Indonesian Research Journal on Education
Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts for service to the wider community. In addition, it is also a source of reference for academics in the field of education and learning, social, and humaniora. Indonesian Research Journal on Education publishes papers regularly three times in a year, in Januari, Mei, and September. All publications in the Indonesian Research Journal on Education journal are open, allowing articles to be available online for free without subscription. Indonesian Research Journal on Education is a multidisciplinary journal, recognizes various approaches, disciplines, methodologies and paradigms. This relates to basic education in general with special attention to improving pedagogical practices, curricular development, and theoretical perspectives. Indonesian Research Journal on Education accepts scientific articles with the scope of research on: A. Education Science Family 1. Sub-Group of Education Science a. Elementary School Teacher Education b. Early Childhood Education (ECE) c. Special Education d. Out of School Education e. Kindergarten Teacher Education f. Educational Psychology g. Educational Measurement and Evaluation h. Curriculum Development i. Education Technology j. Education Administration (Education Management) k. Curriculum and Educational Technology l. Guidance and Counseling m. Other relevant study topics 2. Social Science Education Sub-Cluster a. Pancasila and Citizenship Education b. History Education c. Economic Education d. Geography Education e. Sociology and Anthropology Education f. Accounting Education g. Business Administration Education h. Office Administration Education i. Japanese Language Education j. Sociology Education (Social Science) k. Koperasi Education l. Population and Environmental Education m. Other relevant study topics 3. Sub-Groups Of Math And Science Education Science (MIPA) a. Biology Education b. Mathematics Education c. Physics Education d. Chemistry Education e. Science Education f. Other relevant study topics 4. Sports And Health Education Sub-Cluster a. Physical Education, Health and Recreation b. Physical and Health Education c. Sports and Health Education d. Sports coaching education e. Sports Science f. Other relevant study topics 5. Sub-Area Of Language And Literature Education a. Indonesian Language, Literature and Regional Education b. English Language (and Literature) Education c. Arabic Language (and Literature) Education d. Javanese Language (and Literature) Education e. Chinese Language (and Literature) Education (Mandarin) f. Other relevant study topics 6. Technology And Vocational Education Sub-Cluster a. Mechanical Engineering Education b. Building Engineering Education c. Electrical Engineering Education d. Automotive Engineering Education e. Informatics Education f. Family Welfare Education (culinary, fashion, makeup, etc.) g. Technology and Vocational Education h. Other relevant study topics 7. Sub-Family Of Arts Education a. Drama, Dance and Music Education b. Fine Arts Education c. Music Education d. Dance Education e. Skills and Crafts Education f. Other relevant study topics B. Social Sciences, Humanities 1. Social Science Sub-Cluster a. Communication Science b. Journalism c. Hubungan Masyarakat d. Advertising e. Television and Movies f. Communication and Media Management g. Islamic Broadcasting Communication h. Social Welfare Science i. Sociology j. Other relevant study topics 2. Humanities Sub-Group a. Humanities b. Legal Science c. Development Studies (Development Planning, Region, City) d. Cultural Studies e. Archaeology f. Tourism g. Other relevant study topics Note: Articles have main citations and have not been published online or previously in print.
Articles
2,601 Documents
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Dengan Menggunakan Model PredictObserve-Explain Siswa Sekolah Dasar
Surya, Yenni Fitra;
Sumianto, Sumianto;
Aprinawati, Iis;
Amin, Al;
Putra, Ardi;
Armiswati, Armiswati
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 3 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v3i3.2929
Kemampuan berpikir kritis adalah suatu kemampuan berpikir yang dimiliki seseorang untuk memecahkan, mengambil keputusan dan menganalisis suatu masalah berdasarkan informasih yang diperolehnya. Tujuan dari Penelitian ini adalah Untuk mengetahui bagaimana hasil pelaksanaan model pembelajaran predict observe explain dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini dilaksanakan di UPT SD Negeri 012 Gading Sari dikarenakan kemampuan berpikir kritis siswa masih rendah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) PTK adalah bentuk penelitian yang dilakukan didalam kelas berupa tindakan tertentu yang dilakukan untuk memperbaiki proses pembelajaraan guna meningkatkan hasil belajar yang lebih baik dari sebelumnya. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa hasil tindakan antar siklus menunjukan bahwa terjadi peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran pembelajaran predict observe explain dari tahap pratindakan 35%. Peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa menggunakan model pembelajaran pembelajaran predict observe explain juga terjadi dari tahap siklus 1 ke tahap siklus 2 sebesar 87%.
Pengaruh Pelabelan Negatif terhadap Masa Depan Korban Kekerasan Seksual
Sari, Nurullita;
Dwiyanto, Endang;
Hilma, Hilma
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i4.2933
Kekerasan seksual di Indonesia terus meningkat dan menjadi masalah sosial yang serius. Selain dampak fisik dan psikologis, korban sering mengalami pelabelan negatif dari lingkungan sekitar seperti teman, sekolah, dan tetangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk pelabelan negatif yang dialami korban kekerasan seksual serta dampaknya terhadap masa depan korban dalam aspek pendidikan, sosial, dan psikologis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 100 responden korban kekerasan seksual di wilayah Tangerang Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 50% korban menerima pelabelan negatif seperti “anak nakal” atau “penggoda”. Pelabelan ini berdampak besar: secara pendidikan korban mengalami penurunan prestasi bahkan putus sekolah; secara sosial, mereka dikucilkan dan menarik diri; secara psikologis, korban mengalami kecemasan, rasa malu, dan trauma berkepanjangan yang dalam beberapa kasus berujung pada percobaan bunuh diri. Lingkungan seperti keluarga, sekolah, dan masyarakat memiliki peran penting, baik sebagai pendukung maupun pemberi stigma. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelabelan negatif memperparah kondisi korban dan menghambat pemulihan mereka. Pendekatan empati dan dukungan lingkungan sangat dibutuhkan untuk menciptakan ruang aman bagi korban kekerasan seksual.
Metodologi Kalam Klasik dan Kontemporer Serta Perkembanganya di zaman Modern
Hasri, Saddam
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i4.2940
Perkembangan ilmu kalam sejak masa klasik, ketika disiplin ini pertama kali muncul sebagai upaya sistematis untuk membela akidah Islam dari berbagai aliran yang dianggap menyimpang. Pada masa itu, ilmu kalam berfungsi sebagai perisai ideologis yang mempertahankan kemurnian ajaran Islam dari ancaman pemikiran luar maupun dari dalam tubuh umat sendiri. Perdebatan-perdebatan yang mengemuka, seperti antara kaum Mu’tazilah dan Ahlus Sunnah, menunjukkan bagaimana ilmu kalam menjadi arena dialektika teologis yang sangat hidup dan penuh dinamika. Seiring waktu, ilmu kalam tidak lagi terbatas pada ruang sempit polemik internal keagamaan. Sedangkan metodologi pemikiran kalam kontemporer bersentuhan dengan pemikiran filsafat Barat kontemporer dewasa ini, kehadirannya tidak melulu upaya apoligetik membela Tuhan, tapi diharapkan dapat membantu mengatasi dan memecahkan persoalan-persoalan kemasyarakatan dewasa ini, dan lebih peka terhadap problema umat dan isu-isu kemanusiaan universal, agar pemikiran kalam lebih “membumi” relevan dengan permasalahan kekinian dan berusaha memberikan solusi dengan memberikan pemaknaan yang lebih bersifat “antroposentris” dan menempatkan manusia sebagai pusat kesadaran.
Kritis terhadap Theologi Islam
Hasri, Saddam
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 3 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i3.2941
Setelelah kaum muslimin berkenalan dengan filsafat yunani buku-buku filsafat yunani banyak yang diterjemahkan kedalam bahasa arab. Diantara mereka ada yang hanya mengambil sebagian dari filsafat itu adapula yang mengambil sebebas-bebasnya. Akibatnya bahwa theologi islam atau ilmu tauhid bercampur dengan filsafat sehingga membahayakan akidah islamiah. Tulisan ini bersifat konstruksi paradigmatik pemikiran teologi Islam kritis. Untuk memahami konstruksi pemikiran tersebut, penulis mengemukakan berbagai pergeseran pemikiran teologi Islam sejak zaman klasik sampai sekarang. Pergeseran tersebut terjadi sejak zaman munculnya aliran Teologi Khawarij yang diskusinya seputar persoalan dosa besar, kafir, mukmin, surga, dan neraka. Kini, pemikiran teologi Islam sudah sangat berkembang dan memasukkan berbagai paradigma keilmuan yang bervariasi. Tema-tema diskusinya juga sudah sangat beragam, bahkan hal-hal baru yang belum pernah ada sebelumnya. Pemikiran teologi kritis adalah di antara paradigma baru yang sangat penting pada zaman sekarang ini. Telaah kritis teologi klasik ini bertujuan mengeluarkan manusia dari pemikiran yang hanya berkutat pada urusan ketuhanan yang tidak membumi menjadi memiliki prinsip ketuhanan yang seimbang dan membumi dengan memberikan rasa sadar untuk beramal soleh sebagaimana perintah dalam berbagai ayat Al-Qur’an dan hadis tentang memakmurkan bumi dengan giat penuh optimisme tanpa harus termenung berpangku tangan dengan tatapan yang tidak memiliki harapan.
Pengaruh dan Pemahaman Aliran Murji’ah dalam Aspek Sosial Theologi Islam
Dalimunthe, Nur Horidah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i4.2942
Tulisan ini mengkaji tentang pengaruh dan pemahaman Murji’ah yakni orang yang menunda penjelasan kedudukan seseorang yang bersengketa yaitu Ali dan Mu’awiyyah serta pasukannya dihari kiamat kelak. Kaum murji’ah sangat membenci dengan hal-hal yang berbau politik dan kekhalifahan maka dari itu kaum murji’ah dikenal dengan kelompok bungkam. Ajaran yang sangat penting menurut kaum murji’ah adalah tentang pelaku dosa besar dan iman. Secara garis besar murji’ah menjadi dua kelompok yaitu golongan moderat dan golongan ekstrim. Murjiah moderat berpendirian bahwa pendosa besar tetap mukmin, tidak kafit dan tidak pula kekal dalam neraka. Mereka disiksa sebesar dosanya dan bila di ampini Allah sehingga tidak masuk neraka. Adapun yang termasuk murji’ah ekstrim adalah orang yang percaya pada tuhan dan menyatakan kekufurannya secara lisan tidak menjadi kafir karna imam dan kufur tempatnya di dalam hati bukan bagian lain dari tubuh manusia.
Meningkatkan Kemampuan Menulis Huruf pada Anak Melalui Media Kotak Kartu Kata pada Kelompok B di TK Golden Kids Palembang
Wulandari, Novita Ines;
Lian, Bukman;
Intan, Fatma Rizki
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i4.2946
Kemampuan menulis anak adalah kemampuan mengungkapkan ide atau gagasannya melalui tulisan. Kemampuan menulis sendiri penting bagi anak didik karena dapat membantu mengembangkan berbagai aspek seperti kecerdasan, kreativitas, dan daya ingat. Masalah dalam penenelitian ini untuk mengertahui peningktan kemampuan menulis huruf melalui media kotak kartu pada kelompok B. Penelitian PTK yang paling dikenal dan bisa digunakan dalam model Kemmis and Taggart. Jumlah sampel 24 anak. Teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun peningkatan rata-rata tingkat capaian perkembangan kemampuan menyimak anak kelompok A dari pra siklus ke siklus I dan ke siklus II yaitu bahwa pada pra siklus skor sebesar 21,84 pada kategori belum berkembang, lalu pada siklus I dengan skor sebesar 33,96 dengan kategori mulai berkembang sedangkan pada siklus II dengan skor sebesar 50,34 dengan kategori berkembang sesuai harapan hal ini menunjukkan bahwa dari hasil prasiklus meningkat pada siklus I sebesar 12,12 lalu meningkat kembali pada siklus II dimana mengalami peningkatannya sebesar 16,38. Sehingga disimpulkan pada akhir siklus II, penelitian dikatakan berhasil karena kriteria keberhasilan sudah tercapai sesuai kesepakatan peneliti bersama kolabolator.
Integrasi Flipped Classroom Berbasis Pendekatan Saintifik untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Ditinjau dari Self-Confidence Peserta Didik
Jumrawarsi, Jumrawarsi;
Siska, Maria Para;
Rafulta, Elfa;
Nofrianto, Adri
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i4.2949
Materi peluang merupakan salah satu topik dalam kurikulum matematika jenjang SMP yang memiliki keterkaitan erat dengan situasi dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, berbagai hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dan kerap melakukan kesalahan dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan peluang. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah peluang adalah rendahnya kepercayaan diri siswa terhadap kemampuannya sendiri. Di samping itu, pendekatan dan model pembelajaran yang digunakan di kelas juga berperan penting dalam mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengkaji efektivitas model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah sekaligus memperhatikan aspek afektif siswa, khususnya self-confidence. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan model pembelajaran flipped classroom berbasis pendekatan saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik pada materi peluang, ditinjau dari tingkat self-confidence peserta didik. Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas VIII di MTI Pariangan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pembelajaran dengan model flipped classroom yang dikombinasikan dengan pendekatan saintifik secara signifikan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis peserta didik. Selain itu, ditemukan bahwa peserta didik dengan tingkat self-confidence yang tinggi menunjukkan kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik dibandingkan peserta didik dengan self-confidence yang rendah. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan positif antara self-confidence peserta didik dan kemampuan pemecahan masalah matematika dalam konteks pembelajaran flipped classroom berbasis pendekatan saintifik.
Blue Ocean Strategi dalam Meningkatkan Pemasaran di SMPIT Ar-Rahmah Pacitan
Muttaqien, Moh Hasan Firghol;
Hamdani, Mohammad Khusnul
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i4.2961
Menanggapi berbagai tantangan yang terjadi di lembaga pendidikan memerlukan strategi untuk mencapai hasil yang maksimal. Branding yang dilaksanakan paling tidak mempunyai daya mahnet untuk menarik siswa untuk sekolah ditempatnya. Pemasaran ini memerlukan strategi dalam melaksanakan dengan melihat kondisi sekitar dan kebutuhan serta branding yang bisa di jual. Apabila tidak mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat maka tidak akan ada respon positif dari masyarakat sekitar. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan menggunakan tehnik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian kualitatif lebih beriorientasi dengan hasil dilapangan sesuai realitas yang terjadi. Bahwa dengan memberikan stimulus terhadap masyarakat sekitar memiliki daya tarik tersendiri. Pemasaran berjalan dengan baik dengan respon masyarakat sekitar untuk memasukkan anaknya di SMPIT Ar-Rahmah Pacitan. Branding hafalan serta pelajaran jurumiyah memiliki daya tarik tersendiri.
Exploring the Relationship between Customer Engagement and Brand Advocacy among TikTok Shop Consumers: A Qualitative Literature Review
Angmalisang, Stefani I.;
Angmalisang, Harrychoon;
Rattu, Syaloomitha G.;
Setlight, Praished M.;
Pakasi, Vianti R.;
Muaja, Reginaseli M.;
Sembiring, Otniel S.;
Pangemanan, Enrique;
Dugupa, Simon;
Sumolang, Gabriel
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i4.2971
This study aims to explore the relationship between customer engagement and brand advocacy from the perspective of consumers on TikTok Shop. The research focuses on how consumers' interactions with brands affect their willingness to be brand advocates. A descriptive qualitative approach is used with literature review as the main method. Data was collected through a systematic review of journals related to customer engagement, brand advocacy, and digital marketing on TikTok Shop. Thematic analysis is used to identify patterns of relationships between variables. Results show that customer engagement has a significant impact on brand advocacy. Engagement is formed from creative content, interactive communication, and digital community participation. Consumers who are emotionally and socially connected are more likely to share positive experiences and become brand advocates. This study provides new insights by highlighting the dynamics of brand engagement and advocacy on video-based platforms like TikTok Shop, emphasizing the importance of emotional engagement and community building as a digital marketing strategy.
Manajemen Strategik Program Kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat MURNI
Nurhayani, Noneng
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/irje.v5i4.2972
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai seberapa besar Manajemen Pemasaran membantu bisnis tetap kompetitif di pasar digital modern. Metodologi deskriptif, analitis, dan kritis digunakan dalam penelitian ini. Dengan menggunakan metode ini, penulis dapat memberikan penjelasan terperinci tentang bagaimana Manajemen Pemasaran dapat membantu bisnis modern tetap kompetitif secara daring. Data primer dan sekunder adalah dua jenis informasi utama yang relevan yang digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen pemasaran di era digital mengintegrasikan teknologi, data, kreativitas, dan kolaborasi dengan penekanan pada personalisasi, ketangkasan, dan inovasi. Hasilnya mencakup peningkatan visibilitas, keterlibatan yang lebih kuat, efisiensi biaya, serta keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dan responsif terhadap perubahan pasar.