cover
Contact Name
Rina Saputri
Contact Email
apt.rinasaputri@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
sainsmedisina@wpcpublisher.com
Editorial Address
Komplek Kelapa Sawit No.13 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Sains Medisina
ISSN : -     EISSN : 29641853     DOI : -
Sains Medisina merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article tentang penemuan obat, sistem penghantaran obat, pengembangan obat, evaluasi sediaan kosmetik dan makanan. Jurnal ini mencakup bidang-bidang khusus seperti kimia obat, farmakologi, farmakognosi, fitokimia, farmakokinetik, farmakodinamik, analisis farmasi, sistem penghantaran obat, teknologi farmasi, bioteknologi farmasi, dan mikrobiologi.
Articles 227 Documents
Gambaran Tingkat Pengetahuan Anak Usia Sekolah Dasar tentang Diare di SD Negeri 4 Sidan Cut Wulan Sariyanti, Dewa Ayu; Asdiwinata, I Nyoman; Resiyanthi, Ni Komang Ayu
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.991

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan utama pada anak usia sekolah dasar akibat daya tahan tubuh yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menggambarkan tingkat pengetahuan anak tentang diare di SD Negeri 4 Sidan. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif. Sampel terdiri dari 62 siswa kelas III-VI yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner berisi 20 pertanyaan yang mencakup definisi, penyebab, gejala, dan pencegahan diare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat pengetahuan dalam kategori cukup (45,2%), diikuti kategori rendah (38,7%), dan baik (16,1%). Hasil crosstabulation menunjukkan bahwa pengetahuan yang lebih baik cenderung ditemukan pada anak dengan usia lebih muda dan kelas bawah, sedangkan pengetahuan rendah lebih banyak ditemukan pada anak usia lebih muda. Berdasarkan jenis kelamin, tidak ditemukan perbedaan yang mencolok antara siswa laki-laki dan perempuan terhadap tingkat pengetahuan diare. Analisis menunjukkan bahwa rendahnya pengetahuan siswa dipengaruhi oleh keterbatasan akses informasi kesehatan, kebilsaan personal hygiene yang belum optimal, serta lingkungan sekolah dan rumah yang kurang mendukung penerapan perilaku hidup bersih. Kurangnya paparan media edukatif dan minimnya program kesehatan terstruktur juga turut berkontribusi pada rendahnya pemahaman terkait diare. Program edukasi di sekolah perlu menitikberatkan pada praktik cuci tangan yang benar, penggunaan air bersih, serta pencegahan penularan penyakit. Upaya promotif dan preventif ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan siswa dan berkontribusi pada penurunan angka kejadian diare di lingkungan sekolah.
Profil Flavonoid Ekstrak Etil Asetat Daun Matoa (Pometia pinnata Forst) Saputri, Rina; Hakim, Ali Rakhman; Rahmah, Aulia; Julianti, Army; Ulpah, Nor Sipa Aulia
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.1000

Abstract

Penelitian ini membahas profil flavonoid pada ekstrak etil asetat daun matoa (Pometia pinnata), yang dikenal kaya akan senyawa bioaktif, khususnya flavonoid. Tujuan dari penelitian ini adalah Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan profil senyawa flavonoid daun matoa yang diekstraksi secara ultrasonik menggunakan pelarut etil asetat. Metode yang digunakan meliputi penggunaan alat spektrofotometer UV-Vis, ultrasonic cleaner, serta KLT silika gel untuk karakterisasi senyawa. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak etil asetat daun matoa mengandung flavonoid. Hasil identifikasi KLT dari ekstrak etil asetat daun matoa menggunakan eluen Kloroform : etanol (2:8) didapatkan nilai Rf 0,73; 0,77; 0,91. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan dengan 3 kali replikasi, diperoleh rata-rata kadar flavonoid total sebesar 63.256 ± 8.858 mgQE/g. Daun matoa yang diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat secara ultrasonik menghasilkan kadar flavonoid yang cukup tinggi.
Review Artikel: Ekstrak Sebagai Antihiperlipidemia Anjani, Siti Monica; Agustina, Ani
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.981

Abstract

Hiperlipidemia adalah gangguan metabolisme lipid yang meningkatkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL. Meskipun terapi farmakologi seperti statin efektif, penggunaan jangka panjang sering memicu efek samping, sehingga diperlukan alternatif dari bahan alam. Review ini bertujuan mengidentifikasi senyawa kimia dan penggunaan tradisional berbagai tumbuhan yang memiliki aktivitas antihiperlipidemia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka melalui basis data Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci spesifik seperti “Aktivitas antihiperlipidemia” dan “Antihyperlipidemic activity”. Pencarian dilakukan menggunakan operator Boolean dan filter lanjutan untuk memperoleh referensi yang akurat dan relevan. Berdasarkan sintesis terhadap 10 artikel penelitian in vivo, ditemukan bahwa ekstrak berbagai tanaman secara signifikan mampu menurunkan kadar kolesterol total pada tikus yang diinduksi pakan tinggi lemak dibandingkan dengan kontrol negatif. Senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid diidentifikasi sebagai komponen utama yang berperan dalam aktivitas tersebut. Mekanisme kerjanya meliputi penghambatan penyerapan lemak dan regulasi enzim metabolisme kolesterol. Hasil ini menegaskan potensi besar tanaman herbal sebagai agen antihiperlipidemia alami yang lebih aman untuk penggunaan jangka panjang.
Profil Farmakokinetika: Uji In Vitro Ekstrak Etanol Daun Ulin (Eusideroxylon zwageri Teijsm. & Binn) sebagai Antihipertensi Dengan Metode Disolusi Aryzki, Saftia; Asyiah; Permatasari, Bulan Ela; Anggraini, Sally Dwi
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.984

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan terapi jangka panjang. Captopril sebagai obat antihipertensi golongan ACE inhibitor banyak digunakan, namun penggunaannya berpotensi menimbulkan interaksi ketika dikombinasikan dengan obat herbal. Daun ulin (Eusideroxylon zwageri) secara empiris digunakan oleh masyarakat sebagai antihipertensi, sehingga perlu dikaji potensi interaksinya dengan captopril pada tahap farmakokinetika, khususnya disolusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi profil disolusi captopril 25 mg, ekstrak etanol daun ulin, serta kombinasi keduanya secara in vitro. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan desain posttest only control group design. Uji disolusi dilakukan menggunakan alat dissolution tester dengan medium dapar 900 mL pada suhu 37°C dan kecepatan 100 rpm selama 390 menit. Sampel diambil setiap 30 menit dan dianalisis menggunakan spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang 236 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa captopril tunggal memiliki profil disolusi yang relatif stabil dan meningkat seiring waktu. Kombinasi captopril dengan ekstrak etanol daun ulin menunjukkan nilai absorbansi dan konsentrasi yang lebih tinggi dibandingkan captopril tunggal pada seluruh interval waktu. Hal ini mengindikasikan adanya interaksi pada tahap disolusi yang diduga dipengaruhi oleh senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak daun ulin. Simpulan penelitian ini adalah kombinasi captopril dan ekstrak etanol daun ulin berpotensi menimbulkan interaksi farmakokinetika pada tahap disolusi, sehingga penggunaannya secara bersamaan tidak disarankan tanpa pengaturan jeda waktu konsumsi.
Hubungan Kebiasaan Makan, Pengetahuan Gizi, Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian Overweight Pada Remaja (Studi di SMAN 2 Martapura) Aisya Amalia; Rosihan Anwar; Meilla Dwi Andrestian; Rusmini Yanti
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.992

Abstract

Overweight menjadi masalah gizi yang semakin meningkat pada remaja dan dapat berdampak negatif terhadap kesehatan fisik dan mental jangka panjang. Prevalensi overweight di wilayah Kabupaten Banjar pada tahun 2024 menunjukkan angka yang signifikan, dengan beberapa sekolah seperti SMAN 2 Martapura memiliki persentase remaja dengan status gizi lebih mencapai 25,3%. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan, pengetahuan gizi, dan aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada remaja di SMAN 2 Martapura. Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan November 2025 di SMAN 2 Martapura, Kabupaten Banjar. Jumlah responden sebanyak 97 remaja yang terdiri dari remaja dengan status gizi overweight dan status gizi normal. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang mencakup karakteristik responden, pola makan, pengetahuan gizi, dan aktivitas fisik. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk menilai hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pola makan, pengetahuan gizi, maupun aktivitas fisik dengan kejadian overweight pada remaja. Meskipun demikian, remaja dengan pola makan yang kurang baik, pengetahuan gizi yang terbatas, serta tingkat aktivitas fisik yang rendah tetap memiliki risiko mengalami overweight, meskipun secara statistik hubungan tersebut tidak signifikan. Diperlukan upaya peningkatan kesadaran dan edukasi mengenai pola makan sehat, gizi seimbang, serta pentingnya aktivitas fisik secara teratur bagi remaja, untuk menjaga status gizi yang optimal dan mencegah risiko overweight di masa depan.
Konsumsi Minuman Berkafein sebagai Faktor Risiko Tekanan Darah Diatas Normal pada Pra Lansia di Posbindu UPT Puskesmas Dabo Lama Junita, Murni; Rizma, Amalina; Desy
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.997

Abstract

Pra lanjut usia (45–59 tahun) dan lanjut usia (60–69 tahun) memiliki risiko tinggi terhadap masalah kesehatan. Salah satu masalah kesehatan yang dialami lansia dan pra lansia adalah penyakit hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan antara konsumsi minuman kafein dengan tekanan darah pra lansia. Penelitian menggunakan metode observasional analitik pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 37 orang pra lansia sehat dengan menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan Semi-Quantitatif Food Frequency Questionnaire (SQ FFQ). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji korelasi Rank Spearman. Mayoritas responden memiliki konsumsi minuman kafein cukup. Adapun rata-rata konsumsi minuman kafein yaitu 183 mg/hari. Hasil analisis data menunjukkan terdapat hubungan antara konsumsi minuman kafein (p<0,05) dengan tekanan darah pra lansia di posbindu UPT Puskesmas Dabo Lama.
Tinjauan Literatur: Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Mahasiswa dalam Penggunaan Kosmetik Pencerah Kulit Fahmi, Amanda Triana; Pardilawati, Citra Yuliyanda; Ulandari, Atri Sri
Sains Medisina Vol 4 No 3 (2026): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i3.1009

Abstract

ABSTRAK. Kosmetik pencerah kulit masih banyak digunakan di berbagai negara dan menjadi perhatian dalam bidang kesehatan karena dipengaruhi oleh faktor sosial serta berpotensi menimbulkan dampak pada kesehatan. Mahasiswa merupakan kelompok usia dewasa muda yang rentan terhadap pengaruh lingkungan dan paparan media, sehingga penggunaan kosmetik pencerah kulit masih ditemukan pada kelompok ini. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk mengkaji pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa dalam penggunaan kosmetik pencerah kulit. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan kriteria inklusi artikel penelitian asli yang dipublikasikan dalam bahasa Indonesia atau Inggris dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya telah mengenal kosmetik pencerah kulit, namun pemahaman mengenai risiko penggunaannya masih bervariasi. Sikap mahasiswa cenderung menerima penggunaan kosmetik pencerah kulit dan dipengaruhi oleh persepsi kecantikan serta lingkungan sosial. Praktik penggunaan tetap ditemukan meskipun terdapat pengetahuan mengenai risiko penggunaan produk tersebut. Tinjauan ini menunjukkan bahwa pengetahuan, sikap, dan perilaku mahasiswa terkait penggunaan kosmetik pencerah kulit tidak selalu berjalan searah.