Kondisi tersebut menjadikan Generasi Z memiliki karakteristik yang unik dibandingkan generasi sebelumnya, seperti kemampuan adaptasi teknologi yang tinggi, kreativitas dalam mengekspresikan diri, serta intensitas penggunaan media sosial yang sangat tinggi. Namun demikian, penggunaan media sosial yang tidak bijak juga dapat menimbulkan berbagai dampak negatif seperti penyebaran informasi yang tidak benar, kecanduan media sosial, serta menurunnya kualitas interaksi sosial secara langsung. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para santri mengenai karakteristik Generasi Z serta meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya penggunaan media sosial secara cerdas dan bertanggung jawab. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah workshop yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta sesi tanya jawab. Kegiatan ini dilaksanakan di Yayasan Pondok Pesantren Arroudhotul Wahida Jatimmulyo Lampung Selatan dengan melibatkan para santri sebagai peserta kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai karakteristik Generasi Z serta mampu memahami bagaimana memanfaatkan media sosial secara positif dan produktif. Melalui kegiatan ini diharapkan para peserta dapat memanfaatkan media sosial sebagai sarana pengembangan diri, media dakwah, serta media penyebaran informasi yang bermanfaat bagi masyarakat
Pendampingan Literasi Alquran dalam Meningkatkan Ketepatan Makharijul Huruf dan Tajwid Majelis Taklim Al-Hidayat Kabupaten Maros Musbaing Musbaing; Badruddin Kaddas; Dwi Syukriady; Ashar Ashar; Erwin Nurdiansyah; Abdul Mu’thy; Kurniawan Efendi; Mutiah Abd. Rasyid
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/cx8xq837

Abstract

Kegiatan pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas literasi Alquran jamaah Majelis Taklim Al-Hidayat Kabupaten Maros, khususnya dalam ketepatan makharijul huruf dan penerapan kaidah tajwid. Permasalahan utama yang dihadapi mitra meliputi rendahnya ketepatan pelafalan huruf hijaiyah serta ketidakkonsistenan dalam menerapkan hukum tajwid saat membaca Alquran. Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan model pendampingan partisipatif berbasis experiential learning. Metode yang diterapkan mencakup observasi awal, pembelajaran klasikal terbimbing, praktik membaca Alquran secara individual dan kelompok, serta refleksi dan evaluasi berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam kemampuan jamaah melafalkan makharijul huruf secara tepat serta memahami dan menerapkan kaidah tajwid dasar. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, dan kesadaran jamaah akan pentingnya membaca Alquran secara tartil sesuai kaidah. Dengan demikian, pendampingan literasi Alquran ini terbukti efektif sebagai upaya pemberdayaan keagamaan masyarakat serta berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas ibadah jamaah.
Implementasi Digital Health Service Dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Dalam Meningkatkan Kepuasan Pasien Di Klinik Pratama Mitra Mikayla Aulia Dini Ayuningtias; Aynil Paydah Harahap; Sally Mayhesti Br Purba; Alimah Rosyidah Hayah Manik
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/4930b036

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan mendorong fasilitas layanan primer untuk mengadopsi sistem berbasis teknologi guna meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan. Klinik Pratama Mitra Mikayla menghadapi permasalahan berupa antrian manual yang panjang, keterbatasan akses informasi rekam medis, dan rendahnya kepuasan pasien. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan digital health service melalui pelatihan tenaga kesehatan dan staf administrasi, serta mendampingi penerapan sistem pendaftaran online, rekam medis elektronik, dan manajemen antrian digital. Metode pelaksanaan mencakup empat tahap: identifikasi masalah, perencanaan solusi, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pengetahuan tenaga kesehatan serta kuesioner kepuasan pasien terhadap 30 responden. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan tenaga kesehatan dari 47,3 menjadi 84,3 (meningkat 78,2%), sedangkan kepuasan pasien meningkat dari 52,7% menjadi 85,3% (peningkatan 32,6 poin persentase). Seluruh dimensi kepuasan menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik (p < 0,05). Disimpulkan bahwa implementasi digital health service secara terencana dan berkesinambungan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan pasien di klinik pratama
Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Integrasi Kegiatan Sosial Keagamaan KKS-T di Desa Datahu Mariaty Podungge; Yusuf Ahaya; Nuraini S. Datulamban; Arvilia Datunsolang; Imelda Kamumu; Pradita Arisetya Purwanto; Zikrillah F. Tangahu; Nur Intan Pakaya; Mohammad Daniel Luawo; Mohamad Akbar Kaida
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/zyhgc216

Abstract

Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKS-T) adalah mata kuliah berbasis pengabdian masyarakat yang dirancang agar menjadi ruang pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa. Program KKS-T memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk hadir ditengah masyarakat dalam mengkombinasikan  pengetahuan akademik dengan realitas sosial, keagamaan dan budaya masyarakat. Integrasi kegiatan keagamaan dan sosial dipilih menjadi upaya peserta KKS-T dalam penguatan pendidikan karakter di Desa Datahu sebagai sarana pembelajaran langsung bersama masyarakat. Pendekatan yang digunakan adalah  Participatory Action Research yang mengutamakan Partispatisi aktif masyarakat pada pelaksanaan setiap tahapan kegiatan, yakni perencanaan, pelaksanaan dan refleksi. Program yang dilaksanakan meliputi kegiatan pengajian anak-anak, dan tadarus al-Qur’an, kerja bakti bersama masyarakat,  penanaman bibit pohon,  sosialisasi anti bullying, senam pagi ,kegiatan kepemudaan dan pembuatan tanda batas dusun.  Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk anak-anak, remaja, dan orang dewasa. Hasil pengabdian menunjukkan terdapat adanya peningkatan partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan yakni  meningkatnya jumlah anak anak yang mengikuti kegiatan pengajian, dari lima orang menjadi delapan belas orang, mereka menyadari pentingnya nilai-nilai religius dan sikap disiplin; meningkatnya partisipasi pemuda dengan bekerja kerja keras , komunikatif dan tanggungjawab dalam mensukseskan kegiatan  kepemudaan “event desa datahu”,meningkatnya sikap peduli lingkungan, peduli sosial dan, dalam kehidupan bermasyarakat melalui kerja sama dalam membersihkan masjid, penanaman bibit pohon dan pembuatan tanda batas dusun, kebersamaan dalam mengikuti senam serta meningkatnya pemahaman siswa setelah kegiatan sosialisasi anti bulying ditandai dengan tingginya respon positif siswa dalam hasil kuesioner tentang peningkatan pemahaman dan kesadaran untuk menjaga sikap saling menghargai antar teman.. Perubahan tersebut  tidak hanya berdampak positif pada penguatan pendidikan karakter tetapi juga memperkuat interaksi sosial dan solidaritas masyarakat
Sahabat TPA: Membangun Cinta Al-Qur’an Sejak Dini di TPA Al-Istiqomah Indri Rahayu
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/0kx41d54

Abstract

Program “Sahabat TPA Membangun Cinta Al-Qur’an” dilaksanakan di TPA Al-Istiqomah Desa Serongga selama 7 hari pada tanggal 5-11 April 2026 untuk mengatasi rendahnya minat 30 santri dalam belajar Al-Qur’an. Metode yang digunakan meliputi cerita kisah Nabi, games sambung ayat, dan reward stiker dengan pendampingan ustazah mitra. Hasil observasi dan wawancara menunjukkan peningkatan signifikan pada motivasi belajar santri. Kehadiran santri meningkat dari rata-rata 10 anak per pertemuan menjadi 22 anak pada hari terakhir. Partisipasi aktif dalam kegiatan membaca dan games juga meningkat dari 30% menjadi 75%. Sebanyak 5 santri berhasil naik dari Iqra Jilid 3 ke Jilid 4, dan 18 santri menunjukkan peningkatan kelancaran membaca. Program ini terbukti efektif menumbuhkan kecintaan santri terhadap Al-Qur’an melalui pendekatan yang menyenangkan
Sosialisasi SDG’s: Mendorong Peran Aktif Siswa/I SMAS YPK I BIAK Dalam Pembangunan Berkelanjutan Melyana Ratana Pugu; Timotius Kinsale
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/qmcgg373

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa/i SMAS YPK I Biak mengenai Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, sekaligus mendorong keterlibatan aktif generasi muda dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di lingkungan sekolah dan masyarakat. SDGs merupakan agenda global yang mencakup berbagai isu penting, seperti pendidikan berkualitas, kesehatan, kesetaraan, lingkungan, pengurangan kemiskinan, konsumsi bertanggung jawab, dan kemitraan. Namun, pemahaman siswa terhadap SDGs umumnya masih terbatas pada pengetahuan umum dan belum sepenuhnya dikaitkan dengan tindakan nyata sehari-hari. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang sebagai ruang edukatif untuk memperkenalkan nilai, tujuan, dan relevansi SDGs secara sederhana, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan siswa di Biak. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, dan refleksi kelompok. Materi sosialisasi menekankan hubungan antara peran siswa dan isu pembangunan berkelanjutan, seperti menjaga kebersihan sekolah, mengurangi penggunaan plastik, membangun toleransi, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendukung budaya belajar inklusif. Siswa juga diberi kesempatan mengidentifikasi masalah di lingkungan sekitar dan merumuskan kontribusi sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri maupun bersama komunitas sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sosialisasi SDGs mampu membangun pemahaman awal siswa tentang pentingnya pembangunan berkelanjutan serta menumbuhkan kesadaran bahwa pelajar memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga subjek yang dapat berpartisipasi melalui tindakan kecil yang berdampak positif. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan literasi SDGs dan pembentukan budaya sekolah yang peduli, inklusif, serta berorientasi pada keberlanjutan
Peningkatan Kapasitas Dakwah Pemuda Muhammadiyah Gondangrejo Melalui Workshop Konten Dakwah Berkemajuan Tri Santoso; Hari Kusmanto; Duwi Saputro; Atiqa Sabardila; Muhammad Syahriandi Adhantoro; Dartim Dartim; Meydika Triyan Kusuma; Nindy Muji Utami; Lufiana Febi Maharani; Presillia Agustina; Defvy Satya Buana
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/wb04wd88

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya kapasitas Pemuda Muhammadiyah dalam mengembangkan dakwah yang adaptif, kreatif, dan relevan dengan perkembangan media digital. Padahal, generasi muda memiliki potensi strategis dalam menyebarkan nilai-nilai Islam yang moderat dan berkemajuan melalui platform digital. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dakwah Pemuda Muhammadiyah Gondangrejo melalui workshop konten dakwah berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan pada bulan Januari 2026 di Gondangrejo dengan melibatkan 30 anggota Pemuda Muhammadiyah sebagai sasaran utama, dengan kriteria inklusi yaitu anggota aktif dan memiliki minat dalam bidang dakwah digital. Kegiatan dilaksanakan melalui empat tahap, yaitu: (1) tahap pengenalan dan perencanaan bersama, (2) pelaksanaan pelatihan dan praktik produksi konten dakwah, (3) pendampingan dan refleksi lapangan, serta (4) evaluasi dan tindak lanjut berkelanjutan. Variabel yang dievaluasi adalah kreativitas dalam produksi konten dakwah. Instrumen yang digunakan berupa observasi, kuesioner, dan dokumentasi kegiatan, dengan analisis data secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kreativitas dalam menghasilkan konten dakwah yang edukatif dan inspiratif. Selain itu, terbentuk jejaring dakwah digital sebagai bentuk keberlanjutan program. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan kapasitas dakwah digital Pemuda Muhammadiyah Gondangrejo. Kegiatan ini perlunya mendapat penguatan pendampingan berkelanjutan, pengembangan platform dakwah digital yang terintegrasi, serta replikasi program pada komunitas pemuda lainnya untuk memperluas dampak pengabdian