cover
Contact Name
Gunawan
Contact Email
gunawan@unram.ac.id
Phone
+6281246673311
Journal Mail Official
jppm.fkip@unram.ac.id
Editorial Address
Kampus FKIP Universitas Mataram, Jln. Majapahit No. 62 Kota Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat
Published by Universitas Mataram
ISSN : 26147947     EISSN : 26147939     DOI : https://doi.org/10.29303/jppm
Core Subject : Education,
PPM ini merupakan wadah publikasi ilmiah di bidang pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh dosen maupun kelompok masyarakat lainnya. Jurnal ini menerima artikel hasil pengabdian maupun pemberdayaan masyarakat pada semua bidang baik pendidikan, seni, sosial budaya, ekonomi, hukum, pertanian, perikanan, dan lain-lain baik yang berbentuk penyuluhan, pendampingan, bimbingan teknis, dan jenis kegiatan lain yang relevan. Jurnal ini merupakan Open Access Journal dengan e-ISSN 2614-7939 dan p-ISSN 2614-7947, terbit perdana mulai Februari 2018. Dalam 1 (satu) tahun terbit 2 kali yaitu pada bulan Februari dan Agustus. Mulai 2019 artikel terbit 4 kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Februari, Mei, Agustus, dan November.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 36 Documents
Search results for , issue "Vol. 9 No. 2 (2026): Mei" : 36 Documents clear
Penerapan Teknologi YOLO (You Only Look Once): Inovasi Sistem Pemantauan Budidaya Ikan Berbasis Deep Learning Pada Ori-Fish Bangsri, Kabupaten Blitar Pramono, Sholeh Hadi; Supriyadi , Supriyadi; Aisyah, Diana; Ramadhani, Ayu Winna; Purnama, Septian Maulana; Rahmatillah, Mahdin; Tyas, Widya Atmayaning; Damayanti, Afida Dwi; Kusumaningrum, Dian Ratri; Wicaksono, Nuryadin Nefa; Oktaviani, Amelia
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10263

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan di Ori-Fish Bangsri, Kabupaten Blitar, dengan tujuan meningkatkan efektivitas pemantauan budidaya ikan melalui penerapan teknologi You Only Look Once (YOLO) berbasis deep learning. Teknologi ini diimplementasikan sebagai sistem pemantauan real-time untuk mendeteksi rasio jenis kelamin, tingkat pertumbuhan, kematangan gonad, serta parameter kualitas air yang berpengaruh terhadap keberhasilan budidaya. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan dosen, mahasiswa, dan mitra pembudidaya, meliputi tahap persiapan alat dan bahan, instalasi sistem, pelatihan, pendampingan, serta monitoring berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem YOLO mampu membantu pembudidaya dalam mengidentifikasi ikan jantan dan betina secara lebih akurat, menganalisis kematangan gonad, serta memantau kualitas lingkungan perairan secara efektif. Penerapan teknologi ini memberikan manfaat berupa peningkatan efisiensi waktu, akurasi data, serta kemampuan deteksi dini terhadap potensi masalah dalam budidaya. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam mendukung konsep akuakultur 4.0 yang berbasis inovasi teknologi, big data, dan otomatisasi untuk menciptakan budidaya ikan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.
Penyuluhan Edukatif Pada Pasien dan Keluarga di Poli Saraf RSUD Provinsi NTB: Peringatan World Alzheimer’s Day sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Demensia Arigi, Lalu Ahmad Gamal; Pasaribu, Marthin Fernandes; Suwaji, Lalu Arista; Alkautsar, Mohammad Saddam; Amalia, Afdelina Rizky; Noururrifqiyati, Siti; Harahap, Herpan Syafii; Rianawati, Sri Budhi
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10271

Abstract

Penyakit Alzheimer dan demensia menimbulkan beban kesehatan masyarakat yang signifikan secara global, terutama di negara berpenghasilan rendah dan menengah seperti Indonesia. Diperkirakan sekitar 57 juta orang hidup dengan demensia pada tahun 2021, dan jumlah ini diproyeksikan terus meningkat seiring pertambahan usia harapan hidup. Kurangnya pemahaman masyarakat mengenai gejala, penatalaksanaan, serta peran keluarga dalam perawatan seringkali memperberat beban pasien dan pengasuh. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa penyuluhan interaktif mengenai Alzheimer dan demensia yang dilaksanakan di Poli Saraf RSUD Provinsi NTB. Kegiatan dilakukan dalam bentuk ceramah interaktif dan diskusi bersama, melibatkan 20 peserta yang terdiri dari 10 pasien dan 10 keluarga atau pengasuh. Evaluasi pemahaman dilakukan melalui pengisian kuesioner sebelum dan sesudah penyuluhan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai meningkat dari 3,7 menjadi 5,0, serta perbedaan yang bermakna secara statistik (p=0,006). Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan interaktif dapat meningkatkan pemahaman pasien dan keluarga mengenai Alzheimer dan demensia, sekaligus memperkuat kesiapan dalam menghadapi perawatan jangka panjang. Edukasi yang berkelanjutan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran, mengurangi stigma, dan mendukung kualitas hidup pasien serta keluarganya.
Dari Beban Menjadi Solusi: Mengubah Cara Pandang Guru SD Terhadap Penelitian Tindakan Kelas Barus, Yohannes Kurniawan; Khoiriya, Rika Mellyaning; Ahdhianto, Erif; Mudiono, Alif
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10719

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar. Namun, banyak guru SD di Kota Blitar masih memandang PTK sebagai beban administratif yang rumit dan tidak relevan dengan praktik mengajar sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengubah persepsi tersebut melalui pelatihan berbasis pendekatan praktis dan reflektif. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi utama: sesi pertama berfokus pada pemahaman konsep dan teknik penulisan PTK, sedangkan sesi kedua menekankan praktik langsung, diskusi kasus, dan sharing best practices. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang sangat tinggi terhadap materi (97,0%), metode pelatihan (98,3%), dan peningkatan pemahaman (96,3%). Kegiatan ini berhasil mentransformasi cara pandang guru terhadap PTK, dari sesuatu yang membebani menjadi alat bantu profesional yang solutif. Guru merasa lebih percaya diri dan termotivasi untuk menyusun dan melaksanakan PTK secara mandiri. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan pelatihan yang kontekstual dan partisipatif dalam pengembangan profesionalisme guru serta peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.
Program Minggon Parigel dalam Upaya Meningkatkan Kreativitas Karang Taruna di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sekar Bangbara Prayoga, Zidhan Muda; Ajizah, Nur; Saepudin, Jihan Luthfian; Sabila, Zahra Salsa; Maharani, Intan; Elvina, Hilma Shafwa; Nugraha, Ghenia Tasya; Juliana, Rinto Aji; Putri, Zahra Amelia; Assyadiah, Syaima Putri; Novitasari, Nastiti
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10773

Abstract

Program Minggon Parigel merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Sekar Bangbara dengan tujuan meningkatkan kreativitas pemuda Karang Taruna melalui kegiatan berbasis pendidikan nonformal. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan peserta dalam tiga aspek utama, yaitu pemanfaatan lahan terbatas, keterampilan memasak sederhana, dan penguatan pola pikir wirausaha. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui workshop, praktik langsung, dan diskusi interaktif yang memungkinkan peserta terlibat aktif dalam setiap sesi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi kegiatan dan wawancara dengan peserta serta pengelola TBM untuk mengetahui perubahan pengetahuan, keterampilan, dan sikap setelah mengikuti program. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa kegiatan Minggon Parigel mampu mendorong perkembangan kreativitas peserta dalam memanfaatkan potensi lingkungan sekitar, mengolah bahan makanan secara inovatif, serta melihat peluang usaha kecil di sekitar mereka. Peserta mengalami peningkatan keberanian untuk mencoba ide baru, berpikir lebih sistematis, serta mampu menghubungkan materi pelatihan dengan kebutuhan sehari-hari. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif bagi peningkatan kreativitas Karang Taruna dan memperkuat fungsi TBM sebagai pusat pembelajaran dan pemberdayaan komunitas.
Penguatan Kapasitas Inovatif Guru IPA melalui Pemanfaatan Koding dan Kecerdasan Artifisial Terintegrasi dengan Pembelajaran Mendalam dalam Ekosistem Pendidikan Berkelanjutan Santri, Didi Jaya; Madang, Kodri; Susanti, Rahmi; Destiansari, Elvira; Rizqiani, Sakina; Nurbani, Farah Annisa; Patriot, Evelina Astra
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10936

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan artifisial (KA) menuntut guru IPA untuk memiliki kemampuan inovatif dalam merancang pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan digital, termasuk penguasaan Koding dan pemanfaatan pembelajaran mendalam (deep learning). Namun, variasi kompetensi awal guru dan keterbatasan infrastruktur sekolah masih menjadi kendala dalam mengintegrasikan teknologi tersebut ke dalam praktik pembelajaran. Program pengabdian ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas inovatif guru IPA melalui pelatihan Koding dan KA, pembuatan model KA sederhana berbasis Pembelajaran Mendalam menggunakan Teachable Machine, integrasi model ke dalam PictoBlox, serta pengembangan media digital kreatif melalui Canva AI. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan praktik langsung dan pendampingan intensif. Data kualitatif dikumpulkan melalui observasi, refleksi peserta, dan analisis produk digital, kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan aspek pelaksanaan, partisipasi, peningkatan keterampilan, dampak, dan kendala. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam memahami konsep Koding dan KA, mengaplikasikan alur kerja KA berbasis pembelajaran mendalam, serta mengembangkan proyek interaktif dan media pembelajaran digital. Pelatihan ini juga mendorong kapasitas inovatif guru, terlihat dari kemampuan mereka merancang materi ajar berbasis KA yang lebih variatif dan kontekstual. Kendala seperti perbedaan perangkat, literasi digital awal, dan infrastruktur terbatas dapat diatasi melalui pendampingan bertahap dan penyesuaian materi. Secara keseluruhan, program Pelatihan Koding dan KA efektif memperkuat kompetensi inovatif guru IPA dalam mengintegrasikan Koding, KA, dan pembelajaran mendalam ke dalam praktik pedagogis.
Pendampingan Peningkatan Student’s Awareness terhadap Prinsip Kimia Hijau di SMA Srijaya Negara Hartono, Hartono; Gulo, Fakhili; Ad'hiya, Eka; Sofia, Sofia; Sari, Diah Kartika; Haryani, Maefa Eka; Fatharani, Deika Zhilla; Saputra, Yoni
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10946

Abstract

Bahan kimia berpotensi membahayakan kesehatan manusia dan lingkungan apabila digunakan secara tidak bijak, ceroboh, tidak terkendali, tidak tepat, dan tidak aman. Maka diperlukan dan mendesak adanya penyiapan manusia (dalam hal ini peserta didik di sekolah) yang memahami lingkungannya, yang sadar akan konsep kimia hijau. Pergeseran paradigma ini tidak hanya bertujuan untuk mengurangi dampak lingkungan dari praktik kimia tetapi juga mempromosikan keberlanjutan. Kebutuhan mitra yaitu pendampingan mengenai prinsip kimia hijau yang dapat diterapkan di sekolah, baik dalam pembelajaran maupun kesadaran siswa dalam kehidupan sehari-hari untuk lebih peduli lingkungan. Hasil observasi juga menunjukkan bahwa potensi bahan alam yang dapat digunakan sebagai pengganti bahan kimia berbahaya, seperti bunga yang memiliki warna cerah yang dapat dijadikan indikator asam basa, bahan makanan yang mudah dicari karena posisi sekolah didekat pasar, misal membutuhkan lemon untuk praktikum redoks.  Solusi atas permasalahan yaitu dilakukan pendampingan guna meningkatkan student’s awareness terhadap kimia hijau. Pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari 6 kegiatan yaitu 1) Penyampaian Materi (Sosialisasi 12 prinsip kimia hijau), 2) Demonstrasi Praktikum, 3) Penguatan Materi dan Kuis, 4) Diskusi Kelompok, 5) Pembuatan Produk dan 6) Presentasi Produk. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa siswa di SMA Srijaya Negara telah memiliki tingkat kesadaran/awareness yang baik terhadap kimia hijau, yang tercermin dari dominasi kategori baik dan sangat baik dalam hasil penilaian. Selain hal tersebut, siswa SMA Srijaya Negara juga sudah menunjukkan kemampuan yang baik dalam mengolah serta menuangkan pengetahuan mereka mengenai konsep kimia hijau ke dalam bentuk infografis yang informatif dan menarik.
Edukasi, Uji Kualitatif dan Kuantitatif Konsep Tentang Asam dan Basa Kepada Siswa dan Siswi SMA N 1 Sungai Rotan Fatoni, Ahmad; Imanda, Yunita Listiani; Wahyuni, Yeni Sri; Sari, Yopi Rikma; Rasyad, Ade Arinia; Rusli, Doddy; Hidayati , Nurlisa
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10949

Abstract

Edukasi dan praktek langsung kepada siswa-siswi SMA N 1 Sungai Rotan merupakan salah salah satu kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Tujuan PKM tersebut memberikan penyuluhan dan aplikasi langsung baik secara kualitatif maupun kuantitatif tentang materi kimia asam basa. Metode kegiatan yang telah dilaksanakan adalah memberikan penyuluhan materi terlebih dahulu, selanjutnya dilakukan parktek langsung uji kualitatif dan kuantitatif asam dan basa. Hasil PKM menunjukan penyampaian materi terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan praktek langsung uji kualitatif asam basa dengan kertas lakmus merah dan biru serta kuantitatif (titrasi) memberikan korelasi yang positif antara teori dan praktek tentang kimia asam dan basa. Hasil kuisioner dari kegiatan PKM yang telah dilakukan, rata-rata mendapat respon baik sekali dan baik dari para siswa.
Pelatihan Penyusunan Asesmen Kreativitas IPA Bagi Guru-Guru MGMP IPA Kabupaten Trenggalek Dwikoranto, Dwikoranto; Jatmiko, Budi; Hariyono, Eko; Prahani, Binar Kurnia; Lestari, Nurita Aridiana
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10950

Abstract

Kreativitas siswa penting dideteksi sejak dini dan ditumbuh kembangkan di dalam diri siswa melalui proses belajar mengajar di dalam kelas. Alat deteksinya berupa instrumen asesmen kreativitas. Guru yang akan melakukan penilaian kreativitas siswanya setelah dilakukan pembelajaran, sehingga perlu dilatih untuk membuat, mendesain asesmen kreativitas dengan indikator: fluency, flexibility, originality, elaboration.  Masalahnya masih kurangnya asesmen kreativitas yang relevan dengan keperluan guru dalam proses pembelajaran menjadi masalah yang perlu dicarikan solusi. Menumbuhkan pribadi kreatif, proses kreatif, lingkungan kreatif untuk menghasilkan produk kreatif penting dibiasakan dalam pembelajaran yang berkualitas dalam pembangunan yang berkelanjutan (SDGs: quality education). Target peserta kegiatan adalah guru-guru yang tergabung dalam MGMP IPA di Kabupaten Trenggalek. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan PKM ini adalah dengan melatihkan keterampilan guru dalam menyusun asesmen kreativitas yang akan digunakan dalam pembelajaran inovatif yang digunakan di kelas masing-masing. Tahap pelaksanaan PKM adalah diskusi analisa kebutuhan yang melibatkan tim PKM dan guru-guru MGMP IPA, menyusun program pelatihan, melaksanakan pelatihan  pembuatan asesmen kreativitas IPA. Untuk isi asesmen maka digunakan  peristiwa  disajikan secara konstektual melalui fenomena yang terjadi serta mencari informasi dari berbagai sumber dengan topik IPA. Hasil pelatihan guru memberikan respon positif, antusias dalam pelatihan, bermanfaat meningkatkan kemampuan dalam pembuatan asesmen kreativitas.
Inovasi Pembelajaran Menulis Kreatif: Implementasi E-Module Berbantuan Quillbot dengan Pendekatan Culturally Responsive Teaching Di SMP N 1 Indralaya Utara Ernalida, Ernalida; Purnomo, Mulyadi Eko; Purnama, Dadang Hikmah; Turama, Akhmad Rizqi; Al-Mubarok, M. Rizqy
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10952

Abstract

Program pengabdian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan menulis kreatif serta pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis budaya lokal di SMP Negeri 1 Indralaya Utara. Kemampuan menulis kreatif merupakan kompetensi penting bagi peserta didik, namun pengembangannya masih terkendala oleh keterbatasan bahan ajar digital yang bermuatan budaya lokal dan rendahnya pemanfaatan teknologi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan peserta didik dalam mengembangkan e-module menulis kreatif dengan memanfaatkan QuillBot dan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Metode pelaksanaan meliputi tiga tahap, yaitu: (1) Workshop selama dua hari tentang perancangan e-module interaktif berbasis CRT serta pelatihan penggunaan QuillBot dan Canva sebagai teknologi pendukung penulisan kreatif; (2) Praktik mandiri, guru dan peserta didik menyusun e-module secara kolaboratif dengan pendampingan tim pelaksana; dan (3) Evaluasi, berupa uji coba e-module, survei, serta diskusi kelompok terarah untuk menilai efektivitas kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kemampuan guru dalam pengembangan bahan ajar digital, peningkatan kemampuan menulis kreatif peserta didik, berupa produk kreatif berbasis budaya lokal (puisi, cerpen dan pantun). Selain itu, telah dihasilkan prototipe e-module digital, video tutorial, dan publikasi artikel ilmiah sebagai luaran keberlanjutan program. Rekomendasi dari kegiatan ini adalah perlunya pendampingan lanjutan untuk penyempurnaan e-module serta implementasi lebih luas di seluruh mata pelajaran guna mendukung transformasi digital dan penguatan nilai budaya lokal di sekolah.
Pelatihan Pembuatan Video Animasi Berbantuan Artificial Intelligence untuk Guru SMP Negeri 1 Indralaya Markos Siahaan, Sardianto; Yusup, Muhamad; Ariska, Melly; Taufiq, Taufiq; Amalia, Wardah
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Mei
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i2.10955

Abstract

Pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam pembuatan media pembelajaran menjadi kebutuhan mendesak bagi guru agar mampu menghadirkan pembelajaran yang kreatif, menarik, dan relevan dengan tuntutan Kurikulum Merdeka. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SMP Negeri 1 Indralaya dalam membuat video animasi pembelajaran berbantuan AI melalui pelatihan dan pendampingan terstruktur. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis, workshop pembuatan video, pendampingan implementasi, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan literasi digital guru dengan nilai N-gain sebesar 0,70 kategori sedang. Dari kegiatan ini, para guru menyatakan membuktikan bahwa integrasi AI membuat proses pembuatan media pembelajaran lebih efektif dan efisien dan meningkatkan kreativitas guru.

Page 1 of 4 | Total Record : 36