cover
Contact Name
Nurul Hidayah
Contact Email
hiragi2016@gmail.com
Phone
+6282350203789
Journal Mail Official
hrji@wpcpublisher.com
Editorial Address
Jl. Kelapa Gading, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Indonesia
Location
Kota banjarbaru,
Kalimantan selatan
INDONESIA
Health Research Journal of Indonesia
ISSN : -     EISSN : 29647592     DOI : -
Core Subject : Health,
Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan kesehatan komunitas, kesehatan reproduksi, ibu dan anak, kesehatan lingkungan, serta farmasi komunitas.
Articles 165 Documents
Pengaruh Video Animasi Diet Dash (Dietary Approach To Stop Hypertension) Terhadap Pengetahuan Pada Masyarakat Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru Tahun 2025 Hayati, Ridha; Mahmudah; Irianty, Hilda
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.840

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat, dengan jumlah penderita di Kota Banjarbaru mencapai 15.282 jiwa pada tahun 2023. Peningkatan ini dipengaruhi oleh perubahan gaya hidup seperti pola makan dan minimnya pengetahuan masyarakat. Dietary Approach to Stop Hypertension (DASH) direkomendasikan sebagai program diet terbaik untuk mengurangi hipertensi. Upaya edukasi menggunakan media audiovisual, seperti video animasi Diet DASH, dinilai efektif karena lebih menarik dan dapat diulang. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh video animasi Diet DASH terhadap pengetahuan dan pola makan pada masyarakat Kelurahan Sungai Besar Kota Banjarbaru. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan Quasi Eksperimen dan direncanakan dilakukan di Aula Kelurahan Sungai Besar. Populasi total adalah 55 anggota PKK Kelurahan Sungai Besar. Pengumpulan data menggunakan dua instrumen: instrumen pengetahuan dan instrumen pola makan, yang diukur sebelum (pre-test) dan sesudah (post-test) pemutaran video. Analisis data menggunakan T test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari hasil pre-test menunjukkan bahwa dari 55 responden, 40 responden berpengetahuan cukup baik dan 7 responden berpengetahuan kurang. Setelah intervensi pemutaran video animasi Diet DASH, hasil post-test sebulan berikutnya menunjukkan peningkatan signifikan, di mana 80% responden berpengetahuan baik dan 20% berpengetahuan cukup baik. Kesimpulan: Pemberian edukasi melalui video animasi Diet DASH efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Diet DASH di Kelurahan Sungai Besar, Banjarbaru.
Hubungan Kepemilikan Jamban Sehat, Sumber Air Bersih dan Personal Hygiene dengan Kejadian Diare di Kelurahan Kelayan Selatan Kota Banjarmasin Tahun 2025 Aulia, Nisrina; Dhewi, Siska; Ariyanto, Edy; Fauzan, Ahmad
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.845

Abstract

Pendahuluan: Diare menjadi satu dari sebagian masalah kesehatan masyarakat yang tergolong tinggi di Indonesia, termasuk di Kota Banjarmasin, khususnya di Kelurahan Kelayan Selatan. Kondisi ini berkaitan dengan sanitasi lingkungan, kepemilikan jamban yang belum memenuhi syarat, serta perilaku personal hygiene masyarakat yang masih rendah. Tujuan: Dilangsungkannya penelitian ini guna menganalisis hubungan antar kepemilikan jamban sehat, sumber air bersih, disertai personal hygiene dengan kejadian diare pada lingkup Kelurahan Kelayan Selatan Kota Banjarmasin Tahun 2025. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian 3.661 Kepala Keluarga dengan sampelnya terhitung sejumlah 98 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Instrumen penelitiannya mencakup kuesioner serta observasi lapangan, dengan analisis datanya dimanfaatkan uji Chi-Square. Hasil: Temuan dari penelitian ini mengungkap adanya hubungan antara kepemilikan jamban sehat (p=0,039), sumber air bersih (p=0,021), beserta personal hygiene (p=0,022) dengan kejadian diare. Simpulan: Disimpulkan bahwa sanitasi lingkungan dan perilaku hidup bersih yang baik dapat menurunkan risiko diare. Disarankan agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, memperhatikan penggunaan jamban sehat, serta meningkatkan perilaku hidup bersih sera sehat bersama dukungan edukasi dari puskesmas dan pemerintah setempat.
Pengaruh Tekhnik Deep Breathing Pada Ibu Bersalin Terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Hj A Kota Banjarmasin Istiqamah, Istiqamah; Pratiwi, Dian; Zulliati, Zulliati; Haryono, Ika Avrilina
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.857

Abstract

Pendahuluan: Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan ekstrem, memengaruhi kondisi fisik dan psikologis ibu bersalin. Nyeri yang berlebihan dapat meningkatkan stres dan gangguan hormonal yang berisiko terhadap kelancaran proses persalinan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non-farmakologis yang praktis dan efektif seperti teknik deep breathing, yang dapat menjadi solusi untuk mengurangi intensitas nyeri tanpa efek samping. Tujuan: Menganalisis pengaruh teknik deep breathing terhadap tingkat nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu bersalin di TPMB Hj. A Kota Banjarmasin. Metode: penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen pretest-posttest with control group design. Jumlah sampel sebanyak 12 orang ibu bersalin yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 6 orang. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil:  Rata-rata skor nyeri sebelum intervensi pada kelompok eksperimen adalah 8,17 dan menurun menjadi 3,00 setelah intervensi. Pada kelompok kontrol, rata-rata skor nyeri sebelum intervensi adalah 8,17 dan menurun menjadi 7,50 tanpa intervensi. Uji paired t-test menunjukkan penurunan signifikan pada kelompok eksperimen (p = 0,000), sedangkan independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara Tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan tekhnik deep breathing. Dengan cara memberikan dukungan emosional, seperti sentuhan lembut, kata-kata penyemangat, dan kehadiran yang menenangakan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Dukungan Caregiver Terhadap Kepatuhan Rehabilitasi Pasien Stroke di RSUD Palangka Raya Sihotang, Merlin Romayana; Surbakti, Ranintha Br; Saritani, Ayunda Tamara Barito; Toemon, Angeline Novia; Astoeti, Dileli Dharma
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.868

Abstract

Pendahuluan: Stroke merupakan penyakit penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia, termasuk di Indonesia. Pasien stroke sering mengalami gangguan fungsi tubuh sehingga membutuhkan rehabilitasi medik jangka panjang. Keberhasilan rehabilitasi sangat bergantung pada kepatuhan pasien dalam menjalani terapi, namun terkadang tingkat kepatuhan dalam menjalani terapi masih rendah. Peran caregiver dalam memberi dukungan maupun pengetahuan tentang perawatan stroke sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap program rehabilitasi medik.  Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan dukungan caregiver terhadap kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke. Metode: Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 33 responden caregiver pasien stroke yang pernah melakukan rehabilitasi di RSUD Palangka Raya. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner tingkat pengetahuan, dukungan caregiver, dan kepatuhan rehabilitasi medik.  Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Somers’D. Hasil: Hasil uji korelasi Somers’D untuk korelasi antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan rehabilitasi medik menunjukkan nilai p = 0,423 (p>0,05). Sedangkan, untuk hubungan dukungan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik menunjukkan nilai p = 0,040 (p<0,05). Simpulan: Dari hasil analisis data ini, disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke. Namun, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan caregiver dengan kepatuhan rehabilitasi medik pasien stroke.
Studi Perbandingan Preferensi Masyarakat Terhadap Pemilihan Obat Tradisional dan Obat Sintetik di Apotek Serasi Tahun 2025 Sari, Novita; Anasis, Annisa Mulia; Novitriana, Sima
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 1 (2025): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i1.880

Abstract

Pendahuluan: Obat merupakan bahan atau paduan bahan, termasuk produk biologi yang digunakan untuk mengubah atau mempelajari sistem fisiologi atau keadaan patologi pada manusia. Berdasarkan jenis bahan aktifnya, obat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu obat tradisional yang berasal dari bahan alam dan obat sintetis yang berasal dari senyawa kimia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan preferensi masyarakat terhadap pemilihan obat tradisional dan obat sintetik di Apotek Serasi tahun 2025. Metode: Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif melalui metode survei dengan instrumen berupa kuesioner. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling, dengan jumlah responden sebanyak 100 orang. Analisis data penelitian ini dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan menggunakan Uji Mann – Whitney U menggunakan SPSS versi 27. Hasil:  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 65 responden (65%) lebih memilih obat sintetis, sedangkan 35 responden (35%) memilih obat tradisional. Faktor yang paling berpengaruh terhadap preferensi pemilihan obat sintetis adalah faktor ekonomi dengan skor 3,46 (kategori sangat setuju), sementara faktor yang paling mempengaruhi preferensi terhadap obat tradisional adalah faktor sosial dengan skor 3,54 (kategori sangat setuju). Simpulan: Hasil uji statistik Mann - Whitney U menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam persepsi masyarakat terhadap pemilihan obat tradisional dan obat sintetis pada faktor ekonomi dan faktor budaya (p < 0,05).
Analisis Implementasi Kebijakan Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin Tahun 2025 Cahaya, Rojib Bakti Alphalah Ilham; Hayati, Ridha; Mahmudah; LO, Elsi Setiandari; Yusida, Hikmah
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.867

Abstract

Pendahuluan: Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin di hadapkan dengan berbagai kendala antara lain dari segi sumber daya manusia dan sarana prasarana sistem dan aplikasi. Tujuan: menganalisis Implementasi Kebijakan Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin berdasarkan faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa komunikasi yang efektif melalui pertemuan resmi atau lokakarya mini (lokmin) sangat berperan dalam kesuksesan implementasi RME di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin, meskipun ada tantangan terkait pemahaman pasien mengenai RME belum merata. Keterlibatan pegawai terlihat solid, masih terdapat kekurangan dalam hal sumber daya, seperti aplikasi BPJS, sistem E-pus atau jaringan internet serta dalam hal dukungan pelatihan yang memadai atau berkelanjutan dan belum adanya tenaga IT yang langsung berada di Puskesmas. Disposisi positif staf terhadap penggunaan RME menunjukan potensi keberhasilan, meskipun masih perlu perbaikan dan peningkatan dalam integrasi data atau sistem dan pelatihan. Struktur birokrasi dari SOP dan struktur organisasi juga merupakan suatu hal yang penting dalam keberhasilan implementasi RME. Simpulan: dari penelitian ini merekomendasikan peningkatan dalam sistem E-pus, aplikasi BPJS dan jaringan internet serta peningkatan dari Sumber Daya dan pengadaan pelatihan secara berkelanjutan serta pengadaan tenaga IT yang langsung berada di Puskesmas sangat mendukung untuk efektivitas implementasi RME di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin.
Gambaran Deteksi Dini Preeklamsia Pada Ibu Hamil Usia Kehamilan < 20 Minggu Di Upt Puskesmas Rawat Inap Danau Panggang Wati, Juhen Retni; Rahmawati, Dwi; Yuliantie, Putri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1012

Abstract

Pendahuluan: Salah satu dari tujuan pemeriksaan ANC adalah melakukan deteksi dini pada kehamilan dan mengetahui komplikasi yang akan terjadi selama hamil termasuk riwayat penyakit yang diderita. Salah satu komplikasi kehamilan meliputi perdarahan, anemia, preeklamsia, Ketuban pecah dini, diabetes militus, jantung. Metode: Jenis penelitian ini merupakan metode Deskriptif dengan rancangan Observasional menggunakan sample 32 ibu hamil yang sudah dilakukan deteksi dini dan beresiko Preeklamsia. Hasil: Gambaran deteksi dini preeklamsia pada usia kehamilan < 20 minggu berdasarkan buku KIA mempunyai 16 karakteristik, pada kecamatan danau panggang tertinggi dengan karakteristik usia > 35 tahun sejumlah 50%, MAP >90 mmhg 46,88%, Riwayat hipertensi kronik 47.75%, multipara dengan riwayat Preeklamsia sebelumnya 18,75%, riwayat Preeklamsia pada ibu atau saudara perempuan 18,75%, Multipara dengan jarak > 10 tahun 6.25%, obesitas 6.25%, DM 3%. Sedangkan kehamilan dengan bayi tabung, nullipara, kehamilan kembar, penyakit ginjal, autoimun, AP Syndrome, Proteinuria 0%. Simpulan: Deteksi Dini Preeklamsia pada ibu hamil usia kehamilan 20 minggu dapat dilakukan pada fasilitas kesehatan tingkat pertama, dimana didapatkan resiko sedang 40% dan risiko tinggi 59,38%.
Hubungan Posisi Meneran Terhadap Lama Kala II di PMB U Martapura Anami, Khairul; Istiqamah; Yuwindry, Iwan
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1013

Abstract

Pendahuluan: Kala II persalinan dikenal sebagai kala pengeluaran dimana ketika kepala bayi meregangkan jaringan vagina. Proses fisiologi kala II persalinan diartikan serangkaian peristiwa yang terjadi sepanjang periode tersebut dan di akhiri dengan lahirnya bayi secara normal. Tujuan: tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan posisi meneran terhadap Lama kala II di PMB U Martapura. Metode: metode penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah ibu bersalin kala II di PMB U martapura sebanyak 35 orang. Dari penelitian ini didapatkan Hasil Uji Chi-square yaitu 0,005 (<0,05) yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan posisi meneran dengan Lama kala II. Hasil hasil menunjukkan bahwa posisi meneran lateral lebih efektif untuk persalinan kala II. Adanya hubungan posisi meneran dengan Lama kala II. Simpulan: hasil menunjukkan bahwa posisi meneran lateral lebih efektif untuk persalinan kala II dikarenakan banyak faktor yang mempengaruhi percepatan persalinan diantaranya faktor Passage, Power, Passanger dan posisi persalinan.
Faktor Usia, Paritas dan Infeksi Saluran Kemih pada Kejadian Partus Prematurus Imminens Herni, Nida; Istiqamah; Mariana, Frani; Dona, Sismeri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1014

Abstract

Pendahuluan: Partus Prematurus Imminens (PPI) adalah suatu ancaman pada kehamilan dimana timbulnya tanda persalinan pada usia kehamilan yang belum aterm dan berat badan lahir bayi kurang dari 2500 gram. Di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan terjadi peningkatan kasus PPI dari tahun 2019 sampai dengan 2021, yaitu dari 8% menjadi 13,3%. Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk engetahui faktor penyebab kejadian PPI di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan tahun 2022. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel yaitu total sampling yang berjumlah 93 ibu hamil. Hasil: Dari 93 ibu hamil yang mengalami PPI didapatkan bahwa usia terbanyak terjadi pada 20-35 tahun dengan jumlah 59 orang (63,4%), paritas terbanyak terjadi pada nulipara yaitu 37 orang (39,8%) dan kasus terbanyak terjadi pada ibu hamil yang tidak mengalami infeksi saluran kemih berjumlah 54 orang (58,1%). Hasil uji analisis untuk hubungan faktor usia (ρ value = 0,028), paritas (ρ value = 0,0211) dan ISK (ρ value = 0,001). Simpulan: Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara faktor usia, paritas dan Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan kejadian Partus Prematurus Imminens (PPI) di RSUD Brigjend H. Hasan Basry Kandangan pada tahun 2022.
Hubungan Riwayat Kunjungan ANC dan Anemia Pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala Aulia, Raudah; Handayani , Lisda; Anisa, Fadhiyah Noor; Lestari, Yayuk Puji
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 2 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i2.1015

Abstract

Pendahuluan: Stunting adalah balita yang mempunyai tinggi badan lebih pendek dari tinggi badan standar yang seharusnya sesuai dengan usianya. Stunting disebabkan oleh beberapa faktor salah satunya antenatal care dan anemia masa kehamilan. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan pada bulan Mei 2023 di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen Kabupaten Barito Kuala didapatkan data angka kejadian stunting sebanyak 385 balita, sedangkan jumlah ibu hamil sebanyak 391 orang dengan kunjungan K1 sebanyak 333 orang, kunjungan K4 sebanyak 233 orang dan K6 sebanyak 141 orang serta ibu hamil dengan anemia sebanyak 111 orang. Tujuan: untuk menganalisis hubungan riwayat kunjungan ANC dan anemia pada ibu hamil dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan case control secara retrospektif dengan sasaran seluruh balita yang diukur tinggi badan dan tercatat di Wilayah Kerja Puskesmas Tabunganen tahun 2022. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 140 orang (70 kasus dan 70 kontrol) dengan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil: Berdasarkan penelitian hasil analisis univariat kategori riwayat ANC tidak sesuai standar dan kategori riwayat anemia pada ibu hamil tidak mengalami anemia. Analisis bivariat menggunakan Uji Chi-Square dengan CI 95% dan α = 0,05 menunjukkan bahwa riwayat kunjungan ANC dengan kejadian stunting didapatkan nilai p-values 0,001 dan nilai OR 3,273 dan riwayat anemia dengan kejadian stunting didapatkan nilai p-values 0,062 dan nilai OR 1,897. Simpulan: Terdapat hubungan antara riwayat kunjungan ANC dengan kejadian stunting dan tidak terdapat hubungan antara riwayat anemia dengan kejadian stunting.