cover
Contact Name
I Wayan Suky Luxiana
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
info.jurnalcsj@gmail.com
Editorial Address
Editorial Office of Community Services Journal (CSJ) Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar, Tel/Fax: (0361) 223858, 081547397113/(0361) 235073 Email: info.jurnalcsj@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Community Services Journal (CSJ)
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 26549360     EISSN : 26549379     DOI : https://doi.org/10.22225/csj
Core Subject : Social,
Community Service Journal (CSJ) is published by the community service department, Universitas Warmadewa. The main aim of this journal is to publish original articles based on the latest knowledge, research, and applied research as well as the latest scientific developments in Community Services, People, Local Food Security, Training, Marketing, Appropriate Technology, Design, Community Empowerment, Social Access, Student Community Services, Border Region, Less Developed Region, Education for Sustainable Development. This journal is open to academics, graduate and postgraduate students, practitioners, and individuals who have an interest in community services issues. This journal is published 2 times a year in June and December. The language used in this journal is Bahasa Indonesia.
Articles 93 Documents
Pembinaan Dan Penyelesaian Kredit Macet Pada Koperasi Simpan Pinjam Hari Sejahtera, Di Desa Bugbug, Kelurahan Bugbug, Kabupaten Karangasem I Nyoman Budiartha; Ni Luh Made Mahendrawati; I Wayan Wesna Astara; Dessy Lina Oktaviani Suendra; Kade Richa Mulyawati; I Made Aditya Mantara Putra
Community Service Journal (CSJ) Vol. 1 No. 2 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.097 KB)

Abstract

Abstrak As one of the driving force of the middle economy, the cooperative has been growing rapidly in Indonesia in recent years. Bali Province is one of the best competition for Cooperative in Indonesia. This can be seen from the award given by the Ministry of Cooperatives and Small and Medium Enterprises of the Republic of Indonesia to the cooperatives in Bali. The government is also optimistic to continue to develop cooperatives in Bali well and right so that the future can meet the market both domestically and abroad, as well as the KOPWAN Mertasari, Karangasem District. This cooperative arises from the desire to develop a Dharma Wanita group within the Karangasem Regional Government in order to help the economy of the members even the Karangasem community. However, it is inevitable that various barrier factors are formed along with the establishment of this cooperative, one of which is bad credit. The problem of bad debts is the most common problem we encounter in banking institutions and it is very difficult to avoid. Therefore, in the course of a cooperative, it is necessary to prepare a variety of preparations to anticipate the occurrence of bad loans, one of them through a good credit analysis and the establishment of credit agreements with legal force
Pemberdayaan Kelompok Ibu PKK di Desa Kerta Kecamatan Payangan Kabupaten Gianyar Bali Sebagai Pembantu Jumantik untuk Mencegah Infeksi Demam Berdarah Dengue DAP Sri Masyeni; AAG Indraningrat; PA Suryandhita; Agus Santosa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 3 No. 2 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1114.235 KB)

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) yang terjadi akibat infeksi virus Dengue merupakan penyakit yang mewabah tiap tahunnya di Bali dan Indonesia pada umumnya. Upaya menekan laju DBD khususnya melalui eradikasi vektor pembawa virus yaitu nyamuk Aedes aegypti perlu terus dilakukan dengan melibatkan peran serta masyarakat secara langsung. Penyuluhan mengenai DBD terhadap kelompok ibu PKK di Desa Kerta, Kecamatan Payangan, Kabupaten Gianyar, Provinsi Bali telah dilaksanakan dengan hasil yang memuaskan. Metode yang digunakan adalah presentasi dan diskusi melalui tatap muka. Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan pemahaman ibu-ibu PKK terhadap DBD dan upaya pencegahannya. Sebagai tindak lanjut kegiatan pengabdian ini, tim pembantu Jumantik dari anggota PKK Desa Kerta, Kecamatan Payangan telah dibentuk. Tim ini diharapkan berperan aktif dalam memonitoring dan meminimalisir tempat berkembang biak jentik nyamuk Aedes aegypti, serta secara aktif mensosialisasikan pencegahan DBD di lingkungan tempat tinggal mereka.
Pengelolaan Desa Wisata Di Desa Adat Kiadan Plaga Badung Bali Berbasis Desa Adat (Perspektif Hukum Kepariwisataan) I Wayan Wesna Astara (Scopus ID: 57211467012); I Made Mardika; Ni Made Ayu Suardani Singapurwa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1027.179 KB)

Abstract

Pengelolaan Desa wisata berbasis Desa adat di Bali menjadi penguatan desa adat dalam mengelola sumber daya alam, sumber daya budaya dan potensi desa adat dapat memberikan manfaat kepada masyarakat lokal di Bali. Pulau Bali, memiliki potensi kebudayaan yaitu manusianya, adat, kesenian dan alamnya. Pariwisata budaya di tingkat desa (dinas) Pelaga dan/atau desa adat Kiadan merupakan implementasi dari Peraturan Bupati Badung nomor 47 tahun 2010 tentang desa wisata. Pengabdian KKN-PPM ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat adat dalam mengelola desa wisata berbasis Desa adat. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah kualitatif dengan pengamatan partisipan, wawancara semi structural, dan introspeksi (Mikkelen, 2011). Bentuk analisis yang digunakan adalah analisis dan interpretasi kritis atas bahan sumber. Hasil pengabdian ini adalah dalam pengelolaan desa wisata upaya yang dilakukan adalah penyuratan perarem dan/atau perjanjian desa adat Kiadan dengan pihak-pihak yang berkepentingan dalam pengelolaan desa wisata. Peranan Desa Adat dan Desa Dinas, Pemerintah Daerah Kabupaten Badung untuk memprioritaskan program pemerdayaan desa adat. Pengelolaan Desa Wisata berbasis desa adat, dengan memberikan seperangkat alat kerja seperti Laptop dan printer yang dilengkapi Web ekowisata Desa Kiadan Plaga. Bidang ekonomi kreatif yaitu ada produk kopi “IJO BANG” KIADAN yang ramah lingkungan, kemudian dibuatkan perbaikan pengemasan Produk. Dalam hukum kepariwisataan, implementasi Peraturan Bupati Nomor 47 tahun 2010 tentang desa wisata masih perlu ada pengembangan dari pemerintah, masyarakat lokal, dan bekerjasama dengan pihak-pihak swasta dengan pola kerjasama saling menguntungkan. Selain itu, Sumber daya manusia yang kreatif dan inovatif diperlukan dalam pengelolaan Desa wisata.
Pengolahan Jerami Padi Dengan Bio-Cas di Banjar Sandakan Desa Sulangai Kecamatan Petang, Kabupaten Badung Ni Ketut Sri Rukmini; Yan Tonga; I Gede Sutapa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.033 KB)

Abstract

Upaya peningkatan produktivitas ternak khususnya ternak sapi di daerah Bali, perlu dihadapkan pada keterbatasan jumlah hijauan pakan ternak khususnya di musim kemarau, sehingga perlu dicarikan pakan alternatif. Salah satu alternatif untuk penyediaan pakan yang murah dan kompetitif adalah melalui pemanfaatan limbah pertanian terutama jerami padi. Kelemahan jerami padi serat kasarnya tinggi dan nutrisinya rendah, kelemahan tersebut dapat ditingkatkan kualitasnya dengan sentuhan teknologi yang sederhana dan mewah yaitu dengan penambahan bio-cas yang merupakan bahan probiotik yang mengandung beberapa jenis mikroba yang mampu menguraikan serat kasar dan meningkatkan nutrisi serta dapat mempercepat pertumbuhan ternak kelompok Gapoktan Sinampi 171 ini berlokasi di Banjar Sandakan Desa Sulangai Kecamatan Petang Kabupaten Badung. Mengalami permasalahan pada saat panen raya padi jerami berlimpah dan saat musim kemarau sulit mencari pakan ternak. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani peternak tentang pemanfaatan jerami padi dengan aplikasi teknologi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan secara langsung. Pengolahan dengan suplemen campuran molasis dan bio-cas. Dari kegiatan ini, hasilnya adalah peternak menghasilkan produk jerami padi dengan penambahan Bio–Cas yang dinilai ternak, lebih mudah di cerna, nilai gizi meningkat bisa langsung diberikan kepada ternak, dapat disimpan lama (3-4 bulan) serta dapat mempercepat pertumbuhan ternak.
Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Nugget Ikan (Fish Nugget) Ni Made Darmadi; I Gde Suranaya Pandit; I Gusti Ngurah Sugiana
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.673 KB)

Abstract

Ikan memiliki kandungan gizi cukup baik terutama dari kandungan protein dan lemaknya. Protein Ikan mudah terserap oleh tubuh manusia, Kandungan lemak Ikan memiliki kandungan Kolesterol yang termasuk dalam golongan HDL. Dengan kelebihan lainnya ikan tidak serta merta mau dinikmati oleh sebagian masyarakat terutama oleh anak-anak. Untuk itu perlu adanya penganekaragaman bentuk olahan ikan sehingga lebih menarik, diantaranya dengan cara membuat Nugget Ikan. Nugget ikan adalah olahan daging ikan yang dicampur dengan sedikit tepung dan telur sebagai bahan dasar. Jenis olahan ini dapat dinikmati dalam jangka panjang karena penyimpanan sebelum dikonsumsi dalam suasana beku. Di desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung memiliki potensi perikanan cukup baik, banyak terdapat kelompok pembudidaya ikan, tetapi kurang aktif. Melihat Potensi yang ada Fakultas Pertanian khususnya Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan melakukan pengabdian ke Desa tersebut untuk membantu masyarakat untuk kembali aktif membudidayakan ikan. Ikan yang dibudidaya sangat layak untuk diolah menjadi nugget ikan. Diharapkan dari kegiatan ini dapat memenuhi kebutuhan protein warga dan sebagai pendapatan sampingan bagi ibu-ibu untuk mengisi waktu luangnya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu di desa Sulangai dalam mengelolah ikan menjadi Nugget ikan. Metode yang digunakan dalam Pengabdian tersebut, untuk Nugget Ikan masih bersifat Penyuluhan saja, tidak dilaksanakan Pelatihan karena saat itu Ibu-ibu di Desa Sulangai ada kegiatan lain/Upacara bersamaan dengan waktu Pengabdian. Hasil penyuluhan dan kegiatan ini adalah bapak-bapak kelompok pembudidaya ikan sangat antusias dengan materi ini dan akan mengundang kembali untuk memberikan penyuluhan dan praktik langsung.
Teknik Pembenihan Ikan Karper di Desa Sulangai Kecamatan Petang Badung Bali I Made Kawan; Dewa Gede Semara Edi; Sang Ayu Made Putri Suryani; Dewa Nyoman Sadguna
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.395 KB)

Abstract

Ikan Karper adalah salah satu jenis ikan air tawar sudah dikenal oleh masyarakat, pengembangan ikan budidaya ini dapat dilakukan dalam dua tahap yaitu pembenihan dan pembesaran. Keberhasilan pembesaran sangat tergantung dari kegiatan pembenihan. Desa Sulangai Kecamatan Petang memiliki potensi untuk usaha budidaya ikan dan saat ini ketersediaan benih ikan karper masih sangat terbatas maka sangat perlu adanya teknologi untuk memproduksi benih ikan karper yang dapat diterapkan oleh kelompok pembudidaya ikan di Desa Sulangai. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk memberikan pemahaman tentang teknik pembenihan ikan karper di desa Sulangai kecamatan Petang Badung Bali. Metode yang digunakan adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan yang dilanjutkan dengan praktek pemijahan ikan. Hasil yang didapatkan dalam kegiatan ini peserta dapat mengetahui dan memahami teknik untuk memproduksi benih ikan karper yaitu mengetahui perbedaan induk jantan & betina, mengetahui ikan yang matang kelamin, dan dapat melakukan persiapan kolam untuk mengawinkan ikan, serta kendala-kendala yang terjadi dalam melakukan pembenihan ikan karper.
Pengemasan dan Strategi Pemasaran Produk Pangan di Desa Sulangai A.A. Made Semariyani; I Wayan Sudiarta; I Nyoman Rudianta; I Putu Candra; I Gede Pasek Mangku; Luh Suriati; Ni Made Ayu Suardani Singapurwa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (918.415 KB)

Abstract

Kegiatan PKM Pengemasan dan Strategi Pemasaran Produk Pangan dilaksanakan di Desa Sulangai, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung. Pelatihan diberikan pada Ibu-ibu PKK Desa Sulangai. Tujuan yang ingin dicapai yaitu untuk memberikan teknologi pengemasan dan strategi pemasaran produk pangan yang telah diproduksi oleh ibu-ibu PKK desa Sulangai (jamu kunyit, jamu sirih, Virgin Coconut Oil (VCO), manisan tomat, minyak tandusan, jajanan tradisional dan lain-lain). Pada saat pelatihan diberikan pengetahuan mengenai kewirausahaan, managemen usaha, sanitasi dan higiene proses produksi, pengemasan, dan pemasaran, sehingga peserta pelatihan mampu mengelola usaha yang dibuat dengan baik. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan pelatihan ini adalah dengan metoda wawancara, tatap muka, penyuluhan dan praktek secara langsung. Kegiatan dilakukan bertahap yaitu: Pertama, diadakan penyuluhan mengenai teknologi pengemasan produk pangan, dan penyuluhan Kewirausahaan, managemen usaha dan pemasaran. Kedua, dilakukan pelatihan/ praktek langsung mengemas hasil olahan pangan khususnya VCO, dilakukan beberapa kali evaluasi sampai peserta pelatihan benar-benar menguasai teknologi tersebut dan peserta pelatihan mampu untuk mengemas produk dan memasarkan produk secara mandiri. Hasil dari kegiatan ini adalah 1) Peserta pelatihan telah mengikuti pelatihan dengan semangat dan disiplin terlihat dari daftar kehadirannya. 2) Pelatihan untuk pengemasan dan pemasaran produk pangan dapat dilaksanakan dengan baik dan peserta pelatihan mampu mengemas dan memasarkan produk tersebut dengan baik. 3) Target luaran dari kegiatan PKM Pelatihan Pengemasan dan pemasaran produk pangan ini telah diberikan kepada peserta didik.
Budidaya Rumput Odot di Desa Sulangai Kecamatan Petang Kabupaten Badung-Bali I Nyoman Kaca; Luh Suariani; Ni Ketut Etty Suwitari; I Gusti Agus Maha Putra Sanjaya
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (903.293 KB)

Abstract

Penganekaragaman dalam pemberian hijauan sebagai pakan ternak ruminansia penting untuk dilakukan. Dengan adanya penganekaragaman jenis hijauan maka kebutuhan nutrisi ternak ruminansia diharapkan akan terpenuhi. Salah satu varian yang sedang dikembangkan dan diperkenalkan kepada peternak sebagai hijauan pakan ternak-ternak adalah rumput gajah odot atau yang lebih populer dengan rumput odot. Sulangai adalah sebuah desa di Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali yang mempunyai jumlah penduduk 4.649 jiwa dengan luas wilayahnya adalah 12, 59 km2. Gapoktan Simantri 171 Banjar Sandakan Desa Sulangai merupakan salah satu gapoktan yang ada di desa Sulangai. Gapoktan ini khusus tempat berkumpulnya para peternak sapi. Salah satu kendala yang dihadapi adalah sulitnya pakan pada musim kemarau, sehingga perlu dilakukan usaha penanaman (budidaya) pakan unggul, salah satunya adalah rumput odot. Kegiatan ini telah dilaksanakan dengan metode partisipatif aktif dari mitra dan pembuatan demplot. Demplot dilakukan berupa penanaman rumput odot disekitar kandang dan di pematang. Sampai dengan tahap evaluasi, petani sudah mampu memanen rumput odot sebagai pakan ternaknya. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membudidayakan rumput odot di desa Sulangai. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode eksploratif dan partisipasi aktif masyarakat. Hasil kegiatan ini adalah kegiatan program pengabdian ini terlaksana dengan baik dengan mengikuti beberapa tahapan dalam pelaksanaannya. Kesimpulannya, kegiatan ini bisa meningkatkan kualitas SDM kelompok pendamping anggota mitra untuk mebudidayakan rumput odot sebagai usaha pemenuhan kebutuhan pakan ternaknya sehingga diharapkan tidak mengalami kesulitan lagi pada saat musim kemarau ataupun mengurangi waktu untuk menyediakan pakan ternak, karena pakan sudah tersedia disekitar kandang.
Pengembangan Atraksi Wisata Baru Melalui Program Desa Mitra di Desa Singapadu Tengah, Gianyar I Wayan Parwata; I Made Artawan; I Wayan Wesna Astara; Lilik Antarini
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1835.628 KB)

Abstract

Desa Singapadu Tengah terletak di kecamatan Sukawati, kabupaten Gianyar, Bali. Desa ini memiliki beberapa obyek yang cukup potensial belum tergarap dengan dengan baik antara lain obyek wisata rumah tradisional, obyek wisata susur sungai, jogging track, dan kuliner tradisional yang dapat menjadi wisata rekreasi yang alami dan berwawasan lingkungan. Model wisata yang dapat dikembangkan di desa Singapadu Tengah, antara lain: 1) Wisata Budaya meliputi: wisata rumah adat (tradisional), Tempat suci (Pura) dan aktivitasnya, dan situs Kebo Iwa di Pura Dalem Negari; 2) Wisata Kreatif: memanfaatkan sungai untuk kegiatan susur sungai: permainan perahu dan tubing bagi anak-anak; 3) Wisata Kuliner makanan tradisional meliputi: menjual makanan jajanan dan bubur; 4) Wisata Sehat dengan memanfaatkan tepian sepanjang sungai untuk kegiatan jogging track dan bersepeda; dan 5) Wisata Kenangan; menjual karya seni warga dalam bentuk merchandise yang dapat dibawa pulang oleh pengunjung.Tujuan pengembangan desa mitra ini adalah meningkatkan sumber daya manusia dalam kelompok desa mitra untuk menunjang aktivitas desa wisata guna mendukung terciptanya iklim kondusif bagi tumbuh dan berkembangnya kepariwisataan desa mitra.
Pelatihan Penyusunan SPT Tahunan Badan 1771 dan SPT Tahunan Orang Pribadi 1770SS, 1770S, dan 1770 Tahun 2019 dengan INKINDO BALI I Made Dwi Harmana; I Made Dwi Sumba Wirawan; Desak Ruric Pradnya Paramitha Nida; I Wayan Chandra Adyatma; Gede Yohanes Arygunartha
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1078.119 KB)

Abstract

Pengabdian masyarakat dengan INKINDO Bali merupakan suatu bentuk kepedulian kita kepada kelompok masyarakat khususnya pengusaha dan perusahaan yang bergerak di bidang jasa konsultan perencana dan pengawas konstruksi sebagai wajib pajak yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) namun mereka tidak tahu kewajiban yang harus dilakukan sehubungan kepemilikan NPWP tersebut. Kesadaran masyarakat untuk memiliki NPWP merupakan bentuk kepedulian terhadap pembiayaan pembangunan nasional melalui pembayaran pajak. Pajak adalah sumber terbesar penerimaan negara sampai saat ini. Pemerintah khususnya Dirjen Pajak selain mengharapkan dukungan masyarakat dalam bentuk pembayaran pajak, pertanggungjawaban berupa pelaporan SPT Tahunan juga dibutuhkan sebagai ukuran kepatuhan wajib pajak, semakin lengkap SPT terlapor, semakin baik tingkat kepatuhan wajib pajak, sehingga semakin mudah mengedukasi masyarakat dalam ikut membantu pembiayaan negara melalui pembayaran pajak. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah metode sosialisasi kepada para peserta dalam hal ini anggota asiosiasi INKINDO Bali. Hasil dari pengabdian ini adalah Masyarakat dalam hal ini anggota INKINDO Bali cukup mengetahui kewajiban perpajakannya sebagai pemilik usaha atau sebagai pelaku profesi. Kedua, Kesadaran anggota INKINDO Bali dalam upaya ikut membantu berpartisipasi dalam pembiayaan pembangunan nasional cukup baik, dilihat dari antusiasme mereka dalam mengikuti pelatihan. Ketiga, Para anggota INKINDO Bali masih kebingungan terkait pemenuhan kewajiban perpajakan mereka sehingga memerlukan mentoring baik dari relawan sekolah vokasi Warmadewa maupun para dosen. Bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan Sekolah Vokasi Universitas Warmadewa ini dapat membantu kedua belah pihak yakni wajib pajak lebih memahami apa hak dan kewajibannya serta membantu DJP dalam peningkatan kepatuhan wajib pajak.

Page 2 of 10 | Total Record : 93