cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 622 Documents
Pelatihan Deployment Aplikasi Berbasis Website SMK Pawiyatan Surabaya Pratomo, Baskoro Adi; Zaini, Alfa Fakhrur Rizal; Teja, Andika Rahman; Prinandika, Arya Gading; Fadhila, Farah Dhia; Arsyad, Hammuda; Fikriansyah, Irsyad; Al Kanza, Kalyana Putri; Vinorian, Muhammad Ersya; Diani, Nabila A'idah; Pramudya, Rafli Raihan; Ahmad, Tohari; Santoso, Bagus Jati; Studiawan, Hudan; Shiddiqi, Ary Mazharuddin; Alzamzami, Moch. Nafkhan; Anggoro, Radityo; Djanali, Supeno; Ijtihadie, Royyana Muslim; Suadi, Wahyu
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2091

Abstract

Permintaan akan tenaga kerja terampil di bidang pengembangan perangkat lunak dan website terus meningkat seiring dengan pertumbuhan industri teknologi informasi. Di tengah situasi ini, banyak sekolah yang berupaya memenuhi kebutuhan tersebut dengan membuka program-program pendidikan khusus dalam pengembangan perangkat lunak dan website . Salah satu contohnya adalah SMK Pawiyatan Surabaya. Sebagai respons terhadap kondisi ini, kami berencana untuk menyelenggarakan program pelatihan kompetensi yang fokus pada deployment aplikasi berbasis website . Strategi pelaksanaan program ini dirancang secara terstruktur, dimulai dari pembelajaran konsep dasar hingga penerapan praktis deployment aplikasi secara langsung. Selain itu, program ini akan dilengkapi dengan evaluasi progres berkala guna memantau dan meningkatkan pemahaman serta keterampilan peserta sepanjang program berlangsung. Output yang diharapkan dari program ini termasuk laporan kegiatan yang komprehensif, dokumentasi video untuk memperlihatkan tahapan pelaksanaan program, serta berita acara yang mencatat semua aspek terkait program pelatihan ini. Dengan mengimplementasikan program pelatihan kompetensi deployment aplikasi berbasis website ini, SMK Pawiyatan Surabaya diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk menjadi tenaga kerja yang kompeten dan siap beradaptasi dengan dinamika industri teknologi informasi global.
Percepatan Ekosistem Industri Produk Halal Kota Surabaya Guna Mendukung Adinata Syariah Jawa Timur Gunawan, Setiyo; Juwari; Aparamarta, Hakun Wirawasista; Wiguno, Annas; Anugraha, Rendra Panca; Puspitawaty, Penny Diana; Yusmiati, Siti Nur Husnul
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2172

Abstract

Pengabdian masyarakat (Abmas) ini bertujuan untuk mensosialisasikan dan mendampingi proses jaminan keamanan pangan (bebas cemaran dan kehalalan) menjadi agenda yang wajib dilakukan dalam upaya percepatan terbentuknya ekosistem industri produk halal di Kota Surabaya. Kolaborasi dan sinergi seluruh stakeholder terkait, yang melibatkan pemerintah (pusat, propinsi, dan Kab/Kota), akademisi, ulama, asosiasi, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bahu membahu menciptakan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Kota Surabaya telah dilakukan. Kontribusi ITS dalam ekosistem ekonomi dan keuangan syariah meliputi telah terbentuknya Laboratorium Uji Halal, Lembaga Pelatihan Jaminan Produk Halal (LPJPH), Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H), zona Kawasan Kuliner Halal, Aman, Sehat (KHAS) dan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Abmas Halal. Setelah melalui evaluasi, delapan dari sebelas mahasiswa KKN dinyatakan lulus pelatihan dan teregistrasi sebagai Pendamping Proses Produk Halal (P3H) oleh Badan Pelaksana Jaminan Produk Halal (BPJPH). Lebih lanjut, delapan dari lima belas pelaku usaha binaan lulus penyelia halal self-declare dan lima pelaku usaha lulus penyelia halal reguler.
Mesin Pengaduk Petis Otomatis dan Penyuluhan Higienitas dan Sanitasi Pangan untuk Memperbaiki Branding Hygiene Food Wilujeng, Auliana Diah; Fatah, Misbakhul; Syakura, Abdan; Febriana, Ike Dayi; Hamid, Abdul; Wijaya, Septian Dwi; Ulfah, Nadiyah
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2174

Abstract

Petis merupakan produk olahan dari ikan pindang, kupang, atau udang. Dalam proses pembuatannya ditambahkan gula merah agar bisa mengental. Prinsip yang digunakan dalam pembuatan petis adalah pengadukan yang konstan, panas api yang tepat, dan lamanya waktu untuk pengadukan. Namun kondisi mitra saat ini yang masih menggunakan alat tradisional yaitu wajan besar dengan tungku api, serta pengadukan yang tidak stabil karena dilakukan secara manual, menyisakan kerak di dalam wajannya. Selain itu, lokasi pengerjaan pembuatan petis tersebut merupakan area terbuka yang dapat terkontaminasi dengan debu, asap, dan kotoran lainnya. Jika konsumen mengetahui hal ini, maka akan menurunkan tingkat kepercayaan dan kepuasan konsumen terhadap hasil pengolahan ikan tersebut. Berdasarkan kondisi mitra yang telah kami survei, maka diperlukan suatu inovasi alat pengaduk petis yang tertutup sehingga dapat meningkatkan branding makanan yang bersih dan sehat. Selain itu, diperlukan pendampingan dan edukasi tentang higienitas dan sanitasi pangan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan produktivitas dan efesiensi mitra dalam memproduksi petis. Selain itu dilakukan pelatihan dan sosialisasi tentang higienitas dan sanitasi pangan. Tingkat prosentase peningkatan wawasan sebesar 95% dari 20 peserta.
Sosialisasi dan Aplikasi Eco-Enzyme dari Limbah Kulit Nanas sebagai Bahan Sabun Antiseptik Putri, Devi Anggraini; Mawli, Rizka Efi; Safitri, Arum Reyan; Anggraini, Dwi Aprilia; Kristina, Metta
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2178

Abstract

Nanas (Ananas comosus) merupakan tanaman hortikultura yang dibudidayakan terbanyak urutan kedua di Jawa Timur, Indonesia. Hal ini sejalan dengan peningkatan produksi limbah kulit nanas. Sehingga, limbah kulit nanas berpotensi untuk diaplikasikan sebagai material maju. Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa ekstrak kulit nanas direkomendasikan sebagai antioksidan dan antibakteri. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memanfaatkan limbah kulit nanas sebagai eco-enzyme yang selanjutnya diaplikasikan sebagai bahan pembuatan sabun antiseptik. Selain itu, aplikasi eco-enzyme ini juga disosialisasikan kepada siswa SMAN 1 Bangkalan. Metode pengabdian yang digunakan adalah sosialisasi, aplikasi, dan evaluasi. Hasil aplikasi kegiatan pengabdian diperoleh produk sabun antiseptik berbahan eco-enzyme dengan hasil uji organoleptik rata-rata sebanyak 36,43% responden menyatakan suka dengan warna, penampilan, kualitas bersih, dan busa. Kemudian, sebanyak 31,43% responden menilai netral terhadap aroma; 28,57% responden menilai agak suka dengan kelembaban; dan 31,43% responden menyatakan sangat suka dengan kekesatan sabun berbahan eco-enzyme ini. Hasil sosialisasi pengabdian diperoleh peningkatan pengetahuan responden hingga mencapai 76,11%. Hasil tersebut juga didukung dengan evaluasi kegiatan pengabdian diperoleh hasil evaluasi sangat baik terkait kebermanfaatan (80,56%); penyampaian materi (55,56%); peningkatan pengetahuan (69,44%); dan aplikasi atau keberlanjutan program (41,67%). Dengan demikian, kegiatan pengabdian masyarakat ini berpotensi untuk dikembangkan dan dilanjutkan.
FABAKO: Program Pemanfaatan Limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai Paving Jalan untuk Meningkatkan UMKM Masyarakat Paiton Tajunnisa, Yuyun; Cahyani, Arwinda Aribah; Masrafat, Hazen; Hariyanto, Ifarrel Rachmanda; Wibowo, Yosi Noviari; Alfayet, Muhamad Rifki; Halisah, Vonny Nur
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2186

Abstract

Desa Sumberrejo menghadapi dua permasalahan utama yakni, akses jalan yang buruk dan dampak limbah dari PLTU Paiton. Akses jalan yang tidak layak memerlukan renovasi, sementara limbah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) dari PLTU menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan. PLTU Paiton menghasilkan 75% fly ash dan 25% bottom ash dari pembakaran 250 ton batu bara per jam, yang berdampak pada kerusakan hasil panen serta berpotensi menimbulkan masalah kesehatan. Meskipun demikian, uji karakteristik FABA menunjukkan bahwa limbah ini termasuk dalam kategori Limbah Non B3 Terdaftar dan aman digunakan sebagai pengganti semen dalam pembuatan paving block. Penggunaan FABA dalam paving block dapat meningkatkan kekuatan, mengurangi konsumsi air, dan berdampak positif bagi lingkungan. Rencana optimalisasi pemanfaatan FABA mencakup sosialisasi dan pendampingan kepada masyarakat Desa Sumberrejo untuk mengolah limbah menjadi paving block. Inisiatif ini dapat memberikan pengetahuan untuk mengatasi masalah akses jalan, meminimalisasi dampak FABA, dan meningkatkan perekonomian desa. Studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami karakteristik FABA, terutama terkait konduktivitas panas sinar matahari. Dengan upaya ini, Badan Usaha Milik Desa Sumberrejo (BUMDes) dapat memanfaatkan limbah PLTU secara berkelanjutan, meningkatkan produktivitas, dan menjaga lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Edukasi DAGUSIBU (DApatkan, GUnakan, SImpan, dan BUang) Obat sebagai Media Peningkatan Kesadaran Mahasiswa Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya Wiputri, Oktaviany Irma; Afifah, Widiyanti; Az Zahra, Aisyah Nabilla; Syamsiyah, Dwi Fitri Nur; Nurjannah, Elok Siti; Firdausi, Nur Haliza
Sewagati Vol 8 No 6 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i6.2188

Abstract

Penggunaan produk kesehatan seperti obat-obatan mengalami peningkatan pada masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan meningkatnya angka penyalahgunaan obat dan munculnya penumpukan limbah obat. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengelolaan obat secara komprehensif untuk menghindari kesalahan penggunaan obat dan risiko berbahaya melalui program DAGUSIBU. DAGUSIBU adalah singkatan dari "DApatkan, GUnakan, SImpan, dan Buang" yang ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam pengelolaan obat yang baik dan benar. Mitra kegiatan pengabdian ini yaitu mahasiswa kesehatan di lingkup Universitas Muhammadiyah Surabaya yang mana mahasiswa berperan sebagai edukator kesehatan sehingga penting untuk menanamkan tanggung jawab dan kepedulian keamanan pengelolaan obat sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan mahasiswa kesehatan tentang pengelolaan obat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melibatkan mahasiswa kesehatan yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Surabaya dengan diawali pre-test, penyuluhan, post-test, evaluasi dan tindak lanjut. Responden yang terlibat dalam kegiatan ini adalah 74 mahasiswa. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan (50,2% menjadi 50,55%) dan sikap (50% menjadi 50,68%) responden terhadap pengelolaan obat-obatan. Penyuluhan program DAGUSIBU memberikan dampak positif terhadap pemahaman responden tentang obat-obatan dan efektivitasnya.
Automatic Food Dehydrator guna Meningkatkan Kapasitas Produksi Olahan Buah Pisang Mas Kirana UMKM “Gedang Mas” Desa Tukum, Kec. Tekung, Kab. Lumajang, Jawa Timur Aisyah, Putri Yeni; Fitriyanah, Dwi Nur; Radhy, Ahmad; Mahmudah, Juwita Maulidina; Oktafandi, Ken Andre; Prakuso, Gilang Dwi; Wijayanti, Wahyu; Wijayanti, Monica Intan
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2192

Abstract

Pisang Mas Kirana Lumajang dikategorikan sebagai produk indikasi geografis daerah asalnya. Banyaknya produksi buah Pisang Mas Kirana di Kabupaten Lumajang mendorong masyarakat untuk menciptakan olahan buah pisang agar nilai ekonomisnya semakin meningkat. UMKM "Gedang Mas" di Desa Tukum, Kec. Tekung, Kab. Lumajang merupakan salah satu UMKM yang menghasilkan olahan berupa keripik pisang dengan bentuk yang unik dan tetap mempertahankan bentuk asli pisang. Jika dibandingkan dengan usaha sejenis, pendapatan UMKM "Gedang Mas" masih tergolong kecil. Kondisi ini antara lain disebabakan oleh terbatasnya tenaga kerja dan peralatan produksi yang masih manual dalam sisi produk. Selain itu, akibat dari metoda pengolahan yang masih tradisional atau konvensional, kualitas produk menjadi rendah dan tingkat kekeringan produk menjadi tidak seragam. Melihat kondisi mitra, pada program pengabdian masyarakat ini diimplementasikan inovasi mesin pengering buah (food dehydrator) Pisang Mas Kirana otomatis untuk memenuhi kebutuhan dalam meningkatkan kapasitas produksi dan menggantikan proses produksi konvensional. Inovasi mesin pengering buah Pisang Mas Kirana otomatis mampu menghasilkan 13 kg/ proses produksi dalam waktu 5 jam. Sehingga inovasi mesin pengering buah Pisang Mas Kirana Lumajang semi otomatis ini memberikan peningkatkan kapasitas produksi, kehigienisan dan memperkecil tingkat penurunan gizi olahan buah Pisang Mas Kirana, yang berdampak pada peningkatan potensi usaha bagi UMKM Gedang Mas, Tukum, Lumajang.
Pendampingan Penerapan IoT Agriculture dalam Mendukung Peningkatan Produktivitas dan Pendapatan Petani Durian Wonosalam Kartika, Dhian Satria Yudha; Via, Yisti Vita; Atasa, Dita; Yulianto, Teguh
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2194

Abstract

Penggunaan teknologi Internet of Things (IoT) dalam sektor pertanian telah berkembang pesat sebagai solusi untuk meningkatkan produktivitas tanaman. Pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan pendampingan penerapan IoT pada petani durian. Metode pengabdian yang digunakan adalah pemberian pre-test, post-test, dan penyampaian materi secara interaktif, serta interview yang mendalam pada 26 petani durian. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang fokus pada bagaimana tingkat persepsi petani terhadap manfaat penggunaan IoT agriculture. Hasil pengabdian menunjukkan perubahan persepsi petani yang semakin positif terhadap penggunaan IoT agriculture yang mampu meningkatkan produktivitas tanaman durian, mengurangi biaya input dan biaya lainnya, menunjang budidaya, serta meningkatkan pendapatan petani durian.
Perawatan Sepeda Motor Ojek Online Solusi Tulang Punggung Ekonomi Pengemudi Ojek Yuwono, Triyogi; Sasongko, Herman; Sutardi; Ikhwan, Nur; Widodo, Wawan Aries; Suhardjono; Sampurno; Shabrina, Dhia Fairuz
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2196

Abstract

Terbatasnya transportasi publik yang nyaman serta juga kecenderungan masyarakat menggunakan kendaraan secara individu telah menciptakan peluang pekerjaan baru, yakni ojek. Bagi pengemudi ojek, sepeda motor untuk melayani pelanggan merupakan tulang punggung kehidupan ekonomi mereka. Sehingga perawatan sepeda motor menjadi kebutuhan utama. Namun dengan penghasilan yang hanya 100 ribu rupiah per hari, maka biaya perawatan menjadi persoalan tersendiri. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam rangka membantu para pengemudi ojek dalam merawat sepeda motornya secara gratis. Bekerja sama dengan mahasiswa yang tergabung dalam Lembaga Bengkel Mahasiswa Mesin (LBMM), para dosen pengabdi dari Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, telah berhasil melakukan servis gratis untuk 75 sepeda motor pengemudi ojek di sekitar kampus. Seluruh pengemudi ojek peserta kegiatan ini menyatakan sangat puas dan berharap kegiatan servis gratis ini dapat dilakukan secara rutin, karena sangat membantu mereka dalam melakukan pekerjaannya sehari-hari.
Pengembangan Pakan Ternak: Mesin Cacah Pelet dan Pengembangbiakkan Budidaya Indigofera menuju Pertanian Berkelanjutan Utama, Widya; Sidi, Amor K.; Wihardjaka, Anicetus; Al Viandari, Nourma; Mariyono, M.; Mirmanto, Heru; Warnana, Dwa Desa; Lestari, Wien; Anjasmara, Ira M.; Komara, Eki; Palgunadi, Kadek H.; Indriani, Rista F.; Garini, Sherly A.; Putra, Dhea P. N.; Insani, Alif N. F.; Pratama, Dandi S.
Sewagati Vol 8 No 5 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v8i5.2198

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan di Desa Bendosari, Blitar ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas produksi pakan ternak melalui teknologi modern. Tantangan utama yang dihadapi adalah penyumbatan mesin pencacah pakan ternak dan kesesuaian media tanam untuk perkecambahan Indigofera. Solusi yang diterapkan mencakup pengembangan mesin pencacah dan pelet pakan ternak, analisis media tanam optimal untuk Indigofera skala laboratorium, dan pelatihan penggunaan mesin serta budidaya Indigofera. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi produksi pakan dan keterampilan petani dalam menggunakan teknologi baru, serta menentukan media tanam terbaik untuk Indigofera. Mitra yang terlibat dalam kegiatan ini adalah Kelompok Tani Ben Giat Tani sebagai pengguna teknologi dan peneliti dari BRIN yang berkontribusi dalam penelitian media tanam dan uji tanah. Pelatihan dan modul operasional disediakan untuk meningkatkan keterampilan petani. Kegiatan ini mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dengan meningkatkan produksi pangan (SDGs 2), pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (SDGs 8), inovasi industri (SDGs 9), konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab (SDGs 12), serta konservasi ekosistem darat (SDGs 15).