cover
Contact Name
Rina Saputri
Contact Email
apt.rinasaputri@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
sainsmedisina@wpcpublisher.com
Editorial Address
Komplek Kelapa Sawit No.13 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sains Medisina
ISSN : -     EISSN : 29641853     DOI : -
Sains Medisina merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article tentang penemuan obat, sistem penghantaran obat, pengembangan obat, evaluasi sediaan kosmetik dan makanan. Jurnal ini mencakup bidang-bidang khusus seperti kimia obat, farmakologi, farmakognosi, fitokimia, farmakokinetik, farmakodinamik, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknologi farmasi, dan mikrobiologi.
Articles 239 Documents
Literature Review: Gambaran Deskriptif Potensi Interaksi Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit Yasmin Nurfathonah; Mirza Junando; Muhammad Fitra Wardhana; Rasmi Zakiah Oktarlina
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.966

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Pengelolaan diabetes tipe 2 di rumah sakit umumnya melibatkan terapi farmakologis dengan berbagai kombinasi obat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit, termasuk jenis obat yang sering berinteraksi, mekanisme interaksi, serta tingkat keparahannya. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel penelitian asli dalam lima tahun terakhir (2020-2024) melalui database Google Scholar dengan kata kunci “interaksi obat”, “antidiabetes”, dan “rumah sakit”. Delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif. Hasil review menunjukkan bahwa kombinasi metformin dan amlodipin merupakan interaksi obat yang paling sering ditemukan, dengan mekanisme interaksi farmakodinamik dan tingkat keparahan moderate. Secara keseluruhan, mekanisme interaksi yang paling banyak terjadi adalah farmakodinamik (65,90%), diikuti farmakokinetik (17,04%), dan mekanisme tidak diketahui (17,04%). Tingkat keparahan interaksi didominasi oleh kategori moderate (81,81%), diikuti minor (10,22%) dan mayor (7,95%). Pencegahan terhadap interaksi ini sangat penting dilakukan, baik melalui pemantauan kadar glukosa darah, pemberian jeda antarobat, atau penyesuaian dosis sesuai kondisi klinis.
Efek Larvasida Daun Lengkuas (Alpinia galanga) Terhadap Larva Nyamuk Aedes Aegypti Raisha Hamiddani; Anita Ratna Dilla; Gadis Karmila; Andi Zsazsa Rafiatul Mukhlis
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1034

Abstract

Demam berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk Aedes aegypti adalah vektor utama dalam penyebaran penyakit DBD dari satu orang ke orang lain, dan hingga kini penyakit DBD masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak daun lengkuas (Alpinia galanga) terhadap mortalitas larva nyamuk Aedes aegypti. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorium dengan desain post-test-only control-group, menggunakan 600 larva Aedes aegypti instar III. Penelitian ini terdiri dari 6 kelompok perlakuan, yaitu ekstrak daun lengkuas dengan konsentrasi 24 mg/ml, 38 mg/ml, 48 mg/ml, dan 60 mg/ml; kelompok kontrol positif temephos; dan kelompok kontrol negatif akuades. Pengamatan dilakukan 24 jam setelah pemberian perlakuan dan kematian larva dihitung setiap 1 jam. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun lengkuas (Alpinia galanga) memiliki efek larvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti. Ekstrak daun lengkuas (Alpinia galanga) memiliki efek larvasida terhadap larva nyamuk Aedes aegypti.
Pengaruh Aroma Terapi Lemon Terhadap Penurunan Emesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Trimester 1 Di Ruang Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru Azma Ulia; Rohmi Fadhli; Ahmad Redho; Mersi Eka Putri
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1045

Abstract

Emesis gravidarum merupakan keluhan yang umum terjadi pada ibu hamil muda                            terutama pada trimester 1 karena adanya perubahan hormonal. Salah satu upaya non farmakologi yang dapat dilakukan adalah dengan menggunakan aromaterapi lemon. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Pengaruh aroma terapi lemon terhadap emesis gravidarum pada ibu hamil trimester 1 di Ruang Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Experiment dengan dengan pretest dan posttest. Penelitian ini dilakukan di RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru. Sampel penelitian ini adalah  22 ibu hamil trimester 1 yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan lembar observasi terhadap emesis gravidarum  menggunakan 24-hour Pregnancy-Unique Quantification of Emesis (PUQE-24) Scale  Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon  dengan kepercayaan 95%. Secara univariat ditemukan bahwa sedang yaitu  90,9%,  mengalami. penurunan menjadi 63,6% yang   mengalami  mual dan muntah ringan setelah diberikan terapi lemon. Secara bivariat terdapat pengaruh aroma terapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum  pada ibu  hamil trimester 1 di Ruang   Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru (p=0,000). Kesimpulan penelitian adalah ada pengaruh aroma terapi lemon terhadap penurunan emesis gravidarum  pada ibu  hamil trimester 1 di Ruang   Khadijah RSIA Zainab Pekanbaru. Disarankan kepada RSIA ZAINAB Kota Pekanbaru untuk  mensosialisasikan atau menerapkan aromaterapi lemon dalam penurunan emesis gravidarum  pada ibu  hamil trimester 1.
Efektivitas Aktivitas Dzikir Menjelang Tidur terhadap Kualitas Tidur Pada Pasien yang Menjalani Hemodialisis di RS Awalbros A.Yani Lilik Eka Sari; Rifa Yanti; Epu Margias Tuti; Arya Ramadia
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1054

Abstract

Kualitas tidur yang buruk merupakan salah satu masalah yang sering dialami oleh pasien hemodialisis akibat stres, kecemasan, dan kondisi medis kronis yang mereka alami. Aktivitas dzikir menjelang tidur dipercaya dapat membantu menenangkan pikiran, mengurangi kecemasan, dan secara signifikan meningkatkan kualitas tidur pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas aktivitas dzikir menjelang tidur terhadap kualitas tidur pada pasien yang menjalani hemodialisis di RS Awal Bros A. Yani. Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest without control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RS Awal Bros A Yani-Pekanbaru yang berjumlah 100 orang. Diperoleh sampel penelitian sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon rank test. Hasil penelitian: sebagian besar responden berjenis kelamin laki-laki (60%), berusia 45-49 tahun (37,5%), berpendidikan SMA (47,5%), dan berdasarkan lama menjalani hemodialisa, sebagian besar (70%) sudah menjalani hemodialisa lebih dari 18 bulan. Rata-rata skor kualitas tidur sebelum intervensi adalah 11,58 setelah dilakukan intervensi, menurun menjadi 6,40. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar RS Awal Bros A. Yani mempertimbangkan penggunaan dzikir sebagai bagian dari perawatan pasien hemodialisis untuk membantu meningkatkan kualitas tidur responden. Dzikir terbukti efektif dan aman sebagai intervensi nonfarmakologis. Luaran dari penelitian ini  akan dijadikan jurnal publikasi ilmiah serta diharapkan dapat menjadi dasar untuk penerapan dzikir dalam perawatan pasien.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kualitas Hidup Pasien Hemodialisis Di Ruangan HD RS Awalbros A Yani Pekanbaru Miki Sepriadi; Rifa Yanti; Suci Amin; Ahmad Redho
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1055

Abstract

Kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis cukup menarik perhatian bagi profesional kesehatan, karena masalah kualitas hidup menjadi sangat penting dalam pemberian layanan keperawatan yang menyeluruh bagi pasien, dengan harapan pasien dapat menjalani hemodialisa dan mampu bertahan hidup walau dengan bantuan mesin dialisat. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat faktor-faktor yang berhubungan dengan kualitas hidup pada pasien yang menjalani hemodialisa. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Awal Bros A Yani , dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Metode pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik non probability sampling dengan pendekatan purposive sampling sebanyak 62 pasien. Hasil analisi menggunakan uji correlation person-spearman’s, uji regresi linear, uji maan whitney dan uji kruskal wallis test. Menunjukan adanya hubungan bermakna antara kadar hemoglobin dengan kualitas hidup responden yang menjalani hemodialisa (p value 0,000) dan hubungan yang kuat (r = 0,647) nilai r menunjukkan semakin tinggi kadar Hb semakin tinggi nilai kualitas hidup. Besaran koefisien determinasi (R Square) hb adalah 38,7 % Hb berarti 38,7% Hb menentukan nilai kualitas hidup responden yang menjalani hemodialisa, sisahnya 61,3 % ditentukan faktor lain. Pada persamaan garis regresi linear sederhana, nilainya sebesar (6,339 Hb) artinya bahwa setiap penurunan kadar Hb 1% maka nilai kualitas hidup responden akan menurun sebesar 6,339 Hb. Tidak terdapat hubungan bermakna antara usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, dan lama menjalani hemodialisa. Hasil penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perawat hemodialisa dalam memberikan asuhan keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien yang menjalani hemodialisis dan memberikan edukasi, dorongan motivasi pada pasien yang menjalani hemodialisis.
Pengaruh Pemberian Jus Semangka Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Medang Kampai Kota Dumai Dwi Afriyanti; Rohmi Fadhli; Arya Ramadia; Rahmaniza Rahmaniza
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1056

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama kematian global. Berdasarkan Riskesdas 2018, prevalensi hipertensi di Indonesia mencapai 34,1%, sementara di Provinsi Riau mencapai 30,2%. Kota Dumai memiliki angka kejadian hipertensi yang cukup tinggi, dengan Puskesmas Medang Kampai sebagai salah satu puskesmas dengan prevalensi tertinggi, yaitu 32,5% dari total kunjungan pasien. Pengelolaan hipertensi mencakup terapi farmakologis dan nonfarmakologis, salah satunya adalah konsumsi jus semangka yang kaya L-citrulline, yang dapat meningkatkan produksi nitric oxide (NO) untuk melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian jus semangka terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Medang Kampai, Kota Dumai. Desain penelitian menggunakan pre-eksperimental dengan pendekatan pre-test dan post-test tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilakukan pada Desember 2024 dengan populasi 352 pasien hipertensi. Sampel dipilih dengan purposive sampling. Diperoleh sampel sebanyak 20 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa pemberian jus semangka sebanyak 375 ml (kombinasi 150 g daging buah dan 150 g albedo), diberikan setiap pagi selama 5 hari. Tekanan darah diukur sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer digital. Hasil penelitian menunjukkan penurunan signifikan pada tekanan darah sistolik dan diastolik dengan rata-rata penurunan masing-masing 18,5 mmHg dan 12,65 mmHg (p < 0,05). Jus semangka terbukti efektif sebagai terapi nonfarmakologis yang terjangkau untuk mengelola hipertensi. Hasil ini dapat menjadi referensi bagi tenaga kesehatan dalam mengedukasi masyarakat tentang terapi nonfarmakologis untuk hipertensi.
Pola Penggunaan Antibiotik pada Pasien Demam Tifoid di Fasilitas Pelayanan Kesehatan: Literature Review Desi Astri; Citra Yuliyanda Pardilawati; Femmy Andrifianie; Rasmi Zakiah Oktarlina
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1070

Abstract

Demam tifoid masih menjadi masalah kesehatan di negara berkembang, termasuk di Indonesia. Antibiotik merupakan terapi utama, namun penggunaan yang tidak rasional dapat meningkatkan risiko resistensi bakteri. Menganalisis pola penggunaan antibiotik dan rasionalitas terapi pada pasien demam tifoid di fasilitas pelayanan kesehatan. Penelitian ini menggunakan metode literature review terhadap artikel original research yang diperoleh dari Google Scholar dan PubMed. Kriteria inklusi meliputi artikel open access, full-text, terbit pada tahun 2021–2026, dan relevan dengan topik. Sebanyak 10 artikel dianalisis secara mendalam. Pola penggunaan antibiotik didominasi oleh sefalosporin generasi III, terutama ceftriaxone dan cefixime, yang memiliki efektivitas klinis yang tinggi. Namun, rasionalitas penggunaan masih bervariasi, terutama terkait durasi terapi dan pemilihan antibiotik. Selain itu, peningkatan kasus resistensi Salmonella typhi, termasuk multidrug-resistant (MDR) dan extensively drug-resistant (XDR), menjadi tantangan dalam terapi. Dari aspek farmakoekonomi, ceftriaxone lebih cost-effective dibandingkan antibiotik lain, meskipun beberapa di antaranya memiliki efektivitas klinis yang lebih tinggi. Pola penggunaan antibiotik pada demam tifoid cenderung seragam, namun rasionalitasnya belum optimal. Kepatuhan terhadap pedoman terapi dan evaluasi penggunaan antibiotik perlu ditingkatkan secara berkelanjutan untuk mencegah resistensi dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
Literature Review: Uji Stabilitas Pasta Gigi Ekstrak Bahan Alam Metode Cycling Test Nadine, Nathasya; Afriyani; Atri Sri Ulandari; Ramadhan Triyandi
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1076

Abstract

Stabilitas sediaan farmasi merupakan uji evaluasi sistematis yang penting dalam menentukan kemampuan dalam mempertahankan karakteristik atau sifat asli sediaan dalam kondisi ekstrem, serta menentukan kualitas, keamanan, dan umur simpan sediaan farmasi. Salah satu sediaan farmasi, seperti pasta gigi dengan ekstrak bahan alam, memiliki berbagai faktor yang mempengaruhi stabilitas sediaan. Ringkasan tinjauan pustaka dan gambaran komprehensif mengenai pengaruh uji stabilitas metode cycling test terhadap stabilitas sediaan pasta gigi dengan zat aktif bahan alam, dilakukan penelusuran literatur pada database Google Scholar dengan kata kunci dalam rentang waktu 2021-2026. Dari total 121 artikel, 7 artikel masuk dalam jurnal inklusi setelah melalui skrining berdasarkan kriteria eksklusi. Parameter stabilitas fisik yang ditinjau meliputi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, dan tinggi busa. Hasil review menunjukkan bahwa uji cycling test dapat menyebabkan perubahan pada beberapa parameter fisik, terutama pH dan viskositas, tetapi sebagian besar perubahan tersebut masih berada dalam batas persyaratan mutu yang ditetapkan. Secara keseluruhan, sediaan pasta gigi dengan bahan aktif ekstrak bahan alam menunjukkan stabilitas fisik yang baik setelah dilakukan uji cycling test. Dengan demikian, metode cycling test dapat digunakan sebagai pendekatan yang efektif untuk mengevaluasi stabilitas fisik sediaan pasta gigi berbahan alam.
Literature Review: Variasi Konsentrasi Ekstrak Rambut Jagung (Zea mays L.) Sebagai Bahan Aktif Dalam Formulasi Sediaan Farmasi Eristo PNR, Claresta Salma; Afriyani, Afriyani; Firdaus, Wahyu Alfath; Oktoba, Zulpakor
Sains Medisina Vol 4 No 4 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i4.1094

Abstract

Pemanfaatan bahan alam dalam industri farmasi mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan keamanan dan keberlanjutan produk. Salah satu bahan alam yang berpotensi untuk pengembangan adalah rambut jagung (Zea mays L.) yang selama ini dianggap sebagai limbah pertanian. Penelitian menunjukkan bahwa rambut jagung mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, tanin, alkaloid, polifenol, dan saponin yang memiliki berbagai aktivitas biologis. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji variasi konsentrasi ekstrak rambut jagung sebagai bahan aktif dalam formulasi farmasi melalui pendekatan literature review. Penelusuran artikel pada basis ilmiah dianalisis dan diidentifikasi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa ekstrak rambut jagung dapat diformulasikan dalam berbagai bentuk sediaan seperti gel, krim, lotion, serum, dan pelembab bibir dengan berbagai variasi konsentrasi, serta menunjukkan aktivitas biologis yang umumnya meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, namun efektivitas yang dihasilkan tidak hanya bergantung pada konsentrasi, namun juga dipengaruhi oleh jenis sediaan.