cover
Contact Name
Tarso Rudiana
Contact Email
lppm.unmabanten@gmail.com
Phone
+6282216689508
Journal Mail Official
tarso.rudiana@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Mathla'ul Anwar Jalan Raya Labuan KM 23, Pandeglang Banten
Location
Kab. pandeglang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
ISSN : 25408739     EISSN : 25408747     DOI : 10.30653/002
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. JPPM, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: Education for Sustainable Development. Community Services, People, Local Food Security, Nutrition and Public Health; Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; Community Empowerment, Social Access; Student Community Services; Border Region, Less Developed Region.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 438 Documents
Implementasi Sistem Monitoring Kendali pada Tanaman Hidroponik Pakcoy Berbasis Internet of Things Praptodiyono, Supriyanto; Kusuma, Sidiq Tri; Pratama, Bagus Galang; Umam, Khoirul
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.631

Abstract

. Kota Cilegon merupakan salah satu kota di Provinsi Banten dengan banyak pengusaha yang terus bekerja dalam membantu ketahanan pangan masyarakat. Gerem Hidroponik merupakan salah satu usaha tani yang berlokasi di daerah perbukitan dan memiliki potensi untuk berkembang dalam budidaya hidroponik pakcoy. Penanaman pakcoy berbasis hidroponik ada beberapa keunggulan dalam produksinya namun, terdapat beberapa permasalahan yang dialami petani hidroponik seperti keterbatasan waktu dan tenaga selama budidaya pakcoy. Permasalahan tersebut disebabkan petani memiliki profesi utama sebagai karyawan perusahaan. Berdasarkan uraian tersebut maka, tujuan dari pengabdian masyarakat ini yakni meningkatkan kemampuan dan pengetahuan dalam efisiensi penggunaan waktu dan tenaga selama budidaya pakcoy dengan menjalankan sistem monitoring dan kendali otomatis melalui aplikasi smartphone. Metode dalam program ini yakni penyuluhan, keterampilan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa petani akhirnya mampu memahami dan melakukan pengoperasian pada sistem monitoring dan kendali otomatis serta dapat mempermudah petani dalam menghemat waktu dan tenaga selama proses budidaya pakcoy. Cilegon City is one of the cities in Banten Province with many entrepreneurs who continue to work in helping the community's food security. Gerem Hydroponics is a farming business located in a hilly area and has the potential to be developed in pakcoy hydroponic cultivation. Hydroponic-based pakcoy planting has several advantages in its production, but there are several problems experienced by hydroponic farmers such as limited time and energy during pakcoy cultivation. This problem is caused by farmers having the main profession as company employees. Based on this description, the purpose of this community service is to increase skills and knowledge in the efficient use of time and energy during pakcoy cultivation by running an automatic monitoring and control system through a smartphone application. The methods in this program are counseling, skills, and evaluation. The results of this activity show that farmers are ultimately able to understand and operate an automatic monitoring and control system and can make it easier for farmers to save time and effort during the pakcoy cultivation process.
Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bantaran Sungai Lulut melalui Pengolahan Hasil Pangan Lokal Belimbing Wuluh dan Pemasarannya Nurhayati, Nurhayati; Angriani, Maya Rezeki; Wulandari, Dyah Sri; Zuyyina, Zuyyina
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.632

Abstract

Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang beragam termasuk tanaman. Salah satu tanaman tersebut adalah belimbing wuluh yang banyak ditemukan di halaman rumah atau di pinggir jalan. Tanaman ini tidak memerlukan teknik khusus dalam perawatan atau budidayanya. Belimbing wuluh termasuk tanaman yang berbuah banyak sepanjang tahun, dan bersifat perishable sehingga cepat mengalami kerusakan setelah dipetik atau dipanen. Mengacu kepada analisis situasi, ditemukan beberapa permasalahan yang ada di masyarakat, khususnya para ibu rumah tangga, yang meliputi ekonomi dan potensi dari masyarakat. Permasalahan-permasalahan tersebut kemudian diseleksi menurut skala prioritas dan disesuaikan dengan kemampuan masyarakat serta tingkat kepentingan untuk kebutuhan masyarakat. Strategi dalam memulai bisnis hingga menghasilkan produk dan packaging yang menarik serta berkhasiat bagi kesehatan dengan menggunakan bahan-bahan alami. Solusi kegiatan ini diharapkan dapat membantu para ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok pengajian untuk lebih mengenal pentingnya memanfaatkan dan mempromosikan hasil pangan local serta bagaimana cara membuat, mengelola, dan memasarkan olahan dari bahan hasil pangan local tersebut agar lebih tepat sasaran dengan memanfaatkan digital marketing. Indonesia is a country that has diverse natural resources including plants. One of these plants is starfruit which is often found in home gardens or on the side of the road. This plant does not require special techniques in care or cultivation. Carambola wuluh is a plant that bears a lot of fruit throughout the year and is perishable, so it quickly deteriorates after being picked or harvested. Referring to the situation analysis, several problems were found in the community, especially housewives, which included the economy and the potential of the community. These problems are then selected according to the priority scale and adjusted to the ability of the community and the level of importance for the needs of the community. Strategies in starting a business to produce products and packaging that are attractive and beneficial for health by using natural ingredients. The solution to this activity is expected to be able to help mothers who are members of the study group to become more familiar with the importance of utilizing and promoting local food products and how to make, manage, and market preparations from these local food products so that they are more on target by utilizing digital marketing.
Pengolahan Limbah Ampas Sagu Sebagai Pakan Ikan Oleh Kelompok POKDAKAN Bamba di Desa Walenrang Witno, Witno; Yumna, Yumna; Baso, Harfika Sari
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.635

Abstract

Upaya untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan memberikan pakan yang sesuai dengan kebutuhannya. Pakan dengan kualitas dan kuantitas yang cukup, sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan produksi. Total produksi dalam usaha perikanan sekitar 80% nya keluar untuk penyediaan pakan saja. Kondisi ini tentu menjadi kendala bagi kelompok Tani POKDAKAN Bamba, karena biaya pakan ikan yang mahal. Sehingga upaya untuk meminimalisir biaya adalah dengan memanfaatkan sumber pakan yang ada disekitar tempat tinggal kelompok POKDAKAN Bamba. Salah satu sumber pakan yang bisa diolah adalah limbah sagu. Limbah ampas sagu selama ini tidak dimanfaatkan oleh masyarakat. Padahal limbah ampas sagu merupakan sumber protein nabati yang dapat diolah menjadi pakan ikan berbentuk pellet. Metode pelaksanaan PKM yaitu sosialisasi dan koordinasi kelembagaan, penyusunan modul, penyuluhan dan pelatihan, pemberian alat TTG dan pendampingan kelompok. PKM di laksanakan di Desa Walenrang, Kecamatan walenrang, Kabupaten Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Jumlah peserta yang hadir sebanyak 23 anggota kelompok POKDAKAN. Hasil dari PKM ini adalah kelompok Tani POKDAKAN Bamba memiliki keterampilan dalam mengolah limbah sagu sebagai pakan ikan dengan menggunakan mesin pembuat pakan, mandiri dalam menyediakan pakan ikan yang mereka budidaya dan mengurangi biaya pakan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah kelompok POKDAKAN Bamba mampu mengurangi biaya pembelian pakan karena mampu membuat sendiri dari bahan-bahan yang tersedia di lingkungan mereka. Efforts to increase the productivity of fish farming is to provide feed that suits their needs. Feed with adequate quality and quantity is needed to support the growth and production of fish farming. About 80% of total production in the fishery business goes out to provide feed only. This condition is certainly an obstacle for the POKDAKAN Bamba Farmer Group, due to the high cost of fish feed. So the effort to minimize costs is to utilize food sources around the POKDAKAN Bamba group's residence. One of the feed sources that can be processed is sago waste. So far, sago pulp waste has not been used by the community. Even though sago pulp waste is a source of vegetable protein that can be processed into pelleted fish feed. The methods for implementing PKM are socialization and institutional coordination, preparing modules, counseling and training, providing TTG tools and group mentoring. The results of this PKM are that the POKDAKAN Bamba Farmer Group has the skills to process sago waste as animal feed using a feed making machine, is independent in providing food for the fish they cultivate and reduces feed costs. The conclusion from this activity was that the POKDAKAN Bamba group was able to reduce the cost of purchasing feed because they were able to make their own from ingredients available in their environment.
PKM Pelaku UMKM Melalui Pengembangan Usaha Kuliner Berbasis Ekonomi Kreatif dan Digital Marketing di Desa Yosonegoro Lantowa, Jafar; Harun, Rofik; Monoarfa, Valentina
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.636

Abstract

Desa Yosonegoro memiliki keunikan kuliner tradisional berupa ketupat, nasi bulu, sate tusuk, dan dodol. Penghasilan masyarakat Yosonegoro sebagian besar hanya berasal dari pendapatan kuliner ini, karena sebagian besar mereka adalah pedagang kuliner. Sejak Pandemi pendapatan mereka berkurang. Keterbatasan pendapatan dari hasil penjualan kuliner ini, dipengaruhi oleh beberapa faktor yakni aspek manajemen usaha yang kurang maksimal, masalah aspek pemasaran bersifat konvensional, dan aspek pengemasan yang monoton. Tujuan program PKM ini adalah untuk mewujudkan Desa Yosonegoro sebagai Kampung Kuliner melalui pengembangan usaha kuliner berbasis Ekonomi kreatif dan Digital Marketing sehingga potensi desa sebagai kampung kuliner bisa mengglobal. Metode yang digunakan ialah metode survei, metode wawancara, dan observasi lapangan serta pelaksanaan sosialisisasi, workshop, pelatihan dan pendampingan serta pembuatan desain kemasan produk, pembuatan website kampung kuliner, pembuatan sertifikat halal, penataan lokasi kampung kuliner, melaksanakan lokakarya dan serah terima aset pada mitra pelaku UMKM di di Desa Yosonegoro, Kec. Limboto Barat, Kab. Gorontalo. Hasil pelaksanaan program adanya peningkatan pendapatan masyarakat melalui keterampilan yang dimiliki masyarakat yang sebelumnya kuliner belum dikemas dengan menarik dan belum menggunakan website, setelah kegiatan mitra sudah mulai mengemas dalam bentuk kemasan menarik serta menjual kuliner tersebut dalamm bentuk online. Pendapatan perhari sebelumnya Rp. 300.000-Rp. 500.000 meningkat dengan pendapatan Rp. 500.000-Rp. 800.000/hari. Peningkatan ini berdasarkan kuesioner yang disebar kepada mitra, sehingga hasil pelaksanaan terealisasi sesuai dengan target pelaksanaan Program Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat di Desa Yosonegoro, Kec. Limboto Barat, Kab. Gorontalo. Yosonegoro Village has unique traditional culinary delights in the form of ketupat, nasi bulu, skewered satay and dodol. Most of the Yosonegoro people's income comes from culinary income, because most of them are culinary traders. Since the pandemic their income has decreased. The limited income from culinary sales is influenced by several factors, namely aspects of business management that are not optimal, problems with conventional marketing aspects, and monotonous packaging aspects. The aim of this PKM program is to realize Yosonegoro Village as a Culinary Village through developing culinary businesses based on creative economy and digital marketing so that the village's potential as a culinary village can go global. The methods used are survey methods, interview methods, and field observations as well as carrying out socialization, workshops, training and mentoring as well as making product packaging designs, creating culinary village websites, making halal certificates, arranging culinary village locations, carrying out workshops and handing over assets to partners. MSME actors in Yosonegoro Village, District. West Limboto, Kab. Gorontalo. The result of implementing the program is an increase in people's income through the skills possessed by the community. Previously, culinary delights had not been packaged attractively and had not used a website. After the activities, partners have started to package them in attractive packaging and sell these culinary delights online. Previous daily income Rp. 300,000-Rp. 500,000 increased with an income of Rp. 500,000-Rp. 800,000/day. This increase is based on a questionnaire distributed to partners, so that the implementation results are realized in accordance with the implementation target of the Community Partnership Empowerment Program in Yosonegoro Village, Kec. West Limboto, Kab. Gorontalo.
Pengembangan Teknologi Tepat Guna (TTG) Pembuatan Soap Paper Antibakteri Untuk Mencegah Bakteri Penyebab Diare di Desa Sukamenak Adlina, Salsabila; Susanti, Susanti; Nurzaman, Mochamad Herdi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.639

Abstract

Paper soap merupakan sabun cuci tangan kertas (Handsoap paper) menjadi salah satu inovasi dari sediaan sabun cuci tangan yang dimodifikasi dengan cara mencampurkan sabun cair pada kertas tipis (water soluble paper) untuk memudahkan dalam pelaksanaan PHBS. Pengembangan teknologi menjadi sediaan sabun kertas (paper soap) dilakukan untuk mencegah bakteri penyebab diare yang diakibatkan oleh Salmonella, Escherichia coli, Campylobacter, dan Shigella. Teknologi Tepat Guna (TTG) paper soap menjadi teknologi sederhana yang sesuai untuk memudahkan penggunaan sabun cuci tangan bagi masyarakat dan menjawab permasalahan masyarakat untuk mencegah bakteri penyebab diare supaya dapat taat dalam menerapkan PHBS di lingkungan Desa Sukamenak. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah kombinasi antara ceramah, diskusi dan praktik. Pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan menghasilkan peningkatan dengan presentase sebesar 97,5% dilihat hasil pre-test dan post-test. Paper soap is paper hand washing soap which is one of the innovations in preparing hand washing soap which is modified by mixing liquid soap in thin paper (water soluble paper) to make it easier to implement PHBS. The development of technology to produce paper soap was carried out to prevent diarrhea-causing bacteria caused by Salmonella, Escherichia coli, Campylobacter and Shigella. Appropriate Technology paper soap is a simple technology that is suitable to facilitate the use of hand washing soap for the community and answer community problems to prevent bacteria that cause diarrhea so that they can comply with implementing PHBS in the Sukamenak Village environment. The method used in this activity is a combination of lecture, discussion and practice. Participants' understanding of the material presented resulted in an increase in the percentage of 97.5% seen from the pre-test and post-test results.
Pelatihan Penggunaan Website Desa bagi para Staff di Desa Bandung, Kabupaten Serang Banten Nuraisiah, Rohaelis; Prihatin, Khiristina Sri; Haerani, Anggi
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.641

Abstract

Website desa berguna untuk memberikan informasi terkait pengenalan potensi yang ada di dalam desa tersebut. Desa Bandung memiliki potensi yang cukup besar dalam pengembangan ekonomi masyarakat Desa Bandung juga masuk dalam salah satu wilayah prospek industri. Namun, berdasarkan observasi dan wawancara terkait penggunaan website hasilnya pengetahuan masyarakat ataupun staff kelurahan mengenai penggunaan website masih sangat kurang, Oleh karena itu, penyebaran informasi dari desa melalui website belum pernah dilakukan. Tujuan program kerja pengembangan dan pelatihan Website desa sebagai media digital. Setelah pembuatan dan pelatihan website dilaksanakan didapati bahwa adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan para staff desa Bandung dalam penggunaan dan pengelolaan website desa tersebut. Selain daripada itu, ketertarikan para staff untuk mempelajari website desa lebih mendalam terjadi, mereka mengharapkan agar pelatihan lanjutan diberikan dikemudian hari oleh team. Dengan adanya program kerja pengembangan dan pelatihan Website desa sebagai media digital Informasi pengenalan potensi desa Bandung diharapkan para staff atau operator website desa bisa lebih memaksimalkan pengelolaan website desa Bandung Kedepan nya. The village website is useful to provide information related to introduction of potential in the village. Bandung Village has considerable potential in the economic development of the community, Bandung Village is also included in one of the industrial prospect areas. However, based on observations and interviews related to the use of the website, the result is that the knowledge of the community or village staff regarding the use of the website is still very lacking, the dissemination of information from the village through the website has never been carried out. The purpose of the village website development and training work program as a information. After the training of the website was carried out, It was found that there was an increase in the understanding and skills of Bandung village staff in the use and management of the village website. In addition, the interest of staff to learn more about the village website in depth, they hope that further training will be provided in the future by the team. With the work program of developing and training village websites as digital media Information on the introduction of Bandung village potential, it is hoped that village website staff or operators can further maximize.
Peningkatan Kesadaran Penggunaan BIM (Building Information Modeling) 5D pada Penyedia Jasa Lokal CV. Batu Intan Pradana H S, Canggih Gilang; Pratama, Ramadhan Widy; Halimah, Rainy Shinta Nur; Pratiwi, Kholis Hapsari; Rahmi, Ardia Tiara; Deni, Delista Putri; Alfianarrochmah, 'Ilma; Kurnianingsih, Oktavia; Susanto, Tri; Legowo, Slamet Jauhari; Yanto, Fendi Hary
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.648

Abstract

Permintaan mengenai kebutuhan pada bidang konstruksi terus meningkat tiap waktunya. Banyaknya Perusahaan yang bergerak pada bidang konstruksi bersaing untuk memberikan pembangunan yang terbaik pada clien-nya. Namun pada kenyataan, setiap proyek yang berlangsung tidak selalu berjalan mulus. Banyak sekali terjadi humans erorrs selama proses konstruksi berlangsung. Hal tersebut bisa saja terjadi karena pihak penyedia jasa masih mengandalkan metode- metode konvensial pada kegiatan konstruksi dan belum menerapkan digitalisasi. Digitalisasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap dunia konstruksi di Indonesia, khususnya area Solo raya. Untuk mencapai hal tersebut, maka dilakukanlah pengabdian yang bertujuan untuk memberdayakan penyedia jasa untuk melakukan digitalisasi pada kegiatan konstruksi melalui penerapan BIM. Penyedia jasa yang digandeng merupakan penyedia jasa lokal yakni, CV Batu Intan. Pengabdian ini berisikan kegiatan sosialisasi dan pelatihan penggunaan BIM 5D. BIM 5D dipilih karena BIM 5D dapat menentukan volume material serta biaya secara akurat. Hal tersebut tentu sangatlah membantu selama kegiatan konstruksi berlangsung. Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah perencanaan, sosialisasi dan pelatihan (short course), serta peninjauan dan monitoring evaluasi. Kegiatan pengabdian ini memberikan hasil yang baik pada penyedia CV. Batu Intan dalam penggunaannya terhadap BIM menjadi lebih paham dari yang sebelumnya masih awam mengenai BIM. The demand for needs in the construction sector continues to increase. Many companies operating in the construction industry compete to offer the best construction to their clients. However, in reality, every project that is carried out does not always go smoothly. Many human errors occur during the construction process. This could happen because service providers still rely on conventional methods in construction activities and have not implemented digitalization. This digitalization is a form of concern for the world of construction in Indonesia, particularly in the greater Solo region. To achieve this, a service has been produced which aims to enable service providers to digitize construction activities through the application of BIM. The partner service provider is a local service provider, namely CV Batu Intan. This service contains socialization and training activities in the use of 5D BIM. BIM 5D was chosen because BIM 5D can accurately determine material volumes and costs. This is definitely very useful during construction activities. The methods used in this service are planning, socialization and training (short courses), as well as evaluation, monitoring and follow-up. This service activity gives good results to CV providers. Batu Intan, in his use of BIM, has become more proficient than he was before.
Pencegahan Risiko Penularan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) dari Penggunaan Alat Selam Bersama pada Kelompok Penyelam di Pulau Enggano Atmaja, Vestidhia Yunisya; Kamilah, Santi Nurul; Lestari, Dian Fita; Lubis, Ashar Muda; Sipriyadi, Sipriyadi; Bastian, Muhammad Chandra; Wulandari, Gustina Dwi; Utama, Ahmat Fakhri
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.649

Abstract

Penyakit yang dapat disebabkan akibat penggunaan alat selam secara bersama yang tidak aseptik yaitu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). ISPA merupakan penyakit yang menginfeksi saluran pernapasan atas dan menginfeksi seluruh bagian pernapasan bawah (alveoli). ISPA dapat menular melalui droplet mengandung virus atau bakteri terhirup oleh orang sehat. Penggunaan alat selam secara langsung akan bersentuhan dengan bagian mulut dan hidung, apabila perawatan alat penyelaman kurang tepat akan menimbulkan adanya risiko penularan ISPA. Kelompok penyelam di Pulau Enggano menggunakan alat selam bersama untuk aktivitas mencari ikan dan menyewakan untuk para wisatawan. Namun para penyelam masih minim pengetahuan terkait dampak risiko penyakit dari penggunaan alat selam bersama. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan 5 kelompok penyelam yang ada di Pulau Enggano. Kegiatan pengabdian meliputi pembukaan, sosialisasi, pelatihan mengenai cara membersihkan alat selam yang benar, tanya jawab, evaluasi kegiatan, dan penutupan. Hasil evaluasi dari kegiatan ini, kelompok penyelam menilai sangat bermanfaat dan membantu meningkatkan pengetahuan peserta. Para penyelam menjadi sadar akan pentingnya kebersihan dan perawatan alat selamnya. Secara umum, berdasarkan hasil evaluasi, menunjukkan bahwa masyarakat puas dengan pelaksanaan kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih atas penyerahan alat dan bahan pembersih alat selam untuk kelompok penyelam. Pemahaman dan penerapan aseptik pada alat selam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan agar menjadi nilai lebih untuk kelompok penyelam. Tidak hanya untuk kesehatan para penyelam yang mencari ikan namun juga untuk wisatawan yang hendak menggunakan alat selam. Diseases that can be caused by sharing diving equipment that is not aseptic are Acute Respiratory Infections (ARI). ARI is a disease that infects the upper respiratory tract and infects the entire lower respiratory tract (alveoli). ARI can be transmitted through droplets containing viruses or bacteria inhaled by healthy people. Using diving equipment will directly come into contact with the mouth and nose, if the diving equipment is not maintained properly it will pose a risk of transmitting ARI. Groups of divers on Enggano Island use diving equipment together for fishing activities and rent them out to tourists. However, divers still lack knowledge regarding the impact of disease risks from using shared diving equipment. The activity was attended by representatives of 5 diving groups on Enggano Island. Service activities include opening, socialization, training on how to properly clean diving equipment, questions and answers, activity evaluation, and closing. As a result of the evaluation of this activity, the diving group considered it very useful and helped increase the participants' knowledge. Divers become aware of the importance of cleanliness and maintenance of their diving equipment. In general, based on the evaluation results, it showed that the community was satisfied with the implementation of this activity and expressed their gratitude for the delivery of diving equipment and cleaning materials to the diving group. The understanding and application of aseptics in diving equipment needs to be carried out on an ongoing basis so that it becomes an added value for groups of divers. Not only for the health of divers looking for fish but also for tourists who want to use diving equipment.
Pengembangan Aplikasi Berbasis Web Untuk Meningkatkan Pemesanan Produk UMKM KIMELS HIJAB Widhyaestoeti, Dahlia; Agnes, Kelvin Trio; Jaenudin, Jejen; Rachmawati, Fitria; Fatimah, Fety; Wulandari, Berlina
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.650

Abstract

Banyaknya jumlah UMKM di Indonesia, meningkatkan jumlah tenaga kerja terutama di Jawa Barat. Pengguna internet yang tinggi untuk pembelian produk dapat menguntungkan UMKM yang sudah memanfaatkan aplikasi dan website secara online. Hijab merupakan salah satu produk fashion yang dijual oleh Kimels Hijab yang berdiri tahun 2020, dengan model penjualan sistem pre-order dan promosi melalui media sosial. Pengembangan sebuah aplikasi yang memuat fitur-fitur melihat, memilih produk, keranjang belanja, cara bayar dan metode pengiriman, perlu dibuat untuk memaksimalkan penjualan serta meningkatkan proses pemesanan produk yang mudah dilakukan pelanggan. Aplikasi penjualan dan pemesanan yang dapat diakses secara online melalui aplikasi oleh pelanggan. Aplikasi berbasis Web yang dibuat menggunakan PHP, framework codeigniter dan MySQL untuk mengelola data-data. Tahap yang dilakukan untuk pengembangan aplikasi, dimulai dari tahap perencanaan, tahap pembuatan aplikasi dan tahap pendampingan. Ada tiga kegiatan pada tahap perencanaan, diantaranya yaitu perancangan sistem dengan membuat desain sistem menggunakan UML diagram. Tahap pendampingan dilakukan setelah dilakukan pengujian pada aplikasi dengan metode Black Box Testing, yang menunjukkan keberhasilan pada setiap fiturnya, pada tahap ini admin Kimels Hijab belajar langkah-langkah penggunaan aplikasi. The large number of MSMEs in Indonesia has increased the number of workers, especially in West Java. High internet users for purchasing products can benefit MSMEs who already use online applications and websites. Hijab is one of the fashion products sold by Kimels Hijab, which was founded in 2020, with a pre-order system sales model and promotions via social media. Developing an application that contains features for viewing, selecting products, shopping baskets, payment methods and delivery methods, needs to be created to maximize sales and improve the product ordering process which is easy for customers to carry out. Sales and ordering applications that can be accessed online via the application by customers. Web-based application created using PHP, Framework Codeigniter and MySQL to manage data. The stages carried out for application development start from the planning stage, application creation stage and mentoring stage. There are three activities at the planning stage, including system design by creating a system design using UML diagrams. The mentoring stage is carried out after testing the application using the Black Box Testing method, which shows the success of each feature. At this stage, the Kimels Hijab admin learns the steps for using the application.
Edukasi Peningkatan Nilai Tekanan Darah dan Cara Pengolahan Teh Biji Alpukat untuk Menurunkan Nilai Tekanan Darah pada Posyandu Lansia Pudakpayung Nastiti, Nindita Sari; Sabiti, Farroh Bintang; Febrinasari , Nisa
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/jppm.v9i1.651

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang ditandai dengan adanya peningkatan tekanan darah melebihi 140/90 mmHg. Prevalensinya meningkat seiring bertambahnya usia seseorang, dengan tingkat kejadian >60% pada populasi dengan usia >60 tahun. Hipertensi yang tidak ditangani dengan baik bisa meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Selain terapi menggunakan obat – obatan yang harus dikonsumsi secara rutin, tatalaksana hipertensi bisa ditambahkan dengan terapi sediaan herbal dan modifikasi gaya hidup. Penggunaan obat yang dituntut digunakan secara rutin sering membuat pasien tidak disiplin dalam mengkonsumsi obat, terlebih pada pasien lanjut usia (lansia). Salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai penurun tekanan darah adalah biji alpukat (Persea americana Mill). Tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan wawasan kepada mitra mengenai kandungan dan pemanfaatan biji alpukat untuk diolah menjadi teh sebagai terapi tambahan dalam penanganan hipertensi. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah memberikan edukasi secara langsung melalui sosialisasi kepada 36 peserta Posyandu Lansia Sehat Sejahtera RW XI Kel. Pudakpayung, Kota Semarang. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah bertambahnya pemahaman peserta Posyandu Lansia tentang cara penggunaan obat hipertensi dan pembuatan teh biji alpukat untuk menurunkan tekanan darah yang ditunjukkan dengan nilai sig (2-tailed) <0,05 yaitu 0,006 yang berarti terdapat perubahan pengetahuan saat pre-test dan post-test. Hypertension is a non-infectious disease characterized by an increase in blood pressure above 140/90 mmHg. Its prevalence increases with age, with an incidence rate of >60% in populations with age >60 years. Hypertension that is not treated properly can increase morbidity and mortality. In addition to therapy using drugs that must be consumed regularly, hypertension management can be added with herbal preparation therapy and lifestyle modification. The use of drugs that required to be used routinely often makes patients undisciplined in consuming drugs, especially in elderly patients. One of plants that can be utilized as blood pressure lowerers are avocado seeds (Persea americana Mill). avocado (Persea americana Mill). The purpose of this community service activity is to provide insight to regarding the content and utilization of avocado seeds to be processed into avocado seeds to be processed into tea as an additional therapy in the handling of hypertension. hypertension. The method used in this service is to provide direct education through socialization to 36 participants of Posyandu Lansia Sehat Sejahtera RW XI Kel. Pudakpayung, Semarang City. The result of this service activity is the increased understanding of the Elderly Posyandu participants about how to use hypertension drugs and make avocado seed tea to lower blood pressure as indicated by the sig value (2-tailed) <0.05, namely 0.006, which means there is a change in knowledge during the pre-test and post-test.