cover
Contact Name
Nurul Jadid
Contact Email
nurul.jadid@its.ac.id
Phone
+6231-5953759
Journal Mail Official
editor_sewagati@its.ac.id
Editorial Address
DRPM ITS Gedung Pusat Riset Lantai L. Kampus ITS Keputih, Sukolilo, Surabaya, Jawa Timur, 60111 Indonesia
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Sewagati
ISSN : -     EISSN : 26139960     DOI : https://doi.org/10.12962/j26139960
Sewagati : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat disingkat dengan nama Sewagati (e-ISSN: 2613-9960) adalah jurnal khusus pengabdian kepada masyarakat (abmas) yang berfungsi sebagai media diseminasi dan sosialisasi aktivitas pengabdian dan pemberdayaan masyarakat. Ruang lingkup jurnal meliputi: penerapan teknologi tepat guna, aktivitas pencapaian SDGs, pemberdayaan masyarakat, penggalian potensi daerah, implementasi kebijakan, proses pelatihan dan topik lain yang bersesuaian.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 610 Documents
Pelatihan Pemasangan Rangka Atap Baja Ringan Pada Program Padat Karya Kota Surabaya Akbar Alrasyidi, Mohammad; Akhmad Yusuf Zuhdy; Mohamad Khoiri; Amalia Firdaus Mawardi; Aan Fauzi; Ragil Purnamasari; Afif Navir Revani; Moh Fadhlan Rosyidi; Ninda Hayyu Dwi Prinorma; Arqasas Widyawan Putra; Mu’amar Qodafi
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8129

Abstract

denganAgustus 2022 adalah sebanyak 933.645 jiwa atau 326.290 Kartu Keluarga (KK).Pasal 126 UU Nomor 11 Tahun 2011 menyebutkan bahwa pemerintah dan pemerintahdaerah memberikan kemudahan atau bantuan pembiayaan untuk pembangunandan perolehan rumah umum dan rumah swadaya bagi MBR. Berdasarkan peraturandan perundang-undangan di atas, maka Pemerintah Kota Surabaya mengadakanberbagai macam pelatihan bagi MBR yang bertujuan untuk meningkatkan penghasilanMBR dengan adanya Program Padat Karya. Secara khususnya, di bawahBidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pemerintah Kota Surabaya memilikiprogram untuk mengadakan pelatihan yang dapat mendukung program PemerintahKota Surabaya lainnya yaitu Program Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak LayakHuni (Rutilahu). Rutilahu merupakan salah satu kegiatan penanganan fakir miskindengan tujuan untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal melalui perbaikan/rehabilitasikondisi rumah tidak layak huni dengan prioritas atap, lantai, dinding,dan fasilitas MCK. Berdasarkan keterkaitan 2 program tersebut, Bidang Perumahandan Kawasan Permukiman bersama Departemen Teknik Infrastruktur Sipil InstitutTeknologi Sepuluh Nopember mengadakan pelatihan pemasangan baja ringan bagiSatgas Pemkot Program Padat Karya. Tujuan utama dari pelatihan tersebut membentuksinergi antar program, sehingga Satgas yang sudah mendapatkan pelatihan bisadipekerjakan sebagai pekerja di Program Rutilahu. Kegiatan ini juga berkolaborasidengan HAPI (Himpunan Aplikator Indonesia) sebagai pemateri serta penyediaanmaterial.
Perbedaan Perlakuan Pembuatan Tepung Biji Durian Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang Rahayu Dwi Ningsih, Indah; Risqi Firdaus Setiawan; Sutrisno Adi Prayitno
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8204

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan dari beberapaperlakuan dalam pembuatan tepung biji durian. Kegiatan dilakukan denganmenggunakan metode eksperimen secara langsung diKecamatanWonosalam,KabupatenJombang, dengan membandingkan dua perlakuan utama, yaitu pengupasan bijisebelum perebusan dan perebusan biji sebelum pengupasan. Hasil dari pengabdianmenunjukkan bahwa (1) pengupasan terlebih dahulu memudahkan dalam menyortirbiji durian yang layak diolah, namun membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan waktulebih lama karena biji mengandung lendir dalam jumlah banyak; (2) perebusan terlebihdahulu mempercepat proses karena dapat mengurangi lendir pada biji durian,tetapi kelemahannya adalah sulit membedakan antara biji yang berisi dan biji kosongsejak awal. Keberlanjutan kegiatan diarahkan pada pendampingan masyarakat untukmengembangkan teknologi pengolahan yang lebih efisien serta diversifikasi produkberbasis tepung biji durian, sehingga dapat mendukung konsep zero waste danmeningkatkan nilai ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Upaya Budidaya Berkelanjutan Melalui Penerapan Teknologi Greenhouse Pada Kelompok Usaha Pembibitan Anggur Varietas Jupiter Di Desa Ngijo Kecamatan Karang Ploso Kabupaten Malang Rizkiyah, Noor; Laily, Dona; Wijayati, Prasmita
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8284

Abstract

Penelitian pengabdian masyarakat ini dilatar belakangi oleh pentingnya pengembanganhortikultura sebagai pilar ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomilokal. Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang memiliki potensiagroklimat yang sesuai untuk budidaya anggur varietas Jupiter, namun kelompokusaha pembibitan menghadapi keterbatasan lahan, manajemen budidaya yang belumstandar, serta minimnya pemanfaatan teknologi greenhouse. Kegiatan ini bertujuanmeningkatkan kapasitas mitra melalui penerapan teknologi greenhouse dan sistemmanajemen budidaya terstandarisasi. Metode yang digunakan adalah PartisipatoryRural Appraisal (PRA) meliputi sosialisasi, pelatihan, pembangunan greenhouse,pendampingan teknis, serta evaluasi pretest–posttest. Hasil kegiatan menunjukkanpeningkatan signifikan pemahaman anggota kelompok usaha dari 51% menjadi 85%setelah sosialisasi dan demonstrasi. Greenhouse berukuran 4x8 m² berhasil dibangundan dimanfaatkan untuk pembibitan sehingga bibit dapat lebih terlindungi dari iklimdan hama. Implementasi pencatatan digital turut memperkuat efektivitas manajemenusaha. Secara keseluruhan, program ini berdampak pada peningkatan produktivitas,kemandirian, serta keberlanjutan usaha kelompok pembibitan anggur varietasJupiter. Ke depan, keberlanjutan program memerlukan pendampingan lanjutan, perluasanskala, serta kolaborasi multisektor
Pemasangan PLTS Atap On-Grid sebagai Sumber Energi Listrik Tambahan untuk Cold Storage Hortikultura di Desa Pasirlangu Musrinah, Musrinah; Utami, Sri; Yusuf, Erwin; Arasid, Wildan; Mursid, Sri Paryanto; Nurdin, Ridwan
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8291

Abstract

Jumlah penggunaan energi matahari sebagai sumber konversi listrik berpeluang menjadisolusi bagi kebutuhan energi Cold Storage Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua,Kabupaten Bandung Barat. Wilayah ini merupakan sentra hortikultura dataran tinggidengan komoditas unggulan paprika dan buncis Kenya. Untuk menjaga kualitas hasilpanen serta mengurangi food loss, petani memanfaatkan cold storage berkapasitas2 ton yang beroperasi sepanjang hari. Namun, tingginya biaya listrik bulanan masihmenjadi kendala utama. Penelitian ini menganalisis potensi penghematan energilistrik dan dampak lingkungan dari pemasangan sistem PLTS Atap On-Grid menggunakanlima panel bifacial 580 Wp dan inverter dengan limiter untuk mencegahekspor energi ke jaringan PLN. Simulasi teknis dan analisis ekonomi menunjukkansistem mampu menekan tagihan listrik hingga 22% per bulan serta menurunkan emisikarbon ±300 kg/bulan. Meskipun belum mencukupi seluruh kebutuhan energi, integrasiPLTS dinilai memberikan solusi berkelanjutan bagi pertanian dataran tinggidengan potensi energi matahari yang besar. Kegiatan perancagan sistem ditindaklanjutidengan pemasangan sistem PLTS dengan kapasitas 2925 Wp di Koperasi SobatPetani Lestari di Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat.
Listrik Energi Matahari untuk Penerangan Jalan Umum di Desa Ciwaruga Mursid, Sri Paryanto; Utami, Sri; Yusuf, Erwin; Widarti, Sri; Pudin, Apip; Nurdin, Ridwan; Arasid, Wildan; Raharjo, Agoeng Harjatmo; Musrinah
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8307

Abstract

Desa Ciwaruga salah satu di antara beberapa desa di Kabupaten Bandung Baratyang mengikuti program Pemberdayaan Desa Binaan di Politeknik Negeri Bandung.Mempunyai permasalahan penerangan jalan umum yang kurang. Apabila malamtiba, beberapa lokasi yang jauh dari rumah warga dalam keadaan gelap. Hal inimenyebabkan rawan kecelakaan dan kriminal. Sebenarnya, pemerintah desa danmasyarakat desa telah memasang PJU di beberapa lokasi. Namun tidak ada anggaranuntuk perawatan dan pembayaran tagihan listrik dari PT PLN, sehingga PJU tersebutkembali tidak berfungsi. Solusi yang ditawarkan adalah program kerja sama PKMantara Jurusan Teknik Konversi Energi (JTKE) Politeknik Negeri Bandung (Polban)dengan Desa Ciwaruga, utamanya adalah menumbuhkembangkan kesadaranmenggunakan EBT (Energi Baru Terbarukan) secara berkelanjutan dan menciptakanDesa Mandiri Energi. Hal ini diawali dengan pemanfaatan energi surya untuk menerangiarea tertentu (Jalan Umum) dengan menggunakan PLTS. Sehingga secaraumum langkah yang diambil agar program dapat berlangsung secara efektif mencakuptahapan: pengenalan teknologi PLTS, penjelasan instalasi PLTS untuk PJUES,pemasangan PJUES, diakhiri penjelasan tentang perawatan dan perbaikan PJUES.Program ini telah menghasilkan terpasangnya unit Purwarupa PJUES di titik strategisyang sebelumnya gelap dan rawan, serta meningkatkan pemahaman masyarakatmengenai teknologi EBT.Warga kini memiliki kemampuan dasar untuk merawat danmemperbaiki PJUES secara mandiri.
Transformasi Limbah Organik Menjadi Eco enzyme Dalam Upaya Perbaikan Kualitas Udara Untuk Mencegah Stunting di Kabupaten Malaka Syafei, Arie Dipareza; Assomadi, Abdu Fadli; Febrianto, Arry; Muzakky, Achmad; Ahmad, Imam Safawi; Parmawati, Rita; Wulandari, Prisca Kiki; Nugroho, Agung Murti; Sudarmaji, Sudarmaji; Adriyani, Retno; Arfiani, Novi Dian
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.8309

Abstract

Kabupaten Malaka, NTT, menghadapi krisis pengelolaan sampah akibat tidak adanya TPA. Timbulan yang dihasilkan hingga 27.885,12 juta ton pertahun. Masyarakat membakar sampah untuk mengurangi volume sampah yang ada. Pembakaran sampah melepaskan polutan berbahaya, seperti partikel halus PM2.5, karbon monoksida (CO), dioksin, furan, sulfur dioksida (SO2), nitrogen dioksida (NO2), dan senyawa organik volatil (VOC). Polutan ini meningkatkan risiko penyakit pernapasan dan stunting. Pengabdian masyarakat ini memperkenalkan eco-enzyme solusi penjernih udara alami. Metode kegiatan menggabungkan sosialisasi dampak polusi udara dan demonstrasi pembuatan eco-enzyme. Sebanyak 30 peserta terlibat dalam demonstrasi langsung pengolahan sampah organik. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang signifikan. Peserta yang memahami hubungan pembakaran sampah dan polusi udara meningkat dari 67% menjadi 90%. Selain itu, keterampilan praktis pembuatan eco-enzyme meningkat dari 13% menjadi 93%. Kegiatan ini membuktikan bahwa eco-enzyme tidak hanya menjadi solusi sederhana untuk mengurangi polusi udara dan sampah organik, tetapi juga strategi efektif untuk pemberdayaan masyarakat dalam menciptakan lingkungan sehat, mencegah stunting, dan dapat mengurangi volume sampah. Program ini diharapkan dapat berlanjut melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Malaka guna mendistribusikan eco-enzyme sebagai pembersih udara kepada masyarakat. Selain itu, diperlukan evaluasi dan pemantauan hasil secara hybrid untuk memudahkan komunikasi dan menangani kegagalan dalam pembuatan eco-enzyme.
Menuju Layanan Administrasi yang Efektif dan Efisien: Pendampingan Implementasi Lean Six Sigma dalam Pelayanan Publik di Kota Surabaya Anityasari, Maria; Akbar, Reza Aulia; Nickita, Komang; Indrawijaya, Rivaldo; Sonhaji, Agus Imam; Wibisono, Keiza Ayu; Maharani, Zarlita; Thufail, Al May Nabith; Anastasya, Febiana; Salsabilla, Nasywa; Afzalurrahman, Fahrizal; Pratama, Affan Hadi; Suryaningtyas, Alifia; Irani, Cindy Fitria; Da Murra, Fadhel; Nihara, Akmal Zuhdi; Kusumawardani, Rindi
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8314

Abstract

Keilmuan Teknik Sistem dan Industri selama ini lebih banyak dikaitkan dengansektor manufaktur. Namun sebenarnya disiplin ini juga sangat relevan untuk diterapkandi sektor layanan publik oleh instansi pemerintahan. Penerapan konsep LeanSix Sigma (LSS) terbukti mampu menjawab tantangan efisiensi, efektivitas, danpeningkatan kualitas layanan. Metode ini tidak hanya berfokus pada pengurangandefect atau kesalahan dalam proses layanan, tetapi juga mengutamakan pencarianprosedur terbaik untuk pemantauan dan perbaikan berkelanjutan. Maka dariitu, program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk mendampingi OrganisasiPerangkat Daerah (OPD) penyelenggara layanan perizinan dan non-perizinan dilingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam mengimplementasikan konsepLSS. Prinsipnya adalah pengelolaan data dari total waktu penyelesaian terhadaptarget yang telah ditetapkan untuk dapat mengukur performansi layanan dari setiapOPD melalui parameter process capability dan sigma level. Hasil dari pendampinganini menunjukkan bahwa meskipun para OPD telah memenuhi target waktu layanan,namun sebaran waktu layanan yang tercatat masih terlalu tinggi sehingga akhirnyaberdampak pada tingkat kepuasan masyarakat yang bervariatif. Hasil pengolahandata selanjutnya dianalisis berdasarkan 10 waste untuk menemukan penyebab waktulayanan belum konsisten. Hasil analisis ditindaklanjuti dengan perubahan prosedurkerja dan proses bisnis sebagai bentuk continuous improvement.
Analisis Social Return on Investment dan Indeks Kepuasan Masyarakat Program Pemberdayaan Komunitas Pengelola TPS3R Desa Kalanganyar, Sidoarjo melalui Implementasi Sistem Budidaya Larva Black Soldier Fly untuk Mendukung Ekonomi Sirkular Ramadhani, Riva Rizkiana; Risanti, Doty Dewi; Septyaningrum, Erna; Putri, Anandita Ade; Cahyani, Faizah Putri; Prayitno, Ramadhan Rafi Putra; Nursy, Mafaza Rahmah; Firmansyah, Rico Dwi; Ruma, Yustina Anindira Rosangela; Nurmianto, Fikri Nurfauzan
Sewagati Vol 9 No 5 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i5.8336

Abstract

Desa Kalanganyar, Sidoarjo merupakan wilayah dengan potensi besar di sektorperikanan dan pengolahan hasil tambak, namun menghadapi tantangan serius dalampengelolaan limbah organik yang belum termanfaatkan secara optimal. Lebih dari65% sampah harian di TPS3R desa ini berupa limbah organik yang berisiko menimbulkanpencemaran lingkungan dan gangguan kesehatan jika tidak ditangani secaratepat. Program pemberdayaan masyarakat ini mengimplementasikan sistem budidayalarva Black Soldier Fly (BSF) sebagai solusi berbasis teknologi. Larva BSFmampu mengonversi limbah organik menjadi biomassa bernutrisi tinggi untuk pakanikan serta menghasilkan kasgot sebagai pupuk organik yang memperkuat ekonomisirkular desa. Kegiatan dilaksanakan secara partisipatif melalui tahapan survei kebutuhan,perizinan, instalasi sistem modular MagoBox Tower Lite, pelatihan teknis,hingga evaluasi produksi. Satu unit sistem menghasilkan 14,5 kg larva kering per siklus(potensi untung Rp1.015.000) untuk pakan, dengan nilai SROI 13,68, yang berartidampaknya 13 kali lipat biaya investasi. Masyarakat masih memerlukan dukunganeksternal untuk mengelola limbah dan mengintegrasikan berbagai sektor desa(perikanan, pertanian, peternakan) dalam satu ekosistem ekonomi sirkular terpadu.
Pelatihan Permainan Sirkuit Untuk Menumbuhkan Karakter GOROMAN Siswa Sekolah Dasar Sidoarjo sunanto, sunanto; Purwanto, Didik; Huda, Muchamad Samsul; Rulyansah, Afib
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.8483

Abstract

Pemanasan statis dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) sering dianggap monoton dan kurang menarik oleh siswa sekolah dasar. Hal ini menurunkan antusiasme dan keterlibatan mereka di awal pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dalam bentuk permainan kinestetik yang tidak hanya menghangatkan tubuh, tetapi juga mendorong motivasi belajar dan penguatan karakter. Dalam pelatihan permainan sirkuit ini menekankan pentingnya menghadirkan strategi pemanasan yang menyenangkan, menantang, dan bermakna melalui pendekatan permainan sirkuit. Permainan kinestetik sirkuit yang dirancang mengintegrasikan unsur gerak dasar dengan nilai-nilai karakter gotong royong dan kemandirian. Berdasarkan hasil pelatihan dan uji coba, pendekatan ini masuk dalam kategori "layak digunakan" dan terbukti efektif. Guru menyatakan bahwa siswa menjadi lebih aktif, bersemangat, serta mampu bekerja sama dan mandiri selama proses permainan. Hasil penilaian juga menunjukkan bahwa karakter gotong royong dan mandiri yang ditanamkan melalui permainan berada pada kategori "sangat baik". Permainan kinestetik sirkuit dapat dijadikan alternatif praktis dan inovatif untuk mengembangkan pemanasan statis. Selain mendukung kesiapan fisik. Ke depan, kegiatan ini akan terus dikembangkan melalui pelatihan lanjutan dan uji implementasi di berbagai sekolah untuk memperkuat keberlanjutan program.
Inovasi Aerator Diffuser Otomatis Berbasis IoT Bertenaga Hybrid Solar System Guna Meningkatkan Kualitas dan Profitabilitas Produksi Budidaya Perikanan Desa Wringinrejo, Banyuwangi Putri, Vita Lystianingrum Budiharto; Priyadi, Ardyono; Pujiantara, Margo; Anam, Sjamsul; Agustinah, Trihastuti
Sewagati Vol 9 No 6 (2025)
Publisher : Pusat Publikasi ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12962/j26139960.v9i6.8607

Abstract

Budidaya ikan lele merupakan salah satu subsektor perikanan air tawar yang memiliki kontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan dan ekonomi lokal di Jawa Timur. Meskipun demikian, hasil studi lapangan pada kelompok peternak “Patel Lele” di Dusun Mulyorejo, Banyuwangi, mengindikasikan adanya permasalahan mendasar dalam pengelolaan kualitas air, khususnya terkait kestabilan kadar oksigen terlarut yang selama ini masih dipantau secara manual. Permasalahan ini berimplikasi pada rendahnya efisiensi produksi serta tingginya biaya operasional listrik. Untuk menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian masyarakat ini mengusulkan dan merealisasikan implementasi sistem aerator diffuser otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dipadukan dengan teknologi hybrid photovoltaic. Metodologi pelaksanaan mencakup tahap perancangan perangkat, integrasi sistem monitoring berbasis sensor oksigen, uji coba kinerja, serta instalasi dan pendampingan mitra. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu menjaga kadar oksigen pada level optimal, beroperasi secara berkelanjutan melalui pemanfaatan energi surya, dan secara signifikan menurunkan ketergantungan pada suplai listrik konvensional. Selain memberikan peningkatan produktivitas budidaya, kegiatan ini juga menghasilkan transfer pengetahuan mengenai teknologi energi terbarukan dan sistem budidaya berkelanjutan. Dengan demikian, implementasi sistem ini berpotensi memperkuat kapasitas produksi perikanan lokal sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) terkait energi bersih dan efisiensi sumber daya.