cover
Contact Name
Baik Nilawati Astini
Contact Email
nilawati@unram.ac.id
Phone
+6281803627606
Journal Mail Official
jmp_paud@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus 2 Universitas Mataram Jl. Brawijaya No.22, Cakranegara Sel., Kec. Cakranegara, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83233
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Mutiara Pendidikan
Published by Universitas Mataram
ISSN : 28290348     EISSN : 2829033X     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Mutiara Pendidikan (JMP) merupakan wadah publikasi ilmiah bagi dosen, guru, mahasiswa, dan peneliti bidang anak usia dini, termasuk Pendidikan serta psikologis anak pada tahapan perkembangan tersebut.
Articles 154 Documents
Analisis Penerapan Model Work-based Learning pada Mahasiswa Calon Guru PAUD Mirawati; Ananthia, Winti; Sutisna, M Ridwan; Halimah, Leli; Hopiani, Ayu
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8682

Abstract

endidikan yang diberikan pada anak sejak dini dapat mempengaruhi berbagai aspek perkembangan anak. Sebagai upaya mengembangkan aspek perkembangan anak yang optimal, maka dibutuhkan pendidikan yang berkualitas. Dalam hal ini, pendidikan yang berkualitas berkaitan erat dengan kompetensi guru. Pengembangan kompetensi guru dapat dilakukan sejak mereka masih dalam masa pendidikan di Universitas. Upaya dalam mengembangkan kompetensi dan kesiapan calon guru PAUD telah dilakukan oleh Program Studi PGPAUD Kampus UPI di Cibiru melalui penerapan salah satu model yaitu Work-Based Learning (WBL). Penelitian sebelumnya menunjukkan keefektifan WBL untuk mempersiapkan seseorang sebelum memasuki dunia kerja. Namun, penerapan WBL pada calon guru PAUD perlu dikaji lebih lanjut, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk penerapan, manfaat, dan tantangan model WBL pada mahasiswa calon guru PAUD Kampus UPI di Cibiru. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi WBL telah dilaksanakan dalam beberapa bentuk dan telah memberikan manfaat berupa keterampilan praktis, kesadaran karir, dan jaringan profesional. Meski efektif, koordinasi dengan mitra dan kesiapan mahasiswa adalah tantangan utama yang perlu diatasi. Komunikasi dengan mitra dan dukungan kepada mahasiswa penting untuk mendorong kesuksesan implementasi WBL
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Implementasi Asesmen Perkembangan Anak Usia Dini di Kecamatan Tenggarong Riana, Linda Wulan; Mutmainnah; Erita, Sukama; Fitriyani, Rini; Anjarwati, Fitri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8683

Abstract

Implementasi asesmen perkembangan anak usia dini dalam kurikulum merdeka merupakan kunci keberhasilan sebuah pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi asesmen perkembangan anak usia dini di Kecamatan Tenggarong. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru kelas di tiga taman kanak-kanak di Kecamatan Tenggarong. Metode pengumpulan data penelitian yang digunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis data kualitatif model Miles and Huberman. Hasil penelitian menunjukan bahwa keterampilan dan pengetahuan guru, dukungan orangtua, ketersediaan sumber daya dan fasilitas, serta kebijakan pemerintah daerah memainkan peran penting dalam keberhasilan asesmen. Perlunya pelatihan berkelanjutan untuk guru, peningkatan keterlibatan orangtua, dan kebijakan pemerintah yang mendukung dapat membantu pihak sekolah dalam menjalankan asesmen secara optimal. Selain itu kolaborasi antara pendidik, orangtua, dan pemerintah, serta pendekatan yang sensitif terhadap konteks sosial dan budaya, adalah kunci untuk mencapai asesmen yang efektif dan menyeluruh. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Indonesia khususnya di wilayah Kecamatan Tenggarong.
HOTS dalam Kegiatan Mendongeng Digital: Penguatan Profil Pelajar Pancasila Hastuti, Isnaini Budi; Katoningsih, Sri; Widyasari, Choiriyah; Sunaryo, Ilham; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Faizatulfitriyah, Qonitah
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8684

Abstract

Perkembangan dunia digital memberi peluang baru bagi dongeng untuk tumbuh dan berkembang. Dongeng digital sangat sesui untuk perkembangan pembelajaran abad 21 dengan tidak meninggalkan esensi dari kegiatan dongeng tersebut. Hubungan kedekatan antara guru dan anak didik. Penggunaan dongeng digital memberikan peluang lebih kepada guru untuk dapat melakukan interaksi dan pemberian stimulus kepada anak karena anak dapat melihat visualisasi dari dongeng yang disampaikan dan guru melakukan penguatan serta stimulus anak untuk mengasah kemampuan berpikir kritis anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai karakter dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru TK. Objek penelitian ini adalah nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran mendongeng digital bermuatan HOTS. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada guru yang telah mengimplentasi dongeng digital dan observasi ketika proses pembelajaran berlangsung. Analisis data dilakukan dengan trianggulasi sumber. Penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai karakter dapat dibangun dengan baik dalam kegiatan mendongeng digital bermuatan HOTS. Anak usia dini dapat dengan baik menangkap isi cerita dengan bantuan audio dan visual yang ditunjukkan dakam video. Guru dapat merangkul dan membangun kedekatan dengan anak- anak ketika proses pembelajaran. Guru dapat mengembalikan konsentrasi anak untuk kembali menikmati dongeng yang disampaikan. Guru lebih bebas dalam melaksanakan penguatan dari nilai-nilai yang hendak disampaikan melalui dongeng tersebut serta guru dapat mengasah kemampuan berpikir kritis anak didik dengan memberikan pertanyaan-pertanyaan ataupun stimulus bermuatan HOTS dalam dongeng. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan dalam kegiatan mendongeng digital adalah kreatif, demokratis, ingin tahu, kolaborasi dan komunikasi.
Digital Marketing melalui Pembuatan Konten pada Media Sosial sebagai Upaya Peningkatan Sarana Promosi dan Branding Sekolah Putra, Yudithia Dian; Arifin, Imron; Samawi, Ahmad; Salehudin, Shafira Nurulita
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8685

Abstract

Digital marketing menjadi salah satu bentuk pemasaran dengan pemanfaatan platform dan teknologi digital untuk menghubungkan audiens target secara online. Pemanfaatan digital marketing dapat diterapkan melalui media berbasis digital. Media sosial diintegrasikan dengan berbagai lini digunakan sebagai penyebaran konten yang relevan sesuai dengan target masyarakat dalam mencapai visi, misi, dan tujuan organisasi. Berdasarkan hasil observasi, masih banyak guru yang memiliki keterbatasan keterampilan dalam pembuatan konten digital serta konten pemasaran. Oleh karena itu, dirumuskan pengabdian masyarakat ini guna meningkatkan kemampuan pemasaran guru dan tenaga pendidikan melalui kegiatan berbasis e-marketing untuk media sosial sekolah. Metode pelaksanaan ini terdiri dari tiga tahapan yaitu analisis kebutuhan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil program berupa konten yang dipublikasi pada setiap lembaga sebagai sarana promosi dan branding. Di samping itu, guru PAUD Gugus 3 Kepanjen Kidul Kota Blitar memperoleh pengetahuan dan pemahaman secara teori dan praktik dalam pemanfaatan konten digital dalam peningkatan konten sebagai sarana promosi dan branding sekolah lebih optimal.
Kesiapan Guru dalam Menghadapi Transformasi Kurikulum Merdeka di PAUD Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Katoningsih, Sri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8686

Abstract

Studi ini didasarkan pada kebijakan pemerintah tentang Merdeka Belajar, yang merupakan langkah awal dalam transformasi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kesiapan guru dalam menghadapi transformasi Kurikulum Merdeka terhadap pendidikan anak usia dini di TK Al Fajar, Juwiring Klaten. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru di TK Al Fajar. Teknik analisis data data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa 1) Guru di TK Al Fajar belum sepenuhnya siap untuk menerapkan Kurikulum Merdeka 2) Kendala yang dihadapi guru di TK Al Fajar dalam menerapkan Kurikulum Merdeka meliputi kurangnya pemahaman struktur kurikulum yang dituntut dalam pembelajaran intrakulikuler dan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5), kesiapan rencana pembelajaran yang dalam menyusun rencana pembelajaran atau modul ajar yang sesuai dengan format Kurikulum Merdeka, kesiapan proses pembelajaran dalam menyesuaikan perencanaan, pelaksanaan, bimbingan dan pemantauan pembelajaran pada kurikulum yang baru dan juga kesiapan sarana dan prasarana.
Pengembangan Literasi Anak Usia Dini melalui Pendekatan Bermain: Studi Kasus di Taman Kanak-kanak Insan Cita Masamba Luwu Utara Syamsuardi; Hajerah; Asti, A Sri Wahyuni; Sugiarti, Tri; Kurnia R, Rika; Amri, Nur Alim
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8687

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang pengembangan literasi anak usia dini melalui pendekatan bermain di Taman Kanak-kanak Insan Cita. Fokusnya adalah pada bagaimana kegiatan bermain dapat mengembangkan kemampuan literasi anak khususnya literasi baca tulis. Subjek penelitian adalah guru dan anak-anak usia lima sampai enam tahun atau kelompok B di Taman Kanak-Kanak Insan Cita. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi sebagai teknik pengumpulan data. Teknik analisis dating menggunakan pada penelitian ini menggunakan model miles dan Huberman (sugionon:2016) dengan empat tahapan yaitu: 1) pengumpulan data, 2) penyajian data, 3) Redusi data, dan 4) kesimpulan-kesimpulan penarikan/verivikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan bermain memberikan dampak pada kemampuan litersi baca tulis anak. Namun, kurangnya pada saat menjelaskan aturan main dalam proses tersebut terlihat anak masih sibuk dengan aktivitas mereka sendiri. Selanjutnya untuk menciptkana suasana yang nyaman mungkin perlu beberapa bantal, dan mungkin beberapa peralatan tambahan seperti papan cerita atau boneka tangan untuk memperkaya pengalaman bercerita. Selain itu, penelitian menyoroti pentingnya pengembangan literasi baca tulis sejak dini. Kesimpulannya, penelitian ini memberikan wawasan penting bagi guru, orang tua, dan pihak terkait lainnya dalam mendukung perkembangan literasi secara optimal.
Cognitive-Gap pada Masa Transisi Pendidikan Anak Usia Dini Menuju Sekolah Dasar Katoningsih, Sri; Hastuti, Isnaini Budi; Asmawulan, Tri; Wardhani, Junita Dwi; Widyasari, Choiriyah; Slamet, Sri
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8688

Abstract

Transisi PAUD-SD merupakan proses perpindahan peran anak sebagai peserta didik PAUD menjadi peserta didik SD. Saat ini masih ditemukan banyak anak yang langsung masuk kelas 1 SD dan membuat mereka tidak mendapatkan fase fondasi yang menjadi hak-nya. Kondisi ini semakin marak terjadi di masa pandemi. Adanya masa trasnsisi perlu diketahui lebih lanjut mengenai knowledge gap yang harus menjadi perhatian pada masa transisi anak PAUD ke SD. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder. Lokasi penelitian ini dilakukan di IGABA dan MGMP SD Kecamatan Kartasura. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan model miles and hubberman yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penting untuk diingat bahwa setiap anak berkembang dengan kecepatan yang berbeda, dan kognitif gap ini bisa menjadi sangat bervariasi antara anak-anak. Peran pendidik dan orang tua adalah untuk memberikan dukungan yang sesuai dengan tingkat perkembangan anak, memberikan peluang untuk belajar, dan membantu mereka dalam mengatasi perbedaan kognitif ini. Kesulitan yang dihadapi anak dalam proses adaptasi pada awal semester kelas 1 SD Pendidikan yang tepat waktu dan merangsang sesuai dengan tingkat perkembangan anak dapat membantu mengurangi kognitif gap.
Menstimulasi Kewirausahaan Anak Usia Dini melalui Kegiatan Market Day di TK ABA 22 Cisalak Cimanggis Kota Depok Solehudin, Rd. Heri; Budiarti, Erna
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8689

Abstract

Menanamkan kewirausahaan sejak usia dini sangat penting untuk membentuk karakter dan keterampilan yang akan berguna sepanjang hidup anak. Pendidikan kewirausahaan membantu anak-anak mengembangkan pemikiran kreatif, keterampilan pemecahan masalah, dan kemampuan mengambil inisiatif melalui kegiatan bermain dan belajar yang menyenangkan. Dalam konteks ini, anak-anak diajarkan konsep dasar seperti jual beli, pengelolaan uang, dan pentingnya kerja keras serta kreativitas. Kegiatan yang dirancang dengan pendekatan praktis, seperti Market Day, memungkinkan anak-anak untuk mengalami simulasi aktivitas bisnis nyata, sehingga mereka dapat mengembangkan keterampilan sosial, kognitif, dan emosional. Penelitian ini bertujuan untuk menstimulasi entrepreneurial skills pada anak usia dini melalui kegiatan Market Day di TK ABA 22 Cisalak, Kota Depok. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan Market Day dirancang untuk memberikan pengalaman praktis kepada anak-anak dalam memahami dan melakukan kegiatan kewirausahaan seperti jual beli, pengelolaan uang, dan interaksi dengan pelanggan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan Market Day berhasil meningkatkan pemahaman anak-anak mengenai konsep dasar kewirausahaan dan keterampilan yang diperlukan. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pengembangan keterampilan sosial, kognitif, dan emosional anak-anak.
Permainan Kartu Kreatif sebagai Media Belajar pada Anak Usia Dini Pramono; Putra, Yudhitia Dian; Sutama, I Wayan; Tirtaningsih, Munaisra Tri; Galuh, Ajeng; Badzlin, Safira
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8690

Abstract

Dunia anak dunia bermain, belajarnya anak sebagian belajar melalui bermain permainan yang mereka lakukan. Belajar melalui bermain inilah pola hubungan yang paling ideal antara belajar dan bermain. Bermain sambil bermain adalah lebih mengutamakan belajar daripada permainan. Bermain hanya sebatas sarana, bukan sebagai tujuan. Permainannya bisa dalam bentuk apa saja, salah satunya permainan kartu kreatif untuk meningkatkan rasa percaya diri anak. Kartu kreatif memberikan manfaat memberikan atau menciptakan inovasi pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dan. Dalam aktivitas gerak memberikan banyak kegiatan untuk mengembangkan kreatifitas pada anak usia dini, menggunakan bergabai aktivitas dengan motorik kasar maupun motork halus. Adapun permainan yang dipilih disesuikan dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Ketercapaian semua kegiatan aktivitas pada anak tidak lepas dari perhatian jangka Panjang yang diperagakan oleh anak, mulai dari Gerakan-gerakan tangan dan Gerakan-gerakan lainya serta perpaduan atau pengorganisasian antara gerakan motorik kasar dan motorik halus.Pelaksanaan pembuatan kartu kreatif bagi orang tua dan guru PAUD Matahari Tegalgondo yang bertujuan untuk memenuhi permintaan pendidik paud matahari dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas gerak dalam pemebalajaran pengembangan fisik motorik anak usia dini. Permainan kartu kreatif sebagai media belajar pada anak usia dini sangat membantu pada proses pembelajaran aktivitas gerak pada anak usia dini di PAUD Matahari
Model Smart Active Learning untuk Meningkatkan Karakter Enterpreneurship Anak Usia Dini Putra, Yudhitia Dian; Arifin, Imron; Samawi, Ahmad; Salehuddin, Shafira Nurulita
Jurnal Mutiara Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2025): Special Issue
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jmp.v5i1.8691

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki dan mengumpulkan informasi secara empiris tentang bagaimana model pembelajaran aktif mempengaruhi perkembangan entrepreneurship pada anak-anak usia dini. Studi ini dilakukan di TK Anak Saleh Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Ex-post Facto. Uji data normalitas Kolmogorov Smirnov dilakukan pada tingkat signifikansi α = 0,05. Uji regresi linier sederhana dilakukan dengan analisis koefisien regresi linier, koefisien determinasi, dan uji hipotesis penelitian. Berdasarkan hasil perhitungan normalitas, variabel pengembangan entrepreneurship berdistribusi normal. Hasil perhitungan regresi linier sederhana menunjukkan bahwa Y= 61.667 + 0,833X, yang menunjukkan bahwa variabel model pembelajaran aktif memberikan pengaruh positif terhadap pengembangan entrepreneurship anak usia dini. Selain itu, berdasarkan nilai koefisien determinasi b Untuk menguji hipotesis, digunakan uji t, yang menghasilkan nilai hitung t=2.321 dan nilai hitung t=1.714. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran aktif berpengaruh terhadap perkembangan keterampilan entrepreneurship pada anak-anak usia dini.

Page 10 of 16 | Total Record : 154