cover
Contact Name
I Wayan Suky Luxiana
Contact Email
info.ppjunwar02@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
info.jurnalcsj@gmail.com
Editorial Address
Editorial Office of Community Services Journal (CSJ) Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa Jl. Terompong 24 Tanjung Bungkak Denpasar, Tel/Fax: (0361) 223858, 081547397113/(0361) 235073 Email: info.jurnalcsj@gmail.com
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Community Services Journal (CSJ)
Published by Universitas Warmadewa
ISSN : 26549360     EISSN : 26549379     DOI : https://doi.org/10.22225/csj
Core Subject : Social,
Community Service Journal (CSJ) is published by the community service department, Universitas Warmadewa. The main aim of this journal is to publish original articles based on the latest knowledge, research, and applied research as well as the latest scientific developments in Community Services, People, Local Food Security, Training, Marketing, Appropriate Technology, Design, Community Empowerment, Social Access, Student Community Services, Border Region, Less Developed Region, Education for Sustainable Development. This journal is open to academics, graduate and postgraduate students, practitioners, and individuals who have an interest in community services issues. This journal is published 2 times a year in June and December. The language used in this journal is Bahasa Indonesia.
Articles 93 Documents
Penguatan BUMDES, Penanggulangan Demam Berdarah, dan Pemasaran Digital UMKM di Desa Marga Dajan Puri, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Ni Kd Sioaji Yamawati; Ni Luh Putu Indiani
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.28-33

Abstract

Marga Dajan Puri merupakan salah satu desa di kecamatan Marga, kabupaten Tabanan. Dari hasil observasi, terdapat sejumlah permasalahan yang dialami oleh desa yaitu kurangnya kesadaran masyarakat mengenai keberadaan dan pentingnya BUMDES. Masalah yang kedua yaitu masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan terutama genangan air yang berpotensi menimbulkan penyakit DBD. Di samping itu, terdapat sejumlah permasalahan yang dialami oleh para pelaku UMKM di Desa Marga Dajan Puri. Namun, masalah utama UMKM yang menghambat pertumbuhan usaha, yaitu kurangnya pemahaman tentang pemasaran digital. Dengan permasalahan yang dihadapi Desa Marga Dajan Puri maka solusi yang diberikan adalah: sosialisasi mengenai BUMDES agar masyarakat Desa Marga Dajan Puri memahami tentang apa itu BUMDES, tujuan pendirian BUMDES, dan manfaat pendirian BUMDES, dan pembuatan banner untuk BUMDES agar meningkatkan visibilitasnya. Kemudian untuk permasalahan DBD, solusi diberikan adalah mengadakan sosialisasi melalui kegiatan penyuluhan ke rumah-rumah warga serta membagikan ABATE. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penyakit DBD dan cara penanggulangannya, serta meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam pemberantasan sarang nyamuk. Kemudian untuk permasalahan UMKM perlu adanya pendataan serta penyuluhan pada pelaku UMKM mengenai strategi pemasaran menggunakan sosial media seperti, Instagram dan facebook. Keberhasilan kegiatan dapat dilihat dari terlaksananya semua kegiatan dengan baik dan menghasilkan luaran yang jelas. Kegiatan pelatihan perlu dilanjutkan ke depannya dengan materi lanjutan untuk semakin meningkatkan pemahaman masyarakat dan ketercapaian tujuan kegiatan pengabdian.
Edukasi Kesehatan Covid-19 Varian Omicron dan Pengembangan Kewirausahaan Pada Komunitas Banteng Muda Banjar Tangkeban, Gianyar Agus Santosa; Putu Nita Cahyawati; Ni Luh Anik Puspa Ningsih; Asri Lestarini
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.22-27

Abstract

Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah Komunitas Banteng Muda di Banjar Tangkeban, Gianyar. Komunitas ini beranggotakan sekitar 50 orang. Hasil diskusi awal diketahui bahwa mayoritas mitra belum mengetahui tentang varian Omicron dan perbedaannya dengan virus Covid-19 lainnya. Warga belum bekerja aktif seperti sebelum pandemi, sehingga beberapa orang tua dan anak muda mendaftar sebagai ojek online untuk mendapatkan penghasilan. Beberapa warga juga mendaftar sebagai calon pegawai negeri sipil, namun belum berhasil lolos. Anggota komunitas juga menyampaikan bahwa mereka belum memahami dasar-dasar membangun usaha kecil terutama dalam hal permodalan dan pengelolaan usaha, mengetahui peluang usaha, dan mengatur keuangannya. Oleh karenannya, program kegiatan PKM ini akan difokuskan pada pemberian edukasi terkait gejala-gejala keluhan saluran nafas atas terkait varian Omicron dan pengembangan kewirausahaan. Mitra yang hadir berada pada rentang usia 21 tahun hingga 37 tahun. Mitra didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (85,71%) dan beragama hindu (100%). Terdapat 42,86% mitra yang belum bekerja, 42,86% bekerja sebagai kariawan swasta, dan 14,86% merupakan wiraswasta. Hasil pretest menunjukkan rerata tingkat pengetahuan mitra terkait materi kesehatan yang akan diberikan sangat rendah yaitu sebesar 48,57 poin, sedangkan untuk materi kewirausahaan sebesar 45,71 poin. Pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi berupa posttest untuk menilai tingkat pemahaman terhadap materi yang berikan. Hasil analisis nilai posttest ditemukan terdapat peningkatan nilai posttest baik untuk materi kesehatan dan kewirausahaan. Nilai posttest materi kesehatan yaitu 71,43 poin sedangkan nilai posttest materi kewirausahaan yaitu 77,14 poin. Kegiatan pengabdian mampu meningkatkan pengetahuan mitra hampir 2 kali lipat dari nilai awal.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengelolan Sampah Rumah Tangga di Desa Peliatan Ubud Putu Nita Cahyawati; Agus Santosa; Asri Lestarini; Anak Agung Sri Agung Aryastuti
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.34-39

Abstract

Ubud merupakan salah satu destinasi wisata yang terkenal di Bali. Desa Peliatan merupakan salah satu desa yang berlokasi di Ubud. Sampah merupakan salah satu dampak negatif akibat perkembangan pariwisata desa ini. Mitra pada kegiatan pengabdian ini adalah warga Desa Peliatan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari 3 tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, dan monitoring. Indikator keberhasilan program yaitu partisipasi mitra, peningkatan pengetahuan mitra, dan pemberian bantuan pada mitra. Mitra yang hadir pada kegiatan ini berjumlah 20 orang. Pemberian materi dilaksanakan sebanyak 1 kali pertemuan. Pada awal kegiatan dilakukan pretest untuk menilai pengetahuan awal mitra. Hasil pretest menunjukkan rerata nilai pretest sebesar 5,05. Pada akhir kegiatan dilakukan postest. Hasil penilaian postest ditemukan rerata nilai postest sebesar 8,1. Bantuan tim pengabdian diterima secara simbolis oleh Kepala Desa. Kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan mitra dari rerata nilai 5,05 menjadi 8,1. Seluruh indikator keberhasilan program telah terpenuhi sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan telah terlaksana dengan baik.
PKM Pembuatan Sabun Berbahan Dasar Minyak Jelantah Pada Kelompok Guru Program Keahlian Tata Boga di SMK Negeri 1 Tembuku Bangli Anak Agung Gede Indraningrat; Made Dharmesti Wijaya; Ida Ayu Agung Idawati
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.40-46

Abstract

Program Keahlian Tata Boga adalah salah satu jurusan yang ditawarkan untuk peserta didik di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Tembuku Bangli. Program keahlian ini mengajarkan keahlian di bidang memasak berbagai jenis menu makanan baik nasional maupun internasional. Menggoreng makanan adalah satu aktivitas memasak yang diajarkan program tataboga di SMK 1 Tembuku Bangli. Sebagai konsekuensi aktivitas menggoreng akan dihasilkan limbah berupa minyak jelantah. Berdasarkan pemaparan mitra yang diwakilkan oleh ketua program studi tataboga para guru ingin mendapatkan pelatihan cara mengolah limbah minyak jelantah yang dihasilkan selama proses menggoreng menjadi produk yang ramah lingkungan. Mitra juga berharap produk olahan minyak jelantah ini dapat dipasarkan dan menambah nilai ekonomi selain mengurangi limbah cair. Hal ini sejalan dengan program sekolah yang mewajibkan setiap program keahlian menghasilkan satu produk unggulan. Hasil diskusi mengerucut pada keinginan dari mitra untuk diberikan pelatihan dalam mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun. Beranjak dari permasalahan mitra, maka kegiatan PKM akan difokuskan pada solusi penanganan limbah minyak jelantah melalui pemberian penyuluhan kesehatan dan memberikan pelatihan tentang cara pengolahan minyak jelantah menjadi sabun batangan yang dapat dimanfaatkan mitra dan dapat pula diajarkan pada peserta didik mereka. Disamping aspek kesehatan lingkungan, mitra juga akan mendapatkan pelatihan manajemen produksi dan pemasaran produk sabun minyak jelantah. Kegiatan PKM ini akan dikerjakan dengan metode focus group discussion secara tatap muka langsung dan diikuti dengan proses evaluasi dan monitoring. Hasil PKM menunjukkan mitra secara umum memiliki pemahaman dasar tentang dampak minyak jelantah bagi kesehatan, cara mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun dan cara pemasaran produk sabun minyak jelantah. Evaluasi pre dan posttest menunjukkan peningkatan pemahaman mitra yang signifikan mencapai 60% tentang cara membuat sabun berbahan dasar minyak jelantah. Pendampingan terhadap mitra mengindikasikan bahwa mitra sudah mampu secara mandiri mengolah limbah minyak jelantah menjadi sabun. Hal ini dibuktikan dengan kreasi sabun minyak jelantah yang sudah dibuat mitra dan dokumentasi proses pembuatan berupa video dan foto. Sabun minyak jelantah sudah digunakan oleh mitra untuk kegiatan membersihkan kain atau lingkungan sekitar dapur. Mitra juga sudah mengajarkan pada murid-murid di kelas tata boga tentang cara pengolahan limbah minyak jelantah dan memasarkan produk dalam skala kecil. Mitra mengapresiasi bantuan fasilitas alat dan bahan pembuatan sabun minyak jelantah dan telah menggunakan bantuan buku-buku teks yang disumbangkan tim pengabdi kepada perpustakaan sekolah.
Pendampingan Akuntansi dan Perpajakan Bumdes dan LPD Pada 9 Desa di Kintamani Barat Kecamatan Kintamani Kabupaten Bangli Sastri, Ida I Dewa Ayu Manik; Selamet, I Ketut; Sudemen, I Wayan; Yoga, I Gusti Agung Prama; Nida, Desak Rurik Pradnya Paramita
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.1.2023.47-52

Abstract

Kintamani Barat (Kibar) adalah Desa Binaan Universitas yang menjadi tempat aplikasi ilmu dan teori yang ada di kampus untuk diejawantahlkan dalam dunia nyata dalam Upaya pembentukan Desa Wisata. Kintamani Barat memiliki 3 potensi besar yaitu: desa wisata, karena alamnya yang memukau, Mayoritas pertanian Kopi yang sudah memiliki penciri khas kopi Robusta dan arabica. Memiliki pernik-pernik budaya yang belum tergali sebagai daya dukung obyek wisata Batur dan Penulisan. Kintamani barat terdiri dari 9 Desa yaitu: Desa Mengani, Selulung, Belantih, Catur, Binyan, Belanga, Daup, Batukaang, dan desa Pengejaran. Melalui BUMDes dan LPD diharapkan antar Lembaga yang ada di masyarakat saling bersinergi untuk lebih maksimal menciptakan kesejahteraan masyarakat yang setara. Pendirian Bumdes dan LPD didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya meningkatkan kesejaheraan masyarakat. Oleh karena itu perlu upaya yang serius untuk menjadikan pengelolaan BUMDes dan LPD tersebut berjalan secara efektif, efisien, professional dan mandiri. Penyusunan laporan keuangan pada setiap entitas perlu dilaksanakan, tidak terkecuali pada BUMDesdan LPD. Laporan keuangan menjadi gambaran penting di dalam melihat posisi keuangan dan kinerja keuangan unit usaha. Laporan keuangan yang tersaji pada LPD masih menggunakan system manual dan belum sesuai dengan standar akuntansi keuangan, hal ini dapat diatasi dengan mengajarkan pengelola menggunakan program akuntansi berbasis computer. Sedangkan Laporan keuangan BUMdes sudah terkomputerisasi, namun pengurus belum mengerti makna dan fungsi laporan keuangan dan cara menjelaskannya kepaada masyarakat. Pengelolaan manajemen usaha BUMDes dan LPD juga belum memadai, sehingga perlu pendampingan dengan memberikan pengetahuan tentang pengelolaan bisnis sehingga dapat memanfaatkan potensi masyarakat secara optimal. Dengan adanya Pendampingan ini pengurus LPD dan BUMDes mampu menjelaskan kepada Masyarakat semua informasi yang tersaji dalam angka-angka laporan keuangan. Permasalahan kredit macet menjadi hal yang urgen untuk segera mendapatkan pemecahannya. Dalam PDB tersebut sudah diberikan Solusi dengan menyertakan peminjam pada Asuransi kredit dan bagi penabung agar terjaga keamanan dananya, maka disarankan masuk ke Lembaga Penjamin Simpanan, sehingga baik penabung maupun LPD dan BUMDes aman dari masalah utang piutang dengan warga dan LPD serta BIMDes mendapatkan manfaat yang optimal.
Sosialisasi Perizinan Usaha Untuk UMKM pada Kelompok PKK Kelurahan Telaga Sari Miswaty, M; Ramdhani, Muhammad Aghnie; Prahasto, Widya Ngudi; Mauludian, Sabian; Musaputra, Bima Yusril; Sanjaya, Sardi; Ratri, Indri Septianing; Rahmawati, R; Rahayu, Amalia; Busari, Umar Bunga Wirayuda; Ardyana, Raisha
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.2.2024.71-75

Abstract

Kegiatan sosialisasi perizinan usaha dilakukan pada kelompok PKK RT. 45 Kelurahan Telaga Sari di kota Balikpapan. Artikel ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dari berbagai sumber, seperti laman OSS, Kompas.com, OCBC NISP, dan Yukk.co.id. Hasil analisis menunjukkan bahwa prosedur membuat IUMK melibatkan mengisi formulir dan dokumen persyaratan di kantor kecamatan secara offline, serta mendaftar di laman OSS dan mengisi data-data usaha secara online. Manfaat memiliki IUMK antara lain adalah mendapatkan legalitas usaha, perlindungan hukum, kemudahan permodalan, fasilitas perpajakan, dan bantuan pemerintah. Kendala yang dihadapi pelaku UMK dalam membuat IUMK antara lain kurangnya kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan mengurus perizinan, serta adanya birokrasi dan persyaratan yang rumit. Artikel ini merekomendasikan agar pelaku UMK lebih proaktif dan berinisiatif untuk membuat IUMK, memanfaatkan layanan online yang disediakan oleh pemerintah, dan pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi, edukasi, dan fasilitasi terkait perizinan.
Pengabdian Kepada Masyarakat Keselamatan Kerja di Atas Kapal Penangkap Ikan di Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang Priyadi, Hermawan Gatot; Amalia, Ayu Rizki; Karyoto, Karyoto; Irawan, Andi; Misuari, Muhammad Nur; Hermawan, Fajar; Wijaya, Achmad Indar
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.2.2024.94-100

Abstract

Kurangnya nelayan dalam memperhatikan keselamatan saat bekerja di kapal yang mengakibatkan seringnya terjadi kecelakaan kerja. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan nelayan tentang keselamatan kerja di kapal penangkap ikan agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja. Kegiatan ini diikuti 15 orang nelayan Desa Nyamplungsari, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang. Metode yang digunakan terdiri dari 3 tahap yaitu persiapan, pelaksanaan dan monitoring evaluasi. Penyampaian materi dilakukan dengan teori dan praktik. Kesimpulan kegiatan ini adalah (1) peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan proaktif, (2) peserta mengalami peningkatan pengetahuan tentang keselamatan kerja di kapal terlihat dari hasil pretest-postest dari rata-rata skor 50 menjadi 87 setelah mengikuti pelatihan, (3) pelatihan memberikan manfaat bagi peserta.
Pelatihan Strategi Pemasaran secara Digital dan Peningkatan Penjualan Miswaty, M; Putri, Erika Triana; Leksono, Dio Pujo; Puteri, Arini Istiqomah; Nabiil, Atharizq Amanda; Justine, Dave; Rahmawan, Muhammad Yusuf; Puteri, Aurellia Dwi; Patawari, Maulana Malik Ibrahim; Setiawan, Afrizal Bayu; Agustian, Gian
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.2.2024.76-81

Abstract

Kegiatan pelatihan tentang pentingnya pemanfaatan digital marketing kepada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di kelurahan Telaga Sari Kota Balikpapan dengan tujuan agar sistem pemasaran UMKM menjadi lebih baik sehingga dapat memperluas cakupan target usahanya serta dapat meningkatkan penjualan yang lebih baik lagi. Kegiatan pelatihan berupa sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya pemasaran digital di era saat ini. Pelatihan ini dilaksanakan dengan metode ceramah tentang strategi pemsaran produk-produk UMKM melalui social media dan market place yang tersedia di media social. Pelatihan berjalan sukses dan lancer. Peserta pelatihan mampu memahami dengan baik strategi pemasaran secara digital. Satu pelaku UMKM di kelurahan Telaga Sari telah menggunakan media digital untuk pemasaran, tapi secara umum peserta belum tahu tentang cara melakukan pemasaran secara digital. Pelaksanaan pelatihan melalui sesi tanya jawab menunjukkan bahwa peserta pelatihan sangat antusiasme menanyakan tentang pemasaran secara digital. Metode ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman peserta. Tim pelaksana juga memberikan kuesioner yang berisi pertanyaan sejauh mana pemahaman peserta tentang strategi pemasaran digital. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 75 persen memahami materi yang disampaikan. Pealtihan ini dapat disimpulkan telah sukses dalam upaya meningkatkan pemahaman peserta tentang pemasaran secara digital.
Pendampingan Aspek Perpajakan BUMDES Panca Sedana Sari Desa Bunutin Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli Sastri, Ida I Dewa Ayu Manik; Pertamawati, Ni Putu; Edwindra, Riza
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.2.2024.65-70

Abstract

Aspek Perpajakan merupakan salah satu momok yang ditakuti dan ingin dihindari dalam pengelolaan sebuah bisnis. Bukan karena ingin menghindar dari kewajibannya tetapi karena keruwetan aturan dan update peraturan perpajakan yang setiap saat menyesuaikan dengan kebutuhan keuangan negara. Tidak semua entitas mengetahui dan siap melaksanakan setiap perubahan peraturan tersebut, mengingat kemampuan yang terbatas baik sari segi pendanaan maupun pengetahuan. Namun perpajakan adalah kewajiban bagi setiap warga negara atas dasar bakti dan balas jasa atas penggunaan fasilitas umum negara. Desa Bunutin merupakan salah satu Desa yang berada di Kecamatan Bangli Kabupaten Bangli. PKM ini menjadi sangat penting untuk dilakukan mengingat adanya beberapa permasalahan yang dihadapi BUMDes Panca Sedana Sari Bunutin yaitu: (1) Sumberdaya manusia, (2) Jenis usaha, (3) Permodalan, (4) Profesionalitas, (5) Dukungan dan kepercayaan masyarakat dan (6) Perencanaan. Melalui BUMDes diharapkan antar Lembaga yang ada di masyarakat saling bersinergi untuk lebih maksimal menciptakan kesejahteraan masyarakat yang setara. Pendirian Bumdes didasarkan pada kebutuhan dan potensi desa, sebagai upaya meningkatkan kesejaheraan masyarakat. Oleh karena itu perlu upaya yang serius untuk menjadikan pengelolaan BUMDes tersebut berjalan secara efektif, efisien, professional dan mandiri. Seperti entitas lainnya BUMDes Panca Sedana Sari juga memiliki kewajiban perpajakan yang harus dilaporkan setiap bulan atas SPT masanya dan setiap tahun atas SPT tahunannya. Namun keterbatasan sumberdaya yang dimiliki menyebabkan BUMDes tidak dapat melakukan update pengetahuan dan aturan perpajakan sehingga perlu dilakukan pengabdian ini pada aspek perpajakan BUMDes Panca Sedana Sari. Hasil Pengabdian dapat dilihat dari terlapornya SPT Tahunan BUMDes yang telah mengikuti pendampingan aspek perpajakan, sehingga dapat diminimalisir denda dan kesalahan akibat ketidaktahuan pengurus.
Pendampingan Pemasaran Bumdes, Teknik Ternak Sapi yang Tepat dan Program Pengelolaan Sampah di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan Yudha, Cokorda Krisna; Indiani, Ni Luh Putu; Jayanti, Luh Gede Pande Sri Eka; Santini, Ni Made
Community Service Journal (CSJ) Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22225/csj.6.2.2024.53-58

Abstract

Peken Belayu merupakan sebuah desa di Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Sebagian besar penduduknya terampil dalam bidang kerajinan tangan, seni ukir dan pahat, diwariskan turun temurun hingga sekarang. Dari hasil observasi, terdapat sejumlah permasalahan yang dialami, pertama adalah kurangnya kesadaran masyarakat dalam mendukung BUMDES. Kedua, pemahaman warga desa setempat masih kurang mengenai cara berternak sapi yang baik dan benar. Ketiga, penanganan sampah yang belum maksimal. Dari permasalahan yang dihadapi maka solusi yang ditawarkan adalah sosialisasi mengenai upaya promosi BUMDES melalui media sosial. Memberikan pelatihan dan pendampingan pada seluruh peternak sapi agar memahami cara berternak sapi yang baik dan benar. Program bank sampah diimplementasikan untuk meningkatkan partisipasi aktif warga dalam menangani masalah sampah. Keberhasilan kegiatan diukur menggunakan indikator: ketercapaian tujuan pelatihan, ketercapaian target yang telah direncanakan, dan keberlanjutan program. Tingkat ketercapaian ketiga indikator ini menunjukkan nilai rata-rata di atas 75 persen sehingga kegiatan pengabdian ini telah berjalan baik. Program-program dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dijaga keberlanjutannya melalui kerjasama antara pemerintah dan masyarakat sehingga meningkatkan efektivitas program pengembangan BUMDES, wawasan mengenai teknik berternak yang baik dan benar perlu semakin disebarluaskan termasuk kepada generasi penerus, serta penanggulangan sampah yang berkelanjutan perlu dipertahankan.

Page 8 of 10 | Total Record : 93