Innovative: Journal Of Social Science Research
Innovative: Journal Of Social Science Research is a journal managed by Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai which bridges researchers to publish research results in all scientific fields (multidiscipline). This includes the fields of education, health, law, economics, IT (Informatics Engineering), Civil Engineering, Electrical Engineering, Mechanical Engineering, Fisheries, Agriculture, Social Humanities and other fields of science. Journal registered E-ISSN 2807-4238 and P-ISSN 2807-4246
Articles
14,098 Documents
Peran Teknologi Edukasi Digital dalam Meningkatkan Kesadaran Mitigasi Risiko Bencana Banjir di Indonesia
Maharani, Nur Zahra;
Siregar, Fairuz Azzaria;
Batubara, Nabila Rahmadani
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17153
Banjir merupakan bencana alam yang sering terjadi di berbagai daerah di Indonesia, dan sering menimbulkan kerugian besar. Peran teknologi edukasi digital sangat penting dalam meningkatkan pemahaman tentang upaya mitigasi risiko banjir di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis tematik, penelitian ini mengidentifikasi efektivitas platform seperti aplikasi seluler, simulasi Virtual Reality (VR), dan gamifikasi dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Hal ini akan membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang hal tersebut, khususnya dalam menghadapi akibat dari perubahan iklim dan pesatnya urbanisasi. Dengan adanya teknologi digital, masyarakat dapat dengan mudah mengakses informasi tentang kesiapsiagaan banjir melalui berbagai platform pembelajaran online, aplikasi berbasis lokasi, aplikasi media sosial, dan simulasi interaktif. Selain itu, aplikasi yang menyajikan peta risiko banjir, panduan persiapan, dan simulasi banjir dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dalam menghadapi bencana. Terlebih lagi, penggunaan media visual seperti video edukasi dan infografis dapat membantu memperkuat pemahaman masyarakat tentang tindakan yang harus diambil untuk mengurangi risiko banjir. Penggunaan teknologi edukasi digital bertujuan untuk menumbuhkan sikap waspada dan kesiapsiagaan di masyarakat dalam menghadapi banjir, sehingga dapat mengurangi dampak kerugian baik dari segi materi maupun korban jiwa. Artikel ini menjelaskan bagaimana teknologi tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang risiko banjir dan langkah-langkah mitigasinya. Selain itu, artikel ini juga membahas tantangan yang mungkin muncul, seperti keterbatasan akses internet atau kurangnya pemahaman masyarakat terhadap teknologi, serta memberikan rekomendasi agar teknologi ini bisa digunakan secara maksimal.
Peranan Kejaksaan Dalam pengelolaan Barang Bukti Dan Barang Rampasan
Lumban Raja, Peter Joshua;
Simamora, Janpatar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17156
Peran kejaksaan sangat penting sekali dalam sistem hukum pidana terutama terhadap penanganan barang bukti dan barang sitaan. Barang Bukti adalah segala sesuatu yang dimanfaatkan untuk membuktikan sebuah kejahatan yang ditangani dalam prosedur Hukum, sedangkan barang sitaan adalah barang yang sudah disita oleh negara setelah memperoleh kekuatan hukum tetap. Dalam praktiknya, penanganan barang bukti dan barang sitaan sering menghadapi berbagai tantangan dan resiko. Penelitian ini menerapkan metode yuridis normatif dengan pendekatan yang berfokus pada peraturan perundang-undangan serta pengelolaan barang bukti dan aset rampasan oleh Kejaksaan Negeri. Data yang mana dikumpul yaitu data sekunder Peraturan perundang-undangan yang mencakup Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), Undang-Undang Kejaksaan, serta Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor PER-006/A/JA/07/2017 mengenai penanganan barang bukti dan barang sitaan.serta dari buku dan literatur hukum. Kejaksaan RI bertanggung jawab menangani barang bukti yang menurut hakim perlu disita oleh pemerintah. Aturan Pokok Jaksa Ayat 8 Pasal 40, Pasal 1 Kemampuan mengelola barang bukti dalam rangka kebutuhan payung hukum pendukung diberikan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96/PMK.06/2007 mengenai prosedur pelaksanaan penggunaan, pemanfaatan, penghapusan, dan pemindahtanganan barang milik negara.Kejaksaan Republik Indonesia memiliki tugas yang sangat utama terhadap sistem peradilan pidana, yaitu dalam penanganan barang fisik dan rampasan. Proses ini sangat penting karena beberapa alasan, seperti risiko kehilangan, kerusakan, Penanganan benda fisik dan benda sitaan merupakan fungsi utama Kejari yang mampu mengeksekusi penyitaan atas alat bukti yang terkait dengan Kejahatan, menghadirkan barang bukti serta mengelola barang fisik berupa rampasan.
Efektifitas Program Keluarga Harapan (PKH) Di Desa Sei Pinang Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu Sungai Utara
Mahdalina, Mahdalina;
Paulina, Siti
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17159
Fenomena kemiskinan di Indonesia telah terjadi sejak zaman sebelum kemerdekaan dan masih berlangsung sampai sekarang. Banyak upaya yang sudah dilakukan pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan, hal ini didukung oleh keberadaan aturan yang berlaku. Namun, dalam praktiknya diperlukan evaluasi yang terstruktur karena kemiskinan masih umum terjadi. Sebagai langkah untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan, Pemerintah telah melaksanakan Program Bantuan Tunai Bersyarat (BTB) dari tahun 2007. Program ini disebut Program Keluarga Harapan (PKH). Dan keluarga yang masuk kategori yang berhak menjadi peserta PKH. Tidak semua RTSM dapat diikutsertakan. Permasalahan di Desa Sei Pinang, Kecamatan Sungai Pandan adalah: 1. Kurangnya kesadaran KPM dalam penggunaan dana PKH. 2. Ketidaktepatan sasaran penerima bantuan PKH. Metode kualitatif deskriptif, dengan menggunakan Snowball Sampling untuk menentukan dan menemukan informan. Data dikumpulkan dengan Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasilnya menunjukkan menunjukkan bahwa program Keluarga Harapan di Desa Sei Pinang masih memiliki beberapa data yang belum diperbaharui, sehingga penyaluran dana belum sesuai sasaran. Kedua, dalam rangka Sosialisasi program di desa Sei Pinang, Petugas PKH telah melaksanakan kegiatan sosialisasi PKH yang diikuti oleh masyarakat keluarga miskin. Ketiga, tujuan program PKH di Desa Sei Pinang adalah memberikan bantuan keuangan kepada peserta PKH yang belum dapat berkolaborasi dengan upaya pemenuhan kebutuhan. Dapat dikatakan bahwa tujuan program PKH masih belum efektif dalam penggunaannya. Keempat, selama pelaksanaan monitoring dan pendampingan Program ini, terjadi kurangnya interaksi langsung antara pendamping dengan Keluarga Penerima Manfaat (KPM), dan pendamping PKH jarang melakukan edukasi.Faktor-faktor yang mempengaruhi meliputi: a) Ketidakakuratan data penerima bantuan PKH , b) Keterbatasan sarana dan prasarana , c) Penyalahgunaan dana PKH oleh masyarakat penerima manfaat program.
Buku Ajar Menulis Cerita Pendek Dengan Karakter Cinta Tanah Air
Saputro, Agung Nasrulloh
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17172
Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang berusaha mengembangkan buku ajar menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air. Penelitian pengembangan ini mengacu pada model tahapan Borg dan Gall. Secara umum penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan proses pengembangan, kualitas, dan implementasi buku ajar menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air, sedangkan subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP. Kegiatan pada saat pembelajaran terbagi menjadi tiga, yaitu observasi, wawancara dengan guru, dan angket siswa. Hasil kegiatan tersebut dalam tahap observasi menyebutkan bahwa pembelajaran menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air ini berhasil dan kelas sangat aktif. Hasil proses pengembangan buku ajar ditunjukkan pada tahap-tahap sebagai berikut. Validasi buku ajar dinilai oleh dua validator, hasil validasi menunjukkan bahwa buku ajar termasuk dalam kategori baik karena persentase ≥ 75%, hasil uji coba awal diujicobakan secara terbatas pada tujuh siswa kelas VIII dihasilkan angket siswa, wawancara guru, dan observasi pengamat. Dari hasil uji coba lapangan dihasilkan nilai siswa dalam menulis cerita pendek menghasilkan nilai rata-rata siswa 80. Kualitas buku ajar menulis cerita pendek dengan dengan karakter cinta tanah air berdasarkan penilaian validator, menyebutkan bahwa buku ajar tersebut termasuk dalam kategori berkualitas, karena persentasenya ≥ 61%. Jadi dapat disimpulkan bahwa, buku ajar menulis cerita pendek dengan karakter cinta tanah air layak digunakan sebagai buku ajar menulis cerita pendek kelas VIII.
Cemas Tentang Hari Esok: Bagaimana Future Anxiety Berperan pada Bedtime Procrastination Mahasiswa
Christianto, Anastasia Bernessa;
Rostiana, Rostiana
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17173
Bedtime procrastination, atau kebiasaan menunda waktu tidur tanpa alasan eksternal jelas, semakin sering terjadi pada dewasa muda, termasuk mahasiswa. Kebiasaan ini dapat merusak kualitas tidur dan memengaruhi kesehatan fisik serta mental. Salah satu faktor yang diduga terkait adalah future anxiety, yaitu kekhawatiran berlebihan terhadap ketidakpastian masa depan, yang memicu stres dan kesulitan mengelola emosi. Penelitian ini menganalisis hubungan antara future anxiety dan bedtime procrastination pada 310 mahasiswa di Jabodetabek, menggunakan Future Anxiety Scale dan Bedtime Procrastination Scale. Hasil regresi sederhana menunjukkan pengaruh signifikan dengan hubungan positif yang lemah. Future anxiety berkontribusi sebesar 8,4% terhadap variabilitas perilaku menunda tidur. Meskipun kontribusinya kecil, temuan ini relevan untuk memahami dampak faktor psikologis pada kebiasaan tidur dan merancang intervensi untuk meningkatkan kesehatan tidur.
Penyelesaian Ilegal Fishing di Zee Natuna Utara Indonesia Melalui Prinsip Boundry Making oleh Indonesia di Sebelah Utara Zee Maritime Boundry Delimination Indonesia-Vietnam Berdasarkan Unclos
Thahira, Atika;
Idiani, Intan;
Kaloko, Ilhamda Fattah;
Nariyah, Annisa Alif Nur
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17180
Di Laut Natuna Utara, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia tumpang tindih dengan klaim ZEE Indonesia-Vietnam. Fenomena ini berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem laut dan sumber daya ikan di wilayah tersebut serta lingkungan hidup karena tidak terkendalinya kapal gelap yang masuk ke ZEE Indonesia, sehingga juga berpeluang menimbulkan konflik penangkapan ikan illegal yang tidak dilaporkan. Oleh karena itu, fenomena ini memerlukan langkah-langkah pembuatan batasan yang komprehensif dan berbasis prinsip sebagaimana diatur dalam UNCLOS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki penangkapan ikan ilegal di ZEE antara Indonesia dan Vietnam. Hasilnya menunjukkan 155 kapal ikan Vietnam (KIA) dengan bendera Vietnam memasuki zona tumpang tindih klaim Indonesia-VIEZ pada tahun 2023 S.D. Indonesia. Situasi ini tidak hanya mengancam kelestarian sumber daya kelautan Indonesia, namun juga menimbulkan risiko terhadap keamanan maritim dan aktivitas perekonomian lainnya di kawasan.
Inovasi Koreografi Di Era Digital: Analisis Terkait Integrasi Penciptaan Tari Dan Teknologi Kamera 360 Dalam Seni Pertunjukan Youtube
Setianingsih, Erna;
Faisal, Faisal;
Linda, Johar
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17184
Penelitian ini mengeksplorasi integrasi penciptaan tari dan teknologi kamera 360 dalam pertunjukan seni di platform YouTube, dengan fokus pada inovasi dalam koreografi. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari analisis konten dan observasi empat pertunjukan tari di youtube. Hasil penelitian menunjukkan adanya empat inovasi utama: (1) Penciptaan tari dengan tampilan keluar layar yang memaksa penonton aktif mengubah sudut pandang; (2) Penciptaan tari dengan dua tampilan yang memaksa penonton untuk melakukan pilihan; (3) Penciptaan tari dengan tampilan segala arah yang meningkatkan interaktivitas; dan (4) Penciptaan tari dengan efek tampilan yang memperkaya pengalaman visual. Penelitian ini menemukan bahwa penggunaan teknologi kamera 360 tidak hanya meningkatkan kreativitas dalam penciptaan tari, tetapi juga menciptakan pengalaman pertunjukan yang lebih imersif dan personal bagi penonton. Dengan demikian, inovasi ini membuka peluang baru dalam seni pertunjukan di era digital.
Pengembangan E-Modul Berbasis Flipbook Pada Materi Sweet Bread Untuk Siswa Fase F Kuliner
Rahmawati, Nur Fidyah;
Astuti, Nugrahani;
Dewi, Ila Huda Puspita;
Bahar, Asrul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17185
Pembuatan E-Module yang dirancang dalam format flipbook pada materi roti manis dikaitkan dengan konsep 4C: Communication, Collaboration, Critical Thinking, dan Creativity. E-Module ini memungkinkan penyampaian informasi secara visual dan interaktif, meningkatkan kolaborasi daring, merangsang berpikir kritis, dan merangsang kreativitas siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan E-Module dan respon siswa terhadap E-Module berbasis Flipbook pada materi roti manis bagi siswa F kuliner. Jenis penelitian yang akan digunakan adalah metode Research and Development (R&D). Dalam penelitian ini hanya dilakukan tiga tahap, yaitu define, design, dan development. Tahap dissemination tidak dilakukan, hanya dilakukan uji coba terbatas pada 31 kelas. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data meliputi observasi dan penggunaan angket. Uji validitas dilakukan untuk mengetahui apakah instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel valid atau tidak, pada angket atau kuesioner. Penelitian pengembangan ini menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif, dengan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan E-Module berbasis flipbook yang dikembangkan memperoleh hasil kelayakan materi sebesar 82,2% dan kelayakan media sebesar 90,9% dalam kategori sangat layak. E-Module yang dikembangkan layak digunakan. Hasil angket respon siswa pada uji coba terbatas E-Module yang dikembangkan memperoleh hasil sebesar 90,6% dalam kategori sangat baik.
Kontribusi Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) dalam Pembaruan dan Pelestarian Pendidikan Islam
Zain, Najmal Hadi;
Iswantir, Iswantir
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17193
As a religion rahmatan lil'alamin, Islam has many aspects in the form of education, rituals and theology. Islamic mass organizations were established to meet the religious needs of humanity including in the field of education. This study aims to identify the role of the PERTI mass organization in the renewal and preservation of Islamic education. The research method uses the library research method. Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) is one of the organizations in the field of social religion and Islamic education. It emerged in the background of the development of religious understanding changing the pattern of education which was initially in the form of a surau then changed into a more modern madrasah but still maintained the essentials of Islamic boarding schools such as sciences oriented towards tafaqquh fi al-din by studying the yellow book. These sciences are required to be motivated by faith in Allah so that a sincere nature arises because of Allah alone, not for the world.
Hubungan Antara Regulasi Emosi Dan Resiliensi Pada Guru Sekolah Luar Biasa
Janetiana, Maria Teresa;
Wibowo, Doddy Hendro
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17200
Menjadi Guru yang bekerja di sekolah luar biasa bukanlah perkara yang mudah. Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) perlu memiliki regulasi emosi untuk membangun resiliensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara regulasi emosi dengan resiliensi pada Guru SLB. Teknik sampling pada penelitian ini menggunakan incidental dengan jumlah partisipan sebanyak 90 guru. Hasil penelitian ini menunjukan hasil uji korelasi antar regulasi emosi dan resiliensi dengan skor sebesar -0,188 dan sig. 0,076 (p>0,01). Hal ini menunjukan tidak terdapat hubungan positif signifikan antara regulasi emosi dan resiliensi pada Guru Sekolah Luar Biasa (SLB) dengan begitu H0 diterima. Individu yang memiliki regulasi emosi yang tinggi dinilai memiliki resiliensi yang tinggi pula, namun penelitian ini membuktikan bahwa resiliensi dapat dibangun individu tanpa kontribusi regulasi emosi.