cover
Contact Name
Muhammad Ikhwan Burhan
Contact Email
ikhewan29@gmail.com
Phone
+6289652492393
Journal Mail Official
ikhewan29@gmail.com
Editorial Address
Jl. Terusan Traktor No. II Komp PU Malengkeri, Makassar.
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JEPKM)
ISSN : 29861217     EISSN : 29861217     DOI : https://doi.org/10.35914/jepkm.v3i2
Core Subject : Education,
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (JEPKM) merupakan jurnal ilmiah yang memuat kegiatan pendidikan/pendidikan, pelatihan, pengabdian atau pengabdian kepada masyarakat dengan tujuan menyebarluaskan pemikiran dan gagasan konseptual yang telah dicapai dalam bidang pengabdian dan pengabdian kepada masyarakat. Jurnal ini memuat berbagai kegiatan/aktivitas dalam menghadapi dan mengelola berbagai potensi, kendala, tantangan, dan permasalahan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan peran serta masyarakat dan mitra kerja sama lainnya.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 58 Documents
INTEGRASI BEBRAS TASK DALAM PERANGKAT PEMBELAJARAN: PELATIHAN GURU SD DI KOTA MAKASSAR UNTUK PENGUATAN COMPUTATIONAL THINKING Abdal, Nurul Mukhlisah; Setialaksana, Wirawan; Syawaluddin, Ahmad; Afifah, Fadhillah; Marhayati
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v4i2.307

Abstract

This community service program aims to enhance the competencies of elementary school teachers in Makassar City in integrating Computational Thinking (CT) into instructional materials through the use of Bebras Tasks. The program was implemented through five systematic stages: socialization, training, technology application, mentoring and evaluation, and sustainability. The training covered the development of Bebras problems, preparation of lesson plans (RPP), student worksheets (LKS), and CT-based assessment rubrics aligned with the Merdeka Curriculum. The results indicate a significant improvement in teachers’ ability to design CT-oriented learning materials, along with a 22–30% increase in students’ computational thinking skills based on pretest and posttest data. In addition to producing a Bebras problem bank and a complete set of instructional tools, the program successfully established a CT working group (Pokja) to ensure long-term sustainability. Overall, this program positively contributes to improving learning quality and strengthening teachers’ professional capacity.
Pengabdian Kepada Masyarakat: Pembuatan Produk Bakery dengan Teknik Steam Qur'ani, Besse; Widodo, Slamet; Ratnawati T; Syamsuriah; Nurhijrah
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v4i2.308

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan keterampilan mitra dalam memproduksi bakery steam yang sederhana, berkualitas, dan memiliki nilai jual. Kegiatan dirancang melalui kombinasi penyampaian materi dasar dan praktik langsung, meliputi pemilihan bahan, pembuatan adonan, teknik pengukusan, serta pengenalan variasi produk yang mudah diterapkan. Melalui metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi, peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan kemampuan dalam produksi bakery steam. Kegiatan ini juga menghasilkan dokumentasi foto dan video yang dipublikasikan sebagai luaran edukatif dan bentuk transparansi kegiatan. Selain itu, peserta dibekali pemahaman dasar manajemen usaha, seperti perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual, dan strategi pemasaran sederhana melalui media sosial. Secara keseluruhan, PKM ini tidak hanya memperkuat aspek teknis produksi, tetapi juga membuka peluang bagi mitra untuk mengembangkan usaha kecil yang berkelanjutan dan bernilai ekonomis.
The Pelatihan Fruit carving untuk meningkatkan kreativitas pada Ibu- Ibu Pelaku UMKM di The Culture Club Makassar : Pelatihan Fruit carving untuk meningkatkan kreativitas pada Ibu- Ibu Pelaku UMKM di The Culture Club Makassar Yusrianti yusrianti
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas ibu-ibu pelaku UMKM dalam pengembangan keterampilan fruit carving sebagai inovasi penyajian produk kuliner. Kegiatan dilaksanakan di The Culture Club Makassar dengan metode pelatihan langsung (hands-on), demonstrasi, dan pendampingan. Sebanyak 10 peserta mengikuti pelatihan yang mencakup pengenalan teknik dasar fruit carving, praktek langsung pembuatan kreasi ukir buah, serta diskusi pengembangan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mempraktikkan teknik dasar fruit carving dengan baik, meningkatkan kreativitas dalam mengembangkan variasi produk, dan memperoleh wawasan baru terkait pengembangan usaha kuliner berbasis keterampilan artistik. Kegiatan ini memberikan kontribusi dalam penguatan kapasitas UMKM untuk menghasilkan produk bernilai tambah, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha baru yang inovatif. Abstract: This community service activity aims to improve the creativity of housewives who are SME actors in developing fruit carving skills as a culinary product presentation innovation. The activity was carried out at The Culture Club Makassar using hands-on training methods, demonstrations, and mentoring. A total of 10 participants took part in training covering basic fruit carving techniques, direct practice in creating fruit carving works, and product development discussions. The results showed that participants were able to practice basic fruit carving techniques well, increase creativity in developing product variations, and gain new insights related to culinary business development based on artistic skills. This activity contributes to strengthening the capacity of SMEs to produce value-added products, while opening up opportunities for innovative business development.
Optimalisasi Pembelajaran IPA di Era Digital melalui Pelatihan Laboratorium Virtual PhET di SMPN 27 Makassar Shoffan Fatkhulloh; Nurhayani H Muhiddin; Nur Rahmah Sangkala; Amalia Rahmadani; Banu Kisworo
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v5i1.338

Abstract

Pembelajaran IPA di SMPN 27 Makassar masih didominasi pendekatan konvensional dengan minimnya praktikum dan pemanfaatan teknologi, sehingga berdampak pada rendahnya motivasi dan literasi sains peserta didik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru IPA dalam memanfaatkan laboratorium virtual PhET (Physics Education Technology) Interactive Simulations sebagai media pembelajaran di era digital. Metode yang digunakan adalah service learning melalui lima tahapan: investigasi, persiapan, aksi, refleksi, dan demonstrasi, dengan melibatkan 6 guru IPA sebagai peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan instrumen tes pilihan ganda (pre-test dan post-test). Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor dari 95,00 menjadi 98,33 dengan rata-rata N-Gain sebesar 0,92 (kategori tinggi). Sebanyak 83,3% peserta mencapai kategori N-Gain tinggi dan 16,7% kategori sedang. Peningkatan paling signifikan terjadi pada aspek teknis penggunaan mode offline PhET (+18,8%) dan pemahaman prosedur penggunaan PhET (+25,0%). Pelatihan berbasis service learning terbukti efektif mengoptimalkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan laboratorium virtual ke dalam pembelajaran IPA yang lebih interaktif dan berbasis teknologi.
Edukasi Penyusunan Modul Ajar dalam Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Calon Guru IPA Yulianti Yusal; Musawwir Usman; Banu Kisworo; St. Mutia Alfiyanti Muhiddin; Ahmad Zuhudy Bahtiar
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v5i1.339

Abstract

Modul ajar merupakan salah satu perangkat pembelajaran penting dalam implementasi Kurikulum Merdeka yang perlu dipahami oleh calon guru. Namun, masih terdapat mahasiswa calon guru IPA yang belum memahami secara optimal struktur dan komponen modul ajar sesuai karakteristik Kurikulum Merdeka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada calon guru IPA mengenai penyusunan modul ajar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan diikuti oleh 32 mahasiswa semester 4 Jurusan Pendidikan IPA FMIPA UNM dan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tiga tahapan utama, yaitu sosialisasi materi, pendampingan dan pengecekan modul ajar, serta diskusi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman awal mengenai struktur dan penyusunan modul ajar dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan keterlibatan aktif selama kegiatan berlangsung. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini memberikan kontribusi positif dalam memperkuat pemahaman calon guru IPA terkait penyusunan perangkat pembelajaran sesuai karakteristik Kurikulum Merdeka.
Pelatihan Modifikasi Motif Khas Sulawesi Melalui Aplikasi Ibis Paint pada UMKM Kota Makassar untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif di Era Digitalisasi Andi Nuralfiah; Luthfiani Jusuf; Perawati Simaremare; Nur Widya Anriyana; Muh. Fadhil Supriadi
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v5i1.340

Abstract

The Micro, Small, and Medium Enterprises (UMKM) sector is experiencing shifts in production and marketing due to advances in digital technology. This includes creating products tailored to local culture. As a center of the creative industry in Eastern Indonesia, Makassar has great potential to develop distinctive South Sulawesi styles, including the Bugis-Makassar style (Lipa Sabbe and geometric), the Toraja style, and other variations of traditional styles. The aim of this service is to provide UMKM practitioners in Makassar City with the ability to transform authentic Sulawesi colors using the Ibis Paint digital design application. This will support the growth of the creative economy in the digital era. The activity commenced in January 2026 and involved 60 UMKM participants with a participatory training approach, including socialization, demonstrations, design practice, mentoring, and evaluation of the works. The results of the activities show that participants are able to use the basic to advanced features of the Ibis Paint application to create digital motif designs that are more creative, flexible, and have commercial value. Therefore, this training will enhance the capabilities of creative UMKM and strengthen the culture-based creative economy ecosystem in Makassar City.
Diversifikasi Produk Cumi Krispi untuk Pemberdayaan Wanita Nelayan Mattiro Kanja Slamet Widodo; Besse Qur'ani; Udin Sidik Sidin; Nur Aida; Muhammad Fadhil Supriadi
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v5i1.341

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelompok wanita nelayan Desa Mattiro Kanja dalam mengolah cumi-cumi lokal menjadi produk bernilai ekonomi. Permasalahan mitra meliputi keterbatasan pengetahuan pengolahan hasil laut, pengemasan, pemasaran, dan penentuan harga jual. Metode kegiatan dilakukan melalui ceramah, diskusi, demonstrasi, dan pelatihan praktik pembuatan cumi krispi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra mengenai pemilihan bahan, pengolahan, pengemasan, branding, dan strategi pemasaran. Produk cumi krispi menjadi bentuk diversifikasi hasil laut yang menarik, higienis, dan berpeluang meningkatkan pendapatan keluarga nelayan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan Kelompok Ibu Rumah Tangga melalui Pelatihan Membatik Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Keterampilan dan Kemandirian Ekonomi Nurhijrah Nurhijrah; Besse Qur'ani; Israwati Hamsar; Mansyur Mansyur; Wabdillah wabdillah
Jurnal Edukasi dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Yayasan Insan Literasi Cendekia (INLIC) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35914/jepkm.v5i1.342

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi kelompok ibu rumah tangga melalui pelatihan membatik berbasis potensi lokal. Mitra kegiatan adalah kelompok ibu rumah tangga yang memiliki keterbatasan keterampilan produktif dan peluang usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi kebutuhan, perencanaan bersama, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi. Materi pelatihan meliputi pengenalan alat dan bahan, pembuatan motif berbasis potensi lokal, teknik pencantingan, pewarnaan, dan dasar-dasar kewirausahaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam membatik serta tumbuhnya motivasi untuk mengembangkan usaha kreatif berbasis budaya lokal. Selain itu, kegiatan ini memperkuat partisipasi dan kerja sama antaranggota kelompok. Program ini berkontribusi dalam pemberdayaan perempuan dan membuka peluang peningkatan pendapatan keluarga melalui pengembangan usaha batik berbasis potensi lokal